p-Index From 2021 - 2026
7.992
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Publikasi Pendidikan Edutech Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Record and Library Journal Edulib JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Penelitian Pendidikan Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Publication Library and Information Science Produktif : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi PEDAGOGIA JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Mimbar Ilmu Jurnal EDUTECH Undiksha Journal on Education Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Pembelajaran Inovatif Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Pustaka Ilmiah Info Bibliotheca: Jurnal perpustakaan dan ilmu Informasi Al-Mudarris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Unilib: Jurnal Perpustakaan Literatify : Trends in Library Development LibTech : Library and Information Science Journal Inovasi Kurikulum TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Al Ma mun Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Al-Ma`mun: Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Curricula: Journal of Curriculum Development Inkunabula: Journal of Library Science and Islamic Information Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Hipkin Journal of Educational Research Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Lembaran Ilmu Kependidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Publication Library and Information Science

ANALISIS POTENSI PERPUSTAKAAN PADA FENOMENA OVERSHARING DI MASYARAKAT Ridha Pratama Rusli; Angga Hadiapurwa; Hafsah Nugraha
Publication Library and Information Science Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : UPT. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/pls.v6i1.4347

Abstract

AbstractSocial media is one of the places to be able to access information, it is so popularly used by the people of Indonesia. In addition to being able to access existing information, users can also share any information the findings from Ipos state that Indonesia is ranked 2nd in the behavior of sharing anything on social media, unfortunately many of them do not understand the dangers of excessive sharing of privacy on social media which is known as oversharing. The role of an institution is needed to be able to educate about privacy to the public. Institutions that have this potential are libraries. This is the background of this study to further analyze the potential of libraries on the phenomenon of oversharing in society. The method used is library research or literature study, namely bibliographic research and scientific systematics which include collecting bibliographic materials including books or other readings related to the research objectives. The results of the study show that the library as an information provider with high credibility has the potential to be the front line to the protector for users related to privacy on social media. Libraries can raise awareness little by little about the importance of protecting personal information on social media. Thus, users can know and understand the consequences and potential of various publicly available information. For this reason, further user education that can be held by the library regarding privacy literacy is needed to be able to explain and explain the existing understanding of privacy literacy.AbstrakMedia sosial menjadi salah satu tempat untuk dapat mengakses informasi, begitu populer digunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain dapat mengakses informasi yang ada pengguna juga dapat membagikan informasi apa saja. Temuan dari Ipos menyebutkan Indonesia berada pada peringkat 2 pada perilaku membagikan apa saja di media sosial, sayangnya banyak dari mereka tidak memahami bahayanya jika berlebihan membagikan privasi di media sosial yang dikenal dengan oversharing. Dibutuhkannya peran suatu lembaga untuk dapat mengedukasi perihal privasi ke masyarakat. Lembaga yang memiliki potensi tersebut adalah perpustakaan. Hal tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini untuk menganalisis lebih lanjut mengenai potensi perpustakaan pada fenomena oversharing di masyarakat. Metode yang digunakan menggunakan metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan, yaitu cara penelitian bibliografi serta sistematis ilmiah yang meliputi, mengumpulkan bahan bahan bibliografi diantaranya adalah buku ataupun bacaan lainnya yang berkaitan dengan sasaran penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sebagai penyedia informasi dengan kredibilitas yang tinggi memiliki potensi menjadi garda terdepan sampai dengan pelindung bagi pemustaka terkait dengan privasi di media sosial. Perpustakaan dapat menyadarkan sedikit demi sedikit mengenai pentingnya melindungi informasi pribadi di media social. Dengan demikian, pemustaka dapat mengetahui dan memahami konsekuensi dan potensi dari berbagai informasi yang ada secara publik. Untuk itu, diperlukanedukasi pemustaka lebih lanjut yang dapat diselenggarakan oleh perpustakaan mengenai literasi privasi untuk dapat menjelaskan dan memaparkan mengenai pemahaman literasi privasi yang ada.
ANALISIS POTENSI PERPUSTAKAAN PADA FENOMENA OVERSHARING DI MASYARAKAT Rusli, Ridha Pratama; Hadiapurwa, Angga; Nugraha, Hafsah
Publication Library and Information Science Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/pls.v6i1.4347

Abstract

AbstractSocial media is one of the places to be able to access information, it is so popularly used by the people of Indonesia. In addition to being able to access existing information, users can also share any information the findings from Ipos state that Indonesia is ranked 2nd in the behavior of sharing anything on social media, unfortunately many of them do not understand the dangers of excessive sharing of privacy on social media which is known as oversharing. The role of an institution is needed to be able to educate about privacy to the public. Institutions that have this potential are libraries. This is the background of this study to further analyze the potential of libraries on the phenomenon of oversharing in society. The method used is library research or literature study, namely bibliographic research and scientific systematics which include collecting bibliographic materials including books or other readings related to the research objectives. The results of the study show that the library as an information provider with high credibility has the potential to be the front line to the protector for users related to privacy on social media. Libraries can raise awareness little by little about the importance of protecting personal information on social media. Thus, users can know and understand the consequences and potential of various publicly available information. For this reason, further user education that can be held by the library regarding privacy literacy is needed to be able to explain and explain the existing understanding of privacy literacy.AbstrakMedia sosial menjadi salah satu tempat untuk dapat mengakses informasi, begitu populer digunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain dapat mengakses informasi yang ada pengguna juga dapat membagikan informasi apa saja. Temuan dari Ipos menyebutkan Indonesia berada pada peringkat 2 pada perilaku membagikan apa saja di media sosial, sayangnya banyak dari mereka tidak memahami bahayanya jika berlebihan membagikan privasi di media sosial yang dikenal dengan oversharing. Dibutuhkannya peran suatu lembaga untuk dapat mengedukasi perihal privasi ke masyarakat. Lembaga yang memiliki potensi tersebut adalah perpustakaan. Hal tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini untuk menganalisis lebih lanjut mengenai potensi perpustakaan pada fenomena oversharing di masyarakat. Metode yang digunakan menggunakan metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan, yaitu cara penelitian bibliografi serta sistematis ilmiah yang meliputi, mengumpulkan bahan bahan bibliografi diantaranya adalah buku ataupun bacaan lainnya yang berkaitan dengan sasaran penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sebagai penyedia informasi dengan kredibilitas yang tinggi memiliki potensi menjadi garda terdepan sampai dengan pelindung bagi pemustaka terkait dengan privasi di media sosial. Perpustakaan dapat menyadarkan sedikit demi sedikit mengenai pentingnya melindungi informasi pribadi di media social. Dengan demikian, pemustaka dapat mengetahui dan memahami konsekuensi dan potensi dari berbagai informasi yang ada secara publik. Untuk itu, diperlukanedukasi pemustaka lebih lanjut yang dapat diselenggarakan oleh perpustakaan mengenai literasi privasi untuk dapat menjelaskan dan memaparkan mengenai pemahaman literasi privasi yang ada.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Adiva Khafifati Afina, Aghniya Faza Alfitriani, Nabila Amani, Nisrina Anindya Putri Maharani Anindya Putri Maharani Anisa, Desy Ardiansah Ardiansah Arya, Ghaitsa Zahira Asep Herry Hernawan Aurelia, Stephanie Awalia Latifa Mayda Ikrimah Ayuni Hanifatunnisa Azyan, Nayla Ikhsani Budi Setiawan Celline Putriana Oktaviandi Syeira Dalilah Aliyah Zuhrah Dananir Hasna Azzahra Dara Aulia Herman Della Amelia Devira Nurhaliza Zein Diemas Arya Komara Dini Haryanti Dinn Wahyudin, Dinn Diva Aulia Amanda Doddy Rusmono, Doddy Dwi Budi Santoso Eero Ropo Efendi, Erika Erviana Eka Rahmawati Eka Siti Aulia Emi Emilia Emi Emilia Fajrina, Farahdiba Farah Gholiyah Fatih Aulia Rahman Fauzi, Luqman Fiqih, Amir Firdausy, Rachmelya Salsabila Fitriyani, F. Galih Dwi Novianto Gema Rullyana Ghany Al-Fikri Hergiansa Ghea Putri Dwiyanti Hada Hidayat Margana Hafsah Nugraha Hana Silvana Hana Silvana Harahap, Noviandi Hasannah, Nurul Herlina Herlina Ihsan, Helli Ikanubun, Lucia Ekawati Ikrimah, Awalia Latifa Mayda Indriani, Sulis Joelene, Eileen Nicole Johan, Riche Cynthia Khaerunnisa Syafitri, Nanda Khairil Azhar Khoerunnisa, Lutfi Komara, Diemas Arya Laksmi dewi Laksmi Dewi, Laksmi Lien Halimah Linda Setiawati Linda Setiawati Linda Setiawati, Linda Listiana, Annisa Luthfi Nur Hakim Maula, Wisheila Ayunisa Mega Fitria Yulianti Mellinia, Annisa Mohammad Ali Mohammad Ali Muhamad Iqbal Zea Ul Haque Muhamad Oka Augusta Muhammad Azhar Fachrezi Muhammad Raffy Maulana Gumelar Muhammad Sultan Alvaro Munawar, Mumtaz Ali Ridha Al Nanda Khaerunnisa Nanda Khaerunnisa Syafitri Noverista, Dinda Ivanny Novian, Rayhan Musa Nuraeni, Popi Nurchalia, Lintang Putri Nurin Salma Ramdani Nurohmah, Mutia Permata, Alvin Tessar Pratama, Yolanda Lusiana Purnomo Purnomo Putri Riani Rahman, Fatih Aulia Rani Supartini Referen Piliano Ridha Pratama Rusli Ropo, Eero Rosa Choerunnisa Rosyiddin, Anggun Apriliani Zahra Rudi Susilana, Rudi Rusli, Ridha Pratama Rusman Rusman Salma Rheina Yuniar Sasqia Mawardah Rahmadiani Shalita Aura Pranadinata Shelma Santa Widuri Sipayung, Amy Theresia Sucahyo, Farhan Noorfansyah Suhardini, Dini Susanti Agustina, Susanti Syafitri, Nanda Khaerunnisa Tessar Permata, Alvin Tuti Alawiyah Uyu Wahyudin Wahda Putri Aulia Wulandari, Yayu Yanti Ramadhan, Suci Yayu Wulandari Yudis Ghifari Yuningsih, Endah Kurnia Zaki Mubarak Zenita Listia Handayani