Claim Missing Document
Check
Articles

Terapi Dzikir Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hipertensi : Literature Review Pongdatu, Merry; Paramita, Silfia; Musliyani, Resti Titin; Damu, Zahara Yunita; Lambitoro, Tetin Lestari; Nanda, Emilia Putri; Mesapera, Karina; Sari, Nur Intan Permata
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1217

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular kronis yang sering kali dikaitkan dengan faktor psikologis, terutama kecemasan. Kecemasan dapat mengaktifkan sistem saraf simpatis, sehingga berpotensi meningkatkan tekanan darah dan mengurangi kepatuhan pengobatan. Pendekatan non-farmakologis semakin diperlukan sebagai terapi adjuvan. Terapi dzikir, sebagai salah satu praktik spiritual dalam Islam yang dihipotesiskan mampu menciptakan respons relaksasi, mengurangi stres psikologis, dan mengalihkan fokus dari kekhawatiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh intervensi terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi. Tinjauan sistematis dilakukan melalui jurnal tentang Terapi dzikir pada pasien kecemasan dengan hipertensi. Tinjauan sistematis dimulai dengan mengidentifikasi secara berkala beberapa artikel ilmiah yang telah dipublikasikan sejak tahun 2019 hingga 2025 di basis data internasional Semantik Scolar dan Google Scolar. Seleksi dilakukan menggunakan diagram alir PRISMA dan dikritik menggunakan JBI Tools. Setelah itu, 10 artikel dianggap relevan untuk dilakukan analisis tinjauan Sitematics. Dalam tinjauan sistematis, menunjukkan bahwa terapi Intervensi terapi dzikir terbukti efektif secara signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi. Temuan ini mendukung integrasi terapi dzikir sebagai modalitas intervensi keperawatan holistik dan psikospiritual yang komplementer dalam tatalaksana hipertensi, khususnya untuk mengelola komponen kecemasan yang dapat memperburuk kondisi hipertensi. Terapi Dzikir tidak hanya menargetkan aspek psikologis (kecemasan) tetapi juga memberikan dampak positif pada aspek spiritual, yang merupakan bagian penting dari kesejahteraan menyeluruh (well-being) pasien
Efektivitas Terapi Hipnosis Lima Jari Pada Pasien Hipertensi Yang Mengalami Kecemasan: Literature Review Pongdatu, Merry; Atriana, Atriana; Ramadhani, Sitti; Yelni, Yelni; Yusuf, Nadia; Fahmiyanti, Nurul; Pratiwi, Aulia; Sari, Diah Artika; Pransiska, Almadita
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1236

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang sering disertai kecemasan pada penderitanya. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat memperburuk kondisi fisiologis pasien hipertensi, menurunkan kualitas hidup, serta menghambat proses pemulihan. Oleh karena itu, selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi kecemasan pada pasien hipertensi. Salah satu terapi yang dapat digunakan adalah terapi hipnosis lima jari yaitu teknik relaksasi sederhana yang bertujuan menurunkan kecemasan melalui sugesti positif dan focus perhatian. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan menyintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas terapi hipnosis lima jari dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien dengan hipertensi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur (literature review) dari berbagai artikel penelitian yang dipublikasikan pada rentang tahun 2017–2025. Hasil review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan penurunan signifikan tingkat kecemasan setelah intervensi hipnosis lima jari, baik pada pasien dewasa maupun lansia, serta dapat dijadikan terapi pendamping selain pengobatan farmakologis. Kesimpulan dari telaah ini adalah hipnosis lima jari terbukti bermanfaat sebagai intervensi sederhana, aman, dan efektif untuk menurunkan kecemasan pada pasien hipertensi, sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi komplementer dalam praktik keperawatan maupun pelayanan kesehatan. 
Mereduksi Kecemasan Terhadap Pasien Batu Ginjal (Nefrolitiasis) Dengan Terapi Mindfulness Pongdatu, Merry; Ramadhan, Akbar; Sartika, Sartika; Yuniar, Fira; Ramadhani Yusuf , Raya; Ilna, Ilna; Pratiwi, Putri; Wahiyuni, Aning; Sova, Sazkia Gaisa; Fadila, Sri; Mayangsari, Mayangsari; Wahyuni, Asti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1244

Abstract

Nefrolitiasis atau batu ginjal merupakan salah satu masalah urologi yang menimbulkan nyeri hebat dan kecemasan pada pasien. Kecemasan yang tidak ditangani dapat memperburuk kondisi fisik maupun psikologis pasien. Pendekatan nonfarmakologis seperti mindfulness meditation menjadi salah satu strategi yang potensial untuk mereduksi kecemasan. Tujuan: Menjelaskan efektivitas mindfulness dalam mereduksi kecemasan pada pasien batu ginjal berdasarkan tinjauan dari beberapa penelitian. Metode: Kajian ini mengacu pada empat penelitian terkait intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan pada pasien dengan penyakit ginjal, termasuk mindfulness meditation, progressive muscle relaxation, SEFT, dan breathing exercises. Hasil: Mindfulness meditation terbukti menurunkan kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit ginjal kronis. Progressive muscle relaxation efektif menurunkan nyeri dan kecemasan pada pasien batu ginjal post-PCNL. SEFT dan breathing exercises juga menunjukkan penurunan signifikan terhadap kecemasan pasien hemodialisis. Kesimpulan: Mindfulness meditation dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam mereduksi kecemasan pada pasien nefrolitiasis. Integrasi mindfulness dengan teknik relaksasi lain berpotensi memperbaiki kualitas hidup pasien serta dapat diimplementasikan dalam asuhan keperawatan
Pengaruh Peran Ibu Bekerja Dan Intensitas Penggunaan Gadget Terhadap Tumbuh Kembang Anak Prasekolah Pongdatu, Merry; Rahmayanti, Sri; Juhuria, Juhuria; Wati, Darna Saras; Elsi, Elsi; Rahman, Iktisan; Ayu, Cikita; Irmawati, Irmawati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1245

Abstract

Anak usia prasekolah berada pada fase perkembangan yang krusial karena pengalaman pada tahap ini sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup mereka di masa depan. Gangguan yang muncul baik dari pola asuh yang tidak tepat, kurangnya stimulasi, maupun kondisi lingkungan dapat menghambat perkembangan kognitif, sosial, dan emosional. Dalam konteks ini, keluarga memegang peran utama. Namun, meningkatnya penggunaan gadget pada anak serta kondisi ibu yang bekerja menghadirkan tantangan tambahan dalam proses pengasuhan. Tujuan: Kajian ini diarahkan untuk menelaah bagaimana status ibu bekerja berhubungan dengan aspek perkembangan anak prasekolah serta menganalisis keterkaitan antara intensitas penggunaan gadget dengan capaian tumbuh kembang mereka. Metode: Studi dilakukan melalui tinjauan literatur dengan memanfaatkan Boolean Terms dalam penelusuran artikel di PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Artikel yang dipilih adalah publikasi lima tahun terakhir yang membahas deteksi dini, dinamika keluarga, serta faktor lingkungan yang memengaruhi tumbuh kembang anak prasekolah. Hasil: Tinjauan literatur menunjukkan bahwa status ibu bekerja dan paparan gadget memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan anak. Temuan konsisten menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua, terutama ibu, berkontribusi besar pada perkembangan kognitif dan sosial-emosional yang optimal. Kesimpulan: Walaupun keberadaan ibu yang bekerja dan penggunaan gadget menjadi tantangan dalam pengasuhan, dukungan lingkungan dan intervensi yang berbasis keluarga dapat mengurangi dampak negatif serta meningkatkan peluang anak untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal
Terapi Dzikir Pada Pasien Distress Spiritual : Literatur Review Pongdatu, Merry; Ramadhani, Wulan Riski; Azzahra, Salwa; Rahmadani, Nadya; Sapitri, Murni; Pratiwi, Wahyuni; Afriani, Aan Sastra; Hulu, Riyes Veriawan
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1246

Abstract

Distress spiritual merupakan kondisi yang sering muncul pada pasien yang mengalami krisis eksistensial, ditandai dengan perasaan tidak berdaya, kehilangan makna hidup, dan putus asa, terutama pada penderita penyakit kronis maupun terminal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi dzikir dalam mengatasi distress spiritual pada pasien. Penelitian ini menggunakan desain Literature review dengan terapi dzikir sebagai fokus intervensi. Artikel penelitian dikumpulkan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan Garuda Kemdikbud. Dari ketiga basis data tersebut diperoleh 521 artikel penelitian nasional maupun internasional dengan rentang publikasi tahun 2020 hingga 2025. Berdasarkan hasil telaah, seluruh artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa terapi dzikir memberikan pengaruh signifikan dalam menurunkan gejala distress spiritual. Intervensi dzikir terbukti efektif pada pasien dengan gangguan jiwa seperti skizofrenia, perilaku kekerasan, halusinasi, hingga pasien dengan penyakit terminal. Terapi dzikir terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan untuk mengurangi distress spiritual, sehingga dapat dijadikan salah satu pendekatan non-farmakologis dalam praktik keperawatan.
Stimulasi Perkembangan Motorik Kasar Dan Motorik Halus Pada Anak Pra Sekolah Melalui Terapi Bermain: Literatur Review Pongdatu, Merry; Cahayani, Sitti Aisyah; Arima, Desi Y; Wardani, Ayu; Delvi, Delvi; Saputri, Dina Eka; Rahman, Fausan
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1250

Abstract

Anak usia prasekolah (3-6 tahun) berada pada masa penting perkembangan, termasuk motorik kasar dan motorik halus. Pada tahap ini, anak membutuhkan stimulasi yang tepat agar kemampuan motoriknya berkembang optimal. Namun dalam kenyataannya, masih banyak anak prasekolah yang menunjukkan keterlambatan perkembangan motorik karena kurangnya stimulasi yang sesuai, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah. Kondisi ini dapat berdampak pada kemampuan anak dalam aktivitas sehari-hari serta kesiapan belajar di tahap selanjutnya. Berbagai bentuk stimulasi seperti terapi bermain misalnya puzzle dan kids yoga telah dilaporkan dapat meningkatkan kemampuan motorik anak, tetapi efektivitasnya perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian berbasis literatur. Oleh karena itu, penting dilakukan telaah untuk mengetahui sejauh mana stimulasi melalui terapi bermain mampu mengembangkan motorik kasar dan motorik halus pada anak prasekolah (Hidayat, 2012). Tujuan: untuk mengetahui perkembangan motoric halus dan kasar pada anak usia prasekolah. Pencarian literatur dilakukan secara literatur pada beberapa database yaitu Google Scholar, Researchgate, Garuda Portal, dan Neliti. Dengan menggunakan pencarian literature untuk menemukan artikel yang tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian dengan kriteria pembatasan yaitu artikel full-text dan publikasi artikel tahun 2018-2025. Hasil: Pencaharian tersebut ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria dan kata kunci yang telah di tetapkan, puzzle efektif meningkatkan motorik halus, sedangkan kids yoga dan intervensi motorik efektif meningkatkan motorik kasar. Semua artikel mendukung bahwa stimulasi bermain yang terstruktur dan menyenangkan sangat berperan dalam optimalisasi tumbuh kembang anak prasekolah
Edukasi Berpikir Positif Untuk Mengurangi Ketidakberdayaan Psikososial Pada Pasien Stroke: Literature Review Anastasyah, Pely; Zakinah, Cinta Natasyah; Putri, Dewi Yastri; Rahayu, Sri; Ningsih, Surya; Putri, Sahea Amalia; Putri, Lusiana; Emran, Ariqah Lutfiyah; Eris, Eris; Derajat, Mified; Nurafliansyah, Nurafliansyah; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1265

Abstract

Stroke tidak hanya berdampak pada kondisi fisik pasien, tetapi juga menimbulkan masalah psikososial, salah satunya adalah ketidakberdayaan. Ketidakberdayaan ditandai dengan perasaan kehilangan kendali, putus asa, dan munculnya pikiran negatif yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Edukasi berpikir positif merupakan salah satu pendekatan yang diyakini dapat meningkatkan kondisi psikososial pasien stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas edukasi berpikir positif dalam mengurangi ketidakberdayaan psikososial pada pasien stroke. Metode: Penelitian ini merupakan literature review yang dilakukan untuk mengkaji efektivitas edukasi berpikir positif terhadap ketidakberdayaan psikososial pada pasien stroke. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed dengan kata kunci: “stroke”, “positive thinking education”, “psychosocial helplessness”, dan “quality of life”. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian berbahasa Indonesia atau Inggris, open access, terbit tahun 2021–2025, dan meneliti intervensi edukasi berpikir positif atau intervensi psikologis terkait pada pasien stroke dengan luaran psikososial. Pencarian awal memperoleh 635 artikel. Setelah skrining judul dan abstrak berdasarkan kriteria inklusi, tersisa 167 artikel. Seleksi lebih lanjut berdasarkan kesesuaian metode dan hasil intervensi menghasilkan 19 artikel kandidat, kemudian dinilai kualitasnya menggunakan JBI Critical Appraisal Tools, dan 10 artikel memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil: Tinjauan menunjukkan bahwa edukasi berpikir positif telah terbukti mengurangi gejala depresi, kecemasan, dan perasaan tidak berdaya pada pasien stroke. Intervensi ini juga meningkatkan penerimaan diri, harga diri, dan kualitas hidup. Efektivitas edukasi akan meningkat jika disertai dengan dukungan keluarga yang memberikan motivasi, apresiasi, dan perhatian emosional. Kesimpulan: Edukasi berpikir positif dapat menjadi strategi keperawatan yang sederhana, murah, dan efektif untuk mengatasi masalah psikososial ketidakberdayaan pada pasien stroke. Intervensi ini akan lebih efektif jika melibatkan keluarga sebagai pendukung utama dalam proses pemulihan pasien
Pengaruh Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Distres Spritual Pada Pasien Dengan Penyakit Kanker Payudara : Literatur Review Nurmaida, Intan; Jaharudin, Marlina; Agista, Nur Tiara; Ando, Siti Haswati; Salsabila, Salsabila; Sari, Amalia Purnama; Olivia, Leni; Lola, Lola; Zahra, Wa Ode Asifa Dwi; Perdana, Duta; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1317

Abstract

Distres spiritual merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh pasien dengan penyakit kanker payudara, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup serta proses pemulihan mereka. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan distres spiritual pada pasien dengan penyakit kanker payudara. Metode: Artikel ini merupakan systematic literature review, dengan pencarian literatur melalui database terpercaya seperti Google Scholar dan PubMed. Proses seleksi dilakukan secara sistematik hingga diperoleh X artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan disintesis lebih lanjut untuk menilai efektivitas terapi dzikir dalam menurunkan distres spiritual. Hasil: Analisis dari literatur yang disertakan menunjukkan adanya konsistensi bahwa terapi dzikir berpengaruh terhadap penurunan distres spiritual pada pasien kanker payudara, yang ditunjukkan melalui meningkatnya ketenangan batin dan rasa kedamaian. Kesimpulan: Terapi dzikir efektif dalam mengurangi distres spiritual pada pasien dengan kanker payudara sehingga dapat menjadi salah satu intervensi tambahan untuk mendukung proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Efektivitas Terapi Dukungan Spiritual Teknik Dzikir Terhadap Tingkat Keputusasaan Pada Pasien Diabetes Melitus:Literatur Review Pongdatu, Merry; Suharti, Yuyun; Alman, Tyas Selfiani; Hariadi, Sitti Mutmainnah; Meli, Meli; Alisah, Nur; Rahma, Aisya Sri; Alfatwa, Rafika Dedri; Ardana, Novia; Yanti, Serli; Afridha Tri Wulandari
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1319

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi terus meningkat secara global, dimana Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dengan sekitar 10,7 juta penderita. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga menimbulkan stres, kecemasan, dan keputusasaan yang memperburuk kesehatan pasien. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan pencarian artikel pada Google Scholar, Semantic Scholar, ScienceDirect, dan PubMed periode 2020-2025 mengikuti prinsip PRISMA. Berdasarkan analisis 10 studi periode 2021-2024, terapi dukungan spiritual dengan teknik dzikir menunjukkan efektivitas signifikan dalam menurunkan keputusasaan dan meningkatkan kesejahteraan pasien diabetes melitus. Terapi dzikir menurunkan kadar gula darah melalui aktivasi sistem saraf parasimpatik yang menstimulasi sumbu Hipotalamus-Pituitari-Adrenal untuk menurunkan produksi kortisol dan epinefrin. Secara psikologis, terapi dzikir efektif menurunkan tingkat stres, meningkatkan kualitas hidup dan penerimaan diri melalui mekanisme psiko-neuro-endokrin yang merangsang pelepasan endorfin dan memberikan ketenangan spiritual.
Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Klien Dengan Kehilangan Pongdatu, Merry; Trianasari, Trianasari; Bantara, Ana S; Cahaya, Nur; Aulia, Suci; Prisetiawan, Ariel; Ilvan, Ilvan; Rahmadani, Sahbila Zahra; Aprilia, Tika; Hasri, Hasri; Selsiawati, Indar; Nosita, Nosita
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1396

Abstract

Kehilangan merupakan peristiwa kehidupan yang dapat memicu kecemasan signifikan, baik kehilangan orang terdekat, fungsi tubuh, peran sosial, maupun kondisi kesehatan. Kecemasan akibat kehilangan yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu kualitas hidup, memperlambat proses pemulihan, dan meningkatkan risiko gangguan psikologis. Oleh karena itu, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan dalam praktik keperawatan. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan menyintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas terapi relaksasi napas dalam dalam menurunkan tingkat kecemasan pada klien yang mengalami kehilangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan penelusuran artikel melalui database PubMed dan Google Scholar. Artikel yang diseleksi merupakan publikasi lima tahun terakhir (2020–2025), berstatus akses terbuka, dan ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan meliputi kecemasan, kehilangan, dan relaksasi napas dalam. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa terapi relaksasi napas dalam secara konsisten menurunkan tingkat kecemasan pada berbagai populasi yang mengalami kondisi terkait kehilangan, seperti kehilangan kesehatan, fungsi tubuh, dan rasa aman menjelang tindakan medis. Intervensi ini bekerja melalui mekanisme fisiologis dengan meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis serta mekanisme psikologis melalui peningkatan kontrol diri dan ketenangan emosional. Kombinasi relaksasi napas dalam dengan pendekatan psikospiritual atau teknik relaksasi lain menunjukkan hasil yang lebih optimal. Kesimpulan: Terapi relaksasi napas dalam terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan pada klien yang mengalami kehilangan dan direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan berkelanjutan dalam manajemen kecemasan
Co-Authors Abdul Rahim Sya’ban Afriani, Aan Sastra Afridha Tri Wulandari Agista, Nur Tiara Aisya Putri Utami, Siti Alfatwa, Rafika Dedri Alfiani, Nining Alisah, Nur Alman, Tyas Selfiani Anastasyah, Pely Ando, Siti Haswati Aprilia, Tika Apriyanti Apriyanti Apriyanti Ardana, Novia Ardiansyah, Laode Arima, Desi Y Armayani Armayani, Armayani Asyah A. Akbar, Nanda Atriana, Atriana AYU WARDANI, AYU Ayu, Cikita Azzahra, Salwa Bantara, Ana S Cahaya, Nur Cahayani, Sitti Aisyah Damu, Zahara Yunita Danil Danil Dedi Krismiadi Delvi, Delvi Derajat, Mified Dina, Hasniah Dina, Hasniah Dina Dwi Noviyanti, Asri Dwi Wulandari Ningtias Purnama Elsi Elsi, Elsi Emran, Ariqah Lutfiyah Eris, Eris Fadila, Sri Fahmiyanti, Nurul Fety, Yulli Fitriyana, Helen Hanafi, Ali Hariadi, Sitti Mutmainnah Hasri Hasri Heltty Heltty Heltty Hulu, Riyes Veriawan Idayanti, Salma Ilna, Ilna Ilvan, Ilvan Indriani, Cece Irmawati Irmawati Islamiyah Islamiyah, Islamiyah Ismawati Ismawati Izzah Leman, Nurul Jaharudin, Marlina Juhuria, Juhuria Krismiadi, Dedi Kuslian Sari, Sri Lambitoro, Tetin Lestari Lisnawati Lisnunung, Sitti Lola, Lola Masriwati, Sitti Masyithah Ayu Lestari, Sitti Mauliyana, Andi Mayangsari, Mayangsari Meli Meli, Meli Mesapera, Karina Muhammad Isrul Mulyani Pratiwi , Sri Musliyani, Resti Titin Nanda, Emilia Putri Nazaruddin Nazaruddin Nazaruddin Ningsih, Sri Rahayu Nosita, Nosita Nova Noviyanti, Wa Ode Noviati Noviati Noviati Nur L. Saida , Muhtiar Nurafliansyah, Nurafliansyah Nurmaida, Intan Nurwiasnyah Ode, Della Olivia, Leni Paramita, Silfia Perdana, Duta Pransiska, Almadita Pratiwi, Aulia Pratiwi, Nisa Pratiwi, Wahyuni Prisetiawan, Ariel Putra, Agus Kurniawan Putri Pratiwi Putri, Dewi Yastri Putri, Lusiana Putri, Sahea Amalia Rahim Sya’ban, Abdul Rahma, Aisya Sri Rahma, Reva Aulia Rahmadani, Afrira Rahmadani, Nadya Rahmadani, Sahbila Zahra Rahman, Fausan Rahman, Iktisan Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Akbar Ramadhani Yusuf , Raya Ramadhani, Sitti Ramadhani, Wulan Riski Rasyid, Sri Anggarini Riska Nelita Yanti, Wa Ode Salam La Saiba, Havid Salsabila, Salsabila Sambuaga, Cesya Sandrina Sapitri, Murni Saputri, Dina Eka Sari, Amalia Purnama Sari, Diah Artika Sari, Nur Intan Permata Sartika Sartika Sasmita, Evi Selsiawati, Indar Sova, Sazkia Gaisa SRI RAHAYU Sri Rahmayanti, Sri Suharti, Yuyun Sunarsih Sunarsih Surya Ningsih Syahrul Syahrul Tasman Trianasari Umi Rachmawati Usria Ma’ruf, Waode Wa Ode Nova Noviyanti Wa Ode Rahmadania Wahiyuni, Aning Wahyuni Sinapoy, Sitti Wahyuni, Asti Wati, Darna Saras Yanti, Serli Yati, Mimi Yelni, Yelni Yuniar, Fira Yusuf, Nadia Zahra, Wa Ode Asifa Dwi Zakinah, Cinta Natasyah Zoahira, Wa Ode Aisa