p-Index From 2021 - 2026
7.132
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KETIDAKPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III BERDASARKAN KARAKTERISTIK INDIVIDU Simanjuntak, Afni Hermenia Wati; Handayani, Rini; Heryana, Ade; Vionalita, Gisely
HEARTY Vol 11 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v11i2.7107

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebabnya adalah komplikasi pada saat kehamilan. Komplikasi tersebut dapat dideteksi pada kunjungan Antenatal Care (ANC). Berdasarkan data sekunder terdapat 98 orang ibu hamil trimester III melakukan kunjungan ANC. Sebanyak 76,53% (75 orang) tidak patuh kunjungan Antenatal Care K1-K3, dengan cakupan kunjungan ANC K2 sebesar 24%, K1 sebanyak 33,33% dan K3 sebanyak 42,66%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidakpatuhan kunjungan Antenatal Care K1-K3 pada ibu hamil trimester III berdasarkan karakteristik individu. Metode penelitian menggunakan desain studi Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di BPS Siti Hawa,Amk,Am.Keb. Populasi dan sampel adalah semua ibu hamil trimester III yang tidak patuh kunjungan ANC K1-K3 sebanyak 75 ibu hamil. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Data sekunder dikumpulkan dari buku KIA dan google maps. Hasil analisis menunjukkan proporsi tertinggi ketidakpatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil umur < 20 tahun sebanyak 35 orang (46,67%), pendidikan rendah sebanyak 39 orang (52%), tidak bekerja sebanyak 51 orang (68%), multipara sebanyak 41 orang (56,67%) dan jarak dekat sebanyak 52 orang (69,33%). Jadi, ibu hamil yang berumur <20 tahun, pendidikan rendah, IRT, paritas multipara dan jarak rumah dekat kemungkinan lebih besar tidak patuh dalam melakukan kunjungan ANC K1-K3 di trimester III.
Identifikasi Bahaya dan Risiko Pada Proses Memasak di Coffeshop X, Tangerang 2025 Muhamad Rayhan; Rini Handayani; Putri Handayani; Ade Heryana
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 3 No. 4 (2025): Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran,
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v3i4.5505

Abstract

The cooking process in the food service industry, particularly in small businesses such as coffee shops, has the potential to pose various occupational safety and health (OHS) risks that are often not fully identified. This is important considering that the micro, small, and medium enterprise (MSME) sector has limitations in optimally implementing OHS standards. This study aims to identify the types of hazards and occupational risks in the cooking process at Coffeeshop X, Tangerang, as an initial effort to raise awareness of the importance of OHS implementation in the culinary sector. The method used is descriptive qualitative through direct observation and in-depth interviews with four informants involved in kitchen activities. The results show that the work stages in the kitchen include ingredient preparation, cooking, and plating, where each stage has different potential hazards. The identified hazards include mechanical hazards from using sharp knives, electrical hazards from equipment such as blenders, chemical hazards from using LPG, physical hazards from exposure to hot pans, biological hazards through cross-contamination, ergonomic hazards due to cramped workspaces, and psychosocial hazards arising from time pressure during rush hours. The risks include work accidents such as knife cuts and occupational diseases such as muscle aches. The study's conclusions underscore the importance of consistently implementing OHS standards, training on safe work practices, and routine supervision in coffee shop environments. These efforts aim not only to prevent workplace accidents but also to improve the quality of the work environment, productivity, and sustainability of culinary businesses in the MSME sector.
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kaitannya dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien Umum di RS Islam Pondok Kopi Jakarta Timur Ratu Amalina Ramadhani; Dwi Nurmawaty; Ade Heryana; Namira Wadjir Sangadji
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i3.8218

Abstract

Revisit intention is the tendency of a patient to return to the same healthcare facility after receiving prior services. Based on a preliminary study of ten Out of Pocket patients at RS Islam Jakarta Pondok Kopi, 60% showed low revisit intention. This study aims to determine the relationship between service quality and revisit intention among Out of Pocket patients in the outpatient unit. The research used a quantitative approach with a cross-sectional design. The study population consisted of all Out of Pocket patients from January to April 2025, with a total of 9,664 patients. The sample size was 65 respondents, selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires measuring revisit intention (Behavioral Intention model) and service quality (SERVQUAL dimensions). Data analysis included univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results showed that 50.8% of respondents had low revisit intention. The highest dissatisfaction was in the tangibles dimension (60%), while the reliability (56.9%), responsiveness (53.8%), assurance (61.5%), and empathy (63.1%) dimensions were mostly rated as satisfactory. Bivariate analysis revealed significant relationships between revisit intention and all service quality dimensions: tangibles (p < 0.001), reliability (p < 0.001), responsiveness (p < 0.001), assurance (p 0.003), and empathy (p 0.006). Therefore, improvements in all five dimensions of service quality are essential to increase Out of Pocket patients’ revisit intention.
Gambaran Antara Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Tim Tanggap Darurat Dalam Menghadapi Kebakaran Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) X Jakarta Pusat Tahun 2024 Mario Hiskia Tambunan; Mugi Wahidin; Ade Heryana; Devi Angeliana Kusumaningtiar
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 8 (2024): GJMI - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i8.878

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko kebakaran yang tinggi dimana terdapat potensi bahaya seperti distribusi Listrik,pemanas,adanya punting rokok dan bahan mudah terbakar. Kebakaran pernah terjadi di gedung A rumah sakit pada tahun 2019 dan pada awal tahun 2023 serta tidak ada korban jiwa hanya kerugian material. Kesiapsiagaan kebakaran sangat penting agar potensi kebakaran dapat dikurangi dan dampaknya dapat diminimalisasi. Kesiapsiagaan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, sikap. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara Pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan tim tanggap darurat dalam menghadapi kebakaran di rumah sakit X Jakarta pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel sebanayak 90 orang, dengan teknik sampling yang digunakan teknik total sampling, yaitu keseluruhan anggota tim tanggap darurat dirumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel pengetahuan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 51 (56,7%) dan untuk untuk variabel sikap jumlah proporsi tertinggi responden dengan sikap baik sebanyak 48 (53,3%), serta untuk variabel kesiapsiagaan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan kesiapsiagaan baik dapat diketahui sebanyak 46 (51,1%)
Gambaran Implementasi Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Pemantuan Jentik Berkala pada Program Pencegahan Infeksi Dengue Fratiwi, Linda; Febriyanty, Deasy; Heryana, Ade; Wahidi, Mugi
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i1.223

Abstract

Infeksi virus dengue masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia terutama di perkotaan dan pedesaan. Untuk mengantisipasi peningkatan kasus demam berdarah, pemerintah melakukan gerakan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan PSN dan PJB dalam program pencegahan Infeksi Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Cempaka Putih Barat tahun 2021. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat Jakarta Pusat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksploratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam dan FGD (Focus Group Discussion),observasi dan eksplore dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang,1 informan kunci adalah kepala puskesmas,1 informan utama penanggung jawab program P2DBD di puskesmas,1 informan pendukung dari petugas kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan dari kantor kelurahan dan 5 orang kader jumantik. Validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi waktu. Analisis data dilakukan dengan membuat transkrip data, matriks data dan konten analisis. Pada variabel penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, pengawasan. Pada variabel perencanaan belum optimal, hal ini dikarenakan selama dua tahun terjadi refocusing anggaran akibat pandemi covid sehingga tidak ada anggaran untuk peralatan baru. Pada variabel pelaksanaan masih belum optimal, hal ini disebabkan tidak adanya kualifikasi dan pelatihan untuk kader jumantik, terdapat masyarakat yang tidak membuka pintu saat petugas masuk ke rumah untuk melakukan pemeriksaan, terdapat kader jumantik yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya. Pada variabel pengawasan masih belum optimal karena belum adanya pendampingan rutin dari petugas kesehatan untuk kader jumantik yang melaksanakan kegiatan dua kali dalam seminggu, capaian dalam pelaksanaan PSN belum memenuhi target 95% dan terdapat perbedaan hasil laporan PSN saat kader jumantik melakukan kegiatan bersama tenaga kesehatan. Saran bagi penanggung jawab program agar dapat menyeleksi kader jumantik yang memiliki kualifikasi usia produktif, memberikan pelatihan kepada seluruh petugas, mencari dana sementara untuk anggaran peralatan, regenerasi petugas jumantik yang tidak disiplin dan sanksi tegas bagi yang melakukan tidak sesuai dengan kegiatan PSN dan PJB.
HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP LOYALITAS PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD BALARAJA Nurholifah, Siti; Silviana Mustikawati, Intan; Nabila, Anggun; Heryana, Ade; Nitami, Mayumi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.26185

Abstract

Loyalitas merupakan bentuk perilaku pasien dalam pengambilan Keputusan untuk melakukan kunjungan secara terus menerus untuk melakukan pengobatan dan pemeriksaan disuatu rumah sakit yang dipilih. Berdasarkan studi pendahuluan pada 10 pasien rawat jalan ditemukan bahwa tingkat loyalitas pasien sebesar 50%, penelitian ini berujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan pasien dengan loyalitas pasien rawat jalan di RSUD Balaraja. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dari 97 responden pasien rawat jalan yang sudah berkunjung ? 2 kali, analisis data univariat dan bivariate korelasi sperman. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2024. Hasil univariat ditemukan karakteristik usia responden terbanyak pada katagori dewasa 84 responden (86,6%), jenis kelamin terbanyak pada responden laki laki 50 (51,5%), status pernikahan menikah sebanyak 56 (57,7%), tingkat pendidikan menengah sebanyak 47 responden (48,5%), pekerjaan tertinggi berada pada katagori dan lain – lain 49 responden (49%), nilai rata – rata kepuasan pasien 65,00 dengan proporsi nilai rata – rata tertinggi pada dimensi kehandan yaitu 17 , nilai rata – rata loyalitas 31. Terdapat hubungan antara kepuasan, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik dengan loyalitas pasien. diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien pasien terhadap pelayanan rawat jalan di RSUD Balaraja sehingga terciptanya loyalitas pada pasien.
Analisis Faktor Penyebab Hipertensi di Lingkungan Kerja PT. X Tahun 2024 Razmi Bahtiar, Teguh; Wadjir Sangadji, Namiwa; Cempaka Putri, Eka; Irfandi, Ahmad; Heryana, Ade
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2588

Abstract

Hipertensi dialami oleh satu dari tiga orang dewasa di dunia dan merupakan kondisi serius yang dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan, seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, gangguan fungsi ginjal, serta masalah kesehatan lainnya. Di Indonesia, angka kejadian hipertensi pada kalangan pekerja mencapai 15,1%. Sebuah studi dalam negeri mengungkapkan bahwa pekerja yang menderita hipertensi memiliki risiko cedera kerja 2,17 kali lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja tanpa hipertensi. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah responden sebanyak 40 orang yang dipilih dengan teknik total sampling. Studi ini berlangsung pada bulan November hingga Desember 2024 di PT. X. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan memanfaatkan uji statistik Chi-Square. Hasil uji univariat didapatkan proporsi tertinggi hipertensi (67,5%), usia tidak berisiko (75%), merokok (72,5%), mengkonsumsi makanan berlemak < 3 kali seminggu (65%), pola tidur buruk (90%), tidak stres (57,5%), pengetahuan kuurang (75%), dan tidak obesitas (72,5%). Hasil analisis uni bivariat menunjukkan bahwa adanya hubngan antara usia, kebiasaan merokok, dan konsumsi makanan berlemak dengan kejadian hipertensi. Saran yang peneliti berikan kepada pihak perusahaan yaitu meiputi pembentukan unit Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Melakukan program medical checkup untuk mendeteksi secara dini bagi karyawan sehingga dapat memaksimalkan pencegahan dan pengendalian hipertensi pada karyawan. Membuat program pengendalian merokok pada karyawan seperti melakukan pemeriksan kesehatan, melakukan penyuluhan behaya merokok, dan membuat kawasan bebas rokok. Melakukan promosi kesehatan mengenai bahaya makanan tinggi lemak terhadap hipertensi melalui seminar, poster, vidio, atau penyuluhan.
Deskripsi Stres Kerja pada Perawat Rawat Inap berdasarkan Faktor Individu menggunakan NIOSH Job Stress Questionnaire di RSUP Dr. Sitanala Tahun 2025 Helda Zerlyfera; Dwi Nurmawaty; Ade Heryana; Rini Handayani
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i3.6689

Abstract

Work stress is a prevalent and complex phenomenon frequently encountered by inpatient nurses as a result of the intense physical, emotional, and psychological demands inherent in their professional responsibilities. Nurses are required to deliver high-quality care under conditions of time pressure, emotional strain, and patient diversity, which can increase their susceptibility to stress. Individual factors—including age, gender, marital status, years of service, personality type, and self-assessment—play a crucial role in shaping nurses’ capacity to adapt to these pressures and maintain their performance. This study aims to comprehensively describe the influence of individual factors on work stress among inpatient nurses at RSUP Dr. Sitanala in 2025. Employing a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach, a total of 34 inpatient nurses were recruited using total sampling. Data were collected using the NIOSH Job Stress Questionnaire, which measures multiple aspects of job-related stress. The results indicate that younger nurses, those with shorter work tenure, and individuals exhibiting type A personality traits are more vulnerable to experiencing high levels of stress compared to their counterparts. These findings underscore that individual characteristics significantly contribute to variations in work stress levels. The study emphasizes the importance of developing responsive human resource management strategies, such as stress management training, mentoring, and supportive work environments, to strengthen resilience and improve nurses’ well-being. By identifying and addressing these individual factors, healthcare organizations can enhance employee retention, promote patient safety, and ensure sustainable quality of care.
Pre-Post tentang Pengetahuan Ibu Mengenai Deteksi Dini Kanker Serviks setelah Pendidikan Kesehatan dengan Media Leaflet di Yayasan Harapan Anak Indonesia Jakarta Utara Tahun 2025 Diana Putri Febriana; Ade Heryana; Namira Wadjir Sangadji; Dwi Nurmawaty
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i3.6722

Abstract

Cervical cancer remains one of the leading causes of death among women, particularly in developing countries such as Indonesia. This disease is largely preventable through early detection efforts; however, low levels of knowledge and awareness among women of reproductive age often hinder them from undergoing routine screening. Limited information leads to most new cases being diagnosed at advanced stages, thereby lowering treatment success rates and increasing the public health burden. This study aimed to analyze the differences in knowledge among mothers at Yayasan Harapan Anak Indonesia, North Jakarta, regarding early detection of cervical cancer before and after receiving health education using leaflets. The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 40 reproductive-age women selected using total sampling. A structured questionnaire was used as the research instrument, covering questions about the definition, risk factors, symptoms, and early detection methods of cervical cancer. The intervention was carried out through a lecture accompanied by leaflet distribution, which provided concise, clear, attractive, and easy-to-understand information. Data were analyzed using paired t-tests to evaluate differences in mean scores before and after the intervention. The results showed an increase in the mean knowledge score from 57.69 in the pretest to 88.08 in the posttest. Statistical analysis revealed a significant difference (p<0.05) between pre- and post-intervention. The study concludes that health education using leaflets is effective in improving mothers’ knowledge about cervical cancer early detection. Health workers are recommended to expand educational coverage using simple printed media as a sustainable strategy for prevention, to enhance community awareness more broadly, and ultimately to reduce cervical cancer incidence.
PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN X, KABUPATEN TANGERANG Novita, Olga; Ayu, Ira Marti; Heryana, Ade; Febriyanty, Deasy
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.435

Abstract

Penularan COVID-19 masih ditemukan di masyarakat. Hal ini berkaitan dengan masih kurangnya perilaku pencegahan. Data dari Ketua Rukun Tetangga (RT) menunjukkan sejak awal pandemi hingga Juli 2021 terdapat 15 kasus COVID-19 yang terjadi pada masyarakat di perumahan ini. Studi pendahuluan yang telah menunjukkan bahwa sebanyak 13 warga dari 25 warga (52%) memiliki perilaku pencegahan COVID-19 yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Perumahan X, Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 70 warga. Teknik pengambilan sampel ialah purposive sampling dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkan proporsi tertinggi yaitu perilaku pencegahan baik (52,9%), kerentanan yang dirasakan berupa persepsi rentan (57,1%)., keparahan yang dirasakan berupa persepsi parah (65,7%), manfaat yang dirasakan berupa persepsi bermanfaat (80%), hambatan yang dirasakan berupa persepsi hambatan kurang baik (65,7%). Hasil bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kerentanan yang dirasakan (PR=1,41, CI 95%=0,86-2,31), keparahan yang dirasakan (PR=1,24, CI 95%= 0,76-2,04), manfaat yang dirasakan (PR=1,50, CI 95%=0,91-2,45), dan hambatan yang dirasakan (PR=1,20, CI 95%=0,68-2,09) dengan perilaku pencegahan COVID-19. Sebaiknya masyarakat setempat tetap menerapkan protokol kesehatan dan sebisa mungkin tidak menghabiskan waktu terlalu lama di ruang publik. Kata kunci : Hambatan yang dirasakan, keparahan yang dirasakan, kerentanan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, perilaku pencegahan COVID-19
Co-Authors Adhiraga, Winda Bola Adhiraga Afny, Hanny Andri Yustika Angeliana K, Devi Arman Harahap Ascobat, Purwantyastuti Asri C. Adisasmita Ayuba, Iyan Ayuningsih, Fitriya Azizah, Nur Wafiq Cut Alia Keumala Deasy F Denik, Denik Denny Wulandari Desyawati Utami Devi Angeliana Kusumaningtiar Diana Putri Febriana Dudung Angkasa Dwi Nurmawaty Dwi Nurmawaty Eka Cempaka Putri Elisa Putri Agustin Elsha Palupi, Elsha Palupi Eriskadevi, Evri Erlina Puspita Erwin Agustian Panigoro Fajri, Alif Fitri Mutia Farhan Hakiki Farhana, Najla Kamilia Febriyanty, Deasy Fori Yumita Fratiwi, Linda Gunarsih, Arum Hasnur, Hanifah Hasnur, Hanifah Helda Zerlyfera Helmi Helmi Helmi, Helmi Hilwa Syahidah Hubaybah, Hubaybah Innes Resnasari Agustianty Intan Silviana Intan Silviana Mustikawati Intan Silviana Mustikawati Ira Marti Ayu Irfandi, Ahmad Irwan, Hermansyah Istiani, Dwi Johanes Edy Siswanto, Johanes Edy Keumala Muda, Cut Alia Kevin Antonio Situmeang Khiko Mona Hapsari, Ryan Kurniawati, Yatmi Kusmaningtiar, Devi Angeliana Lauren, Gita lia amalia Mahadewi, Erlina Puspitaloka MAHARANI, PREYSITA PUAN Mario Hiskia Tambunan Mohamad Reza Hilmy Muda, Cut Alia Keumala Mugi Wahidin Mugi Wahidin Muhamad Rayhan Mulyo Wiharto Muqsith, Munadhil Abdul Murti, Christinauli Eka Mustikawati, Intan Silviana Nabila, Anggun Namira Wadjir Sangadji Nandawan, Dendy Ade Nila Anggraini, Feby Nitami, Maymi Nofianti, Nofianti Novita, Olga Nurhasanah, Imas Nurholifah, Siti Nurmawaty, Dwi Olga Novita Panigoro, Erwin Pratiwi, Rizki PUTRI HANDAYANI Putri Handayani Putri Handayani RA. Koestoer Ratu Amalina Ramadhani Razmi Bahtiar, Teguh Rendang, Aden Rendang, Aden Rindy Al Fitry, Zulfa Rini H Rini Handayani Rosdiana, Hafsha Salmah Salmah Salmah, Salmah Sangadji, Namira Wadjir Satriyani Komariyah, Fadjrin Septi Ariyanti, Yeni Shorayasari, Susi Shoryasari, Susi Silviana Mustikawati, Intan Simanjuntak, Afni Hermenia Wati Suhartika, Eka Sukardi Sukardi Susi Shorayasari Susianti, Yanti Syahadah, Asma Amania Tubagus Ferdi Fadilah, Tubagus Ferdi Veronika, Erna Veza Azteria Vionalita, Gisely Wadjir Sangadji, Namiwa Wahidi, Mugi Wekadigunawan, Cri Sajjana Prajna Yenni Nuriati Yusvita, Fierdania