p-Index From 2021 - 2026
5.871
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Natural Science: Journal of Science and Technology CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry) Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Media Farmasi : Jurnal Ilmu Farmasi (Journal Of Pharmaceutical Science) The Journal of Pure and Applied Chemistry Research JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik (Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy) Majalah Obat Tradisional Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences) Jurnal Katalisator GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Pharmaceutical Journal of Indonesia International Journal of Agricultural Sciences Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kefarmasian AKFARINDO Hubungan Tingkat Pengetahuan Petugas Pengelola Obat dengan Tingkat Ketersediaan Obat Di Puskesmas Kota Malang Jurnal Insan Farmasi Indonesia Jurnal Farmasi Journal of Community Practice and Social Welfare (JaCiPS) Indonesian Community Journal JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Jurnal Permata Indonesia Journal of Global Pharma Technology Narra X Borneo Journal of Pharmacy Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Jurnal Kefarmasian Indonesia Khidmat: Journal Community Service Journal of Pharmascience
Claim Missing Document
Check
Articles

FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM ANTI JERAWAT EKSTRAK BUNGA LAWANG ILLICIUM VERUM Mifta Devin Suwandi; Eva Monica; Rollando
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Maret - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v3i2.224

Abstract

Bunga lawang (Illicium verum)adalah sebuah tanaman herbal berjenis obat-obatan yang mempunyai kandungan berupa senyawa bioaktif yakni saponin, tanin, flavonoid, orthidhine E, Adriadysiolide, dan minyak atsiri.  Tanaman ini dapat digunakan sebagai antibakteri yang memiliki efek samping yang rendah. Krim anti jerawat adalah sediaan yang memiliki kandungan berupa berbagai macam bahan yang dibutuhkan untuk kulit wajah yang mengalami masalah berjerawat. Penelitian yang dilakukan ini mempunyai tujuan guna mengetahui bahan ataupun formula untuk krim anti jerawat ekstrak bunga lawang (Illicium verum) dengan uji mutu fisik serta uji antibakteri pada bakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian yang dilakukan ini adalah sebuah penelitian yang berjenis eksperimen dengan tujuan guna mengetahui formula baru dengan bahan aktif ekstrak bunga lawang (Illicium verum) dengan gambaran kuantitatif yang menggunakan analisa data anova one way. Ada pula tahap uji yang akan dilaksanakan adalah pengujian mutu fisik dari sediaan yang tersusun dari, pengujian homogenitas, pengujian organoleptis, pengujian PH, pengujian daya lekat, pengujian daya sebar, pengujian jenis krim, pengujian ukuran partikel viskositas, dan uji antibakteri. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, bahwa formula 3 krim anti jerawat ekstrak bunga lawang (Illicium verum) mempunyai keunggulan yang lebih maksimal daripada dua bahan ataupun formula yang lainnya, hal tersebut dapat dilihat dari pengujian homogenitas, pengujian organoleptis, pengujian PH, pengujian daya lekat, pengujian tipe emulsi dari krim, dan pengujian ukuran partikel krim dan uji aktivitas antibakteri dengan kategori sedang pada bakteri Staphylococcus epidermidis dengan konsentrasi ekstrak bunga lawang (Illicium verum) 10% .
PENINGKATAN KONTROL KUALITAS KOPI ROBUSTA COFFEA CANEPHORA FERMENTASI DESA KUCUR DENGAN OPTIMASI LEVEL ROASTING Natanael Anugerah Tuuk Natan; Rollando; Muhammad Hilmi Afthoni; Yuyun Yuniati
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Maret - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v3i2.230

Abstract

OPTIMASI PEMBUATAN SERBUK INSTAN DARI BUAH JERUK KEPROK (Citri reticulata) DENGAN METODE KRISTALISASI Eva Monica; Muhammad Setiyawan; Muhammad Hilmi Afthoni; Rollando ando
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Maret - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v3i2.235

Abstract

Jeruk keprok (Citri reticulata) atau sering juga disebut dengan Tangerang yaitu salah satu jenis jeruk yang paling banyak digemari. Buah jeruk keprok (cetus reticulata) adalah salah satu sumber yang kaya vitamin C dan mengandung asam sitrat. Pada perkembangan jaman banyak berbagai olahan produk pangan dalam berbentuk minuman serbuk instan yang banyak disukai oleh berbagai masyarakat. Pada penelitian ini bertujuan mengetahui formulasi yang optimal, karakteristik mutu dan stabilitas pada serbuk instan dari buah jeruk keprok (citra reticulata). Pada penelitian ini menggunakan metode kristalisasi. Penelitian dilakukan pada bulan Juli - September 2022 dengan mendapatkan sampel di desa Dau Kabupaten Malang. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian terhadap 3 formulasi sediaan serbuk instan dari buah jeruk keprok (Citrus reticulata) dengan uji karakteristik dan stabilitas yang terdiri dari uji mikrobiologi, organoleptik, hedonik, kadar air, laju alir, kadar vitamin C. Hasil dan kesimpulan penelitian formulasi 1 dengan perbandingan air jeruk dan gula sebesar 1:1 dipilih sebagai formula yang optimal dengan hasil uji hedonik tertinggi dari 40 responden serta memenuhi persyaratan karakteristik mutu dan mempunyai kadar vitamin C sebesar 42,3%. Saran pada penelitian selanjutnya perlu diteliti dalam mengoptimasi sediaan serbuk instan dalam beberapa pengujian yaitu uji kadar vitamin C dan uji laju alir.
Potential Cytotoxic Activity of Methanol Extract, Ethyl Acetate, and n-Hexane Fraction from Clitoria ternatea L. on MCF-7 Breast Cancer Cell Line and Molecular Docking Study to P53 Rollando Rollando; Marsha Anggita Amelia; Muhammad Hilmi Afthoni; Kestrilia Rega Prilianti
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 12, No 1 (2023): Edition January-April 2023
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2023.012.01.705

Abstract

Breast cancer is a condition where the cells in breast tissue lose control and multiply uncontrollably. In this study, MCF-7 breast cancer cells were tested for cytotoxic activity using the MTT assay and the active compound's interaction with the p53 protein was tested in silico. The most active fraction was found to be the ethyl acetate fraction, with an IC50 value of 1.730 μg/mL and a selectivity index of 2.485. However, the selectivity index was less than 3, and Vero cells showed changes in morphology with the addition of the ethyl acetate fraction. GC-MS was used to identify 19 compounds in the ethyl acetate fraction, and in-silico tests were performed on 5 potential anticancer compounds. Lipinski's Rule of Five test showed that only 3 of these compounds could undergo molecular docking. The results indicated that Anethole compound can interact with p53 protein, while Cinnamaldehyde, (E)- can interact with p21 protein.
Pengembangan Analisis Metil Paraben dan Propil Paraben Pada Sediaan Kosmetik dengan Menggunakan Spektrofotometer Derivatif dan Kemometrik Multivariat Rollando Rollando; Gytha Novella Ongkowijoyo; Chresiani Destianita Yoedistira; Eva Monica
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i1.6668

Abstract

Bahan pengawet yang sering digunakan pada kosmetik yaitu metil paraben dan propil paraben. Panjang gelombang metil paraben dan propil paraben berdekatan dan spektrum tumpang tindih sehingga perlu dilakukan analisis dengan spektrofotometer derivatif dan kemometrik multivariat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi metode analisis dan menetapkan kadar metil paraben dan propil paraben menggunakan spektrofotometer derivatif dan kemometrik multivariat. Penelitian ini menggunakan model Partial Least Squares (PLS) 18 set kalibrasi dengan spektrum normal dan data derivatif. Metode tersebut divalidasi hingga didapatkan data spektrum normal yang baik. Hasil linieritas metil paraben 0,999 dan propil paraben 0,998. Hasil batas deteksi metil paraben 1,026 mg/L dan propil paraben 1,208 mg/L. Hasil batas kuantitasi metil paraben 3,419 mg/L dan propil paraben 4,026 mg/L. Akurasi metil paraben 88,16%-110,271% dan propil paraben 86,23%-108,397%. Presisi metil paraben 1,685%-5,106% dan propil paraben 2,348%-6,353%. Penetapan kadar senyawa metil paraben terdeteksi, sedangkan propil paraben tidak terdeteksi, hal ini disebabkan absorbansi senyawa dapat tertutupi oleh senyawa lain dalam sampel.
APLIKASI METODE BIOAUTOGRAFI DALAM PENELUSURAN DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica (L.)) Rehmadanta Sitepu; Ririn Nurdiani; Rollando Rollando
Jurnal Katalisator Vol 5, No 1 (2020): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jk.v5i1.5176

Abstract

Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) is a traditional herbal plant that spread as it grows and in bloom througout the year. Pegagan is believed to be able to cure various type of diseases because it contains bioactive component that’s good for human body. Pegagan’s bioactive component that has anti-bacterial properties are saponin, flavonoid, and tanin. This study was conducted with the purpose to determine the existence of antibacterial activity in ethanol extract of pegagan leaves by applying it in Disc Diffusion Test  method against Escherichia coli and Staphylococcus aureus bacteria. Etanol extract was obtained by using maserasi method with 70% ethanol, separation of the active compound group which one of them is flavonoid using phytochemical screening, and the result was that the pegagan positively contains flavonoid, it was proven by the existence of a red marker on the tube. The result of active compund using methanol eluent: chloroform: glacial acetic acid produces 1 spot point on (Rf 0,5-0,7) on TLC. This spot was used in antibacterial screening by bioatugraphy method and the activity was detected qualitatively. Antibacterial activity was proved by Disc Diffusion Test which the results were ethanol extract on pegagan has inhibitory activity to E.coli and S. aureus. This study can be concluded that ethanol extract of Centella asiatica has a MIC value of 3,200 µg / mL both in E. Coli and S. aureus. The diameter of obstacles zone were 0,06±0,05 mm to E.coli and 0,04±0,019 mm to S. aureus.Centella asiatica (L.) Urban (Pegagan) adalah spesies tumbuhan herbal tradisional dengan karakteristik tumbuh merambat dan berbunga di sepanjang tahun. Komponen bioaktif yang dimiliki pegagan dalam beberapa aspek, dapat digunakan dalam pengobatan penyakit. Golongan-golongan senyawa bioaktif pegagan yang memiliki daya antibakteri adalah saponin, flavonoid, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pegagan dengan metode Disc Diffusion Test  pada Escherichia coli maupun Staphylococcus aureus. Ekstrak tanaman Pegagan diperoleh dengan  maserasi dengan etanol 70%, pemisahan golongan senyawa aktif salah satunya flavonoid menggunakan skrining fitokimia, yang secara kualitatif menunjukkan ekstrak tanaman mengandung flavonoid. Hasil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) senyawa aktif menggunakan eluen metanol: kloroform: asam asetat glasial menghasilkan 1 titik spot pada Rf 0,5-0,7 digunakan dalam penelusuran pengujian daya antibakteri dengan metode autobiografi dan menunjukkan adanya pembentukan zona bening. Pada uji kuantitatif, ekstrak etanol pegagan memiliki nilai KHM 3.200 µg/mL baik pada Eschericia coli maupun Staphylococcus aureus. Nilai Kadar Bunuh Minimum (KBM) lebih dari 6.400 µg/mL aktivitas daya hambat dengan diameter 0,06±0,05 mm pada E.coli dan 0,04±0,019 mm untuk S. aureus.
Pemberdayaan Relawan Paliatif dalam Peningkatan Pengetahuan Terapi Primer dan Terapi Alternatif Penyakit Kanker Payudara dengan Aplikasi Pikkapa Berbasis Android Godeliva Adriani Hendra; Rollando Rollando; Windra Swastika
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3455

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan relawan paliatif tentang terapi primer dan terapi alternatif kanker payudara. Metode pertama pada pengabdian ini, tim pengabdi Universitas Ma Chung melaksanakan kegiatan homecare bersama dengan relawan dan dokter paliatif RS Baptis Batu. Kegiatan homecare dilaksanakan per hari-nya sekitar 2-3 relawan dengan jumlah pasien kanker payudara sebanyak 4-5 pasien. Metode kedua, hasil kegiatan homecare disampaikan kembali melalui seminar dan workshop yang dihadiri sebanyak 51 relawan. Tes pengetahuan relawan menggunakan kuesioner yang diberikan saat sebelum dan setelah acara. Uji untuk melihat tingkat pengetahuan relawan menggunakan Uji Paired t-test. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi (p<0,05) dengan hasil rata-rata pengetahuan pre-test sebesar 56,86 dan post-test sebesar 79,02. Kegiatan dari homecare serta seminar dan workshop didokumentasikan pada aplikasi Pikkapa dan relawan diajarkan tentang penggunaan aplikasi. Kesimpulan, adanya peningkatan pengetahuan relawan tentang terapi primer dan alternatif kanker payudara.
PENGEMBANGAN SPEKTROFOTOMETER DERIVATIF DAN KEMOMETRIK MULTIVARIAT PADA SEDIAAN KOSMETIK YANG MENGANDUNG NIACINAMIDE DAN VITAMIN C PADA KOSMETIKA PENCERAH Rollando Rollando
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v10i2.720

Abstract

Niacinamide dan vitamin C merupakan senyawa yang banyak ditemukan di dalam kandungan kosmetika pencerah. Dimana keduanya memiliki efek yang baik pada kulit. Penelitian ini dilakukan dengan metode spektrofotometer derivatif dan kemometrik multivariat. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah validasi metode analisis dan kadar dari senyawa niacinamide dan vitamin C masih dalam batas pengunaannya. Pada metode kemometrik digunakan model Partial Least Square (PLS) dengan 25 set kalibrasi pada raw spektra dan derivatif 1 sampai 4. Validasi metode analisis memenuhi persyaratan denan menggunakan data raw spektra, jika menggunakan data derivatif hasil tidak memenuhi persyaratan. Hasil validasi metode analisis pada parameter linieritas untuk niacinamide dan vitamin C yaitu 0,9976 dan 0,9993. Nilai LOD untuk niacinamide dan vitamin C yaitu 0,6674 dan 0,1716. Nilai LOQ niacinamide dan vitamin C yaitu 2,2247 dan 0,5720. Hasil akurasi niacinamide dan vitamin C yaitu 96,9045%-102,6530% dan 101,2216%-104,3396%, nilai presisi niacinamide dan vitamin C sebesar 0,6281%-3,8099% dan 0,2649%-2,5829%. Pada penetapan kadar, diperoleh kadar niacinamide sebesar 1,1275%-1,7441% dan kadar vitamin C sebesar 1,5075%-1,8203%. Kadar niacinamide memenuhi persyaratan penggunaannya, untuk vitamin C kurang dari batas pengguunaanya. Hal ini dikarenakan vitamin C memiliki sifat yang sensitif terhadap cahaya dan dalam larutan akan cepat teroksidasi.
PENGARUH EDUKASI FLIPCHART TERHADAP PERILAKU KETIDAKPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES SECARA KUALITATIF Dhita Rizki Amalia; Rollando; Hendra, Godeliva Adriani
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2023): December
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v5i3.152

Abstract

Diabetes merupakan penyakit menahun atau kronis berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat perilaku ketidakpatuhan penggunaan obat antidiabetes pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi sebelum dan sesudah edukasi flipchart. Hasil analisis tingkat ketidakpatuhan, didapatkan adanya penurunan dalam persen ketidakpatuhan pada pertanyaan 2, 5, 6, 7, dan 8 yang cukup tinggi perbedaannya setelah adanya intervensi. Pada pasien kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan, cenderung konsisten dengan tingkat perilaku ketidakpatuhannya. Pada hasil analisis pola ketidakpatuhan menunjukan bahwa pasien memiliki alasan beragam. Beberapa pasien mengalami ketidakjelasan dalam informasi yang tertera pada label, sehingga menggunakan aturan sendiri. Kecocokan pola ini berkisar diantara 75% hingga 88%. Ada juga pasien yang mengganti obat mereka dengan jamu, serta pasien menghemat penggunaan obat agar cukup digunakan. Kecocokan pola ini berkisar antara 69% dan 94%. Hasil tersebut mengidentifikasi beberapa faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan, pemahaman yang kurang baik tentang penggunaan obat, jadwal harian yang padat, dukungan sosial, dan kendala fisik. Meskipun edukasi flipchart berhasil meningkatkan pemahaman pasien dan mengurangi tingkat ketidakpatuhan, masih diperlukan penekanan lebih lanjut pada aspek-aspek tertentu yang menunjukkan ketidakpatuhan yang tinggi setelah intervensi.
Determination of Anticancer from EtOAc Fraction of Spatholobus Littoralis Hassk and of Molecular Structure Prediction Iskandar, Dodi; Widodo, Nashi; Warsito, Warsito; Masruri, Masruri; Rollando, Rollando; Afthoni, Muhammad Hilmi; Ichsan, Ichsan; Hermansyah, Adi
Majalah Obat Tradisional Vol 29, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mot.88894

Abstract

In recent years, the search for new anticancer drugs from local plants in Indonesia has become an interesting topic for research. One of the typical Indonesian local plants that have been used by the community as an anticancer traditional medicine (jamu) is Spatholobus littoralis Hassk (SLH) or better known as Bajakah. The native Dayak people of Kalimantan have used it for years for the treatment of breast cancer. In this study, the separation of single compounds from the ethyl acetate fraction of SLH stems was carried out, their molecular structure was analyzed, and anticancer bioactivity was tested. The isolation used the preparative HPLC method. The elucidation of the isolates from the ethyl acetat fraction used LCMS-MS, FTIR, and NMR. Anticancer bioactivity was determined using the MTT bioassay. The result is the acquisition of two isolates; it has been predicted that both are pseudobaptinin. The anticancer IC50 of the pseudobaptinin was 62.85 ppm, and Pseudobaptinin with impurities was 145.60 ppm.
Co-Authors Abdugani Abdurasulov Ade Irene Beactris Saudale Adi Hermansyah, Adi Adi Sofyan Ansori, Muhammad Aini, Nur Sofiatul Alfanaar, Rokiy Anastasia Risvina Easter Ajie Pramesti Anwar Rovik Arif NM. Ansori Arli A. Parikesit Arum Ardanareswari Aswin R. Khairullah Atarodang Beatrico Lyo Athika Firdous Ayu Merli Wahyuni Aziz, Nur Bella Vania Sianto Benedictus Karel Bezhinar, Tatyana Burkov, Pavel Chandra, Melisa Dwi Charina Halim Sugiono Chresiani Destianita Yoedistira Chresiani Destianita Yoedistira Chresiani Destianita Yoedistira Christopher Daniel Kurniawan Collins, Ellen Derkho, Marina Dhanang Prawira Nugraha Dhita Rizki Amalia Dion Notario Dion Notario Dodi Iskandar Dodi Iskandar, Dodi E. Monica Efi Nurlaili Eka Anggie Amalia Eka Anggie Amalia Erizcha Debora Embang Erlinawati Santoso Erlinawati Santoso Eva Monica Eva Monica Eva Monica Eva Monica, Eva Fara D. Durry Fauziya Radani Fibe Yulinda Cesa FX Haryanto Susanto Godeliva Adriani Hendra Gudz, Petr Gytha Novella Ongkowijoyo Herdiansyah, Mochammad Aqilah Hery Purnobasuki I MDM. Adnyana Ichsan Ichsan Indriani Nuraini Widya Ismaurasi, Marcelina Fransisca Alecia Joydeep Mahata Kestrilia Rega Prilianti Khairullah, Aswin Rafif Kharisma, Viol Dhea Kotimah, Chusnul Lealita Leny Yuliati Maksim Rebezov Maksimiuk, Nikolai Maria Sindy Marsha Anggita Amelia Martanty Aditya, Martanty Masruri Masruri Masruri Masruri Maywan Hariono Mifta Devin Suwandi Moh R. Afnani Monica, Eva Muhammad Hilmi Afthoni Muhammad Setiyawan Munawir Sazali Murtadlo, Ahmad Affan Ali Nashi Widodo Nashi Widodo Natanael Anugerah Tuuk Natan Nugraha, Dhanang Prawira Nur F. Emilia Nurmiati Nurul Azmi Wibawanty P. N. Alfiyandri Paulina Genoveva Moza Pramesti, Agatha Tri Endha Rahadi, Theresa Dhea Lonika Raharja, Albert Rebezov, Maksim Rehmadanta Sitepu Rehmadanta Sitepu Rehmadanta Sitepu Rehmadanta Sitepu Rehmadenta Sitepu Renata Hadi Resha Ramadhania Rino Tam Cahyadi, Rino Tam Ririn Nurdiani Ririn Nurdiani Ruth Febriana Kesuma Sabrina Handayani Tambun Sandra Dewi Tansil Setiawan, Hendry Shrabonti Chatterjee Siswadi Siswadi Sitepu, Rehmadanta Sitepu, Rehmadanta Sophia Yusnita Wahyu Timur Sophia Yusnita Wahyu Timur Sri Hardyastutik Sugiono, Charina Halim Suharyani Amperawati Sukma Sahadewa Susana Susana Susanto, FX. Haryanto Teguh Hari Sucipto, Teguh Hari Trianom Suryandharu W. Swastika Wahyu Timur, Sophia Yusnita Warsito Warsito Warsito Warsito Widyananda, Muhammad Hermawan Windra Swastika Windra Swastika Y. Erning Indrastuti Yandriyani, Devilke Yanuar, Michael Resta Surya Yuni Purwaningdiah Yurida Ekawati Yurida Ekawati Yuyun Yuniati