Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN DOSEN DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER MAHASISWA AZHARI, DEVI SYUKRI
Jurnal Pelangi : Research of Education and Development Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.278 KB) | DOI: 10.22202/jp.2017.v9i2.1856

Abstract

ABSTRAK Pendidikan karakter dewasa ini merupakan suatu yang menjadi harga mati bagi pembentukan karakter mahasiswa di perguruan tinggi. Salah satu unsur penting dalam pendidikan karakter mahasiswa di perguruan tinggi adalah dosen. Dosen memiliki  peran penting dalam pendidikan karakter di perguruan tinggi. Dalam melaksanakan tugas utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu melakukan pengajaran, penelitian, dan  pengabdian kepada masyarakat, seorang dosen melakukan proses internalisasi nilai-nilai luhur yang kemudian menjadi budaya kampus. Dosen menjadi aktor utama dalam pembentukan dan pengembangan karakter para  dengan keteladanan. Sebelum mendidik karakter para mahasiswa, seorang dosen paling tidak memiliki karakter yang sesuai dengan tugas utama seorang dosen. Selain itu, peran dosen yang amat penting  tidak dilupakan adalah mendidik, mengajar, melatih, membimbing, dan mengevaluasi.Kata kunci: Peran dosen, pendidikan karakter, Tri Dharma Perguruan Tinggi kerja. ABSTRACT Character building education today is non-negotiable for the character building of students in college. One important element in the character education of students in college is lecturers. Lecturers have an  important role in character education in college. In carrying out the main task of the Tri Dharma University, which is doing the teaching, research, and community service, a lecturer does a process of internalization of the noble values which later become the campus culture. Lecturers are the main actors in the formation and  development of the students’ character with exemplary. Before educating the students’ character, a lecturer at  least has the character corresponding to the main task of a teacher. In addition, a very important role of which is not overlooked is to educate, teach, train, guide, and evaluate.  
Meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap manajemen pemasaran melalui metode pembelajaran peta konsep (mind mapping) Azhari, Devi Syukri
Jurnal Kajian Manajemen Bisnis Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kajian Manajemen Bisnis
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.223 KB) | DOI: 10.24036/jkmb.10890300

Abstract

This research aims to improve the quality of Marketing Management learning, to enhance student enthusiasm for learning, to improve lecturers' skills in developing learning models and media, and to improve student learning achievement. The results showed that students' learning achievements experienced an increase in each cycle. Mastery of student learning before applying the concept map method 0%, after applying the concept map method, mastery learning from students after the final test is 9 4%. Interest, activeness, and collaboration of students in the learning process with a range of 1-4 results are good (3.44). The results of observations on the skills of lecturers in the management of learning using the concept map method with a range of 1-4 show good results with the mean of cycle 1, cycle 2, and cycle 3, 38. The score is the average of all aspects observed in three cycles.Keywords:Marketing management; mind mapping learning method.
Konsep Ilmu dalam Shahih Bukhari Mustapa, Mustapa; Azhari, Devi Syukri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.296 KB)

Abstract

Mencari ilmu adalah merupakan suatu perintah agama. Kesempurnaan agama seseorang adalah atas ilmunya pengamalan atasnya. Sebagai konsekwensi peran manusia sebagai khalifah, maka ilmu juga melekat persoalan khalifah yang ada pada manusia. Eksitensi manusia adalah ada, manakala ada akalnya. Akal inilah yang membedakan kualitas seseorang. Seorang Nabi diutus kepada ummatnya tergantung kapasitas akal ummatnya. Melihat begitu pentingnya ilmu dengan akal ummatnya. Maka sosok kepentingan ilmu berada dibawah Tauhid. Dengan Tauhid yang sempurna akan tercipta akhlak yang sempurna agar ilmu tetap terjaga. Kata Kunci: , , .
PENINGKATAN PERAN AYAH DALAM KELUARGA MELALUI DISKUSI FORUM AYAH DI KELURAHAN PUHUN TEMBOK KOTA BUKITTINGGI Ashabul Fadhli; Jendri Mulyadi; Devi Syukri Azhari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6429

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini ditujukan untuk peningkatan peran ayah dalam keluarga terutama dalam keterlibatannya sebagai ayah. Berangkat dari kegelisahan kaum ayah di Kelurahan Puhun Tembok Kota Bukittinggi, rutinitas dan tanggung jawab sebagai ayah di ruang publik mengurangi kualitas komunikasi bersama anak di rumah. Pada pembicaraan forum ayah, beberapa ayah memiliki kendala dalam kapasitasnya sebagai suami dan ayah untuk membicarakan persoalan seputar ke-Ayah-an. Untuk memaksimalkan tujuan kegiatan ini, Tim PKM sudah menentukan metode kegiatan dimulai dari persiapan, screening, pelaksanaan, evaluasi serta laporan dan luaran kegiatan. Keagiatan akan menjadi lebih terarah dengan hadirnya fasilitator yang akan memfasilitasi diskusi terarah oleh forum ayah dalam mengkaji persoalan tematis. Temuannya adalah beberapa ayah memiliki kesulitan untuk mengekspresikan diri mereka untuk berkomunikasi dan melaksanakan peran-peran ayah karena tidak terdapatnya media yang membicarakan hal itu layaknya kaum ibu. Meskipun begitu, kegiatan ini menjadi awal dari keterbukaan ayah untuk berkomunikasi dan bersikap lebih terbuka di dalam keluarga. Menurut para ayah, kegiatan ini menjadi media bagi mereka untuk saling berbagi dan mendengarkan pendapat sehubungan dalam peningkatan perannya sebagai ayah dan kepala keluarga di rumah. Kata kunci: Forum ayah, peran ayah; keluarga; anak  ABSTRACTThis community service activity (PKM) is aimed at increasing the role of fathers in the family, especially in their involvement as fathers. Departing from the anxiety of fathers in Puhun Tembok Village, Bukittinggi City, the routine and responsibility of being a father in public spaces reduces the quality of communication with children at home. In the discussion of the father's forum, some fathers have difficulties in their capacity as husbands and fathers to discuss issues related to fatherhood. To maximize the purpose of this activity, the PKM Team has determined the method of activities starting from preparation, screening, implementation, evaluation as well as reports and activity outputs. Activities will become more focused with the presence of a facilitator who will facilitate focused discussions by the father's forum in reviewing thematic issues. The finding is that some fathers have difficulty expressing themselves to communicate and carry out fatherly roles because there is no media that talks about it like mothers. Even so, this activity was the beginning of the father's openness to communicate and be more open in the family. According to the fathers, this activity became a medium for them to share and listen to opinions regarding the improvement of their roles as fathers and heads of families at home. Keywords: Father forum, father role; family; children
PENINGKATAN PEMAHAMAN REMAJA MASJID JAMIEK PAUH TENTANG HIKMAH DAN MANFAAT PUASA RAMADHAN Usman Usman; Devi Syukri Azhari; Mustapa Mustapa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i1.3610

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka mengisi kegiatan menyambut bulan Ramadhan dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi manfaat dan hikmah puasa Ramadhan di Masjid Jamiek Pauh dengan objek remaja masjid. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman keagamaan Remaja Masjid Jamiek Pauh. Kegiatan ini dilakukan oleh tim PKM yaitu dosen UPI YPTK Padang sebagai narasumber. Dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari dengan memberikan materi ceramah yang berhubungan dengan puasa Ramadhan serta materi keagamaan terkait guna menambah wawasan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi kegiatan yang bersumber dari hasil wawancara dengan peserta, diketahui bahwa peserta kegiatan sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini dan para peserta mendapatkan pengetahuan serta wawasan pemahaman Agama Islam.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PEMBELAJARAN BERAGAMA SISWA SMA IT SABBIHISMA PADANG Devi Syukri Azhari; Ashabul Fadhli; Mustapa Mustapa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4278

Abstract

Dalam dunia pendidikan, Teknologi Informasi dan Komnikasi secara umum bertujuan agar peserta didik memahami perangkat teknologi informasi dan komunikasi secara umum, antara lain Komputer (literate) dan information literate, artinya peserta didik mengenal istilah-istilah yang digunakan dalam teknologi informasi dan komunikasi. Peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, selain membantu siswa SMA IT Sabbihisma Padang dalam pembelajaran juga memiliki peran yang cukup berpengaruh bagi guru terutama dalam pemanfaatan fasilitas untuk kepentingan memperkaya keterampilan mengajarnya. Di dalam Al-Qur'an begitu banyak perintah, pernyataan, saran, sindiran dan sebagainya yang secara substansial mengaitkan ajaran Islam dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam surat Yunus ayat 101 yang artinya “Lakukanlah penelitian yang intensif tentang apa yang ada di bumi”.
PENTINGNYA ADMINISTRASI KAMPUS UNTUK KEMAJUAN PENDIDIKAN DI UPI YPTK PADANG Devi Syukri Azhari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.1709

Abstract

Kampus merupakan instansi pendidikan yang terintegrasi antara komponen yang satu dengan yang lain. Salah satu komponen pendukung yang penting dalam instansi pendidikan, dalam hal ini Kampus adalah tenaga administrasi. Peran dari tenaga administrasi Kampus sangatlah penting dalam mendukung kesuksesan dan kelancaran tata administrasi Kampus. Di dalam menangani tata adminsitrasi Kampus dibutuhkan suatu keahlian dan kemampuan yang cukup dalambidang administrasi. Oleh karena itu sumberdaya manusia dalam hal ini tenaga administrasi menjadi komponen yang penting dalam suatu Kampus. administrasi adalah keseluruhan proses pelaksanaan daripada keputusan yang telah diambil dan pelaksanaan itu pada umumnya dilakukan oleh dua orang manusia atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilaksanakan oleh sekelompok orang dalam bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT IMAM AL-GHAZALI Devi Syukri Azhari; Mustapa Mustapa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i2.2865

Abstract

Menurut Al-Ghazali, pendidikan Islam yaitu pendidikan yang berupaya dalam pembentukan insan paripurna, baik di dunia maupun di akhirat. Menurut Al Ghazali pula manusia dapat mencapai kesempurnaan apabila mau berusaha mencari ilmu dan selanjutnya mengamalkan fadhilah melalui ilmu pengetahuan yang dipelajarinya. Menurut Al Ghazali tujuan utama pendidikan Islam itu adalah ber-taqarrub kepada Allah Sang Khaliq, dan manusia yang paling sempurna dalam pandangannya adalah manusia yang selalu mendekatkan diri kepada Allah. Tujuan itu tampak bernuansa religius dan moral, tanpa mengabaikan masalah duniawi Metode yang digunakan untuk diklasifikasikan al-ghazali menjadi dua bagian :Pertama, metode khusus pendidikan Agama, metode khusus pendidikan agama ini memiliki orientasi terhadap pengetahuan aqidah karena pendidikan agama pada realitasnya lebih sukar dibandingkan dengan pendidikan lainnya, karena pendidikan agama menyangkut problematika intuitif dan lebih menitikberatkan kepada pembentukan personality peserta didik. Kedua, metode khusus pendidikan Akhlak, Al-ghazali mengungkapkan :” Sebagaimana dokter, jikalau memberikan pasiennya dengan satu macam obat saja, niscaya akan membunuh kebanyakan orang sakit, begitupun guru, jikalau menunjukkan jalan kepada murid dengan satu macam saja dari latihan, niscaya membinasakan hati mereka.
ETIKA PROFESI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Devi Syukri Azhari; Usman Usman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 5 No. 1 (2022): Volume 5 Nomor 1 Juni Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v5i1.4386

Abstract

Kerja adalah suatu aktivitas yang menggunakan daya yang dianugerahkan Allah swt. Kepada manusia, secara garis besar, dianugerahi empat daya pokok. Pertama, daya fisik yang menghasilkan kegiatan fisik dan keterampilan. Kedua, daya pikir yang mendorong pemiliknya berpikir dan menghasilkan ilmu pengetahuan. Ketiga, daya kalbu yang menjadikan manusia mampu berhayal, mengekspresikan keindahan, beriman dan merasa, serta berhubungan dengan Allah, Sang Pencipta. Dan keempat, daya hidup yang menghasilkan semangat juang, kemampuan menghadapi tantangan dan menanggulangi ```kesulitan. Al-Qur’an mendorong manusia bekerja untuk memakmurkan dunia, menjadikan usaha sebagai asas untuk memperoleh rezeki dalam kehidupan, rezeki tidak akan muncul begitu saja, akan tetapi datang dengan buah kerja keras.Setiap orang yang mampu berusaha, dituntut untuk bekerja dan berusaha secara sungguhsungguh, berusaha di bumi merupakan wahana ibadah dan jihad di jalan Allah, karena yang maha pemberi rezeki adalah Allah maka wajiblah bagi orang mukmin untuk mencarinya dengan jiwa yang tinggi penuh kemuliaan. Seseorang tidak boleh merasa hina, selain dihadapan Allah swt., meskipun dituntut bersikap lemah lembut dan berbuat baik dalam menekuni pekerjaan.
MENDIDIK ANAK DALAM ISLAM DENGAN MEREALISASIKAN HAK ANAK DI PAUD/TK KENARI PINTU KABUN BUKIT TINGGI Ashabul Fadhli; Devi Syukri Azhari; Jendri Mulyadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9340

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan suatu pendidikan yang penting dilaksanakan untuk membantu tumbuh dan kembang anak. Dimana anak akan dikembangkan aspek perkembangan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Banyak orang tua yang sudah beranggapan bahwa pendidikan anak usia dini penting dilaksanakan untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak namun masih ada beberapa orang tua yang beranggapan bahwa pendidikan anak usia dini tidak penting untuk anak. Perspektif ini lahir dari beberapa faktor yang terdapat pada orangtua yang menjadi latar belakang terhadap perspektif orang tua terhadap pendidikan anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perspektif orang tua terhadap pendidikan anak usia dini, dan memberikan pengetahuan kepada orangtua bahwa pendidikan anak usia dini penting untuk dilaksanakan agar pertumbuhan dan perkembangan pada diri anak berkembang dengan baik dan anak mendapatkan stimulasi yang cukup sehingga perkembangan pada diri anak akan berkembang sesuai dengan tahapan perkembangan. Hasil yang didapatkan selama penelitian berlangsung adalah orang tua sudah menyadari pentingnya pendidikan anak usia dini dan sudah memasukkan anak ke lembaga PAUD.