p-Index From 2021 - 2026
10.517
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter KABILAH : Journal of Social Community Kawalu: Journal of Local Culture Journal on Education SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Komposisi LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) INTERAKSI : Jurnal Kependidikan SELL (Scope of English Language Teaching, Linguistics, and Literature) Journal Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat COVIT Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Journal Of Human And Education (JAHE) Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Student Scientific Creativity Journal KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Jurnal Yudistira Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education SELL (Scope of English Language Teaching, Linguistics, and Literature) Journal Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Masyarakat Mandiri: Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial Alamtana Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah Ulil Albab Joong-Ki Khalifah : Jurnal Pendidikan Nusantara Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Sosial Politik Humaniora Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Jurnal Bebasan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Opini Mahasiswa Fkip Universitas Madura: Analisis Interaksi Di Era Digital Evha Nazalatus Sa'adiyah Sy; Fredy Yunanto; Ria Kasanova
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5037

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran media sosial dalam pembentukan opini di kalangan mahasiswa FKIP Universitas Madura dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Desain penelitian ini dipilih untuk memahami secara mendalam pandangan dan pengalaman mahasiswa terhadap media sosial serta pengaruhnya terhadap opini mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis konten media sosial, dengan fokus pada interaksi mahasiswa di platform seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Temuan menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai arena penting untuk pembentukan opini, di mana mahasiswa terlibat dalam diskusi dan pertukaran informasi yang mempengaruhi pandangan mereka. Interaksi di media sosial, termasuk partisipasi dalam diskusi dan respons terhadap konten, terbukti memperkuat atau mengubah opini mahasiswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi bagaimana konteks digital berbeda dari media tradisional dalam mempengaruhi opini publik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang dinamika media sosial dalam konteks pendidikan dan pengembangan kebijakan. Keterbatasan penelitian termasuk keterbatasan sampel dan metodologi yang mungkin tidak mencakup semua aspek penggunaan media sosial. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variasi dalam platform media sosial dan dampaknya terhadap berbagai kelompok demografis.
Peran Human Capital Dalam Mendorong Kemandirian Desa: Kasus Di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Hasbullah, Hasbullah; Aristin, Rini; Kasanova, Ria; Anam, Syaiful; Taufik, Achmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5038

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran human capital dalam mendorong kemandirian Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Human capital, meliputi pendidikan, keterampilan, dan pengalaman masyarakat, dianggap sebagai faktor kunci dalam pembangunan pedesaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber di desa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan human capital secara signifikan berkontribusi terhadap keberhasilan inisiatif pembangunan, seperti pengelolaan koperasi dan program pelatihan keterampilan. Profil human capital yang ada di Desa Padelegan, yang meliputi tingkat pendidikan dan keterampilan yang bervariasi, memberikan landasan yang kuat bagi pembangunan lebih lanjut. Meskipun demikian, tantangan terkait akses pendidikan dan pelatihan lanjutan masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi yang ada. Penelitian ini menyarankan agar kebijakan desa fokus pada peningkatan investasi dalam pendidikan dan pelatihan yang relevan, serta membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan keterampilan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan dan strategi pembangunan desa yang lebih efektif, sambil mengidentifikasi keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam penelitian mendatang
WUJUD PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL SASTRA JENDRA HAYUNINGRAT PANGRUWATING DIYU KARYA AGUS SUNYOTO Fredy Yunanto; Ria Kasanova
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.405

Abstract

The educational values that will be discussed in Agus Sunyoto Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu's novel are values that embody the greatness of humanity and are composed in customs, religion, culture, and local wisdom, etc. This study examines 4 (four) values of character education using the literary novel Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu by Agus Sunyoto as a research object. The data collection process consists of identifying, classifying, and qualitatively characterizing the data. The research data is presented as quotations of words, phrases, sentences, clauses, or discourse from the novel Agus Sunyoto Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu. The data is then identified, classified according to the character education environment, and given an interpretive explanation based on the theory used in this study. This research focuses on character education in the form of: 1) religion, 2) friendly/communicative, 3) scientific spirit, and 4) responsibility. In the literary novel Jendra Hayuningrat Pangruwating diyu, character education takes the form of: 1) faith which is reflected in the behavior of the character Sudrun who always tries to open the secret walls of divinity to get closer to God Almighty. 2) Sociable or communicative, shown by Sudrun's personality in building communication with everyone he meets, including teachers, friends, and people who are his students. 3). The character Sudrun shows his love for science by looking for useful information in books, holy books and ancient fairy tales. 4) Sudrun's character shows responsibility by helping individuals in trouble, caring for foundlings, and rescuing dogs that are near death. Keywords: Character education, novel
Facing Moral Crisis: Character Education Strategies for Millennials and Gen Z in Surakarta City Ria Kasanova; Mohammad Rudiyanto; Anri Nofitria
Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/demagogi.v3i2.47

Abstract

The moral crisis plaguing the Millennial and Gen Z generations in Surakarta City shows complexity and escalation that requires serious attention. This article identifies and analyzes the main moral challenges faced by the younger generation, including the increase in bullying cases, the negative impact of social media, and the shift in social values in contemporary society. Through qualitative and quantitative approaches, this study explores the importance of character education as a strategic solution in responding to this crisis. Case studies from several schools in Surakarta show that the implementation of a holistic and integrated character education program can have a significant positive impact. The use of technology in character learning, the implementation of a value-based curriculum, and teacher training and development are the main pillars in this strategy. In addition, active involvement of parents and support from the local community also play an important role in shaping strong character and morals in the younger generation. This article contributes to the theory and practice of character education by highlighting the best practices that can be applied in addressing the moral crisis in Surakarta City. The practical implication is that a joint effort from all education and community stakeholders is needed to maintain the moral integrity of future generations. With the implementation of the right strategy and strong commitment, it is expected to build a solid moral foundation for the Millennial and Gen Z generations, creating a more just, harmonious and ethical society in Surakarta City.
Indigenous Knowledge Dalam Ungkapan Pamali Masyarakat Madura Sebagai Pendidikan Karakter Ridwan Lanya; Abdul Hofar; Zainul Arifin; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8662

Abstract

Penelitian ini mengkaji ungkapan pamali masyarakat Pamekasan Madura sebagai bagian dari tradisi lisan yang tidak hanya berfungsi sebagai larangan normatif, tetapi juga sebagai media transmisi pengetahuan pribumi dan nilai-nilai karakter pendidikan. Kajian sebelumnya cenderung menempatkan pamali pada aspek makna implisit atau fungsi linguistik semata, tanpa mengungkap secara mendalam dimensi pengetahuan lokal dan memungkinkan dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pengetahuan asli dalam ungkapan pamali serta mengidentifikasi fungsinya sebagai media pendidikan karakter dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma etnolinguistik yang menempatkan bahasa sebagai praktik sosial dan budaya. Data berupa ungkapan pamali yang diperoleh dari tuturan lisan, observasi, serta wawancara dengan informan kunci, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan pamali merepresentasikan kearifan lokal yang mencakup aspek sosial, ekonomi, keagamaan, protektif, dan kosmologis yang dikodekan dalam bentuk larangan simbolik. Selain itu, pamali berfungsi sebagai media pendidikan karakter yang membentuk disiplin, kehidupan sosial, dan otonomi moral melalui mekanisme pembiasaan dan internalisasi nilai secara implisit. Penelitian ini menyatakan bahwa ungkapan pamali merupakan sistem kognitif-budaya yang tidak hanya merepresentasikan pengetahuan lokal, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk dan mentransmisikan nilai-nilai karakter dalam masyarakat.
Analisis Wacana Kritis Terhadap Fenomena Teacher-Influencer Di Tiktok Qunita Fatina; Putri Masitoh Amin; Siti Yuliana; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9270

Abstract

Fenomena teacher-influencer di media sosial TikTok menunjukkan adanya perubahan pola komunikasi pendidikan di era digital. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai pendidik formal di ruang kelas, tetapi juga hadir sebagai kreator konten yang aktif membangun komunikasi dengan audiens melalui media sosial. Konten teacher-influencer memadukan unsur pendidikan, hiburan, motivasi, dan pengalaman personal yang dikemas dalam format video pendek sesuai dengan budaya digital TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi guru serta praktik wacana dan ideologi yang muncul dalam fenomena teacher-influencer di TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Data penelitian diperoleh dari lima video teacher-influencer di TikTok yang meliputi caption, transkrip video, hashtag, dan komentar audiens. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital, dokumentasi, serta teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tiga dimensi, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru direpresentasikan sebagai pendidik digital, figur humoris, motivator, serta kreator konten yang adaptif terhadap budaya media sosial. Praktik wacana teacher-influencer dipengaruhi oleh budaya viral, algoritma TikTok, dan logika engagement digital yang mendorong guru membangun personal branding untuk memperoleh visibilitas di media sosial. Selain itu, fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran identitas dan otoritas guru di era digital, di mana guru tidak hanya memperoleh legitimasi melalui institusi pendidikan, tetapi juga melalui popularitas dan interaksi di media sosial.
Pergeseran Pola Kesantunan Berbahasa Antara Guru Dan Siswa Di Ruang Digital Titin Inayyah; Suhaidiyah Suhaidiyah; Nelly Wijayati; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9377

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola komunikasi dalam dunia pendidikan, termasuk komunikasi antara guru dan siswa di grup WhatsApp kelas. Penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi akademik menyebabkan terjadinya perubahan gaya bahasa yang cenderung lebih santai, singkat, dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pergeseran kesantunan berbahasa antara guru dan siswa dalam komunikasi digital di grup WhatsApp kelas berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech serta mengidentifikasi bentuk penggunaan bahasa digital yang memengaruhi perubahan kesantunan dalam interaksi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa percakapan antara guru dan siswa dalam grup WhatsApp kelas yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, penyampaian informasi, dan koordinasi akademik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta teknik simak dan catat. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, analisis deskriptif, dan penarikan kesimpulan berdasarkan prinsip kesantunan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran kesantunan berbahasa, terutama pada maksim penghargaan dan maksim permufakatan. Pergeseran tersebut terlihat melalui penggunaan bahasa santai, candaan spontan, istilah populer digital, bahasa daerah, penggunaan stiker, serta respons nonformal dalam komunikasi akademik. Meskipun demikian, sebagian siswa masih mempertahankan bentuk penghormatan kepada guru melalui penggunaan sapaan hormat dan ungkapan permohonan maaf. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi digital menyebabkan batas formalitas dalam komunikasi akademik menjadi semakin longgar sehingga diperlukan upaya untuk membangun budaya komunikasi digital yang tetap santun dalam lingkungan pendidikan.
Konstruksi Realitas Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto Dalam Berita Kompas.Com Salam Bin Suib; Moh. Faiqurrohman; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi realitas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam pemberitaan Kompas.com menggunakan model analisis framing Robert N. Entman. Media massa, khususnya media online, memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman publik terhadap realitas politik melalui proses seleksi dan penonjolan fakta tertentu. Dalam konteks kepemimpinan politik, pemberitaan media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun makna yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap aktor politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing Robert N. Entman yang meliputi empat elemen, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Data penelitian berupa enam berita Kompas.com yang terbit pada periode Maret–Mei 2026 dan memuat isu-isu strategis terkait kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara interpretatif dengan mengidentifikasi pola framing yang muncul dalam setiap berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com cenderung mengonstruksi Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang aktif, responsif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah. Konstruksi tersebut terlihat melalui representasi Prabowo sebagai pelindung warga negara dalam penyelenggaraan ibadah haji, penggerak pembangunan ekonomi melalui kebijakan hilirisasi, pendorong transformasi industri nasional, pelaku diplomasi internasional yang aktif, serta pemimpin yang terbuka terhadap evaluasi dan perbaikan kebijakan pemerintah. Temuan ini menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai kepemimpinan Prabowo secara dominan positif melalui penekanan pada tindakan, solusi, dan tanggung jawab pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan nasional maupun internasional.
Konstruksi Ideologi Dalam Kritik Korupsi Agamawan Pada Podcast Youtube: Analisis Wacana Kritis Fairclough Azizah Azizah; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.612

Abstract

Perkembangan pesat media digital telah mengubah podcast YouTube menjadi ruang yang berpengaruh dalam membentuk opini publik, khususnya terkait isu sensitif seperti korupsi yang melibatkan tokoh agama. Dalam konteks ini, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai medium konstruksi ideologi dan legitimasi sosial. Penelitian ini menganalisis konstruksi ideologi dalam wacana kritik terhadap korupsi religius pada podcast YouTube dengan menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan memanfaatkan tuturan verbal dari salah satu episode podcast Deddy Corbuzier sebagai data utama, yang ditranskripsikan secara verbatim dan dianalisis melalui dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi dibangun melalui beberapa strategi yang saling berkaitan. Pada tingkat tekstual, penggunaan leksikon religius seperti “agama”, “Tuhan”, dan “amanah” berfungsi untuk mensakralisasi isu korupsi sekaligus memperkuat kecaman moral terhadap pelaku. Pada tingkat praktik diskursif, wacana dibentuk melalui strategi disclaimer, reframing dari kasus individual menuju persoalan sistemik, perbandingan historis, serta pergeseran argumentasi dari ranah hukum menuju ranah etika. Pada tingkat praktik sosial, korupsi religius direpresentasikan sebagai pelanggaran multidimensional yang mencakup aspek hukum, moral, dan transendental sekaligus mencerminkan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap otoritas keagamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa podcast YouTube tidak hanya merefleksikan realitas sosial, tetapi juga secara aktif mereproduksi ideologi melalui strategi representasi dan legitimasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan Analisis Wacana Kritis dalam konteks media digital serta menegaskan pentingnya literasi kritis dalam menafsirkan wacana keagamaan di ruang publik digital kontemporer.  
Strategi Persuasif dalam Iklan TikTok Skintific: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Warda Maulidya; Iis Dahlia; Aisah Juli Yanti; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.723

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi persuasif dalam iklan TikTok Skintific melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan media sosial sebagai ruang utama pemasaran digital, khususnya dalam industri kecantikan yang turut membentuk konstruksi sosial mengenai standar kecantikan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana bahasa, visual, dan praktik sosial dalam iklan TikTok Skintific membangun wacana kecantikan digital yang bersifat persuasif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa satu video iklan resmi Skintific di TikTok yang memiliki jumlah penayangan tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan transkripsi data, sedangkan analisis data menggunakan tiga dimensi Analisis Wacana Kritis Fairclough, yaitu analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan Skintific menggunakan bahasa hiperbolis, klaim ilmiah, dan hibriditas bahasa untuk membangun daya tarik emosional dan rasional secara bersamaan. Selain itu, algoritma TikTok dan budaya partisipatif audiens memperkuat penyebaran dan reproduksi pesan iklan secara luas. Pada tingkat sosial budaya, iklan ini mereproduksi standar kecantikan hegemonik yang menempatkan kulit glowing dan flawless sebagai ideal tubuh perempuan modern. Kesimpulannya, iklan TikTok Skintific tidak hanya berfungsi sebagai media promosi produk, tetapi juga sebagai praktik wacana yang berperan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap kecantikan, tubuh, dan identitas perempuan dalam era digital.
Co-Authors Abdiyatus Sholehah Abdul Bari Abdul Bari Abdul Hofar Abdul Malik Ach Sholehoddin Achmad Taufik Achmad Taufik Achmarul Fajar Achmarul Fajar Ainur Rahman Ainur Rofiq Hafsi Aisah Juli Yanti Akbar Yudho Wibowo Alfi - Hasaniyah Alfia Alfia Alfia, Alfia Anis Fajriana Oktasari Anisa Fajriana Oktasari Anri Nofitria Azizah Azizah Azizah Balya Firjawun Sabila Bilqis Mulaika Desy Auliya A Dikky Cahyadi Ema Surahmi Evha Nazalatus Sa'adiyah Sy Fajriana, Anisa Faqih Ali Farel Agus P Fauzi Sabadri Fetty Nuritasari Fredy Yunanto Fredy Yunanto Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Iis Dahlia Imad Agnir R Imadoeddin Imadoeddin Irmalia Putri Jannatul Firdaus Junaidi Efendi Junaidi Efendi Junaidi Efendi Khairul Umam Laili Amalia Laili Amalia Lailiyatut Tamamah M. Ilham Maulana M. Tauhed Supratman Maisun, Maisun Moh Muhyi Rizal Moh. Fahrur Rozi Moh. Faiqurrohman Moh. Wadud Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Muhammad Darrin Zuhri Muhammad Darrin Zuhri Muhammad Fhaqih Muhammad Rudiyanto Muhammad Rudiyanto Muhammad Tauhed Supratman Nelly Wijayati Nisrochah Hayati Nur Amaliyah Nur Syakherul Habibi Nur Syakherul Habibi Oktasari, Anis Fajriana Putri Masitoh Amin Qunita Fatina Raida Hafidati Ramdani, Ahmad Rani Nur Fitrianti Ridwan Lanya Rina Nur Azizah, Rina Nur Rini Aristin Rini Aristin Rini Aristin Rini Aristin, Rini royyan julian Royyan Julian Rudiyanto, Mohammad Saiful Saiful Salam Bin Suib Sandy Vikki Aryanto Sandy Vikky Arianto Shofiyullahul Kahfi Sholeh Rachmatullah Sholeh Rachmatullah Siti Yuliana Sri Wahyuni Sri Widjajanti Sri Widjajanti Sri Widjajanti Suba’ida Suba’ida Suhaidiyah Suhaidiyah Sukma Umbara Tirta Firdaus Sukma Umbara Tirta Firdaus, Sukma Umbara Tirta Supratman, M. Tauhed Sy, Evha Nazalatus Sa'adiyah Syaiful . Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Syaiful Syaiful Syaiful Syaiful, Syaiful Titin Inayyah Umbara, Sukma Warda Maulidya Widjajanti, Sri Windira Nur Azizah Yanti Linarsih Yunanto, Fredy Zainul Arifin Zuhri, Muhammad Darrin zuhri, Muhammad Darrin