p-Index From 2021 - 2026
9.419
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter KABILAH : Journal of Social Community Kawalu: Journal of Local Culture Journal on Education SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Komposisi LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) INTERAKSI : Jurnal Kependidikan SELL (Scope of English Language Teaching, Linguistics, and Literature) Journal Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat COVIT Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Journal Of Human And Education (JAHE) Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Student Scientific Creativity Journal KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Jurnal Yudistira Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education SELL (Scope of English Language Teaching, Linguistics, and Literature) Journal Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Masyarakat Mandiri: Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial Alamtana Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah Joong-Ki Khalifah : Jurnal Pendidikan Nusantara Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sosial Politik Humaniora Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Jurnal Bebasan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Literasi Hukum Aparatur Desa dalam Tata Kelola Administrasi Desa Larangan Luar Kabupaten Pamekasan Khairul Umam; Achmad Taufik; Ria Kasanova
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v3i1.2797

Abstract

Limited legal literacy among village officials may contribute to disorderly village administration, inconsistent document formats, weak record-keeping, and poor archive traceability, ultimately affecting public service quality. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) aimed to strengthen the legal literacy of village officials in Larangan Luar Village, Pamekasan Regency, to improve orderly and accountable village administrative governance. The program applied a hands-on training model combined with mentoring/document clinics and a pretest–posttest evaluation involving village officials (n = 18). Implementation consisted of three core training sessions and two mentoring sessions over four weeks, focusing on document legality, official correspondence standards, numbering and registers, and basic archive management. Results showed an increase in the average legal literacy score from 54.1 (pretest) to 74.6 (posttest), an improvement of 20.5 points. Beyond knowledge gains, document quality and administrative order improved through the adoption of practical administrative tools developed during the program. Key outputs included a concise module (±22 pages), 10 village administrative document templates, one village administrative SOP, and a simple filing system based on document classification and folder numbering. In conclusion, strengthening village officials’ legal literacy through practice-based training and mentoring effectively supports improvements in village administrative governance and is potentially replicable in other villages in Pamekasan with context-specific adjustments.
MASKULINTAS DALAM TERJEMAHAN BABAD SUMENEP KARYA H. WERDISASTRO Anisa Fajriana Oktasari; M. Tauhed Supratman; Ria Kasanova
Jurnal Bebasan Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v4i2.65

Abstract

Karya sastra adalah karya seni yang indah dan merupakan pemenuhan kebutuhan manusia terhadap naluri keindahan. Karya sastra dapat memberikan penghayatan bersifat penalaran, tetapi pengetahuan itu dapat menjadi hidup dalam karya sastra. Karya sastra memiliki jiwa karena dianyam dengan rasa. Jiwa dalam karya sastra dibentuk dari berbagi karakteritik tokoh-tokohnya. Hal tersebut bisa ditampakkan salah satunya dengan maskulinitas seorang laki-laki, seperti keberanian dalam kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Ramuk dalam terjemahan Babad Sumenep Karya H. Werdisastro. Pemanfaatan hasil penelitian ini secara teoritis bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran maupun referensi dalam pengajaran sastra, sedangkan pemanfaatan secara aplikatif bisa dalam bentuk kegiatan mengidentifikasi karakteristik maskulinitas dalam suatu karya sastra, baik karya sastra yang sifatnya kemaduraan maupun karya sastra yang bersifat umum. Hasil penelitian maskulinitas dalam terjemahan Babad Sumenep Karya H. Werdisastro terdapat kesimpulan meliputi: a). kepemimpinan, (b) kasih sayang, dan (c) perlindungan yang terdiri dari keberanian dan keteguhan hati.
Patriarchy And Women’s Agency In Contemporary Indonesian Novels Featuring Madurese Women Kasanova, Ria; Linarsih, Yanti; Julian, Royyan; Azizah; Nur Azizah, Windira
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i1.2377

Abstract

The representation of women in literature is closely related to the construction of gender ideology and power relations in society. In the context of Madurese culture, the values of family honour and social hierarchy play a significant role in shaping gender relations that tend to be patriarchal. This study examines the representation of patriarchal discourse and the negotiation of Madurese women’s agency in contemporary Indonesian novels. This research employs a qualitative approach using Norman Fairclough’s model of critical discourse analysis. The data consist of three contemporary Indonesian novels featuring Madurese female characters: Damar Kambang by Muna Masyari, Paraban Tuah by Elok Teja Suminar, and Silsilah Duka by Dwi Ratih Ramadhany. The findings indicate that patriarchal discourse is constructed through linguistic choices, cultural symbolism, and social narratives that position women as guardians of family honour and objects of social control within family structures, cultural norms, and broader social relations. However, the novels also depict various forms of women’s agency through self-reflection, symbolic resistance to social stigma, and personal decision-making in response to patriarchal pressures. These findings suggest that contemporary Indonesian novels not only reproduce patriarchal discourse but also create discursive spaces for articulating women’s agency within local cultural contexts.
Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Opini Mahasiswa Fkip Universitas Madura: Analisis Interaksi Di Era Digital Evha Nazalatus Sa'adiyah Sy; Fredy Yunanto; Ria Kasanova
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5037

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran media sosial dalam pembentukan opini di kalangan mahasiswa FKIP Universitas Madura dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Desain penelitian ini dipilih untuk memahami secara mendalam pandangan dan pengalaman mahasiswa terhadap media sosial serta pengaruhnya terhadap opini mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis konten media sosial, dengan fokus pada interaksi mahasiswa di platform seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Temuan menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai arena penting untuk pembentukan opini, di mana mahasiswa terlibat dalam diskusi dan pertukaran informasi yang mempengaruhi pandangan mereka. Interaksi di media sosial, termasuk partisipasi dalam diskusi dan respons terhadap konten, terbukti memperkuat atau mengubah opini mahasiswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi bagaimana konteks digital berbeda dari media tradisional dalam mempengaruhi opini publik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang lebih baik tentang dinamika media sosial dalam konteks pendidikan dan pengembangan kebijakan. Keterbatasan penelitian termasuk keterbatasan sampel dan metodologi yang mungkin tidak mencakup semua aspek penggunaan media sosial. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variasi dalam platform media sosial dan dampaknya terhadap berbagai kelompok demografis.
Peran Human Capital Dalam Mendorong Kemandirian Desa: Kasus Di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Hasbullah, Hasbullah; Aristin, Rini; Kasanova, Ria; Anam, Syaiful; Taufik, Achmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5038

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran human capital dalam mendorong kemandirian Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Human capital, meliputi pendidikan, keterampilan, dan pengalaman masyarakat, dianggap sebagai faktor kunci dalam pembangunan pedesaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber di desa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan human capital secara signifikan berkontribusi terhadap keberhasilan inisiatif pembangunan, seperti pengelolaan koperasi dan program pelatihan keterampilan. Profil human capital yang ada di Desa Padelegan, yang meliputi tingkat pendidikan dan keterampilan yang bervariasi, memberikan landasan yang kuat bagi pembangunan lebih lanjut. Meskipun demikian, tantangan terkait akses pendidikan dan pelatihan lanjutan masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi yang ada. Penelitian ini menyarankan agar kebijakan desa fokus pada peningkatan investasi dalam pendidikan dan pelatihan yang relevan, serta membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan keterampilan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan dan strategi pembangunan desa yang lebih efektif, sambil mengidentifikasi keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam penelitian mendatang
WUJUD PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL SASTRA JENDRA HAYUNINGRAT PANGRUWATING DIYU KARYA AGUS SUNYOTO Fredy Yunanto; Ria Kasanova
KOLONI Vol. 1 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i1.405

Abstract

The educational values that will be discussed in Agus Sunyoto Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu's novel are values that embody the greatness of humanity and are composed in customs, religion, culture, and local wisdom, etc. This study examines 4 (four) values of character education using the literary novel Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu by Agus Sunyoto as a research object. The data collection process consists of identifying, classifying, and qualitatively characterizing the data. The research data is presented as quotations of words, phrases, sentences, clauses, or discourse from the novel Agus Sunyoto Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu. The data is then identified, classified according to the character education environment, and given an interpretive explanation based on the theory used in this study. This research focuses on character education in the form of: 1) religion, 2) friendly/communicative, 3) scientific spirit, and 4) responsibility. In the literary novel Jendra Hayuningrat Pangruwating diyu, character education takes the form of: 1) faith which is reflected in the behavior of the character Sudrun who always tries to open the secret walls of divinity to get closer to God Almighty. 2) Sociable or communicative, shown by Sudrun's personality in building communication with everyone he meets, including teachers, friends, and people who are his students. 3). The character Sudrun shows his love for science by looking for useful information in books, holy books and ancient fairy tales. 4) Sudrun's character shows responsibility by helping individuals in trouble, caring for foundlings, and rescuing dogs that are near death. Keywords: Character education, novel
Facing Moral Crisis: Character Education Strategies for Millennials and Gen Z in Surakarta City Ria Kasanova; Mohammad Rudiyanto; Anri Nofitria
Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/demagogi.v3i2.47

Abstract

The moral crisis plaguing the Millennial and Gen Z generations in Surakarta City shows complexity and escalation that requires serious attention. This article identifies and analyzes the main moral challenges faced by the younger generation, including the increase in bullying cases, the negative impact of social media, and the shift in social values in contemporary society. Through qualitative and quantitative approaches, this study explores the importance of character education as a strategic solution in responding to this crisis. Case studies from several schools in Surakarta show that the implementation of a holistic and integrated character education program can have a significant positive impact. The use of technology in character learning, the implementation of a value-based curriculum, and teacher training and development are the main pillars in this strategy. In addition, active involvement of parents and support from the local community also play an important role in shaping strong character and morals in the younger generation. This article contributes to the theory and practice of character education by highlighting the best practices that can be applied in addressing the moral crisis in Surakarta City. The practical implication is that a joint effort from all education and community stakeholders is needed to maintain the moral integrity of future generations. With the implementation of the right strategy and strong commitment, it is expected to build a solid moral foundation for the Millennial and Gen Z generations, creating a more just, harmonious and ethical society in Surakarta City.
Indigenous Knowledge Dalam Ungkapan Pamali Masyarakat Madura Sebagai Pendidikan Karakter Ridwan Lanya; Abdul Hofar; Zainul Arifin; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8662

Abstract

Penelitian ini mengkaji ungkapan pamali masyarakat Pamekasan Madura sebagai bagian dari tradisi lisan yang tidak hanya berfungsi sebagai larangan normatif, tetapi juga sebagai media transmisi pengetahuan pribumi dan nilai-nilai karakter pendidikan. Kajian sebelumnya cenderung menempatkan pamali pada aspek makna implisit atau fungsi linguistik semata, tanpa mengungkap secara mendalam dimensi pengetahuan lokal dan memungkinkan dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pengetahuan asli dalam ungkapan pamali serta mengidentifikasi fungsinya sebagai media pendidikan karakter dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma etnolinguistik yang menempatkan bahasa sebagai praktik sosial dan budaya. Data berupa ungkapan pamali yang diperoleh dari tuturan lisan, observasi, serta wawancara dengan informan kunci, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan pamali merepresentasikan kearifan lokal yang mencakup aspek sosial, ekonomi, keagamaan, protektif, dan kosmologis yang dikodekan dalam bentuk larangan simbolik. Selain itu, pamali berfungsi sebagai media pendidikan karakter yang membentuk disiplin, kehidupan sosial, dan otonomi moral melalui mekanisme pembiasaan dan internalisasi nilai secara implisit. Penelitian ini menyatakan bahwa ungkapan pamali merupakan sistem kognitif-budaya yang tidak hanya merepresentasikan pengetahuan lokal, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk dan mentransmisikan nilai-nilai karakter dalam masyarakat.
Analisis Wacana Kritis Terhadap Fenomena Teacher-Influencer Di Tiktok Qunita Fatina; Putri Masitoh Amin; Siti Yuliana; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9270

Abstract

Fenomena teacher-influencer di media sosial TikTok menunjukkan adanya perubahan pola komunikasi pendidikan di era digital. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai pendidik formal di ruang kelas, tetapi juga hadir sebagai kreator konten yang aktif membangun komunikasi dengan audiens melalui media sosial. Konten teacher-influencer memadukan unsur pendidikan, hiburan, motivasi, dan pengalaman personal yang dikemas dalam format video pendek sesuai dengan budaya digital TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi guru serta praktik wacana dan ideologi yang muncul dalam fenomena teacher-influencer di TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Data penelitian diperoleh dari lima video teacher-influencer di TikTok yang meliputi caption, transkrip video, hashtag, dan komentar audiens. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital, dokumentasi, serta teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tiga dimensi, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru direpresentasikan sebagai pendidik digital, figur humoris, motivator, serta kreator konten yang adaptif terhadap budaya media sosial. Praktik wacana teacher-influencer dipengaruhi oleh budaya viral, algoritma TikTok, dan logika engagement digital yang mendorong guru membangun personal branding untuk memperoleh visibilitas di media sosial. Selain itu, fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran identitas dan otoritas guru di era digital, di mana guru tidak hanya memperoleh legitimasi melalui institusi pendidikan, tetapi juga melalui popularitas dan interaksi di media sosial.
Pergeseran Pola Kesantunan Berbahasa Antara Guru Dan Siswa Di Ruang Digital Titin Inayyah; Suhaidiyah Suhaidiyah; Nelly Wijayati; Ria Kasanova
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9377

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola komunikasi dalam dunia pendidikan, termasuk komunikasi antara guru dan siswa di grup WhatsApp kelas. Penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi akademik menyebabkan terjadinya perubahan gaya bahasa yang cenderung lebih santai, singkat, dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pergeseran kesantunan berbahasa antara guru dan siswa dalam komunikasi digital di grup WhatsApp kelas berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech serta mengidentifikasi bentuk penggunaan bahasa digital yang memengaruhi perubahan kesantunan dalam interaksi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa percakapan antara guru dan siswa dalam grup WhatsApp kelas yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, penyampaian informasi, dan koordinasi akademik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta teknik simak dan catat. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, analisis deskriptif, dan penarikan kesimpulan berdasarkan prinsip kesantunan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran kesantunan berbahasa, terutama pada maksim penghargaan dan maksim permufakatan. Pergeseran tersebut terlihat melalui penggunaan bahasa santai, candaan spontan, istilah populer digital, bahasa daerah, penggunaan stiker, serta respons nonformal dalam komunikasi akademik. Meskipun demikian, sebagian siswa masih mempertahankan bentuk penghormatan kepada guru melalui penggunaan sapaan hormat dan ungkapan permohonan maaf. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi digital menyebabkan batas formalitas dalam komunikasi akademik menjadi semakin longgar sehingga diperlukan upaya untuk membangun budaya komunikasi digital yang tetap santun dalam lingkungan pendidikan.
Co-Authors Abdiyatus Sholehah Abdul Bari Abdul Bari Abdul Hofar Abdul Malik Achmad Taufik Achmad Taufik Achmarul Fajar Achmarul Fajar Aisah Juli Yanti Alfi - Hasaniyah Alfia Alfia Alfia, Alfia Anis Fajriana Oktasari Anisa Fajriana Oktasari Anri Nofitria Azizah Azizah Azizah Bilqis Mulaika Ema Surahmi Evha Nazalatus Sa'adiyah Sy Fajriana, Anisa Faqih Ali Fetty Nuritasari Fredy Yunanto Fredy Yunanto Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Iis Dahlia Imadoeddin Imadoeddin Irmalia Putri Jannatul Firdaus julian, royyan Junaidi Efendi Junaidi Efendi Junaidi Efendi Khairul Umam Lailiyatut Tamamah Linarsih, Yanti M. Ilham Maulana M. Tauhed Supratman Maisun, Maisun Moh. Fahrur Rozi Moh. Faiqurrohman Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Mohammad Rudiyanto Muhammad Darrin Zuhri Muhammad Darrin Zuhri Muhammad Rudiyanto Muhammad Rudiyanto Nelly Wijayati Nisrochah Hayati Nur Amaliyah Nur Azizah, Windira Nur Syakherul Habibi Nur Syakherul Habibi Oktasari, Anis Fajriana Putri Masitoh Amin Qunita Fatina Raida Hafidati Ramdani, Ahmad Rani Nur Fitrianti Ridwan Lanya Rina Nur Azizah, Rina Nur Rini Aristin Rini Aristin Rini Aristin Rini Aristin, Rini Royyan Julian Rudiyanto, Mohammad Saiful Saiful Salam Bin Suib Sandy Vikki Aryanto Sandy Vikky Arianto Shofiyullahul Kahfi Sholeh Rachmatullah Sholeh Rachmatullah Siti Yuliana Sri Wahyuni Sri Widjajanti Sri Widjajanti Sri Widjajanti Suba’ida Suba’ida Suhaidiyah Suhaidiyah Sukma Umbara Tirta Firdaus Sukma Umbara Tirta Firdaus, Sukma Umbara Tirta Supratman, M. Tauhed Sy, Evha Nazalatus Sa'adiyah Syaiful . Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Anam Syaiful Syaiful Syaiful Syaiful Syaiful, Syaiful Titin Inayyah Umbara, Sukma Warda Maulidya Widjajanti, Sri Yunanto, Fredy Zainul Arifin Zuhri, Muhammad Darrin zuhri, Muhammad Darrin