Claim Missing Document
Check
Articles

Intensifikasi Botanipreneur sebagai Upaya Konservasi Lingkungan pada Siswa Da'watul Khoir Nganjuk Moch. Faizul Huda; Rossanita Truelovin Hadi Putri; Ospa Pea Yuanita Meishanti; Fatikhatun Nikmatus Sholihah; Anggun Wulandari; Rasyadan Taufiq Probojati
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MEI
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v3i1.4562

Abstract

Preserving the environment is a form of love for the environment. Environmental conservation efforts can be carried out through various activities such as botanical exploration and the creation of botanical collections with economic value and their use for economic improvement. The community service activity program is expected to provide knowledge and skills to partners, namely MA Da'watul Khoir, in carrying out botanical exploration techniques and making botanical collections and can increase partner awareness in efforts to preserve the surrounding environment. This service activity also supports conservation measures and efforts to accommodate community needs regarding botanical collections that have economic value. In addition, this service activity also provides knowledge to partners about the introduction of types of trees in the partner school environment that can be used for making botanical collections. This counseling activity contains material on the importance of making botanical collections that have economic value using interactive two-way lecture, discussion and question-and-answer methods. This form of knowledge transfer is not only socialization but also practice. The results obtained from this activity are in the form of an understanding of partners in efforts to explore and conserve botany through the introduction of botanical collections that have economic value.   Menjaga kelestarian lingkungan merupakan salah satu bentuk cinta terhadap lingkungan. Upaya konservasi lingkungan dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti eksplorasi botani dan pembuatan koleksi botani yang bernilai ekonomi serta pemanfaatannya dapat meningkatkan perekonomian. Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra. Mitra yang dituju ialah MA Da’watul Khoir, mitra tersebut diajarkan dalam melakukan teknik eksplorasi botani dan pembuatan koleksi botani agar dapat meningkatkan kesadaran mitra dalam upaya pelestarian lingkungan di sekitar. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan dalam menunjang langkah pelestarian dan upaya mengakomodir kebutuhan masyarakat tentang koleksi botani yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini juga memberikan pengetahuan kepada mitra tentang pengenalan jenis-jenis pohon yang ada di lingkungan sekolah mitra yang dapat digunakan untuk pembuatan koleksi botani. Kegiatan penyuluhan berisi materi tentang pentingnya pembuatan koleksi botani yang bernilai ekonomi menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab yang bersifat interaktif dari dua arah. Bentuk transfer ilmu ini tidak hanya sosialisasi namun juga praktik. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah berupa pemahaman mitra dalam upaya eksplorasi dan konservasi botani melalui pengenalan koleksi botani yang bernilai ekonomi.  
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga sebagai Pupuk Organik kepada Masyarakat Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Andika Putra Setiawan; Satriya Bayu Aji; Rasyadan Taufiq Probojati; Mochammad Saiful Efendi
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MEI
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v3i1.4565

Abstract

This scientific article discusses the implementation of a community service program by Kadiri University, focusing on the utilization of household waste as organic fertilizer in Pojok Village, Kediri City. The main purpose of this program was to enhance the community's knowledge and awareness of the importance of organic fertilizers and the effective methods to produce them from organic waste. The applied methods included education and practical training, which were delivered through face-to-face meetings and online learning, with a particular emphasis on the process of transforming organic waste into environmentally friendly and sustainable liquid organic fertilizer. This training targeted community members who had not previously utilized waste in their environment. The process involved disseminating information, participant selection, and conducting training. The main results showed a significant increase in the knowledge and skills of training participants in managing waste and making liquid organic fertilizer. The evaluation showed that almost all training participants could apply the knowledge and skills obtained during the training in their daily practices. This article concluded that this empowerment program has been successful in the effort to increase community literacy and skills in processing household waste into liquid organic fertilizer. Considering these positive results, the community service team hopes to expand the scope of this program to reach more communities, creating a more economically prosperous community and empowering in abilities and knowledge. It is expected that this will contribute to the reduction in the use of chemical fertilizers and an increase in sustainable daily life practices in the future. Artikel ilmiah ini menjelaskan tentang implementasi program pengabdian masyarakat oleh Universitas Kadiri yang berfokus pada pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik di Kelurahan Pojok, Kota Kediri. Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pupuk organik serta cara efektif membuatnya dari limbah organik. Metode yang diaplikasikan mencakup edukasi dan pelatihan praktis, yang disampaikan melalui pertemuan tatap muka dan pembelajaran daring, dengan fokus khusus pada proses transformasi limbah organik menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pelatihan ini menargetkan masyarakat yang sebelumnya belum memanfaatkan limbah di lingkungan mereka. Proses ini melibatkan penyebaran informasi, seleksi peserta, dan pelaksanaan pelatihan. Hasil utama menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan dalam mengelola limbah dan membuat pupuk organik cair. Evaluasi menunjukkan bahwa hampir semua peserta pelatihan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dalam praktik sehari-hari mereka. Artikel ini menyimpulkan bahwa program pemberdayaan ini telah berhasil dalam upaya meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair. Mengingat hasil positif ini, tim pengabdian masyarakat berharap untuk memperluas cakupan program ini untuk mencapai lebih banyak masyarakat, dengan tujuan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera secara ekonomi dan berdaya dalam kemampuan dan pengetahuan. Diharapkan, ini akan berkontribusi pada pengurangan penggunaan pupuk kimia dan peningkatan praktik kehidupan sehari hari yang berkelanjutan di masa mendatang.
Optimasi Berbagai Jarak Tanam dan Jumlah Tumbuhan Per Lubang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.)) Ahadin Noor; Mariyono Mariyono; Junaidi Junaidi; Rasyadan Taufiq Probojati
JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jintan.v1i2.1783

Abstract

The high consumption of corn (Zea mays L.) requires optimal productivity improvement efforts, one of which is planting spacing patterns. Therefore, this study aimed to optimize the various spacings and quantity per hole of corn plants to increase corn growth and yield (Zea mays L.). The research method used was Randomized Block Design Factorial, where factor 1 consisted of 3 levels (J1: 20 x 60 cm, J2: 20 x 70 cm, J3: 20 x 80 cm) and factor 2 consisted of 3 levels ( B1: 1 seed, B2: 2 seed, B3: 3 seed). Data analysis used analysis of variance to determine the effect of treatment on the experimental parameters. This research showed that the spacing of plants could affect plant diameter 15 days after planting (DAP), 30 DAP, 45 DAP, and 60 DAP. Meanwhile, the combination of treatments that resulted in the best growth and production was found in the 20 x 60 cm spacing with one seed per hole. It is hoped that these results will become a primary reference for further research. Tingginya permintaan jagung (Zea mays L.) diperlukan upaya peningkatan produktivitas yang optimal salah satunya dengan perlakuan pola jarak tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi berbagai jarak tanam dan jumlah tumbuhan perlubang sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman jagung (zea mays L.). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, dimana faktor 1 terdiri dari 3 level (J1: 20 x 60 cm, J2: 20 x 70 cm, J3: 20 x 80 cm) dan faktor 2 terdiri dari 3 taraf (B1: 1 biji, B2: 2 biji, B3: 3 biji). Analisis data menggunakan analaisis ragam untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap parameter yang diamati. Hasil penelitian ini adalah pada perlakuan jarak tanam dapat memengaruhi diameter tanaman pada hari ke 15 HST, 30 HST, 45 HST dan 60 HST. Sedangkan kombinasi perlakuan yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi terbaik terdapat pada parameter jarak tanam 20 x 60 cm dengan jumlah benih 1 perlubang. Diharapkan dari hasil ini akan menjadi acuan dasar untuk penelitian lanjut.  
Optimasi Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan Awal Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Hendri Cahyo Nugroho; Bambang Dwi Moeljanto; Supandji Supandji; Rasyadan Taufiq Probojati
JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jintan.v1i2.1827

Abstract

This study aimed to determine the interaction between the composition of growing media and liquid organic fertilizer (LOF) dose on the initial growth of cocoa seedlings. The research method used was a two-factor Completely Randomized Design (RAL) and three replications. The research implementation consisted of seed preparation, planting media preparation, LOF preparation, planting, observation. Data analysis used analysis of variance to test whether there was an effect of treatment on cacao seed germination at an error rate of 5%. The results showed a significant interaction between the combination of treatment composition of planting media and dose of LOF on the number of leaves aged 14 days after planting (DAP), 21 DAP, and 28 DAP. The best indication presented by the combination of treatment with a mixture of soil composition and chicken manure and a dose of 30 ml per plant of LOF (M2D3 treatment). Treatment of planting media composition showed significant differences in plant height at all ages of observation, the number of leaves at 35 DAP, stem diameter at 28 and 35 DAP, and wet and dry weight per plant at 35 DAP. The dose treatment of LOF showed significant differences in plant height (at the observational age of 14, 21, 28, and 35 DAP), the number of leaves at 35 DAP, stem diameter at 21, 28, and 35 DAP, wet and dry weight per plant at 35 DAP. The best results were shown by the composition of the M2 growing media and the 30 ml per plant (D3) dose of LOF. All the observation parameters separately were the best treatment. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi pengaruh interaksi antara komposisi media tanam dan jumlah dosis pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan awal bibit kakao. Metode penelitian yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor dan 3 ulangan, yaitu faktor pertama terdiri dari komposisi tanam (M) yang terdiri dari 3 perlakuan diulang 3 kali, faktor kedua terdiri dari dosis POC (D) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Pelaksanaan penelitian terdiri dari persiapan benih, persiapan media tanam, persiapan POC, penanaman, pengamatan. Analisis data menggunakan analisis ragam untuk menguji ada tidaknya pengaruh perlakuan terhadap perkecambahan benih kakao pada tingkat kesalahan 5%. Hasil dari penelitian ini adalah terjadi interaksi yang sangat nyata antara kombinasi perlakuan komposisi media tanam dan dosis POC terhadap jumlah daun umur 14 HST; 21 dan 28 HST, ditunjukkan pada kombinasi perlakuan komposisi media tanam campuran tanah dengan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 1:1 dan dosis POC 30 ml per tanaman (perlakuan M2D3).Perlakuan komposisi media tanam terjadi perbedaan nyata terhadap tinggi tanaman pada semua umur pengamatan, jumlah daun pada umur pengamatan 35 HST, diameter batang umur 28 dan 35 HST, berat basah dan kering per tanaman umur 35 HST. Perlakuan dosis POC terjadi perbedaan nyata terhadap tinggi tanaman umur pengamatan 14, 21, 28, dan 35 HST; jumlah daun umur pengamatan 35 HST, diameter batang umur 21, 28, dan 35 HST, berat basah dan kering per tanaman umur 35 HST. Hasil terbaik ditunjukkan oleh perlakuan komposisi media tanam M2(campuran tanah dan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 1:1) dan perlakuan dosis POC 30 ml per tanaman (D3). Hal ini dikarenakan dari semua parameter pengamatan secara terpisah merupakan perlakuan terbaik.
Pengaruh Macam Varietas dan Bobot Umbi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium cepa L.) Iin Nur A'idah; Supandji Supandji; Tjatur Prijo Rahardjo; Rasyadan Taufiq Probojati
JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jintan.v2i1.2211

Abstract

This study was aimed to determine the response of shallot productivity due to the treatment of varieties and tuber weight. The study was conducted using a completely randomized design (CRD) consisting of 2 factors with three replications. The first factor (type) consists of 3 levels, namely Bauji (V1), Title (V2), and Philip (V3). The second factor (tuber weight) consists of 3 levels, namely small size 5 grams (U1), medium size 10 grams (U2), and large size 15 grams (U3). The data obtained were analyzed by a variety test and a further test of the least significant difference (LSD). In the parameters of plant height and number of leaves, there was no interaction between the two factors, but the highest value for each parameter was obtained by treatment U2 (52.96 cm) and V2 (32.66 pieces), respectively. The number of bulbs did not show a positive response between the two treatments. In contrast, the wet and dry weights interacted positively with the maximum results obtained in the V2U2 treatment, respectively, namely 40.66 grams and 10.16 grams. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam varietas dan bobot umbi terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium cepa L.). Penelitian dilakukan menggunakan rancangaan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama (macam varietas) terdiri dari 3 taraf yaitu Bauji (V1), Tajuk (V2), dan Philip (V3). Faktor kedua (bobot umbi) terdiri dari 3 taraf yaitu ukuran kecil 5 gram (U1), ukuran sedang 10 gram (U2), dan ukuran besar 15 gram (U3). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ragam dan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT) 5%. Pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun tidak terjadi interaksi antar kedua faktor namun nilai tertinggi untuk masing masing parameter secara berurut diperoleh oleh perlakuan U2 (52,96 cm) dan V2 (32,66 buah). Jumlah umbi tidak menunjukkan respon positif yang terjadi antara kedua perlakuan , sedangkan pada berat basah dan berat kering terjadi interaksi respon positif dengan hasil maksimum diperoleh perlakuan V2U2 secara berurut yaitu 40,66 gram dan 10,16 gram.
Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays var.saccharata Sturt.) Sri Yunaning; Junaidi Junaidi; Rasyadan Taufiq Probojati
JINTAN : Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jintan.v2i1.2212

Abstract

The growth and quality of sweet corn yields are believed to be influenced by environmental factors of soil fertility. Therefore, fertilization is one of the methods used to increase soil fertility for the growth and yield of sweet corn. Fertilization does not always give effective results as it is influenced by factors, including the correct application rate, method, and timing. This study was objected to determine the interaction effect between the dose of goat manure and the dose of urea fertilizer on the growth and yield of sweet corn plants. The study was conducted on rice fields with Alluvial soil types at the Faculty of Agriculture, Kadiri University, from March to April 2021. The experimental design used in this study was a 3 x 3 factorial randomized block design with 3 replications. Factor 1 was the dose of goat manure (D) consisting of 3 levels, namely D0 : 0 ha, D1: 10 tons/ha = 1.5 kg/plot, D2: 20 tons/ha = 3 kg/plot, while Factor 2 is the dose of urea (U) consisting of 3 levels, namely U1: 100 kg/ha = 15 grams/ plot, U2: 200 kg/ha = 30 gram/plot, U3: 300 kg/ha= 40 gram/plot. The results showed an interaction effect of the treatment dose of goat manure and urea on plant height at 30 days, stem diameter at 15 days and diameter of the cob. The dose treatment of goat manure and urea did not affect plant height at 15, 45 DAP, some leaves at 15, 30, and 45 DAP, stem diameter at 30, and 45 DAP, length of cobs without husks, and weight of cobs without husks. Combining the treatment dose of goat manure 20ton/ha and urea 200 kg/ha resulted in the best growth. Corn production was not affected by dose treatment of goat manure and urea.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh interaksi antara pemberian dosis pupuk kandang kambing dengan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis yang telah dilakukan pada lahan sawah dengan jenis tanah Alluvial di Fakultas Pertanian Universitas Kadiri, dimulai pada bulan Maret hingga April. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3, dengan 3 ulangan. Faktor 1 adalah dosis pupuk kandang kambing (D) terdiri 3 level yaitu D0 : 0 ha, D1 : 10 ton/ha =1,5 kg/petak, D2 : 20 ton/ha = 3 kg/petak. Sedangkan ftor 2 adalah dosis urea (U) terdiri atas 3 level yaitu U1 : 100 kg/ha = 15 gram/petak, U2 : 200 kg/ha = 30 gram/petak, U3 : 300 kg/ha= 40 gram/petak. Hasil penelitan menunjukkan terjadi interaksi pengaruh perlakuan dosis pupuk kandang kambing dan urea terhadap tinggi tanaman umur 30 hari, diameter batang ummur 15 hari dan diameter tongkol tanpa kelobot. Perlakuan dosis pupuk kandang kambing dan urea tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman umur 15, 45 HST, jumlah daun umur 15, 30 dan 45 HST, diameter batang umur 30, dan 45 HST, panjang tongkol tanpa kelobot dan berat tongkol tanpa kelobot. Kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang kambing 20ton/ha dan urea 200 kg/ha menghasilkan perttumbuhan paling baik.Produksi jagung tidak di pengaruhi oleh perlakuan dosis pupuk kandang kambing dan urea
Edukasi Pengolahan Pangan Lokal Berbasis Ubi Jalar di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk Agustia Dwi Pamujiati; Wiwiek Andajani; Nugraheni Hadiyanti; Lailatul Azkiyah; Rasyadan Taufiq Probojati; Nina Lisanty; Ahmad Haris Hasanudin Slamet
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7986

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu jenis pangan lokal yang berpotensi untuk dikembangkan. Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro menjadi salah satu produsen ubi jalar di Kabupaten Nganjuk. Namun pemanfaatan ubi jalar di Kecamatan Sukomoro masih terbatas. Padahal ubi jalar dapat diolah menjadi diversifikasi produk pangan dengan nilai ekonomi tinggi.  Maka dari itu perlu dilakukan edukasi tentang pengolahan pangan lokal berbasis ubi jalar dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang potensi serta pemanfaatan ubi jalar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu tahap preparasi, tahap sosialisasi, tahap pelatihan dan pendampingan serta evaluasi yang dilaksanakan pada bulan April 2022. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga Dusun Gang-gang Malang Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk sebanyak 20 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Peserta mengikuti kegiatan secara runtut dari awal hingga akhir. Peserta kegiatan ini antusias dan memberikan respon positif dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan pangan lokal berbasis ubi. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil evaluasi yang baik. Para peserta mendapatkan nilai rata-rata post test (84,3) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pre test (66,5). Hal ini berarti bahwa transfer ilmu yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilakukan. Sweet potato is one of the local foods. It has the potential to be developed. Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro became one of the sweet potato producers in Kabupaten Nganjuk. However, the utilization of sweet potatoes in Kecamatan Sukomoro is still limited. Even though sweet potatoes can be processed into diversified food products with high economic value, it is necessary to educate about local sweet potato-based food processing to increase public knowledge about the potential and utilization of sweet potatoes. The methods used in this community service are the preparation stage, the socialization stage, and the training and mentoring stage. This community service activity targets the Gang-gang Malang, Sumengko Village, Sukomoro District, Nganjuk, and Regency residents. The results of community service show that community service activities run well and smoothly. Participants took part in the activity coherently from start to finish. Participants in this activity were enthusiastic and responded positively to participating in socialization activities and sweet potato-based local food processing training.
Model MSN Approach dalam Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Abror, M. Daimul; Probojati, Rasyadan Taufiq
Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial
Publisher : Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jmnegara.v7i2.6913

Abstract

This study aims to analyze, describe and interpret the implementation of waste management in Nganjuk Regency with a focus on the perspectives of Mentality-Approach, Systems-Approach, and Networking-Approach. Data collection uses four main instruments including observation, interviews, FGD, and documentation. Data analysis uses an interactive data analysis model developed by Miles, Huberman, and Saldana. The results showed that in the mentality approach aspect aspects of behavior, attitudes and responsibilities of the government apparatus (DLH, District and Kelurahan Government) regarding waste management in the Nganjuk sub-district have led to a caring attitude about the importance of keeping the environment clean, responsible behavior by overseeing and educating the public regarding waste management using the 3R method (reduce, recycle, re-use). Meanwhile, from the side of the residents, various facts were found related to the enactment of this regional regulation on waste management. Whereas the system approach aspect shows the fact that the implementation of the Waste Management policy in Nganjuk District is quite clear in the regulatory aspect referring to the Nganjuk PERDA number 01 of 2015. Meanwhile the networking approach aspect shows the fact that strategic partnerships in the implementation of the waste management policy are seen in the meeting point of interests between the district government through DLH, the sub-district government through the existing sub-districts and the community through the existence of waste banks scattered throughout the villages in the Nganjuk sub-district. Although it has not shown maximum mutualism synergy and symbiosis.
Edukasi Pemanfaatan Kotoran Ternak Menjadi Pupuk Bokashi di Kelurahan Pojok Kota Kediri Provinsi Jawa Timur Probojati, Rasyadan Taufiq; Anshor, Yoyok Zakaria; Pambudi, Achmad Yogi; Hadiyanti, Nugraheni
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v2i2.3479

Abstract

The use of chemical fertilizers in agriculture is still the mainstay of farmers. However, in reality, fertilizer prices are getting higher and unaffordable, causing farmers to find it increasingly difficult. One of the solutions offered by the service team is to use livestock manure in bokashi fertilizer. The service was located in the Pojok Village, Kediri City, East Java Province. The methods include an initial survey, identification of partner problems, socialization and education, training and practice, then monitoring and evaluation. The initial survey results revealed that most residents applied chemical fertilizers in farming and did not know how to use livestock manure as an ingredient for making bokashi fertilizer. Furthermore, the service team conducted socialization and was followed by partners enthusiastically. The partner's response to this training was outstanding and was considered to provide a solution to the farmers. However, further assistance is still needed to apply bokashi fertilizer sustainably. Penggunaan pupuk kimia dalam bidang pertanian saat ini masih menjadi andalan petani, namun dalam kenyataannya harga pupuk yang semakin tinggi dan tidak terjangkau mengakibatkan petani semakin kesulitan. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian adalah memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk bokashi. Lokasi pengabdian dilakukan di Kelurahan Pojok Kota Kediri Provinsi Jawa Timur. Metode yang dilakukan diawali dengan survei awal, identifikasi permasalahan mitra, sosialisasi dan edukasi, pelatihan dan praktik, kemuadian monitoring dan evaluasi. Hasil survei awal diketahui bahwa mayoritas warga masih menggunakan pupuk kimia dalam bertani dan kurangnya pengetahuan petani tentang pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk bokashi. Selanjutnya, sosialisasi yang dilaksankan oleh tim pengabdi direspon sangat baik oleh mitra, terbukti dengan antusias warga yang hadir untuk mengikuti sosialisasi. Respon mitra terhadap pelatihan ini sangat baik dan dianggap memberikan solusi kepada petani. Namun, masih diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk mengaplikasikan pupuk bokashi secara keberlanjutan.
Pembuatan Media Tanam Hidrogel dan Gantungan Kunci Berbasis Alam untuk Meningkatkan Keterampilan Guru TKIT Al Mishbah Jombang Huda, Moch. Faizul; Sholihah, Fatikhatun Nikmatus; Putri, Rossanita Truelovin Hadi; Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Probojati, Rasyadan Taufiq
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): MEI
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v4i1.5589

Abstract

Nature (Biotic and Abiotic) is one of the leading learning themes at TKIT Al Mishbah. This activity was carried out in one of the classes, namely the nature centre. During learning, the teacher invites students to do outdoor activities to teach them about Biotic and Abiotic components. This learning process makes it difficult for teachers because the school environment is small and requires more creative learning methods, including hydrogel planting media and key chains. This service aims to train TKIT Al Mishbah teachers to practice skills in making easy and exciting media for Kindergarten students, making it easier for teachers to explain biotic and abiotic concepts. The method used was guided training and tutorials. Providing tutorials for making hydrogel planting media and key chains. After that, the teacher will do it through a guided tutorial. The media comprises biotic materials (spider plan plants and Japanese grass) and abiotic (stones, sand, compost). Through this service, teacher skills increase due to participants' interest in hydrogel planting media and key chains becoming a business opportunity for kindergarten teachers. This service aims to solve problems faced by teachers related to biotic and abiotic themes so that students can compare theories with the natural surroundings.Tema Alam (Biotik dan Abiotik) menjadi salah satu tema utama pembelajaran di TKIT Al Mishbah. Kegiatan ini dilakukan di salah satu kelas yaitu sentra alam. Selama pembelajaran, guru mengajak siswa melakukan aktivitas di luar ruangan dengan tujuan untuk mengajarkan mereka tentang komponen Biotik dan Abiotik. Proses pembelajaran ini menyulitkan guru karena kecilnya lingkungan sekolah sehingga memerlukan metode pembelajaran yang lebih kreatif, salah satunya melalui media tanam hidrogel dan gantungan kunci. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih para guru TKIT Al Mishbah melatih keterampilan dalam pembuatan media yang mudah dan menatik bagi siswa TK sehingga memudahkan guru dalam menjelaskan konsep biotik dan abiotik. Metode yang digunakan yaitu dalam bentuk pelatihan dan tutorial terbimbing. Pemberian tutorial pembuatan media tanam hidrogel dan gantungan kunci. Setelah itu, guru akan melakukannya melalui tutorial terbimbing. Pembuatan media tersebut terdiri dari bahan biotik (tanaman spiderplan dan rumput jepang) dan abiotik (batu-batuan, pasir, kompos). Melalui pengabdian ini, keterampilan guru meningkat karena minat peserta terhadap media tanam hidrogel dan gantungan kunci serta menjadi peluang usaha bagi guru TK. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi guru terkait dengan tema biotik dan abiotik sehingga siswa dapat membandingkan teori dengan alam sekitar.
Co-Authors Abror, M. Daimul Achmad Masykur Ghazali Achmad Yogi Pambudi Adi Sofyan Ansori, Muhammad Agustia Dwi Pamujiati Agustia Dwi Pamujiati Agustia Dwi Pamujiati Ahadin Noor Ahmad Affan Ali Murtadlo Ahmad Haris Hasanuddin Slamet Aisyah Hadi Ramadani Alvida Mustika Rukmi Amaq Fadholly Andreas Zulkarnain Anggun Wulandari Anindita, Devina Cinantya Anshor, Yoyok Zakaria Arif Nur Muhammad Ansori Azkiyah, Lailatul Bambang Dwi Moeljanto Daimul Abror Daniel Happy Putra David Fajar Setyawan Dharmawan, Muhammad Alsyifaa Dhea Kharisma, Viol Dhony Hermanto Dian, Farida Aryani Didik Wahyudi Dings, Tim Godefridus Antonius Djoko Rahardjo Edy Kustiani Fahas, Exzanidan Fatikhatun Nikmatus Sholihah Firdausi, Muhammad Riza Firmansyah, Edo Prastiko Fredi Hadiyanti, Nugraheni Hadiyati, Nugraheni Hendri Cahyo Nugroho Hendy Hikam, Agus Mohammad Iin Nur A'idah Imam Mukhlash Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kharisma, Viol Dhea Lia Hapsari Lia Hapsari Liya Agustina, Liya M. Daimul Abror Mariyono Mariyono Masyhuri, Aga Adi MOCH. FAIZUL HUDA Mochammad Saiful Efendi Mohammad Iqbal Mohammad Isa Irawan Mufiana Alfatin Mufiana Alfatin Muhammad Riza Firdausi muharram, Muhammad Murtadlo, Ahmad Affan Ali Nareswari, Aptika Hana Prastiwi Nata, Candra Dwi Nina Lisanty Nugraheni Hadiyanti Nugraheni Hadiyanti Nugraheni Hadiyanti Nugraheni Hadiyanti Nurul Hidayat Nurul Ismillayli Nurul Jadid Mubarokati Ospa Pea Yuanita Meishanti Pamungkas, Kharisma Satria Prayoga, Reksa Nanda Putri, Rossanita Truelovin Hadi Rahadian Zainul Reksa Nanda Prayoga Rochmad Krissanjaya Rossanita Truelovin Hadi Putri Rukmini, Meme Ryan Edy Saputra Santoso, Yusuf Saptorini Saptorini, Saptorini Satriya Bayu Aji Satriya Bayu Aji, Satriya Bayu savitri, Lisa Setiawan, Andika Putra Sri Yunaning Subarkah, Minal Kholik Prima Supandji Supandji Supandji Supandji Supandji, Supandji Susi Ratnawati Tacharina, Martia Rani Tamam, Muhammad Badrut Tjatur Prijo Rahardjo Tjatur Prijo Rahardjo Turista, Dora Dayu Rahma Tutut Dwi Sutiknjo Ullah, Md. Emdad Viol Dhea Kharisma Wardatul Chamro’ Wicaksono, Adhityo Widi Artini Widyananda, Muhammad Hermawan Winata, Brama Sukma WIWIEK ANDAJANI Yulanda Antonius Yusuf, Taufan Achmad Gozali