p-Index From 2021 - 2026
11.485
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Indonesian Journal of Educational Studies Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASA DAN SASTRA Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Mozaik Humaniora JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) KEMBARA JURNAL KONFIKS PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmu Budaya Kandai Jurnal Pelita PAUD Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Humaniora JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Jurnal Dedikasi Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Sinestesia Kafa’ah: Journal of Gender Studies Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Indonesian Journal of Social and Educational Studies DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Bidik : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Pelita PAUD V-Machine: Vocational and Mechanical Community Service Journal (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

BAHASA PROKEM DAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Juanda Juanda
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v8i1.510

Abstract

Abstract: Slang language and the learning of  Indonesian. This study aimed to describe slang language and its influence on the Indonesian language. The data was collected through interviews, records, stimulating-writing,, and introspection. The source of the data was the conversation of the teenagers especially those who lived in Rawamangun eastern part of Jakarta. The results showed that the slang language produced by teenagers, were in the form of vocabularies of : acronyms, abbreviations, replacements of phonemes at the beginning of the second or third syllable, English terms, terms of reference, and flipping spoken word. The structure of the slang language were in the form of words that have formed in a simple, short, methatesis, and English term, words that have been formed in complex formation, and also words that have been formed in unclear way. While the  pattern of meaning of slang language is based on : figure of speech, irony, euphemisms, and methapores. Abstrak: Bahasa Prokem dan Pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan men-deskripsikan bahasa prokem dan pengaruhnya terhadap bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, rekam, pancing, catat, dan instrospeksi. Hasil penelitian menun-jukkan percakapan remaja yang berdomisili di Kota Jakarta, khususnya remaja yang ada di Jakarta Timur, Rawamangun kosakata bahasa prokem berupa: akronim, singkatan, penggantian fonem pada awal suku kata kedua/ketiga, bahasa Inggris, istilah acuan, dan membalik kata. Struktur ba-hasa prokem  berupa kata yang menga-lami bentukan secara sederhana, singkatan, metatesis, isti-lah bahasa Inggris, kata yang mengalami bentukan kom-pleks, dan kata yang tidak jelas proses pembentukannya. Pola makna bahasa prokem berdasarkan majas: ironi, eufe-misme, dan metafora. Kata kunci: bahasa prokem, struktur, dan makna
Wacana Percakapan Mappitu Etnis Bugis Wajo Sulawesi Selatan, Indonesia Pendekatan Etnografi Komunikasi Juanda Juanda; Azis Azis
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): VOLUME 3 NUMBER 2 SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.663 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i2.725

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tergerusnya budaya lokal. Mappitu sebagai proses mengundang tamu kehormatan tujuh hari sebelum acara pernikahan dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian prosesi pernikahan pada suku Bugis. Tujuan penelitian ini menganalisis bentuk dan isi percakapan mappitu etnis Bugis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diambil dari dialog lisan  tuturan masyarakat Bugis di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan  dengan  menggunakan metode observasi partisipan. Pengambilan data dengan teknik perekaman. Selanjutnya data dianalisis berdasarkan pendekatan etnografi komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk tuturan dalam  undangan mappitu berbentuk frosen. Pada undangan pihak yang mengundang saja yang menggunakan bahasa genre undangan  mappitu, frozen dengan menggunakan pakaian adat. Pihak yang diundang menggunakan percakapan sehari-hari. Genre mappitu adalah dialog  lisan. Undangan mappitu dalam penelitian ini mencapai hasil yang diharapkan karena tamu kehormatan yang diundang secara mappitu menghadiri pesta pernikahan. Mappitu memiliki unsur: Setting: bola arung ’rumah bangsawan’ partisipan tujuh orang berpakaian adat dan seorang tuan rumah, ends: mengudang, act: mappacci, akad nikah, dan maparola, key: formal, norma: sipakatau, dan genre: mappitu.
FENOMENA EKSPLOITASI LINGKUNGANDALAM CERPEN KORAN MINGGU INDONESIA PENDEKATAN EKOKRITIK Juanda Juanda
AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2018): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 2 Nomor 2, Desember
Publisher : Indonesian Language and Literature Education Study Program and LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.871 KB) | DOI: 10.21009/AKSIS.020203

Abstract

Environmental damage on earth is at a critical level. Climate change, disaster, pollution, and animal hunting continue to occur without realizing that humans are part of their lives. The purpose of this research, first, is to explore the form of imagination of Indonesian story writer with the theme of environment. Second, to analyze the ecocritical element that is reflected by the author through short story weekly newspaper in Indonesia. This study used descriptive qualitative method. The approach this research used is Garrard's ecocritical approach. The data source consists of three short stories, namely, "In the Seine Lamenting of Citarum Rivers", Go to the Hill, and Leaves, Trees and Petrichor. Data analysis begins by marking words, phrases, clauses, and sentences that have the focus of environmental exploitation. The results showed in short story weekly newspaper, Indonesia the author reflects the environmental phenomenon that includes water pollution, forest destruction, natural disaster in the form of landscapes in the hills of gold mines. Exploitation of nature that brings casualties. Environmental phenomena contained in the short story focuses on pollution, wilderness, natural disasters, settlements, animals, and the earth. Keywords: ecocritism, short story, environmental exploitation Abstrak Kerusakan lingkungan di bumi berada pada tingkat yang kritis. Perubahan iklim, bencana, polusi, dan perburuan hewan terus terjadi tanpa disadari bahwa manusia sebagai bagian daripada kehidupan mereka. Tujuan dalam penelitian ini, pertama, mengeksplorasi bentuk pengimajian pengarang cerpen Indonesia yang bertemakan lingkungan. Kedua, menganalisis unsur ekokritik yang direfleksikan pengarang melalui cerpen Koran Minggu Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.pendekatanyang digunakan adalah pendekatan ekokritik Garrard. Sumber data terdiri atas tiga cerpen, yakni, “Di Seine Meratapi Citarum”, Pergi ke Bukit, dan Daun, Pohon dan Petrichor. Analisis data dimulai dengan menandai kata, frasa, klausa, dan kalimat yang memiliki fokus eksploitasilingkungan. Hasilpenelitian menunjukkan dalam cerpen Koran Mingguan Indonesia, pengarang merefleksikan fenomena lingkungan yang meliputi pencemaran air, perusakan hutan, bencana alam berupa longsor di bukit tambang emas. Eksploitasi alam yang membawa korban jiwa. Fenomena lingkungan yang terdapat dalam cerpen tersebut berfokus padapolusi, hutan belantara, bencana alam, pemukiman, hewan, dan bumi. Kata kunci: ekokritik, cerpen,eksploitasi lingkungan.
Application of Character Education Values in Early Childhood Through Online Fables Iswandi Afandi; Juanda Juanda
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2020): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 4 Nomor 1, Juni 2020
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.703 KB) | DOI: 10.21009/AKSIS.040108

Abstract

The purpose of this study is to describe the types of characters contained in online fables with children's literary approaches and character education. Research methods, namely descriptive qualitative with content analysis techniques. Data analysis was performed using content analysis and descriptive techniques. Data collection is based on literature. The data source, which is 5 fables with the character education theme, is downloaded online via the web https://dongengceritarakyat.com/. The types of characters found are described in detail according to the quotations found in the fable. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, concluding, and verification of research results. The results of the study found seven-character values ​​as follows: (1) fable Crocodile and Singer Bird found polite and friendly characters; (2) Arrogant fable leaves are found to be humble and environmentally conscious characters; (3) the Young Mouse fable is found to be a character of curiosity; (4) fable Herders and Wild Goats found fair characters; and (5) the fable of contention of bees and wasps found wise character. Abstrak Iswan Afandi & Juanda; Application of Character Education ... Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis karakter yang terdapat dalam fabelonline dengan pendekatan sastra anak dan pendidikan karakter. Metode penelitian, yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan teknik deskriptif. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan kepustakaan. Sumber data, yaitu5fabelbertema pendidikan karakterdi unduh secara online melalui web https://dongengceritarakyat.com/. Jenis karakter yang ditemukan dideskripsikan secara terperinci sesuai dengan kutipan yang ditemukan dalam fabel. Analisis data dilakukan melalui tahapanreduksi data, penyajian data, pengambilan simpulan, dan verifikasi hasil penelitian. Hasil penelitian ditemukan tujuh nilai karakter sebagai berikut: (1) fabelBuaya dan Burung Penyanyiditemukan karakter sopan dan bersahabat; (2) fabelDaun yang Sombongditemukan karakter rendah hati dan peduli lingkungan; (3) fabel Tikus Muda ditemukan karakter rasa ingin tahu; (4) fabel Penggembala dan Kambing Liar ditemukan karakter adil; dan (5) fabelPertengkaran Lebah dan Tawon ditemukan karakter bijaksana. Kata kunci: sastra anak, fabel, nilai karakter
Muatan Kearifan Lokal Cerpen Indonesia Sulastriningsih Djumingin; Juanda Juanda; Azis Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1346

Abstract

Penelitian ini memiliki keunggulan karena dapat diajdikan sebagai acuan dalam pembinaan karakter manusia di perguruan tinggi. Desain penelitian yang menggambarkan penelitian secara objektif. Peneliti mengamati secara mendalam dan melakukan analisis guna menemukan muatan kearifan lokal dan pendidikan karakter dalam cerpen Indonesia. Pengumpulan data referensi yang relevan dengan objek peneliti, memilah dan mengkategorisasikan data yang ditemukan, mengolah data, dan selanjutnya menyajikan data secara objektif. Hasil penelitian yaitu: Kemampuan mahasiswa dalam jenis muatan kearifan lokal yang terdapat dalam cerpen Indonesia adalah sebahagai berikut: Jenis budaya: tinggi 55 (34,38%), sedang 45 (28,13%), dan rendah 60 (37,5%), jenis norma: tinggi 60 (37,5%), sedang 45 (28,13%), dan rendah 55 (34,38%), jenis etika: tinggi 55 (34,38%), sedang 50 (31,25%%) dan rendah 55 (34,38%), jenis kepercayaan: tinggi 65 (41%), sedang 45 (28%), dan rendah 50 (31%), jenis adat istiadat: tinggi 50 (31,25%) sedang 60 (37,5%%) dan rendah 50 (31,25). jenis karakter rasa ingi tahu mencapai tinggi 100 (62,5%), sedang 40 (25%), dan rendah 20 (12,5%), jenis karakter senagat kebangsaan mencapai tinggi 70 (43,75%), sedang 60 (37,5%), dan rendah 30 (18,75%), jenis karakter cinta tanah air mencapai tinggi 60 (37,5%), sedang 50 (31,25%), dan rendah 50 (31,25%), , dan rendah 50 (31,25%), jenis karakter menghargai prestasi mencapai tinggi 70 (43,75%0, sedang 50 (31,25%), dan rendah 40 (25%). jenis karakter bersahabat mencapai tinggi 100 (62,5%), sedang 30 (18,75%), dan rendah 30 (18,75%), jenis karakter cinta damai mencapai 60 (37,5%), sedang 50 (31,25%), dan redah 50 (31,25%), jenis karakter gemar membaca mencapai tinggi 150 (93,75%), sedang 10 ( 6,25), jenis karakter peduli lingkungan mencapai tinggi 150 (93,75%), sedang 10 (6,25%), jenis karakter peduli social mencapa itinggi 150 (93,75%) sedang 10 (6,25%), dan jenis karakter tanggung jawab mencapai tinggi 100 (100%), sedang sedang dan rendah 0 (0%).
Gender Phenomenon in Short Story by Fanny J. Poyk in Media on Line, Indonesia Juanda Juanda
Kafa`ah: Journal of Gender Studies Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jk.v8i2.216

Abstract

This study discuss contemporary feminist genres and innovative techniques PoyK and social issues, traditional and modern culture of women in the short story. Analysis of descriptive  data through library data, relevant research journal articles, online newspapers, short story Fanny J. Poyk "Mince Woman from Notes," Kompas, December 3, 2017; "Belis is Dowry" Kompas January 10, 2016; and "One Day in Metromini" Republika November 12, 2017. Analysis of data on the search for Poyk feminism and social, traditional and modern cultural issues concerning women.The results this research show that the feminist genre in Poyk's imagery in his short story is radical feminism. Feminist movement that rejects parthiarchy. Mince out of the house and earn a living independently. Women have not been sold properly in households and the public sphere. From a cultural point of view there has been a throwback in the culture of marriage in NTT in deciding the wedding dowies 'Belis' have taken place in these modern times. Things that need to be paid attention to economies that demand others can live frugally and practically. Poyk’s short story through characterization reflects the phenomenon of women who have gender inequality in terms of marginalization, subordination, stereotype, violence, and double burden.
Representasi Alam dan Manusia dalam Novel Anak-Anak Pangaro Karya Nur Urnoto El Banbary (Tinjauan Ekokritik) Helmiani Helmiani; Juanda Juanda; Suarni Syam Saguni
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 2, No 2 (2021): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.23 KB) | DOI: 10.26858/ijses.v2i2.23185

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang lingkungan berdasarkan kajian ekokritik Garrard. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Anak-Anak Pangaro Nun Urnoto El-Banbary menunjukkan kepedulian penulis terhadap lingkungan yang dituangkan dalam setiap dialog yang terdapat dalam novel. Ekokritik dalam novel Anak-Anak Pangaro ini direpresentasikan menonjol dengan menampilkan perusakan hutan, pencemaran lingkungan dan penggalian pasir di laut. Hasil penelitian ini menelusuri perkembangan gerakan dan eksplorasi konsep-konsep yang terkait tentang ekokritik, menurut garrad sebagai berikut: (a) pencemaran (pollution), (b) hutan belantara (wilderness), (c) bencana (apocalypse), (d) perumahan/tempat tinggal (dwelling), (e) binatang (animals), dan (f) bumi (earth). Kata Kunci: Representasi, lingkungan, ekokritik, novel
Ikonis Budaya dalam Novel Tiba Sebelum Berangkat Karya Faisal Oddang ( Tinjauan Semiotika Charles Sanders Pierce) Rismawati Rismawati; Muhammad Rapi; Juanda Juanda
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 2, No 2 (2021): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.46 KB) | DOI: 10.26858/ijses.v2i2.23339

Abstract

Abstract. This study aims to describe the cultural aspects in terms of symbols in Faisal Oddang's Tiba Before Berangkat novel with a study of the semiotic theory of Charles Sanders Pierce. This research is a descriptive qualitative research type. The data source for this research is the novel Arrive Before Departure by Faisal Oddang published by PT Gramedia, Jakarta in 2018 with a thickness of 216 pages. The data of this research are quotations containing cultural aspects in terms of symbols obtained from the novel Tiba Before Berangkat by Faisal Oddang based on a review of Charles Sanders Pierce's semiotic theory which consists of 3 signs. The data were collected using library techniques and analyzed by following the reduction steps, including presenting the data, concluding and verifying the data. The results showed that the cultural aspect in terms of symbols is contained in Faisal Oddang's novel Tiba Before Berangkat. Keywords: Culture, Icon, Novel.
WhatsApp Application in Texts Agricultural for Students of Universitas Negeri Makassar: analysis litotes Azis Azis; Juanda Juanda; Asri Ismail
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 25, No 1 (2022): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v25i1.33570

Abstract

Abstract. Abstract. This research has an impact on the field of language, especially scientific development in the structure of the figure of speech as part of semantics. The research problem is how is the basis of the structure of agricultural text-based litotes for students at the Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar. This research is different from the others because its main point is the base of the litotes structure with an emphasis on agricultural texts with whatsapp application. The content analysis method is used to reveal the data. The research sample was 120 students with data in the form of words and phrases in agricultural texts. The findings are that the root of the litotes structure in the form of nouns (11%), numerals (5%), adverbs (47%), adjectives (37%) have an unstable position in the text. Including noun phrases (20%), numerals phrases (10%), adjective phrases (70%) sometimes appear sequentially and especially the structure of adjective phrases occupies the smallest scope; the role as action (40%), experience (40%), luck (20%) in the text there is an imbalance.
FABEL ONLINE SEBAGAI SARANA EDUKASI BAGI ANAK (ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER) iswan afandi
Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.114 KB) | DOI: 10.36869/pjhpish.v5i2.38

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam fabel online. Penelitian ini menggunakan pendekatan sastra anak dan pendidikan karakter. Metode yang dipakai dalam penelitian, yakni kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Teknik pengumpulan data yakni berdasarkan kepustakaan. Analisis data berdasarkan analisis deskriptif dan teknik analisis isi. Sumber data dalam penelitian, yaitu fabel bertema pendidikan karakter yang diunduh melalui web penuliscilik.com/. Nilai karakter diuraikan secara terperinci sesuai dengan kutipan yang terdapat dalam teks fabel. Analisis data melalui tahapan pereduksian data, penyajian, pengambilan simpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian ditemukan 10 nilai karakter dalam tujuh fabel di antaranya: (a) fabel Buaya yang Serakah, yakni karakter banyak akal/cerdas; (b) Anak Beruang sakit Gigi, yakni karakter religius dan disiplin; (c) Anak Bebek Buruk Rupa , yakni karakter mandiri dan bersahabat/komunikatif, (d) Ikan dan Burung, yakni karakter peduli lingkungan, (e) Kancil, yakni bijaksana; (f) Kepiting Merah dan Tipu Muslihat Bangau, yakni karakter rasa ingin tahu; (g) Keputusan Sang Raja Rimba, yakni karakter cinta tanah air, bijaksana dan visioner.
Co-Authors A. Muhammad Irfan Adi Rukma Adi Ady Rukma Adytha Yudistira Afandi, Iswan afandi, iswan Ainun Mutmainnah AJ., Andi Agussalim Alkhaerat, Mutia Ambo Dalle Andi Nurul Fitriani Andi Sahtiani Jahrir Andi Ulpa Asriani Anita Candra Dewi Anshari Anshari Ariska Pujarsa Arlin Arlin Ashar Pramono Ashar Asis Nojeng Aslan Abidin Asri Ismail Astriyanti Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis, Azis Aziz Baso Riadi Husda Darmawati Elvira Sirenden Fadhlur Rahman Faisal Faisal Fauziah Nurul Islamiah Ferdinandus Siki Fiskia Rera Baharuddin Fitrah Asma Darmawan Hadryanti Hajrah Hajrah Hamza Nur Helmiani Helmiani Hera Fasirah Heryani Heryani Hukmi, Arif Indrijawati, Aini Inka Indiarti Ismail Aqsa Iswan Afandi Johar Amir Jufri, Jufri Julianti Julianti Karmila Indah Hasin Korompot, Chairil Anwar Kusumawati, Andi Lenny Nofriyani Adam M, St Rosmawati Mahmudah Mahmudah Mantasiah Mantasiah Mantasiah Maya Intan Metropoly M.J. Liubana Mildawati Mildawati Mudaksir Mudaksir Muhammad Ashar Kadir Muhammad Fadel Rachman Muhammad Haristo Rahman Muhammad Rapi Muhammad Rapi Muhsin Z Muhsin Muhsin Z. Munirah Munirah Mutia Alkhaerat Nensilianti Nensilianti Nur Fajriani R Nur Handayani Nur Hikma Nur Iyam Nur Pratiwi Arsaf Nurhalisa Nurhijrahtul Jannah Nurlaela Nurlaela Nurlatifah Khairiyah Oktabelti Limba Pramono, Ashar R., Mantasiah Rahmawati Rahmawati Ramly Ramly Rapitang Rapitang Rasyid, A. Ramli Reskiana Riska, Muhammad Riskayanti Riskayanti Riskayanti Rismawati Rismawati Rizkyana Najir Rostan Rostan Rusci Lestari Syam Sadriah Sadriah Sakina Fitri Salam Sindi Sindi Soenandar Pritojosoa Sri Wahyuni.M St. Fatimah Suarni Syam Saguni Suarni Syam Saguni Sulastriningsih Djumingin Sunaely Sunarti Sunarti Sundari Syahriaty Syahriaty Syarah Syafiqah Usman Pahar Usman Usman Utari Purwaningsi Utari Purwaningsi Wahyuni Ramadhani Yuni Pailing Yusrin Yusrin Zul Fitrah Ramadhan