Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : JURNAL GALUNG TROPIKA

KERAGAMAN STOMATA DAUN KOPI PADA BERBAGAI POHON PENAUNG SISTEM AGROFORESTRI Suherman Suherman; Edi Kurniawan
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.898 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v4i1.7

Abstract

APLIKASI MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill) Suherman Suherman; Iradhatullah Rahim; Akhsan Akib
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.197 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v1i1.29

Abstract

Pertambahan penduduk mengakibatkan pertumbuhan industri menggunakan kedelai turut meningkat, namun tidak diikuti oleh peningkatan produktivitas kedelai sehingga impor kedelai masih dibutuhkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis mikoriza vesikular arbuskular terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) sebanyak tiga kelompok, perlakuan mikoriza terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa Mikoriza sebagai kontrol, 4 g.tan-1, dan 8 g.tan-1 yang dilanjutkan dengan uji BNT jika perlakuan berpengaruh nyata. Hasil percobaan menunjukkan tinggi tanaman, ILD, LAN, LTR dan berat biji tidak berpengaruh nyata, sedang jumlah daun berbeda nyata pada ?=0.05.
DINAMIKA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI BIOETANOL DAN DOSIS MIKORIZA Suherman Suherman; Iradhatullah Rahim; Muh. Akhsan Akib; Marlina Mustafa; Sitti Halimah Larekeng
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.046 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v2i3.54

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bioetanol dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan ulangan sebanyak tiga kali, perlakuan pertama adalah bioetanol yang terdiri dari tiga taraf konsentrasi, yaitu 0% (kontrol), 10%, dan 20%. Sedangkan perlakuan kedua adalah mikoriza yang terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa Mikoriza, 4 g.tan-1, dan 8 g.tan-1 yang dilanjutkan dengan uji duncan jika perlakuan berpengaruh nyata. Hasil percobaan menunjukkan tinggi tanaman tertinggi diperoleh dari perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Analisis ragam jumlah daun berbeda nyata (?=0.05) terhadap interaksi bioetanol dan mikoriza umur 14 hst. Pengamatan ILD diperoleh nilai tertinggi umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1, sedang nilai tertinggi LAN umur 43 hst pada perlakuan kontrol, dan nilai tertinggi LTR umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Hasil produksi tertinggi diperoleh pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1.
ANALISIS KETERSEDIAAN NITROGEN PADA LAHAN AGROFORESTRI KOPI DENGAN BERBAGAI POHON PENAUNG Harsani Harsani; Suherman Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.118 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i1.136

Abstract

PENGGUNAAN KLON ENTRES SAMBUNG PUCUK DENGAN LAMA PERENDAMAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERSENTASE DAN TINGGI TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) Safri Safri; Yunarti Yunarti; Iradhatullah Rahim; Suherman Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.227 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v7i2.364

Abstract

Kakao menjadi komoditi ekspor Indonesia, namun belakangan ini mengalami penurunan produksi. Salah satu bentuk peningkatan produksi adalah peremajaan dengan sambung pucuk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat keberhasilan dan pertumbuhan tanaman sambung pucuk menggunakan hormon tumbuh alami air kelapa muda pada berbagai klon entris kakao. Metode yang digunakan adalah faktorial dengan rancangan dasar acak kelompok, terdiri dari waktu perendaman air kelapa muda (0, 1, 2, dan 3 jam), serta entri kakao (Sulawesi 1, Sulawesi 2, dan ICCRI 04). Parameter yang diamatai adalah persentase keberhasilan dan tinggi tanaman. Interaksi antar perlakuan lama perendaman hormon tumbuh air kelapa muda dengan berbagai entris tidak berpengaruh nyata terhadap persentase keberhasilan dan tinggi tanaman bibit kakao, tetapi berpengaruh nyata terhadap masing-masing perlakuan. Persentase keberhasilan sambung pucuk dan tinggi tanaman yang terbaik diperoleh pada perendaman 3 jam. Persentase keberhasilan dan tinggi tanaman yang terbaik pada lama perendaman 3 jam dan klon entris Sulawesi 1.
Eksplorasi Bakteri Pendegradasi Timbal Pada Tanah Tercemar Air Lindi dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Perkotaan F Fatmawati; Muhammad Ammar; S Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v10i1.719

Abstract

Waste containing heavy metals is an environmental issue and is a concern of many parties. Heavy metal ions/compounds come from various activities such as the metal production industry, metal plating, mining operations, and leather tanning. Metal waste is one type of inorganic waste that we often encounter in Final Processing Sites due to the continuous accumulation of waste and produce pollutants in the form of leachate. Leachate has the potential to contaminate groundwater. This study aims to explore and identify morphologically bacteria obtained from soil contaminated with leachate and can degrade hazardous and toxic materials on waste containing heavy metals. Soil samples were taken from the landfill soil at TPA Tamangapa, Makassar, taken as a composite sample, while the bacterial isolation used the steak plate method. The research stages included bacterial cultivation, morphological tests, and calculating the number of colonies using the Total Plate Count (TPC) method. The results showed that 10 pure bacterial isolates could grow on NA media enriched with 5ppm lead metal.
Tekstur Tanah dan Respons Tanaman Tanaman Tomat pada Lahan Masam Diaplikasi Asam Humat dari Sari Kulit Buah Kakao Iradhatullah Rahim; M Maharani; H Harsani; S Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v10i3.871

Abstract

Acidic land is underutilized as agricultural land because of its lack of nutrients and minimal water content. At the same time, acid land is widespread in Indonesia. This study aimed to determine the soil texture and response of tomato plants after applying manure and humic acid from cocoa pod extract. Humic acid was extracted from cocoa pod skin compost using the Tan method, while soil texture was measured using the pipette method. The experimental design used was a randomized block design with 3 treatments of giving organic matter to acid soil, including untreated acid soil, acid soil + manure, and acid soil + manure + humic acid. The results showed that acid soil + manure treatment could reduce the sand fraction up to 53%. In addition, there was an increase in values for all growth and production parameters of tomato plants, including plant height, number of leaves, and tomato fruit weight in acid soil. The addition of manure + humic acid to acid soil can also increase tomato plants' wet weight, dry weight, and root volume.
Tekstur Tanah dan Respons Tanaman Tanaman Tomat pada Lahan Masam Diaplikasi Asam Humat dari Sari Kulit Buah Kakao Iradhatullah Rahim; M Maharani; H Harsani; S Suherman
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v10i3.871

Abstract

Acidic land is underutilized as agricultural land because of its lack of nutrients and minimal water content. At the same time, acid land is widespread in Indonesia. This study aimed to determine the soil texture and response of tomato plants after applying manure and humic acid from cocoa pod extract. Humic acid was extracted from cocoa pod skin compost using the Tan method, while soil texture was measured using the pipette method. The experimental design used was a randomized block design with 3 treatments of giving organic matter to acid soil, including untreated acid soil, acid soil + manure, and acid soil + manure + humic acid. The results showed that acid soil + manure treatment could reduce the sand fraction up to 53%. In addition, there was an increase in values for all growth and production parameters of tomato plants, including plant height, number of leaves, and tomato fruit weight in acid soil. The addition of manure + humic acid to acid soil can also increase tomato plants' wet weight, dry weight, and root volume.
Penambahan Cendawan Pleurotus sp Pada Biochar Sekam Padi dan Tongkol Jagung untuk Stimulator di Lahan Berpasir Rahim, Iradhatullah; Rusli, Rini; Ambar, Abdul Azis; Sukmawati, S; Suherman, S
Jurnal Galung Tropika Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v12i1.1059

Abstract

Soybean is a protein source that is quite popular in Indonesia, so its demand is increasing every year. However, low production is one of the obstacles that causes these commodities to be imported from outside. One solution is to increase production by utilizing sandy land with low water holding capacity. This study aimed to determine the benefits of adding 2 types of biochar to the fungus isolate Pleurotus sp to increase yields on sandy soils. The study was arranged experimentally using a factorial design based on a randomized block design with 2 factors. The first factor was biochar treatment (J), including rice husk biochar (J1) and corncob biochar (J2). The second factor was the addition of Pleurotus sp fungus isolates, including without fungus (P1) and with fungus (P2). The results showed an increase in yield of pod weight, number of pods, number of seeds, and soybean production with the addition of Pleurotus sp to biochar. The increase in soybean yields using corn cob biochar added with Pleurotus was higher than rice husk biochar.
Pengelolaan Risiko Produktifitas pada Usahatani Bawang Merah Pasca Covid-19 Nurhapsa, N; Suherman, S
Jurnal Galung Tropika Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v12i2.1089

Abstract

The COVID-19 pandemic that hit regions in Indonesia has limited community activities. This research was conducted in Mataran Village, Anggeraja District, Enrekang Regency, to analyze productivity risk management (ex-ante, post-Covid-19 shallot farming). The method in this research was quantitative descriptive with a sample size of 36 shallot farmers. The sampling technique used a simple random method (random sampling). The research results show that the respondent farmers' ex-ante risk management strategy is to carry out a planting pattern, namely shallots-shallots-shallots, with a monoculture system. The seeds used are sourced from other parties; generally, only one type of seed is planted for different lands. For interactive strategies used by respondent farmers, they are planting shallots at the end of the dry season before the rainy season, using organic and inorganic fertilizers, replanting if a plant dies, mixing pesticides to save costs and eradicate more pests and diseases. Meanwhile, ex-post risk management means that if the shallot farming business fails, the action taken by the farmer is to look for additional work but continue to plant shallots in an area adjusted to the available capital. If there is a lack of capital, the respondent farmers borrow from fellow farmers or families, and some borrow from farmer kiosks or banks. Therefore, it is hoped that the role of agricultural extension workers will be more optimal in helping shallot farmers manage productivity risks and access capital.
Co-Authors Abbas Ramadhan Abd. Rahim Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Azis Abdul Azis Ambar Abdullah Abdullah Aditya Eka Rumandhani Agussalim Agussalim Agussalim Ahmad Azhary Al Munawar Aldi Ashary Aldilla, Dilla Aliafitri Amariaman, Rahma Andi Mentari Andi Nasaruddin Andi Nuddin Andi Nuddin Andi Sulfanita Andi Wulandari Angsal Suardi Anisah Putri Arman Maulana Aslam Arya Wiranugraha Asmi, Husni Asra Dely Asram A.T. Jadda Asri Ainun Asrinan Asrinan Asysyuura, Asysyuura Ayu Lestari Azizah Aulia Ammar Azmi Khusnani Bahruddin Bahruddin Bahruddin Buhaerah Chadija Karim Daffa Baswara Darmawan Dirga Rahmat Edi Kurniawan Edwin Sudirman Edy Ardyansyah Eka Mawarni Ernawati M Tika B Fadillah Pratiwi S Fahrul Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Fatmawaty, Sabinah Fatwa, Abdul Halil Ferdyansyah Fuji Ardiwinata Hakzah Hapsa, Nur Haris, Muh. Harsani Harsani Harsani, Harsani Hasan Hastuti, Isnaini Budi Heryansah, Dicky Hidayah Saleh Ihlazul Amal Indah Fitriani Iradhatullah Rahim Irda Idris Irmayani Irmayani Irmayani Irmayani Irmayani Irmayani Julfian Jumriani, Jumriani Kadir, Muhammad Jurhadi Kadir, Rahmat Hidayat Khalik Ladung, Fajar Lasmi Lismayanti Lismayanti M Maharani M. Adely Ihsan M. Aldi Muhtadibillah M. Nur Ikshsan Mahfira Mardatillah Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Marlina Mustafa, Marlina Mastang, Mastang Mayasari Yamin, Mayasari Megawati Megawati - Mentari Nur Arafah Mila Astiani Muh Muhlis, Muh Muh. Akhsan Akib Muh. Akhsan Akib, Muh. Akhsan Muh. Nurdiansyah Muh. Syahril Mubaraq A. Taufan Muh. Zulkifli Muhammad Adika Muhammad Alfaridzi Fahrurrozy Muhammad Ammar Muhammad Ikbal Putera, Muhammad Ikbal Muhammad Ikhsan Tahir Muhammad Rigan Yusri Muhammad Syukur Kahar Muhammad Usriabih Aris Muhammad Yusril Samad Muliati Mulya Magfirah Munawir Gasali Munir Munir, Munir Mutiara Wulandari N Nurliyah Nashruddin, Nashruddin Nasrullah A Nirwan Nirwan Nur Afni Asnia Nur Arfima Arifin Nur Ilmi Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurfitriani Fatimah Nurhapsa Nurhapsa Nurhapsa Nurhapsa Nurhapsa Nurhayanti, Nurhayanti Nurlinda Nurul Fadillah Nurul Mutmainnah, Nurul Nurul Pratiwi Nurul Putri Amalia Nurwani Patahuddin Patahuddin Patahuuddin Purwoko, Agus Putera, Muh. Ikbal Putri A.P, Diadjeng Putri Amalia Putri Azzahra Rahmat Rahmat Fardi Asli Rahmawati Semaun Raisul Amin R Ramadhan. R, Muhammad Suci Ramadhani, Miranti Eka Ramadhani, Umi Tri Ramlayani, Ramlayani Rasid, Muhammad Retno Prayudyaningsih Rezal, Ahmad Rini Anggriani Rini Fatmawati Risdayanti Riska Riska Risnawati Risnawati Rita Rahmaniati Rosmala Rusli, Rini S Sukmawati Safri Safri Salsabila, Unik Hanifah Sani, Syahrul Sarina Sarina Sitti Halimah Larekeng Sri Nur Qadri Sri Slamet Sukardi Sukardi sukmawati Sukmawati Sukmawati Sumardi Surya Baskara Jaya Syamsi Mu’min Syamsiar Zamzam Syamsul Arifin Syatrawati Syawal Tamaulina Br Sembiring Taufik Hidayat Untung Suwardoyo Vian Adnan Wahida Hi. Amier Wahyu Wildayanti Wiwi Pratiwi A Yadi Arodhiskara, Yadi Yuliana Yuliana Yunarti Yunarti Yunarti Yunarti Yusriadi Yusriadi Yusril. M, Muhammad Zainul Muttaqin Zulfiani Zulkifli Zulkifli