Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Case Based Method dan Team Based Project Pada Perancangan Desain Kemasan UMKM Kota Cimahi Nanang Ganda Prawira; Arief Johari; Aditya Aditama Putri Hikmatyar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7034

Abstract

Program studi Desain Komunikasi Visual saat ini banyak mengarahkan mahasiswa untuk mendukung upaya branding sebuah institusi hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Mata kuliah Desain Kemasan dalam program studi DKV UPI turut melaksanakan pengajaran tersebut melalui proses desain yang berjalan selama satu semester. Mata kuliah tersebut berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kota Cimahi dalam pengembangan UMKM di bawah binaan Dinas Perindustrian Kota Cimahi. Salah satu butir programnya yaitu Pengembangan Desain Kemasan Produk UMKM. Ada sekitar 24 UMKM di bidang kuliner yang membutuhkan pengembangan usaha melalui solusi desain. Pada riset awal ditemukan masalah yang urgen untuk dikembangkan yaitu identitas visual usaha dan desain kemasannya. UMKM sangat membutuhkan pengembangan yang terintegrasi untuk meningkatkan citra produk dan identitas yang kompetitif, agar kesejahteraan masyarakat pengusaha mikro berkembang dengan pesat. Strategi pembelajaran yang digunakan yaitu Case Based Method dan Team Based Project dengan metode penelitian dan pengembangan (R&D) serta analisis data dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian dan pengembangan berupa desain kemasan dapat menjadi produk yang dihilirisasi oleh masyarakat pengusaha untuk diproduksi secara massal. Hasil pembelajaran ini merupakan upaya dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan penguatan kompetensi pada program studi Desain Komunikasi Visual FPSD Universitas Pendidikan Indonesia serta mengembangkan jejaring kemitraan dengan Pemerintah Daerah dan Masyarakat.
Analisis Kebutuhan Media Kartu Gambar Rumah Adat Pulau Jawa Pada Materi Keragaman Budaya Indonesia di Sekolah Dasar Feby Ruliandita; Nana Ganda; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.255 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41751

Abstract

Kemampuan pemahaman peserta didik dalam belajar serta antusias masih kurang dikarenakan penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas atau tidak sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan analisis kebutuhan media kartu gambar rumah adat pulau jawa pada materi keragaman budaya Indonesia di kelas IV SDN Sukamenak Indah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru SDN Sukamenak Indah . Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen penelitian wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar kompetensi, kompetensi inti, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian kompetensi sesuai dengan kurikulum 2013. Penelitian ini memberikan beberapa hasil yaitu belum terdapat media pembelajaran pada materi tersedia. Media pembelajaran merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menyampaikan materi dari guru kepada peserta didik, sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat peserta didik untuk belajar . Guru memerlukan media pembelajaran yang sesuai dengan prinsip media pembelajaran sehingga guru membutuhkan yang sesuai dengan kemampuan peserta didik. Salah satunya melalui media kartu gambar rumah adat pada keragaman budaya Indonesia.  menarik Peserta didik mengalami kesulitan dalam mempelajari materi Keragaman Budaya Indonesia, guru memerlukan media pembelajaran yang berharap dapat membantu dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dapat dikembangkan pada pengembangan media kartu gambar rumah adat pulau jawa pada materi keragaman budaya Indonesia di kelas IV SD.
PENGARUH PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SOAL CERITA TENTANG PERKALIAN Agip Hermawan; Oyon Haki Pranata; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.336 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7157

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar pada materi soal cerita tentang perkalian. Oleh karena itu, alternatif yang dipilih peneliti untuk mengatasi rendahnya hasil belajar siswa tersebut dengan salah satu pendekatan. Pendekatan yang dipilih adalah pendekatan pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendekatan pemecahan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi soal cerita tentang perkalian. Lokasi penelitian yaitu di SDN Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas IV-A dan IV-C yang berjumlah 40 orang siswa. Peneliti menggunakan metode Quasi Eksperimen Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan soal tes esai. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data kuantitatif dengan menggunakan program Microsof Excel 2013 dan program SPSS 22.0. Dari hasil penelitian maka diperoleh hasil belajar siswa di kelas eksperimen nilai rata-rata pre-test memiliki kategori sedang dan nilai post-test di kelas eksperimen memiliki kategori sangat tinggi. Selanjutnya nilai rata-rata pre-test dan post-test pada kelas  kontrol memiliki kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah  terhadap hasil belajar siswa pada materi soal cerita tentang perkalian dibandingkan tanpa menggunakan pendekatan pemecahan masalah. Kata Kunci: Pendekatan pemecahan masalah; Hasil belajar siswa
Peranan Bahan Ajar Berbasis Lagu Daerah pada Pembelajaran Angklung di Sekolah Dasar Shinta Herdianti; Resa Respati; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.441 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32736

Abstract

Pendidikan dan kebudayaan merupakan dua hal yang saling terkait. Pendidikan secara praktis tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai budaya. Dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan sendiri, secara proses mentransfernya paling efektif dengan cara pendidikan. Pewarisan budaya dapat dilakukan salah satunya dengan pembelajaran seni musik. Salah satu cakupan materi pembelajaran seni musik di sekolah dasar yang dapat menunjang dan mengembangkan keterampilan maupun kreativitas siswa adalah bermain alat musik yaitu dengan memperkenalkan angklung sebagai salah satu alat musik warisan kebudayaan yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan. Namun pada kenyataannya terdapat beberapa kendala dalam pembelajaran angklung di sekolah dasar, diantaranya kurangnya memanfaatkan fasilitas angklung dengan baik, pembelajaran angklung dilaksanakan dengan hanya melihat lagu yang ditulis oleh guru dan siswa hanya meniru yang guru contohkan, dan kurangnya daya tarik siswa terhadap kesenian, salah satu faktornya dikarenakan tidak adanya bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran angklung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan bahan ajar yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pada pembelajaran angklung di sekolah dasar. Pentingnya bahan ajar khususnya berbasis lagu daerah terhadap pembelajaran di sekolah dasar diharapkan mampu menjadi dasar pengembangan pembelajaran angklung yang dilakukan guru sekolah dasar agar dapat memberikan pengalaman langsung pada siswa terhadap permainan alat musik angklung agar mengurangi permasalahan yang terjadi pada proses pembelajaran angklung di sekolah dasar.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS SD Mutia Rahmawati; Sumardi Sumardi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.125 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7308

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil studi yang dilakukan oleh peneliti di lapangan, yang menunjukkan bahwa masih rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran IPS karena kurangnya model pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran sehingga berakibat kurangnya pemahaman siswa. Model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa salah satunya adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Lokasi penelitian yang diambil adalah SD Negeri 2 Cibunigeulis yang berada di kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  adalah quasy experimental design dengan jenis non-equevalent control group desaign. Populasi penelitian ini adalah SD Negeri 2 Cibunigeulis, dengan sampel kelas V-A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 25 orang siswa dan kelas V-B sebagai kelas kontrol dengan jumalah 25 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik tes, sedangkan teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis statistik dan teknik analisis inferensial. Dari hasil pengolahan dan analisis data terdapat informasi mengenai perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol), dengan hasil belajar siswa dengan mengguanakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (kelas eksperimen). Terbukti dari hasil posttest dimana pada kelas kontrol berada pada kategori tinggi, sedangkan pada kelas eksperimen hasil posttest berada pada kategori sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT di SD Negeri 2 Cibunigeulis berpengaruh terhadap hasil belajar  siswa pada pembelajaran IPS.
PENGARUH MODEL MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENELADANI PATRIOTISME PAHLAWAN Anggi Purwa Nugraha; Rustono WS; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.301 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.5097

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi atas dasar yang diperoleh di lapangan yaitu pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar kerap kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit karena harus menghapal berbagai materi pelajaran serta membuat malas ketika harus membaca materi pelajaran yang begitu banyak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pemilihan model pembelajaran haruslah model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut pada penelitian ini peneliti memiliki tujuan untuk mengukur pengaruh model Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi meneladani patriotisme pahlawan di kelas IV SD Negeri Sukamukti. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi meneladani patriotisme pahlawan sebelum dan sesudah menggunakan model Mind Mapping, (2) hasil uji normal gain menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi meneladini patriotisme pahlawan sebelum dan sesudah mengunakan model Mind Mapping yaitu, diperoleh dengan rata-rata 2.7561 yang termasuk ke dalam kategori peningkatan tinggi, dan (3) hasil uji hipotesis diperoleh nilai t hitung t tabel (6,948 2,086) dan signifikansi 0,05 (0,000  0,05), hal ini menyatakan H0ditolak dan Haditerima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model Mind Mapping terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi meneladani patriotisme pahlawan.
Respon Siswa Sekolah Dasar terhadap Program Belajar dari Rumah (BDR) di TVRI Tesa Esti Rahayu; Oyon Haki Pranata; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.864 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35341

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada proses pembelajaran yang berpindah dari sekolah menjadi di rumah akibat adanya pandemi covid-19. Penelitian berkaitan dengan respon siswa terhadap program belajar dari rumah (BDR) bertujuan mengukur respon siswa sekolah dasar terhadap program BDR di TVRI. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan penyebaran angket/kuisioner. Subjek penelitian adalah siswa SDN Cipari Kecamatan Karangnunggal sebanyak 30 orang dengan kisaran usia 9-11 tahun. Respon siswa yang diteliti ditinjau dari tiga dimensi, yaitu kognitif, afektif dan konatif. Respon kognitif merupakan respon yang berhubungan dengan persepsi mengenai objek sikap. Respon afektif mencakup sikap siswa berkaitan dengan rasa senang atau tidak senang. Sementara respon konatif berhubungan dengan perilaku nyata yang meliputi tindakan atas perbuatan. Peneliti melihat interaksi siswa dalam proses pembelajaran program BDR di TVRI kemudian siswa menerima umpan balik terhadap hasil non tes berupa kuisioner yang berisi pilihan pernyataan baik positif atau negative yang skala bernilai 1–4. Respon siswa dibagi kedalam empat kategori yaitu sangat lemah (25% ≤ %NRS 43%), lemah (43% ≤ %NRS 62%), kuat (62% ≤ %NRS 81%) dan sangat kuat (81% ≤ %NRS 100%). Hasil penelitiannya menunjukan respon siswa positif dimana presentase pada dimensi kognitif menunjukan respon pada kategori kuat sebesar 79,12%, pada dimensi afektif menunjukan repon pada kategori kuat sebesar 78,08%, dan pada dimensi konatif menunjukan respon kategori kuat dengan presentase sebesar 79,16%.
PENGARUH METODEBERMAIN PERAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERIPERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN Rina Hendriani; Sumardi Sumardi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.868 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i2.7344

Abstract

Peneliti melakukan studi pendahuluan di SDN 1 Gunungpereng terkait permasalahan yang dihadapi pada pembelajaran IPS. Peneliti menemukan beberapa permasalahan seperti pembelajaran konvensional masih dominandigunakanoleh guru, kurangnyaminat belajar IPS pada siswa dan hasil belajar IPS masih kurang optimal. Tujuandaripenelitianiniadalahuntuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan metode bermain perandalampembelajarannya, hasilbelajarsiswa yang tidak menggunakan metode bermain peran dalam pembelajarannya dan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap hasil belajar siswa pada materi perjuangan mempertahankan kemerdekaan di kelas V SDN 1 Gunungpereng. Metode penelitian yang digunakanadalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitiannyaadalahQuasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Gunungpereng yang berjumlah 50 orang dan sampel dalampenelitian ini adalah 25 orang siswa kelas V-A sebagai kelas eksperimen dan 25 orang siswa kelas V-C sebagai kelas kontrol. Kelas kontrol merupakan kelas yang tidak menggunakan metode bermain peran dalam pembelajarannya, sedangkan kelas eksperimen merupakan kelas yang menggunakan metode bermain peran dalam pembelajarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas kontrol memperoleh hasil pre test dengan rata-rata skor 8,80 dan rata-rata skor post test di kelas kontrol setelah dilakukan pembelajaran adalah 12,56. Adapun rata-rata pre test siswa di kelas eksperimen adalah 8,64 dan rata-rata skor post test di kelas eksperimen setelah dilakukan pembelajaran adalah 15,48. Sehingga dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan metode bermain peran lebih baik daripada pembelajaran yang tidak menggunakan metode bermain peran. Selain itu, pada uji perbedaan rata-rata skor post test pada kedua kelas, diperoleh nilai Sig. 0,05 adalah 0,001 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasiltersebutmenunjukkanbahwaterdapat pengaruh metode bermain peran terhadap hasil belajar siswa pada materi perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Permainan Monopoli Pada Pelajaran IPS SD Lailia Kurniawati; Nana Ganda; Ahmad Mulyadiprana
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.217 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41752

Abstract

Media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran karena keberhasilan pembelajaran salah satunya ditentukan oleh media pembelajaran. Pada pembelajaran IPS masih kurang dalam menggunakan media sehingga siswa merasa mudah bosan dan kurang minat dalam belajar. Selain itu, dalam mata pelajaran IPS didominasi oleh teks bacaan yang berisi materi. Apabila hanya membaca dan menghafalkan, maka pembelajaran akan monoton dan membuat siswa mudah bosan. Akibatnya hasil belajar siswa menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, posisi media pembelajaran perlu dioptimalkan dengan memahami media apa yang akan dipakai pada sistem pembelajaran nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan monopoli sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Design Based Research (DBR). Monopoli merupakan permainan menggunakan papan di mana pemain berlomba mengumpulkan poin melalui sistem permainan dengan memasukan petak pertanyaan yang akan dijawab oleh peserta permainan. Media pembelajaran adalah alat, metode dan teknik yang digunakan untuk mengefektifkan dan sebagai perantara interaksi antara pengajar dengan pembelajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. IPS sebagai program pendidikan yang mengintegrasikan secara interdisiplin konsep ilmu-ilmu sosial dan humaniora yang bertujuan untuk membangun pengetahuan dan keterampilan dasar yang berguna bagi diri dan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, serta sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi perlu menggunakan media pembelajaran seperti permainan monopoli, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa.
PENGARUH MEDIA PUZZLE KOSAKATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IV SD Mia Silma Ulfah; Dian Indihadi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2016): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.978 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v3i1.4798

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui pengaruh media puzzle kosakata terhadap keterampilan menulis kata bahasa Inggris siswa kelas IV Sekolah Dasar.  Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan keterampilan menulis kata bahasa Inggris dengan menggunakan media puzzle kosakata. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 25 orang siswa di kelas IV D di SDN Mangkubumi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah tes tertulis berupa jawaban singkat. Hasil pretest dan posttest  dianalisis secara kuantitatif dengan program Microsoft Excel 2013, ANATES dan SPSS 17.0 for windows. Hasil temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan (normalized gain) sebesar 0,79 atau 70% dan peningkatan tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Dengan rata-rata nilai pretest sebesar 3,96, sedangkan rata-rata nilai posttest adalah 8,80. Ditinjau dari skor hasil peningkatan (gain) diketahui bahwa 17 orang siswa atau 68% berkategori tinggi dan 8 orang siswa atau 32% berkategori sedang. Serta tidak ada satupun siswa yang memperoleh skor peningkatan (gain) berkategori rendah. Hasil uji hipotesis pada kelas eksperimen dengan menggunakan uji Paired Sample T Test menunjukkaan bahwa adanya perbedaan nilai rata-rata pre-test dan post-test sebesar 12,119. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya adanya pengaruh media puzzle kosakata terhadap keterampilan menulis kata bahasa Inggris siswa kelas IV Khususnya IV-D di Sekolah Dasar Negeri Mangkubumi. 
Co-Authors Aan Kusdiana Aan Kusdiana Aditya Aditama Putri Hikmatyar Agip Hermawan Ahmad Mulyadiprana Ai Herliyaniwati Akhmad Nugraha Amani, Tazkya Annisa Bela Pertiwi, Annisa Bela Annisa Pertiwi Arief Johari Asep Sufyan Muhakik Atamtajani Asri Sukawati Aulia Fitri Aulia, Gina Fajri Canda Ayu Nidia Daffa Rifky Farnandi Darmawan, Ahmad Rumi Delistina Devi Sri Adiansi Dewi Alpiani Dewi Iriani Dewi Rachmawati Dian Indihadi Dilla Mifa Fauziah dinar putri ayu Dindin Abdul Muiz Lidinillah Eddy Supriyono Eko Susanto Elan Elan Engkos Kosasih Epon Nur'aeni L Epon Nur’aeni L Epon Nur’aeni L Fahmi Rahman Iskandar Fathia Salma Ramadhani Feby Ruliandita Fika Tria Widaningsih Friska Purbantari Ghullam Hamdu Gina Fajri Aulia Gumilar Pratama Hema Halimatusyadiah Hidayat, Syarip Hikmatyar, Aditya Aditama Putri Himawan, Amara Hayrani Hodidjah Hodidjah Ika Fitri Apriani Ikwal Hanafi Intan Selviani Irna Khaleda Nurmeta isnayati bahagiani Ita Komalasari Jeon, Jeong Ok Juju Masunah Jurinih Jurinih Kalila, Jasmine Alifia Karlimah Karlimah Lailia Kurniawati Lia Nuraini Lisa Orellia Lisda Lidiawati Lutfi Nur Mahardika, Putri Mega Fitriani Adiwarna Prawira Melinda Mardiana Mia Silma Ulfah Muslihin, Heri Yusuf Mutia Rahmawati Nugraha, Anggi Purwa Nurin Rosdiyanah Nurjanah, Risa Siti Oyon Haki Pranata Oyon Haki Pranata Prawira, Aura Bulan Andhara Prawira, Mentari Putrirahayu Ramadhani, Fathia Salma Reni Andriyani Reni Melawati Respati, Resa Rina Hendriani Romi Pasrah Rustono WS Shanti Nurfatonah Shinta Herdianti Sisti Armiyanti Soetedja, Zakarias S. Sri Maryati Sufyan Syafiq Rahmatullah Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Syarip Hidayat Tantri Dwi Lestari Tesa Esti Rahayu Tri Asih Soleha Tri Karyono Trianti Nugraheni Vina Rizki Lisdiana Widi Nursyamsi Apriawan WS, Rustono Yulianto, Ade Yusuf Suryana