Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KENAMPAKAN ALAM DI SD Reni Andriyani; Syarip Hidayat; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2014): Pedadidaktika
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.326 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v1i1.4682

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami materi kenampakan alam Tujuan umum penelitian ini adalah untuk memperoleh data secara akurat dalam penerapan model pembelajaran picture and picture untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 4 Pamalayan Kecamatan Cijeungjing  Kabupaten Ciamis dalam  materi kenampakan alam. Oleh karena itu peneliti mengadakan penelitian dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu kepada Model Kemmis Dan MC. Taggart.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 18 orang. Dalam penelitian ini berlangsung dalam dua siklus.  Hasil penelitian dapat diperoleh bahwa tes kemampuan awal siswa hanya mencapai 62%, setelah dilaksanakan siklus I mengalami peningkatan  yaitu mencapai 69%, setelah dilaksanakan siklus II mengalami peningkatan yaitu 77%.
Cd Interaktif Berbasis Flash Sebagai Media Pembelajaran Kondisi Geografis Indonesia Kelas V Hema Halimatusyadiah; Yusuf Suryana; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 4 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.533 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i4.26631

Abstract

    Pendidikan adalah suatu proses pembelajaran kepada peserta didik agar memiliki pemahaman terhadap sesuatu dan membuatnya menjadi seorang manusia yang kritis dalam berpikir. Pengajaran Ilmu pengetahuan sosial sangat penting bagi jenjang pendidikan dasar. karena siswa yang datang ke sekolah berasal dari lingkungan yang berbeda-beda. Pengenalan mereka tentang masyarakat tempat mereka menjadi anggota diwarnai oleh lingkungan mereka tersebut. Sekolah bukanlah satu-satunya wahana atau sarana untuk mengenal masyarakat. Para siswa dapat belajar mengenal dan mempelajari masyarakat baik melalui media massa, media cetak maupun media elektronika. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu ke waktu berkembang sangat pesat Hal ini ditunjukkan dengan teknologi informasi dan komunikasi yang telah berkembang seiring dengan globalisasi, sehingga interaksi dan penyampaian informasi akan berlangsung dengan cepat. Saat ini yang menjadi tren dalam dunia pendidikan sehubungan dengan pemanfaatan media adalah menggunakan berbagai media atau multimedia. Ada dua kategori multimedia, yaitu multimedia linear dan multimedia interaktif. Media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dapat disimpan dalam kepingan CD (Compact Disc) sehingga lebih praktis dan penyebarannya akan lebih meluas, sehingga sekarang ini lebih banyak dikenal dengan nama media CD pembelajaran atau media CD Interaktif. Media pembelajaran CD Interaktif merupakan salah satu inovasi media pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. CD Interaktif memberikan unsur kognitif berupa pemahaman materi melalui tayangan-tayangan pada tiap slide dan suara sebagai tambahan agar lebih menarik bagi siswa. Pemilihan penggunaan media CD Interaktif ini merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa.
ANALISIS KESULITAN GURU DALAM PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR SEKECAMATAN CIKONENG CIAMIS Nurin Rosdiyanah; Aan Kusdiana; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.375 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7273

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan tingkat kesulitan guru pada aspek pemahaman konsep, aspek keterampilan, dan aspek penunjang dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar se-Kecamatan Cikoneng Ciamis; dan (2) mendeskripsikan aspek yang paling menyulitkan guru dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar se-Kecamatan Cikoneng Ciamis.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang mengikutsertakan 66 responden sebagai objek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Uji validitas menggunakan rumus Product Moment Pearson dan uji reliabilitas model Cronbach’s Alpha. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis statistik-deskritif yang kemudian diolah kedalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) aspek pemahaman konsep metode pembelajaran bahasa Indonesia masuk dalam kategori tidak sulit dengan persentase 65%, sedangkan pada aspek keterampilan dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia masuk dalam kategori cukup sulit dengan persentase 55%, dan yang terakhir adalah aspek penunjang dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia masuk dalam kategori cukup sulit dengan persentase 64%; (2) aspek yang paling menyulitkan guru dalam penggunaan metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar se-Kecamatan Cikoneng Ciamis adalah aspek penunjang yang masuk dalam kategori sangat sulit dengan persentase 80%, diperoleh dari hasil deskripsi persentasi frekuensi tiap kategori tingkat kesulitan.Kata kunci: Kesulitan guru, metode pembelajaran bahasa Indonesia
Fenomena Bullying Berkelompok di Sekolah Dasar Asri Sukawati; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.366 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35344

Abstract

Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui seberapa jauh perlakuan dan dampak bullying berkelompok di sekolah dasar tersebut. Perlakuan bullying dilingkungan sekolah dapat menciptakan susasana lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun bidang social. Apalagi perlakuan bullying yang dilakukan secara berkelompok, akan berdampak besar dibandingkan dengan bullying individual. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode Penelitian ini dipilih karena untuk memudahkan pengumpulkan data kejadian pada latar dan individu dengan alasan yang jelas serta apa adanya tidak dibuat-buat atau holistik. Kesimpulan dari hasil penelitian di Sekolah Dasar Negeri Wangunwati kecamatan Karangnunggal, guru-guru belum mengetahui adanya tindakan perilaku bullying yang dilakukan secara berkelompok di dalam kelas anak didiknya. Setelah diteliti telah ditemukan korban dan pelaku bullying. Korban bullying merasa tidak diinginkan dan ditolak oleh teman-teman dikelasnya. Sedangkan pelaku bullying berkelompok melakukan bullying dengan cara bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental. Namun yang sering muncul adalah perlakuan bullying verbal dan mental (Pisikologi) yang mengakibatkan dampak buruk untuk kedepannya.
Analisis Kebutuhan Komik Digital Sebagai Media Pembelajaran Daring Materi Nilai-Nilai Pancasila Friska Purbantari; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.925 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i4.53980

Abstract

PENGARUH METODE DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERITA PENDEK Dewi Alpiani; Hodidjah Hodidjah; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2015): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.065 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v2i2.5868

Abstract

Salah satu pembelajaran bahasa Indonesia yang harus dikuasai oleh siswa kelas V SD yaitu mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita pendek. Berdasarkan hasil observasi awal yang peneliti lakukan di kelas V SDN Cikeusal II, siswa belum mampu mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita pendek yang meliputi tema, tokoh, latar, amanat. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang dianggap tepat. Adapun metode pembelajaran yang dipilih yaitu metode discovery learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode discovery learning terhadap kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita pendek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen dalam bentuk pre-eksperimen dengan design one group pretest-posttest, dengan jumlah sample sebanyak 30 siswa. Adapun alat yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes dengan bentuk tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Perolehan hasil analisis keseluruhan pretest dan posttest pada mata pelajaran bahasa Indonesia dalam materi mengidentifikasi unsur-unsur cerita pendek terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah menggunakan metode discovery learning. Dengan demikian, ada peningkatan antara sebelum menggunakan metode discovery learning dengan sesudah menggunakan metode discovery learning. Hal ini menujukkan bahwa penggunaan metode discovery learning berpengaruh terhadap tingkat kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita pendek
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa isnayati bahagiani; yusuf suryana; nana ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.178 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7281

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan daya pikir siswa pada kemampuan berpikir kreatif siswa. Salah satu alternative untuk mengatasi hal tersebut dengan memilih dan menggunakan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournaments (TGT). Alasan penggunaan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournaments (TGT ) ada tiga alasan mendasar dipilihnya tipe tersebut sebagai alternative solusinya. Pertama, didasarkan pada pendapat bahwa siswa sekolah dasar sangat menyenangi berbagai bentuk permainan. Kedua menurut keterangan dari guru kelas IV SD Negeri 1 Sindangrasa Ciamis, model ini belum pernah digunakan,  khususnya dalam membelajarkan siswa pada materi pelajaran matematika tentang menyelesaikan soal cerita materi bilangan pecahan. Ketiga,  perlunya solusi untuk mengatasi kesulitan siswa kelas IV SD Negeri 1 Sindangrasa Ciamis dalam rangka mencapai tingkat berpikir kreatif siswa yang lancar (fluency), luwes (flexibility), original (originality), dan terperinci (elaboration), termasuk dalam memecahkan persoalan-persoalan yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan materi pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen yaitu Nonequivalent Control Group Design yaitu pemilihan kelompok eksperimen maupun kelompok control tidak dipilih secara random. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, dan pengamatan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1) Sebelum pembelajaran, kelas eksperimen memperoleh rata-rata 10,2, sedangkan kelas control memperoleh rata-rata 9,64. Setelah diterapkan, perlakuan pada kelas eksperimen memperoleh rata-rata 19,88, sedangkan kelas control 16,68. Jadi setelah pembelajaran, kemampuan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen cenderung tinggi, sedangkan kelas control cenderung sedang; 2) Pelaksanaan pembelajaran membutuhkan waktu yang relatif lama serta kemandirian dan kerjasama siswa. Secara umum siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran.
Pengaruh Model Teams Games Tournament terhadap Pemahaman Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan pada Pembelajaran IPS Intan Selviani; Sumardi Sumardi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.016 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i1.7347

Abstract

Permasalahan yang ditemukan peneliti yaitu siswa kurang aktif dalam mengikuti pelajaran, menggali pengetahuannya sendiri, dan kurangnya meningkatkan kemampuan berfikir siswa dalam pembelajaran. Khususnya dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, karena banyak anggapan bahawa pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial itu membosankan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengatasi dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament. Karena dengan menggunakan model tersebut siswa dapat belajar sambil bermain sehingga siswa lebih termotivasi dalam pelaksanaan pembelajarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Teams Games Tournament terhadap pemahaman materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan pada pembelajara Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SD Negeri 1 Sindangrasa Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis yang berjumlah 23 orang siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengguakan metode Pre-Eksprerimen Design dengan jenis One-Group Pre-test dan Post-test Design. Teknik pengumpulan datanya menggunakan tes yang dilakukan melalui pre-test dan post-test. Rata-rata dari hasil pre-test dan post-test dapat dilihat ada peningkatan sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Dalam pengolahan data ini peneliti menggunakan alat bantu Microsoft Excel 2007 dan SPSS 16.0. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan model Teams Games Tournament terdapat pengaruh tergadap pemahaman materi peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas V SD Negeri 1 Sindangrasa Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.
Persepsi Guru terhadap Buku Teks Siswa Kelas 1 Tema Diriku Kurikulum 2013 sebagai Bahan Ajar Tematik Sekolah Dasar Sisti Armiyanti; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.404 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i2.53126

Abstract

Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Berbicara Berbasis Kearifan Lokal Melalui Permainan Bahasa di Sekolah Dasar Ita Komalasari; Aan Kusdiana; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.129 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.13177

Abstract

Pendidikan bahasa Indonesia merupakan salah satu bidang keilmuan yang dipelajari oleh siswa sekolah dasar. Pelajaran bahasa Indonesia akan lebih menarik jika menggunakan permainan bahasa dalam proses belajarnya dan menggunakan bahan ajar sebagai penunjang kegiatan pembelajarannya. Penggunaan bahan ajar sangat berpengaruh dalam keberhasilan suatu proses pembelajaran, karena bahan ajar digunakan sebagai perantara antara guru dengan murid dalam penyampaian sebuah materi atau informasi belajar.  Namun pada kenyataan dilapangan, penggunaan bahan ajar masih terbatas. Guru hanya menggunakan buku sumber saja sebagai pedoman belajar siswa. Peneliti memberikan solusi untuk memecahkan masalah yang ditemukan dilapangan yaitu mengembangkan bahan ajar berbicara berbasis kearifan lokal melalui permainan bahasa di sekolah dasar. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan aspek-aspek yang dibutuhkan, rancangan, kelayakan, dan refleksi pengembangan bahan ajar pembelajaran berbicara berbasis kearifan lokal melalui permainan bahasa di sekolah dasar. Peneliti menggunakan metode Desain Based Research (DBR)  dengan prosedur penelitian menurut Reeves. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, penilaian para ahli, dan kuisioner/angket. Peneliti menghasilkan produk berupa buku panduan bertelepon untuk siswa sekolah dasar kelas rendah yang didalamnya terdiri dari deskripsi tujuan pembelajaran, petunjuk belajar, materi, langkah-langkah permainan telepon bertema, dan beberapa contoh percakapan dalam telepon yang telah direvisi sesuai saran dari para ahli. Contoh percakapan dalam teleponnya yakni membahas mengenai payung geulis, kelom geulis, nasi tutug oncom (TO), dan situ gede. Hasil uji coba ini menggambarkan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal dapat digunakan oleh pendidik maupun peserta didik dalam proses belajar mengajar sebagai penunjang dalam permainan bahasa yang menjadikan kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan, aktif, dan efektif.
Co-Authors Aan Kusdiana Aan Kusdiana Aditya Aditama Putri Hikmatyar Agip Hermawan Ahmad Mulyadiprana Ai Herliyaniwati Akhmad Nugraha Amani, Tazkya Annisa Bela Pertiwi, Annisa Bela Annisa Pertiwi Ardiansyah, M. Rivaldi Arief Johari Asep Sufyan Muhakik Atamtajani Asri Sukawati Aulia Fitri Aulia, Gina Fajri Bestin, Bakti Canda Ayu Nidia Daffa Rifky Farnandi Darmawan, Ahmad Rumi Delistina Devi Sri Adiansi Dewi Alpiani Dewi Iriani Dewi Iriani Dewi Rachmawati Dian Indihadi Dilla Mifa Fauziah dinar putri ayu Dindin Abdul Muiz Lidinillah Eddy Supriyono Eko Susanto Elan Engkos Kosasih Epon Nur'aeni L Epon Nur’aeni L Epon Nur’aeni L Fahmi Rahman Iskandar Feby Ruliandita Fika Tria Widaningsih Friska Purbantari Ghullam Hamdu Gina Fajri Aulia Gumilar Pratama Hema Halimatusyadiah Hidayat, Syarip Hikmatyar, Aditya Aditama Putri Himawan, Amara Hayrani Hodidjah Hodidjah Ika Fitri Apriani Ikwal Hanafi Intan Selviani Irna Khaleda Nurmeta isnayati bahagiani Ita Komalasari Jeon, Jeong Ok Juju Masunah Jurinih Jurinih Kalila, Jasmine Alifia Karlimah Karlimah Lailia Kurniawati Lia Nuraini Lisa Orellia Lisda Lidiawati Lutfi Nur Mahardika, Putri Mega Fitriani Adiwarna Prawira Meiaoulidan, Nabil Dwiana Nur Melinda Mardiana Mia Silma Ulfah Muhammad Agung Muslihin, Heri Yusuf Mutia Rahmawati Nina Nursetia Ningrum Nugraha, Anggi Purwa Nurin Rosdiyanah Nurjanah, Risa Siti Oyon Haki Pranata Oyon Haki Pranata Prawira, Aura Bulan Andhara Prawira, Mentari Putrirahayu Ramadhani, Fathia Salma Reni Andriyani Reni Melawati Respati, Resa Rina Hendriani Romi Pasrah Rustono WS Shanti Nurfatonah Shinta Herdianti Sisti Armiyanti Soetedja, Zakarias S. Soeteja, Zakaria S Sri Maryati Sufyan Syafiq Rahmatullah Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Syarip Hidayat Tantri Dwi Lestari Tesa Esti Rahayu Tri Asih Soleha Tri Karyono Trianti Nugraheni Vina Rizki Lisdiana Widi Nursyamsi Apriawan WS, Rustono Yadi Rukmayadi Yulianto, Ade Yusuf Suryana