Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL PENYELESAIAN SOAL CERITA POLA BILANGAN PADA SISWA MTs ALKHAIRAAT TOMINI DITINJAU DARI EFIKASI DIRI Safirah Safirah; Ibnu Hadjar; Welli Meinarni
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jepmt.v13i2.4366

Abstract

This study aims to obtain a description of the results of solving number pattern story problems in grade VIII MTs Alkhairaat Tomini students from the perspective of self-efficacy. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. There are two subjects in this study, namely, subjects who have high self-efficacy and subjects who have low self-efficacy. The results of this study show that (1) related to understanding problems, subjects with high self-efficacy can mention and understand problems well, while subjects with low self-efficacy can mention information even though not as a whole. (2) in planning the problem solving, both subjects can determine the problem solving plan well, (3) in implementing the problem solving plan, the two subjects are consistent with the plan that has been made previously although, there is a mistake when the subject with low self-efficacy enters the value into the formula so that the results obtained are not correct. (4) related to re-examining the answers, subjects who have high self-efficacy re-examine the steps of the question processing process, while subjects who have low self-efficacy do not re-examine the steps to solve the question
ANALYSIS OF STUDENTS’ NUMERICAL LITERACY BASED ON MATHEMATICAL ANXIETY IN SOLVING TWO-VARIABLE LINEAR EQUATION SYSTEM AT JUNIOR HIGH SCHOOL Andini, Desi Putri; Hadjar, Ibnu; sukayasa, Sukayasa; M, Bakri
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 10, No 2 (2025): JME (Jul - Dec)
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v10i2.2618

Abstract

This study aims to obtain a description of students' numeracy literacy based on their mathematical anxiety in solving Two-Variable Linear Equation System problems. This study was conducted at Bala Keselamatan Palu Junior High School. The study employed a qualitative approach involving three eighth-grade students selected based on levels of mathematical anxiety (high, moderate, and low).  The research subjects were selected based on the results of a mathematical anxiety questionnaire, taking into account the recommendations of the mathematics teacher. Data were collected through written Two-Variable Linear Equation System problem-solving tests and semi-structured interviews and analyzed using Miles and Huberman’s qualitative data analysis model.  The results indicate that students with low and moderate mathematical anxiety were able to meet all numeracy literacy indicators, although procedural weaknesses were observed in students with moderate anxiety. In contrast, students with high mathematical anxiety were only able to meet one numeracy literacy indicator.
Analisis Miskonsepsi Siswa pada Materi Bilangan Berpangkat Kelas IX SMP Negeri 2 Banawa Zahra, Aida; Hadjar, Ibnu; Sugita, Gandung; Hasbi, Muh
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 13 No. 3 (2026): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jepmt.v13i3.4989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis miskonsepsi yang dialami siswa dan mengidentifikasi penyebab miskonsepsi tersebut pada siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Banawa pada materi eksponen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa yang dipilih dari total 29 siswa Kelas IX Edelweis berdasarkan hasil tes tertulis yang dikombinasikan dengan Certainty of Response Index (CRI). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa subjek WK mengalami keempat jenis miskonsepsi, yaitu: miskonsepsi generalisasi, notasi, spesialisasi berlebihan (overspecialization), dan bahasa. Subjek JR mengalami miskonsepsi generalisasi dan notasi, sedangkan subjek FAS hanya mengalami miskonsepsi generalisasi. Penyebab miskonsepsi ini utamanya bersifat internal, meliputi prakonsepsi yang salah, penalaran yang tidak lengkap, kemampuan kognitif yang terbatas, serta rendahnya minat belajar matematika. Selain itu, faktor terkait guru (seperti penjelasan yang membingungkan atau disampaikan terlalu cepat) dan faktor konteks sosial (seperti pengaruh teman sebaya) juga berkontribusi terhadap berkembangnya miskonsepsi siswa. Temuan ini menegaskan peran penting guru dalam mengidentifikasi dan menangani miskonsepsi sedini mungkin untuk mencegahnya berlanjut pada pembelajaran di masa depan.
Profil Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII Cemara SMP Negeri 2 Banawa dalam Menyelesaikan Soal Teorema Pythagoras Berdasarkan Jenis Kelamin Putri, Andini; Hadjar, Ibnu; Fajriani, Fajriani; Lefrida, Rita
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 13 No. 3 (2026): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jepmt.v13i3.5014

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mengeksplorasi profil berpikir kritis siswa laki-laki (TL) dan perempuan (TP) berkemampuan matematika tinggi di SMP Negeri 2 Banawa dalam menyelesaikan masalah Teorema Pythagoras. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil ujian semester gasal. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara semistruktur menggunakan instrumen yang telah divalidasi pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek memenuhi enam indikator berpikir kritis menurut Ennis: Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, dan Overview. Pada indikator Focus, keduanya mampu mengidentifikasi informasi relevan secara logis. Untuk Reason, TL memberikan penalaran praktis, sementara TP lebih detail dan konseptual. Pada Inference, keduanya mampu menarik simpulan, meski TP lebih eksplisit. Dalam indikator Situation, TL menerapkan konsep secara langsung, sedangkan TP menunjukkan aplikasi yang lebih luas. Terkait Clarity, penjelasan TP lebih terstruktur dibandingkan TL yang ringkas namun logis. Pada Overview, TP melakukan tinjauan aktif dengan representasi visual, sementara TL memverifikasi melalui perhitungan langsung. Meskipun memiliki tingkat kemampuan matematika yang sama, ditemukan perbedaan proses berpikir kritis pada keduanya. Perbedaan tersebut terlihat pada strategi penyelesaian masalah, cara mengungkapkan penalaran, serta kejelasan tahapan solusi yang dihasilkan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII B SMP Negeri 19 Palu pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar Amalia, Resky; Hadjar, Ibnu; Murdiana, I Nyoman
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 13 No. 3 (2026): Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jepmt.v13i3.5274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 19 Palu pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar. Desain penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tersebut melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: (1) tahap pendahuluan, di mana guru menjelaskan aktivitas yang akan dilakukan pada setiap fase pembelajaran dan menyajikan materi; (2) tahap think (berpikir), di mana guru memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan meminta siswa memikirkan jawaban pertanyaan secara individual; (3) tahap pair (berpasangan), di mana guru meminta siswa bergabung dengan kelompok yang telah ditentukan untuk mendiskusikan hasil pemikiran individual dan menyepakati jawaban yang benar; (4) tahap share (berbagi), di mana guru mengundang beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas; serta (5) tahap penutup, di mana guru dan siswa secara bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
Penerapan Metode Lattice dalam Mengatasi Kesulitan Peserta Didik untuk Menyelesaikan Operasi Perkalian Bilangan Bulat di SMPN 6 Palu muhlis, muhlis; Hadjar, Ibnu; Fajriani, Fajriani; Paloloang, Baharuddin
Aksioma Vol. 15 No. 1 (2026): AKSIOMA
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v15i1.4461

Abstract

This study aims to determine the level of students' ability in solving integer multiplication operations using the Lattice method at SMPN 6 Palu in grade VII. The type of research used in this study is descriptive research with a qualitative approach. The research data was collected through tests, observations, and interviews. The results of the study after using the Lattice method showed a difference in students' scores before and after using the Lattice method. Before using the lattice method, the average score of all students was only 62.3, but after using the lattice method, the average score of all students increased to 75.0. However, the increase was not significant, meaning not all students experienced it. It can be said that almost all students experienced difficulties in solving problems with varying error locations, such as students being less careful or considering the problem easy, students not understanding the concept of the problem, students not mastering multiplication operations or not memorizing multiplication, and finally, the lack of carefulness in students when working on problems.
Co-Authors Abd. Hamid Abd. Hamid Abdurahman, Algyfahri S. Abimanyu, Wisnu Aam Afriana, Sinta Afriani Maso Ahdar Akhyar M Tawil Alfisyahra, Alfisyahra Amalia, Resky Andika Buntu Andini Putri, Andini Andini, Desi Putri Anggraini Anggraini Anggraini Anggriani Azza Masnawati Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bakri M Bakri M. Bakri Mallo Baso Amri Baso Amri Chalid, Ziyad Cindy Angeli Que Puspita Dahlan, Rahmawati Darius, Cumarlin Dasa Ismaimuza Desy Katrinatalin Topile Dhini Syafitri Erma Nurhijjah Rakasiwi Evi Febriani R. Palunsu Evie Awuy Evie Awuy Evie Awuy Fadila Rizky, Fadila Fajriani Fajriani Fajriani Fajriani Fasya Ardhinda Anatasya Fatimah fatimah Fatimah Fini Widyawati Hi. Hafid Fitriani Samsudin Galu Parwati Gandung Sugita Gayatri, Refma Hanifa Hanifa, Hanifa Hasbi, Muh Hasnita I Labangsa Hasriadi, Hasriadi Hastiti Gita Hatin, Murni A. I Gede Darma Wisilayasa I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana Idaini, Moh. Wifaqul Ika WAHYUNI Ishariyadi Ishariyadi, Ishariyadi Karniman, Tegoeh S Karniman, Tegoeh S. Kasim, Sitti Ruqaiyyah Komang Melin Linawati Linawati Lowo, Lilis Kartina M, Bakri M. Nur Yadil M., Bakri Mang Megayanti Mansur, Meliani Marinus B. Tandiayuk Marinus B. Tandiayuk Maskur Maskur MASKUR Maskur Maskur Masnawati, Azza Mega Kristina Stevi R. Melin, Komang Mu’min, Vemy Asirudin Mubarik Mubarik Mubarik Mubarik Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Fachri B. Paloloang Muhlis Muhlis Mustamin Idris MUSTAMIN IDRIS Mustika Sari Mustika Sari, Mustika Nadya, Fitra Nasir, Rahma Nggariwo, Febryanti Nur Padila Susanti Nur Una Nuraisyah, Patta Rani Nurfidiya Nurfidiya Nurfidiya, Nurfidiya Nurhalizah Nurhalizah Nurhalizah, Nurhalizah Nurhayadi Nurkaenah , Nurkaenah Nurul Hikmah Oktaviani, Andi Rini Padang, Sery Londong Palunsu, Evi Febriani R. Pampi, Desriyana Pathuddin Petra C. M. Sumampou Putri Rezkia Rahmawati Dahlan Ridwan, Ridwan Riska Riska Riska Rita Lefrida Rizal, Muh Safirah Safirah Samsudin, Fitriani Sinta Afriana SITI NURJANAH Sitti Ruqaiyyah Kasim Sobirin, Moh. Sriani, Niluh Stevi R., Mega Kristina Suci Muqaddimatul Jannah Sudarman Bennu Sukayasa Sumampou, Petra C. M. Sumampou, Petra C.M Sutji Rochaminah Syamsul Falah Tegoeh S. Karniman Topile, Desy Katrinatalin Tumongka, Wiwik Andriani Ufi Ufi, Ufi Ulfiani Ummu Salamah Vassita Ratani Atthacariya Vemy Asirudin Mu’min Verawati Verawati Verawati Wardhani, Ardyah Zahra Warouw, Widya Santi Welli Meinarni Welli Meinarni Widya Santi Warouw Widyawati, Fini Wisnu Aam Abimanyu Yadil, Muh. Nur Zahra, Aida Zhabriani, Khalifa Zulvita Lestari Abdullah