Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEPRIBADIAN SISWA DAN PENYALAHGUNAAN MEDIA SOSIAL DI SMAN 2 KOTA BOGOR Muhyani Muhyani; Siti Herawati; Hilman Hakiem
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.855 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.398

Abstract

Orang tua dan anak adalah satu ikatan jiwa dalam keterpisahan raga, peran orang tua sangatlah penting bagi para anak, Maka orang tua adalah pendidik pertama dan utama dan akan menjadi model yang ditiru, diteladani akhlak atau perilaku oleh anaknya. Karena anak sangat mudah meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Adapun tujuan penelitian agar mengetahui pola asuh orang tua terhadap siswa-siswi, dan mengetahui kepribadian siswa dalam penyalahgunaan media soisal terhadap siswa-siswi, serta mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial di SMAN 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Uji hipotesis menggunakan analisis product moment dan kolerasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukan pola asuh orang tua dan kepribadian siswa tergolong tinggi serta penyalahgunaan media sosial tergolong sedang. Hipotesis menunjukkan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial nilai (Sig 2 tailed) product moment dan Sig F change kolerasi ganda adalah sama-sama 0,000 dapat disimpulkan ada hubungan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial secara simultan  karena  Sig F Change 0,000 < 0,05. H0 ditolak dan disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua (X1) dengan kepribadian siswa (X2) dan penyalahgunaan media sosial (Y).
The Relationship Between Parenting Patterns and Students' Mental Health During The Covid-19 Pandemic Muhyani Nasukha; Revitha Almaisya; Hasan Basri Tanjung
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i3.2323

Abstract

This study is about the relationship between parenting and student mental health during the Covid-19 pandemic at MTs Al Ahsan Bogor City, which has the goal of (1) knowing parenting, (2) knowing students' mental health during the Covid-19 pandemic, and (3) knowing the relationship of parenting with mental health. Adolescence is a period of transition from children to adulthood, many things that parents worry about when their children are already in their teenage years. With the Covid-19 pandemic, many activities were suspended while one of them was school activities. If the school switches to learning from home, then many children will take advantage of their free time to do deviant things. Because by doing deviant things will greatly affect his mental health. The influence of the family is very large in the formation of the foundation of the child's personality. In accompanying children when at home each parenting applied to their children has different effects on the level of mental health. Therefore, a good family environment will also have an impact on the soul or commonly called a healthy mentality. This research uses quantitative methods with the category of survey research (survey research). In this study in statistical tests in statistical tests, there was a significant relationship between ParentIng and Student Mental Health during the Covid-19 pandemic at MTs Al-Ahsan Bogor City. This is because the results of statistical test analysis show the value of thitung = -13,763 > ttabel = 1,972. So Ho was rejected and H1 was accepted.
The Relationship Between Parenting Patterns and Students' Mental Health During The Covid-19 Pandemic Muhyani Nasukha; Revitha Almaisya; Hasan Basri Tanjung
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2022): Islamic Education
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i3.2323

Abstract

This study is about the relationship between parenting and student mental health during the Covid-19 pandemic at MTs Al Ahsan Bogor City, which has the goal of (1) knowing parenting, (2) knowing students' mental health during the Covid-19 pandemic, and (3) knowing the relationship of parenting with mental health. Adolescence is a period of transition from children to adulthood, many things that parents worry about when their children are already in their teenage years. With the Covid-19 pandemic, many activities were suspended while one of them was school activities. If the school switches to learning from home, then many children will take advantage of their free time to do deviant things. Because by doing deviant things will greatly affect his mental health. The influence of the family is very large in the formation of the foundation of the child's personality. In accompanying children when at home each parenting applied to their children has different effects on the level of mental health. Therefore, a good family environment will also have an impact on the soul or commonly called a healthy mentality. This research uses quantitative methods with the category of survey research (survey research). In this study in statistical tests in statistical tests, there was a significant relationship between ParentIng and Student Mental Health during the Covid-19 pandemic at MTs Al-Ahsan Bogor City. This is because the results of statistical test analysis show the value of thitung = -13,763 > ttabel = 1,972. So Ho was rejected and H1 was accepted.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEPRIBADIAN SISWA DAN PENYALAHGUNAAN MEDIA SOSIAL DI SMAN 2 KOTA BOGOR Muhyani Muhyani; Siti Herawati; Hilman Hakiem
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v8i2.398

Abstract

Orang tua dan anak adalah satu ikatan jiwa dalam keterpisahan raga, peran orang tua sangatlah penting bagi para anak, Maka orang tua adalah pendidik pertama dan utama dan akan menjadi model yang ditiru, diteladani akhlak atau perilaku oleh anaknya. Karena anak sangat mudah meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Adapun tujuan penelitian agar mengetahui pola asuh orang tua terhadap siswa-siswi, dan mengetahui kepribadian siswa dalam penyalahgunaan media soisal terhadap siswa-siswi, serta mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial di SMAN 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Uji hipotesis menggunakan analisis product moment dan kolerasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukan pola asuh orang tua dan kepribadian siswa tergolong tinggi serta penyalahgunaan media sosial tergolong sedang. Hipotesis menunjukkan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial nilai (Sig 2 tailed) product moment dan Sig F change kolerasi ganda adalah sama-sama 0,000 dapat disimpulkan ada hubungan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial secara simultan  karena  Sig F Change 0,000 < 0,05. H0 ditolak dan disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua (X1) dengan kepribadian siswa (X2) dan penyalahgunaan media sosial (Y).
MEDIA SOSIAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESADARAN BERAGAMA SEBAGAI AKIBAT DARI POLA ASUH ORANG TUA DAN PERAN GURU DI SEKOLAH Ibdalsyah Ibdalsyah; Muhyani Muhyani; Deni Zaini Mukhlis
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v8i2.538

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: (1) pola asuh orangtua terhadap kesadaran beragama; (2) pola asuh orangtua terhadap dampak penggunaan media sosial; (3) peran guru di sekolah terhadap kesadaran beragama; (4) peran guru di sekolah terhadap dampak penggunaan media sosial; dan (5) dampak pengguna media sosial terhadap kesadaran beragama.Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan survei (survey research), peneliti hanya menyebarkan angket kepada responden. Selanjutnya responden diminta untuk mengisi sesuai dengan apa yang dirasakannya atas pernyataan yang ada pada angket tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP di Kota Depok dan Bogor, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah beberapa siswa SMP di Depok dan Bogor terdiri atas 427 siswa. Data dianalisis menggunakan model persamaan struktural (structural equation models) dikenal dengan istilah LISREL Analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah analisa jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) pola asuh orang tua tidak berpengaruh secara langsung terhadap kesadaran beragama; (2) pola asuh orang tua berpengaruh secaralangsung terhadap mengatasi dampak negatif penggunaan media sosial; (3) peran guru di sekolah berpengaruh secara langsung terhadap kesadaran beragama; (4) peran guru di sekolah berpengaruh secara langsung terhadap mengatasi dampak negatif pengguna media sosial; dan (5) penggunaan media sosial tidak berpengaruh posiif terhadap kesadaran beragama.
Hubungan Peran Guru PAI Dengan Kesehatan Mental Siswa Di SMK Negeri 1 Cibinong Selama Covid-19 Muhyani Muhyani; Ainiyah Hidayanti Yusup; Yono Yono
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.2360

Abstract

Guru dan peserta didik merupakan komponen utama untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Selama porses pembelajaran pasti ditemukannya pendukung ataupun hambatan untuk tercapainya tujuan pembelajaran, salah satu hambatan yang hangat saat Covid-19 adalah kesehatan mental. Gangguan kesehatan mental tidak memandang usia, namun usia remaja adalah usia yang paling rentan untuk mengalami gangguan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PAI selama Covid-19, tingkat kesehatan mental siswa, dan untuk mengetahui hubungan peran guru PAI dengan kesehatan mental siswa di SMK Negeri 1 Cibinong. Teknik penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode hubungan atau korelasi (Corelational Reasearch). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru PAI berperan selama Covid-19, tingkat kesehatan mental siswa di SMK Negeri 1 Cibinong tegolong lemah, dan hubungan peran guru dengan kesehatan mental siswa di SMK Negeri 1 Cibinong hanya sebesar 33,7 %. Kesehatan mental sendiri tidak bisa semuanya dan selamanya digantungkan kepada guru PAI namun pada prosesnya guru PAI merupakan orang yang mampu dan orang yang terdepan untuk membantu, menjaga dan melindungi kesehatan mental siswa. Pada proses pembelajarannya guru PAI diharapkan meningkatkan mampu semua kuaitas yang ada pada dirinya terutama kualitas-kualitas yang termasuk kedapa komptensi guru, dan guru PAI juga dihapakan dapat menjadi tauladan yang baik
Improving Creative Thinking Ability and Achievement with Problem-Based Learning in Science Subjects Nasukha, Muhyani; Fitriyah, Nusaibah; Sutisna, Sutisna
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v16i1.18

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of the Problem based learning model in an effort to improve creative thinking skills and student achievement at PIONEER Depok Elementary School in science subjects. One of the advantages of the Problem-based learning model is that it is able to train students to think high-level, critically and creatively in solving problems. Creative thinking ability can be measured based on indicators of fluency, flexibility of originality in thinking, and thinking in detail. The research method used is quasi-experimental. The results obtained must be from the learning is that there is a significant influence in the application of the PBL (Problem Based Learning) model on student achievement. This means that the implementation of Problem Based Learning is effective in increasing students' creative thinking skills and learning achievement. This research was conducted by observing and doing pre-test and post-test to show maximum results so that the implementation of PBL in science learning.
Pengaruh Penerapan Model Eliciting Activities (MEAs) terhadap Kemampuan Komunikasi pada Pembelajaran IPS Siswa Kelas 6 Sekolah Pioneer Depok Adawiyah, Siti Robiatul; Muhyani, Muhyani; Alfaini, Noor Isna
MASALIQ Vol 4 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v4i1.2098

Abstract

This research was motivated by the aim of knowing the social studies learning of students in Grade 6 of Depok Pioneer School that has not been achieved, one of which is communication skills. One of the factors for students' lack of communication skills is simply listening to the teacher's explanation, then taking notes and solving practice questions. This can result in students' knowledge and understanding being limited to the information provided by the teacher. So that a learning model is needed that is applied, namely by applying Model Eliciting Activities (MEAs). The purpose of this study is to determine whether the application of Model Eliciting Activities (MEAs) affects communication skills in social studies learning in grade 6 of Depok Pioneer School better than student communication skills using conventional learning in grade 6 of Depok Pioneer School. This type of research is quasi-experimental research. Sampling was carried out using pre-test post-test control group design. The population in this study amounted to 24 grade 6 students of Depok Pioneer School. Social studies learning activities use Model-Eliciting Activities for experimental classes, while in control classes social studies learning activities use Conventional learning. Data analysis using an independent sample T-Test test on post-test values of the experimental group and control group results showed changes in communication in social studies learning after using Model Eliciting Activities (MEAs). Based on the results of the study, it can be concluded that students' mathematical communication skills using Model Eliciting Activities (MEAs) are better than students' communication skills using conventional learning in Grade 6 of Depok Pioneer School.
Analisis Unsur Layak Berita Infotainment dalam Perspektif Islam pada Rubrik Seleb di Pojoksatu.Id Chaerunnisa, Nindya; Anggrayni, Dewi; Muhyani, Muhyani
KOMUNIKA Vol 8 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v8i2.14230

Abstract

Pro dan kontra mengenai posisi infotainment dalam dunia jurnalistik semakin tidak menentu. Dalam berita infotainment banyak sekali berita yang bertujuan untuk mencari kesalahan orang lain atau menggunjingnya yang merupakan dosa besar sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Surat Al-Hujurat ayat 12. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur keutamaan. berita infotainment di PojokSatu.id dan mengetahui berita infotainment dalam pandangan Al-Qur'an surah al-hujurat ayat 12. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan berita infotainment di media massa online PojokSatu.id yang tidak memenuhi unsur kelayakan pemberitaan yaitu: Akurat; lengkap, adil, seimbang; objektif; singkat dan jelas; hangat. Dikatakan dalam Al-Qur'an surat al-hujurat ayat 12 bahwa pertama; orang yang beriman kepada Allah SWT, diperintahkan untuk menjauhi prasangka yang tidak berdasar terhadap orang lain, kedua; tidak saling mencari-cari kesalahan (kekurangan) dan ketiga; jangan saling menggunjing kejelekan. Profesi jurnalis merupakan profesi mulia yang selalu berusaha mengungkap kebenaran, itulah yang harus dilakukan dalam peliputan berita infotainment. Jangan sampai jurnalis infotainmen dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari cenderung menggali kesalahan orang lain dan mengganggu hak privasi narasumber.
Systematic Literature Review Implementasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) terhadap Hasil Belajar Siswa Ananda, Dea; Muhyani, Muhyani; Suhandi, Tjetjep
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10 No. 2 (2020): Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Departemen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v10i2.4005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan tentang penerapan HOTS dalam proses pembelajaran ditingkat SD/MI terhadap hasil belajar siswa; dan 2) menjabarkan faktor-faktor pendukung maupun penghambat dalam menerapkan HOTS. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review atau kajian literatur yang menitikberatkan pada proses mengkaji dan menganalisis secara luas dan menyeluruh terhadap beberapa literatur yang relevan dengan topik penelitian. Data literatur yang digunakan sebagai sumber utama dalam penelitian ini sebanyak 10 literatur yang diperoleh dari beberapa data based seperti Portal Garuda, Google Scholar, dan DOAJ yang dipublikasikan dengan kisaran waktu 5 tahun terakhir (2016-2020). Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) penerapan HOTS dalam proses pembelajaran yang berlangsung ditingkat SD/MI efektif terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran komvensional; dan 2) keberhasilan dan ketidaktercapaian tujuan atau kriteria yang ditentukan tidak terlepas dari faktor-faktor pendukung maupun penghambat dalam menerapkan HOTS. Faktor pendukung diartikan sebagai komponen penting yang dinilai mampu menunjang keberhasilan penerapan HOTS yang meliputi kompetensi guru, sarana prasarana, manajemen kelas, dan perencanaan pembelajaran. Sementara faktor penghambat adalah kendala maupun kesulitan yang dihadapi dalam memaksimalkan penerapan HOTS yang meliputi kualifikasi pendidikan guru yang kurang memadai dan tingkat pemahaman guru yang relatif rendah terhadap penerapan HOTS.