Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Bahan Ajar Booklet Berbasis Game Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Keberagaman Aktivitas Ekonomi Riska Dwi Wahyuni; Nasution; Hendri Prastiyono; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembaharuan perangkat ajar dalam implementasi kurikulum merdeka sangat perlu dilakukan, dikarenakan pada saat ini banyaknya peserta didik yang cenderung mudah bosan dan kurang tertarik untuk mempelajari materi yang diajarkan di kelas, terutama dalam mata pelajaran IPS. Penggunaan bahan ajar dapat memperkaya proses pembelajaran, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan pengetahuan akan materi yang diajarkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahan ajar booklet berbasis game based learning pada materi keberagaman aktivitas ekonomi yang digunakan secara layak, praktis, dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan desain penelitian One group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu: Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Hasil dari penelitian ini menekankan bahwa: (1) Bahan ajar booklet berbasis game based learning yang dikembangkan memperoleh indeks validitas Aiken V sebesar 0,76 yan dapat dikartikan sebagai “Layak” . (2) Bahan ajar booklet berbasis game based learning dinyatakan “Cukup Efektif” untukmeningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII berdasarkan hasil pretest dan posttest melalui Uji Paired Sample T-Test memperoleh hasil Sig (2 tailed) 0,000 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima dan Uji N-Gain memperoleh hasil 67.57% dengan kategori cukup efektif.
Pemanfaatan Desa Wisata DAM Pleret 1904 Kabupaten Pasuruan Sebagai Sumber Belajar IPS Bima Yudhantara Saputra; Sukma Perdana Prasetya; Agus Suprijono; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata DAM Pleret 1904, yang terletak di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memiliki potensi besar sebagai sumber belajar untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya dalam materi Sejarah Indonesia pada Masa Kolonial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi Desa Wisata DAM Pleret 1904 sebagai sumber belajar IPS yang meliputi aspek sejarah, geografi, ekonomi, serta sosial dan budaya serta untuk menganalisis kendala dan merumuskan upaya dalam memanfaatkan Desa Wisata DAM Pleret 1904 sebagai sumber belajar IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan objek wisata. DAM Pleret, yang dibangun pada masa kolonial oleh pemerintah Belanda, menyimpan nilai sejarah penting untuk mempelajari sistem kolonial dan dampaknya terhadap masyarakat. Secara geografis, situs ini memberikan wawasan terkait pengelolaan sumber daya alam, yang relevan dalam pembelajaran geografi. Di sisi lain, analisis ekonomi dan sosial tentang pengaruh kebijakan kolonial terhadap masyarakat lokal menawarkan bahan ajar mendalam untuk IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata DAM Pleret 1904 memiliki potensi signifikan sebagai sumber belajar yang komprehensif. Pembelajaran berbasis objek wisata ini dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai dinamika sejarah, geografi, ekonomi, dan sosial masa kolonial. Media pembelajaran berupa objek wisata mampu memperkaya pengalaman belajar siswa dengan menghubungkan teori yang diajarkan di kelas dengan kondisi nyata. Dengan demikian, DAM Pleret 1904 tidak hanya berfungsi sebagai situs sejarah, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan pemahaman holistik terhadap materi IPS secara kontekstual dan bermakna bagi siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran JPM (Jenga Pemberdayaan Masyarakat) Pada Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Shinta Aulia Putri; Sukma Perdana Prasetya; Nuansa Bayu Segara; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi merupakan era dimana kelangsungan hidup manusia akan terus berkembang dalam kurun waktu yang panjang. Dengan minimnya ketersediaan media pembelajaran, proses pembelajaran IPS sering dilakukan melalui ppt, ceramah dan bercerita pada setiap pertemuan menjadikan siswa merasa mengantuk dan akurang antusias ketika proses pembelajaran IPS. Sehingga perlu adanya pengembangan, penggunaan media pembelajaran dan hiburan yang menarik motivasi siswa dalam belajar untuk menumbuhkan minat belajar dan antusias yang kuat dalam mengikuti proses pembelajaran IPS. Pengembangan media pembelajaran JPM dilakukan sebagai upaya menumbuhkan minat belajar siswa dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang ada lima tahap didalamnya Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Hasil pengembangan dan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Media pembelajaran JPM sangat layak digunakan untuk meyampaikan materi pembelajaran IPS dengan dasar validasi ahli media dan ahli materi pembelajaran; 2) Media pebelajaran JPM sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran IPS dengan dasar penilaian praktisi pendidik serta dapat menumbuhkan minat belajar yang tinggi terhadap siswa pada dasar respon angket minat belajar oleh siswa dengan kualifikasi sangat tinggi untuk menumbuhkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran IPS.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL UNTUK MEMPERKUAT PEMBELAJARAN IPS Fanny Syaifulloh Yusuf; Niswatin; Hendri Prastiyono; Ali Imron
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore the implementation of multicultural education in the education system in Indonesia, as well as its impact on character formation and tolerance among students. In this research, a qualitative approach was used with a case study method in several schools that implemented a multicultural education curriculum. Data was collected through in-depth interviews with teachers, students, as well as analysis of curriculum documents and school activities. The research results show that multicultural education plays an important role in increasing students' understanding of cultural, racial and religious diversity, as well as strengthening attitudes of tolerance and mutual respect between each other. However, challenges in its implementation include a lack of in-depth understanding of the concept of multiculturalism among educators, as well as limited facilities that support optimal implementation of the program. This research suggests the need for more intensive training for teachers and the development of supporting resources in order to create a more inclusive and harmonious educational environment.
Pengembangan LKPD Melalui Model Problem Based Learning Pada Materi Pelestarian SDA Dan SDM Untuk Meningktakan Keterampilan Berpikir Kritis : Pengembangan LKPD, Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Materi Pelestarian SDA dan SDM Salsabila Nafila Wuyung Tari; Kusnul Khotimah; Nuansa Bayu Segara; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui validitas dan efektivitas Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) melalui model Problem Based Learning pada materi pelestarian Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penerapan model Problem Based Learning pada desain LKPD digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta meningkatkan rasa ingin tahu dari peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah R&D (Research and Development). Penelitian ini menggunakan desain pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu, analyze, design, develop, implement, dan evaluate yang berfokus pada pengembangan LKPD. Metode pengumpulan data yang dipakai ialah validasi, observasi, dan tes keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD model Problem Based Learning untuk melatih keterampilan berpikir kritis pada materi pelestarian SDA dan SDM dinyatakan layak dari segi validitas dan efektivitas, karena isi dari LKPD yang mencangkup materi pelestarian SDA dan SDM sesuai tampilan dan kualitas isi LKPD baik dari sisi efektivitas LKPD dinyatakan praktis dengan persentase observasi aktivitas peserta didik yang mencapai > 61%. Efektivitasnya juga terbukti dengan hasil pengujian One Sample Test yang menunjukkan nilai t hitung (T-Value) > t tabel dan P-Value (1-tailed) < 0,05, yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat diartikan terdapat peningkatan skor antara sebelum dan sesudah penggunaan LKPD. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan LKPD melalui model Problem Based Learning untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi IPS lainnya. Kata kunci : Pengembangan, LKPD, Problem Based Learning, Berpikir Kritis
The Pengaruh Media Pembelajaran Microsoft Power Point Interaktif Berbasis Motion Graphic Terhadap Minat Belajar IPS Dan Hasil Belajar Peserta Didik Di UPT SMPN 18 Gresik: Eksperimen Efektivitas Media Pembelajaran Power Point Berbasis Motion Graphic dalam Pembelajaran IPS Guna Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Firdaus, Erlina; Ketut Prasetyo; Sukma Perdana Prasetya; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media pembelajaran Microsoft Power Point Interaktif berbasis Motion Graphic terhadap minat belajar IPS dan hasil belajar peserta didik Kelas VII-B. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SMPN 18 Gresik pada tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan metode penelitian pre-eksperimen yaitu One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-B yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan hasil analisis dari uji hipotesis penelitian terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Microsoft Power Point Interaktif Berbasis Motion Graphic yaitu diperoleh nilai angket minat belajar IPS dilihat dari persentase pengelompokan kategori tergolong sangat tinggi yakni berkisar antara 85%-100% dengan jumlah 16 siswa. Selain itu pada hasil belajar pre-test maupun post-test peserta didik kelas VII-B dilakukan dengan menggunakan uji statistic non-parametrik Uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan bantuan SPSS diperoleh nilai sig. (2- tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa. Dan berdasarkan pengkategorian nilai KKM Pelajaran IPS sebanyak 28 siswa yang tuntas dan sebanyak 2 siswa yang tidak tuntas belajar IPS. Selain itu menunjukkan hasil uji Spearman Rank Correlation dimana merupakan uji korelasi non-parametrik yang menunjukkan angka signifikan antara nilai angket minat belajar (post-test) dengan nilai tes hasil belajar (post-test) dengan nilai signifikansi (2-tailed) p = 0,113 > 0,05. Dalam hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada hubungan antara minat dengan hasil belajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS METAVERSE MENGGUNAKAN VIRTUAL REALITY (VR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 2 TAMAN SIDOARJO Muhammad Hilmy Cahyadi; Sukma Perdana Prasetya; Muhammad Ilyas Marzuqi; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital telah memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan. Sistem pembelajaran konvensional dinilai kurang mampu memenuhi kebutuhan generasi saat ini yang cenderung lebih condong dengan teknologi dan lebih menyukai pengalaman belajar berbasis teknologi. Konsep metaverse hadir sebagai solusi inovatif dalam dunia pendidikan, menciptakan environment belajar virtual yang imersif dan memungkinkan terjadinya interaksi dan eksplorasi yang mendalam terhadap materi pelajaran. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), penggunaan teknologi metaverse dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sosial dan budaya melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran berbasis metaverse dengan menggunakan Virtual Reality (VR) menjadi penting untuk mengatasi tantangan pembelajaran di abad ke-21. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Desain penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis metaverse menggunakan VR dalam pembelajaran IPS serta menguji kelayakan dan efektivitasnya. Produk yang dikembangkan berupa museum virtual tiga dimensi yang diakses melalui aplikasi VRChat yang kemudian diisi dengan konten materi IPS kelas VIII. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 2 Taman. Media pembelajaran ini kemudian divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, diuji coba terbatas, serta diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Subjek penelitian ini adalah dosen ahli media dan materi, guru IPS dan siswa SMP Muhammadiyah 2 Taman. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh para ahli dan mendapatkan tanggapan positif dari guru maupun siswa. Berdasarkan hasil evaluasi, media ini memiliki pengaruh pada taraf sedang, karena tingkat ketercapaian peserta didik berada pada kategori sedang dan tinggi, dan tidak terdapat peserta didik yang berada pada kategori rendah.
DEVELOPMENT OF AUGMENTED REALITY BASED SNAKES AND LADDERS GAME TO ENHANCE SOCIAL STUDIES LEARNING MOTIVATION AND ENVIRONMENTAL AWARENESS Ardania; Prastiyono, Hendri; Segara, Nuansa Bayu; Hasanah, Nurul; Dizon, Carmela S.
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 35 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v35i2.14628

Abstract

This study aims to develop a snake and ladder game media based on Augmented Reality that is feasible and effective in increasing the motivation to learn social studies and environmental awareness. This development research uses the Borg and Gall model modified into 8 stages, namely (1) potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision (6) product trial (7) product revision (8) usage trial. The research design uses a quasi-experimental design with nonequivalent controlgroup design. This study involved media experts, material experts, social studies teachers, and eighth-grade students of SMP Labschool UNESA 2. Data were collected through interviews, observations, questionnaires, and tests. The results of the study showed that the snake and ladder game media based on augmented reality was declared "very feasible". The N-gain test results showed that social studies learning motivation obtained 0.61 and environmental awareness of 0.56, in the moderate category. These results indicate that the snakes and ladders game media based on augmented reality is quite effective in increasing social studies learning motivation and environmental awareness. In addition, the results of the independent sample t-test showed a significance value of 0.00 < 0.05, there was a significant difference between the experimental and control classes, which had a significant effect on social studies learning motivation and environmental awareness. Therefore, the snakes and ladders game media based on augmented reality can be used by teachers as an alternative interactive and interesting social studies learning media to encourage active student involvement.
Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Mendorong Implementasi Asta Cita dan Berkarakter Pancasila di Desa Kedungudi Trawas Mojokerto Prastiyono, Hendri; Huda, Mi’rojul; Swarizona, Silkania; Widodo, Bambang Sigit; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i4.5322

Abstract

Villages play a strategic role as the smallest administrative unit within the government structure and as the centers of community life, supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). However, conditions observed in many villages—particularly in Kedungudi Village, Trawas, and Mojokerto—indicate a shift in community values driven by climate change, urbanization, and the limited contributions of local government. Kedungudi Village possesses diverse resources that can be optimized, including local wisdom, social capital, and community solidarity. Therefore, there is a need to provide capacity building on locally based food security that is tolerant and respects diversity within the village community. In this context, a community service program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) implemented in UNESA’s assisted “Pancasila pilot village” in Kedungudi has generated benefits through the dissemination of good practices. This program aims to strengthen locally based food security to reinforce the Asta Cita agenda and Pancasila character among residents of Kedungudi Village, Trawas Subdistrict, Mojokerto Regency. The participants comprised 21 community members: two village officials, five members of the youth organization (Karang Taruna), and 14 representatives of farmer and non-farmer groups. The program’s intended outcomes included a substantial improvement in locally based food security as an instrument for strengthening the Asta Cita agenda and the Pancasila character of Kedungudi residents. To achieve these outcomes, the program employed a direct capacity-building model delivered through two on-the-job training sessions. The training activities incorporated a door-to-door approach (DTD) and focus group discussions (FGDs). To ensure program sustainability, participants were organized into peer community groups, facilitated by peer educators from the PKM lecturer team. Each peer group is expected to further develop knowledge and disseminate it to other residents within the community.
Revitalisasi Nasionalisme Pelajar Indonesia di Taiwan melalui Workshop Penguatan Nilai-nilai Identitas Bangsa: Penelitian Hasanah, Nurul; Nuansa Bayu Segara; Hendri Prastiyono; Durrotun Nafisah; Muhammad Ilyas Marzuqi; Dhimas Bagus Virgiawan; Agung Stiawan; Delnabila Dwi Olivia; Arina Eliana Fitria
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4162

Abstract

Studying abroad has become a strategic option for improving the quality of human resources capable of competing amid the rapid advancement of global technology and knowledge. Taiwan, as a country experiencing significant progress in education, technology, and economic development, has become an attractive study destination for Indonesian students. However, the impacts of this phenomenon indicate a tendency toward cultural assimilation that may lead to shifts in national identity, particularly toward Westernized characteristics. This condition highlights the need to strengthen national identity values among Indonesian students studying overseas. This PKM (Community Service Program) activity aims to provide insights into national identity while reinforcing a sense of pride and nationalism in the midst of global cultural influences. The implementation methods include workshops and sharing sessions with Indonesian students regarding their experiences in dealing with cultural challenges in Taiwan. The activities were conducted in three phases: preparation, implementation, and evaluation followed by follow-up actions. The results show an increased understanding among participants regarding the importance of preserving their identity as Indonesians, as well as the emergence of a commitment to internalize national identity values.
Co-Authors Abdul Bashith Agung Stiawan Agus Suprijono Agus Suprijono Agus Sutedjo Agus Sutedjo Ahmad Yusuf Aisyah Ayu Nararya Al Muzakki, Muhammad Is'ad Ali Imron Ali Imron Ali Ridho Amin, M. Noer Falaq Al anwari, adib suhail Ardania Arifauziah, Wilga Yunike Arina Eliana Fitria Arsitha, Devi Ria Bambang Sigit Widodo Bima Yudhantara Saputra Bimantoro Arif Wicaksono Carmela S. Dizon Delnabila Dwi Olivia Dhimas Bagus Virgiawan Dizon, Carmela S. Dr. Bambang Sigit Widodo Dr. Nuansa Bayu Segara, S.Pd., M.Pd. Dr. Nugroho Hari Purnomo Dr. Ravinesh Rohit Prasad Dr. Wiwik Sri Utami Durrotun Nafisah Dzihni Kusnanda, Alya Fikriyah Elfasta, Lady Eva Hany Fanida, Eva Hany Fadhilah, Nandita Adhys Nur Faizah, Ana Nur Fanny Syaifulloh Yusuf Fauzi, Agus Machfud Febryanti, Amelia Febryanti, Annisa Eka Firdaus, Diana Firdaus, Erlina Haryanti, Novalia Suci Huda, Mi’rojul INDAH PRABAWATI Ita Mardiani Zain Ita Mardiani Zain Katon Galih Setyawan Katon Galih Setyawan, S.Sos., M.Sosio. Ketut Prasetyo Kurniawan, Muchammad Akbar Kusaeri Kusaeri Kusnul Khotimah Kusnul Khotimah Kusnul Khotimah Larasati, Dian Ayu MAHROINI, ZAHIDAH Marzuqi, Muhammad Ilyas Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Hilmy Cahyadi Muhammad Ilyas Marzuqi Muhammad Marzuqi Mumtazah, Wardah Aqilah Muzaki, Fery Ardiansyah NASUTION Nasution Nasution Niswatin Nuansa Bayu Segara Nuansa Bayu Segara Nuansa Bayu, Segara Nurul Hasanah Prabawati , Indah Prasad, Dr. Ravinesh Rohit Pratama, Alfan Ardi Purnomo, Dr. Nugroho Hari Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramadhani Lausi Mkumbachi Riska Dwi Wahyuni Safrida, Kamelia Wulandari Saiful Amin Salsabila Nafila Wuyung Tari Sari Dewi Sari, Citra Dewi Lukita Sari, Pirana Rachma Sarmini Sekarasih, Devina Putri Setyawan, Katon Galih Shinta Aulia Putri sri murtini . Stiawan, Agung Sukma Perdana Prasetya Sumarmi Suryanti, Jun Swarizona, Silkania Taufiq, Moh. Khoirul Trisliatanto, Dimas Agung Utami , Wiwik Sri Utami, Dr. Wiwik Sri widiya Widiya Widodo, Dr. Bambang Sigit Windika, Ivenna Salsa WIWIK SRI UTAMI Wiwik Sri Utami Wiwik Sri Utami Yudianto, Galang Rizqullah