Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Stres Kerja Terhadap Burnout pada Karyawan Manufaktur di Kabupaten Karawang Dimas Prabowo; Cempaka Putrie Dimala; Ananda Saadatul Maulidia
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 1 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i1.5296

Abstract

This This research aims to examine the influence of emotional intelligence and work stress on burnout in manufacturing employees in Karawang district. Participants in this research were employees of manufacturing companies in Karawang district and domiciled in Karawang district with a total of 383 participants. The method used is quantitative with a causality design and accidental sampling technique. Data was collected using psychological scales including the Emotional Intelligence Questionnaire (EIQ) scale from Goleman (2009) to measure emotional intelligence, the Job Stress Scale (JSS) which was prepared referring to the theory of Parker dan DeCotiis (1983) to measure the work stress scale and the Oldenburg burnout scale. inventory (OLBI) to measure burnout tendencies. Data analysis used in this research is normality test, linearity test, multiple regression test and coefficient of determination with the help of the SPSS program. Based on the results of research that has been conducted, there is an influence of emotional intelligence and work stress on burnout with a significance value of 0.000. The results of the coefficient of determination test show that emotional intelligence and work stress on burnout have an influence of 28.8%. Further research is recommended to focus on more specific and contextual intervention strategies according to the needs of manufacturing employees in Karawang district.
Overview of Academic Dishonesty in Students in Karawang Regency Permatasari, Agnia Putri; Dimala, Cempaka Putrie; Minarsih, Yulyanti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 4 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i4.12434

Abstract

Academic dishonesty occurs a lot in education. Academic dishonesty has been widely committed by students and students, and has a negative impact and causes problems in the future. This study aims to determine the picture of academic dishonesty in students in Karawang. The sampling technique used in this study used convenience sampling. The population used in this study is active students studying at five universities in Karawang with a total of 400 students. Data collection techniques in this research use two different ways, namely with scale sheets that are given directly and through scale sheets that can be accessed online. The instrument in this study used a Likert scale composed of four answer choices. The measuring instrument used in this study is Bashir & Bala's Academic Dishonesty Scale (ADS) (2018) which has 23 items. Data analysis techniques in this study used normality tests, categorization tests, and difference tests. The results in this study show that academic dishonesty in students in Karawang is relatively low. Based on gender, it was found that there was no difference between males and females. Furthermore, in the age range there was no difference between the age range between 18-21, 22-25 and 26-48 years. Meanwhile, based on education, there is no difference in academic dishonesty carried out in universities and in semesters there is no difference in academic dishonesty carried out by students in each semester.Academic dishonesty banyak terjadi di dunia pendidikan. ketidakjujuran akademik sudah banyak dilakukan oleh pelajar maupun mahasiswa, serta memiliki dampak negatif dan menimbulkan masalah dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran academic dishonesty pada mahasiswa di Karawang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan convenience sampling. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif yang berkuliah di lima perguruan tinggi yang ada di Karawang dengan jumlah responden sebesar 400 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data dalam peneltian ini menggunakan menggunakan dua cara yang berbeda, yaitu dengan lembar skala yang diberikan secara langsung dan melalui lembar skala yang dapat di akses secara daring. Instrument dalam penelitian ini menggunakan skala likert yang tersusun dari empat pilihan jawaban. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Academic Dishonesty Scale (ADS) milik Bashir & Bala (2018) yang memiliki 23 aitem. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji kategorisasi, dan uji beda. Hasil dalam penelitian ini menunjukan academic dishonesty pada mahasiswa di Karawang tergolong rendah. Berdasarkan jenis kelamin ditemukan bahwa tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Lebih lanjut pada rentang usia tidak ditemukan perbedaan antara rentang usia antara 18-21, 22-25 dan 26-48 tahun. Sedangkan berdasarkan pendidikan tidak memiliki perbedaan academic dishonesty yang dilakukan di perguruan tinggi dan pada semester tidakditemukan perbedaan academic dishonesty yang dilakukan mahasiswa di setiap semesternya.
An Examination of Self-Concept and Consumptive Behavior: The Phenomenon of Online Shopping Jasmine, Yufita; Dimala, Cempaka Putrie; Maulidia, Ananda Saadatul
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 4 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i4.16833

Abstract

One of the basic elements that influences consumer behavior is self-concept. Online shopping is most often done by adolescents aged 18-21 years. This study aims to examine the influence of self-concept on consumer behavior in online shopping among adolescents in Karawang Regency. Participants in this study were adolescents aged between 12 and 21 years totaling 204 and using accidental sampling for this study. The Self-Concept Scale (PSC) contains eighteen valid questions on the Self-Concept Scale (reliability α = 0.942) and the Consumptive Behavior Scale twenty-three valid questions on the Consumptive Behavior Scale (reliability α = 0.948). Specifically, self-concept has an impact on consumer behavior (sig 0.000 <0.05). The regression coefficient of the self-concept variable is -0.155 which means there is a negative influence between self-concept and consumer behavior in online shopping among adolescents in Karawang Regency. Adolescents who have a high and positive self-concept tend to be wiser in shopping, while those with a low self-concept are more susceptible to external influences and more likely to engage in excessive consumer behavior.Salah satu elemen mendasar yang mempengaruhi perilaku konsumtif adalah konsep diri. Belanja online paling sering dilakukan oleh remaja yang berada di rentang usia 18-21 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konsep diri terhadap perilaku konsumtif dalam berbelanja online pada remaja di Kabupaten Karawang. Partisipan dalam penelitian ini adalah remaja yang berusia antara 12 hingga 21 tahun yang berjumlah 204 dan menggunakan accidental sampling untuk penelitian ini. Skala Konsep Diri (PSC) terdapat delapan belas pertanyaan yang valid pada Skala Konsep Diri (reliabilitas α = 0,942) dan Skala Perilaku Konsumtif dua puluh tiga pertanyaan yang valid pada Skala Perilaku Konsumtif (reliabilitas α = 0,948). Secara khusus, konsep diri memiliki dampak pada perilaku konsumtif (sig 0.000<0.05). Koefisien regresi variabel konsep diri adalah -0.155 yang berarti ada pengaruh negatif antara konsep diri terhadap perilaku konsumtif dalam berbelanja online pada remaja di Kabupaten Karawang. Remaja yang memiliki konsep diri yang tinggi dan positif cenderung lebih bijaksana dalam berbelanja, sementara mereka yang memiliki konsep diri yang rendah lebih rentan terhadap pengaruh eksternal dan lebih cenderung terlibat dalam perilaku konsumtif yang berlebihan.
Cognitive flexibility as Mediator the Effect of Loneliness on Celebrity worship in Early adult Korean Wave Fans in Indonesia Krismana, Muhamad Gilang; Rahman, Puspa Rahayu Utami; Dimala, Cempaka Putrie
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 4 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i4.12342

Abstract

Celebrity worship is an obsessive-addictive disorder where a person becomes involved in every detail of their idol's activities (Maltby et. al, 2005). This study aims to determine cognitive flexibility as a mediator of the effect of loneliness on celebrity worship in early adult korean wave fans in Indonesia. The research method uses quantitative and causality approaches. The measuring instruments used are the Cognitive Flexibility Inventory (CFI) scale by Dennis & Vander Wal (2010, the UCLA Loneliness Scale (ULS-20) scale by Russel (1996), and the Celebrity Attitude Scale (CAS) scale by Maltby et al (2004). The population of this study was early adult korean wave fans in Indonesia, with a sample of 496 participants including 113 men and 383 women. Mediation analysis was used using the SEM mediation analysis feature of the JASP software version 16. The results showed the value of the direct effect of the loneliness variable on celebrity worship, with a p value of 0.001 <0.05, which indicates that the loneliness variable has a significant effect on celebrity worship. On the other hand, the value of the indirect effect between the variable loneliness on celebrity worship and cognitive flexibility as a mediator was obtained, with a p value of 0.001 <0.05, which shows that cognitive flexibility functions as a mediator of the effect of loneliness on celebrity worship. which means that the cognitive flexibility variable can reduce celebrity worship caused by the loneliness variable.Celebrity worship merupakan gangguan obsesif-adiktif dimana seseorang menjadi terlibat pada setiap detail aktivitas idolanya (Maltby et. al, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cognitive flexibility sebagai mediator pengaruh loneliness terhadap celebrity worship pada dewasa awal penggemar korean wave di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kausalitas. Alat ukur yang digunakan adalah skala Cognitive Flexibility Inventory (CFI) oleh Dennis & Vander Wal (2010, skala UCLA Loneliness Scale (ULS-20) oleh Russel (1996), dan skala Celebrity Attitude Scale (CAS) oleh Maltby et al (2004). Populasi penelitian ini merupakan dewasa awal penggemar korean wave di Indonesia, dengan sampel sebanyak 496 partisipan diantaranya 113 laki-laki dan 383 perempuan. Analisis mediasi digunakan menggunakan fitur SEM mediation analysis dari perangkat lunak JASP versi 16. Analisis mediasi digunakan menggunakan fitur SEM mediation analysis dari perangkat lunak JASP versi 16. Hasil penelitian menunjukkan nilai pengaruh langsung variabel loneliness terhadap celebrity worship. Di sisi lain, nilai pengaruh tidak langsung antara variabel loneliness terhadap celebrity worship dan cognitive flexibility sebagai mediator diperoleh, dengan nilai p 0,001 < 0,05, yang menunjukkan bahwa cognitive flexibility berfungsi sebagai mediator pengaruh loneliness terhadap celebrity worship. yang berarti variabel cognitive flexibility dapat penurunan celebrity worship yang disebabkan oleh variabel loneliness.
Can Self-Efficacy Serve as a Mediator Variable of Hardiness to Cheating Behavior in College Students? Agustin, Sofhie Istiqomah; Dimala, Cempaka Putrie; Wulandari, Christina R
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 2 (2023): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v11i2.11767

Abstract

Cheating behavior is nothing new nowadays. This dishonest behavior is considered normal in the world of education. If it continues, there are possibility that this dishonesty behavior will also be applied in every  social situations. This research aims to determine the role of hardiness in cheating behavior through self-efficacy. This research involved 400 college students. The Cheating Behavior measuring instrument use the Cheating Behavior Scale based on Cizek category  (2003). The Hardiness Scale modified from the Christianto and Amalia scale (2022), and the Self-Efficacy Scale were measured using a modified Indonesian version of the General Self-Efficacy Scale from Novrianto et al (2019). The approach used in this research is a quantitative approach with statistical analysis, namely regression analysis. The results showed that: (1) there is a significant direct role of hardiness on cheating behavior; (2) There is a significant direct role of hardiness on self-efficacy; (3) There is a significant direct role of self-efficacy on cheating behavior; (4) Self-efficacy can play a significant role as a mediator variable from hardiness to cheating behavior. It can be concluded that hardiness plays a role in cheating behavior through self-efficacy as a mediator variable. The role obtained from hardiness and self-efficacy towards cheating behavior together is equal to 29.3% with effective contributions of hardiness is 23.9% and self-efficacy is 5.3%. The implication of this research is the importance of hardiness as an individual personality characteristic, this affects self efficacy. Thus the possibility of individuals to do cheating behavior in academic environment will be low.Perilaku menyontek bukanlah hal yang baru pada saat ini. perilaku tidak jujur ini sudah dianggap biasa dalam dunia pendidikan, jika terus dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan perilaku ketidakjujuran ini akan diterapkan juga dalam lingkungan sosial sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri sebagai variabel mediator dari  hardiness terhadap perilaku menyontek. Teknik sampling penelitian ini menggunakan kuota sampling dengan sampel sebanyak 400 mahasiswa di Karawang. Alat ukur Perilaku Menyontek dalam penelitian ini menggunakan Skala Perilaku Menyontek (Cheating) berdasarkan kategori Cizek (2003). Skala Hardiness yang  dimodifikasi  dari skala Christianto dan Amalia (2022), dan Skala  Efikasi diri diukur menggunakan modifikasi General Self Efficacy Scale (GSES) Versi Indonesia dari Novrianto, et al (2019). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik yaitu analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat peran langsung yang signifikan dari hardiness terhadap perilaku menyontek; (2) Terdapat peran langsung yang signifikan dari hardiness terhadap efikasi diri ; (3) Terdapat peran langsung yang signifikan dari efikasi diri terhadap perilaku menyontek; (4) Efikasi diri dapat berperan signifikan sebagai variabel mediator dari hardiness terhadap perilaku menyontek. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peran hardiness terhadap perilaku menyontek melalui efikasi diri sebagai variabel mediator. Peranan yang diperoleh dari hardiness dan efikasi diri terhadap perilaku menyontek secara bersama-sama yaitu sebesar 29.3% dengan sumbangan efektif hardiness sebesar 23.9% dan efikasi diri sebesar 5.3%. Implikasi pada penelitian ini yaitu pentingnya hardiness sebagai karakteristik kepribadian individu, hal ini berpengaruh terhadap efikasi diri. Sehingga, kemungkinan individu untuk melakukan perilaku menyontek di lingkungan akademik akan rendah.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP OPTIMISME MENGHADAPI DUNIA KERJA SISWA KELAS XII SMK IPTEK SANGGABUANA PANGKALAN KARAWANG Nugraha, Winda Sri Pramesti; Dimala, Cempaka Putrie; Hakim, Arif Rahman
Psikologi Prima Vol. 4 No. 1 (2021): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v4i1.1909

Abstract

Dunia kerja merupakan dunia tempat sekumpulan individu dalam melakukan suatu aktivitas kerja baik di dalam perusahaan maupun organisasi. Sulitnya mendapatkan pekerjaan di masa globalisasi ini menjadi topik hangat yang sangat meresahkan bagi lulusan-lulusan SMK yang memang belum memiliki pengalaman dalam bekerja. Optimisme merupakan suatu pandangan secara menyeluruh melihat semua hal yang baik dan bisa berpikir secra positif serta berpikir peristiwa buruk hanya bersifat sementara. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan dukungan sosial terhadap optimisme menghadapi dunia kerja siswa kelas XII SMK IPTEK Sanggabuana Pangkalan Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumblah populasi keseluruhan kelas XII 270 siswa penggambilan sampel menggunakan sampling kuota yang berjumlah 152 siswa. Hasil uji hipotesis bahwa terdapat pengaruh efikasi diri dan dukungan sosial terhadap optimisme menghadapi dunia kerja siswa kelas XII SMK IPTEK Sanggabuana Pangkalan Karawang dengan jumlah nilai sebesar 51,3% dan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05).
Apakah Suami Yang Ditinggal Istri Menjadi TKW Cenderung Berselingkuh? Menilik Peran KepribadianDan Kepuasan Pernikahan Dimala, Cempaka Putrie; Aisha, Dinda; Ridwan, Eka
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.2575

Abstract

Meningkatnya jumlah perempuan Indonesia yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri berdampak psikologis dan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan, khususnya suami. Dampak tersebut dapat menhyebabkan kerentanan dalam ketahanan keluarganya, salah satunya ialah akan munculnya perselingkuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan pernikahan dan kepribadian terhadap kecenderungan perselingkuhan pada suami yang ditinggal istri menjadi TKW di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala ITIS, ENRICH Marital Satisfaction, dan IPIP-BFM-25. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kepuasan pernikahan berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan perselingkuhan. Dari lima dimensi kepribadian yang diukur, hanya kepribadian agreeableness berpengaruh signifikan secara negatif. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menyoroti peran kepribadian agreeableness sebagai prediktor utama kecenderungan perselingkuhan dalam pernikahan jarak jauh.
Co-Authors Afero, Fanny Irawan Agustin, Sofhie Istiqomah Ahmad Fuad Fadhil Alfajri, Fauzan Ahmad Ananda Saadatul Maulidia Ananda Saadatul Maulidia Andeli, Rossy Andika, Rizki Andyan Lutfahyanto Andyan P.L Anggun Pertiwi Anggun Pertiwi Anisa Priastuti Utami Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Asep Saepuloh Atrianah Christina Rahayu Wulandari Dewi, Alba Putri Dewi, Andrea Puspita Dimas Prabowo Dimas Prabowo Dinda Aisha Dwi Toni Indra Pamungkas Eka Mardia Fadilahasanah, Salsa Fauzul Adim Ubaidillah Febrianto, Helmi Fitria, Reni Haekal Mauludin Hartanti, Riska Tri Haryanti Mustika Hidayatul Karomah Ibad, M Choirul Ibad, M. Choirul Indah Nur Azizah Ivana Mara Salsabila Jasmine, Yufita Krismana, Muhamad Gilang LATIFAH Lekatompessy, Shella Kristiani Leometa, Citra Hati Listiana, Yulinar Dwi Gita Lydia Putri Afandi M. Choirul Ibad M. Yogi Riyantama Isjoni Maharani, Alyssa Marwah, Siti Maulida, Ananda Saadatul Maulidia, Ananda Saadatul Mudinillah, Adam Muharsih, Lania Musriyah, Azizah Mustika, Haryanti Nezia, Amara Nia Mardiana Nita Rohayati Nita Rohayati Nugraha, Winda Sri Pramesti Nugroho, Sephtian Setyo Nurbaeti Nurzaman, Robby Pandiangan, Saria Indriana Permatasari, Agnia Putri Pertiwi, Anggun Pirli, Indriyani Dewi Agita Prasetya, Talitha Aisha Putri PRATOMO, BIMO Purwanti, Dewi Asih Puspa Rahayu Utami Puspa Rahayu Utami Rahman Putri Nur Rahmawati Rahman, Arif Hakim Ramadan, Regi Randwitya Ayu Ganis Hemasti Ratih Saraswati Ridwan, Eka Riki Aprijal Riza, Wina Lova Rohayati, Nita Shabrina, Darin Salsa Silvi Dwianti Siregar, Linda Mora Susi Yeni Syamsiar, Syamsiar Tantia Yuliandina Tourniawan, Irwan Ulva, Maria Wahyudin Winda Sri Pramesti Nugraha Wulandari, Christina R Wulansari, Resi Yudha Adrianto Yulyanti Minarsih