Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Borneo Journal of Medical Laboratory Technology

Hubungan Antara Status Gizi dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di RSD Kota Tidore Kepulauan Guraci, Vaya Gaby; Safitri, Asrini; Hamzah, Pratiwi Nasir; Royani, Ida; Mulyadi, Farah Ekawati
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i2.9346

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang dapat mengganggu pasokan oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh. Prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia, dengan lansia menjadi kelompok yang paling berisiko. Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, pola makan, merokok, dan obesitas berperan dalam terjadinya hipertensi. Indeks massa tubuh (IMT) sering digunakan untuk menilai status gizi dan berhubungan erat dengan risiko hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi hipertensi pada lansia di RSD kota Tidore Kepulauan, untuk mengetahui status gizi pada lansia di RSD kota Tidore Kepulauan, serta untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian hipertensi pada lansia di RSD kota Tidore Kepulauan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data rekam medis. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 91 sampel didapatkan prevalensi hipertensi pada lansia lebih banyak pada perempuan, yaitu 69,2%. Kelompok usia terbanyak adalah lanjut usia (elderly) yaitu 70,3%. Status gizi terbanyak adalah obesitas yaitu 52,7%. Jenis hipertensi terbanyak adalah hipertensi tingkat 1 yaitu 64,8%. Hasil analisis dengan chi square menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian hipertensi pada lansia (p = 0,023). Kesimpulan: Berdasarkan jenis kelamin, prevalensi hipertensi pada lansia didapatkan lebih banyak pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Berdasarkan status gizi, didapatkan indeks massa tubuh berlebih dan obesitas lebih banyak pada lansia dibandingkan dengan indeks massa tubuh normal dan kurang. Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian hipertensi pada lansia di RSD Kota Tidore Kepulauan.
Hubungan Status Gizi Dengan Derajat Hipertensi Di RSUD Abepura Jayapura Dedi, Muh.Khaidir; Safitri, Asrini; Hamzah, Pratiwi Nasir; Bamahry , Aryanti R; Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i1.9568

Abstract

Prevalensi hipertensi terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Hipertensi merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan ginjal. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap hipertensi adalah status gizi yang tidak seimbang, terutama obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi pasien hipertensi di RSUD Abepura Jayapura, untuk mengetahui derajat hipertensi pada pasien hipertensi di RSUD Abepura Jayapura, serta untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan derajat hipertensi di RSUD Abepura Jayapura. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian status gizi tertinggi pada pasien hipertensi di RSUD Abepura yaitu status gizi obesitas derajat 2 dengan frekuensi 64% (32 orang). Pasien hipertensi di RSUD Abepura Jayapura didapatkan pasien dengan derajat hipertensi terbanyak yaitu hipertensi derajat 2 dengan frekuensi 38 orang. Berdasarkan hasil penelitian terkait hubungan status gizi dengan derajat hipertensi disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi dan derajat hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa obesitas memiliki peran penting dalam peningkatan derajat hipertensi, di mana semakin tinggi indeks massa tubuh seseorang, semakin besar risiko mengalami hipertensi yang lebih berat. Oleh karena itu, pemantauan status gizi dan pengendalian berat badan menjadi langkah penting dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi.
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Anak Di RS Ibnu Sina Tahun 2021 - 2023 Khairunnisa, Siti Fayka; Wahyu, Sri; Gayatri B., Sri Wahyuni; Safitri, Asrini; Arfah, Arni Isnaini
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i1.9666

Abstract

Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian DBD adalah status gizi, yang berpengaruh terhadap respons imun tubuh dalam menghadapi infeksi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa anak dengan status gizi kurang maupun obesitas lebih berisiko mengalami DBD dengan derajat yang lebih berat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita pada pasien anak Demam Berdarah Dengue (DBD) di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2021 – 2023, mengetahui status gizi pada pasien anak Demam Berdarah Dengue (DBD) di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2021 – 2023, serta untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan derajat Demam Berdarah Dengue (DBD) di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2021 - 2023. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian analitik deskriptif. Hasil peneltian menunjukkan bahwa karakteristik penderita pada pasien anak Demam Berdarah Dengue (DBD) di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2021 – 2023 memiliki mayoritas penderita dengan jenis kelamin perempuan dan usia antara 6 – 10 tahun serta derajat infeksi terbanyak yang datang rawat inap adalah DBD Grade. Hasil menunjukkan bahwa status gizi terbanyak pada pasien anak Demam Berdarah Dengue (DBD) di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2021 – 2023 adalah status gizi baik (Health Weight). Terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dan derajat Demam Berdarah Dengue (DBD) di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2021 – 2023. Maka dapat disimpulkan bahwa status gizi berperan dalam tingkat keparahan DBD pada anak, sehingga pemantauan status gizi dapat menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan dan penanganan DBD.
Co-Authors Abdi, Dian Amelia Abdullah, Rezky Putri Indarwati Adriana, Delvi Ahmad Ardhani Pratama Ahyar, Farah Firjatillah Aisyah, Windy Nurul Al Qindy, Syech Muh. Ali Aspar Mappahya Alwi, Sitti Rafiqah Amalia D, Nurul Tasya Andi Tenri Sanna Ardiansyah Paputungan, Muhammad Arfah, Arni Isnaini Arifin, Arina Fathiyyah Arifuddin, Andi Tenri Sanna Aryanti R. Bamahry Azikin, Wildana Badruddin, Kartini Bamahry , Aryanti R Bamahry, Aryanti R. Basir, Hasmawati Bima, Irmayanti Haidir Churiani Darariani Iskandar Darussalam, Andi Husni Esa Dedi, Muh.Khaidir Dirgahayu, A. Millaty Halifah Dwi Pratiwi Esa Darussalam, Andi Husni Fattah, Nurfachanti Fendy Dwimartyono Fitriah Fitriah Gayatri B., Sri Wahyuni Gayatri, Sri Wahyuni Guraci, Vaya Gaby Haeriyanty, Haeriyanty Hamzah, Pratiwi Nasir Ida Royani Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irna Diyana Kartika Irsandy, Febie J, Muhammad Akbar Jumaide, Nurul Isnaeni Kamaluddin, Irna Diyana Kartika Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim, Marzelina Khair, Yaumil Khairunnisa, Siti Fayka Laddo, Nirwana Lantara, A. Millaty Halifah Dirgahayu Loddo, Nirwana M. Yogi Riyantama Isjoni M., Andi Nurdina Maharani, A.Putri Salwa Dita Maharani, Ratih Natasha Mangarengi, Yusriani Mochammad Erwin Rachman, Mochammad Erwin Muchsin, Achmad Harun Mulyadi, Farah Ekawati Muthalib, Iqra Muhamad Zulmadhani Z. N, Hermiaty Namirah, Hanna Aulia Natasha, Ratih Natsir, Pratiwi Nirwan, Siti Fauziyyah Novriansyah, Zulfikri Khalil Nurhikmawati, Nurhikmawati Nurmadilla, Nesyana Nurul Aisyah, Windy Pramono, Sigit Dwi Prema Hapsari Putry, Resti Anisha Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Rahman, Dinda Briliani Rahmawati, Rahmawati Ratnawati, Wahida Razak, Kaisar Rizki Amalia Rizqi, Ain Tajriani Sani, Resky Mutiara Sjakir, Muh Febri Ananda Sri Julyani Sri Wahyu Suhestin, Cristy Wanti Syahril, Erlin Tahir, Akina Maulidhany Taufik, Muhammad Akram Umar, Uni Numero Risky Usri, Nur Afifah Utami, Dian Fahmi Widyadhana, Narlhiandini Mitresna Wiriansya, Edward Pandu Wisudawan, Wisudawan Wulandari, Nurul Ismi Yudistira, Amanda Tasya Reghinaa Putri Yuniati, Lisa ZA, M. Abrar Naufal Hidayatullah Zulfahmida Zulkifli, Andi Aldita Nitamapia