Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Kesiapan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Kun Karima Pandeglang Santoso, Nofan Budi; Sirojudin, Rumbang; Sa’ad, Suadi; Wasehudin, Wasehudin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i8.3199

Abstract

SMA Kun Karima selaku sekolah penggerak Angkatan 2 yang mengimplementasikan kurikulum merdeka sehabis pandemic Covid 19, perihal tersebut dipengarui oleh pertumbuhan teknologi yang sangat pesat sehingga pengaruhi pergantian kebijakan pemerintah spesialnya di bidang Pembelajaran dengan merubah kurikulum 2013 jadi Kurikulum Merdeka, buat itu hendak terjalin pergantian serta tantangan guru dalam melaksanakan Kurikulum baru tersebut, makalah ini bertujuan menganalisa serta mengevaluasi kegiapan guru Pembelajaran Agama Islam di SMA Kun Karima Pandeglang dalam mempraktikkan Kurikulum Merdeka di kelas X serta XII, Fokusnya merupakan Perencanaan Pendidikan, Penerapan Pendidikan serta Asesmen Pendidikan. Dengan riset mengunakan tata cara kualitatif dengan pendekatan study deskriptif dengan satu responden, hasil merumuskan dalam perencanaan guru sanggup membuat materi ajar serta tujuan pendidikan cocok dengan ciri area SMA Kun Karima, serta guru sanggup mempraktikkan langka- langka pendidikan cocok dengan Materi Ajar yang dibuatnya, terakhir guru melaksanakan asesmen formatif serta sumatif cocok dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Dalam riset ini teruji guru guru Pembelajaran Agama Islam di SMA Kun Karima memiliki kesiapan serta kematangan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Buat mengoptimalkan pencapaian tujuan Pembelajaran yang di harapkan riset ini menggarisbawahi menyesuaikan diri guru dalam implementasi Kurikulum baru serta tingkatkan mutu pengajaran buat kesinambungan pertumbuhan Pembelajaran.
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PROSES BELAJAR PESERTA DIDIK DI MA AL MAHDI PABUARAN HERIANSYAH, DEVI ANGGARA; SIROJUDIN, RUMBANG; FATURACHMAN, NANANG; WASEHUDIN, WASEHUDIN; LAZZAVIETAMSI, FANDY ADPEN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3359

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence on the social environment on the learning process of students, especially at MA Al Mahdi Pabuaran. The social environment should not be underestimated, because it has the potential to significantly affect the learning process of students. The importance of a conducive social environment significantly affects students' learning activities. This study uses an approach with triangulation techniques to test the validity and reality of data in investigating the influence of the social environment on the learning process of students at MA Al Mahdi Pabuaran. By conducting interviews and data collection which involves analyzing various literary repositories from various literature. The findings of this study show that the social environment in grades has an impact on the learning process of students at MA Al Mahdi Pabuaran. The social environment has a direct impact both on the low level of the learning process and the cognitive or affective field of the learner. The environment has an important role in the learning process, acting as a powerful learning resource that can improve the development of students and can improve their learning process and outcomes. This research also offers a more comprehensive understanding of the importance of investigating the social environment about the learning process and achievement of students, especially in MA Al Mahdi Pabuaran. ABSTRAKTujuan studi ini ialah untuk menentukan Pengaruh pada lingkungan Sosial pada proses belajar peserta didik, khususnya di MA Al Mahdi Pabuaran. Lingkungan sosial tidak boleh diremehkan, karena memiliki potensi untuk mempengaruhi proses belajar peserta didik secara signifikan. Pentingnya lingkungan sosial yang kondusif secara signifikan mempengaruhi kegiatan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan teknik triangulasi untuk menguji validitas dan realibilitas data dalam menyelidiki pengaruh lingkungan soaial terhadap proses belajar siswa di MA Al Mahdi Pabuaran. Dengan melakukan wawancara dan pengumpulan data yang melibatkan analisis berbagai repositori sastra dari berbagai literatur. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan sosial di nilai memiliki dampak pada proses belajar peserta didik di MA Al Mahdi Pabuaran. Lingkungan sosial memiliki dampak langsung baik pada tingkat yang rendah dari proses belajar dan bidang kognitif atau afektif peserta didik. Lingkungan memiliki peran penting dalam proses belajar, bertindak sebagai sumber daya belajar yang kuat yang dapat meningkatkan perkembangan peserta didik dan dapat meningkatkan proses serta hasil mereka belajar. Penelitian ini juga menawarkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pentingnya menyelidiki lingkungan sosial tentang proses dan prestasi belajar peserta didik, khususnya di MA Al Mahdi Pabuaran.
THE PARADIGM OF CHARACTER EDUCATION IN ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL Wasehudin, Wasehudin; Wajdi, Muh Barid Nizarudin; Silahuddin, Silahuddin; Syafe'i, Imam; Sirojudin, Rumbang; Bachtiar, Machdum; Hasanah, Uswatun
Islam Futura Vol 24 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v24i2.22546

Abstract

This research aims to discuss the important role of teachers as educators and role models in educational institutions, especially in character education at SDIT Al-Izzah Banten. Based on the theoretical framework proposed by Moeslim Abdurrahman, this study emphasizes the importance of role models in character education by underlining the essence of religious teachings that must be applied in everyday life. This study uses a qualitative method with a triangulation technique that combines data from field observations, interviews with teachers and principals, and related literature. This research explores the character education paradigm at SDIT Al-Izzah, emphasizing the importance of acculturating character in the school culture through exemplary behaviour, discipline, habituation, wise advice, and rewards for good behaviour. The research highlights the comprehensive involvement of the school community, including the principal, teachers, administrative staff, caretakers, parents and the local community in creating an environment conducive to character development. Notably, the research revealed the extension of disciplinary practices beyond the classroom, encompassing daily routines such as absences for congregational prayers and communal meals, which contribute to the overall moral formation of students.
Tradisi Keilmuan Pada Masa Pendidikan Islam Klasik Euis Mutmainah; Rumbang Sirojudin
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 5 (2025): NJMS - Desember 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi keilmuan pada masa pendidikan Islam klasik dengan menelusuri fondasi epistemologis, institusional, dan metodologis yang melandasi lahirnya peradaban ilmiah dunia Islam abad ke-8 hingga ke-13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan ilmu pada masa tersebut dibangun melalui integrasi harmonis antara wahyu, akal, dan pengalaman empiris yang kemudian melahirkan ekosistem pendidikan yang terstruktur. Institusi seperti masjid, kuttab, madrasah, dan Bayt al-Hikmah berperan sebagai pusat produksi dan distribusi ilmu sekaligus model awal universitas modern. Perkembangan disiplin ilmu agama dan sains berjalan tanpa dikotomi, sebagaimana terlihat pada karya tokoh seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan Ibnu Rusyd yang mewakili puncak inovasi ilmiah dalam matematika, kedokteran, dan filsafat. Tradisi penerjemahan besar-besaran serta dukungan politik dari Dinasti Abbasiyah memperkuat posisi Baghdad sebagai pusat ilmu global. Integrasi epistemologi bayani, burhani, dan irfani memperkaya metode berpikir umat Islam sehingga menghasilkan sistem pendidikan holistik yang menekankan ilmu, adab, dan etos penelitian. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam klasik merupakan model peradaban ilmiah yang relevan bagi pengembangan pendidikan kontemporer berbasis integrasi ilmu dan nilai moral-spiritual
The Role of Teachers in Shaping Students' Character through Enforcement of Discipline and Habituation in Madrasah Ali Yakub; Rumbang Sirojudin; Hunainah Hunainah; Eti Shobariyah
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.9011

Abstract

This research aims to examine the role of teachers in shaping student character through rules enforcement and habituation at madrasah. Using a qualitative approach with descriptive methods, data were collected through observation, interviews, and documentation at Madrasah Tsanawiyah in Banten Province. The results showed that rules enforcement provided clear behavioral guidelines fostering discipline and responsibility, while habituation established positive behavioral patterns such as honesty and cooperation. Teachers acted not only as enforcers but also as role models implementing humanistic approaches. Integration of both strategies effectively shaped students’ moral character aligned with Islamic values. It is recommended that madrasah enhance teacher training on character education integration to maximize these approaches in daily practice.
IMPLEMENTASI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM DI ERA TURKI UTSMANI Neneng Fauziah; Rumbang Sirojudin; Nanang Faturachman; Wasehudin Wasehudin; Fandy Adpen Lazzavietamsi
Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2024): (September 2024)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/tarbiyatuna.v8i2.2584

Abstract

The Ottoman Turkish dynasty was a period of Islamic revival. The Ottomans carried out massive expansion in spreading Islam and bringing about a golden age again. This of course cannot be separated from the influence of education at that time. This research aims to reveal the history of Ottoman Türkiye and the implementation of the Islamic education system during that time. Using the qualitative method of historical perspective, the author carries out the stages of determining research topics, heuristics, criticism and historiography to analyze and describe the results from various books, literature, documents and related writings. The research results show that; 1). The Ottoman Caliphate was founded by the Oghuz tribe led by Erteghul. After Erteghul died, the leadership continued by Caliph Uthman bin Ertoghul (1290 AD-1326 AD) began the period of Islamic revival by expanding several areas and establishing madrasas. 2). The implementation of education in the expansion phase emphasized the spread of Islam by establishing madrasas in every territory. The curriculum used is only the Islamic religious curriculum and the method of memorizing books. Meanwhile, in the golden phase of the Islamic education system, the emphasis was on commitment to developing Islamic education and science, improving the quality of teachers, making Istanbul a center of knowledge and developing Islamic architecture. In the decline phase there was a decline in the economy and politics which caused a decline in the quality of Islamic education. so that the reform of Islamic education in a modern direction emerged which refers to western education.
INOVASI PENGEMBNAGAN KURIKULUM PAI BERBASIS KURIKULUM TERINTEGRASI DI PONDOK PESANTREN DAAR EL QOLAM Nuruliana, Chandra; fauzi, ahmad fauzi; Sirojudin, Rumbang; Helnanelis
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v12i2.12292

Abstract

Islamic boarding school is the oldest Islamic educational institution in Indonesia, possessing a distinct intellectual tradition, local culture, and unique educational system. Despite undergoing various changes due to modernization, the pesantren maintains its Islamic identity through an independent educational model, rooted in tradition, yet adaptive to the demands of the times. The evolution of the educational system has given rise to two types of pesantren: Salaf pesantren that focus on the study of classical texts, and Khalaf (modern) pesantren that integrate religious and general sciences using classical teaching methods and foreign language instruction. This transformation requires pesantren to continuously conduct curriculum development that is relevant, effective, and capable of addressing global challenges, including resource limitations, national regulatory demands, and the needs of modern society. Pondok Pesantren Daar El Qolam, as one modern pesantren, implements an integrated curriculum that combines the national curriculum, the Gontor curriculum, and the institution's specific curriculum. However, its implementation faces challenges such as mastery of Arabic and English, and the heterogeneity of new students' academic backgrounds. Therefore, curriculum development in pesantren requires a comprehensive approach that involves all stakeholders to achieve the goals of Islamic education, namely forming individuals who are faithful, knowledgeable, virtuous, and capable of adapting to changing times.
Inovasi dan Pendekatan dalam Pengembangan Kurikulum: Dari Subjek Akademik hingga Teknologis Tahfidzi, Nufus; Rohati, Siti; Sirojudin, Rumbang; Nelis, Helna
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4699

Abstract

Artikel ini membahas berbagai model konsep pengembangan kurikulum yang berperan penting dalam peningkatan mutu pendidikan dan relevansinya terhadap kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Empat model utama yang dibahas meliputi model Subjek Akademik, Humanistik, Rekonstruksi Sosial, dan Teknologis. Model subjek akademik menitikberatkan pada penguasaan ilmu pengetahuan; model humanistik berfokus pada pengembangan potensi dan kemanusiaan peserta didik; model rekonstruksi sosial menekankan keterlibatan aktif siswa dalam pemecahan masalah sosial; sedangkan model teknologis memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pengembangan kurikulum tidak hanya bergantung pada teknologi atau biaya, tetapi juga pada keselarasan antara tujuan pendidikan, kebutuhan masyarakat, dan kompetensi peserta didik agar mampu beradaptasi serta berkontribusi dalam kehidupan sosial.This article discusses various curriculum development models that play a crucial role in improving educational quality and its relevance to societal needs and technological progress. The study employs a descriptive method through library research. Four major models are examined: the Academic Subject Model, Humanistic Model, Social Reconstruction Model, and Technological Model. The academic subject model emphasizes knowledge mastery; the humanistic model focuses on personal growth and human values; the social reconstruction model encourages students’ active participation in solving social issues; while the technological model utilizes technological advancements to enhance learning effectiveness. The findings indicate that successful curriculum development depends not only on technological innovation or financial investment but also on the alignment between educational goals, societal needs, and learners’ competencies to adapt and contribute effectively to social life
Peran PAI dalam Membentuk Akhlak dan Moderasi Beragama di Sekolah (Studi Kasus di SMP Negeri 8 dan SMP Bina Cipta Karya Cilegon) Julehah, Julehah; Rumbang Sirojudin; Deni Iriyadi; Fitri Hilmiyati; Lalu Turjiman Ahmad
Jurnal Paris Langkis Vol 6 No 1 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/parislangkis.v6i1.23994

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlakul karimah dan wawasan moderasi beragama peserta didik di SMP Negeri 8 Cilegon dan SMP Bina Cipta Karya Cilegon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan degradasi moral, intoleransi, dan pengaruh radikalisme di kalangan remaja dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap guru PAI, kepala sekolah, serta siswa kelas VIII. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara pembinaan akhlakul karimah dan internalisasi moderasi beragama yang dikaji secara simultan pada sekolah negeri dan swasta dengan karakter sosial yang berbeda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PAI berperan strategis melalui keteladanan guru, pembiasaan religius, integrasi nilai dalam Kurikulum Merdeka dan proyek P5, serta budaya sekolah yang inklusif. Nilai kejujuran, empati, disiplin, toleransi, dan sikap anti-kekerasan terinternalisasi secara konsisten dalam perilaku siswa. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian PAI berbasis karakter dan moderasi beragama, sementara secara praktis memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum PAI, penguatan peran guru, dan kebijakan pendidikan karakter di sekolah menengah.
IMPLEMENTING CHARACTER EDUCATION STRATEGIES IN MAJOR ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS IN BANTEN PROVINCE Ridwan, Iwan; Sirojudin, Rumbang; Wasehudin, Wasehudin
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i001.9281

Abstract

Purpose: This study examines strategies for implementing character education in Islamic educational institutions under major Islamic organizations in Banten Province. Method: Using a qualitative case study approach, data were collected through observations, interviews, and document analysis in schools affiliated with Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Mathla'ul Anwar, and Al-Khairiyah. Result: The findings indicate that character education is implemented through the integration of Islamic values into the curriculum, exemplary conduct of educators, habituation via religious and extracurricular activities, and the strengthening of school culture. Key success factors include strong institutional leadership, educator competence, supportive organizational culture, and community involvement, while the main challenges are educator inconsistency, limited parental participation, and the influence of digital media on students’ character development. Conclusion: This study contributes a contextual character education model based on Islamic values that can be adapted by Islamic educational institutions in other regions with similar socio-religious contexts
Co-Authors Abdul Fatah Ahmad Fauzi Fauzi Ahmad Hujaeri Ahmad Munada, TB Ahmad Qurtubi Ahmad Suganda AL-FARISI, MOCHAMMAD ALBY Ali Yakub Ali Yakub Anis Fauzi, Anis Anis Fuad ARIFIN, MOH.NUR Aslihah, Aslihah Asrowi Asrowi Asrowi Asrowi Ayatullah Humaeni Cahyawati, Ita Chatarina Umbul Wahyuni Deni Iriyadi Dirjo, Dirjo Enung Nugraha Eti Shobariyah Eti Shobariyah Euis Mutmainah Fandy Adpen Lazzavietamsi Faturachman, Nanang Fitri, Melati Zaqia Hasan Basri Helna Nelis Helnanelis, Helnanelis HERIANSYAH, DEVI ANGGARA Hilmiyati, Fitri Hunainah Hunainah Hunainah Hunainah, Hunainah Ikhwan Hadiyyin Imam Maulana Hidayat Imam Syafei Irfan Anshori Ita Cahyawati Iwan Ridwan Julehah, Julehah Kharisul Wathoni Lalu Turjiman Ahmad Lazzavietamsi, Fandy Adpen Lazzavietamsi, Fandy Apden Lugowi, Rifyal Ahmad Lutfiyah Lutfiyah Machdum Bachtiar Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Munada, Tb. Ahmad Nanang Faturachman Nelis, Helna Neneng Fauziah Neneng Fauziah Nofan Budi Santoso Nufus Tahfidzi Nuruliana, Chandra Pramono, Bayu Rahmat Lubis Rd Hidayatullah Rifyal Ahmad Lugowi Rohati, Siti Santoso, Nofan Budi Sa’ad, Suadi SHOBARIYAH, ETI Silahuddin Silahuddin Siti Rohati Suadi Sa’ad Supardi, Supardi Supianto Supianto, Supianto Susari Susari Susari Susari, Susari Tahfidzi, Nufus Tajul Fadli Upiyani Upiyani Upiyani Upiyani, Upiyani Uswatun Hasanah Uyu Muawanah Wajdi, Muh Barid Nizarudin Wasehudin Wasehudin Wasehudin Wasehudin Wasehudin Wasehudin Wasehudin Wasehudin, Wasehudin Wasehudin, Wasehudin Yakub, Ali Yuttana Kuakul Yuttana, Yuttana Zainal Muttaqin Zainuri, Siti Machmudah