Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Rumah Sakit Islam Gorontalo Putri Qamaria Abubakar; Sofyan Al Hadar; Andi Yusuf Katili
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Rumah Sakit Islam Gorontalo (RSIG) dengan menekankan pada tiga fokus utama: responsivitas pelayanan, kesejahteraan sumber daya manusia (SDM), dan sarana prasarana. Ketiga aspek ini dipilih karena merupakan komponen krusial dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan. Dalam konteks manajemen rumah sakit tipe D, tantangan terhadap kualitas layanan, distribusi beban kerja, dan ketersediaan infrastruktur masih menjadi permasalahan yang kompleks dan saling berkaitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap informan internal dan eksternal rumah sakit, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dan dipadukan dengan pendekatan analisis SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan ketiga fokus tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi responsivitas, RSIG telah menerapkan sistem antrean elektronik dan prosedur triase yang cukup efektif, namun masih terkendala keterbatasan petugas pada malam hari dan belum terintegrasinya sistem informasi antarunit. Pada aspek kesejahteraan SDM, kompensasi dan insentif telah berbasis beban kerja, tetapi tunjangan risiko dan pelatihan berkelanjutan belum merata. Sementara itu, dari sisi sarana dan prasarana, fasilitas utama sudah memenuhi standar tipe D, namun pemeliharaan belum optimal dan sistem teknologi informasi masih bersifat parsial. Pembahasan menunjukkan bahwa strategi pengembangan RSIG harus diarahkan pada penguatan manajemen shift, keadilan kesejahteraan tenaga medis, dan perencanaan terpadu untuk pemeliharaan sarana serta pengembangan teknologi informasi. Dengan perencanaan berbasis SWOT yang sistematis, RSIG berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan islami yang profesional dan responsif.
Faktor-Faktor Penghambat Pelayanan Jasa Transportasi Online (Grab) Di Kota Gorontalo Chintia Desiana Tenges; Sofyan AlHadar; Andi Yusuf Katili
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1689

Abstract

Transformasi digital dalam sektor transportasi telah menghadirkan layanan berbasis aplikasi seperti Grab yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam mobilitas masyarakat. Namun, implementasi layanan ini di kota-kota berkembang seperti Gorontalo masih menghadapi sejumlah kendala yang berdampak pada kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat pelayanan jasa transportasi online Grab di Kota Gorontalo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pengguna dan mitra pengemudi, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat utama meliputi keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi pengguna dan pengemudi, ketidaksesuaian estimasi tarif dan waktu, serta lemahnya pengawasan terhadap kualitas layanan. Selain itu, ketidakjelasan regulasi lokal juga turut mempersulit adaptasi operasional Grab di wilayah ini. Temuan ini menunjukkan perlunya sinergi antara pihak penyedia layanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan.
Peran Aparat Desa Dalam Pemutakhiran Data Penerima Bantuan Langsung Tunai Di Desa Lembah Hijau Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango Thaib Misbahudin Abas; Andi Yusuf Katili; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2476

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi tantangan utama di Indonesia, mendorong pemerintah meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk meringankan beban ekonomi masyarakat miskin. Namun, efektivitas BLT sangat bergantung pada akurasi data penerima, yang menjadi tantangan tersendiri di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aparat desa dalam pemutakhiran data penerima BLT di Desa Lembah Hijau, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat desa memainkan empat peran utama, yaitu sebagai regulator, fasilitator, mobilisator, dan motivator. Peran sebagai regulator dan fasilitator telah dijalankan sesuai ketentuan, melalui musyawarah desa dan koordinasi antar pihak. Namun, peran sebagai mobilisator dan motivator belum maksimal, ditandai dengan minimnya pelibatan masyarakat dalam pendataan awal dan lemahnya komunikasi internal. Kendala utama yang dihadapi adalah ketidaksesuaian dan duplikasi data, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan motivasi aparat desa, serta pelibatan aktif warga, guna menjamin akurasi data dan keberhasilan program BLT di tingkat lokal.
Teori Keadilan John Rawls dan Tantangannya dalam Kebijakan Publik di Era Ketimpangan Sosial Patingki, Fadliansa; Katili, Andi Yusuf; B, Virmansah
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Ilmu Sosial dan Politik Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen, Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-emspol.v3i1.226

Abstract

Social inequality represents one of the major challenges faced by modern states in the formulation and implementation of public policies. Inequality is not limited to income distribution but also encompasses unequal access to education, healthcare, employment opportunities, and political participation. In this context, John Rawls’s theory of justice offers an important normative framework through the concept of justice as fairness, which emphasizes equal basic liberties and justifies social and economic inequalities only if they benefit the least advantaged members of society. This article aims to critically examine the relevance of Rawls’s theory of justice and the challenges of its application in public policy amid growing social inequality. The study employs a qualitative normative-theoretical approach based on an extensive literature review of Rawls’s works and contemporary scholarly discussions on social justice and public policy. The findings indicate that Rawls’s theory remains highly relevant as an ethical foundation for evaluating public policies, particularly in terms of distributive justice and fair equality of opportunity. However, the implementation of Rawlsian principles faces significant challenges, including the dominance of neoliberal policy paradigms, limited state resources, and the complexity of structural and global inequalities. This article concludes that Rawls’s theory cannot be applied mechanically but must be interpreted contextually to address contemporary socio-political dynamics. Nevertheless, Rawls’s theory continues to serve as a crucial normative compass for developing more just and inclusive public policies.
The Dynamics of Women's Political Participation and an Evaluation of Gender Representation in the Provincial Parliament of Gorontalo Katili, Andi Yusuf; Arifin, Ratih; Pariono, Agus
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 14, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.14.2.%p.2025

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of women’s political participation and evaluate gender representation in the Provincial Parliament of Gorontalo. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with female politicians, election organizers, and voters from various community groups, complemented by documentation and observation. The findings reveal that women’s representation in the Gorontalo parliament has increased quantitatively, largely due to affirmative policies such as the 30% quota. However, this representation does not yet fully reflect substantive involvement in legislation and decision-making processes. Structural barriers, including political party dominance and high political costs, alongside cultural obstacles such as patriarchal norms and the double burden faced by women, remain significant challenges. Nevertheless, a positive trend emerges among young voters and parts of society who consider women’s participation essential for producing more inclusive policies. These findings highlight the need for synergy between internal party reforms, capacity-building for women, and civic political education to ensure that women’s representation is not merely symbolic but also meaningful. Thus, this research contributes to a deeper understanding of women’s political representation at the regional level and offers strategic recommendations for fostering a more inclusive and gender-equitable democracy.
Innovation In Public Policy Development: Challenges And Opportunities For Public Administration suhindarno, Heny; Katili, Andi Yusuf; Nggilu, Rukiah; Irfansyah, Irfansyah
Socious Journal Vol. 1 No. 4 (2024): Socious Journal - August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/pwqe9k10

Abstract

The phenomenon of globalization requires the government to continue to innovate in public policy in order to respond to rapid social, economic, and technological changes. This study focuses on the challenges and opportunities in implementing public policy innovation in Indonesia. The approach used is the Systematic Literature Review (SLR), which analyzes literature from the last 10-15 years related to innovations such as e-government, big data, and cross-sector collaboration through Public-Private Partnership (PPP). The results of the study show that public policy innovation can increase bureaucratic efficiency and public participation, especially through digital platforms that enable direct interaction between the public and the government. However, the implementation of this innovation faces a number of challenges, such as bureaucratic resistance to change, limited human resources, and the digital divide in various regions of Indonesia. Local governments are often less prepared to adopt new technologies due to limited infrastructure and lack of skills in managing big data and other digital technologies. The conclusion of this study emphasizes that bureaucratic reform and increasing human resource capacity are urgent needs to ensure the successful implementation of innovation in public policy. In addition, closer collaboration between the government and the private sector through mechanisms such as PPP can help accelerate infrastructure development and improve the quality of public services. The implications of this study indicate that the government needs to be more proactive in encouraging synergy between stakeholders, as well as developing a more equitable and inclusive digital infrastructure to support the sustainability of policy innovation in the future.
Sosialisasi Kewajiban dan Hak Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Mewujudkan Kesadaran Pajak Masyarakat di Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara Andi Yusuf Katili; Sri Rahayu Urusi; Rahmatiya Badu; Rini Nuryani Lamalan; Rawiyanto Tangahu
Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v2i1.231

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pajak melalui sosialisasi kewajiban dan hak Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Rendahnya literasi perpajakan dan keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelaporan pajak, khususnya penggunaan e-Filing, menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif dengan desain deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif melalui pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan 62 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, aparatur desa, dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 52,4%, dari rata-rata skor awal 54,2% menjadi 82,6% setelah sosialisasi. Analisis tematik mengidentifikasi perubahan persepsi masyarakat dari menganggap pajak sebagai beban menjadi kontribusi sosial untuk pembangunan. Selain itu, pelatihan penggunaan e-Filing meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam melaporkan pajak secara mandiri. Sebanyak 73% peserta menyatakan komitmen untuk melaporkan SPT Tahunan tepat waktu. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis partisipasi dan kontekstual efektif dalam membangun literasi dan kesadaran pajak masyarakat serta berpotensi meningkatkan kepatuhan perpajakan secara berkelanjutan.
Co-Authors Adiel Tambingon Agus Pariono Agussalim, Alfiyah Ahmad Akmal Hi Syarta Akhdan Ramadhan Badjeber Alamri, Moh. Rafli Alfiyah Agussalim Alhadar, Sofyan Ansar Sahabi Arifin, Ratih Arlin Nandita Yasin B, Virmansah Badjeber, Akhdan Ramadhan Bete, Siti Fadila Buusungi, Faini Chintia Desiana Tenges Datau, Rivani Delvianty Ahmad Djaba, Misbahudin Djabah, Misbahudin Djamila Podungge Djanatu, Yusrin A. Dwi Nur Handayani Ellys Rachman Fatma Mootalu Fenti Prihatini Dance Tui Feriska, Lisa Gagulu, Ivana Novarianti Geofakta Razali Gobel, Lisda Van Gobel, Sry Ade Muhtya HAIRUS HAIRUS Halid, Ilfanna Halid, Maryana Handayani, Dwi Nur Heny Suhindarno I Kadek Satria Arsana I Kadek Satria Arsana Arsana Ibrahim Kamaru Ibrahim, Firmansyah Ida Ri'aeni Imam Mashudi Imran, Mohammad Irfansyah Irfansyah Isran Pakaya Istinganah Eni Maryani Iswanto Z. Musa Jusrin Kadir Katili, Andi Abee Zoelthan Kurniadi K. Hasan Laudengi, Umriani T Liputo, Bayu Bakhtiar Lutfia Bakari Luthfia Bakari Mapiasse, Zeliana Amirudin Maryam Husain Masayu Anastasya H. Pikoli Minarti Dunggio Misbahudin Djaba Moha, Sri Wahyuni Mohamad Rizal Pasisingi Mohamad Sukri Djafar Mohammad Abubakar Talalu Mohi, Elnino M. Husein Mugi Harsono Muhad Fatoni Musa, Iswanto Z. Nggilu, Rukiah Nolfi S. Tueno Non Endey Noor Aini Nunung Tawa’a Nur Izatul Jannah Hulopi Octaviani Suryaningsih Masaguni Olan Harun Pariono, Agus Patadjenu, Waldi Patingki, Fadliansa Poma, Maryam D. Putri Qamaria Abubakar Rachman, Ellys Rahmatiya Badu Rawiyanto Tangahu Regi Mokodongan RINI ADIYANI Rini Nuryani Lamalan Ririn Daulima Rosman Ilato Rukiah Nggilu Sabriana Oktaviana Gintulangi Sahi, Yayan Shohib Muslim Sofyan Al Hadar Sofyan Alhadar Sofyaningsi J. Hasan Sri Nurnaningsih Rachman Sri Rahayu Urusi Sri Susanda Amalia Putri Sumaga, Ahmad Nurmasyah Syahri Alhusin Tambingon, Adiel Tety Adam Tety Thalib Thaib Misbahudin Abas Thalib, Tety Tomutu, Gafar Tueno, Nolfi S. Usman, Idewi Wiranto Wange Yahya Antu Yasin, Arlin Nandita Yuliana Kaluku Zandra Dwanita Widodo