Claim Missing Document
Check
Articles

NASIONALISME DAN INTEGRASI INDONESIA: NASIONALISME PANCASILA Falah, Fajrul; Muhyidin
The Republic : Journal of Constitutional Law Vol. 2 No. 2 (2024): THE REPUBLIC : Journal of Constitutional Law
Publisher : Program Studi Hukum Tata Negara dan diterbitkan oleh Program Studi Hukum Tata Negara dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/htn.v2i2.1286

Abstract

Of course, all the people of this nation do not want to be said to be a "hypocrite", namely a person who denies existing values envisioned, formulated and enforced by our predecessors. In this case, Gaining independence and upholding national dignity are ideal swhich was fought for by the founders of this nation. However, what happened it seems that the ideals that had been realized have now been denied. Some in among us have become "hypocrites", so that our self-esteem as a nation seems to have disappeared and is even happy to be that nation "unjusted and colonized". In order to criticize current behavior seems off the mark, this article will invite all components to take a look go back to history, so you can see how noble the struggle of the people was the founders of this nation because they have upheld noble values seems to be reflected in Pancasila. Likewise, looking at history will visible, it is true that the spirit of nationalism has been embedded in the person as Indonesian people, or it turns out we are just hypocrites. In fact, many components of this nation have denied the values ​​of Pancasila, so it is difficult to be said to be a group with a soul nationalism. Why not, don't some people already attach importance? himself, for example, by carrying out corrupt practices or doing whatever even in order to obtain what he wants, for example power. As well as, It turns out that this nation's government doesn't have the power, so they let it go and even give other nations the opportunity to bully and oppress. It is clear that colonialism in its physical form has disappeared from this nation, of course but isn't neocolonialism already growing which is actually more painful, because it seems as if this nation has been tormented for a long time and did not immediately find healing. Keywords: Hypocrisy, nationalism, neocolonialism, corruption, Pancasila, and history.
Distribusi spasial nitrat air tanah di Kecamatan Nanggulan, Kulon Progo, Yogyakarta Falah, Fajrul; Sejati, Sadewa Purba
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.63428

Abstract

Residential areas in Nanggulan sub-district are mainly adjacent to irrigated rice fields. Groundwater in settlements close to irrigated rice fields has the potential to be contaminated with nitrates. Studies on the spatial distribution of groundwater nitrate around irrigated rice fields have never been conducted in Nanggulan District, Kulon Progo Regency. The study was conducted to determine the spatial distribution of nitrates in groundwater in Nanggulan District, Kulon Progo Regency. Nitrate data were collected through groundwater sample testing. The location of groundwater samples is determined using a systematic random sampling. The data was analyzed by spatial interpolation method through Arc GIS 10.6 software. The results showed variations in the spatial distribution of nitrates in the study area. Most of the study area had nitrate levels of 5-10 mg / L distributed in the south. Nitrates exceeding ten mg/L were distributed in the northern part of the study area. Based on research that has been conducted, it is known that 41% of groundwater in the study area is contaminated with nitrates, while 59% of groundwater is not contaminated with nitrates. Spatially, nitrate-contaminated groundwater is found in parts of Tanjungharo Village, some Wijimulyo Village, some Donomulyo Village, some Jatisarono Village, and some Kembang Villages. Groundwater not contaminated with nitrates is found in Banyuroto Village and most areas of Donomulyo Village. Factors that cause nitrate-contaminated groundwater are the location of excavated wells close to intensively fertilized irrigated rice fields, groundwater contained in geological formations of young Merapi volcano deposits, and groundwater depth of less than 5 meters.
Seni Mencintai dalam Novel Layla Majnun Karya Nizami dan Novel Romeo Juliet Karya William Shakespeare: Kajian Triangular of Love Anjelita, Indriani Putri; Falah, Fajrul
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 17, No 1: 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.17.1.1-9

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perbandingan dua karya sastra yang menyimpan kisah romansa sekaligus digunakan sebagai katarsis oleh pengarangnya. Novel Layla Majnun karya Nizami dan novel Romeo Juliet karya William Shakespeare menunjukkan bahwa cinta selalu memiliki seni. Cinta memiliki unsur-unsur pembentuk sebagaimana dijelaskan dalam Triangular of Love Theory karya Sternberg. Penelitian ini dikaji berdasarkan Triangular of Love Theory dengan berfokus pada unsur-unsur pembentuk cinta dan seni mencintai. Tujuan dan manfaat penelitian ini mengungkapkan seni mencintai serta berkontribusi dalam bidang ilmu pengetahuan mengenai bidang studi terkait seperti sastra bandingan dan novel untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai persamaan dan perbedaan yang bertentangan diantara kedua novel tersebut. Metode yang digunakan adalah teknik baca catat untuk mengambil setiap poin penting pada kedua novel tersebut. Hasil yang didapatkan adalah novel Layla Majnun memiliki kombinasi cinta yang ideal sedangkan novel Romeo Juliet cenderung menjadikan cinta sebagai alat perdamaian antar dua keluarga. Dari komponen unsur pembentuk cinta dapat diketahui bahwa keduanya memiliki persamaan dalam menyajikan cinta sebagai seni. Seni mencintai yang ditunjukkan kedua novel tersebut adalah seni mencintai sebagai objek cinta erotis.
Perbandingan Puisi “Doa” Karya Chairil Anwar dan Puisi “Doa” Karya Amir Hamzah Hilma, Alanafsi Wahdini; Falah, Fajrul
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 15, No 2: 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.15.2.%p

Abstract

Sastra bandingan merupakan cabang ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh antara karya sastra satu dengan karya sastra lain, atau antara karya sastra dengan karya di luar sastra. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesamaan tema dalam puisi ”Doa” karya Chairil Anwar dan puisi ”Doa” karya Amir Hamzah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan dari kedua puisi tersebut. Sumber data yang digunakan yaitu puisi ”Doa” karya Chairil Anwar dan puisi ”Doa” karya Amir Hamzah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori sastra bandingan. Hasil penelitian menunjukkan dua puisi tersebut sama-sama digunakan oleh pengarang sebagai media untuk mengungkapkan penghayatan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pengalaman spiritual. Kedua puisi tersebut sama-sama ditulis oleh penyair yang memiliki latar belakang agama Islam dan sama-sama menyebut Tuhan dengan sebutan kekasih. Namun, terdapat beberapa perbedaan dalam penggambaran penghayatan dan pengalaman spiritual kedua penyair tersebut. Perbedaan penggambaran tersebut dapat dikaitkan dengan latar belakang dan pengalaman hidup Chairil Anwar dan Amir Hamzah.
Konflik Batin dan Mekanisme Pertahanan Psikologis: Perspektif Bandingan Psikoanalisis Freud pada Balas Dendam Tokoh Utama Film The Professionals (2016) dan Foxtrot Six (2019) Shine, Sesilia Angela; Falah, Fajrul
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 16, No 1: 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.16.1.29-42

Abstract

This analysis focuses on the revenge of the main characters in the films "The Professionals" (2016) and "Foxtrot Six" (2019), which will be examined through Sigmund Freud's Psychoanalytic theory based on the id, ego, and superego of the main characters' actions in the films. The qualitative approach employed with a comparative analysis method aims to delve more deeply into understanding and analyzing the psychological aspects of the main characters in both films. This is particularly focused on the context, inner conflicts, psychological defense mechanisms, and revenge motives. The research findings indicate a significant contribution to understanding the psychology of characters in the context of film, urging a deeper consideration of the impact of inner conflicts on the narrative and characters in cinematic works.
Pencarian Cinta Sejati dalam Film Frozen Karya Walt Disney Picture dan Cerpen “The Snow Queen” Karya Hans Christian Andersen: Kajian Sastra Bandingan Falah, Fajrul; Budianto, Khansa Fahira
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 18, No 1: 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.18.1.11-22

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penceritaan pencarian cinta sejati yang dialami oleh tokoh Anna dalam film Frozen (2013) dan tokoh Gerda dalam cerpen The Snow Queen serta menunjukkan bahwa cinta sejati tidak selamanya berdasar pada hubungan romantis. Cinta sejati juga mampu melelehkan hati seseorang yang telah beku. Penelitian ini dikaji berdasarkan teori sastra bandingan yang dikemukakan oleh Hosillos dan berfokus pada konsep cinta sejati yang dikemukakan oleh Protasi. Tujuan dan manfaat penelitian ini mengungkapkan pencarian cinta dan berkontribusi dalam bidang ilmu pengetahuan mengenai bidang studi terkait seperti sastra bandingan, film, dan cerpen serta untuk memberikan pemahaman lebih mengenai cinta sejati kepada penikmat film Frozen (2013) maupun cerpen The Snow Queen. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan studi Pustaka, menonton film dan membaca cerpen, serta mencatat bagian-bagian penting pada kutipan dari film dan cerpen tersebut. Hasil yang didapatkan adalah kedua karya sastra tersebut memaparkan konsep cinta sejati dengan sebuah perjalanan dan pengorbanan besar yang membuat tokoh Anna dan Gerda mampu melelehkan hati seseorang yang telah membeku juga mencintai seseorang dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Kata Kunci: Sastra bandingan, cinta sejati, Frozen, The Snow Queen
Advancements in Automotive Braking Technology for Enhanced Safety: A Review Lutanto, Agus; Fajri, Aprianur; Cikal Nugroho, Kacuk; Falah, Fajrul
Multidisciplinary Innovations and Research in Applied Engineering Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Inovasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70935/6n21wx31

Abstract

This research explores advancements in braking technology with a focus on enhancing vehicle safety. The topic was chosen due to the critical importance of literature connecting braking technology developments to safety levels. The method employed was a comprehensive review of current literature concerning types and advancements in braking technologies, particularly in automotive vehicles. Analysis indicates that integrating modern braking technologies can significantly enhance driving safety and comfort, although challenges related to costs and maintenance need further attention. Further studies are recommended to optimize the future implementation of these technologies.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN BIOPORI DAN ECO-ENZYME SEBAGAI SOLUSI DIVERSIFIKASI LIMBAH ORGANIK DESA PEDURUNGAN KIDUL Tiani, Riris; Falah, Fajrul; Sayyaf, Pato; Naya, Salsa Nabila Aisya; Maulida, Firosyi
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2025): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.9.2.59 - 66

Abstract

Kelurahan Pedurungan Kidul mengalami permasalahan pengelolaan limbah organik yang masih kurang optimal dan meningkatnya risiko lingkungan seperti genangan air. Tujuan dari kegiatan ini adalah melihat efektivitas penerapan teknologi rendah karbon melalui lubang resapan biopori dan eco-enzyme dalam mengelola sampah organik dengan melalui keterlibatan aktif masyarakat secara langsung. Metode pelaksanaan difokuskan pada sosialisasi, penyampaian materi, serta demonstrasi langsung pembuatan biopori dan eco-enzyme di lokasi kegiatan. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa kolaborasi antara kedua teknologi tersebut mampu menghasilkan sistem pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi indikator keberhasilan dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan ekologis warga dan kelanjutan program. Pemanfaatan biopori dan eco-enzyme merupakan solusi tepat untuk mengurangi permasalahan lingkungan di tingkat lokal dan berhasil mendiversifikasi limbah organik menjadi produk bernilai tambah dan mendukung ketahanan pangan, sekaligus memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.Kata kunci: Biopori, Eco Enzyme, Ketahanan Pangan, Limbah Organik
INOVASI JAMU JELLY SEBAGAI STRATEGI DIVERSIFIKASI UMKM TRADISIONAL DI KELURAHAN PEDURUNGAN KIDUL Tiani, Riris; Falah, Fajrul; Adillah, Ar Rumaisha; Ardyanti, Adinda Tiara
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2025): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.9.2.36-40

Abstract

Inovasi produk menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan diversifikasi produk jamu tradisional menjadi jamu jelly sebagai bentuk inovasi yang adaptif terhadap selera generasi muda. Subjek dalam penelitian ini adalah Bu Suminah, seorang produsen jamu tradisional di Kelurahan Pedurungan Kidul, yang telah memasarkan produknya secara konvensional maupun digital. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggambarkan proses inovatif pembuatan jamu jelly yang menggabungkan khasiat jamu dengan kepraktisan dan tampilan menarik khas makanan kekinian. Proses pembuatan jamu jelly dilakukan dengan bahan sederhana, menggunakan gelatin dan sari jamu seperti kunyit, temulawak, jahe, dan brotowali. Hasilnya, jamu jelly mampu mengurangi rasa pahit hingga 50% dan meningkatkan daya tarik konsumen muda. Inovasi ini diharapkan tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan UMKM baru, tetapi juga menjadi upaya pelestarian budaya konsumsi jamu di kalangan generasi muda.
“Difusi dan Ideologi Bahasa: Analisis Wacana Kritis terhadap Situs Badan Bahasa” Falah, Fajrul; Andriani, Merry; Fitriati, Anna; Tiani, Riris; Pratama, Rifka
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 20, No 2 (2025): Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol. 20 No. 2
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.20.2.110-124

Abstract

This study departs from the view that Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa website serves as a showcase for the national and international language. How does the website display and represent the image and value of the Indonesian language both domestically and abroad. The purpose of this study is to reveal the linguistic ideology and diffusion of language (terminology) through the digital media of official state institutions. The research method used is Norman Fairclough's critical discourse analysis (CDA), focusing on three dimensions of analysis, namely textual analysis (micro description), discursive practice (meso interpretation), and social analysis (macro-explanation). This study focuses on the features of BIPA, Penerjemahan Daring, and KBBI Daring on the website. The results of the study show that the features on the Badan Bahasa website represent Indonesian as a national identity and a means of diplomacy. These features are not merely a collection of data or terms, but play a role in spreading the ideology, hegemony, and legitimacy of Indonesian at the regional, national, and international levels. Although the language standardization efforts have been relatively successful, it is necessary to continuously update the data and evaluate its effectiveness in society. This study is limited to the study of language diffusion, and further in-depth research is needed through other approaches such as linguistic corpus, sociolinguistics, and comparative historical linguistics.
Co-Authors Achmad Roziqi Adilla, Asmia Safaatul Adillah, Ar Rumaisha Af'idah, Noer Af’idah, Noer Agustina, Rizqa Dwi Ahmad, Nur Fauzan Aini, Zinnur Ainun Fitri Mughiroh Al Gazali, Rifyal Ghaizi Al-Faathir, Fawwaz Ezar Ananda Prayogi andriani, merry Anjelita, Indriani Putri Anna Fitriati Aprinus Salam Ardyanti, Adinda Tiara Arido Laksono Ashari, A Az Zukhruf, Alif Azhary, Muhammad Royyan Faqih Azmia, Ghefira Raras Nur Bagus Nuari Priambudi Basya, Aulia Azhari Budianto, Khansa Fahira Cahyani, Fitri Dwi Cikal Nugroho, Kacuk Constantina, Findy Darunnafis, Moh. Khazani Desi Wulandari, Desi Devie, Shofia Hanum Articha Dian Anisa Rokhmah Wati Djati, Isworo Dwinata, Anggara Ekananta, Arry Fajri, Aprianur Hartuti, Sugi Haryanti, Peni Henny Pratiwi Adi Hidayati, Athi' Hidayati, Athi’ Hilma, Alanafsi Wahdini Imam Sopingi Indah Palupi Ira Lestari Iriani, Rossi Nur Isnawati Isnawati Istiani, Ratna Ayu Istighfah, Jafifah Mega Nur Jannah, Siti Miftakhul Ken Widyatwati Khumaira, Balqis Kukuh Andri Aka Kusnul Ciptanila Yuni K Lina Arifah Fitriyah Lutanto, Agus M. Abdullah Ma'arif, Syamsul Maimunah, Karismatul Marwini Marwini Mashur Mashur, Mashur Maulani, Yasmin Maulida, Firosyi Maulidah, Kharisma Maya Mega Fatimah Rosana Mohamad Izzur Maula Muhammad Subhan Muhyidin Musfiroh, Anita Nada, Elysa Qothrun Naya, Salsa Nabila Aisya Niken Sylvia Puspitasari Nur Hayati Nur Khasanah Nur Kuswanti Nurzahra, Shafa Zahirah Octaviano, Bagas Oktaffi Arinna Manasikana Pramesti, Amanda Rafaelya Pratama, Rifka Prihtiantoro, Dedhy Pujianto, Ahmad Pujiharto Pujiharto Puspita, Yuhana Qomariyah, Siti Istiul Qurrotul Uyuni Ramadhan, M. Rizki Syahrul Rhamadhan, Bintang Fajri Riris Tiani Rochmah, Lilis Nur Roudhoutul Aulia Rochim Salma Salsabila, Dinda Iqlima Sari, Anggi Wulan Sayyaf, Pato Sejati, Sadewa Purba Sekar, Dyah Ayu Septiana, Rinda Shine, Sesilia Angela Sintana, Zaila Siti Siska Desy Fatmaryanti Siswoyo Siswoyo Sugiyanto - Suripto Syahputra, M. Aprilian Taqriri, Zulfan Ubaiyana, Ubaiyana Wanti, Novita Rizka Widyastuti, Fitria Agustin Widyawati, Marta Wijayadi, Andri Wahyu Wikan Sakarinto Yuni K., Kusnul Ciptanila