p-Index From 2021 - 2026
7.628
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Brawijaya Jurnal Vektor Penyakit ASPIRATOR Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Jurnal Kesehatan Andalas Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sebatik MAGNA MEDICA: Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Jurnal Entomologi Indonesia Jurnal Kesehatan Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Community Development Journal Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) Journal of Appropriate Technology for Community Services Jurnal EnviScience (Environment Science) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Seni Nasional Cikini PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Jurnal Psikiatri Surabaya (Surabaya Psychiatry Journal) Budapest International Research in Exact Sciences (BirEx Journal) Buletin Poltanesa Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Jurnal EduHealth COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Scientific Journal Hang Tuah Medical Journal Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Prominentia Medical Journal Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Pengabdian Barelang Jurnal Kedokteran Meditek ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal EnviScience (Environment Science)

Predasi Predasi Ikan Cupang Jantan Varietas Serit (Crowntail betta) terhadap Larva Aedes aegypti pada Sore Hari Adrianto, Hebert; Ritunga, Imelda; Tabita Hasianna Silitonga, Hanna; Rytney Electra Sheyoputri; Amadeus Michel Goein; Gianina Angelia Santoso; Faza Budargo; Jonathan Loody Lukas; Martha Vinda Candra Juwono
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 1 (2024): Environmental pollution on Human Health and Environment, Management Technology
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i1.700

Abstract

Pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti dengan menggunakan insektisida kimia telah menimbulkan permasalahan baru. Memelihara ikan predator adalah salah satu program Plus Pemerintah dan cara pengendalian secara biologi yang mudah diaplikasikan. Ikan Betta splendens varietas serit (Crowntail betta) merupakan salah satu ikan predator larva nyamuk. Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan morfologi ikan B. splendens varietas serit (crowntail betta) dan 2) menganalisis waktu predasi ikan B. splendens varietas serit (Crowntail betta) terhadap larva Ae. aegypti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental jenis pra-eksperimental dengan rancangan the oneshot case study (post test only design). Larva nyamuk Ae. aegypti sebanyak 25 individu dimasukkan ke akuarium berisi ikan B. splendens varietas serit (crowntail betta). Pengujian dimulai jam 15.00 WIB. Waktu selesai ketika ikan memangsa semua larva. Data predasi ikan menghabiskan 25 individu larva setiap waktu divisualisasikan ke bentuk grafik dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan ikan memiliki morfologi bentuk tubuh kurus memanjang. Ikan memiliki sirip punggung, sirip dada, sirip perut, dan sirip anal membentuk garis-garis panjang yang tidak menyatu. Ikan memiliki waktu predasi tercepat sebesar 2 menit 30 detik, waktu predasi terlama selama 4 menit, dan rerata predasi sebesar 3 menit 12 detik. Ikan B. splendens varietas serit (Crowntail betta) berpotensi sebagai ikan predator.  
Perbedaan Perbedaan Jenis Kelamin Ikan Lemon (Labidochromis caeruleus) dalam Memangsa Larva Nyamuk Aedes aegypti di Pagi Hari Adrianto, Hebert; Nafawangsa, Friska; Atika, Atika
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 1 (2024): Environmental pollution on Human Health and Environment, Management Technology
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i1.701

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor primer penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ikan predator merupakan salah satu pengendalian vektor secara biologi untuk menurunkan populasi larva Ae. aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ikan lemon jantan dan betina (Labidochromis caeruleus) memangsa larva Ae. aegypti pada pagi hari (09:00 WIB). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental quasi dengan desain post test only design. Sampel penelitian adalah ikan lemon jantan dan betina. Satu akuarium berisi akuades dengan volume 3 L, satu ekor ikan, dan 25 individu larva Ae. aegypti. Replikasi sebanyak lima kali. Waktu ikan mulai memangsa sampai semua larva habis dimangsa oleh ikan diobservasi. Data waktu memangsa dianalisis di program SPSS 26 dengan uji Mann Whitney. Hasil menunjukkan bahwa L. caeruleus jantan dan betina mampu memangsa larva Ae. aegypti. Ikan lemon betina (L. caeruleus) lebih efektif memangsa semua larva dengan rerata waktu 1 menit 18 detik. Ikan lemon jantan (L. caeruleus) memerlukan rerata waktu 2 menit 12 detik untuk memangsa semua larva. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan waktu yang signifikan antara ikan jantan dan ikan betina. Ikan predator larva terbaik adalah ikan lemon betina.  
Fitotelmata: Tempat Perindukan Nyamuk Terabaikan Selama Pandemi COVID-19 Adrianto, Hebert
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v5i1.249

Abstract

Abstract: Demam Berdarah Dengue (DBD) berpotensi muncul saat musim hujan selama pandemi COVID-19. Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh virus dengue, ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Salah satu tempat perindukan alami nyamuk Aedes adalah tanaman fitotelmata. Tujuan tulisan ini adalah mengidentifikasi tanaman fitotelmata yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk. Tulisan ini merupakan studi literatur yang mengkaji artikel jurnal penelitian Indonesia dan artikel jurnal penelitian internasional yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tanaman fitotelmata yang berpotensi sebagai tempat perindukan nyamuk Aedes yang paling sering dilaporkan adalah tanaman hias bromelia (Bromelia sp, Neoregelia, dan Alcantarea), bambu (Bambusa sp., Gigantochloa), pisang (Musa paradisiaca), kelapa (Cocos nucifera), kelompok talas (Colocasia esculanta), talas belitung, kimpul, atau bentul (Xanthosoma sagittifolium), dan nanas (Ananas comosus). Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan/ Pertamanan Kota/ Tata Ruang Terbuka Hijau, arsitek lansekap, penjual tanaman, dan masyarakat perlu memperhatikan dan menangani tanaman fitotelmata yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk.
Keanekaragaman Spesies, Kepadatan Populasi, dan Infeksi Helminth pada Lipas di Area Parkir dan UC-walk Universitas Ciputra Surabaya Kumayas, Arnold Gennaro Geraldo; Adrianto, Hebert; Tantana, Olivia; Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Ritunga, Imelda
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i1.812

Abstract

Lipas merupakan serangga yang umum ditemukan di lingkungan manusia. Lipas tidak disukai manusia karena hidup pada tempat dengan sanitasi buruk dan sering meninggalkan aroma yang tidak sedap. Lipas dapat menularkan berbagai macam penyakit karena perannya sebagai vektor mekanis untuk berbagai patogen, salah satunya helminth. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies lipas, menghitung kepadatan populasi lipas, dan mengidentifikasi helminth yang ditemukan pada lipas di area parkir dan UC-Walk Universitas Ciputra Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional dan dilakukan pada bulan September-Oktober tahun 2024. Pengambilan sampel lipas menggunakan sticky trap yang dipasang pada dua lokasi penelitian masing-masing sebanyak lima buah. Peletakan perangkap di area yang berpotensi terdapat lipas seperti kamar mandi, selokan, dan tempat sampah. Waktu pemasangan perangkap mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WIB. Identifikasi spesies dilakukan dibawah mikroskop stereo dan mengacu pada buku entomologi. Analisis kepadatan lipas menggunakan rumus indeks populasi lipas. Pemeriksaan helminth menggunakan metode sentrifugasi dan pewarnaan lugol kemudian diidentifikasi di bawah mikroskop cahaya. Seluruh lipas yang ditemukan di kedua lokasi diidentifikasi sebagai Periplaneta americana. Ada total satu ekor lipas di area parkir dan enam ekor lipas di UC-Walk. Kepadatan lipas di area parkir tergolong "bersih" dengan nilai indeks populasi lipas 0,2, sedangkan di UC-Walk tergolong "rendah" dengan nilai indeks populasi lipas 1,2. Tidak ada helminth yang ditemukan pada seluruh sampel lipas. Perlu upaya pencegahan agar meminimalkan populasi lipas dengan pengendalian hama dan pengelolaan kebersihan lingkungan.  
Identifikasi Spesies, Kepadatan, dan Pinjal pada Tikus di Area Parkir dan UC-Walk Universitas Ciputra Surabaya Adrianto, Hebert; Liemdjaja, Maynard Adam; Eric Dino Tandoyo; Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Yuwono, Natalia; Ristiyanto; Mulyono, Arief; Wigati
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i1.813

Abstract

Tikus dapat menjadi inang bagi patogen penyebab penyakit. Leptospirosis dapat ditularkan melalui air liur dan urin tikus, sementara gigitan pinjal pada tubuh tikus dapat menyebabkan wabah pes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies tikus, indeks populasi tikus, dan pinjal pada tikus di area parkir dan UC-walk. Penelitian dilakukan di lokasi-lokasi tersebut karena memiliki potensi untuk menjadi habitat bagi tikus. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan desain potong lintang, yang dilaksanakan dari September 2024 hingga Oktober 2024. Perangkap dipasang antara pukul 18:00-19:00 WIB, dengan total 10 perangkap hidup yang ditempatkan di titik-titik yang sudah ditentukan di setiap lokasi. Analisis kepadatan tikus menggunakan rumus indeks populasi tikus, yakni memenuhi syarat jika nilai indeks populasi tikus <1. Bulu tikus disisir untuk mencari pinjal. Pinjal diamati di bawah mikroskop, dan identifikasi spesies dilakukan. Identifikasi tikus dilakukan di lembaga BRIN. Hasil penelitian didapatkan enam tikus dengan spesies Rattus tanezumi dan Rattus norvegicus dengan trap success sebesar 0,6 dan 0. Hasil dari trap success yang didapat jika dibandingkan dengan standar baku mutu maka masih memenuhi standar. Hasil dari penyisiran pinjal terdapat satu pinjal dengan jenis Xenopsylla cheopis. Penelitian ini menunjukan rendahnya angka keberadaan tikus pada Universitas Ciputra sehingga kebersihan dan sanitasi pada Universitas Ciputra terjaga.  
Co-Authors Adhitya Ginting ADRIANI, LOLA Afifah, Balqis Agung, Purwakaning Purnomo ALDY DION Amadeus Michel Goein Amadeus Michel Goein Andriani, Nathania Disa Ariesta Anggawi, Angel Honey Anin, Lidya Antonius Yansen Suryadarma Antonius Yansen Suryadarma Arief Mulyono Arif Nur Muhammad Ansori ARINI LILLAH WIRAPUTRI Aryati Aryati Atika Atika Aura Dhiya Ulhaq Banjarnahor, Dharma PP Banjarnahor, Dharma Putra P. Banjarnahor, Dharma Putra Perjuangan Berlian Beatrix Rarome Billy Daniel Messakh Bimo Rafi Prayogo Binti, Carlos Gracia Supriantono Bracovanca Diwayestara Bravimasta Bracovanca Diwayestara Bravimasta Bravimasta , Bracovanca Diwayestara Bravimasta, Bracovanca Diwayestara Budi Utomo CANDRA, MARTHA VINDA CATARINA LILIAN CHRISTINE Cempaka Harsa Sekarputri Chindy Claudya Angriyanto Christiani, Natalia Christine, Catarina Lilian Cindy Clara Sari Damayanti, Ni Nyoman Rere Danny Irawan Darmanto, Arief Gunawan Dharma PP Banjarnahor Dion, Aldy Elizabeth Sulastri Nugraheni Eric Dino Tandoyo Etha Rambung Evan Raditya Pratomo Faza Budargo FIRDA AULIA WIRAPUTR Firmanto , Ian Ardhiya Firmanto, Ian Ardhiya Florence Pribadi Fransisca Suyanto Pangemanan Gianina Angelia Santoso GIANINA ANGELIA SANTOSO Gianina Angelina Santoso Goein, Amadeus Michel Hamidah Hamidah Hanna Tabita Hasianna Silitonga Heny Arwati HINDRI MUFTI YUANA I Made Irham Muhammad Ian Ardhiya Firmanto Ian Ardhiya Firmanto Ibrahim, Syahriar Nur Maulana Malik Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba Imelda Ritunga Indah S Tantular Indrasari, Setyarina Irwin Priyatna Kusumah Jefri, Wilhelmus Jemima Lewi Santoso Jimmy Taruna Taufiq Fajar Jimmy Taruna Taufiq Fajar Jonathan Loody Lukas Jonathan Loody Lukas Juwono, Martha Vinda Candra Karimah, Azimatul Kartika Buana Sari Keith, Jennifer Kevin Carwyn Dedwydd Kharisma, Viol Dhea Kumayas, Arnold Gennaro Geraldo Kusala, Vajra Yeshie Kusuma, Irwin Prijatna Kusumah, Irwin Priyatna Kutanggas, Rivo Christian Laila, Najmul Lidya Handayani Liemdjaja, Maynard Adam Lindarto, Wira Widjaya LOLA ADRIANI Lucky Cahyana Subadi Lukas, Jonathan Loody LUKAS, JONATHAN LOODY LOODY Lya Dewi Anggraini Makhrus Ali Marina Wardaya MARTHA VINDA CANDRA Martha Vinda Candra Juwono Mellyanawati Mellyanawati Mesakh, Billy Daniel Michael Adi Wijaya Michael Adi Wijaya MICHELLE CHRISTINA PRAYOGO Minarni Wartiningsih Moh. Fawaid Nafawangsa, Friska Najmul Laila Natalia Yuwono Nathania Disa Ariesta Andriani Nathania Disa Ariesta Andriani NATHANIA DISA ARIESTA ANDRIANI Nathania Dwi Kencanawati Ni Njoman Juliasih Nidom, Astria Novitasari Novian Budi Santoso Nurul Illahi Muhammad Risha Olivia Tantana Panggabean, Ronald Torang Marsahala Pramita, Desy Hinda Prayogo, Bimo Rafi Puspa Wardhani Putri, Firda Aulia Radiyta Pratomo, Evan Rahayu, Novi Widia Ridzal Wahid Rio Ferdinand, Gede Ristiyanto Ronald Torang M Panggabean Ronald Torang M. Panggabean Ronald Torang Marsahala Panggabean Rosalind Angkawidjaja, Valerie Rusmalinda Septiana Hasanah Rytney Electra Sheyoputri Santoso, Gianina Angelia Sari, Kartika Buana Saskia Dyah Handari Sayogo, Wiliam Sayogo, William Setyarina Indrasari Setyawan, Yuswanto Sheyoputri, Rytney Electra Shienny Megawati Sutanto Shifa Fauziyah Soegeng Soegijanto Sri Subekti Stefani Nurhadi Subagio, Jonsen Subagyo Yotopranoto Sudargo, Iie Susanto Susanto Susanto Susanto Tan, Sharon Tandoyo, Eric Dino Tanzilia, May Fanny Tanzillia, May Fanny Teguh Hari Sucipto, Teguh Hari Themone, Anacy Simproza Melania Victor Kurniawan Yuwono Victor Setiawan Tandean Wigati Wira Widjaja Lindarto Wirya, Stephen Akihiro Xena, Leora Esther Yasa, Oka Suputra Yulia Nurlaela Rizkha Yuwono Marta Dinata