Claim Missing Document
Check
Articles

Modifikasi E-LKPD Materi Mutasi Berbantuan Bioinformatika pada Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah Palembang: Modifikasi E-LKPD Materi Mutasi Berbantuan Bioinformatika pada Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah Palembang Cahayu, Agustin Dwi; Astriani, Meli; Saputri, Wulandari
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.89-96

Abstract

Analisis kebutuhan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru terhadap bahan ajar yang telah dikembangkan sebelumnya dan mengevaluasi kekurangan dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang mencakup materi mutasi, yang diadaptasi sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan menitikberatkan pada praktik bioinformatika. Penelitian ini menggunakan sampel siswa kelas XII IPA dari keempat SMA Muhammadiyah Palembang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi dokumentasi dan kuesioner untuk guru serta peserta didik. Hasil analisis kebutuhan di SMA Muhammadiyah 1, 2, 5, dan 6 Palembang menunjukkan bahwa baik guru maupun peserta didik mengharapkan adanya bahan ajar LKPD dengan tingkat kebutuhan sebesar 100%. Dari hasil persentase ini, dapat disimpulkan bahwa guru membutuhkan bahan ajar berupa LKPD berbasis elektronik (E-LKPD) yang mengadopsi model pembelajaran berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi peserta didik dalam mempelajari materi mutasi.
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERINTEGRASI STEAM Ernilawati, Ernilawati; Wardhani, Sri; Genisa, Marlina Ummas; Astriani, Meli
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9172

Abstract

ABSTRACT Deep learning integrated with the STEAM approach is a learning paradigm that emphasizes conceptual understanding, critical thinking skills, creativity, and the application of knowledge in real-life contexts. The successful implementation of this approach is highly dependent on teacher readiness, including conceptual understanding, pedagogical competence, and the availability of supporting facilities. This study aims to analyze the readiness of teachers at SMPN 2 Babat Supat in implementing deep learning integrated with STEAM and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation involving subject teachers and the school principal. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings indicate that teachers generally possess a basic understanding of deep learning and the STEAM approach and demonstrate pedagogical readiness in designing student-centered learning activities that encourage active participation. Teachers have also utilized various learning media, including digital platforms, to support the learning process. However, the implementation of deep learning integrated with STEAM has not been fully optimal due to several constraints, particularly limited and unstable internet connectivity, insufficient continuous professional training, and limited supporting facilities. These findings highlight the need for policy support, improvement of infrastructure, and sustainable professional development programs to strengthen teacher readiness and ensure the effective implementation of deep learning integrated with STEAM. ABSTRAK Pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta keterkaitan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada kesiapan guru, baik dari aspek pemahaman konseptual, kompetensi pedagogik, maupun dukungan sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru SMPN 2 Babat Supat dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya telah memahami konsep dasar pembelajaran mendalam dan STEAM serta menunjukkan kesiapan pedagogik dalam merancang pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Guru juga memanfaatkan berbagai media pembelajaran, termasuk media digital, untuk mendukung proses pembelajaran. Namun demikian, implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM belum berjalan optimal karena masih dihadapkan pada kendala, terutama keterbatasan akses dan kestabilan sinyal internet, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Temuan ini menunjukkan perlunya dukungan kebijakan, peningkatan sarana prasarana, dan program pengembangan profesional guru yang berkelanjutan guna mendukung implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM secara efektif.
Living Near Oil Palm Plantations: Students' Environmental Literacy by Gender and Grade Level Wulandari Saputri; Meli Astriani; Siti Nurhayati; Setia Budi; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.10652

Abstract

Indonesia is the world's largest palm oil producer, but this industry presents environmental challenges such as deforestation, biodiversity loss, and pollution. Enhancing students’ environmental literacy, particularly those living near oil palm plantations, is key in fostering ecological awareness. This study aims to analyze students' environmental literacy levels based on gender and grade level at Puspita Senior High School, South Sumatra. This research employs a descriptive design using a survey method with an environmental literacy questionnaire measuring knowledge and attitudes toward environmental issues. The study involved 244 students categorized by gender and grade level. Data were analyzed using descriptive statistical techniques and the Kruskal-Wallis test to determine differences in environmental literacy across variables. The findings indicate that students’ overall environmental literacy is very good, with an average score of 54.36. There is no significant difference in environmental literacy between male and female students, although females scored slightly higher in attitude. Similarly, no significant difference was found based on grade level. Factors such as an inclusive curriculum, uniform learning experiences, and students' residential environment near oil palm plantations are believed to contribute to these findings. In conclusion, students living near oil palm plantations exhibit high environmental literacy, with no significant differences based on gender or grade level. These results highlight the importance of equitable environmental education in fostering ecological awareness among young generations.
Evaluasi Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Dalam Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Negeri 17 Palembang: (Evaluation of the Implementation of Jigsaw-Type Cooperative Learning Model to Enhance Communication Skills in Grade XI Biology Learning at SMA Negeri 17 Palembang) Rochma, Siti; Ummas Gennisa , Marlina; Wardhani , Sri; Astriani , Meli
BIODIK Vol. 12 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v12i1.52448

Abstract

Learning Evaluation is an important instrument to measure the success, growth, and development of students. This research is motivated by the low communication skills of students in Biology learning at SMA Negeri 17 Palembang. Activities are still dominated by one-way interactions so that students have difficulty conveying ideas and collaborating. This study aims to evaluate the implementation of the Jigsaw type cooperative learning model on the Immune System material to improve the communication skills of grade XI students. The research method used in this study is an evaluative research method with a quantitative descriptive approach using the CIPP Model, namely Context, Input, Process, Product. The population in this study were all grade XI students at SMA Negeri 17 Palembang, who took the Biology subject in the Even Semester of the 2024/2025 Academic Year. The research sample was determined using a purposive sampling technique, totaling 65 people. The main instrument used in data collection in this evaluation study was the CIPP evaluation questionnaire, which was compiled based on the Stufflebeam model using a Likert scale consisting of statements addressed to respondents with a response scale represented by 5 for very good, 4 for good, 3 for sufficient, 2 for less, and 1 for very less. The results of the study showed that the program implementation was running very well in all aspects. In detail, the Context aspect obtained a score of 91.15%, the Input aspect achieved 84.87%, the Process aspect reached 87.18%, and the Product aspect reached 86.92%, which proved a significant increase in students' communication skills. Thus, the Jigsaw method is an efficient and comprehensive interactive method for achieving curriculum objectives as well as interpersonal skills groups. Recommendations for further research include testing the method's consistency on materials with varying complexity, integrating digital technology variables (blended learning), and long-term observation of students' communication skills retention. Abstrak. Evaluasi Pembelajaran adalah instrumen penting untuk mengukur keberhasilan, pertumbuhan, dan perkembangan peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berkomunikasi murid dalam pembelajaran Biologi di SMA Negeri 17 Palembang. Kegiatan masih didominasi interaksi satu arah sehingga murid kesulitan menyampaikan gagasan dan berkolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi Sistem Imumitas untuk menigkatkan kemampuan berkomunikasi murid kelas XI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian evaluatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan Model CIPP yakni Context, Input, Process, Product. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid Kelas XI di SMA Negeri 17 Palembang  yang mengikuti mata pelajaran Biologi pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yaitu berjumlah 65 orang. Instrumen utama yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian evaluasi ini adalah angket evaluasi CIPP yang disusun berdasarkan model Stufflebeam dengan menggunakan skala Likert yang terdiri dari pernyataan – pernyataan yang ditujukan pada responden dengan skala jawaban yang diwakili angka 5 untuk sangat baik, angka 4 untuk baik, angka 3 untuk cukup, dan angka 2 untuk kurang dan angka 1 untuk sangat kurang, sehingga hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa pelaksanaan program berjalan dengan sangat baik dalam seluruh aspek. Secara rinci, aspek Context memperoleh skor 91,15%, aspek Input meraih 84,87%, aspek Process mencapai 87,18%, dan aspek Product mencapai 86,92% yang membuktikan peningkatan kemampuan berkomunikasi murid secara signifikan. Dengan demikian, metode Jigsaw merupakan salah satu metode yang efisien dan menyeluruh untuk mencapai tujuan kurikulum sekaligus kelompok keterampilan interpersonal. Rekomendasi penelitian selanjutnya mencakup pengujian konsistensi metode pada materi dengan kompleksitas berbeda, integrasi variabel teknologi digital (blended learning), serta pengamatan jangka panjang terhadap retensi keterampilan komunikasi murid.
Analysis of the Needs for Developing Digital Learning Media to Improve Concept Mastery and Collaboration Candra Dwinata; Wulandari Saputri; Meli Astriani
Jurnal Pijar MIPA Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v21i1.11161

Abstract

Education is currently one of the most important aspects of human life. Education is the process of developing students' abilities. The importance of developing learning media is that using them can help students understand complex, abstract material more simply. This study aims to analyze the need for learning media in biology material at MA Darussalam Lempuing OKI. This study employed quantitative descriptive analysis techniques. Data collection used a questionnaire, with subjects being 11th-grade students and biology teachers at MA Darussalam Lempuing, OKI. The sample for this study consisted of 30 students. The analysis showed that only 23% of activities supported student collaboration, and that 60% of students' conceptual understanding remained low. This was influenced by the use of less engaging learning media, such as PPT (50%), YouTube (33%), and visual aids (17%). Furthermore, the teaching method used by teachers remained dominated by lectures (57%), leading to student boredom and disinterest. Thus, a flashcard learning media integrated with augmented reality is needed to improve students' collaboration skills and their mastery of concepts through the TGT model.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Sosialisasi Pemanfaatan Augmented Reality dalam Pembelajaran Anjelia, Bella; Sari, Lilia Krisna; Sherly, Adis; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Genisa, Marlina Ummas; Summah, Astrid Sri Wahyuni; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Priyambodo, Panggih
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38663

Abstract

Abstract:  This community service activity aimed to improve the competence of teachers at SMAN 9 OKU in utilizing Augmented Reality (AR) technology as an innovative learning medium. The partner institution faced challenges related to the limited knowledge and skills of teachers in integrating digital technology, particularly AR, into classroom learning. Therefore, a socialization and training program on the use of AR in learning was conducted for teachers. The activity was implemented through several stages, including the presentation of materials on the basic concepts of Augmented Reality, demonstrations of AR applications in learning, and hands-on practice sessions involving participants. The evaluation of the activity was carried out using pretest and posttest questionnaires administered to seven participating teachers to identify changes in their level of understanding after the training. The results indicated an improvement in participants’ understanding across all measured indicators. The initial pretest scores ranged from approximately 14 to 57, while the posttest results showed significant improvement, with most indicators reaching a score of 100. These findings indicate that the socialization and training on the use of AR were effective in enhancing teachers’ knowledge and skills in utilizing AR technology to support more interactive and visual learning processes.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMA Negeri 9 OKU dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran yang inovatif. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital, khususnya AR, ke dalam proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan AR bagi para guru. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi mengenai konsep dasar Augmented Reality, demonstrasi penggunaan aplikasi AR dalam pembelajaran, serta praktik langsung oleh peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian angket pretest dan posttest kepada tujuh guru peserta kegiatan untuk mengetahui perubahan tingkat pemahaman setelah mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang diukur. Nilai awal peserta berada pada rentang sekitar 14 hingga 57 pada hasil pretest, sedangkan hasil posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan sebagian besar indikator mencapai nilai 100. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan AR mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AR sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif dan visual.        
Gen Z' Critical Thinking Skills Empowering Using E-Worksheet with Problem-Based Learning Model on Mutation Material Assisted by Bioinformatics Database Meli Astriani; Wulandari Saputri; Agustin Dwi Cahayu; Harry Subianto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.8627

Abstract

Life in the 21st century demands graduates who can think critically, innovate, collaborate, communicate, and face the changes that occur in the global world. The demands of 21st-century learning have implications for complex learning processes, requiring students' critical thinking skills. This research aims to determine the effect of electronic worksheets (e-worksheets) assisted by bioinformatics integrated with the problem-based learning (PBL) learning model to improve students' critical thinking skills at SMA Muhammadiyah Palembang. The type of research that will be used is Research & Development research. This research is the final stage of the 4D development model. The population of this research was Muhammadiyah High Schools 1, 5, and 6 in the city of Palembang (accreditation A), and the research sample included XII students and biology teachers. Research data analysis used the SPPSS program to carry out the Kolmogorov-Smirnov, homogeneity, and Wilcoxon tests. The pretest and posttest scores were calculated using the N-Gain test. The research results showed that the overall analysis data increased students' critical thinking skills in experimental and control classes. The results of the normality test of pretest and posttest critical thinking data from the three schools showed that the data was normally distributed. Differences in data on students' critical thinking skills are also known from the sig value. 0.000 < α 0.05, which can be concluded that students' critical thinking skills are higher before and after being taught compared to classes with conventional learning.
Effectiveness of Electronic LKPD for PBL-Based Practical Work to Improve Critical Thinking Skills Sri Wardhani; Dina Yusnita; Meli Astriani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.9810

Abstract

Critical thinking skills are one of the skills that students must have in studying Biology. Students must adapt to technological developments. The development of critical thinking skills in lessons related to practical activities can be done by using teaching materials. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using PBL-based Electronic LKPD for practical work to improve critical thinking skills of grade X SMA students on bacteria material. This type of research is R&D research and development. The development model used refers to Thiagarajan (Define, Design, Develop, and Dessiminate) and this study discusses the Dessiminate stages. The sample in this study was class X using only 2 experimental classes without a control class. The data collection technique usedpretest and posttest in the form of essay questions. The results of the study show that the use of PBL-based electronic LKPD for practical work is more effective in improving thinking skills.critical learners
Pelatihan Pengenalan Dan Penggunaan Mikroskop Kepada Mahasiswa Calon Guru Biologi Meli Astriani
Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabd.v7i2.1351

Abstract

Mikroskop merupakan alat penting dalam pendidikan sains, terutama di bidang Biologi. Penguasaan keterampilan penggunaan mikroskop bukan hanya penting untuk kegiatan laboratorium, tetapi berguna juga ketika mahasiswa sudah memasuki dunia kerja. Meskipun berbagai tantangan dalam penggunaan mikroskop seperti alat yang kurang memadai dan kurangnya pengetahuan mahasiswa terutama mahasiswa semester pertama dalam pengunaan mikroskop. Hal ini juga disebabkan karena latar belakang sekolah mahasiswa yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pengabdian ini dalam bentuk pelatihan pengenalan penggunaan mikroskop kepada mahasiswa calon guru Biologi. Pengabdian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam penggunaan mikroskop. Tahapan pelatihan meliputi sesi teori, sesi demonstrasi, sesi praktik kelompok, dan sesi diskusi serta tanya jawab. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mengenal dan memahami penggunaan mikroskop, meskipun banyak tantangan terkait sarana prasarana dan perlu adanya pelatihan yang berlanjut
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERINTEGRASI STEAM Ernilawati Ernilawati; Sri Wardhani; Marlina Ummas Genisa; Meli Astriani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9172

Abstract

ABSTRACT Deep learning integrated with the STEAM approach is a learning paradigm that emphasizes conceptual understanding, critical thinking skills, creativity, and the application of knowledge in real-life contexts. The successful implementation of this approach is highly dependent on teacher readiness, including conceptual understanding, pedagogical competence, and the availability of supporting facilities. This study aims to analyze the readiness of teachers at SMPN 2 Babat Supat in implementing deep learning integrated with STEAM and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation involving subject teachers and the school principal. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings indicate that teachers generally possess a basic understanding of deep learning and the STEAM approach and demonstrate pedagogical readiness in designing student-centered learning activities that encourage active participation. Teachers have also utilized various learning media, including digital platforms, to support the learning process. However, the implementation of deep learning integrated with STEAM has not been fully optimal due to several constraints, particularly limited and unstable internet connectivity, insufficient continuous professional training, and limited supporting facilities. These findings highlight the need for policy support, improvement of infrastructure, and sustainable professional development programs to strengthen teacher readiness and ensure the effective implementation of deep learning integrated with STEAM. ABSTRAK Pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta keterkaitan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada kesiapan guru, baik dari aspek pemahaman konseptual, kompetensi pedagogik, maupun dukungan sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru SMPN 2 Babat Supat dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pada umumnya telah memahami konsep dasar pembelajaran mendalam dan STEAM serta menunjukkan kesiapan pedagogik dalam merancang pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Guru juga memanfaatkan berbagai media pembelajaran, termasuk media digital, untuk mendukung proses pembelajaran. Namun demikian, implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM belum berjalan optimal karena masih dihadapkan pada kendala, terutama keterbatasan akses dan kestabilan sinyal internet, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Temuan ini menunjukkan perlunya dukungan kebijakan, peningkatan sarana prasarana, dan program pengembangan profesional guru yang berkelanjutan guna mendukung implementasi pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM secara efektif.
Co-Authors ABDUL LATIEF ABADI Ade Kartika Afriansyah, Dini Agung Wijaya Agustin Dwi Cahayu Amrina Rosada Ocha Angraini, Erni Anjelia, Bella Aseptianova Aseptianova Aseptianova Aseptianova Astrid Sri Wahyuni Sumah Asvic Helida Baehaqi Bagas Rasid Sidik Bella Anjelia Budi, Setia Cahayu, Agustin Dwi Candra Dwinata Cecilia Andriani Cecilia Indriani Cecilia Indriani David Agustianto Rapel Diana Kumala Dilla Eka Septiani Dina Yusnita Efiza Kurniasari Eko Ariyanto ENDANG SUARSINI Eni Sulastri Erie Agusta Ernilawati Ernilawati Ernilawati, Ernilawati Ervina Mukharomah Febry Sari Indah Gunawan Ismail Gusmiatun Gusmiatun Halim, Ravita Sari Harry Subianto Hendra Pratama Maliangkay Herman Seri Heru Diansyah, Gumar Hidayah Murtiyaningsih Hidayat, Saleh Ida Fitriani Ida Fitriani Ike Purnamasari Indriani, Cecilia Katiza, Selza Kholillah, Kholillah KINZIE FELICIANO PINONTOAN Kumala, Diana Kusumawati, Nyimas Inda Lidya Husnita Lilia Krisna Sari Lilis Karlina Mario Walean Marlina Ummas Genisa MERVINA RONDONUWU Moehammad Irfansyah Muhammad Zainudin Nadifah, Umi Nita Nuraini Noviyanti, Deby Nurkhairo Hidayati Pangestu, Ikhsan Pebriyanti, Risa Prihastiningthyas Risky Ajeng Priyambodo, Panggih Randy Hidayat Rindi Novitri Antika Rindi Novitri Antika Rochma, Siti ROSTINA MELPIN Saleh Hidayat Saleh Hidayat Saleh Hidayat Sapta Handaiyani Saputri, Wulandari Saputri Sari, Lilia Krisna Selpiana Septi Kurnia Sherly, Adis Siti Nurhayati Siti Nurhayati SITI ZUBAIDAH Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Sri Wardhani Suarni, Ertati Suhartati Suhartati Sumah, Astrid Sri Wahyuni Summah, Astrid Sri Wahyuni Susanti, Relly Tutik Fitri Wijayanti Ummas Gennisa , Marlina Ummi Hiras Habisukan, Ummi Hiras Wardhani , Sri Wardhani, Sri Warhdani, Sri Sri Wulandari Saputri Wulandari Saputri Wulandari Saputri, Wulandari Wulandari, Puja Tri Yanti, Darma Yusnia, Yeni Yusnita, Dina Zulhipni Reno Saputra Elsi