Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Kompetensi Mahasiswa UIN FAS Bengkulu Melalui Efektivitas Program Magang Kependidikan Jufriani, Anita; Sari, Intan Puspa; Nengsih, Whenci Rahma; Lestari, Lestari; Randi, Randi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29593

Abstract

Program magang kependidikan merupakan salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program magang kependidikan dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa UIN FAS Bengkulu di SMP Negeri 15 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang memberikan dampak positif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, manajemen kelas, serta keterampilan profesional mahasiswa. Meskipun terdapat tantangan seperti kesulitan dalam mengelola kelas dan keterbatasan metode pengajaran, mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik melalui bimbingan guru pamong. Program magang ini juga meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengajar dan pemahaman terhadap kurikulum. Oleh karena itu, dukungan lebih lanjut dari institusi terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program magang di masa mendatang.
ANALISIS PENGGUNAAN KATA BAKU DAN TIDAK BAKU PADA POSTINGAN INSTAGRAM “BENGKULU INFO” Sari, Okti Kencana; Khermarina, Khermarina; Randi, Randi
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i2.72585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kata baku dan tidak baku dalam postingan instagram Bengkulu info dari tanggal 25 April sampai dengan 30 April. Data dalam penelitian ini berupa bahasa baku dan tidak baku yang bersumber dari sebuah akun instagram Bengkulu info dengan jumlah pengikut mencapai 378 Ribu pengikut. Metode dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Penelitian dengan pendekatan kualitatif adalah jenis penelitian yang memberikan gambaran terkait pemakaian kata baku dan tidak baku di dalam postingan instagram Bengkulu info, subjek penelitian ini merupakan sebuah akun instagram Bengkulu info dengan jumlah pengikut 378 Ribu akun Instagram. Berdasarkan hal yang dijelaskan diatas, dapat disimpulkan bahwa kata baku merupakan kata yang dipakai sesuai aturan atau kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar, yang bersumber dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Adapun hasil dan kesimpulan berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada penelitian ini adalah terdapat kurang lebihnya 200 kata baku dari postingan instagram Bengkulu info dari tanggal 25 April 2025 sampai dengan tanggal 30 April 2025, sedangkan kata tidak baku diperoleh 200 kata atau lebih yang juga didapat dari tanggal 25 April 2025 sampai dengan tanggal 30 April 2025.
KAJIAN RETORIKA TRADISI RINGIT PADA MASYARAKAT PASEMAH PADANG GUCI KECAMATAN KELAM TENGAH KABUPATEN KAUR Suhada, Juance; Satria, Irwan; Randi, Randi; Andra, Vebbi
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i2.72388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami unsur-unsur  yang terkandung dalam tradisi ringit masyarakat Pasemah di wilayah Padang Guci, Bengkulu. Tradisi ringit merupakan salah satu bentuk seni tutur yang memiliki nilai budaya, sosial, dan estetika tinggi, sering ditampilkan dalam upacara adat dan kegiatan masyarakat lainnya. Dalam kajian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara dengan tokoh adat dan pelaku ringit, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika dalam tradisi ringit mengandung tiga aspek utama, yaitu etos (kredibilitas penutur), patos (kemampuan menggugah emosi pendengar), dan logos (logika atau susunan argumentasi). Selain itu, penggunaan bahasa metaforis, gaya bahasa khas daerah, serta irama dan intonasi turut memperkuat daya persuasi tradisi ringit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ringit bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi yang efektif dalam mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Pasemah.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE QUANTUM READING TERHADAP PEMAHAMAN MEMBACA TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS Vll SMP NEGERI 34 SELUMA Sari, Anita Utama; Randi, Randi
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i2.72902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode Quantum Reading dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Negeri 34 Seluma pada teks deskripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes objektif berupa pilihan ganda, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca pemahaman siswa setelah diterapkannya metode Quantum Reading. Nilai rata-rata pretest sebesar 48,67 meningkat menjadi 72,67 pada posttest, dan ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 8,33% menjadi 83,33%. Metode Quantum Reading terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan memfasilitasi siswa untuk memahami teks secara mendalam melalui teknik visualisasi dan peta pikiran. Dengan demikian, metode ini efektif diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi membaca pemahaman teks deskripsi.
Jaringan Sosial Pekerja Migran Ilegal Indonesia Konstruksi Bangunan Di Malaysia Randi, Randi; Nurdin, Muhamad Fadhil; Sekarningrum, Bintarsih; Agustina, Rini
Sosioglobal Vol 9, No 2 (2025): Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsg.v9i2.62239

Abstract

ABSTRAK Migrasi pekerja migran ilegal Indonesia ke Malaysia adalah salah satu fenomena yang menjadi sorotan pemerintah Indonesia dan Malaysia. Besarnya migrasi PMI ilegal di Malaysia di pengaruhi oleh jaringan sosial PMI ilegal, terutama dalam hal ini jaringan sosial PMI ilegal konstruksi di Malaysia. PMI ilegal konstruksi di Kongsi tersebar di beberapa wilayah di Malaysia. Sebagian besar PMI tersebut tanpa dokumen yang lengkap dan bahkan overstay. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian bahwa adanya migran PMI ilegal konstruksi di Malaysia karena adanya jaringan sosial yang mereka miliki. Jaringan sosial PMI ilegal konstruksi di Malaysia yang terjadi yaitu jaringan sosial kekuasaan jaringan ini hanya sebatas untuk mendapatkan keamanan dari pihak yang berkuasa di sekitar kongsi, yaitu oknum kepolisian Malaysia yang memiliki kekuasaan. Jaringan sosial kepentingan yaitu hubungan yang terjadi dalam jaringan antara PMI ilegal konstruksi dengan PMI ilegal konstruksi lainnya, hubungan PMI ilegal konstruksi dengan menkong, menkong dengan perusahaan, menkong dengan tokeh. Jaringan sosial perasaan dalam hubungan ini jaringan perasaan sangat dominan. Jaringan sosial PMI ilegal konstruksi ini terbentuk atas dasar hubungan sosial bermuatan perasaan yang terjalin di Kongsi dan hubungan sosial PMI ilegal itu sendiri menjadi tujuan dan tindakan sosial PMI ilegal konstruksi. Kemudian jaringan sosial keluarga yaitu hubungan yang terbentuk atas dasar jaringan keluarga yang dimiliki oleh PMI ilegal konstruksi. Jaringan keluarga sangat penting bagi PMI ilegal konstruksi di Malaysia, karena keluarga sebagai orang yang memberikan informasi yang dianggap cukup valid oleh para PMI ilegal konstruksi. Jaringan ini memberikan fasilitas kepada PMI ilegal untuk dapat bertahan hidup di Malaysia. Kata Kunci: Pekerja, Migran, ilegal, Konstruksi, Jaringan, Migrasi ABSTRACT The migration of Indonesian illegal migrant workers to Malaysia is one of the phenomena in the spotlight of the Indonesian and Malaysian governments. The magnitude of illegal migrant worker migration in Malaysia is influenced by the social networks of illegal migrant workers, especially in this case the social networks of illegal construction workers in Malaysia. Illegal construction migrant workers in Kongsi are spread across several regions in Malaysia. Most of these PMIs are without complete documents and even overstay. This research uses a qualitative approach with descriptive data presentation with a case study method. The result of the research is that there are illegal construction migrant workers in Malaysia because of the social network they have. The social network of illegal construction PMIs in Malaysia that occurs is the social network of power, this network is only limited to obtaining security from those in power around the kongsi, namely Malaysian police officers who have power. The social network of interests is the relationship that occurs in the network between illegal construction workers and other illegal construction workers, the relationship between illegal construction workers and menkong, menkong and companies, menkong and tokeh. The social network of feelings in this relationship is very dominant. The social network of illegal construction workers is formed on the basis of emotionally charged social relationships that exist in the Kongsi and the social relationships of illegal PMIs themselves become the social goals and actions of illegal construction PMIs.  Then the family social network is a relationship formed on the basis of the family network owned by illegal construction workers. The family network is very important for illegal construction workers in Malaysia, because the family is the one who provides information that is considered quite valid by illegal construction workers. This network provides facilities for illegal migrant workers to survive in Malaysia. Keywords: Worker, Migrant, illegal, Construction, Network, Migration 
Socialization in the prevention and impact of early marriage in Tanjung Medang Village, Muara Enim Regency Yusnaini, Yusnaini; Randi, Randi; Malinda, Febrimarani; Istiqoma, Istiqoma; Yulasteriyani, Yulasteriyani; Putra, Decka Pratama; Syafe’i, Akhmad
Community Empowerment Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12605

Abstract

The high prevalence of early marriage in Indonesia, exacerbated by suboptimal implementation of regulations, poses significant negative psychological, health, social, and economic impacts on children. This community service activity aimed to increase the knowledge of the community in Tanjung Medang Village, Muara Enim Regency, regarding the impacts and importance of preventing early marriage. Implemented through an initial assessment, comprehensive education on the sociological perspective of early marriage impacts, and a post-intervention evaluation, the program demonstrated a significant increase in knowledge. Pre-test scores, initially at 70%, rose to 97% in the post-test, indicating the effectiveness of the socialization. This enhanced understanding is expected to form a foundation for collective efforts by the community and local government to reduce the rate of early marriage for the future well-being of children.
Empowering rural adolescents: Service learning for the prevention of risky sexual behavior in Bakung Village, Ogan Ilir Regency Yulasteriyani, Yulasteriyani; Syafe’i, Akhmad; Istiqoma, Istiqoma; Putri, Cynthia Azhara; Randi, Randi; Yusnaini, Yusnaini; Ningsih, Sabda
Community Empowerment Vol 10 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12707

Abstract

Adolescence is a critical developmental stage characterized by significant physical, emotional, and psychological changes, making comprehensive knowledge about sexuality crucial to mitigate the risks of unintended pregnancies, sexually transmitted infections, and other high-risk sexual behaviors. This community engagement initiative (Pengabdian kepada Masyarakat/PkM) aimed to educate adolescents in Bakung Village, Ogan Ilir Regency, on the dangers and consequences of risky sexual behavior. The intervention was delivered through a series of village-based lectures and educational sessions. Pre- and post-test assessments revealed a substantial improvement in participants' knowledge, with scores increasing from an average of 60% in the pre-test to 96% in the post-test. These findings underscore the effectiveness of service learning in enhancing adolescent understanding and awareness, contributing to the prevention of risky sexual practices in rural settings.
Upaya Guru Meningkatkan Motivasi Peserta Didik Belajar Agama di SMPN 15 Kota Bengkulu Lorenza, Diana; Koerniawan, Iwan; Dwi Sentia, Sinta; Randi, Randi
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2025): Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v10i2.7154

Abstract

This study aims to analyze teachers' efforts in improving students' motivation and interest in learning in Islamic Religious Education (PAI) subjects at SMPN 15 Bengkulu City. The research methods used were observation and interviews with PAI teachers and curriculum representatives. The results showed that teachers applied various techniques to improve students' motivation, such as effective classroom management, varied learning methods (lectures, discussions, interpretations, questions and answers, and study groups), and giving awards in the form of educational awards or punishments. In addition, the use of technology-based learning media, although limited, and the application of emotional approach strategies, also play a role in building students' enthusiasm for learning. External factors such as family background, social environment, and the influence of technological developments also influence students' interest in learning. To overcome these obstacles, teachers provide personal guidance, create a pleasant learning atmosphere, and involve students in religious activities at school, such as sholawatan, congregational dhuha prayers.
Vocabulary Mastery and Short-Story Writing Ability: A Correlational Study at MTs Jâ-alHaq Bengkulu Karlena, Elza Piro; Ansyah, Edi; Randi, Randi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v3i1.743

Abstract

This study aimed to determine the association between Indonesian vocabulary mastery and short-story writing ability among ninth-grade students at MTs Jâ-alHaq, Bengkulu City. Employing a correlational quantitative design, the research drew on a population of 362 students, from which 56 were sampled. Vocabulary mastery was measured using a multiple-choice test, whereas short-story writing ability was assessed with an analytic rubric. Data were analyzed via simple linear regression (SPSS 16). The normality assumption was satisfied (X: p = .449; Y: p = .059). However, the deviation-from-linearity test yielded p = .033, indicating a departure from strict linearity and warranting caution in interpreting the regression model. The regression coefficient was significant (b = 0.266, SE = 0.079, t(54) = 3.354, p = .001), indicating a positive association between vocabulary mastery and writing performance. In conclusion, vocabulary mastery is a positive predictor of short-story writing ability; nonetheless, the detected nonlinearity suggests follow-up modeling such as transformation or curvilinear specifications to produce more accurate estimates.
The Effect of Student Teams Achievement Divisions (STAD) on the Learning Outcomes of Grade VIII Students in Indonesian Language at MTs Negeri 2 Kepahiang Reza adin tya, Nendi; Akbar Jono, Ali; Randi, Randi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v4i2.1297

Abstract

Cooperative learning models have been widely recognized as effective strategies to enhance student achievement, yet their application in Indonesian language instruction at the junior secondary level remains limited. This study aimed to examine the effect of the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model on the learning outcomes of eighth-grade students at MTs Negeri 2 Kepahiang. Employing a quasi-experimental design with a non-equivalent control group, the study involved two classes, with one serving as the experimental group taught using STAD (n = 30) and the other as the control group taught using conventional methods (n = 26). Data were collected through pretests and posttests consisting of 15 multiple-choice items aligned with the curriculum, validated through Pearson’s Product-Moment correlation, and tested for reliability using Cronbach’s Alpha. Statistical analysis using IBM SPSS version 25 included normality and homogeneity tests, paired-sample t-tests, independent-sample t-tests, and N-Gain analysis at a significance level of p < 0.05. The results showed that the experimental group achieved a significantly higher posttest mean score (M = 12.80) compared to the control group (M = 7.34), with the independent-sample t-test confirming a significant difference (p = 0.000). These findings indicate that the STAD model effectively improves student achievement by fostering peer collaboration, active engagement, and collective responsibility for learning outcomes. The novelty of this research lies in its application of STAD in Indonesian language learning at the junior secondary level, providing new insights into cooperative learning beyond science and mathematics, where it has been predominantly studied. The implications suggest that educators and policymakers should integrate cooperative learning models such as STAD into instructional practices to enhance academic performance and social competencies essential for 21st-century learning.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdjan, Wirawati Aidillah, Elita Akbar Jono, Ali Amar Salahuddin Andriani, Dian Sri Ansyah, Edi Apriko Alfano, Muhammad Arfan Arfan Arianti, Yosi Asriani Hasan Atika Zarefar Aulia Lukman Bintarsih Sekarningrum Bustang Bustang Cecilia Tobing Dadang Hikmah Purnama, Dadang Hikmah Daniel Happy Putra Darmawan Darmawan Deded Eka Sahputra Dewi Santika Dewi Sartika, Diana Diana Dewi Sartika, Diana Dewi Dwi Sentia, Sinta Efrina, Gusnita Gita Srihidayati Hendarso, Yoyok Henita, Henita Herwantono, Herwantono Himawati, Marlin Husnul Khotimah Irnawati Irnawati Istiqoma, Istiqoma Jufriani, Anita Junaidi Junaidi Karina, Mila Karlena, Elza Piro Kasmantoni, Kasmantoni Khairunnisa, Ulfah Khermarina, Khermarina Khusnul Hatimah, Ani Lestari Lestari Lestari, Eko Budi Lorenza, Diana Mahmudin, Tono Malinda, Febrimarani Modesta Ranny Maturbongs, Modesta Ranny Muh Fakhri Hafiz Muh Syaiful Romadhon Muhamad Fadhil Nurdin, Muhamad Fadhil MUHAMMAD HENDRA Muin, Rahmawati Mujahidin Mujahidin Mulyanto Mulyanto Mumu Muzayyin Maq Nanda Nengsih , Mimi Kurnia Nengsih, Whenci Rahma Ningsih, Sabda Novedliani, Riztrya Nur Indah Sari Putra, Decka Pratama Putri, Cynthia Azhara Rachman Ardan, Rachman Rahmansyah Rahmansyah Rais, Rinovian Ramadhan, Muhammad Restu Reza adin tya, Nendi Ridhah Taqwa, Ridhah Safrina, Nabilla Salsabila, Miranda Dyah Samaduri, Lutpi Sapira, Sapira Sari, Anita Utama Sari, Intan Puspa Sari, Okti Kencana Sari, Wenny Aulia Sariani, Endang Sarmila, Sarmila Satria, Irwan Selian, Sri Nurhayati Shiddiq, Jamaluddin Siti Aisyah Suhada, Juance Suhendi Suhendi Suningrat, Nining Suriadi Suriadi Syafe’i, Akhmad Taqwa, M Ridhah Triani, Neks Vebbi Andra, Vebbi Wailmi, Khil Welliken K, Marius.A.Welliken K Wirani, Yekti Wuryanta, Aloysius Gonzaga Eka Wenats Yesi Mutia Basri Yoyok Hendarso Yulasteriyani, Yulasteriyani Yusnaini Yusnaini