Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antartokoh Dalam Film Surga Yang Tak Dirindukan 3 Sari, Ruva Winda; Septyanti, Elvrin; Elmustian, Elmustian
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6314

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang berjudul Hubungan Antartokoh dalam Film Surga yang Tak Dirindukan 3. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk hubungan antartokoh dalam film Surga yag Tak Dirindukan 3. Manfaat penelitian ini adalah (1) secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengkajian sastra Indonesia, khususnya menambah pemahaman, pengetahuan tentang film, hubungan antartokoh, dan sosiologi sastra (2) secara praktis, penelitian ini diharapkan menjadi informasi kepada pembaca tentang hubungan antartokoh yang digunakan oleh pengarang dalam film Surga yang Tak Dirindukan 3. Data dalam penelitian ini berupa dialog yang berkaitan dengan hubungan antartokoh. Sedangkan sumber data merupakan tempat data yang diperoleh. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui pencarian menggunakan mesin pencarian Google, dengan sumber berasal dari situs web Dailymotion, dengan durasi film 01:58:24 detik. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, simak dan catat. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 40 data hubungan antartokoh dalam film Surga yang Tak Dirindukan 3. Ditemukan 14 data bentuk hubungan kekeluargaan, 11 bentuk hubungan cinta kasih, 11 bentuk hubungan pertemanan, 3 data bentuk hubungan kerja sama, dan 1 data bentuk hubungan pendidikan.
Learning to Write Short Stories with the Assistance of Social Media as a Means of Improving Students Writing Skills in Indonesian Language Subjects Class XI SMA/SMK/MA Arief Rachman Hadi; Elmustian, Elmustian; Hasnah Faizah; Cipto Hadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4948

Abstract

This research aims to enhance the short story writing skills of class XI SMA/SMK/MA students by utilizing the Telegram Bot as an innovative learning medium. Writing short stories is a fundamental skill in Indonesian language learning but often encounters challenges due to low student interest and limited innovation in instructional methods. This study employed a case study method with a qualitative approach to explore the application of Telegram Bots in improving students' writing skills. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires, and analyzed to assess students' writing abilities, creative thinking, and engagement with social media. The findings indicate that the use of Telegram Bots significantly enhances students' proficiency in story structure and language use. Furthermore, social media has proven effective in motivating students by providing inspiration, fostering creative discussions, and facilitating constructive feedback. This research demonstrates that technology-based innovations, such as Telegram Bots, can create interactive, effective, and contextually relevant learning experiences tailored to the demands of the digital era.
Analisis Struktur Naratif dalam Antologi Puisi “Cica 96 Puisi” Karya Cyntha Hariadi: Analysis of Narrative Structure in the Poetry Anthology "Cica 96 Puisi" by Cyntha Hariadi Suhada, Nabila Amalia; Fitri, Zahra Naswa; Aulia, Cindy Puja; Nusainu, Melisa Anggraini; Elmustian, Elmustian
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 4 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i4.3166

Abstract

This study aims to analyze the narrative structure in Cyntha Hariadi's anthology, "Cica 96 Puisi," focusing on the poet's method of constructing narratives through elements of plot, characters, setting, theme, and message. The approach used was qualitative descriptive, using reading and note-taking techniques on 27 poems with dominant narrative elements. The analysis emphasized the relationship between story and discourse within the poetic texts. The results show that "Cica 96 Puisi" presents a complex and reflective narrative structure. The narratives in her poems form a historical mosaic that records the journey of identity, trauma, and social experiences of ethnic Chinese in Indonesia. The plot is structured chronologically and reflectively, moving between the past and the present. The setting and time depict social realities, while the message emphasizes the importance of accepting identity and historical memory as a form of resistance against discrimination. Overall, Cyntha Hariadi successfully constructs poetry as a narrative medium that represents identity, racism, and social criticism through simple yet meaningful poetic language.
Filologi, Transformasi Teks, dan Filsafat Pendidikan: Strategi Pelestarian Budaya dalam Konteks Pendidikan Kontemporer Elmustian, Elmustian; Firdaus, M.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1213

Abstract

Dalam konteks perkembangan teknologi digital yang pesat, filologi—disiplin yang berfokus pada studi naskah kuno dan teks —menghadapi serangkaian tantangan yang signifikan. Di Indonesia, harapan untuk meningkatkan akses terhadap naskah kuno melalui digitalisasi sering kali bertentangan dengan kenyataan di lapangan. Banyak naskah berharga masih terpendam dalam bentuk fisik dan nonfisik (teks). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi filologi dalam era digital dan menyelidiki bagaimana transformasi digital dapat memperkaya metode pelestarian serta pengajaran naskah kuno dan teks-teks. Mengadopsi pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur yang relevan dan dianalisis melalui thematic analysis. Temuan kajian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi membuka peluang untuk akses yang lebih luas, tantangan terkait infrastruktur yang terbatas dan pendekatan pendidikan yang tradisional menghambat kemajuan yang diinginkan. Selain itu, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas disiplin untuk meningkatkan efektivitas upaya pelestarian naskah. Dengan mengusulkan integrasi teknologi digital ke dalam kurikulum pendidikan filologi, studi ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan meningkatkan aksesibilitas terhadap warisan budaya. Hasil ini menegaskan perlunya dukungan yang lebih substansial dari pemerintah dan sektor swasta dalam mewujudkan potensi filologi di era digital.
MENGANYAM KEBAHAGIAAN MELALUI HARMONI KEBERSAMAAN PERMAINAN TRADISIONAL PULAU BELIMBING Risky Tri Larasati; Dilla Amulya Sari; Nur Anisa Ahira; Nathania Atikah; Dara Kasih Tri Rezeki; Ardina Albet Albeto; Nur Jibril; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 3 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i3.7374

Abstract

Salah satu aspek kebudayaan yang masih dipertahankan adalah permainan tradisional yang terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.Permainan seperti lompat tali merdeka,engrang,bakiak,tarik upih,serimau atau catur melayu tidak hanya sekedar menjadi sarana hiburan,tetapi juga berfungsi sebagai alat pendidikan sosial, penguatan kerja sama, serta pembentukan karakter anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari permainan tradisional terhadap dinamika perkembangan sosial dan emoional generasi muda di Pulau Belimbing. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan etnografi,peneliti mengamati praktik budaya yang ada dan menganalisis nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional memberikan kontribusi yang signifikan dalam melestarikan nilai-nilai sosial dan kebudayaan yang akan mempererat tali persaudaraan antar warga.Aktivitas ini tidak hanya menyimpan kebahagiaan,tetapi juga memperkuat identitas budaya di tengah arus globalisasi.
PELESTARIAN DAN ANTUSIAS MAHASISWA TERHADAP PERMAINAN RAKYAT DI DESA PULAU BELIMBING KUOK KABUPATEN KAMPAR M Raihan Al Ghifari; Rafii Ahmad; Zikri Zul Arvi; M Fadillah Anugrah; Fajri Winanda; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 3 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i3.7427

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengenal dan membudidayakan permainan rakyat yang ada di Pulau Belimbing kepada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Riau. Populasi penelitian ini adalah 121 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Riau. Metode yang digunakan penulis adalah analisis kualitatif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai situasi dan interaksi sosial dalam konteks budaya tersebut di Pulau Belimbing. Teknik yang penulis gunakan adalah Teknik Observasi untuk pengambilan data. Data diperoleh melalui pemateri yang berada di Pulau Belimbing tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Pulau Belimbing masih melestarikan permainan rakyat yang ada di daerah mereka dengan memperkenalkan kepada parawisata atau mahasiswa yang datang ke Pulau Belimbing dan Mahasiswa sangat antusias dalam memainkan permainan rakyat yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat mengenalkan kepada khalayak ramai tentang permainan yang ada di Pulau Belimbing. Serta melestarikannya agar tidak hilang di telan waktu.
NILAI FILOSOFI DARI ARSITEKTUR RUMAH ADAT LONTIOK KHAS BUDAYA MELAYU DI DESA PULAU BELIMBING KUOK KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Arya Maheswara; Fitri Wahyuni; Melisa Anggraini Nusainu; Muhammad Zikra Rasyidi; Nabilla Nathania; Naila Hilmi Aidina; Sandy Aulia Lubis; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i3.7432

Abstract

Setiap manusia menjadi penopang sekaligus pendukung suatu kebudayaan, sehingga antara manusia dengan kebudayaan tercipta hubungan yang sulit untuk dipisahkan. Meskipun seorang manusia mati, kebudayaan akan tetap terwariskan kepada generasi penerusnya. Melayu Riau memiliki keberagaman warisan budaya hingga kini. Rumah adat Lontiok di desa Pulau Belimbing, kabupaten Kampar menjadi bagian dari warisan kekayaan budaya Melayu Riau. Rumah adat Lontiok menjadi salah satu bukti kekayaan kebudayaan budaya Melayu Riau dalam bentuk fisik dengan beragam nilai filosofis yang terkandung dalamnya. Rumah adat Lontiok mengandung kekayaan nilai filosofi yang ada dalam budaya Melayu Riau. Hasil artikel dilatarbelakangi dengan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk member ikan penjelasan dan pemahaman mengenai nilai filosofi yang terkandung dalam arsitektur rumah adat Lontiok di desa Pulau Belimbing, Kuok, Kabupaten Kampar, Riau.
MENGUNGKAP PESONA PULAU BELIMBING: HARMONI ALAM DAN MELAYU Alvi Aulia Azzahra; Aulia Hasanah Ceria; Wulandari, Wulandari; Khairani Zulyanti; Ruswita Hasanah Tambuna; Vivin Diah Triasih; Yolanda Sari; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 4 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i4.7535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai budaya dan sejarah rumah lontiok di Pulau Belimbing, Kampar, Riau. Rumah lontiok sebagai warisan budaya tak benda memiliki keunikan arsitektur dan nilai filosofis yang mendalam bagi masyarakat setempat. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap makna simbolis dari setiap elemen bangunan, serta hubungannya dengan kehidupan sosial dan kosmologi masyarakat Kampar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pelestarian rumah lontiok sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
WARISAN BUDAYA LELUHUR: PERMAINAN TRADISIONAL KAMPAR UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN ANAK Ramadhani, Aulia; Billah, Tisya Bibah Annisa; Arahmah, Widia; Putri, Teja Sesfina; Pebrina, Safira; Ramadhanty, Marsha; Dinda, Putri Rama; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i5.7922

Abstract

Penelitian ini membahas kecenderungan anak-anak yang lebih tertarik pada permainan di telepon genggam, sehingga permainan rakyat tradisional semakin terlupakan. Permainan rakyat ini penting untuk budaya dan dapat mendukung perkembangan emosional dan kognitif anak. Permainan rakyat ini mampu memberikan pengaruh terhadap anak mulai dari dapat menumbuhkan jiwa kebersamaan, gotong royong, dan menigkatkan kecerdasan emosional.
MENGENAL KHAZANAH MASYARAKAT MELAYU: BAHASA DAN DIALEK, UPACARA/RITUAL, PERMAINAN RAKYAT, ETNOTEKNOLOGI MELAYU, DAN KESENIAN MELAYU RIAU Vania, Azra; Lyrawati, Desi; Dwijayanti, Faza; Sinaga, Mika Magdalena Br; Bakara, Putri Pinarsinta; Nover, Rimelcy; Grace, Vanesha; Elmustian, Elmustian
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 5 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i5.8019

Abstract

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), khazanah berarti tempat menyimpan harta benda (kitab-kitab, barang berharga, dan sebagainya). Khazanah dapat berupa harta benda seperti etnoteknologi, bisa juga berupa aset tidak berwujud seperti bahasa dan dialek, ritual, permainan rakyat, dan kesenian. Masyarakat melayu memiliki bahasa dan dialek, ritual, permainan rakyat, dan kesenian yang berharga dan harus dilestarikan. Artikel ini akan mengenalkan khazanah Masyarakat Melayu kepada remaja demi melestarikan keindahan budaya Melayu.
Co-Authors Abdul Razak Aleksa, Afrila Alvi Aulia Azzahra Ameliah, Arzety Anggita, Amalia Annisa Rahmi, Annisa Annisa, Aulia Arahmah, Widia Ardina Albet Albeto Arief Rachman Hadi Arya Maheswara Asrianti, Depi ASRIL ASRIL Astuti - Aulia Hasanah Ceria Aulia Ramadhani Aulia, Cindy Puja Aulia, Selli Auzar, Auzar Avida, Martina Nur Awangdani, Rezky Ayu Ayu, Rahmatika Sari Azaky, Andri Bakara, Putri Pinarsinta Barus, Elvi Yana Billah, Tisya Bibah Annisa Charlina, Charlina Cipto Hadi Dara Kasih Tri Rezeki Darniati, Lisna Devi Risma Dewi, Ridia Juwita Diana Sari Dilla Amulya Sari Dinda, Putri Rama Dudung Burhanudin, Dudung Dwijayanti, Faza Eka Septyawanti, Farah Eltias, Yumna Erlisnawati Erlisnawati Faizah A.R, Hasnah Fajri Winanda Fatmawilda, Fatmawilda Faziah, Hasnah Fitrah Fitrah, Fitrah Fitri khairunnisak, Fitri Fitri Wahyuni Fitri, Zahra Naswa Grace, Vanesha Hadi Rumadi Hadi, Arief Rahman Halawah, Hafidatul Hari Mulya, Okta Harianti Chan, Tina Hasnah Faizah AR Havizah, Talita Nur Hemandra, Hemandra Hendri Marhadi Hermandra, Hermandra Julianah, Shella Kadir, Intan Saluwa A Kastri Elmi Khairani Zulyanti Kusuma, Yanti Yandri L.N. Firdaus, L.N. Firdaus Lyrawati, Desi M Fadillah Anugrah M Raihan Al Ghifari M. Firdaus M.Nur Mustafa, M.Nur Maharani, Elsa Mahdum Mahmud Alpusari Mangatur Sinaga Ma’ruf, Rizki Melani, Endah Melisa Anggraini Nusainu Muhammad Zikra Rasyidi Muhammad Zulfadhli, Muhammad Nabilla Nathania Naila Hilmi Aidina Nathania Atikah Ningsih, Jania Nover, Rimelcy Nur Anisa Ahira Nur Jibril Nur, M Nurhaliza, Farah Nurhikmah Nurhikmah Nursal Hakim, Nursal Nusainu, Melisa Anggraini Panggabean, Ennida Sari Pebrina, Safira Pratiwi, Eka Setia Putri, Inke Novia Putri, Teja Sesfina Putri, Windy Anisa Rafii Ahmad Rafli, Muthia Rahayu, Ariyanti Ramadhanty, Marsha Ria Novianti Ridwan Melay, Ridwan Risky Tri Larasati Ruswita Hasanah Tambuna Safina, Wan lulu Safira, Arini Putri Safitri, Reski Ummi Sahara, Novita Salsabila, Asya Thalia Salsabila, Keisya Khansa Sandy Aulia Lubis Sari, Elen Septia Sari, Ruva Winda Septyanti, Elvrin Setiawati, Sonia Sinaga, Mika Magdalena Br Solina, Irma Sri Marlina, Sri SRI RAHAYU Suarman Suhada, Nabila Amalia Syafrial Syafrial Tika, Dela Trinanda, Tasyah Ulfa, Risky Yanti Vania, Azra Vivin Diah Triasih Widiastuti, Rahma Winanda, Fajri Wulandari Wulandari Yanthi, Erlina Yuli Yeni, Seppi Yolanda Sari Yonaldi, Deyon Afri Yusma, Maili Zahra, Nayla Zikri Zul Arvi Zulhafizh, Zulhafizh Zulhaini, Zulhaini