Claim Missing Document
Check
Articles

The Importance of Teacher’s Professional Competence in Shaping Student’s Characters N, Anisa Kholifah; Amira, Deby; Chamdani, Muhamad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91546

Abstract

Guru memiliki peranan terpenting di bidang pendidikan. Pendidikan yang unggul bergantung pada kondisi mutu pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pentingnya kompetensi profesionalisme guru dalam pembentukan karakter pada peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Kompetensi guru sangat penting dalam membangun karakter pada peserta didik melalui proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru dituntut secara professional dalam membentuk karakter pada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesionalisme sangat penting bagi guru dan menjadi tuntutan dalam sebuah profesi dalam pembentukan karakter perserta didik.
Regular Teacher Professionalism in The Implementation of Elementary School Inclusion Education in Kebumen Mentari, Agustina Puspa; Sabri, Ahsina; Diah, Ariana; Prasasti, Dania; Puspitasari, Eka; Chamdani, Muhamad; Fatimah, Siti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.637 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis tingkat profesionalisme guru dalam pelaksanaan pendidikan inklusi sekolah dasar di Kebumen dan (2) Menjadi bahan evaluasi pihak terkait dalam upaya perbaikan pendidikan inklusi sekolah dasar di Kebumen. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan subjek penelitian SD N Tunjungseto, SD N Pecarikan, dan SD N Podourip yang merupakan sekolah inklusi di Kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan juga wawancara. Sedangkan untuk teknik analisis data, kami menganalisis dengan menggunakan analisis interaktif menurut Miles and Huberman yang terdiri atas empat komponen proses analisis, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Pemahaman Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Kabupaten Kebumen Muzani, Amir; Priyamoko, Bima; Mafadza, Zidney Ilma; Chamdani, Muhamad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107217

Abstract

Pancasila education has a strategic role in shaping the character of students since elementary school level. Its implementation in the field still tends to be textual and less contextual with the local culture of students. This study aims to determine the understanding of teachers in learning Pancasila Education through embedding local wisdom values as part of character education in elementary schools in Kebumen Regency. This study used a descriptive quantitative method with data collection techniques through a closed questionnaire distributed online through Google Form to elementary school teachers in Kebumen Regency. The data were analyzed descriptively using percentages and averages. The results showed that the level of teacher understanding was in the very high category with a percentage of 97.11%. Teachers understand the importance of integrating local wisdom values such as mutual cooperation, responsibility, tolerance, and courtesy in learning. However, teachers still face obstacles such as the lack of local-based teaching resources and supportive training. Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. Dalam implementasinya di lapangan masih cenderung bersifat tekstual dan kurang kontekstual dengan budaya lokal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penanaman nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah dasar Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket tertutup yang disebarkan secara daring melalui Google Form kepada guru-guru SD di Kabupaten Kebumen. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan rerata. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 97,11%. Guru memahami pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, tanggung jawab, toleransi, dan sopan santun dalam pembelajaran. Meski demikian, guru masih menghadapi kendala seperti minimnya sumber ajar berbasis lokal dan pelatihan yang mendukung.
Analisis Penerapan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri 1 Bocor Purwanti, Ani; Fatikha, Bunayya Nisa Rahma; Dani, Dini Rachma; Mungarofah, Evi Fitriyani; Muthoharoh, Farkhani; Chamdani, Muhamad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.799 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71111

Abstract

Keputusan Menristek Dikti No. 56 Tahun 2022 menerapkan kurikulum merdeka yang di dalamnya menekankan profil pelajar pancasila sebagai salah satu upaya memperbaiki dan memperkuat karakter siswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis profil pelajar pancasila pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 1 Bocor. Metode penelitian adalah metode penelitian kualitatif dan kuantitatif yang perolehan datanya dengan wawancara, dokumentasi, penyebaran angket dan observasi, subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu SDN 1 Bocor dan objek penelitian adalah siswa serta guru SDN 1 Bocor. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan guru kelas IV SDN 1 Bocor yang di ambil berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dari Milles dan Huberman. Berbagai kegiatan dilakukan guru untuk menanamkan aspek-aspek profil pelajar pancasila. Dengan hasil angket siswa rata-rata di atas 90%. Disimpulkan penerapan profil pelajar pancasila di SDN 1 Bocor adalah baik.
Pengaruh Guru Pendamping Khusus terhadap Implementasi Pendidikan Inklusif Chamdani, Muhamad; Wahyudi, Wahyudi; Suryandari, Kartika Chrysti; Rahmadani, Diteana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107376

Abstract

GPK play a key role in the learning process for inclusive education, but some inclusive schools do not yet meet the need for special education teachers. The purpose of this study is to determine the influence of special education teachers on the implementation of inclusive education. This study uses a quantitative correlation method with data collection techniques through questionnaires, observations, and interviews. The population of this study consists of special education teachers in inclusive schools across Kebumen Regency, and the sample was selected using purposive sampling. Data analysis techniques employed Pearson's correlation with the assistance of SPSS. The results of the study indicate that the correlation coefficient at a significance level of 0.01 indicates a strong correlation between special education teachers and the implementation of inclusive education. This strong relationship should be considered to ensure that teachers are evenly distributed across all inclusive schools, enabling education for children with special needs to proceed smoothly and equitably. The conclusion of this study is that GPK have a positive influence on the implementation of inclusive education.GPK dalam proses pembelajaran untuk pendidikan inklusif menjadi bagian yang utama tetapi ada beberapa sekolah inklusi yang belum memenuhi kebutuhan akan guru pendamping khusus. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh guru pendamping khusus terhadap implementasi pendidikan inklusif. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi, dan wawancara. Populasi dari penelitian ini yaitu guru pendamping khusus di sekolah inklusi se-Kebupaten Kebumen dan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan korelasi pearson dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil korelasi pada signifikasi sebesar 0,01 yang menyatakan bahwa hubungan antara guru pendamping khusus dengan implementasi pendidikan inklusif berkorelasi kuat. Hubungan yang kuat dapat menjadi perhatian untuk meratakan guru di setiap sekolah inklusi sehingga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dapat berjalan dengan baik dan seimbang. Simpulan penelitian ini yaitu GPK berpengaruh positif terhadap implementasi pendidikan inklusif.
Meningkatkan Kualitas Guru untuk Menjawab Tantangan Abad 21 Faliki, Afiq Naufal; Nurkhasanah, Alfiana Tri; Soraya, Endah; Chamdani, Muhamad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107199

Abstract

Teacher quality is a key factor in the success of education, especially in facing the challenges of 21st-century learning, which demands digital literacy, critical thinking, creativity, collaboration, and effective communication. This study aims to systematically review the literature related to improving teacher quality within this context. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of ten selected articles published between 2018 and 2023, sourced from Google Scholar based on scientific credibility and relevance. The review findings indicate that improving teacher quality involves mastery of educational technology, pedagogical competence, reflective thinking skills, and strong professional character. In addition, continuous training, learning communities, and adaptive educational policies also play a significant role in preparing teachers for changing times. Therefore, a comprehensive, sustainable, and needs-based strategy is essential to enhance teacher quality and support educators in adapting and innovating in the teaching and learning process.Kualitas guru merupakan kunci keberhasilan pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan abad ke-21 yang menuntut literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi efektif. Penelitian ini bertujuan menelaah literatur secara sistematis terkait peningkatan kualitas guru dalam konteks tersebut. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap sepuluh artikel terpilih yang diterbitkan pada 2018–2023 melalui penelusuran Google Scholar berdasarkan kriteria keilmiahan dan relevansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas guru mencakup penguasaan teknologi pendidikan, kompetensi pedagogik, kemampuan reflektif, dan karakter profesional. Selain itu, pelatihan berkelanjutan, komunitas belajar, serta kebijakan pendidikan yang adaptif turut mendukung kesiapan guru menghadapi perubahan zaman. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan mutu guru yang menyeluruh, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan guna menciptakan tenaga pendidik yang mampu beradaptasi dan berinovasi dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model Numbered Head Together (NHT) Dengan Media Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas V SDN 1 Kutowinangun Tahun Ajaran 2022/2023 Khoirotunnisa, Khoirotunnisa; Chamdani, Muhamad; Salimi, Moh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.75840

Abstract

Model dan media pembelajaran merupakan hal yang penting dalam ketercapaian hasil belajar. Namun masih terdapat guru yang belum memanfaatkan kedua hal tersebut dengan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPS tentang peristiwa kebangsaan seputar proklmasi kemerdekaan pada siswa kelas V melalui penerapan model Numbered Head Together (NHT) dengan media visual. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 1 Kutowinangun. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar IPS tentang peristiwa kebangsaan seputar proklmasi kemerdekaan dengan penerapan NHT dengan media visual. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa siklus I = 72,22%, siklus II = 83,33%, dan siklus III = 90,73%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model NHT dengan media visual dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang peristiwa kebangsaan seputar proklmasi kemerdekaan pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kutowinangun tahun ajaran 2022/2023. 
Implementasi Model Quantum Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Analisis Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V Setyaningsih, Marliana; Suryandari, Kartika Chrysti; Chamdani, Muhamad
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.86793

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis aspek menganalisis pada pembelajaran IPAS berbantuan powerpoint interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitiannya adalah guru dan siswa kelas VA SD Negeri 5 Panjer. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan tes. Teknik uji validitas data berupa triangulasi teknik dan triangulasi sumber data terhadap guru dan siswa. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dalam aspek menganalisis siswa meningkat dari siklus I sampai III.  Model quantum learning membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan sehingga siswa aktif dan memudahkan mengeluarkan pendapat yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Simpulan penelitian ini adalah implementasi model quantum learning  berbatuan powerpoint interaktif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis aspek manganalisis pada pembelajaran IPAS. 
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Flashcard untuk Meningkatkan Sikap Gotong Royong dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran PPKn Kelas III Handoko, Nada Khairunnisa; Chamdani, Muhamad; Salimi, Moh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media flashcard melalui penerapan model PBL untuk meningkatkan sikap gotong royong dan hasil belajar PPKn siswa kelas III tema 7. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas III SDN 2 Bumirejo. Data yang dikumpulkan bersifat kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes. Validitas data diperoleh melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber data. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan langkah penerapan model PBL dengan media flashcard yaitu: (a) orientasi siswa pada masalah berbantuan media flashcard, (b) mengorganisasikan siswa untuk belajar, (c) membimbing penyelidikan individua tau kelompok berbantuan media flashcard, (d) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dengan dukungan media flashcard, (e) analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah. Sikap gotong royong dan hasil belajar PPKn siswa mengalami peningkatan setelah menerapkan model PBL berbantuan media flashcard. Persentase sikap gotong royong siklus I 78,33%, siklus II 83,6%, siklus III 87,22%. Persentase hasil belajar siklus I 79,02%, siklus II 84,55%, siklus III 87,22%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model PBL berbantuan media flashcard dapat meningkatkan sikap gotong royong dan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn kelas III tema 7 SDN 2 Bumirejo. 
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Powerpoint Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Peristiwa dalam Kehidupan pada Siswa Kelas V SDN 2 Kebadongan Tahun Ajaran 2022/2023 Musyarofah, Idarotun; Rokhmaniyah, Rokhmaniyah; Chamdani, Muhamad
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.76451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning berbantuan media PowerPoint interaktif, (2) meningkatkan hasil belajar IPS materi peristiwa dalam kehidupan, (3) Mendeskripsikan kendala dan solusi yang dihadapi dalam penerapan model Problem Based Learning berbantuan media PowerPoint interaktif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama tiga siklus. Subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas V SDN 2 Kebadongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) langkah model problem based learning berbantuan media PowePoint interaktif yaitu: orientasi siswa pada masalah melalui tampilan media PowerPoint, pengorganisasian siswa untuk belajar, penyelidikan oleh individu maupun kelompok, pengembangan dan penyajian hasil karya, analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah melalui tampilan media PowerPoint.; (2) hasil belajar IPS meningkat tiap siklusnya; (3) kendala dalam penelitian ini yaitu suasana kelas yang kurang kondusif, dan juga siswa kurang aktif, sehingga solusinya yaitu memberi motivasi kepada siswa serta memberikan stimulus. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media PowerPoint interaktif dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 2 Kebadongan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adhitama, Reza Agustin, Rizqi Amalia, Febry Amanah, Laras Tazkiatul Amanningrum, Tanti Kusuma Amira, Deby Ani Purwanti Anjali, Lia Apriningsih, Syafina Aryandaru, Alwi Azzahra, May Linda Putri Bramastya, Danang Cahya, Neelam Dani, Dini Rachma Daryati, Daryati Dewi Indrapangastuti Dewi, Aprilina Kusuma Diah, Ariana Dwisafitri, Jirahayu Eka Puspitasari, Eka Fadiyah, Hana' Faliki, Afiq Naufal Farikhah, Nur Alfi Fatikha, Bunayya Nisa Rahma Fauziah, Afifah Ferdiansyah, Ella Anggun Fitriani, Rahayu Handoko, Nada Khairunnisa Hasanah, Tita Roliatun Herlina Herlina Hirama, Sinta Ichsan, Fadhil Nur Iffah, Jihan Zakiya Ika Rahmawati Indah Novita Sari Joharman Joharman Kartika Chrysti Suryandari Khabibah, Febriyanti Umi Khasanah, Wahyu Khisan, Khoirotin Khoirotunnisa, Khoirotunnisa Khoirunnisa, Ulfah Mafadza, Zidney Ilma Maghfiroh, Ayu Azimatul Malik, M Romaryo Molana Marwantoro, Teguh Mentari, Agustina Puspa Moh Salimi Mukhlisina, Mukhlisina Munawaroh, Fikriatul Mungarofah, Evi Fitriyani Murwani Dewi Wijayanti, Murwani Dewi Musyarofah, Idarotun Muthoharoh, Farkhani Muzani, Amir N, Anisa Kholifah Nasrullah, Muhammad Dany Nazhiroh, Amalia Ngatman, Ngatman Nida, Diana Asfara Chamalun Nikmah, Fatiyatun Noviana, Rizki Nugraheni, Laela Nugroho, Wakhid Sandi Nur Isnaeni Nurhasanah, Anisa Kholifah Nurjanah, Amanda Putri Nurkhalisah, Nabila Nurkhasanah, Alfiana Tri Nurriskah, Yuniatun Dwi P, Mauliddhina Imas Panggalih, Damarjati Permatasari, Mauliddhina Imas Pradita, Lulu Pramesti, Salsa Bela Ardila Prasasti, Dania Pratiwi, Iska Ayu Prihatin, Wiwit Priyamoko, Bima Putri Oktaviani Rahmadani, Diteana Rahmawati, Miftaahur Rania, Nanda Galuh Ratna Hidayah Ratnaningsih, Ayu Retnoningrum, Fenti Retnoningsih, Wahyu Riana, Oka Yoga Rokhanah, Nur Rokhmaniyah Rokhmaniyah, Rokhmaniyah Rosyda, Annisa Luthfiyatur S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sabri, Ahsina Salsabila, Hana Salsabila, Lu'lu' Annisa Santi, Rika Prima Sari, Dyah Ajeng Maya Septiana, Shinta Septyandani, Vida Tri Septyaningrum, Arifia Nurhani Setianingsih, Nining Setiorini, Rizki Setyaningsih, Marliana Shulha, Nikita 'Aina Siti Fatimah Slamet Riyanto Sofiah, Rodatus Sofiyulloh, Sofiyulloh Solly Aryza Soraya, Endah Suhartono Sulistyaningsih Sulistyaningsih Thoyyibah, Idzza Zubdatun Tri Saptuti Susiani Utari, Restu Utomo, Cahyo Warso Vonna, Cut Nurul Zara Wahyono Wahyono Wahyu Kartikasari, Wahyu Wahyu Pramesti Wahyudi Wahyudi Wijayanti, Indah Wahyu Zulfa, Maria Damayanti Iffada