Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Empiricism Journal

Analisis Statistik Faktor-faktor yang Mempengaruhi Angka Stunting di Kalimantan Barat Warsidah, Warsidah; Ayyash, Muhammad Yahya; Priani , Wina; Satyahadewi , Neva
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1563

Abstract

Stunting merupakan satu di antara permasalahan gizi utama pada anak yang dihadapi Indonesia hingga saat ini. Stunting merupakan permasalahan kurang gizi yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi sehingga mengakibatkan gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya. Kalimantan Barat merupakan provinsi ke-8 dari 10 provinsi dengan angka stunting tertinggi nasional. Penelitian membahas mengenai faktor-faktor yang memengaruhi angka stunting di Kalimantan Barat menggunakan metode  analisis regresi linear berganda dengan mengukur besarnya pengaruh antara dua variable atau lebih variabel independen terhadap satu variable dependen. Data yang digunakan yaitu data angka stunting ( ), melahirkan pertama di usia kurang dari 20 tahun (MHPK20) ( ), pernikahan dini <19 tahun ( ), balita yang mendapatkan imunisasi lengkap ( ), rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak ( ), dan kemiskinan ( ) yang diperoleh dari laman BPS Kalimantan Barat dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa angka stunting di Kalimantan Barat dipengaruhi oleh angka melahirkan pertama pada usia kurang  dari 20 tahun (MHPK20) ( ), pernikahan dini <19 tahun ( ), balita berimunisasi lengkap ( ), serta rumah tangga yang memiliki sanitasi layak ( ), dengan koefisien determinasi sebesar 80,42%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 4 faktor yang berpengaruh terhadap angka stunting di Kalimantan Barat yaitu, melahirkan pertama di usia kurang dari 20 tahun, pernikahan dini, balita berimunisasi lengkap dan akses terhadap sanitasi. Statistical Analysis of Factors Affecting Stunting Rates in West Kalimantan Abstract Stunting is one of the main nutritional problems faced by Indonesia to date. Stunting is a problem of malnutrition caused by a lack of nutritional intake, which results in disruption to the growth and development of children, namely the child's height is lower or shorter than the age standard. West Kalimantan is the 8th province out of 10 provinces with the highest national stunting rate. The research discusses the factors that influence the stunting rate in West Kalimantan using the multiple linear regression analysis method by measuring the magnitude of the influence between two or more independent variables on one dependent variable. The data used are data on stunting rates (Y), first birth at the age of less than 20 years (MHPK20) (X_1), early marriage <19 years (X_2), toddlers who receive complete immunization (X_3), households that have access to adequate sanitation (X_4), and poverty (X_5) obtained from the BPS West Kalimantan and Ministry of Health of the Republic of Indonesia pages in 2022. The results of this study show that the stunting rate in West Kalimantan is influenced by the number of first births at the age of less than 20 years (MHPK20 ) (X_1), early marriage <19 years (X_2), children with complete immunization (X_3), and households that have proper sanitation (X_4), with a coefficient of determination of 80.42%. This shows that there are 4 factors that influence the stunting rate in West Kalimantan, namely, first birth at the age of less than 20 years, early marriage, fully immunized toddlers and access to sanitation.
Profil FoodHabits pada Keluarga Nelayan di Pesisir Sebagai Pendukung Ketahanan Pangan Nurdiansyah , Syarif Irwan; Warsidah, Warsidah; Helena, Shifa; Amran, Arman
Empiricism Journal Vol. 4 No. 2: December 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i2.1620

Abstract

Kebutuhan pangan semakin meningkat seiring dengan pertambahan penduduk, di sisi lain lahan pertanian makin menciut karena adanya konversi lahan dan dampak dari perubahan iklim. Produktivitas pangan yang cenderung stagnan menjadi masalah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat  Indonesia, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, yaitu suatu usaha pemerintah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan melalui ketersediaan dan pengolahan dari sumber daya lokal. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengkaji tentang foodhabits (kebiasaan konsumsi pangan) dari masyarakat Pesisir Desa Nibung untuk dijadikan database atau model foodhabits dalam usaha peningkatan ketahanan pangan lokal Masyarakat pesisir, sebagai daya dukung dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kegiatan dilakukan selama 2 bulan, menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memberikan gambaran terkait pola dan kebiasaan konsumsi pangan tersebut, melalui observasi dan informasi langsung dengan masyarakat setempat. Data ini bisa menjadi dasar dalam usaha peningkatan ketahanan pangan masyarakat pesisir, melalui usaha pengadaan sumber pangan yang berkelanjutan berdasarkan foodhabits masyarakat pesisir tersebut, sertanya adanya kemampuan adaptasi masyarakat terhadap ketersediaan sumber pangan dalam kondisi apapun. Food Habits Patterns in Fisherman's Families on the Coast to Support Food Security Abstract Food needs are increasing along with population growth, on the other hand, agricultural land is shrinking due to land conversion and the impact of climate change. Food productivity which tends to be stagnant is a problem in meeting the needs of the Indonesian people, especially in realizing national food security, which is a government effort that aims to meet the needs of the community in a sustainable manner through the availability and processing of local resources. The aim of this activity is to study the food habits (food consumption habits) of the Nibung Village Coastal Community to be used as a database or food habit model in an effort to increase local food security in coastal communities, as a supporting capacity in realizing national food security. Activities were carried out for 2 months, using a qualitative descriptive method by providing an overview of food consumption patterns and habits, through direct observation and information with the local community. This data can be the basis for efforts to increase the food security of coastal communities, through efforts to procure sustainable food sources based on the coastal communities' food habits, as well as the community's ability to adapt to the availability of food sources in any condition.
Co-Authors . Apriansyah A. Kushadiwijayanto, Arie A.Nurrahman, Yusuf Abdul Hafiz, Iqbal Ade Hidayat, Ade Agustina, Sella Alfadzri, Andry Amelia, Debie Rizky Amran, Arman Andini, Dina Andryani, Semi Aninda, Dea Apriansyah Ari Widiyantoro Arief Nurrahman, Yusuf Aritonang, Anthoni B. Aritonang, Anthoni Batahan Ashari, Asri Mulya Astuti, Mega Sri Aswandi Aswandi, Aswandi Awlia, Isti Ayyash, Muhammad Yahya Bambang Kurniadi, Bambang BAMBANG SUJATMIKO Cahyany, Brigita Sari Kusuma Dahliana Dahliana dedi irawan Deni Deni Diah Wulandari Rousdy Dwi Gusmalawati Dzul Fadly Edwin Eny Enawaty Fadliah Nur, Andi Denisa Farhaby, Arthur M Fatmadiwi, Anggi Gusti Eva Tavita Haq, Izhar Amirul Hardan, Hardan Harianto Harianto Harianto Harianto, Miko Hasanah, Fadiah Amalia Helena, Shifa Hidayat, Maulana Idawati, Nora Ikha Ikha Safitri Irawan, Suhardi Irwan Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Izroil, Uwaiz Maulana Jayatri, Rahmi Jayuska, Afghani Juane, Mega Sari Junaidi, Levy Juniarti Juniarti Kalija, Tedi Ahmad Kasbutin, Hendri Kristianto, Deniomisi Kurniawanalamm Kushadiwijayanto , Arie Antasari Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kusuma, Kwirinus Rio Kusumardana, Setra Laili Fitri Yeni Laksmitandari, Gania Ahlul Jannah Listy, Irma Lucky Hartanti, Lucky Lukas, Novan Luis Pernando Mardianto, Tomi Mardini, Delvia Devi Mariana Br. Surbakti Maryani Maryani Maser, Agnes Putri Masriani . Mega Sari Juane Sofiana Meidiantino, Stefans Melia Trianasta Minsas , Sukal Minsas, Sukal Muhardi Muhardi Muliadi Nabil, Ilhan Nail Neva Satyahadewi Nora Idiawati Noyanti, Resti Nur, Widia Nurdiansyah , Syarif Irwan Nurdiansyah, Irwan Nurdiansyah, Irwan Syarif Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurhamidah, Anggia Nurrahman , Yusuf Arief Nurul Asikin Oktavia Oktavia Oktavia Paulus Paulus Pratiwi, Mutiara Anugerah Prayitno, Dwi Imam Priani , Wina Puji Ardiningsih Putri, Kristina Meissy Andini Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafdinal Rafdinal Rahmat Rasmawan Ramadhan Sailendra, Pingkan Retno, Mayang Sari Rini Muharini Risko, Risko Rita Kurnia Apindiati Riza Linda Rody Putra Sartika Rudiyansyah Rudiyansyah Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto S.J Sofiana, Mega Safitri , Ikha Sakina, Haiwatus Samira Samira Satyahadewi , Neva Selviana, Alya Septianingrum, Rergisza Vika Priscilla Zudianty Siahaan, Jni Walbet Sihotang, Nesya Lia Simamora, Chinda Setia Lestari Sofiana, Mega Sj Sudiono, Gatot Sukal Minsas Suparnawati, Suparnawati Supriwanti, Supriwanti Surya Darma Sy. Irwan Nurdiansyah Syamswisna , Tahirah Hasan Tengku Riza Zarzani N Tia Nuraya Triono, Riski WAHYUNI Waldi Widian Sari, Margareta Lita yasnidar yasir Yuliono, Agus Yunivah, Adinda Yusuf Arief Nurrahman `B Aritonang, Anthoni