Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Sebaran Sedimen Tersuspensi di Muara Sungai Peniti Kabupaten Mempawah Adinur, Rizki Suanda; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Apriansyah, Apriansyah; Safitri, Ikha; Risko, Risko
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2024): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v7i3.58387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) dan pola sebaran sedimen tersuspensi di muara Sungai Peniti, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Titik sampling ditentukan berdasarkan metode purposive sampling. Terdapat 6 stasiun pengambilan sampel yaitu Stasiun 1-3 mewakili daerah muara sungai dan Stasiun 4-6 mewakili daerah arah lepas pantai, 500 meter dari mulut muara. Data yang dikumpulkan di masing-masing stasiun adalah data kedalaman, TSS, dan TDS. Nilai kedalaman diperoleh menggunakan depth finder, dan sampel air untuk TSS yang diambil menggunakan water sampler kemudian dianalisis menggunakan metode gravimetri, dan data TDS diukur menggunakan TDSmeter. Pola sebaran TSS diperoleh berdasarkan analisis data citra Landsat 8 dari tahun 2018-2020 yang didapatkan dari USGS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian lepas pantai lebih dangkal (1,1 m) dibandingkan dengan kedalaman di mulut sungai (1,5 m). Konsentrasi TSS tertinggi pada Stasiun 2, bagian mulut muara, dengan nilai 33203 mg/l dan terendah di Stasiun 4, lepas pantai, dengan nilai 45 mg/l. Tingginya konsentrasi TSS dapat mengakibatkan tingginya tingkat kekeruhan. Hasil pengukuran lapangan menunjukkan bahwa pola sebaran sedimen di muara sungai cenderung ke arah utara. Berdasarkan citra Landsat 8 diketahui bahwa pola sebaran TSS pada setiap musim, sedimen menyebar ke selatan pada Musim Barat dan sebaliknya akan menyebar ke utara pada Musim Timur. Pada Musim Peralihan I dan II, sedimen akan menyebar ke dua arah yang berbeda (utara dan selatan).
Seaweed Diversity in the Waters of Pantai Tanjung Api Paloh West Kalimantan Safitri, Ikha; Warsidah, Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Paloh, one of West Kalimantan's conservation areas, has a high biodiversity of marine resources, including seaweed. Seaweed has an important ecological role, such as increasing primary productivity, providing dissolved oxygen, as a food source, and as a habitat for several aquatic organisms. In addition, seaweed contains various bioactive compounds that have the potential to be used in various industrial fields. This research aimed to identify the variety of seaweed in the waters of Pantai Tanjung Api, Paloh District, Sambas Regency, West Kalimantan. Based on the abundance of seaweed, the sampling site was chosen. A quadratic transect measuring 10x10 m2 was used for the collection. Four seaweed genera were discovered, including Acetabularia, Ulva, Padina, and Sargassum. Ulvophyceae and Phaeophyceae had the same percentage contribution. The species abundance varied between 1.04-26.75 ind/m2, where Padina had the highest value. Paloh has a low level of seaweed diversity, high uniformity, and a low dominance index.
Seaweed Diversity in the Waters of Pantai Tanjung Api Paloh West Kalimantan Safitri, Ikha; Warsidah, Warsidah; Sofiana, Mega Sari Juane
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Paloh, one of West Kalimantan's conservation areas, has a high biodiversity of marine resources, including seaweed. Seaweed has an important ecological role, such as increasing primary productivity, providing dissolved oxygen, as a food source, and as a habitat for several aquatic organisms. In addition, seaweed contains various bioactive compounds that have the potential to be used in various industrial fields. This research aimed to identify the variety of seaweed in the waters of Pantai Tanjung Api, Paloh District, Sambas Regency, West Kalimantan. Based on the abundance of seaweed, the sampling site was chosen. A quadratic transect measuring 10x10 m2 was used for the collection. Four seaweed genera were discovered, including Acetabularia, Ulva, Padina, and Sargassum. Ulvophyceae and Phaeophyceae had the same percentage contribution. The species abundance varied between 1.04-26.75 ind/m2, where Padina had the highest value. Paloh has a low level of seaweed diversity, high uniformity, and a low dominance index.
Mangrove Litterfall and Its Carbon Contribution: A Study on Coastal Carbon Reserves in Sungai Nibung Village, West Kalimantan Sofiana, Mega Sari Juane; Safitri, Ikha; Mardianto, Tomi; Farhaby, Arthur Muhammad
Jurnal Kelautan Tropis Vol 28, No 1 (2025): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v28i1.25902

Abstract

Mangroves play an essential ecological roles, such as providing habitats for various organisms and contributing to reducing CO2 emissions from human activities. These emissions are one of the main causes of global warming and climate change. This study aims to analyze the litter production rate and carbon content of mangrove litter in Sungai Nibung Village, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. Sampling of mangrove litter was conducted for 14 days using a 1x1 m2 litter trap with a mesh size of 0.2 cm. The litter traps have been placed in 9 stations. Litter samples were collected on the 7th and 14th days, including parts of mangroves (leaves, twigs, flowers, and fruits) that naturally fell. Result of the study showed the total litter production rate ranged from 4.95 to 30.07 tons/ha/year, and the findings reveal a clear hierarchy in litter production with the composition being leaves > twigs > propagules/fruits > flowers. Leaves litter production rate is notably high, followed by twigs which represent the second-largest portion, then fruits, and flowers. Meanwhile, the total carbon content varied across sampling station, accounting for 2.30–23.59 tons/ha/year. This research provides essential baseline data for Sungai Nibung Village and highlights the potential of mangroves as significant carbon sinks. The results can be utilized for ecosystem-based coastal management and mangrove restoration aligned with regional environmental policies.
Variasi Musiman Suhu Dan Klorofil-a Serta Hubungan dengan Hasil Tangkapan Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) Laut Natuna Hanafi, Hanafi; Aprinsyah, Apriansyah; Safitri, Ikha
Jurnal Kelautan Tropis Vol 28, No 1 (2025): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.%v.%i.%Y.%p

Abstract

The Natuna Sea, renowned for its abundant fishery resources, serves as a primary destination for both local and international fishermen. This study focuses on examining the seasonal variations in sea surface temperature (SST) and chlorophyll-a concentrations, as well as their correlations with the catch rates of mackerel (Rastrelliger sp.). Employing climatological analysis, Catch Per Unit Effort (CPUE), and correlation techniques, this research utilizes satellite imagery data from the Marine Copernicus program for chlorophyll-a and SST, alongside catch data obtained from the Pemangkat Fish Landing Port using purse seine and gillnet methods. The findings indicate significant fluctuations in chlorophyll-a and SST that influence the productivity of mackerel catch, with chlorophyll-a levels ranging from 0.40 to 0.69 mg/m³ and an average of 0.37 mg/m³, while SST varies from 27 to 30 °C, averaging 29.11 °C. The peak catch period occurs during the transition seasons I (May) and II (July), providing valuable insights for optimizing capture strategies and serving as a guide for further research on the environmental impacts affecting catch rates.  Laut Natuna, yang dikenal karena sumber daya perikanannya yang melimpah, merupakan destinasi utama bagi nelayan lokal dan internasional. Penelitian ini berfokus pada pemeriksaan variasi musiman suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a serta korelasinya dengan tingkat tangkapan Ikan Kembung (Rastrelliger sp.). dengan menggunakan analisis klimatologi, Catch Per Unit effort (CPUE), dan teknik korelasi, penelitian ini memanfaatkan data citra satelit Marine Copernicus untuk klorofil-a dan SPL, serta data tangkapan dari Pelabuhan Pendaratan Ikan Pemangkat yang diperoleh melalui metode jaring pukat cincin dan jaring insang. Hasil penelitian ini menunjukkan fluktuasi signifikan dalam klorofil-a dan SPL yang mempengaruhi produktivitas hasil tangkapan Ikan Kembung, dengan tingkat klorofil-a berkisar antara 0,40 hingga 0, 69 mg/m³ dan rata-rata 0,37 mg/m3, sementara SPL bervariasi antara 27 hingga 30 oC., dengan rata-rata 29,11 oC. Periode puncak tangkapan terjadi pada musim peralihan I (Mei) dan II (Juli), memberikan wawasan berharga untuk mengoptimalkan strategi penangkapan dan sebagai panduan untuk penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh lingkungan terhadap tingkat tangkapan. 
Investigating Species Composition and Abundance of Marine Microalgae from Temajo Island Waters, West Kalimantan, Indonesia Safitri, Ikha; Kushadiwiojayanto, Arie Antasari; Sofiana, Mega Sari Juane; Nguyen, Duc-Hung; Adjout, Rebiha
Jurnal Biodjati Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v9i2.38028

Abstract

Temajo Island is renowned for its marine tourism activities and is home to a range of organisms, including algae. Microalgae serve as indicator species, offering insights into the aquatic environment through their species composition and abundance. This study aims to provide preliminary data on the abundance and some ecological indices (diversity, evenness, and dominance) of microalgae on Temajo Island, which will be the basis for assessing water conditions and supporting conservation efforts and sustainable management of natural resources. The research was carried out at four stations with different characteristics. At each station, surface water samples were collected using a plankton net. The microalgae in these samples were subsequently examined under a microscope, and their quantities were measured. The microalgae abundance ranged from 2.84 to 7,697.14 ind/L, with an average of 193.34 ind/L. Chaetoceros was the most abundant genus, followed by Rhizosolenia, Guinardia, Thalassiosira, Pseudo-nitzschia, and Bacteriastrum. The diversity index (H’) ranged from 2.67 to 3.08, indicating moderate to high species richness, while the evenness index (E) ranged from 0.64 to 0.74, reflecting a high level of uniformity among microalgae populations. The dominance index (C) varied between 0.11 and 0.20, suggesting low dominance by any single genus. These indices collectively indicate a balanced and diverse microalgae community, underscoring the ecological health and stability of the Temajo Island waters. Preliminary information about the species composition and abundance of marine microalgae in this study provides valuable insights into the dynamics of microalgae populations and their ecological implications in the marine ecosystems of Indonesia.
Analisis Kandungan Proksimat dan Mineral Esensial Dari Gastropoda Turbo setosus asal Perairan Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat Hasanah, Fadiah Amalia; Warsidah, Warsidah; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Oseanologia Vol 2, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i2.61471

Abstract

Turbo setosus is a species of the gastropod class that has a wavy shell with circular lines on its surface. Because it is easy to find, this type of snail is widely used in the food sector. The nutritional value of Turbo setosus is also high so it has economic value. Proximate analysis and essential minerals are useful to determine the nutritional value contained. Gastropods were extracted using Soxhlet at a certain temperature to measure moisture content, fat content, ash content, and carbohydrates. To find out the number of carbohydrates, the by difference method is used. Meanwhile, to find out the amount of minerals contained using the Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) method.
Estimasi Karbon Serasah Daun Mangrove Di Desa Sungai Bakau Kecil Kabupaten Mempawah Hartisa, Natasia Selvi; Safitri, Ikha; Minsas, Sukal
Oseanologia Vol 2, No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i3.70037

Abstract

Mangrove sebagai salah satu ekosistem pesisir memiliki peran ekologis penting dalam upaya mitigasi pemanasan global yaitu sebagai penyerap karbon. Desa Sungai Bakau Kecil Kabupaten Mempawah memiliki vegetasi mangrove yang tumbuh secara alami maupun hasil penanaman. Ekosistem mangrove tersebut dapat berperan sebagai parameter blue carbon dengan mengikat CO2 dari atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis laju produksi dan kandungan karbon serasah daun mangrove di Desa Bakau Kecil, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Pengambilan sampel serasah daun mangrove dilakukan selama 15 hari dengan menggunakan litter trap berukuran 1 x 1 m2 dengan mesh size 0,2 cm. Litter trap dipasang di 3 stasiun pengamatan dengan dua kali pengulangan. Berdasarkan hasil penelitian, laju produksi serasah daun mangrove di Desa Bakau Kecil, Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat berkisar antara 15,95"“20,13 ton/ha/tahun. Sedangkan, kandungan karbon yang tersimpan pada serasah daun mangrove sebesar 12,77"“15,14 tonC/ha/tahun. Oleh karena itu, hutan mangrove di Desa Bakau Kecil dapat berperan penting dalam penyimpanan karbon untuk mengurangi efek gas rumah kaca.
Karakteristik Lamun di Perairan Timur Pulau Cempedak Kalimantan Barat Yudhoyono, Billget Mansirit; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane; Kusumardana, Setra
Oseanologia Vol 2, No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i3.74860

Abstract

Pulau Cempedak adalah salah satu pulau kecil di Kalimantan Barat yang memiliki keanekaragaman yang tinggi untuk jenis lamun. Lamun memiliki peran ekologi, yaitu penyediaan makanan, perangkap bakteri patogen, pengaturan iklim, penyerap karbon dan habitat biota akuatik. Keberadaan lamun semakin menurun dengan adanya perubahan lingkungan dan aktivitas manusia. Oleh karena itu, upaya konservasi lamun di perairan Pulau Cempedak perlu dilakukan. Efektifitas upaya konservasi membutuhkan informasi dan data awal tentang lamun, yaitu struktur komunitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas lamun di perairan Pulau Cempedak. Pengambilan sampel lamun dilakukan menggunakan line transect sepanjang 70 m dan quadratic transect ukuran 1x1 m2. Hasil penelitian menunjukkan dua jenis lamun yang ditemukan, yaitu: Thalassia hemprichii dan Cymodocea serrulata. Lamun jenis T. hemprichii mendominasi dibandingkan C. serrulata di semua stasiun. Kondisi lamun di perairan Pulau Cempedak masuk ke dalam kategori sangat jarang hingga rapat. Nilai indeks keakeragaman (H"™) berkisar antara 0,15-0,44. Nilai indeks keseragaman (E) berkisar antara 0,21-0,63 dengan kategori rendah higga sedang. Indeks dominansi (C) termasuk dalam kategori tinggi, yaitu 0,73-0,93.
Karakteristik Morfologis dan Ukuran Gastropoda (Potamididae) di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Besar Laut Ramajenny, Layla Shinta; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane
Oseanologia Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i1.92596

Abstract

Desa Bakau Besar Laut berada di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat ini memiliki ekosistem pesisir yang didominasi oleh hutan mangrove. Desa ini juga memiliki keanekaragaman hayati, terutama pada ekosistem mangrove dan gastropoda. Gastropoda merupakan biota yang sering digunakan sebagai indikator kualitas lingkungan perairan, khususnya di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik morfologis dan komposisi ukuran Gastropoda Potamididae di kawasan mangrove Desa Bakau Besar Laut. Penelitian ini diakukan pada bulan Desember 2024 di kawasan mangrove Desa Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Pengambilan sampel menggunakan metode eksploratif. Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat empat spesies Gastropoda famili Potamididae di kawasan mangrove Desa Bakau Besar laut, yaitu Cerithidea obtusa, Cerithideopsis costata, Cerithidea sp., dan Pirenella cingulata. Keempat spesies tersebut memperlihatkan perbedaan ukuran cangkang yang mencerminkan cara mereka menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. Studi ini memberikan gambaran tentang adaptasi morfologi Gastropoda Potamididae yang mendukung kelangsungan hidupnya di habitat mangrove.
Co-Authors . Apriansyah A. Kushadiwijayanto, Arie A.Nurrahman, Yusuf Adelita, Kristina Adinur, Rizki Suanda Adjout, Rebiha Afdal Afdal Agustina, Sella Amriani Amir Andreani Andreani Andryani, Semi Anisa Mulyani Anthoni B Aritonang Anthoni B. Aritonang Apriansyah Apriansyah Aprinsyah, Apriansyah Arie A. Kushadiwijayanto Arie A. Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arief Nurrahman, Yusuf Aritonang, Anthoni Batahan Arsad, Sulastri Ashari, Asri Mulya Astuti, Mega Sri Aswandi Aswandi, Aswandi Ayzah, Dzul Khoidzah All Bambang Kurniadi Bariah, Anisah Creani Handayani Dahliana Dahliana Dedi Irawan dedi irawan Desriani Lestari Desriani Lestari Diah Wulandari Rousdy Dwi Gusmalawati Dwiastuti, Indah Edwin Elsan Iskin Putra Enjella, Enjella Fadhilah, Wardatul Faizal, Ibnu Farhaby, Arthur M Fiddy Semba Prasetiya Fika Dewi Pratiwi Galih, Muhammad Ginting, Madi Juna Permalem Hanafi Hanafi Harianto Harianto Harianto Hartisa, Natasia Selvi Hasanah, Fadiah Amalia Helena, Shifa Hendro Susanto Hendro Susanto Herlina Herlina Hermawansyah Hermawansyah Hidayat, Maulana Idawati, Nora ilmauwati Qurniasih Imaniraga, Moh Tegar putra Irawan, Suhardi Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Jannati Jannati Juane, Mega Sari Jumlia Karina Elwanda Saputri Kasbutin, Hendri Kurniawan Alam Muza’ki Kushadiwijayanto , Arie Antasari Kushadiwijayanto, Arie A. Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kushadiwiojayanto, Arie Antasari Kusuma, Kwirinus Rio Kusumardana, Setra Lani Ardiansyah Lestari, Rita Dwi Ayu Lucky Hartanti Lucky Hartanti Maharani, Ema Mardianto, Tomi Mardini, Delvia Devi Maser, Agnes Putri Maulana, Adrian Maulana, Fiqih Wahyudi Maunala, Adrian Mega Sari Juane Soafiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega SJ Sofiana Mega Sri Astuti Meidiana, Vivin Minsas, Sukal Mohammad Mahmudi Mohammad Reza Monica, Gracelia Muhammad Musa Muliadi Muliadi Muliadi Neva Satyahadewi Nguyen, Duc-Hung Nora Idiawati Nora Idiawati Nora Idiawati Nur ALiya Zsalzsabil Nurbaiti Nurbaiti Nurdiansyah , Syarif Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurhidayanti Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurrahman , Yusuf Arief Nursofiati, Nursofiati Oktavia Oktavia Oktavia Oktavia oktiyas muzaky Luthfi, oktiyas muzaky Pratiwi, Mutiara Anugerah Prayitno, Dwi Imam Qodriati, Tuty Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramajenny, Layla Shinta Rembulan, Rindu Risko, Risko Rita Kurnia Apindiati Riza Linda Rozana zana Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto S.J Sofiana, Mega Sakina, Haiwatus Saputra, Dhira Kurniawan Sihombing, Rut Suharni P Sihotang, Nesya Lia Sudiono, Gatot Sukal Minsas Sukal Minsas Sulastri Arsad Sumarni, T. Novi Surya Darma Surya Darma Susanto, Hendro Susrini, Putri Dahyu Sy Irwan Nurdiansyah Sy. Irwan Nurdiansyah Sy. Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Tahirah Hasan Tarigas, Meilinda Tria Taufik Nurcahyanto Tengku Riza Zarzani N Tia Nuraya Trifonia Novi Sumarni Umar Faruk Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah, W. Warsidah, Warsidah Wenisda, Fransiska Monita Yudhoyono, Billget Mansirit Yuliono, Agus Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Nurrahman Zainal Zainal Zulfian Zulfian Zulfian `B Aritonang, Anthoni