Claim Missing Document
Check
Articles

Penentuan Indeks Kesehatan Laut Berdasarkan Parameter Oseanografi di Perairan Kabupaten Sambas Ranawudd, Uray Iffat; Apriansyah, Apriansyah; Safitri, Ikha
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.487-490

Abstract

Perairan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah yang dikelilingi oleh Laut Cina Selatan dan aliran sungai yang memasukinya contohnya Sungai Sambas Besar dan Sungai Sambas Kecil menjadikannya sangat strategis dalam konteks perikanan dan kelautan. Dinamika perairan yang kompleks, termasuk interaksi antara air laut dan air sungai, serta berbagai aktivitas manusia di sekitarnya, seperti pencemaran dan penangkapan ikan secara berlebihan, memiliki potensi besar untuk mempengaruhi kondisi keseluruhan perairan di Kabupaten Sambas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Indeks Kesehatan Laut (IKL) di perairan Kabupaten Sambas berdasarkan parameter oseanografi yang meliputi Suhu Permukaan Laut (SPL), Tinggi Permukaan Laut (TPL), Salinitas, Oksigen Terlarut (DO), dan Arus dengan metode OHI (Ocean Health Index) yang menggunakan persamaan Halpern et al. (2012) dengan menghitung CS (Current Status) dan LFS (Likely Future Status). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus musiman SPL di perairan Kabupaten Sambas berkisar antara 28,59–30,87°C, salinitas berkisar antara 31,90–32,47 PSU, TPL berkisar antara 0,6699–0,9358 m, Oksigen Terlarut (DO) berkisar antara 6,36–6,53 mg/L, dan nilai arus berkisar antara 0,03–0,19 m/s. Berdasarkan hasil tersebut, kondisi kesehatan laut di perairan Sambas tergolong dalam kategori sedang dengan nilai IKL berkisar 96.
Investigating Species Composition and Abundance of Marine Microalgae from Temajo Island Waters, West Kalimantan, Indonesia Safitri, Ikha; Kushadiwiojayanto, Arie Antasari; Sofiana, Mega Sari Juane; Nguyen, Duc-Hung; Adjout, Rebiha
Jurnal Biodjati Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v9i2.38028

Abstract

Temajo Island is renowned for its marine tourism activities and is home to a range of organisms, including algae. Microalgae serve as indicator species, offering insights into the aquatic environment through their species composition and abundance. This study aims to provide preliminary data on the abundance and some ecological indices (diversity, evenness, and dominance) of microalgae on Temajo Island, which will be the basis for assessing water conditions and supporting conservation efforts and sustainable management of natural resources. The research was carried out at four stations with different characteristics. At each station, surface water samples were collected using a plankton net. The microalgae in these samples were subsequently examined under a microscope, and their quantities were measured. The microalgae abundance ranged from 2.84 to 7,697.14 ind/L, with an average of 193.34 ind/L. Chaetoceros was the most abundant genus, followed by Rhizosolenia, Guinardia, Thalassiosira, Pseudo-nitzschia, and Bacteriastrum. The diversity index (H’) ranged from 2.67 to 3.08, indicating moderate to high species richness, while the evenness index (E) ranged from 0.64 to 0.74, reflecting a high level of uniformity among microalgae populations. The dominance index (C) varied between 0.11 and 0.20, suggesting low dominance by any single genus. These indices collectively indicate a balanced and diverse microalgae community, underscoring the ecological health and stability of the Temajo Island waters. Preliminary information about the species composition and abundance of marine microalgae in this study provides valuable insights into the dynamics of microalgae populations and their ecological implications in the marine ecosystems of Indonesia.
Analisis Kandungan Proksimat dan Mineral Esensial Dari Gastropoda Turbo setosus asal Perairan Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat Hasanah, Fadiah Amalia; Warsidah, Warsidah; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Oseanologia Vol 2, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i2.61471

Abstract

Turbo setosus is a species of the gastropod class that has a wavy shell with circular lines on its surface. Because it is easy to find, this type of snail is widely used in the food sector. The nutritional value of Turbo setosus is also high so it has economic value. Proximate analysis and essential minerals are useful to determine the nutritional value contained. Gastropods were extracted using Soxhlet at a certain temperature to measure moisture content, fat content, ash content, and carbohydrates. To find out the number of carbohydrates, the by difference method is used. Meanwhile, to find out the amount of minerals contained using the Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) method.
Estimasi Karbon Serasah Daun Mangrove Di Desa Sungai Bakau Kecil Kabupaten Mempawah Hartisa, Natasia Selvi; Safitri, Ikha; Minsas, Sukal
Oseanologia Vol 2, No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i3.70037

Abstract

Mangrove sebagai salah satu ekosistem pesisir memiliki peran ekologis penting dalam upaya mitigasi pemanasan global yaitu sebagai penyerap karbon. Desa Sungai Bakau Kecil Kabupaten Mempawah memiliki vegetasi mangrove yang tumbuh secara alami maupun hasil penanaman. Ekosistem mangrove tersebut dapat berperan sebagai parameter blue carbon dengan mengikat CO2 dari atmosfer. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis laju produksi dan kandungan karbon serasah daun mangrove di Desa Bakau Kecil, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Pengambilan sampel serasah daun mangrove dilakukan selama 15 hari dengan menggunakan litter trap berukuran 1 x 1 m2 dengan mesh size 0,2 cm. Litter trap dipasang di 3 stasiun pengamatan dengan dua kali pengulangan. Berdasarkan hasil penelitian, laju produksi serasah daun mangrove di Desa Bakau Kecil, Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat berkisar antara 15,95"“20,13 ton/ha/tahun. Sedangkan, kandungan karbon yang tersimpan pada serasah daun mangrove sebesar 12,77"“15,14 tonC/ha/tahun. Oleh karena itu, hutan mangrove di Desa Bakau Kecil dapat berperan penting dalam penyimpanan karbon untuk mengurangi efek gas rumah kaca.
Karakteristik Lamun di Perairan Timur Pulau Cempedak Kalimantan Barat Yudhoyono, Billget Mansirit; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane; Kusumardana, Setra
Oseanologia Vol 2, No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i3.74860

Abstract

Pulau Cempedak adalah salah satu pulau kecil di Kalimantan Barat yang memiliki keanekaragaman yang tinggi untuk jenis lamun. Lamun memiliki peran ekologi, yaitu penyediaan makanan, perangkap bakteri patogen, pengaturan iklim, penyerap karbon dan habitat biota akuatik. Keberadaan lamun semakin menurun dengan adanya perubahan lingkungan dan aktivitas manusia. Oleh karena itu, upaya konservasi lamun di perairan Pulau Cempedak perlu dilakukan. Efektifitas upaya konservasi membutuhkan informasi dan data awal tentang lamun, yaitu struktur komunitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas lamun di perairan Pulau Cempedak. Pengambilan sampel lamun dilakukan menggunakan line transect sepanjang 70 m dan quadratic transect ukuran 1x1 m2. Hasil penelitian menunjukkan dua jenis lamun yang ditemukan, yaitu: Thalassia hemprichii dan Cymodocea serrulata. Lamun jenis T. hemprichii mendominasi dibandingkan C. serrulata di semua stasiun. Kondisi lamun di perairan Pulau Cempedak masuk ke dalam kategori sangat jarang hingga rapat. Nilai indeks keakeragaman (H"™) berkisar antara 0,15-0,44. Nilai indeks keseragaman (E) berkisar antara 0,21-0,63 dengan kategori rendah higga sedang. Indeks dominansi (C) termasuk dalam kategori tinggi, yaitu 0,73-0,93.
Karakteristik Morfologis dan Ukuran Gastropoda (Potamididae) di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Besar Laut Ramajenny, Layla Shinta; Safitri, Ikha; Sofiana, Mega Sari Juane
Oseanologia Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i1.92596

Abstract

Desa Bakau Besar Laut berada di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat ini memiliki ekosistem pesisir yang didominasi oleh hutan mangrove. Desa ini juga memiliki keanekaragaman hayati, terutama pada ekosistem mangrove dan gastropoda. Gastropoda merupakan biota yang sering digunakan sebagai indikator kualitas lingkungan perairan, khususnya di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik morfologis dan komposisi ukuran Gastropoda Potamididae di kawasan mangrove Desa Bakau Besar Laut. Penelitian ini diakukan pada bulan Desember 2024 di kawasan mangrove Desa Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Pengambilan sampel menggunakan metode eksploratif. Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat empat spesies Gastropoda famili Potamididae di kawasan mangrove Desa Bakau Besar laut, yaitu Cerithidea obtusa, Cerithideopsis costata, Cerithidea sp., dan Pirenella cingulata. Keempat spesies tersebut memperlihatkan perbedaan ukuran cangkang yang mencerminkan cara mereka menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. Studi ini memberikan gambaran tentang adaptasi morfologi Gastropoda Potamididae yang mendukung kelangsungan hidupnya di habitat mangrove.
Kelimpahan Kerang Bambu (Solen sp.) di Pantai Mutiara Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara Dahliana, Dahliana; Warsidah, Warsidah; Helena, Shifa; Safitri, Ikha; Minsas, Sukal
Oseanologia Vol 2, No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i3.72968

Abstract

Kerang bambu (Solen sp) merupakan jenis moluska yang hidup pada daerah pesisir dengan substrat dasar berupa pasir berlumpur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelimpahan kerang bambu yang ada di Pantai Mutiara Kecamatan Sukadana. Pengambilan data penelitian dilakukan menggunakan metode sistematik sampling dengan penarikan secara horizontal. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 2 spesies solen sp di Pantai Mutiara yaitu Solen corneus Lamerckii dan Solen leanus Dunker dengan kelimpahan 27,6 ind/m2. Hasil uji korelasi kelimpahan solen sp. di pantai Mutiara dengan parameter lingkungan salinitas, pH, DO, suhu dan kecepatan arus sebesar 0,6121. Nilai tersebut menunjukan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap kelimpahan kerang bambu. Hasil uji korelasi statistik hubungan kelimpahan dengan substrat yaitu terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kelimpahan kerang bambu dengan substrat yaitu sebesar 0,796.
Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Ekstrak Etanol Teripang Acaudina molpadioides Perairan Paloh Sambas Sakina, Haiwatus; Sofiana, Mega Sari Juane; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Warsidah, Warsidah; Safitri, Ikha; Helena, Shifa
Oseanologia Vol 2, No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i1.59168

Abstract

Acaudina molpadioides pernah ditemukan terdampar di Paloh, Sambas pada Juli dan September 2021. Teripang ini diketahui memiliki potensi sebagai aktivitas antioksidan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis metabolit sekunder, aktivitas antioksidan dan toksisitas dari ekstrak etanol teripang A. molpadioides asal Paloh, Sambas. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazi). Senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol A. molpadioides mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin. Ekstrak memiliki aktivitas antioksidan dengan   inhibisi sebesar 32,55% pada konsentrasi 300 ppm. Toksisitas (LC50) ekstrak sebesar 171,22 ppm, yang tergolong dalam kategori sebagai toksik sedang dan dapat berpotensi sebagai antibakteri.
Karakteristik Morfologi dan Komposisi Ukuran Gastropoda Littorinidae di Wisata Hutan Mangrove Desa Sutera Kabupaten Kayong Utara Dwiastuti, Indah; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Safitri, Ikha
Oseanologia Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i1.92597

Abstract

Desa Sutera terletak di wilayah Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, memiliki kawasan mangrove seluas 17.780 Ha yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk gastropoda Littorinidae. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik morfologi dan komposisi ukuran gastropoda Littorinidae di kawasan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode survey dan untuk penentuan stasiun sampling menggunakan metode purposive sampling yang dilaksanakan pada September 2024. Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat empat spesies Gatsropoda dari famili Littorinidae di kawasan wisata hutan mangrove Desa Sutera, Kabupaten Kayong Utara, yaitu Littoraria scabra, L. carinifera, L. melanostoma, dan L. angulifera. L. melanostoma merupakan spesies terbesar (panjang 2,2 cm; lebar 1 cm), dicirikan oleh cangkang kekuningan meruncing dan aperture oval, sedangkan L. carinifera (panjang 1,5 cm; lebar 1,2 cm) memiliki cangkang kerucut kasar dengan putaran dekstral. L. scabra (panjang 1 cm; lebar 0,4 cm) berwarna cokelat gelap dengan aperture lingkaran, sementara L. angulifera (panjang 1,3 cm; lebar 1 cm) memiliki cangkang lonjong licin dan operculum keemasan. Distribusi spesies juga bervariasi, dengan L. carinifera, L. scabra, dan L. melanostoma banyak ditemukan di batang mangrove (treefauna), sedangkan L. angulifera lebih dominan di daun. Keberadaan gastropoda ini menunjukkan peran pentingnya dalam ekosistem mangrove sebagai dekomposer dan indikator kesehatan lingkungan. Temuan ini memberikan dasar penting untuk pengelolaan berkelanjutan kawasan wisata mangrove Desa Sutera.
Inventory Of Gastropods In The Coastal Area Of Desa Sungai Nibung West Kalimantan Safitri, Ikha; Kushadiwijayanto, Arie Antasari; Sofiana, Mega Sari Juane; Apriansyah, Apriansyah; Nurrahman, Yusuf Arief; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Enjella, Enjella; Ginting, Madi Juna Permalem
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 5 No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v5i1.333

Abstract

Desa Sungai Nibung is a village located in Teluk Pakedai District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. This village is one of the conservation areas established by the Regional Government of West Kalimantan Province in 2020. Desa Sungai Nibung has a high diversity of natural resources, one of which is gastropods. Gastropods are organisms that act as grazers, scavengers, and predators. These organisms can live in waters, coastal and terrestrial. Its diversity has been reported to be more than 75,000 species. Several gastropods have been used by the local community as food with a high protein source. Gastropods found on the coast of Sungai Nibung Village are Ellobium, Cassidula, Nerita, Neritina, Chicoreus, Cerithidea, Littoria, Potamopyrgus, and Onchidium.
Co-Authors . Apriansyah A. Kushadiwijayanto, Arie A.Nurrahman, Yusuf Adelita, Kristina Adinur, Rizki Suanda Adjout, Rebiha Afdal Afdal Agustina, Sella Amriani Amir Andreani Andreani Andryani, Semi Anisa Mulyani Anthoni B Aritonang Anthoni B. Aritonang Apriansyah Aprinsyah, Apriansyah Ardiansyah, Lani Arie A. Kushadiwijayanto Arie A. Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arief Nurrahman, Yusuf Aritonang, Anthoni Batahan Arsad, Sulastri Ashari, Asri Mulya Astuti, Mega Sri Aswandi Aswandi, Aswandi Ayzah, Dzul Khoidzah All Bambang Kurniadi Bariah, Anisah Creani Handayani Dahliana Dahliana dedi irawan Dedi Irawan Desriani Lestari Desriani Lestari Diah Wulandari Rousdy Dwi Gusmalawati Dwiastuti, Indah Edwin Elfrida Ratnawati Elsan Iskin Putra Enjella, Enjella Fadhilah, Wardatul Faizal, Ibnu Farhaby, Arthur M Fiddy Semba Prasetiya Fika Dewi Pratiwi Ginting, Madi Juna Permalem Hanafi Hanafi Harianto Harianto Harianto Hartisa, Natasia Selvi Hasanah, Fadiah Amalia Helena, Shifa Herlina Herlina Hermawansyah, Hermawansyah Hidayat, Maulana Idawati, Nora ilmauwati Qurniasih Imaniraga, Moh Tegar putra Irawan, Suhardi Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Jannati Jannati Juane, Mega Sari Jumlia Karina Elwanda Saputri Kasbutin, Hendri Kurniawan Alam Muza’ki Kushadiwijayanto , Arie Antasari Kushadiwijayanto, Arie A. Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kushadiwiojayanto, Arie Antasari Kusuma, Kwirinus Rio Kusumardana, Setra Lestari, Rita Dwi Ayu Lucky Hartanti Lucky Hartanti Maharani, Ema Mardianto, Tomi Mardini, Delvia Devi Maser, Agnes Putri Maulana, Adrian Maulana, Fiqih Wahyudi Maunala, Adrian Mega Sari Juane Soafiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega Sari Juane Sofiana Mega SJ Sofiana Mega Sri Astuti Meidiana, Vivin Minsas, Sukal Mohammad Mahmudi Mohammad Reza Monica, Gracelia Muhammad Musa Muliadi Muliadi Muliadi Neva Satyahadewi Nguyen, Duc-Hung Nora Idiawati Nora Idiawati Nur ALiya Zsalzsabil Nurdiansyah , Syarif Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurhidayanti Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurrahman , Yusuf Arief Nursofiati, Nursofiati Oktavia Oktavia Oktavia Oktavia oktiyas muzaky Luthfi, oktiyas muzaky Pratiwi, Mutiara Anugerah Prayitno, Dwi Imam Qodriati, Tuty Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramajenny, Layla Shinta Ranawudd, Uray Iffat Rembulan, Rindu Risko, Risko Rita Kurnia Apindiati Riza Linda Rozana zana Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto S.J Sofiana, Mega Sakina, Haiwatus Saputra, Dhira Kurniawan Sihombing, Rut Suharni P Sihotang, Nesya Lia Sudiono, Gatot Sukal Minsas Sukal Minsas Sukal Minsas Sulastri Arsad Sumarni, T. Novi Surya Darma Susanto, Hendro Susrini, Putri Dahyu Sy Irwan Nurdiansyah Sy. Irwan Nurdiansyah Sy. Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Tahirah Hasan Tarigas, Meilinda Tria Taufik Nurcahyanto Tengku Riza Zarzani N Tia Nuraya Trifonia Novi Sumarni Umar Faruk Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah, W. Warsidah, Warsidah Wenisda, Fransiska Monita Yudhoyono, Billget Mansirit Yuliono, Agus Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Nurrahman Zainal Zainal Zulfian `B Aritonang, Anthoni