Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Kerapatan Penanaman Kedelai (Glycine max L.) pada Tumpangsari dengan Semangka (Citrullus vulgaris) Prasetyo, Joni; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak tanam semangka sangat lebar bila dibandingkan dengan tanaman semusim pada umumnya. Jarak tanam yang lebar tersebut, sangat berpotensi untuk penanaman tumpangsari. Konsumsi kedelai penduduk Indonesia sangat tinggi, namun kemampuan produksi dalam negeri saat ini rendah. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan penanam kedelai di sela semangka. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penanaman kedelai pada tumpangsari dengan semangka terhadap produksi kedelai dan semangka, serta nilai nisbah kesetaraan lahannya. Selain itu, juga mempelajari kerapatan tanaman kedelai yang sesuai untuk ditanam di selah jarak tanam semangka. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri pada bulan Februari sampai Mei 2017. Penelitian menggunkan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tumpangsari dengan kedelai dapat mempengaruhi produksi semangka pada pengamatan bobot buah. Nilai NKL paling tinggi ada pada P5 dengan nilai 1,24. Oleh karena itu, penanaman menggunakan 4 lubang tanam kedelai dengan 2 benih per lubang tanam (P4) paling sesuai ditanam disela jarak tanam semangka karena nilai R/C rasio dan B/C rasio paling tingggi, serta nilai NKL P4 juga tidak berbeda nyata dengan P5 yang memiliki nilai NKL paling tinggi.
Pengujian Efikasi Herbisida Berbahan Aktif Bispyribac Sodium 40 g/L dan Metamifop 100 g/L untuk Pengendalian Gulma pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa L.) Sinaga, Nico Van Maestro; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Masalah utama yang dihadapi pada budidaya padi di lahan sawah adalah kompetisi antara tanaman  padi dengan gulma, sehingga menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat dan rendahnya produktivitas tanaman. Salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman padi ialah dengan penggunaan herbisida berbahan aktif bispyribac sodium dan metamifop,  sebagai upaya untuk menekan pertumbuhan gulma pada tanaman padi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efek yang ditimbulkan herbisida berbahan aktif bispyribac sodium dan metamifop serta untuk menentukan efektivitas dosis herbisida berbahan aktif terhadap tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi herbisida Leptokil 140 SE berbahan aktif bispyribac sodium 40 g/l dan metamifop 100 g/l mulai dosis 375 ml/ha-1 hingga 1000 ml/ha-1 tidak menyebabkan gejala keracunan (fitotoksisitas) pada tanaman padi sawah. Herbisida Leptokil 140 SE  berbahan aktif bispyribac sodium 40 g/l dan metamifop 100 g/l dapat mengendalikan gulma dominan, antara lain Leptochloa dubia (golongan berdaun sempit), Cyperus iria (golongan teki), dan Fimbristylis miliacea (golongan teki) hingga 6 minggu setelah aplikasi dengan dosis efektif 750 dan 1000 ml/ha-1. Hasil produksi padi sawah tertinggi setelah dilakukan percobaan yaitu terdapat pada perlakuan dengan dosis 1000 ml/ha dengan berat kering panen 3,30 kg/6,25 m2 atau menghasilkan 5,28 ton ha-1.
Pengaruh Kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Bibit pada Pembibitan Pre Nursery Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Sitindaon, Pasca Timothy; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang sangat penting. Tingginya permintaan industri dalam negeri maupun permintaan dunia terhadap minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil) menyebabkan perkembangan perkebunan kelapa sawit. Industri pembibitan kelapa sawit Indonesia sudah tidak sanggup memenuhi permintaan benih kecambah kelapa sawit akibat terus melonjaknya permintaan. Pembibitan yang dikelola secara baik akan menghasilkan bibit yang baik dalam jumlah yang sesuai untuk penanaman di lapangan. Untuk itu, maka dilakukan metode pemberian kompos enceng gondok sebagai media tanam terhadap pertumbuhan kelapa sawit pada pembibitan pre nursery agar dapat mengetahui pengaruh pemberian kompos eceng gondok. Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa perlakuan media tanam dengan komposisi top soil dan kompos eceng gondok berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman yaitu: panjang batang tanaman, diameter batang, dan panjang akar dibandingkan tanpa kompos (kontrol). Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam dengan komposisi top soil dan kompos eceng gondok tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, berat basah dan berat kering tanaman dibandingkan tanpa kompos (kontrol).
Respon Varietas Lokal Dan Varietas Unggul Nasional Terhadap Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Veronica, Neny Tiara; Setiawan, Adi; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang menghasilkan beras setelah melalui berbagai proses sebagai bahan baku sumber utama makanan pokok khususnya di Indonesia. Penambahan bahan organik khususnya pada tanah sawah sangat diperlukan karena pada pupuk organik mengandung kadar unsur hara sangat rendah sehingga memerlukan dosis yang sangat tinggi yang menyebabkan kurang ekonomis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Oktober 2017 berlokasi di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru,  Kota Malang, Jawa Timur. Ketinggian tempat 460 m dpl. Daerah ini memiliki suhu minimum 20°c dan suhu maksimum 28°c. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan total 30 petak percobaan. Pengamatan dilakukan pada tanaman sampel di setiap petak percobaan. Perlakuan V3 (varietas Cekece dengan pupuk anorganik 50% + pupuk organik 50 %) berpengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan seperti tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan berat kering tanaman, namun tidak berpengaruh nyata pada luas daun. Pada komponen hasil perlakuan V8 (varietas IR64 dengan pupuk anorganik 50% + pupuk organik 50 %) berpengaruh nyata pada jumlah malai per rumpun, jumlah gabah per malai dan gabah kering giling namun tidak berpengaruh nyata pada persentase gabah isi dan bobot 1000 butir.
Uji Efektivitas Penggunaan Pupuk Hayati Kayabio pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae L.) Siahaan, Gretty Febriola; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kubis atau kol ialah salah satu kelompok enam besar sayuran komoditas ekspor dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Pada budidaya kubis terdapat beberapa permasalahan yang penting yang dapat menurunkan produksi kubis diantaranya ialah tingginya serangan hama dan penyakit dan penggunaan pupuk kimia yang tinggi.Adanya penggunaan pupuk kimia yang berlebihan akan dapat merusak tanah, mengurangi dan menekan populasi mikroorganisme tanah yang bermanfaat. Pupuk hayati yang digunakan ialah pupuk hayati Kayabio yang mengandung mikroorganisme yang bermanfaat seperti, Pantoea sp, Azospirillum sp, Aspergillus nigerdan Penicillum sp.Pupuk hayati ini bekerja mengurai bahan organik tanah, memperbaiki agregat tanah, menambah populasi mikroorganisme dalam tanah sehingga mampu meningkatkan kesuburan dan memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan pupuk hayati dan mendapatkan dosis optimal bagi pertumbuhan dan produktvitas tanaman kubis. Penelitian dilaksanakan pada Mei sampai Agustus 2018 diAgro Techno Park Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, KotaBatu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 14 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk hayati dan pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman kubis pada semua variabel pengamatan yaitu panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot basah dan bobot kering total tanaman, diameter krop, bobot krop dan indeks panen. Hasil pengamatan me-nunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati dengan dosis 1250 g ha-1 dan dosis NPK ¼, ½ dan ¾ dari dosis standart ialahdosis paling optimal dan dapat direkomendasikan untuk petani karena menguntungkan secara ekonomi dan dosis yang paling efektif secara agronomis.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dan Kompos Paitan (Thitonia diversifolia (Hemsl.) Gray) terhadap Pertumbuhan Tanaman Mint (Mentha arvensis L.) Pangestu, Prabowo; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman mint (Mentha arvensis L.) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang dapat digunakan sebagai kosmetik, penambah rasa pada makanan, minuman, obat dan produk penyegar. Kebutuhan industri dari produk yang dihasilkan  tanaman mint sangat besar, namun saat ini Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Paitan (Tithonia diversifolia (Hemsl.) Gray) dapat dijadikan salah satu pupuk organikkarena memiliki kandungan unsur hara dan biomasa yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair (POC) dan kompos paitan terhadap pertumbuhan tanaman mint. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2017 dan dilakukan di Kampung Wisata Organik Temas, Batu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari pemberian POC dan Pupuk Kompos Paitan sebagai berikut: P0: Kontrol; P1: 50 ml/l POC Paitan; P2: 75 ml/l POC Paitan; P3: 100 ml/l POC Paitan; P4: 25% Kompos Paitan; P5: 50% Kompos Paitan; P6: 75% Kompos Paitan. Pengamatan yang dilakukan adalah panjang sulur, jumlah sulur, jumlah daun, jumlah cabang, luas daun, bobot segar dan bobot kering tanaman. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemberian POC dan kompos paitan berpengaruh terhadap peningkatan jumlah sulur, jumlah cabang, jumlah daun, luas daun, bobot basah dan bobot  kering  pada tanaman. Perlakuan 50% tanah + 50% kompos paitan meningkatan jumlah sulur tanaman sebanyak 5,52%, sedangkan pemberian POC 75ml/l meningkatkan jumlah cabang tanaman mint sebanyak 16,67%. Pemberian POC sebanyak 100ml/l dapat meningkatkan jumlah daun sebanyak 21,09% dan berpengaruh terhadap peningkatan bobot segar maupun bobot kering tanaman sebesar 12,53%.
Kajian Aplikasi Mulsa Seresah Tebu Terhadap Kadar Air Tanah dan Pengaruhnya pada Pertumbuhan Batang Tebu (Saccharum officinarum L.) Wibowo, Nanang Yekti; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi gula di Indonesia masih belum bisa mencukupi kebutuhan konsumsi skala nasional. Tahun 2015 produksi gula di Indonesia sejumlah 2,5 juta ton, lebih rendah dibandingkan tahun sebeumnya Tahun 2015 Indonesia mengalami El-Nino, dimana kondisi ini diduga mempengaruhi kondisi hidrologi lahan tebu. Fase pemanjangan batang tebu memerlukan ketersediaan air yang cukup. Kekurangan air dalam masa pertumbuhan vegetatif dapat menyebabkan tebu mengalami stagnasi. Kekurangan air dapat meng-ganggu proses fisiologi maupun morfologi, sehingga mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan. Melihat riskannya resiko kekurangan air pada saat fase pemanjangan batang tebu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2017 di lahan HGU Djengkol PT. Perkebunan Nusantara X, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten Kabuapaten Kediri. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan meliputi: TT0 (tanpa mulsa /control), TT1(Tebal mulsa 1,5cm), TT2 (Tebal mulsa 3cm), TT3(Tebal mulsa 4,5cm), TT4(Tebal mulsa 6cm), TT5(Tebal mulsa 7,5cm). Variabel yang diamati diantaranya kadar air tanah, tinggi batang tanaman, diameter batang, jumlah batang. jumlah ruas, panjang ruas, dan jumlah daun. Hasil pengamatan di analisis dengan uji F taraf  5%  dan apabila terdapat pengaruh nyata maka akan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Ketebalan mulsa seresah tebu memberikan pengaruh pertumbuhan lebih baik terhadap jumlah anakan, tinggi tanaman, jumlah ruas dan panjang ruas tanaman tebu. Namun tidak berpengaruh signifikan terhadap diameter batang dan jumlah daun tanaman tebu. Pemberian mulsa cenderung mampu menjaga kadar air lebih tinggi.
Uji Efektivitas Pupuk Hayati Petroboost pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae L.) Simanjuntak, Devi Arinda; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kubis merupakan salah satu tanaman sayuran yang mendapat prioritas untuk ditingkatkan produksinya karena memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi manusia. Pada budidaya kubis salah satu faktor yang menjadi penyebab menurunnya produksi kubis ialahrendahnya kandungan bahan organik tanah karena penggunaan pupuk anorganik  secara terus-menerus dan berlebihan, mengakibatkan pencemaran lingkungan, mengurangi dan menekan populasi mikroorganisme tanah yang bermanfaat. Pupuk hayati Petroboost mengandung mikroorganisme seperti, Stenotrophomonas sp., dan Paenibacillus polymyxa, yang berfungsi sebagai fiksasi nitrogen, meningkatkan ketersediaan nutrisi, penghasil fitohormon, penghasil anti mikroba, meningkatkan pertumbuhan tanaman, dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama penyakit tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas penggunaan pupuk hayati Petroboost dan mendapatkan dosis optimal bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kubis. Penelitian dilaksanakan pada bulanMei sampai Agustus 2018 diAgro Techno Park Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, KotaBatu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 14 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk hayati dan pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman kubis pada variabel pengamatan yaitu panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, hijau daun, bobot kering total tanaman, bobot segar total tanaman, lingkar krop, danbobot krop. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dosis 1250 g ha-1 pupuk hayati dikombinasikan dengan ¼, ½, ¾ pupuk N,P, K merupakan dosis paling optimal yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman serta dapat menurunkan dosispupuk N,P,K.
Pengaruh Penyungkupan dan Pemberian Abu Sekam Padi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Stroberi (Fragaria x Ananassa) Rahman, Bagus Taufiqur; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroberi (Fragaria x ananassa) memiliki peluang pengembangan yang bagus kedepannya. Pasarsemakin luas karena buah stroberi tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar namun juga dapat dimanfaatkan dalam bentuk olahan dan dengan wisata stroberi dapat menjadi daya tarik konsumen. Akan tetapi, produksi stroberi dari tahun ke tahun mengalami penurunan penyebabnya karana masalah nutirisi tanaman dan iklim mikro disekitar tanaman. Penambahan abu sekam padi yang banyak mengandung kalium, kalsium dan silika kedalam media dan pemberian sungkup terhadap tanaman diharapkan mampu mengatasi masalah nutrisi dan iklim mikro tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2018, di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Rancangan lingkungan yang digunakan dalam penelitian ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial,dimana faktor utama adalah Penyungkupan yang terdiri dari 2 taraf yaitu: Tanpa sungkup (S0); Sungkup (S1), faktor kedua adalah dosis Abu sekam dengan 4 taraf yaitu: Kontrol (A0); Abu sekam 40 g tan-1 (A1); Abu sekam 80 g tan-1 (A2);  Abu sekam 120 g tan-1 (A3); Abu sekam 160 g tan-1 (A4).Data pengamatan dianalisis ragam (ANOVA) pada tingkat kesalahan 5% dan hasil yang berbeda nyata dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada tingkat kesalahan 5%.Hasil penelitianmenunjukkan dari perlakuan yang diterapkan hanya perlakuan penyungkupan yang memberikan pengaruh nyata pada parameter pertumbuhan dan hasil.Untuk parameter pertumbuhan penyungkupan memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah stolon luas daun,  bobot kering tajuk dan total biomasa tanaman dan untuk parameter hasil penyungkupan memberikan pengaruh terhadap padtan total terlarut (PTT) yang artinya buah memiliki rasa lebih manis.
Respon Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Varietas Cekece dan IR64 terhadap Aplikasi Azolla dan Pupuk N Sinaga, Adi Putri; Azizah, Nur; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 8 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petani padi di Indonesia melakukan budidaya tanaman padi secara intensif, namun belum diikuti oleh penerapan kaedah pelestarian kesuburan tanah (Putri, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan pupuk N dengan aplikasi Azolla dan untuk memperoleh dosis pupuk anorganik dan Azolla segar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas Cekece dan IR64. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Juni 2018 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Malang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi ( RPT), dimana petak utama adalah varietas (V) yang terdiri dari 2 level yaitu: V1: Varietas Cekece, V2: Varietas IR64. Sedangkan yang menjadi anak petak adalah kombinasi pupuk Anorganik dan Azolla (P), perlakuan ini diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh sebanyak 30 unit percobaan. Hasil analisis ragam menunjukkan, kombinasi pupuk Azolla dan pupuk N terhadap varietas padi IR64 dan Cekece menunjukkan interaksi pada pertumbuhan. Kombinasi Azolla 50% + Anorganik 50% memberikan respon yang paling tinggi terhadap parameter pertumbuhan. Interaksi juga terjadi pada pengamatan panen. Pada pengamatan panen varietas IR64 menunjukkan hasil yang paling tinggi dibandingkan varietas Cekece, dan kombinasi pupuk yang paling efektif secara agronomis untuk meningkatkan hasil padi yaitu Azolla 50% + Anorganik 50% dengan produksi gabah 7.9 ton ha-1. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian Azolla 50% + Anorganik 50% merupakan dosis yang paling efektif dan berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil tanaman padi serta dapat direkomendasikan untuk petani.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adi Kurniawan Adi Setiawan Agung Nugroho Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Al Ghifari, Mochammad Fachrurrozi Alan Randall Ginting Alfarisi, Romzul Islami AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Andhi Dwi Prasetyo Anggriawan, Fahjar Anggriawan, Fahjar Anindita, Devina Cinantya Anna Satyana Karyawati Annisa, Yuslinda Aryanada, Povarezza Astri Yogatama Azizah, Nur Azmi, Shella Zahra Kumala Bambang Guritno Barunawati, Nunun Bintara, Andar Kaneka Putra Bintara, Andar Kaneka Putra Br Ginting, Wirda Dayanti Br Ginting, Wirda Dayanti Bramantio Adi Prasojo Budi Kusuma, Febrian Candra Budi Kusuma, Febrian Candra Devina Cinantya Anindita Dewantari, Rima Putri Dewantari, Rima Putri Dinia Rizqi Dwijayanti Djajadi Djajadi Djajadi, Djajadi Djumali Djumali Dwi Firmansyah Putra Eismawan, Adi Eismawan, Adi Eko Widaryanto Elok Zubaidah Elvira Ambarasti Rahmiana Fachry Abda El Rahman Firokhman, Alnguda Firokhman, Alnguda Fitriani, Riza Frelyta Ainus Zahro Ginting, Alan Randall Ginting, James Aloycius Gita Pramudika Hamawi, Mahmudah Haryono, Budi Haryono, Budi Hidayat, Fandy Hidayat, Fandy Husadilla, Ardiani Husadilla, Ardiani Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Ilham Akbar Pamungkas Indah Setyowati Pertiwi Indar Sugiarto Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joni Prasetyo, Joni Junaidi, Tassha Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam Kristantyo, Yohanes Kristianti, Natalia Kurniawan, Adi Kurniawan, Hideo Lubis, Perry Ansyari Lubis, Perry Ansyari Luchman Hakim Luqman Qurata Aini Lusia Sulo Marimpan Manalu, Tommy Japister Medha Baskara Menak Simbolon Moch Sasmito Djati Mochammad Fachrurrozi Al Ghifari Muh. Afif Juradi Nainggolan, Felix Andreas Nainggolan, Felix Andreas Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Ninuk Herlina Nugroho, Agung Nuhfil Hanani Nunik Eka Diana Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nur Hidayat Nurani, Annisa Bela Pamungkas, Bayu Aji Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pangestu, Prabowo Pangestu, Prabowo Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Charliana Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Patria Pikukuh, Patria Permadi, Diki Yuse Permadi, Diki Yuse Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pikukuh, Patria Pramudika, Gita Prasetyo, Andhi Dwi Prasetyo, Joni Prasojo, Bramantio Adi Pratama Timor, Bella Agusta Pratama Timor, Bella Agusta Priasmoro, Yuda Pangestu Priasmoro, Yuda Pangestu Purnamasari, Chici Dwi Purnamasari, Chici Dwi Putra, Dwi Firmansyah Putra, Rangga Fariyana Raharjo, Erwansyah Budi Raharjo, Erwansyah Budi Rahmah Dewi Yustika, Rahmah Dewi Rahman, Bagus Taufiqur Rahman, Bagus Taufiqur Rahmanda, Riefna Rahmanda, Riefna Rahmawati, Astie Dyah Rahmawati, Astie Dyah Rahmiana, Elvira Ambarasti Ramadhan, Varotama Putra Rangga Fariyana Putra Restanti, Nur Azizah Riyantini, Indah Puspitasari Riyantini, Indah Puspitasari Riza Fitriani, Riza Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Roedy Soelistyono Rosihan Asmara Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sebayang, Husni Thamrin Sembiring, Alger Hissman Sembiring, Alger Hissman Setiawan, Adi Setiawan, Mohamad Dana Siagian, Theresia Victoria Siagian, Theresia Victoria Siahaan, Gretty Febriola Siahaan, Gretty Febriola Silalahi, Samuel Hartanto Siltor, Reinaldy Siltor, Reinaldy Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Simbolon, Bona Hasian Simbolon, Menak Sinaga, Adi Putri Sinaga, Adi Putri Sinaga, Andrey Pradana Sinaga, Nico Van Maestro Sinaga, Nico Van Maestro Sitindaon, Pasca Timothy Sitindaon, Pasca Timothy Sitohang, Denny Sitohang, Denny Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Mariyanti Panduwinata Sitorus, Michael P. H. Sitorus, Michael P. H. Soedharmo, Gita Gowinda Soedharmo, Gita Gowinda Soenaryo Soenaryo Soenaryo, Soenaryo Sri Winarsih Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sujarwo Sujarwo Suratman Suratman Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Tassha Junaidi Taufikurrahman Taufikurrahman Tika Noviana Dewi Titiek Islami Titik Islami Titin Sumarni Tommy Japister Manalu Udayana, Cicik Uma Khumairoh Utama, Ari Pradipta Utama, Ari Pradipta Veronica, Neny Tiara Veronica, Neny Tiara Wahyuningsih, Etty Wahyuningsih, Etty Wibowo, Nanang Yekti Wibowo, Nanang Yekti Widiana, Aris Nikmatul Widiana, Aris Nikmatul Wigbertus Ngabu Yani Kurniawan, Yani Yogi Sugito Yohana Avelia Sandy Yohanes Kristantyo Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yuyun Ika Christina zulfikar, Aji