Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Efektivitas Pupuk Organik Cair pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Silalahi, Samuel Hartanto; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai Besar (Capsicum annuum L.) ialah tanaman hortikultura penting yang dimanfaatkan buahnya. Cabai besar ini mempunyai nilai ekonomis tinggi dan cocok untuk dikembangkan di daerah tropika seperti Indonesia. Penurunan produktivitas cabai di Indonesia sebesar 2,03% pada tahun 2016 padahal luas panen cabai meningkat sebesar 2,12%. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman ialah pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan pupuk organik cair pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2019 hingga September 2019 di kebun percobaan FP-UB di Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini dirancang dalam sebuah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 13 perlakuan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik cair (POC) dengan pupuk anorganik berpengaruh nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman Cabai Besar. Perlakuan P­6 (NPK 100% + POC 100%) memberikan hasil tanaman yang lebih tinggi dibanding perlakuan lain pada seluruh parameter pengamatan. Kombinasi pupuk anorganik dan pupuk organik cair (POC) dengan dosis sesuai rekomendasi mampu memberikan hasil panen sebesar 16,71 ton ha-1. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil analisis usaha tani yang menunjukkan bahwa nilai R/C Rasio pada perlakuan P6 ialah 2,51 dan nilai Relative Agronomic Effectiveness (RAE) ialah 138,1%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman Cabai Besar.
Manfaat Kompos Limbah Kulit Kopi dan Sekam Padi Terhadap Pertumbuhan Pembibitan Tanaman Kopi (Coffea canephora P.) Simbolon, Bona Hasian; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 4 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kopi (Coffea canephora P) merupakan tanaman dengan beragam manfaat, menyebabkan tingkat konsumsi kopi semakin meningkat. Pembibitan merupakan tahapan awal yang dapat meningkatkan produksi dari tanaman kopi. Media tanam memegang peranan penting dalam pembibitan kopi. Penggunaan media tanam yang tepat akan memberikan pertumbuhan yang optimal bagi tanaman. Untuk itu, diperlukan media tanam yang efektif untuk menunjang pertumbuhan bibit kopi yang optimal. Salah satu media tanam yang dapat dimanfaatkan untuk pembibitan kopi adalah limbah kulit kopi hasil sisa produksi tanaman kopi yang telah dikomposkan karena dinilai memiliki kandungan c-organik sebesar 43,3%, kadar nitrogen 2,98%, fosfor 0,18% dan kalium 2,26% yang dapat dimanfaatkan bagi bibit tanaman kopi. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juli 2019 di Desa Kasin Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yang terdiri dari 9 perlakuan komposisi media tanam dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kompos sekam padi dengan perlakuan 25% tanah + 75% (P7) kompos sekam padi mununjukkan pertumbuhan bibit tanaman kopi yang terbaik dan sama dengan perlakuan media tanam 100% (P0). Hal ini dibuktikan pada parameter pengamatan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, berat basah tajuk, berat kering tajuk, panjang akar, jumlah akar, volume akar, berat basah akar, dan berat kering akar yang paling tinggi dibandingkan semua perlakuan.
Pengaruh Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botritys L.) Nurani, Annisa Bela; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 8 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis tanaman sayuran yang mempunyai nilai gizi yang tinggi adalah kubis bunga. Produksi kubis bunga dari tahun 2011 hingga 2015 fluktuatif dengan data terakhir tahun 2015 sebesar 118.388 ton, sedangkan tahun 2014 sebesar 136.508 ton sehingga mengalami penurunan sebesar 13,27%. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh aplikasi PGPR dan dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret - Mei 2020 yang berlokasi di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di daerah Jatimulyo kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor I merupakan konsentrasi PGPR dengan 3 taraf perlakuan: 10 ml/L (P1), 20 ml/L (P2), dan 30 ml/L (P3) dan faktor II merupakan dosis pupuk kandang ayam dengan 3 taraf perlakuan: 10 ton ha-1 (D1), 20 ton ha-1 (D2), dan 30 ton ha-1 (D3). 10 ton ha-1 (D1). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara PGPR dan dosis pupuk kandang ayam terhadap tinggi tanaman dan indeks klorofil. Perlakuan PGPR (P3) memberikan pengaruh nyata terhadap diameter batang pada 42 dan 49 hst, dan bobot segar tanaman (P2), sedangkan dosis pupuk kandang ayam (D3) memberikan pengaruh nyata terhadap diameter batang pada 28, 35, 42, dan 49 hst dan umur muncul bunga
Pengaruh Penggunaan Limbah Cair Tahu dan Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae var. Nova) Pasaribu, Charliana; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Kailan merupakan produk hortikultura yang mempunyai potensi serta nilai jual tinggi dan menjadi peluang usaha dalam budidaya pertanian sehingga perlu dilakukan penanganan sebagai upaya peningkatan produksi. Permasalahan pada kailan adalah teknik budidaya yang kurang optimal dan belum sesuai dengan anjuran yang baik dan benar. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil dengan penggunaan limbah cair tahu dan urea. Penelitian bertujuan untuk mempelajari interaksi limbah cair tahu dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil kailan (Brassica oleracea var. Nova). Penelitian dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Jawa Timur, Malang pada waktu bulan Februari – April 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 12 perlakuan yang diulang 3 kali. Limbah cair tahu faktor I, dan Urea faktor II. Data dianalisis menggunakan ANOVA, apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan 5 %.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak terjadi interaksi antara perlakuan limbah cair tahu dengan urea pada semua variabel pengamatan. Interaksi terjadi hanya pada parameter tinggi tanaman selain umur 35 HST dan luas daun 21 HST. Pada parameter pengamatan lainnya tidak terdapat interaksi, secara terpisah memberikan pengaruh masing – masing, selain parameter tinggi tanaman, klorofil, perlakuan limbah cair tahu dan urea 50 ml/l + 50 kg ha-1 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Perlakuan urea dosis 50 kg ha -1 dapat meningkatkan 5% bobot segar total yaitu 315,53 g/tan dibandingkan perlakuan kontrol. Pada berat konsumsi meningkatkan 7% dengan hasil 261,47 g/tan dibandingkan kontrol.
Pengaruh Penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) dan Pupuk Majemuk NPK terhadap Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botritys L.) Setiawan, Mohamad Dana; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kubis bunga putih atau biasa disebut kubis bunga (Brassica oleraceae var. botrytis L.) merupakan tanaman sayuran yang populer di Indonesia. Peningkatan produksi diperlukan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga dengan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara pemberian MSG dan pupuk majemuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2020 yang berlokasi di Lahan BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Kabupaten Malang. Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu benih kubis bunga varietas Aquina F1, pupuk NPK Mutiara 16-16-16, MSG Ajinomoto, tanah, pupuk kandang sapi, pestisida, fungisida dan air. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yang diulang sebanyak 3 kali. Apabila terdapat hasil berbeda nyata akan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian (monosodium glutamat) dan pupuk NPK tidak terjadi interaksi pada semua pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Pemberian MSG dengan konsentrasi 6000 ppm memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, waktu muncul bunga, diameter bunga, berat bunga, berat segar, danberat kering. Pemberian pupuk dengan dosis 350 kg.ha-1 berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, waktu muncul bunga, diameter bunga, berat bunga, berat segar, dan berat kering tanaman
Efektivitas Pupuk Hayati Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Ginting, James Aloycius; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 11 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) termasuk kedalam tanaman sayuran famili Solanaceae yang sangat penting di Indonesia. Tanaman cabai besar banyak dikonsumsi masyarakat di Indonesia dalam bentuk segar maupun olahan. Produksi cabai besar di Indonesia pada tahun 2015 mengalami penurunan sebesar 2,8%. Saat ini salah satu penyebab turunnya produksi tanaman cabai ialah kurangnya menerapkan kegiatan budidaya yang tepat sehingga hasil dari produksi dan produktivitas yang didapat belum maksimal. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas penggunaan pupuk hayati pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2020, di Kebun Percobaan Jatimulyo, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Malang. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 11 perlakuan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata terhadap pemberian pupuk NPK dan pupuk hayati terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman, kadar klorofil daun, jumlah bunga, jumlah buah dan bobot buah pada tanaman cabai besar. Pemberian pupuk hayati mampu mengurangi penggunaan dosis NPK hingga 25% terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar. Perlakuan NPK 75% + pupuk hayati 40 kg ha-1 memberikan hasil lebih baik dengan bobot buah 19,29 ton ha-1 dibandingkan dengan perlakuan P1 (NPK 100%) dengan nilai R/C Ratio 1,55.
Pengaruh Pemberian Inokulan Rhizobium dan Dosis Pupuk N Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Sitorus, Mariyanti Panduwinata; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan tanaman pangan terpenting ketiga setelah padi dan jagung. Permintaan kedelai yang selalu meningkat setiap tahun berbanding lurus dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Pada dasarnya produksi kedelai dalam negeri tidak mampu mencukupi permintaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam negeri. Sehingga perlu adanya pendekatan teknologi atau inovasi terbaru pada teknik budidaya tanaman kedelai agar produksi diperoleh maksimal. Tujuan percobaan untuk mengetahui pengaruh pemberian inokulan Rhizobium sp. dan dosis pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L.). penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri atas dua faktor dan diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama yaitu dosis Rhizobium dengan 2 taraf dan faktor kedua yaitu dosis pupuk N yang terdiri dari 4 taraf. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya pada bulan Oktober 2020 hingga Januari 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat interaksi dan pengaruh nyata antara perlakuan inokulan Rhizobium dan berbagai dosis pupuk N terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering total tanaman, jumlah bintil akar, jumlah polong, bobot segar polong tanaman dan bobot kering biji pertanaman. Dosis dengan perlakuan pupuk N 50% + Rhizobium 30g/kg benih menunjukan respon hasil yang baik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai sehingga penambahan pupuk Nitrogen 50% dan Rhizobium 30g/kg benih menghasilkan berat kering biji sebesar 5,18 ton/ha dan juga hal tersebut mampu meningkatkan hasil berat kering biji sebesar 69,63% dibandingkan perlakuan kontrol (Nitrogen 0% + Rhizobium 0g/kg benih).
Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Kristianti, Natalia; Yurlisa, Kartika; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan bawang merah (Allium ascalonicum L.) yang meningkat harus diimbangi dengan peningkatan produksi. Salah satu faktor untuk meningkatkan produksi bawang merah ialah melalui pengaplikasian PGPR dan pupuk kandang sapi. PGPR juga berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tiga peran PGPR bagi tanaman yaitu biofertilizer, biostimulan dan bioprotectant. Dalam menjalankan perannya PGPR perlu dibantu dengan adanya penambahan bahan organik. Pengaplikasian bahan organik ke tanah dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik, salah satunya yaitu pupuk kandang sapi.  Bahan organik yang ada di dalam tanah dijadikan sebagai nutrisi bagi bakteri, sehingga dapat mengoptimalkan kinerja bakteri bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi dan pengaruh pemberian PGPR dan dosis pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan  dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2019 di Kebun Percobaan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor pertama ialah pemberian PGPR (tanpa PGPR, PGPR 30 ml l-1 dan PGPR 60 ml l-1) dan faktor kedua ialah dosis pupuk kandang sapi (tanpa pupuk kandang sapi, pupuk kandang sapi  30 ton ha-1 dan pupuk kandang sapi 60 ton ha-1). Hasil Penelitian menunjukkan terjadi interaksi pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar umbi, diameter umbi dan produksi.
Implementasi Refugia sebagai Border pada Complex Rice System untuk Meningkatkan Nilai Tambah dan Keberlajutan Lahan Setiawan, Adi; Khumairoh, Uma; Widaryanto, Eko; Sudiarso, Sudiarso; Udayana, Cicik; Tyasmoro, Setyono Yudo
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16557

Abstract

Perkembangan pertanian konvensional memunculkan kekhawatiran akan keberlanjutan sistem pertanian akibat ketergantungan input luar yang mengganggu efisiensi dan efektivitas lahan. Konsep Complex Rice System (CRS) memberikan alternatif pilihan keberlanjutan dari aspek pengelolaan lahan yang lebih terpadu. Mengombinasikan tanaman padi dengan tanaman refugia sebagai tanaman pematang, azola sebagai penambat unsur N, ikan dan itik/bebek untuk pengendali organisme pengganggu tanaman di samping itu kami juga menghitung keuntungan finansial petani. Kami melakukan diseminasi melalui kegiatan pengabdian masyarakat kepada warga dusun Klitik desa wajik Kab. Lamongan di Gapoktan gemah ripah sejumlah 46 petani terlibat dengan luasan mencapai 30 ha dengan menerapkan sekolah lapangan yang dilangsungkan pada Juni-September 2022 di satu musim tanam padi. Kegiatan diawali Survei dan Diskusi Kelompok (FGD) dilakukan sebagai kegiatan awal untuk memahami konteks lokal sistem pertanian padi dan mempersiapkan implementasinya. Kemudian kegiatan CRS berlangsung di ladang petani, berukuran ±1000 m2 dan terdiri dari 2 pengulangan perawatan. Perawatan terdiri dari, monokultur padi dan CRS. Evaluasi terhadap kegiatan dilakukan dengan diskusi kelompok, dan evaluasi terdiri dari peningkatan antusiasme dan keuntungan dari CRS dengan menanam refugia dibanding monoculture. Hasil menunjukkan produktivitas petani yang menerapkan sistem CRS lebih tinggi dibanding produktivitas sebelumnya. Hasil FGD menunjukkan lebih dari 55% petani setuju mengembangkan CRS karena pendapatan yang diperoleh meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan hidup petani.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adi Kurniawan Adi Setiawan Agung Nugroho Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Akbar Pamungkas, Ilham Al Ghifari, Mochammad Fachrurrozi Alan Randall Ginting Alfarisi, Romzul Islami AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Andhi Dwi Prasetyo Anggriawan, Fahjar Anggriawan, Fahjar Anindita, Devina Cinantya Aryanada, Povarezza Astri Yogatama Azizah, Nur Bambang Guritno Barunawati, Nunun Bintara, Andar Kaneka Putra Bintara, Andar Kaneka Putra Br Ginting, Wirda Dayanti Br Ginting, Wirda Dayanti Bramantio Adi Prasojo Budi Kusuma, Febrian Candra Budi Kusuma, Febrian Candra Devina Cinantya Anindita Dewantari, Rima Putri Dewantari, Rima Putri Djajadi Djajadi Djajadi, Djajadi Djumali Djumali Dwi Firmansyah Putra Eismawan, Adi Eismawan, Adi Eko Widaryanto Elvira Ambarasti Rahmiana Fachry Abda El Rahman Firokhman, Alnguda Firokhman, Alnguda Fitriani, Riza Frelyta Ainus Zahro Ginting, Alan Randall Ginting, James Aloycius Gita Pramudika Hamawi, Mahmudah Haryono, Budi Haryono, Budi Hidayat, Fandy Hidayat, Fandy Husadilla, Ardiani Husadilla, Ardiani Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Indar Sugiarto Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joni Prasetyo, Joni Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam, Khoiril Kristianti, Natalia Kurniawan, Adi Kurniawan, Hideo Lubis, Perry Ansyari Lubis, Perry Ansyari Luqman Qurata Aini Medha Baskara Menak Simbolon Mochammad Fachrurrozi Al Ghifari Muh. Afif Juradi Nainggolan, Felix Andreas Nainggolan, Felix Andreas Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Ninuk Herlina Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nuhfil Hanani Nunik Eka Diana Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nur Hidayat Nurani, Annisa Bela Pamungkas, Bayu Aji Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pangestu, Prabowo Pangestu, Prabowo Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Charliana Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Patria Pikukuh, Patria Permadi, Diki Yuse Permadi, Diki Yuse Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pikukuh, Patria Pramudika, Gita Prasetyo, Andhi Dwi Prasetyo, Joni Pratama Timor, Bella Agusta Pratama Timor, Bella Agusta Priasmoro, Yuda Pangestu Priasmoro, Yuda Pangestu Purnamasari, Chici Dwi Purnamasari, Chici Dwi Putra, Dwi Firmansyah Raharjo, Erwansyah Budi Raharjo, Erwansyah Budi Rahmah Dewi Yustika, Rahmah Dewi Rahman, Bagus Taufiqur Rahman, Bagus Taufiqur Rahmanda, Riefna Rahmanda, Riefna Rahmawati, Astie Dyah Rahmawati, Astie Dyah Rahmiana, Elvira Ambarasti Ramadhan, Varotama Putra Rangga Fariyana Putra Riyantini, Indah Puspitasari Riyantini, Indah Puspitasari Riza Fitriani, Riza Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Roedy Soelistyono Rosihan Asmara Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sebayang, Husni Thamrin Sembiring, Alger Hissman Sembiring, Alger Hissman Setiawan, Adi Setiawan, Mohamad Dana Setyowati Pertiwi, Indah Siagian, Theresia Victoria Siagian, Theresia Victoria Siahaan, Gretty Febriola Siahaan, Gretty Febriola Silalahi, Samuel Hartanto Siltor, Reinaldy Siltor, Reinaldy Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Simbolon, Bona Hasian Simbolon, Menak Sinaga, Adi Putri Sinaga, Adi Putri Sinaga, Andrey Pradana Sinaga, Nico Van Maestro Sinaga, Nico Van Maestro Sitindaon, Pasca Timothy Sitindaon, Pasca Timothy Sitohang, Denny Sitohang, Denny Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Mariyanti Panduwinata Sitorus, Michael P. H. Sitorus, Michael P. H. Soedharmo, Gita Gowinda Soedharmo, Gita Gowinda Soenaryo Soenaryo Soenaryo, Soenaryo Sri Winarsih Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sujarwo Sujarwo Sulo Marimpan, Lusia Suratman Suratman Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Tassha Junaidi Tika Noviana Dewi Titiek Islami Titik Islami Titin Sumarni Tommy Japister Manalu Udayana, Cicik Uma Khumairoh Utama, Ari Pradipta Utama, Ari Pradipta Veronica, Neny Tiara Veronica, Neny Tiara Wahyuningsih, Etty Wahyuningsih, Etty Wibowo, Nanang Yekti Wibowo, Nanang Yekti Widiana, Aris Nikmatul Widiana, Aris Nikmatul Yani Kurniawan, Yani Yogi Sugito Yohana Avelia Sandy Yohanes Kristantyo Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu zulfikar, Aji