Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN UMUR TRANSPLANTING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BERBAGAI VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) Widiana, Aris Nikmatul; Tyasmoro, Setyono Yudo; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 6 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi merupakan sumber tanaman pokok sebagian besar penduduk Asia di dunia. Para petani sebagian besar melakukan persemaian yang memakan waktu lama dan diikuti dengan memindahkan tanaman padi ke lahan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapat umur transplanting terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil pada tiga varietas tanaman padi. Penelitian dilaksanakan  pada bulan Maret sampai bulan Juni 2015 di Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yaitu dengan dua faktor. Faktor pertama umur transplanting (7, 14 dan 21 hari) dan faktor kedua varietas dengan 3 macam varietas (Bundha Srimadrim, Intani-2 dan Ciherang). Faktor pertama dan faktor kedua tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga didapat 27 petak percobaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa tidak terdapat interaksi antara umur transplanting dan varietas, namun secara terpisah terdapat berbeda nyata. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa perlakuan varietas Bundha Srimadrim, Intani-2 dan Ciherang pada umur transplanting 14 hari menunjukan hasil tertinggi yaitu 7,60 ton   ha-1 dibanding dengan umur transplanting 7 dan 21 hari yaitu 4,82 dan 4,04 ton ha-1.
RESPON DUA VARIETAS KEDELAI (Glycine max (L.) Merr) TERHADAP PERBEDAAN INTENSITAS CAHAYA PADA SISTEM AGROFORESTRY BERBASIS SENGON Rahmanda, Riefna; Sumarni, Titin; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai ialah komoditi penting yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Produksi kedelai saat ini setiap tahunnya semakin menurun, penurunan produksi kedelai tersebut salah satunya dipengaruhi oleh faktor menurunnya luas lahan. Lahan yang tersedia di Indonesia lebih banyak digunakan petani untuk membudidayakan tanaman yang berpotensi untuk mencukupi kebutuhan ekonomi mereka, sehingga sedikit sekali petani yang menggunakan lahannya untuk tanaman kedelai. Saat ini lahan yang tersedia secara luas berada di areal perhutanan atau biasa disebut Agroforestry. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh kedelai varietas Argomulyo dan Wilis terhadap intensitas cahaya yang berbeda pada agroforestry sengon. Penelitian dilaksanakan pada areal perkebunan Sengon dengan tiga intensitas cahaya yang berbeda di Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bahan yang digunakan pada penelitian ini ialah benih kedelai varietas Argomulyo dan Wilis, juga pupuk Anorganik yang digunakan sesuai rekomendasi. Metode penelitian menggunakan (Nested Design) Rancangan Petak Tersarang dengan empat ulangan. Faktor pertama ialah perlakuan intensitas cahaya pada lahan sengon, meliputi: (1) Penanaman pada naungan sengon umur 2 tahun, (2) Penanaman pada naungan sengon umur 4 tahun, dan (3) Penanaman pada naungan sengon umur 6 tahun. Faktor kedua ialah perlakuan dua varietas kedelai, meliputi: (1) Varietas Argomulyo dan (2) Varietas Wilis.Penelitian menunjukkan bahwa varietas Argomulyo lebih tahan naungan dibandingkan varietas Wilis, karena penurunan pertumbuhan dan hasil dalam naungan sengon umur 2 tahun sampai 6 tahun menunjukkan penurunan yang stabil.
PENGARUH GLIFOSAT SEBAGAI ZAT PEMACU KEMASAKAN PADA TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) Utama, Ari Pradipta; Tyasmoro, Setyono Yudo; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 10 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gula merupakan komoditas yang penting, sebagai bahan pokok yang dikonsumsi langsung dan diperlukan oleh berbagai industri pangan dan minuman. Konsumsi gula di Indonesia terus meningkat mengikuti pertambahan jumlah penduduk, peningkatan taraf hidup dan pertumbuhan jumlah indurtri yang memerlukan gula sebagai bahan bakunya. Penurunan produktivitas tebu disebabkan berbagai faktor mulai dari kondisi tanah, ketersediaan air, varietas, hingga pemupukan tanaman. Usaha peningkatan produktivitas rendemen tebu telah banyak dilakukan sejak tahun 1920. Salah satu usaha yang dilakukan adalah pemberian zat pemacu kemasakan (ZPK) pada tanaman tebu. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September 2014 sampai bulan Januari 2015. Tempat pelaksanaan kegiatan penelitian ini dilakukan di Pabrik Gula Krebet, yang berlokasi di Kecamatan Bululawang, Malang, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ZPK glifosat dosis 0,8 l ha-1 berpengaruh nyata terhadap persentase kematian titik tumbuh, pertumbuhan siwilan, pol, harkat kemurnian, nilai nira dan rendemen pada 6 MSA sehingga digunakan sebagai perlakuan terbaik. Namun tidak berbeda nyata terhadap persentase brix. Perlakuan ZPK glifosat dosis 0,8 l ha-1 berpengaruh nyata terhadap rendemen namun tidak mampu meningkatkan nilai rendemen. Nilai KP dan KDT glifosat 0,4 l ha-1 dan fluazifop 0,6 l   ha-1 menunjukkan terjadinya percepatan kemasakan diikuti perlakuan glifosat 0,8 dan 0,6 l ha-1.
PENGARUH PEMBERIAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTRIA (PGPR) DAN PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) Priasmoro, Yuda Pangestu; Tyasmoro, Setyono Yudo; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 11 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman kacang-kacangan yang dikonsumsi sebagai sayuran. Produksi kacang buncis dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.  Namun produksi belum mampu memenuhi permintaan konsumen, oleh karena itu beberapa usaha agronomi yang dapat dilakukan untuk meningkatan bahan organik misalnya dengan pemberian pupuk kotoran ayam dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Juli 2015. Tempat pelaksanaan kegiatan penelitian ini dilakukan di rumah kaca Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP), Lawang, Kab Malang, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan PGPR dan pupuk kotoran ayam pada bobot kering tanaman, bobot kering akar serta bobot bintil akar. Pemberian pupuk kotoran ayam dengan dosis 5 t ha-1 menunjukan hasil yang optimal dibandingkan perlakuan lainnya pada jumlah polong dan berat segar polong. Pemberian PGPR berbagai dosis tidak menunjukan pengaruh nyata terhadap berbagai parameter pertumbuhan dan hasil buncis.
PENGARUH PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA) DAN PUPUK ORGANIK KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS BAUJI Br Ginting, Wirda Dayanti; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 12 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya bawang merah diluar musim sering mengalami kendala seperti terserang penyakit berupa patogen. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang dibudidayakan diluar musim (off season) diperlukan cara khusus dalam penanaman bawang merah, salah satunya dengan penggunaan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan pupuk organik kotoran kambing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mendapatkan kombinasi terbaik dari pemberian interval PGPR (PlantGrowth Promoting Rhizobacteria) dengan dosis pupuk organik kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas Bauji. Penelitian ini dilakukan di DesaDuwel, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro pada November 2015 sampai Februari 2016 dengan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari 2 faktor dan diulang 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara interval pemberian PGPR dan pupuk organik kotoran kambing. Intraksi terjadi pada variabel pengamatan jumlah daun, luas daun, jumlah umbi, bobot segar daun, bobot segar umbi, bobot segar akar, diameter umbi, bobot segar umbi panen dan produksi/ha.Hasil produksi/ ha menunjukkan bahwa perlakuan K3P1 tidak berbeda nyata dengan perlakuan K3P2, K3P3, K2P1, K2P2, K2P3, K1P2 dan  K0P1.
APLIKASI PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA) DAN PUPUK KOTORAN KAMBING PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS MANJUNG Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya peningkatan produktivitas tanaman bawang merah di musim penghujan terus dilakukan untuk mencukupi kebutuhan. Hal tersebut dikarenakan pada musim penghujan kelembaban yang tinggi menyebabkan tanaman rentan terserang patogen. Salah satu upaya agronomis yang dilakukan yaitu dengan memperbaiki lingkungan tumbuh yang optimal bagi pertumbuhan tanaman bawang merah. Akar tanaman menentukan kemampuan tanaman dalam menyerap nutrisi dan air yang digunakan dalam proses fotosintesis.  Untuk menjaga kondisi perakaran tanaman salah satunya dengan aplikasi PGPR Pada tanaman. PGPR merupakan kelompok bakteri menguntungkan yang secara aktif mengkolonisasi rizosfir. PGPR berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, hasil panen dan meningkatkan kesuburan lahan. Agar peran PGPR dapat berjalan dengan baik diperlukan pemberian pupuk organik. Pupuk organik kotoran kambing dapat memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi tanah selain itu digunakan sebagai sumber energi bagi mikroorganisme. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Januari 2016 di Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Petak Terbagi Faktorial (RPT) dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara pemberian pupuk kotoran kambing dan interval pemberian PGPR. Interaksi tersebut pada parameter pengamatan antara lain bobot segar dan kering tanaman, jumlah umbi, diameter umbi, dan luas daun.
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA SUMBER PUPUK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DI DESA TEMBALANG KECAMATAN WLINGI Budi Kusuma, Febrian Candra; Tyasmoro, Setyono Yudo; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Padi (Oryza sativa L.) adalah tanaman penting karena merupakan tanaman yang menghasilkan bahan makanan pokok sebagian besar penduduk dunia. Di Indonesia tanaman padi banyak dibudidayakan utuk memenuhi kebutuhan beras lokal maupun nasional. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Desember 2015 berlokasi di Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.   Penelitian disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis pupuk dan faktor kedua adalah varietas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik pada penelitian di Desa Tembalang Kecamatan Wlingi ialah kombinasi antara varietas Ciherang dan pupuk Azolla. Perlakuan pemberian pupuk organik ini juga dapat memperbaiki kimia, dan biologi tanah, sehingga ke depannya tanah di desa Tembalang dapat menghasilkan produksi yang lebih baik tanpa bergantung pada pupuk buatan yang dapat merusak tanah dan dapat mematikan biologi tanah.
PENGARUH DOSIS BLOTONG TEBU DAN PUPUK UREA PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Ruliwicaksono, Muhammad Rizky; Tyasmoro, Setyono Yudo; Sugito, Yogi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 5 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan pangan disediakan melalui hasil produksi pertanian. Produksi hasil pertanian yang fluktuatif di Indonesia disebabkan oleh aplikasi teknologi budidaya masih rendah, terutama dalam teknologi pemupukan. Telah diketahui bahwa tanaman jagung manis, sangat respon terhadap pemberian pupuk nitrogen. Penggunaan pupuk nitrogen anorganik yang berlebihan secara terus menerus berpengaruh negatif terhadap sifat-sifat tanah. Salah satu bahan organik alami yang tersedia dan mudah didapatkan adalah blotong tebu. Blotong tebu diproduksi sekitar 3,8 % dari tebu yang digiling (Sutrisno et al., 2009). Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian blotong dapat mengurangi pemberian pupuk urea pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Percobaan dilaksanakan pada bulan April 2016 sampai Juni 2016, di Dusun Sekar Putih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara pemberian pupuk blotong dan pupuk urea pada fase awal pengamatan pertumbuhan tanaman jagung manis, namun pada pengamatan hasil tidak menunjukkan interaksi. Kombinasi perlakuan dosis pupuk blotong 250 kg ha-1 dan pupuk urea 125 kg ha-1 mampu meningkatkan indeks luas daun sebesar 8,01% dibandingkan perlakuan pupuk blotong 250 kg ha-1 dan kontrol, sedangkan kombinasi perlakuan pupuk blotong 125 kg ha-1 dan pupuk urea 125 kg ha-1 mampu meningkatkan laju pertumbuhan tanaman sebesar 29,02% dibandingkan perlakuan pupuk blotong 125 kg ha-1 dan kontrol.
LAJU PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH ( Arachis hypogea L.) PADA PERBEDAAN JUMLAH BENIH PER LUBANG DAN JARAK TANAM Simanjuntak, Chyntia; Tyasmoro, Setyono Yudo; Sugito, Yogi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 7 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika, khususnya dari daerah Brazilia (Amerika Selatan).  Di Indonesia kacang tanah ditanam pada lahan sawah dan lahan kering dengan rata-rata produksi 1,0-2,0 ton/ha pada lahan sawah dan 0,5-1,5 ton/ha pada lahan kering (Harsono,1993), sedangkan rata-rata produksi di tingkat petani di bawah 1,0 ton/ha (Barus, 2000). Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah benih per lubang dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah serta untuk menentukan jumlah benih per lubang dan jarak tanam yang tepat. Penelitian dilaksanakan di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Batu, Jawa Timur, pada bulan November sampai Maret 2016. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAKF) Faktorial dengan 27 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara jarak tanam dan banyaknya jumlah benih per lubang tanam terhadap indeks luas daun, luas daun, bobot kering tanaman dan hasil panen per hektar pada tanaman kacang tanah. Pada parameter hasil per hektar penggunaan jarak tanam yang rapat (40 cm x 10 cm) dan 2 benih mendapatkan hasil yang maksimum.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK PHOSPAT DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Sitorus, Gemi Nastiti Ruth; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 9 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman pangan yang telah banyak dibudidayakan oleh petani sebagai tanaman palawija. Pupuk phospat mengandung P yang merupakan salah satu dari tiga unsur makro atau esensial selain N dan K yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari campuran kotoran ternak atau hewan dan urin serta sisa-sisa makanan yang tidak dapat dihabiskan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dan interaksi terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Bahan yang digunakan ialah kacang tanah hypoma 2, SP-36, pupuk kandang ayam. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juni sampai September 2016 di lahan Fakultas Pertanian Universitas Brawjiaya Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 3 ulangan. Data diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNJ 5 %. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara SP-36 dan pupuk kandang ayam terhadap jumlah, bunga, ginofor, dan jumlah polong pada setiap umur pengamatan. Kesimpulan yang diperoleh ialah terdapat interaksi antara SP-36 dan pupuk kandang ayam terhadap jumlah bunga, ginofor dan jumlah polong pada setiap umur pengamatan.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Adi Kurniawan Adi Setiawan Agung Nugroho Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Akbar Pamungkas, Ilham Al Ghifari, Mochammad Fachrurrozi Alan Randall Ginting Alfarisi, Romzul Islami AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu Andhi Dwi Prasetyo Anggriawan, Fahjar Anggriawan, Fahjar Anindita, Devina Cinantya Aryanada, Povarezza Astri Yogatama Azizah, Nur Bambang Guritno Barunawati, Nunun Bintara, Andar Kaneka Putra Bintara, Andar Kaneka Putra Br Ginting, Wirda Dayanti Br Ginting, Wirda Dayanti Bramantio Adi Prasojo Budi Kusuma, Febrian Candra Budi Kusuma, Febrian Candra Devina Cinantya Anindita Dewantari, Rima Putri Dewantari, Rima Putri Djajadi Djajadi Djajadi, Djajadi Djumali Djumali Dwi Firmansyah Putra Eismawan, Adi Eismawan, Adi Eko Widaryanto Elvira Ambarasti Rahmiana Fachry Abda El Rahman Firokhman, Alnguda Firokhman, Alnguda Fitriani, Riza Frelyta Ainus Zahro Ginting, Alan Randall Ginting, James Aloycius Gita Pramudika Hamawi, Mahmudah Haryono, Budi Haryono, Budi Hidayat, Fandy Hidayat, Fandy Husadilla, Ardiani Husadilla, Ardiani Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Indar Sugiarto Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joni Prasetyo, Joni Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam, Khoiril Kristianti, Natalia Kurniawan, Adi Kurniawan, Hideo Lubis, Perry Ansyari Lubis, Perry Ansyari Luqman Qurata Aini Medha Baskara Menak Simbolon Mochammad Fachrurrozi Al Ghifari Muh. Afif Juradi Nainggolan, Felix Andreas Nainggolan, Felix Andreas Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Ninuk Herlina Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nuhfil Hanani Nunik Eka Diana Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nur Hidayat Nurani, Annisa Bela Pamungkas, Bayu Aji Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria Pangestu, Prabowo Pangestu, Prabowo Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Charliana Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Patria Pikukuh, Patria Permadi, Diki Yuse Permadi, Diki Yuse Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pikukuh, Patria Pramudika, Gita Prasetyo, Andhi Dwi Prasetyo, Joni Pratama Timor, Bella Agusta Pratama Timor, Bella Agusta Priasmoro, Yuda Pangestu Priasmoro, Yuda Pangestu Purnamasari, Chici Dwi Purnamasari, Chici Dwi Putra, Dwi Firmansyah Raharjo, Erwansyah Budi Raharjo, Erwansyah Budi Rahmah Dewi Yustika, Rahmah Dewi Rahman, Bagus Taufiqur Rahman, Bagus Taufiqur Rahmanda, Riefna Rahmanda, Riefna Rahmawati, Astie Dyah Rahmawati, Astie Dyah Rahmiana, Elvira Ambarasti Ramadhan, Varotama Putra Rangga Fariyana Putra Riyantini, Indah Puspitasari Riyantini, Indah Puspitasari Riza Fitriani, Riza Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Rodhiyatus Shofiah, Dian Khoiratun Roedy Soelistyono Rosihan Asmara Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Ruliwicaksono, Muhammad Rizky Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sebayang, Husni Thamrin Sembiring, Alger Hissman Sembiring, Alger Hissman Setiawan, Adi Setiawan, Mohamad Dana Setyowati Pertiwi, Indah Siagian, Theresia Victoria Siagian, Theresia Victoria Siahaan, Gretty Febriola Siahaan, Gretty Febriola Silalahi, Samuel Hartanto Siltor, Reinaldy Siltor, Reinaldy Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Chyntia Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Devi Arinda Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Simbolon, Bona Hasian Simbolon, Menak Sinaga, Adi Putri Sinaga, Adi Putri Sinaga, Andrey Pradana Sinaga, Nico Van Maestro Sinaga, Nico Van Maestro Sitindaon, Pasca Timothy Sitindaon, Pasca Timothy Sitohang, Denny Sitohang, Denny Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Gemi Nastiti Ruth Sitorus, Mariyanti Panduwinata Sitorus, Michael P. H. Sitorus, Michael P. H. Soedharmo, Gita Gowinda Soedharmo, Gita Gowinda Soenaryo Soenaryo Soenaryo, Soenaryo Sri Winarsih Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sujarwo Sujarwo Sulo Marimpan, Lusia Suratman Suratman Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Tassha Junaidi Tika Noviana Dewi Titiek Islami Titik Islami Titin Sumarni Tommy Japister Manalu Udayana, Cicik Uma Khumairoh Utama, Ari Pradipta Utama, Ari Pradipta Veronica, Neny Tiara Veronica, Neny Tiara Wahyuningsih, Etty Wahyuningsih, Etty Wibowo, Nanang Yekti Wibowo, Nanang Yekti Widiana, Aris Nikmatul Widiana, Aris Nikmatul Yani Kurniawan, Yani Yogi Sugito Yohana Avelia Sandy Yohanes Kristantyo Yulianingtyas, AmaliaPangestu Yulianingtyas Pangestu zulfikar, Aji