Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of The Implementation of Sport Tourism Events in Bukit Lawang Orangutan Trail Activities (BLOT 2024) Purba, Joen Parningotan; br Payung , Milda Vinna; Pratiwi, Endang; Manalu, Riski Bastanta B
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 8 No. 1 (2025): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BLOT 2024 is not just a sports event, but also a momentum for nature conservation, local economic empowerment, and strengthening the branding of Bukit Lawang as an international trail destination. The combination of Leuser's natural trajectory, government support, strategic partnerships, and environmental and social aspects make this event really useful and has a positive impact. BLOT is not just a running race. It is designed as a tangible form of synergy between nature conservation, sports, and local tourism development. Runners are not only challenged to conquer extreme terrain with uphill, downhill, river and wilderness trails, but are also invited to interact directly with the natural wilderness, including the protected habitat of Sumatran orangutans. This activity aims to: 1) Promote sports tourism in Langkat Regency. 2) Increase awareness of environmental conservation, especially the ecosystem of Gunung Leuser National Park. 3) Encourage local economic empowerment through the participation of MSMEs and the tourism sector. 4) Make Bukit Lawang an international standard trail running destination. By integrating scientific data, field practice, and traveler input, BLOT can further uphold sustainable and responsible sport tourism, while maintaining the reputation and sustainability of Bukit Lawang as a leading destination
Sosialisasi Belajar Gerak Manipulatif TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur Pratiwi, Endang; Kasanrawali , Andi; Handayani, Eka Sri; Malik Ibrahim, Muhammad; Pratama, Ega; Royhan, Wildanur; M.Pd, Sanjaya
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi belajar gerak manipulatif di TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman guru dan orang tua tentang pentingnya stimulasi motorik pada anak usia dini. Anak usia dini berada pada tahap perkembangan emas (golden age) yang memerlukan rangsangan optimal agar potensi motorik, kognitif, sosial, dan emosional dapat berkembang secara seimbang. Gerak manipulatif, seperti melempar, menangkap, menggenggam, maupun menendang, merupakan keterampilan dasar yang berperan dalam pembentukan koordinasi, keterampilan motorik halus dan kasar, serta kesiapan anak untuk kegiatan akademik selanjutnya. Metode sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi aktivitas gerak manipulatif, serta diskusi interaktif bersama guru dan orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep, manfaat, dan cara penerapan gerak manipulatif dalam kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas di rumah. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tercipta sinergi antara guru, orang tua, dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur untuk mengembangkan pembelajaran berbasis aktivitas motorik yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai tahap perkembangan anak usia dini.
Pelatihan Strategi Manajemen Burnout untuk Meningkatkan Kemampuan 4C (Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration) Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di SMP Muhammadiyah 2 Banjarbaru Eka Sri Handayani; Akhmad Rizkhi Ridhani; Endang Pratiwi
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 5 (2025): Oktober : ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i5.1485

Abstract

This community service activity aims to help teachers and education staff manage burnout while improving the ability of the 4Cs (Creativity, Critical Thinking, Communication, and Collaboration) in the school work environment. The training was held at SMP Muhammadiyah 2 Banjarbaru with the involvement of 11 participants, using a participatory approach that included interactive lectures, group discussions, reflections, and role play simulations. The main objective of this activity is to build the adaptive capacity and psychological well-being of educators through strengthening 21st century skills. The evaluation was carried out by comparing burnout scores before and after the training. The results showed a significant decrease in the average burnout score from 71.6 to 57.4, or by 14.2 points. This decline reflects an improvement in participants' psychological well-being and adaptive ability in the face of work pressure. In addition, training also has a positive impact on improving creative thinking, collaborative, and positive communication skills in the context of school work. These findings show that participatory-based interventions are effective in building a healthier and more productive work environment for educators. This activity recommends replicating similar training in other educational institutions as a preventive and promotive strategy to overcome burnout and strengthen teachers' professional competence in facing contemporary educational challenges.
Sosialisasi Gerak Dasar Senam di SDN Teras dalam Kecamatan Tabunganen Muhammad Abrar; Ulya Ridhani; Endang Pratiwi; Ari Tri Fitrianto; Amalia Wahyuni
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i4.2325

Abstract

Gymnastics is a form of physical activity that combines gymnastic movements with musical rhythms to improve physical fitness, discipline, and teamwork. Socialization activities are carried out through the planning stage, material delivery, movement demonstrations, and direct practice by students. Basic movements in gymnastics are very important in efforts to instill the correct basic movements in movement. Basic movements The basic movements that are most popular are movements using objects or tools, commonly called basic manipulative movements. The results of the study showed that students were highly enthusiastic about participating in gymnastics, were able to understand and imitate the series of movements correctly, and showed increased coordination and cooperation. In addition, this activity contributed to instilling the values ​​of discipline, togetherness, and a spirit of physical fitness in the school environment. Thus, gymnastics socialization can be an alternative extracurricular activity that is beneficial for character development and student health. 
Hubungan Antara Kebugaran Jasmani TKSI Terhadap Tingkat Konsentrasi Pada Siswa SD Negeri Telaga Biru 7 Andi Kasanrawali; Muhammad Habibie; Hegen Dadang Prayoga; Retno Farhana Nurulita; Endang Pratiwi
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i2.45177

Abstract

Kebugaran jasmani yang baik diketahui memiliki dampak positif terhadap fungsi otak, termasuk daya pikir, memori, dan konsentrasi. Aktivitas fisik terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke otak, memicu pelepasan hormon yang mendukung suasana hati dan fokus, serta membantu mengurangi stres dan kelelahan mental. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat Hubungan antara Kebugaran Jasmani TKSI terhadap Tingkat Konsentrasi pada siswa SD Negeri Telaga Biru 7. Pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa kebugaran jasmani tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat konsentrasi siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,251 (> 0,05). Artinya, peningkatan kebugaran jasmani tidak secara langsung diikuti oleh peningkatan konsentrasi belajar siswa. Hasil uji simultan (uji F) juga menunjukkan bahwa kebugaran jasmani tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat konsentrasi siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,251 (> 0,05). Hal ini menandakan bahwa kebugaran jasmani bukanlah faktor dominan yang menentukan konsentrasi siswa dalam proses pembelajaran. Hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan nilai sebesar 0,040, yang berarti hanya 4% variasi perubahan konsentrasi siswa dapat dijelaskan oleh kebugaran jasmani, sedangkan 96% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini, seperti motivasi belajar, minat, metode pengajaran, maupun lingkungan belajar. Abstract Good physical fitness is known to have a positive impact on brain function, including thinking power, memory, and concentration. Physical activity has been shown to increase blood flow to the brain, trigger the release of hormones that support mood and focus, and help reduce stress and mental fatigue. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between TKSI Physical Fitness and Concentration Levels in students of Telaga Biru 7 Elementary School. A quantitative approach with a correlational method. The results of the partial test (t-test) showed that physical fitness did not have a significant effect on students' concentration levels, with a significance value of 0.251 (> 0.05). This means that increasing physical fitness is not directly followed by an increase in students' learning concentration. The results of the simultaneous test (F-test) also showed that physical fitness did not have a significant effect on students' concentration levels, with a significance value of 0.251 (> 0.05). This indicates that physical fitness is not a dominant factor that determines students' concentration in the learning process. The results of the coefficient of determination (R²) test showed a value of 0.040, which means that only 4% of the variation in changes in student concentration can be explained by physical fitness, while the remaining 96% is influenced by other factors outside this study, such as learning motivation, interest, teaching methods, and the learning environment..
PEMBINAAN PERMAINAN TRADITIONAL PADA SISWA HANDIL BAKTI Andi Kasanrawali; Hengki; Bonita Amaliah; Endang Pratiwi
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.343

Abstract

Permainan tradisional adalah aktivitas rekreasi atau hiburan yang telah ada dan dimainkan oleh masyarakat sejak zaman dahulu. Permainan ini biasanya diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya dan merupakan bagian integral dari kehidupan budaya suatu komunitas. Berbeda dengan permainan modern yang mungkin melibatkan teknologi atau peralatan canggih, permainan tradisional seringkali menggunakan alat atau benda sederhana yang tersedia di sekitar masyarakat pada masa tersebut. Permainan lokal merujuk kepada berbagai jenis permainan yangtumbuh dan berkembang di suatu daerah atau komunitas tertentu. Permainan ini sering kali mencerminkan budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat Pembinaan permainan tradisional pada siswa SDN Handil Bakti, bertujuannya untuk dapat mengatasi tantangan utama, yaitu kurangnya minat dan pengetahuan siswa terhadap permainan tradisional. Dengan Pemberian edukasi tentang nilai-nilai budaya permainan tradisional serta penyelengaraan demontrasi permainnan tradisional sehingga dapat menjadi jembatan untuk membangun rasa bangga terhadap budaya lokal,dan dapat memahami dan menghargai keunikan budaya tradisional Indonesia sehingga menumbuhkan minat anak-anak pada permainan tradisioanal dan mempertahankan kelestarian permainan tradisional Indonesia. keberhasilan pembinaan menunjukkan bahwa siswa merasakan manfaat yang signifikan dari kegiatan ini. Sebelum pelatihan, beberapa siswa merasa bahwa pembinaan ini hanya cukup bermanfaat, sementara sebagian besar merasa sangat bermanfaat. Setelah kegiatan selesai, hampir seluruh siswa merasa bahwa pembinaan ini sangat bermanfaat bagi mereka, baik dari segi keterampilan, pengetahuan, maupun pemahaman budaya. 70% siswa merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, dengan 85% siswa merasakan manfaat yang signifikan setelah mengikuti pelatihan.
Construction and Validation of a Needs-Based Speed Training Model for Karate Competition Maria Herlinda Dos Santos; Hezron Alhim Dos Santos; Endang Pratiwi
Journal of Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v4i1.3488

Abstract

This study aims to construct, validate, and test the effectiveness of a speed training model based on the needs of karate competitions to increase the punching and kicking speed of karate athletes aged 15–17 years. The study used a Research and Development (R&D) method that adapted the steps of Borg and Gall, including needs analysis, model development, expert validation, revision, and effectiveness testing. The needs analysis was conducted through match observations, coach interviews, training program analysis, and literature review to identify the demands of modern kumite competitions. The developed model integrates movement speed and reaction speed components designed according to the characteristics of karate competitions. Validation involved sports coaching experts, karate experts, and movement learning experts. The effectiveness testing used a one-group pretest–posttest design on 65 karate athletes in the kumite category from the INKANAS Dojo in Bone Regency and Makassar City. The results showed that the developed model met the valid criteria and was feasible to be applied in the training process. The effectiveness test results showed a significant increase in the speed of athletes' punches and kicks, indicated by a decrease in the average time from 0.8161 seconds in the pretest to 0.4398 seconds in the posttest (t = 65.240; p < 0.001). These findings indicate that the competition-based training model is able to effectively improve speed performance and provides an alternative coaching approach that is more specific and relevant to the demands of modern kumite competitions.
TINGKAT KEMAMPUAN MOTORIK SMP NEGERI 2 KARANG INTAN Yogy Khoiri Mufid; Ryan Wijayanto; Ana Shupia; Lisda Lidya Noviana; Endang Pratiwi; Zanzabil Adwa Fitrian
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.19517

Abstract

Perkembangan kemampuan motorik pada remaja memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas fisik, pembelajaran, serta perkembangan sosial dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Karang Intan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 20 siswa sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan adalah Motor Ability Test yang terdiri dari empat item pengukuran: shuttle run 4x10 meter (kelincahan), lempar tangkap bola jarak 1 meter (koordinasi), Stork Stand Test (keseimbangan), dan lari cepat 30 meter (kecepatan). Data yang diperoleh dikonversi ke dalam nilai T-score, lalu dikategorikan ke dalam lima tingkat kemampuan motorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (35%) berada pada kategori "Baik", 25% "Sedang", 15% "Sangat Baik", 15% "Kurang", dan 10% "Sangat Kurang". Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat kemampuan motorik yang cukup baik, namun masih terdapat proporsi siswa yang perlu mendapat perhatian lebih dalam pembinaan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam penyusunan program pendidikan jasmani yang lebih adaptif dan menyeluruh untuk mendukung perkembangan motorik siswa.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdurrahman ADIL, AHMAD Aditya Gumantan Ahmad Adil Ahmat Fauzi Ainun Heiriyah Akhmad Rizkhi Ridhani Albadi Sinulingga Amalia Barikah Amalia Barikah Amalia Wahyuni Amien, Muhammad Aminah Aminah Ana Shupia Andi Kasanrawali Andida, Muchlan Dwi Andri Zainal Anggara, Norma Anggara, Norma Anshari, Hafiz Arfanda, Poppy Elisano Ari Tri Fitrianto Arisman Arisman Asri, Novri As’ary Ramadhan Barikah, Amalia Barikah, Amalia Bonita Amalia Bonita Amaliah br Payung , Milda Vinna Charles Fransiscus Ambarita Devi Catur Winata Dewi Maya Sari Dicky Alfindana Eka Purnama Indah Eka Purnama Indah Eka Purnama Indah Eka Sri Handayani Erlina, Mita Fahlutfi, Muhammad Rizqi Fawaid, Muhammad Fili Azandi Ghani, Muhammad Zaini H. M. Mulhim Hafiani, Muhammad Hariadi - Hartono, Surya Hegen Dadang Prayoga Helen Purnama Sari Hengki Hernawan Hernawan Hernawan Hezron Alhim Dos Santos Hezron Alhim Dos Santos Hezron Alhim Dos Santos Hidayatullah, Muhammad Afsar Husni Fahritsani Ians Aprilo Ibnu Sina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilahi, Rahmat Indah, Eka Purnama Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Jurdan Martin Siahaan Kurniana Yusuf Efendi Lazuardy Akbar Fauzan Lisda Lidya Noviana M Adam Mappaompo M. Adam Mappaompo M.Pd, Sanjaya Malik Ibrahim, Muhammad Manalu, Riski Bastanta B Mappaompo, M Adam Maulida Nur Oktaviani Maulida, Maulida Maulidin, Ahmad Rafi Nor Mawardinur Muhammad Abrar Muhammad Eka Prasetia Muhammad Habibie Nafis, Muhammad Nashih, Muhammad Nasrullah Nasrullah Norma Anggara Norma Anggara Norma Anggara Normawarni, Halisa Novri Asri Nurul Auliah Oddie Barnanda Rizky Pasca Dwi Putra Perdinanto Poppy Elisano Arfanda Pratama, Ega Purba, Joen Parningotan Putra, Muhammad Septian Perdana Qarib, Muhammad Fathul Rahmadinor, Muhammad Ramadhan, As’ary Rasyid, Ivan Nur Renanto Retno Farhana Nurulita Risma Wulandari Rita Ernita Royhan, Wildanur Ryan Wijayanto Safrida Napitupulu Santos, Maria Herlinda Dos Sarmidi Sarmidi Selvi Atesya Kesumawati Siahaan, Jurdan Martin Sri Ayatina Hayati Sugirah Nour Rachman Syamsul Arifin Syamsul Arifin Syamsul Huda Tagap, Bonnaeges Filemonn Sihananto Ulya Ridhani Yogy Khoiri Mufid Yusuf Mukib Zanzabil Adwa Fitrian