Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Zonasi Tingkat Kerentanan Terhadap Banjir Berdasarkan Parameter Sosial,Ekonomi, Fisik, dan Lingkungan di Pesisir Pasuruan, Jawa timur Noverma, Noverma; Hapsari, Oktavi Elok; Yusrianti, Yusrianti
Jurnal Kelautan Nasional Vol 19, No 3 (2024): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v19i3.13129

Abstract

Pasuruan adalah kota pesisir yang aktivitas ekonomi masyarakatnya rentan terhadap bencana alam seperti banjir. Bencana banjir  terjadi hampir setiap tahun dan berdampak pada banyaknya kerugian, sehingga diperlukan upaya untuk menguranginya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui tingkat kerentanan terhadap bencana tersebut.  Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan tingkat kerentanan wilayah pesisir Pasuruan  terhadap ancaman bencana banjir. Metode penelitian mengacu pada Perka BNPB No. 02 Tahun 2012 dan berbagai penelitian yang relevan dengan memperhitungkan kerentanan sosial, fisik, ekonomi dan lingkungan.  Hasil penelitian menginformasikan  bahwa sebagian besar  pesisir Kota Pasuruan, diantaranya desa Panggungrejo, Ngemplakrejo, Mandaranrejo, dan Kepel mempunyai tingkat kerentanan sedang. Sementara 2 desa lainnya yaitu desa Desa Tambaan dan desa Gadingrejo mempunyai tingkat kerentanan tinggi dan   hanya 1 desa yaitu desa Blandongan yang mempunyai tingkat kerentangan rendah. Berdasarkan hasil analisis ini maka upaya tindak lanjut untuk meminimalkan risiko terjadinya bencana perlu dilakukan terutama untuk wilayah dengan kerentanan tinggi  dan sedang, seperti perencanaan pemanfaatan ruang wilayah dan upaya  mitigasi baik secara struktur maupun non-struktur untuk meminimalkan dampak bencana.
Studi Literatur tentang Pencemaran Udara Akibat Aktivitas Kendaraan Bermotor di Jalan Kota Surabaya Yusrianti, Yusrianti
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2015): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v1i1.29

Abstract

Surabaya merupakan kota kedua terbesar di Indonesia. Permasalahan transportasi di kota ini hampir sama dengan di DKI Jakarta, Bandung dan Medan. Kota Surabaya, sebagai sebuah kota metropolitan, mempunyai volume lalu lintas yang sangat tinggi. Volume lalu lintas yang tinggi akan menimbulkan konsekuensi terhadap peningkatan polusi udara akibat gas buang dari kendaraan bermotor (Abubakar, 2006). Sejalan dengan itu pertumbuhan pada sektor transportasi, yang diproyeksikan sekitar 6% sampai 8% per tahun, pada kenyataannya tahun 1999 pertumbuhan jumlah kendaraan di kota besar hampir mencapai 15% per tahun. Dengan menggunakan proyeksi 6-8% maka penggunaan bahan bakar di Indonesia diperkirakan sebesar 2,1 kali konsumsi tahun 1990 pada tahun 1998, sebesar 4,6 kali pada tahun 2008 dan 9,0 kali pada tahun 2018 (World Bank, 1993 cit KLH, 1997).Berbagai studi yang dilaksanakan menunjukkan bahwa transportasi merupakan sumber utama pencemaran udara. Pencemaran udara dan sektor transportasi rata – rata berkisar 70% dari total pencemaran udara. Di dalam laporan WHO (1992) dinyatakan paling tidak 90% dari CO di udara perkotaan berasal dari emisi kendaraan bermotor. Menggunakan bahan bakar alternatif merupakan salah satu bentuk upaya perbaikan kualitas udara di Kota Surabaya.Bahan bakar alternatif, selain BBM, yang dapat digunakan diantaranya : CNG (compressed natural gas), LPG (Liquid Petroleum Gas) dan bensin super TT sudah mulai digunakan di Indonesia walaupun masih dalam skala terbatas. Untuk masyarakat yang mempunyai kendaraan bermotor agar memeriksakan kendaraannya jangan sampai kadar emisi gas buang melebihi ambang batas, terutama dengan pemeliharaan kendaraan yang baik dan benar.Kata kunci: pencemaran udara, kendaraan bermotor, transportasi, emisi
Analisis Sifat Fisis Penyerapan Air Pada Paving Block Dengan Campuran Variasi Limbah Abu Ketel dan Limbah Botol Plastik Yusrianti, Yusrianti; Noverma, Noverma; Hapsari, Oktavi Elok
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 5 No. 1 (2019): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v5i1.747

Abstract

Abu ketel dan ampas tebu memiliki perbedaan dalam stuktur fisiknya, oleh karena itu pengelolaan dan pemanfaatannya juga terbatas. Pada Pabrik Gula Kremboong kapasitas penggilingannya adalah 2700 ton/hari. Produksi gula yang cukup tinggi juga berdampak pada limbah pabrik yang dihasilkan. Limbah abu yang dihasilkan setiap harinya tidak kurang dari 115 kwintal. Plastik merupakan limbah yang akan terus menjadi permasalahan lingkungan apabila tidak tertangani secara baik. Paving block sering digunakan untuk jalan dengan perkerasan kelas ringan, trotoar, taman, dan penutup permukaan yang fungsinya masih mampu menyerap air di permukaan. Paving block banyak digunakan karena kemudahan dalam pemasangan dan perawatannya. Salah satu alternatif penanganan limbah padat yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan abu ketel menjadi campuran paving blok, dengan variasi menggunakan penambahan limbah plastik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif eksperimen. Pengaruh penambahan limbah abu ketel dan limbah plastik terhadap kemampuan penyerapan air pada paving block cukup berpengaruh. Dan pada penyerapan air paving block menunjukkan variasi campuran 5% dan 7% dengan hasil dibawah 2%, ini memenuhi persyaratan mutu paving block sesuai SNI 03-0691, 1996.
Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Jenis PET pada Pembuatan Beton Berpori Anggraeni, Nurfitri; Yusrianti, Yusrianti; Amrullah, Amrullah
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2020): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v6i1.994

Abstract

The waste problem is a big problem all over the world. Every year the use of plastic has increased quite high. This increase is based on changes in living conditions and development of activities. With the accumulation of plastic waste, it will have a bad impact on the environment. To overcome this problem, this research will recycle plastic waste as a mixture of construction materials. This study aims to determine the use of PET plastic bottle waste materials to substitute fine aggregate on the compressive strength and water absorption test. The experimental method is used in research by observing and testing carried out in the laboratory using 12 test objects, using SNI to plan the concrete mixture. The results showed that the compressive strength test value was 0% 24.85 MPa, 3% 8.42 MPa, 6% 4.79 MPa, and 9% 2.56 MPa. And the results of the water absorption test resulted in an average of 0% of 0.39%, 3% produced 2.46%, 6% produced 3.38% and 9% produced 4.10%.
Penanggulangan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader, Pendampingan Konsumsi 1 Hari 1 Telur dan Deteksi Dini Berbasis Digital Adri, Khaeriyah; Madaling, Madaling; Yusrianti, Yusrianti; Asmila, Asmila; Ramadhani, Fauziah; Herick, Herick
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13469

Abstract

Background: Penanganan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024 dengan target penurunan angka stunting sebesar 11,8% pada tahun 2024. Fokus utama dalam penanganan stunting oleh Kementerianesehatan RI adalah memberikan intervensi gizi spesifik yang diberikan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Gerakan 1000 HPK ini merupakan waktu yang tepat untuk pengendalian/penanganan stunting, karena pada waktu ini merupakan periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan otak. Metode: Lokasi pengabdian berada di Desa Bulo Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang. Waktu pelaksanaan Pengabdian selama 2 Bulan dimulai 7 Juli 2023 sampai 07 September 2023. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat sasaran (mitra). Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan, partisipasi dan kinerja kader, terjadi peningkatan berat badan melalui intervensi konsumsi 1 hari 1 telur dan adanya pengetahuan kader dalam penggunaan aplikasi Si-KesDes.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap SPADA di Universitas Dayanu Ikhsanuddin Berdasarkan Dimensi End User Computing Satisfaction (EUCS) Musadat, Fithriah; Asniati, Asniati; Yusrianti, Yusrianti
JURNAL INFORMATIKA Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Informatika
Publisher : Informatics Engineering Department, Dayanu Ikhsanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jiu.v14i2.2513

Abstract

This study aims to evaluate user satisfaction with the Dayanu Ikhsanuddin University Online Learning System (SPADA Unidayan) based on the five dimensions of the End User Computing Satisfaction (EUCS) model: content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. A descriptive statistical approach was employed. Data was collected through questionnaires administered to all students who used SPADA during the Odd Semester of the 2024/2025 Academic Year, totaling 300 respondents. All instrument items were validated using Pearson correlation and tested for reliability using Cronbach’s Alpha, yielding a very high reliability score (α = 0.895). The analysis results indicate that, in general, students perceive SPADA Unidayan as satisfactory, with the majority giving positive responses across all EUCS indicators. User satisfaction and user friendliness received the highest scores. However, neutral and negative responses concerning timeliness and visual design suggest the need for improvements to enhance the overall online learning experience.
MENUJU ZERO STUNTING MELALUI PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SUSU SAPI MURNI YANG BERGIZI TINGGI DAN BERNILAI EKONOMI Mardhatillah, Mardhatillah; Herman, Bahtiar; Yusrianti, Yusrianti; Febrianti, Devy; Said, Sunandar; Ramlan, Pratiwi; Adri, Khaeriyah; Sulaiman, Zulkarnain; Magfirah, Andi; Sari, Yuni; Nurafifah, Nurafifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27172

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan kedua yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Prevalensi stunting Kabupaten Enrekang sebesar 26.4% masih jauh dari target sebesar 14% di tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan stunting dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam berwirausaha dengan memanfaatkan kearifan local yaitu susu sapi murni. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2024. Metode yang dilakukan dengan mengadakan diskusi bersama mitra, penyuluhan dan praktek pembuatan produk bersama kelompok mitra Kelompok Wanita Tani Setia Mekar yang berjumlah 25 orang. Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu mengenai stunting dari 65% sebelum penyuluhan kesehatan menjadi 85% setelah penyuluhan, sementara keterampilan meningkat dari 70% menjadi 80% setelah pendampingan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting dan mampu menghasilkan produk yang bergizi tinggi dan bernilai ekonomi dari bahan dasar susu sapi murni.Abstract: Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals which is included in the second sustainable development goal, namely eliminating hunger and all forms of malnutrition by 2030 and achieving food security. Enrekang Regency's stunting prevalence of 26.4% is still far from the target of 14% in 2024. This activity aims to increase community knowledge in preventing stunting and improve community skills in entrepreneurship by utilizing local wisdom, namely pure cow's milk. The activity will be carried out in June-August 2024. The method used is holding discussions with partners, counseling and product making practices with a partner group of the Setia Mekar Women's Farmers Group, totaling 25 people. The results of this activity showed that there was an increase in mothers' knowledge regarding stunting from 65% before health education to 85% after education, while skills increased from 70% to 80% after mentoring. From this activity it can be concluded that there has been an increase in mothers' knowledge in preventing stunting and they are able to produce products that are highly nutritious and have economic value from pure cow's milk.
Meningkatkan Kekuatan Tarik Bambu Melalui Durasi Pengawetan Bambu Noverma, Noverma; Hapsari, Oktavi Elok; Yusrianti, Yusrianti; Roesdiana, Tira
Jurnal Teknik Sipil Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v22i1.10019

Abstract

Bamboo is a potential alternative material to replace wood and steel, offering several advantages such as favorable physical and mechanical properties, lightweight characteristics, high moisture tolerance, elasticity, and a significantly shorter growth cycle compared to wood. However, bamboo also has notable disadvantages, including low natural durability and vulnerability to powder-post beetle attacks. To address these issues, preservation treatments are recommended prior to use, although the type and duration of treatment may influence the physical and mechanical properties of bamboo, thereby affecting its quality. This study aims to determine the optimal treatment duration to enhance the tensile strength of bamboo through a simple and environmentally friendly preservation method, namely immersion in either freshwater or saltwater for varying durations (1 × 24 hours, 3 × 24 hours, and 14 × 24 hours), followed by tensile strength testing. The results indicated that the highest tensile strength was obtained with a treatment duration of 3 × 24 hours, with treated specimens exhibiting an increase in tensile strength ranging from approximately 10% to 30% compared to untreated samples. Furthermore, bamboo treated with saltwater demonstrated higher tensile strength than that treated with freshwater, suggesting that both treatment duration and type of preservative significantly affect tensile performance. It can be concluded that inappropriate treatment durations—either too short or too long—may lead to suboptimal tensile strength in bamboo.
Co-Authors Abdilllah, Hanif Yusuf Rahman Abdul Hakim Adri, Khaeriyah Ainul Haqqi, Muhammad Yusuf Aksal Mursalat Alus, Yuliana Jurita Amrullah Amrullah Anggraeni, Nurfitri Ar-Royyan Fahmiansyah, Muhammad Abyan Arman Kamal Asmila, Asmila Asniati, Asniati Auvaria, Shinfi Wazna Bachrul Ulum, Muhammad Dewi, Rosy Kusuma Dwi Resqi Pramana, Andi Efendy R, Rustam Entar Sutisman Ermawati, Yana Febrianti, Devy Fillaili, Zahrona Firyal, Hana Hadiniyah, Nur Hartati Hartati Hasanah, Nur Lailatul Hasanuddin, Fenny Hasriadi, Hasriadi Herick, Herick Herman, Bahtiar Hisani, Nur Iksan, Sayid Zainul Ishak Ishak jannah, aiga nimang valmai Kahar, Abd. Larasati, Indah Linda Prasetyaning Widayanti Madaling, Madaling Magfirah, Andi Mansur, Musdalifa Mardhatillah, Mardhatillah Marsyanda, Marsyanda Muhammad Nur Muhanniah, Muhanniah Munfarida, Ida Musadat, Fithriah Mustanir, Ahmad Natsir, Taufiq Naufal, Muhammad Taffarel Faridzi Nilandita, Widya Nining Triani Thamrin Nisya, Risma Awwalin Noverma Noverma Nur Aisyah Nurafifah, Nurafifah Nurmayanti, Nurmayanti Nurwidah, Andi Oktavi Elok Hapsari, Oktavi Elok Parmo Parmo Pribadi, Arqowi Ramadhani, Fauziah Ramlan, Pratiwi Ratna Sari Reskianti, Reskianti Rofi, Danny Yusufiana Rumasukun, Ridwan S, Muliani Safri, Eka Pratiwi Sahrullah, Ahmad Salfiana, Salfiana Sam Hermansyah sapri sapri Sari, Yuni Sarita Oktorina Septian, Mohammad Irham Septyana Prasetianingrum Sholehah, Mir’atus Sulaiman, Zulkarnain Sulistiya Nengse Sunandar Said Syafutri Hidayat, Nur Teguh Taruna Utama Tira Roesdiana Trisnasari, Damayanti Trisnawaty AR Useng, Abd Razak Utami, Faricha Ajeng Mega Wicaksono, Bagus Gilbran Antoni Yaya, Astrina Nur Inayah Yayuk Astuti Yusmah Yusmah Zahilah, Rizka Nur