Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Berinteraksi dengan Hadis Dha’if dalam Kehidupan Sehari-Hari Permana, Dede
DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis Vol. 1 No. 01 (2020): DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/dirayah.v1i01.22

Abstract

Muslims need to implement procedures based on principles of the Qur'an and Hadith to do worship and mu’amalah everyday,. The Qur'an as the word of God generally tells an outline (‘ām) in guiding humans to do their daily activities ideally, then explained in more detail (khāsh) about the technicalities of the application of these practices in various noble hadiths. Hadith covers what the Prophet Muhammad SAW do, say, agree, and what has become of the nature of the Prophet. This indicates that the Hadith is a complete package of life guidelines that we can follow. The Hadith certainly has an important role in applying the commands mentioned in the Qur'an, but it should be noted that some of the Hadith are acceptable such as the authentic hadith and hasan, and some need further review of the condition of the hadith such as the dla'if , and there are also false traditions (maudlū ') which we clearly reject because they are fabricated cases. Dla'if different from maudlū ', both in the status of the hadith and in practice. In the discussion this time we will review more deeply about the dla'if hadith and the limits of its practice. This discussion uses the literature study method with a descriptive qualitative approach, so that various discussions relating to the theme are collected and processed more proportionally to produce conclusions that answer the existing problems. This paper will answer the question, what is the urgency of embedding 'dha'if' for a hadith?", and what are the limits that must be possessed to interact with the hadith that are judged dla'if". From these two questions, we can conclude that this discussion aims to explain in more detail about the purpose of embedding dla'if for a hadith, and expressing various conditions that make us careful in practicing dla'if hadith. Dalam melaksanakan ibadah dan bermu’amalah sehari-harinya, tentunya umat Islam perlu menerapkan tata cara yang sesuai dengan prinsip Al-Qur’an dan Hadis. Al-Qur’an sebagai firman Allah umumnya menceritakan garis besar (‘ām) dalam membimbing manusia untuk dapat menjalankan kegiatan sehari-hari secara ideal, selanjutnya dijelaskan lebih mendetail (khāsh) mengenai tekhnis penerapan amalan tersebut dalam berbagai Hadis yang mulia. Hadis meliputi apa yang Nabi Muhammad Saw. kerjakan, katakan, setujui, dan apa yang sudah menjadi sifat nabi (Ath-Thahhan 2004), hal ini menandakan bahwa hadis merupakan sebuah paket lengkap dari panduan kehidupan yang bisa kita ikuti. Hadis tentunya memiliki peran penting dalam mengaplikasikan perintah yang disebutkan dalam Al-Qur’an, namun perlu diperhatikan bahwa sebagian Hadis ada yang dapat diterima seperti hadis shahih dan hasan, dan sebagian lagi perlu dilakukan peninjauan lebih lanjut mengenai kondisi hadis tersebut seperti hadis dla’if, dan ada juga hadis palsu (maudlū’) yang sudah jelas kita tolak karena itu merupakan perkara yang dibuat-buat. Tentu saja dla’if berbeda dengan maudlū’, baik secara status hadis maupun secara pengamalannya. Dalam pembahasan kali ini kita akan meninjau lebih dalam mengenai hadis dla’if dan batasan-batasan pengamalannya. Pembahasan ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, sehingga berbagai pembahasan yang berkaitan dengan tema dikumpulkan dan diolah dengan lebih proporsional untuk menghasilkan kesimpulan yang menjawab permasalahan yang ada. Makalah ini akan menjawab pertanyaan, apa urgensitas penyematan ‘dha’if’ bagi suatu hadis, dan bagaimana batasan yang harus dimiliki untuk berinteraksi dengan hadis yang dinilai dla’if. Dari dua pertanyaan ini, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pembahasan ini bertujuan untuk menjelaskan lebih detail mengenai tujuan penyematan dla’if bagi suatu hadis, dan mengemukakan berbagai kondisi yang membuat kita berhati-hati dalam mengamalkan hadis dla’if.
Penyempurnaan Akhlak melalui Rekonstruksi Epistemologis dalam Istilah: Studi mengenai Rekonstruksi Terminologi “Kuat, Bokek dan Kaya” dalam Hadis Permana, Dede
DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis Vol. 1 No. 02 (2021): DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/dirayah.v1i02.39

Abstract

Manusia sering bertindak berdasarkan pemahaman yang disetujuinya, suatu keberuntungan apabila pemahaman tersebut sesuai dengan kemaslahatan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengkaji hadis-hadis Nabi Muhammad saw yang memberikan arahan tentang pentingnya memahami hakikat dalam suatu Istilah, sehingga manusia dapat menjalankan apa yang terdapat dalam bimbingan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukan bahwa terdapat beberapa istilah yang telah diartikan kurang bijaksana, sehingga berdampak pada pola pikir dan kinerja manusia.Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data sebagai berikut: (1) Teknik observasi (2) studi pustaka (3) Komporasi dalam berbagai istilah. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif untuk menggambarkan tentang pemberian defenisi dari kata-kata terkait dilanjutkan dengan analisis data alir dari Miles dan Huberman (1984) yang mencakup 3 langkah dalam penelitian yaitu: reduksi data, display data dan kesimpulan untuk menarik kesimpulan tentang pemaknaan 3 kata yang sedang dibahas yaitu “Kuat, Kaya, dan Bokek”.Berdasarkan analisis tersebut peneliti menyimpulkan bahwa pentingnya pemberian defenisi istilah yang bermanfaat untuk dapat menyempurnakan akhlak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis mengharapkan kepada peneliti berikutnya untuk mencari kata-kata lainnya yang dapat ditelusuri terkait defenisi yang sesuai dengan hakikat kehidupan ini, dengan menghindari pemahaman singkat berlandaskan sentimen pemuasan kehendak materil semata.
METODE RASULULLAH SAW DALAM PENYAMPAIAN HADITS KAWMAWAIN: Studi Hadits Tahlili Dengan Perspektif Suggestopedia Permana, Dede
DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis Vol. 2 No. 02 (2022): DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/dirayah.v2i02.75

Abstract

It’s a good pride for some people if they get an excellent teaching carefully from their teachers, especially if the values are delivered in a good way as well. This research wants to explore more qualitatively and descriptively about the methods and words that the Prophet Muhammad PBUH chosed in giving this parable for the people who in the every single day at the morning goes to the mosque to read several verses from the Qur'an. Furthermore, the analysis will be viewed from suggestopedia's perspective. This discussion can conclude that a learning method that has been implemented well and effectively will be acceptable to the listener with maximum quality of understanding. The hope is that it will be practiced as best as possible as the output of the value transformation activity.
KAJIAN HADIST TENTANG URGENSI KEMAMPUAN DALAM MENIKAH : Analisis Permasalahan Pernikahan Usia Dini di Indonesia Siswanto, Siswanto; A'yun, Vina Qorrotu; Permana, Dede
DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis Vol. 3 No. 01 (2022): DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/dirayah.v3i01.103

Abstract

Underage marriages that have happened in Indonesia from year to year have caused many problems not only in terms of social aspect, but also in the health. Even though it has clearly violated the laws and regulations that have been set, but in its implementation, it still requires moral and religious legitimacy. The assumption that Islam allows underage marriage through a narrow understanding of hadith needs further study and research, so that Islamic guidances can be in harmony and suitable with mutually agreed laws and regulations. Marriage as a great agreement (mītsāq ghalīzh) requires good preparation in the form of optimal abilities as the prophet's suggestion that contained in the hadith narrated by Ibnu Mas'ud.
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM NOVEL “SECRET KINGDOM PULAU AWAN ” KARYA ROSIE BANKS Marsalina, Roza; Zufriady; Mulyani, Eva Astuti; Permana, Dede
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Kiprah Pendidikan | Januari 2022
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam Novel Secret Kingdom Pulau Awan karya Rosie Banks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang ingin mendeskripsikan wujud nilai karakter. Metode yang digunakan dalam kajian ini dijabarkan kedalam langkah-langkah sesuai dengan tahapan pelaksanaannya, yaitu (1) tahap penyediaan data, (2) tahap analisis data, (3) tahap penyajian analisis data. Dalam penelitian ini, teknik yang digunakan oleh peneliti dalam Pengumpulan data di lakukan dengan teknik baca dan catat. Teknik membaca dilakukan dengan membaca novel secret kingdom karya Rosie Banks. Pada mulanya di lakukan pembacaan keseluruhan terhadap novel tersebut dengan tujuan untuk mengetahui identifikasi secara umum. Setelah itu dilakukan pembacaan secara cermat dan menginterpretasikan unsur pendidikan karakter dalam novel tersebut. Setelah membaca cermat di lakukan pencatatan langkah berikutnya adalah pencatatan yang dilakukan dengan mencatat kutipan secara langsung atau biasa disebut verbatim dari novel yang di teliti.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SD NEGERI 173 PEKANBARU Fitria, Irma; Guslinda, Guslinda; Permana, Dede
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Kiprah Pendidikan | Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v2i4.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan model pembelajaran think talk write  terhadap keaktifan belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPS di SD Negeri 173 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan pada penelitian Quasi Eksperimen dengan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Desain. Desain pada penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran think talk write dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional.  Data penelitian ini dikumpulkan dengan cara observasi, dan penyebaran angket. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan analisis hasil observasi. Hasil uji mann whitney menunjukkan bahwa post-angket kelas kontrol memiliki rata-rata 12.82 dan rata-rata kelas eksperimen 26,18. Hasil uji ini dapat dilihat pada bagian Asimp.sig (2- tailed) 0.000 < 0.05, maka H1 diterima dan Ho ditolak, artinya penerapan model pembelajaran think talk write  berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPS.
Critiques Towards Family Law in Egypt Through the Work of Nawal El Saadawi Permana, Dede; Naffati, Abdel Kader; Jambunanda, Ahmad Jamaludin
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Vol 11 No 1 (2024): Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan
Publisher : Hukum Keluarga Islam IAIN LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qadha.v11i1.8530

Abstract

The history of family law reform in Islamic World can't be separated from contributions of the thoughts of the Islamic scholars from time to time. One of them is Nawal el Saadawi's contribution through her criticism of family law in Egypt. This article aims to discuss some of Nawal's criticisms based on two questions. First, what is Nawal el Saadawi's criticism of family law in Egypt? Second, what solution does Nawal offer to realize a family law that - she calls - is just? By answering both of the questions, it is hoped that this study will provide inspiration for academics and legal practitioners in their efforts to find a gender-just family law format. The method used in this research is qualitative with library research, namely by examining library sources that are relevant to the research theme. The results of this research are, first, material in Egyptian family law relating to divorce procedures, polygamy, bait at tho'ah, living and hadhanah, which Nawal considers is still discriminatory towards women. This discrimination occurs because the state ignores patriarchal culture in society. Second, in Nawal's view, efforts to realize just family law must be started from strengthening the principle of freedom of thought among Islamic scholars and legal practitioners.
Penyusunan Bahan Ajar Terpadu Fokus Bahasa Indonesia: Supervisi Klinik Kepala Sekolah terhadap Guru Kelas Tinggi Rahmadayanti, Dewi; Permana, Dede; Tyas, Debora Korining
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v2i1.228

Abstract

Peneitian ini bertujuan untuk menyusun bahan ajar terpadu fokus Bahasa Indonesia bagi guru kelas tinggi. Mata pelajaran lain yang menjadi paduan adalah Matematika dan IPS. Kegiatan penelitian tindakan sekolah ini dilakukan di awal semester genap tahun pelajaran 2021/2022 pola 16 jam pelajaran; 4 jam pelajaran untuk kegiatan pengantar teori dan 12 jam pelajaran untuk kegiatan pelatihan dalam rangka supervisi klinik. Subjek penelitian tindakan sekolah berbasis supervisi klinik ini adalah semua guru kelas tinggi SD Negeri 17 Pontianak Kota, Kabupaten Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Mereka berjumlah 4 terbagi dari seorang per kelas terkecuali kelas 4 sebanyak 2 orang. Instrumen kegiatan ini adalah Lembar Kegiatan Guru (LKG) berisi pengetahuan tentang paragraf yang bertopik matematika dan IPS dan memuat bidang kosong untuk peserta mereproduksi paragraf faktual bertopik matematika dan IPS untuk bahan ajar terpadu. Instrumen lainnya adalah pedoman observasi untuk memperoleh data partisipasi guru kelas tinggi mengikuti program pelatihan mereproduksi paragraf faktual terpadu. Data partisipasi dianalaisis secara tematik. Data bahan ajar berupa paragraf faktual dinalisis secara menggunakan validitas internal dan validitas eksternal melalui para penimbang per jenis kelayakan menurut desain atau spesifikasi dalam LKG. Hasil penelitian tindakan sekolah berbasis supervisi klinik kepala sekolah ini adalah semua paragraf untuk bahan ajar terpadu memenuhi kelayakan isi dan kelayakan bahasa. Temuan lainnya adalah tingginya partisipasi peserta guru kelas tinggi dalam kegiatan supervisi klinik kepala sekolah melalui teknik pelatihan.
PENGEMBANGAN ELEKTRONIK LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK INTERAKTIF (E-LKPD) BERBASIS BUDAYA RIAU UNTUK KETERAMPILAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI DI SEKOLAH DASAR Wardani, Citra Yulia; Mulyani, Eva Astuti; Permana, Dede
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37974

Abstract

This study aims to develop an Interactive Culture-Based Electronic Student Worksheet (E-LKPD) for Riau to improve argumentative writing skills in elementary schools. The research used the Research and Development (R&D) method with the 4-D model (Define, Design, Development, Disseminate). The results showed that the interactive E-LKPD developed was highly valid with an average score of 96.24% and was very practical for use by teachers (93.64%) and students (87.8%). This E-LKPD is also able to increase learning motivation, understanding of argumentative text structure, and critical and creative thinking skills. The integration of Riau culture, which includes traditional houses and Malay ornaments, makes learning more contextual, meaningful, and brings students closer to real experiences. Additionally, the E-LKPD serves as a medium for preserving local culture while supporting the implementation of the Merdeka Curriculum. Therefore, the interactive E-LKPD based on Riau culture is recommended as an innovative learning medium alternative that supports active and independent learning in teaching argumentative text writing at the elementary school level.
ANALISIS KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SDIT RAUDHATURRAHMAH PEKANBARU Afridayanti, Sintya; Guslinda; Permana, Dede
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13471

Abstract

This research was motivated by the existence of students who were less active, less focused, and lacked confidence during the learning process, indicating the need for effective teaching skills to improve students’ learning motivation. This study aimed to determine the relationship between teachers’ teaching skills and students’ learning motivation in Indonesian language learning for fourth grade students at SDIT Raudhaturrahmah Pekanbaru. This research used a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this study consisted of one fourth-grade teacher and 23 students of class IV Al-Malik. Data were collected through observation, questionnaires, and interviews conducted over five meetings. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing using triangulation techniques. The results showed that the teacher had implemented eight basic teaching skills during the learning process, with the most dominant skills being reinforcement, variation, explaining, and classroom management skills. Students’ learning motivation showed fairly good results, with the most dominant indicators being appreciation in learning, interesting learning activities, and a conducive learning atmosphere. The findings also revealed that teachers’ teaching skills had a relationship with students’ learning motivation, indicating that teachers’ teaching skills play an important role in improving students’ learning motivation during the learning process.