Claim Missing Document
Check
Articles

Pengujian Efektivitas Strategi Schema-Based Instuction (SBI) terhadap Kemampuan Memecahkan Soal Cerita Matematika Penjumlahan dan Pengurangan (Studi pada Siswa Sekolah Dasar Kelas Dua) Vivi Sutanto; Sri Tiatri; Fransisca I. R. Dewi
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2010): Provitae
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v4i1.280

Abstract

Learning to solve mathematical story-problem is beneficial since it emphasizes on thinking process. However, grade two students often experience difficulties in solving the mathematical story-problems. The students’ experiences of difficulties could lead to the reluctance of the students to learn them. Therefore, a strategy is needed to enhance the students’ ability to solve the mathematical story-problem. The purpose of current study is to examine the effectiveness of Schema-Based Instruction (SBI) in enhancing the ability to the grade two primary school students to deal with mathematical story-problem. The participants were six students at WK state primary school in West Jakarta. Results showed that there was an improvement of the participants’ abilities to solve the mathematical story-problems although it was not statistically significant. Further implications were discussed regarding time efficiency and the implementation of the strategy.Keywords: Schema-Based Instruction (SBI), word-problem solving, mathematics, think aloud.  
The Role of Social Support and Mindfulness on The Posttraumatic Growth of Young Adults Surviving Childhood Maltreatment Ettah, Nurul Aini Adinda; Soetikno, Naomi; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i4.8497

Abstract

Recent research has found that negative experiences due to childhood maltreatment do not always persist; survivors can experience positive growth, which is called posttraumatic growth (PTG). Two of the protective factors that encourage PTG are social support and mindfulness. Social support through empathy, giving new perspectives, and appreciation can help survivors deal effectively with traumatic events and lead to the PTG process. In addition, survivors who have mindfulness can also practice direct involvement with their thoughts and feelings, not judge traumatic events, and help survivors rebuild the meaning of the world. This correlational and quantitative study examined the role of social support and mindfulness in posttraumatic growth (PTG) among 114 young adult survivors of childhood maltreatment aged 20–40 years (M = 24.84, SD = 4.55). The measuring tools used in this study were the Posttraumatic Growth Inventory—Short Form (PTG-SF), the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), the Tarumanagara Five-Facet Mindfulness Questionnaire (TFFMQ), and the Childhood Trauma Questionnaire—Short Form (CTQ-SF). Using multiple regression analysis, results showed that social support (β = 0.350 p < 0.01) and mindfulness (β = 0.336 p < 0.01) had a positive effect on PTG in young adults who survived childhood maltreatment, with the higher support and mindfulness felt by the survivors, the higher the PTG they experienced. This research shows the importance of social support and mindfulness in shaping positive changes in the lives of young adults who have survived childhood maltreatment.
Regulasi Diri Sebagai Strategi Manajemen Waktu Mahasiswa Aktif Berorganisasi Lau, Andy; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 7 No 1 (2023): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v7i1.3678

Abstract

Mahasiswa aktif berorganisasi harus menerapkan strategi manajemen waktu yang tepat agar dapat mengikuti kegiatan kuliah dan organisasi dengan lancar. Strategi manajemen waktu yang baik bisa didapatkan melalui regulasi diri yang baik. Dalam menggambarkan strategi manajemen waktu yang berbasis kemampuan regulasi diri dari mahasiswa aktif berorganisasi, hal tersebut dapat dikategorikan sebagai fenomena subjektif, maka perlu dilakukan penelitian menggunakan pendekatan interpretative phenomenological analysis (IPA). Partisipan yang terlibat dalam penelitian adalah mahasiswa yang menempuh kuliah dan aktif menjadi pengurus organisasi sosial. Peneliti melakukan wawancara dengan panduan wawancara selama tiga bulan kepada enam partisipan. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa partisipan menerapkan aspek-aspek dalam regulasi diri dengan baik terhadap agenda yang dimiliki. Enam partisipan menjalani kegiatan kuliah dan organisasi dengan menyusun agenda dan memberikan skala prioritas terhadap masing-masing kegiatan, memprediksi, melibatkan teknologi, meminta bantuan orang lain, membagi tugas dalam kelompok dan menerapkan kedisiplinan dalam menyelesaikan tugasnya.
PERAN SELF – EFFICACY TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PADA MASA PEMBELAJARAN POST COVID–19 DENGAN MOTIVASI SEBAGAI MODERATOR Saputra, Mikhael Adam; Heng, Pamela Hendra; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i3.26816.2023

Abstract

Pada akhir tahun 2022, Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah resmi dicabut serta memasuki transisi pada masa post COVID–19. Sektor seperti pendidikan perguruan tinggi juga kembali mengalami peralihan, sepert metode belajar mengajar yang kembali secara luar jaringan (luring) atau hybrid, layanan administrasi yang juga kembali secara luring atau hybrid, dan adanya perubahan kurikulum pada sistem pendidikan saat ini. Berbagai perubahan dalam metode belajar mengajar, layanan administrasi, serta kurikulum memberikan dampak terhadap self–efficacy dan motivasi mahasiswa yang berkaitan dengan kepuasan. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat peran self–efficacy terhadap kepuasan mahasiswa pada masa endemi COVID–19 yang dimoderasi dengan motivasi. Penelitian melibatkan 502 responden, dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri atas General Self–Efficacy Scale (GSES) (α = 0.667), Course Satisfaction Scale (α = 0.575), dan Academic Motivation Scale (AMS) (α = 0.742). Hasil temuan dalam penelitian ini, didapati korelasi positif antara kepuasan self–efficacy dengan kepuasan mahasiswa (r = 0.455), korelasi positif antara self–efficacy dan motivasi (r = 0.138), serta korelasi positif antara motivasi dan kepuasan mahasiswa (r = 0.216). Didapati juga peran self–efficacy terhadap kepuasan mahasiswa sebesar 29,9% (R² = 0.299) mengalami peningkatan menjadi 32% (R² = 0.320) setelah dilakukan pengujian self–efficacy dengan moderator motivasi. Dapat disimpulkan bahwa motivasi terbukti berperan sebagai moderator dalam penelitian ini.
DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI PREDIKTOR RESILIENSI REMAJA KORBAN BULLYING Ivanka, Risa; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.27385.2024

Abstract

Fenomena bullying sering sekali dijumpai di kalangan para remaja. Remaja adalah masa terjadinya banyak perubahan perilaku yang berasal diluar lingkungan keluarga. Fenomena bullying dapat mengganggu tumbuh kembang remaja yang akan berdampak secara negatif seperti menarik diri dari lingkungan sosial, tidak percaya diri dan dapat berusaha untuk bunuh diri. Remaja yang menjadi korban bullying dapat meminimalisir dampak negatif apabila remaja tersebut memiliki resiliensi. Resiliensi adalah kemampuan untuk bertahan pada situasi sulit yang membawa perubahan di dalam kehidupan individu tersebut. Resiliensi dapat dikembangkan melalui salah satu faktor protektif yaitu dukungan sosial. Dukungan sosial mampu didapatkan dari keluarga, teman dan orang spesial yang dekat dengan remaja korban bullying. Tujuan penelitian ini untuk melihat peranan dukungan sosial terhadap resiliensi remaja korban bullying. Partisipan adalah 322 remaja korban bullying yang berusia 13 tahun sampai 18 tahun. Data dikumpulkan dengan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat bullying menggunakan alat ukur multidimensional peer of victimization scale. Pengukuran variabel dukungan sosial menggunakan alat ukur multidimensional scale of perceived social support. Pengukuran variabel resiliensi menggunakan alat ukur SSRI. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa nilai T sebesar 8.102 dan nilai R2 sebesar 17.0 dengan demikian peran dukungan sosial terhadap resiliensi remaja korban bullying sebesar 17% lalu 83% deng dipengaruhi oleh variabel lain. Dapat disimpulkan remaja korban bullying dapat memiliki resiliensi tinggi yang dipengaruhi oleh dukungan sosial
RESILIENSI KORBAN KEKERASAN PSIKOLOGIS DALAM HUBUNGAN BERPACARAN: PERANAN DUKUNGAN SOSIAL Frederik, Kimberly; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i1.27386.2024

Abstract

Kekerasan psikologis dalam hubungan berpacaran kian bertambah pada beberapa tahun terakhir, hal ini memunculkan dampak-dampak negatif pada korban khususnya remaja sehingga berpengaruh kepada kemampuan mereka untuk beradaptasi dan melalui masa-masa keterpurukan yang dialaminya. Dampak negatif tersebut meliputi kecemasan, trauma, depresi, PTSD, hingga percobaan bunuh diri. Dukungan sosial kerap dikaitkan dengan resiliensi yang dimana dukungan dari orang sekitar diketahui mempengaruhi resiliensi seseorang seperti halnya korban kekerasan psikologis dalam hubungan berpacaran. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui seberapa besar peran dukungan sosial terhadap resiliensi remaja korban kekerasan psikologis dalam hubungan berpacaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan 192 partisipan remaja akhir berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, berusia 18-21 tahun yang mengalami kekerasan psikologis dalam hubungan berpacaran. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain Subtle and Overt Psychological Abuse Scale (SOPAS), Multi-dimentional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Resilience Quotient (RQ). Teknik sampling pada penelitian ini merupakan non-probability sampling yaitu purposive sampling. Pengolahan data menggunakan program IBM Statistics SPSS 24 dengan melakukan analisis uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dukungan sosial terhadap resiliensi remaja korban kekerasan psikologis dalam hubungan berpacaran memiliki persentase sebesar 14.7%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran dukungan sosial tidak berperan tinggi terhadap resiliensi remaja korban kekerasan psikologis dalam hubungan berpacaran.
HARDINESS PADA MAHASISWA BEKERJA DI JAKARTA: PERANAN EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL Yusuf, Dania; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.27387.2024

Abstract

Saat ini fenomena mahasiswa bekerja bukanlah suatu hal yang baru. Mahasiswa yang berkuliah sambil bekerja di Jakarta memiliki tekanan yang lebih besar karena harus mengatur waktu dan mengerjakan tugas yang diberikan di perkuliahan dan pekerjaan. Adapun alasan mahasiswa yang berkuliah sambil bekerja yaitu masalah finansial ataupun hanya mencari pengalaman bekerja dan memperluas relasi. Diketahui melalui penelitian sebelumnya bahwa terdapat korelasi antara efikasi diri dan dukungan sosial terhadap hardiness. Hipotesis penelitian ini adalah apakah terdapat peran efikasi diri dan dukungan sosial terhadap hardiness mahasiswa bekerja. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah General Self-Efficacy Scale (GSE), Multidimentional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Dispositional Resilience Scale (DRS-15) dengan jumlah 203 partisipan yang merupakan seorang mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menjalani kuliah sambil bekerja. Proses pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuantitatif non-eksperimental dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Penelitian ini melakukan uji asumsi klasik yaitu normalitas, multikolinearitas, dan heterokedastisitas sebelum melakukan regresi linear berganda yang digunakan sebagai teknik analisa. Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, dengan nilai t pada uji regresi efikasi diri terhadap hardiness = 7.232 dan nilai t pada uji regresi dukungan sosial terhadap hardiness = 3.955, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peran positif dan signifikan efikasi diri dan dukungan sosial terhadap hardiness mahasiswa bekerja. Nilai R Square = 0.576 yang berarti efikasi diri dan dukungan sosial berperan terhadap hardiness mahasiswa bekerja sebesar 57.6% sementara 42.4% dipengaruhi variabel lain. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa peran efikasi diri dan dukungan sosial terhadap hardiness cukup tinggi.
COMPARISON BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND VALUES OF THE PEDIATRIC SYMPTOM CHECKLIST 17 QUESTIONNAIRE CROSS-SECTIONAL STUDY AT 5 ELEMENTARY SCHOOLS IN CIHERANG VILLAGE Santoso, Alexander Halim; Firmansyah, Yohanes; Dewi, Fransisca Iriani R; Agustina, Agustina; Satyanegara, William Gilbert; Edbert, Bruce; Warsito, Jonathan Hadi; Suros, Angel Sharon
HEARTY Vol 12 No 3 (2024): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v12i3.16414

Abstract

Child malnutrition, both over and undernutrition, is a serious problem affecting millions of children worldwide, with significant short- and long-term impacts on children's health and development. This research study the correlation between dietary status and emotional and behavioural problem among primary school children in Ciherang Village. This study is a cross-sectional design in which children who satisfy the specified criteria will undergo weight and height measurements. Their body mass index (BMI) will be calculated and compared to the BMI-for-age chart (BMI/Age). Additionally, the children will complete the Pediatric Symptom Checklist 17 (PSC-17) questionnaire. A total of 246 children from 5 schools in the Ciherang area met the inclusion criteria. The analysis revealed a significant correlation between the average difference in body mass index and the total PSC 17 score (p-value=0.026). This study identified a comparison between children's dietary health and emotional and behavioural disorders. This serves as a reminder of the significance of monitoring children's development and implementing a well-rounded diet to promote children's mental well-being.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW INNOVATION MODEL AS A MEDIATING AND MODERATING VARIABLE IN MSMEs PERFORMANCE Sukania, I Wayan; Irawan, Agustinus Purna; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
International Journal of Application on Economics and Business Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Graduate Program of Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ijaeb.v2i3.279-287

Abstract

Systematic literature reviews that focus on research on innovation variables as moderating and mediating exogenous variables on the performance of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are still relatively rare. Therefore, the aim of this research is to determine the factors that influence MSME performance which are mediated or moderated by innovation variables. This type of qualitative research uses the Systematic Literature Review method. Article data collection comes from the Google Scholar database. Based on the search results, 180 articles were obtained from 2015 to 2024. After selecting and adjusting them to the research objectives, 30 articles were obtained. The results of this research show that factors influencing MSME performance are mediated by innovation variables including business networks, competitor orientation, market orientation, learning orientation, marketing strategies, entrepreneurial characteristics, business capital, entrepreneurial orientation, entrepreneurial competencies, learning capital, learning capability, technology orientation , technological capability, transactional capability, innovation-oriented technology assimilation strategy, human resource information system, leadership, relational capability, knowledge management, relational capability, market orientation, administrative innovation strategy, customer orientation, market orientation, and HRM. Other findings also found that factors influencing MSME performance were moderated by innovation variables, including supply chain management practices, learning orientation, market orientation, total quality management, and social media adoption. Factors influencing innovation performance which are moderated by innovation variables include open innovation, social media strategic capability, and innovation culture. This research provides recommendations for MSME players to be able to utilize various innovation models or variables to further develop and have competitiveness. This research provides suggestions for future researchers in conducting SLR regarding MSME Innovation and Competitive Advantage by focusing on the Moderation model.
Addressing MSMEs Customer Complaints in Indonesia’s Digital Economy: Insights from Sharia and Consumer Protection Law Astuti, Miguna; Mardiatmi, Anastasia Bernadin Dwi; Sari, Afrina; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/juris.v23i2.13216

Abstract

This study examines MSME customer segmentation based on complaint behavior and the influence of Recency, Frequency, and Monetary (RFM) metrics. It integrates consumer protection law in Indonesia and sharia principles to address customer complaints. Using a mixed-method approach, quantitative analysis of RFM data and descriptive segmentation were combined with qualitative normative legal analysis. Data collection involved online and offline surveys in the Jabodetabek area using structured questionnaires covering RFM metrics, demographics, and complaint patterns. Findings reveal that 35.57% of MSMEs 4.0 customers belong to the "Faithful Customers" segment, characterized by loyalty despite limited financial contributions, crucial for business sustainability. Most customers, particularly younger and low-income groups, exhibit passive complaint behavior, favoring informal expressions of dissatisfaction over formal mechanisms. This highlights the need for strategies that prioritize emotional engagement and non-confrontational feedback to enhance retention and satisfaction. From the perspectives of Indonesian consumer protection law and sharia law, MSMEs must provide effective complaint channels and uphold fairness, transparency, and deliberation. These principles are vital for maintaining customer trust and ensuring long-term business success, emphasizing the importance of aligning customer engagement with ethical and legal standards.
Co-Authors , Nivia Afrina Sari Agnestiara, Asrianti Clara Agustina Agustinus Purna Irawan Angela, Lisa Anggarina, Paula Tjatoerwidya Aqila, Nyimas Anastasia Astuti, Miguna Audy, Ervina AULIA, SULTHAN AZFA Bahiyah, Siti Basaria, Debora Basel, Wiwin Charolina Putri BEATITUDO, EWALDUS SENARAI Bellarmino, Edward Bernadin Dwi M Celine Vandea A. Tumundo Claudes, Juniven Daeli, Griselda Artha Dany Setiawan Devotyasto, Mario Edbert, Bruce Efna, Nayra Fitrianita Ettah, Nurul Aini Adinda Febriani, Oki Kartika FIDELIS E. WARUWU Frederik, Kimberly Hambalie, Hertha Christabelle I Wayan Sukania Idulfilastri, Rita Markus Ivanka, Risa Juselda Kimberley Kimberley Kirana, Liuciana Handoyo Lathifah, Shavina Lau, Andy Lavinsky, Saskia Marat, Samsunuwiyati Mei Ie Meylisa Permata Sari Mulya, Marsya Diva Nababan, Fidiyah Anggini O. Naomi Soetikno, Naomi Natalie Nivia Noviyanto Noviyanto, Noviyanto Oktariana, Putri Pamela Hendra Heng Paula Jessica C. Sibi Paula, Veronica Putri, Dhita Widya REZA FAHLEVI Riana Sahrani Samuel Adhi Santana, Kelly Santoso, Alexander Halim Saputra, Mikhael Adam Saputri, Marselina Saputro, Bayu Eko Saraswati, Kiky Dwi Hapsari Sari, Meylisa Permata Satyanegara, William Gilbert Setiawan, Dan Setiawan, Fiona Valencia Sikumbang, Laila Husna Simanjuntak, Jesica Febiani Sri Tiatri Sri Tiatri Suros, Angel Sharon Tiarti, Sri Utomo, Mochamad Hammam Tegar Valentina, Eveline Valentine, Raissa Vivi Sutanto Wardani, Ni Putu Saraswati Warsito, Jonathan Hadi Widyastuti, Philomena Esti Wijaya, Bryan Anna Yohanes Budiarto Yohanes Firmansyah Yusuf, Dania Zamralita, Zamralita