Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Tahap Awal Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Gedung Batin dan Desa Batu Raja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Timur Khair, Muhammad Irfan; Hariyadi; Hartana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan perumahan di pedesaan Indonesia masih menjadi tantangan besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Banyak keluarga tinggal di rumah tidak layak huni yang tidak memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah menginisiasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini diatur dalam Peraturan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 07/PRT/M/2018. Metode yang digunakan untuk memperkenalkan program BSPS ini melibatkan kolaborasi antara tenaga fasilitator dan mahasiswa magang melalui kegiatan verifikasi rumah calon penerima bantuan dan sosialisasi program. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi tahap awal berjalan dengan baik dan lancar, dengan masyarakat dan perangkat desa yang lebih memahami dan berpartisipasi aktif dalam program. Sosialisasi ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi risiko pungutan liar dan memperlancar pelaksanaan program hingga tahap penyelesaian.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA IKAN KOI SISTEM KOLAM AIR DERAS DI WISATA BOONPRING KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR Zubaidah, Anis; Hariyadi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1834

Abstract

The development of swift water cultivation systems provides various advantages, including high dissolved oxygen, sufficient natural feed, high stocking density, and lower production costs. This technology can be developed among fish farming groups, especially those who have access to extensive water sources. The implementation of this community service program aims to distribute koi fish cultivation technology using a fast water system to the community, especially in the Boonpring tourist area, Sanankerto Village, Malang Regency. The method used is to provide assistance to partners in intensive koi fish cultivation technology using a fast water pond system. The results obtained are the implementation of community service activities carried out by the activity implementation team at the Boon Pring Tourism Village, as well as increasing public understanding regarding optimizing the management of koi fish cultivation land using a fast water system. The survey results show that there has been a 30% increase in public understanding regarding fast water system koi fish cultivation. The conclusion of this activity is that the technology for cultivating koi fish using a fast water system has been successfully implemented at the Boonpring tourist attraction, Sanankerto Village, Malang Regency.
Pemanfaatan Asystasia gangetica (L.) T. Anderson sebagai Biomulsa untuk Meningkatkan Laju Infiltrasi pada Lahan Kelapa Sawit Menghasilkan Khalida, Rahmi; Dwi Guntoro; Hariyadi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 49 No. 3 (2021): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.507 KB) | DOI: 10.24831/jai.v49i3.37818

Abstract

Penanaman tanaman penutup tanah atau biomulsa dilakukan sebagai upaya konservasi lahan untuk meningkatkan ketersediaan air tanah. Asystasia gangetica merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai biomulsa pada lahan kelapa sawit menghasilkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi A. gangetica dalam peningkatan ketersediaan air melalui peningkatan laju infiltrasi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan IPB pada Agustus 2020 hingga Januari 2021. Perlakuan terdiri atas tanpa biomulsa, A. gangetica, Ageratum conyzoides, Borreria alata dan Arachis pintoi yang dirancang menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) satu faktor dengan lima ulangan. Masing-masing biomulsa ditanam pada plot berukuran 5 m x 2 m. Hasil penelitian menunjukkan A. gangetica memiliki pertumbuhan paling baik dan mampu menutup tanah lebih cepat dibandingkan biomulsa lainnya. A. gangetica dapat meningkatkan laju infiltrasi sebesar 42% dibandingkan tanpa biomulsa dengan kapasitas infiltrasi sebesar 20.42 cm per jam pada 20 minggu setelah tanam (MST). Kata kunci: ketersediaan air, konservasi lahan, tanaman penutup tanah
Root cutting on growth and yield of oil palm (Elaeis guenesis Jacq.) Wahyudin, Cecep; Hariyadi; Sudrajat; Yahya, Sudirman; Anwar, Syaiful
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 52 No. 1 (2024): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v52i1.48160

Abstract

Root cutting is speculated able to increase nutrient uptake by oil palm. The objective of this study was to investigate the effect of root trimming on the growth, flowering, and yield of oil palm. The research focused on oil palm plants aged five years old in the field. The experiment used a nested design with two key factors: root-cutting depth as the main plot and root-pruning intensity as the subplot. Results showed that root cutting at a depth of 0 to 20 cm from the soil surface followed by cutting intensities of 50% and 75% enhanced plant height at 0, 3, and 9 months after treatment. The treatments did not affect other variables including flowering and yield of oil palm trees. Keywords: bunch weight; cutting intensity; root trimming; sex ratio
Propagule origin and soil organic carbon content determine the growth and yield of Amorphophallus muelleri Blume Sudoyo, Bobot; Hariyadi; Santosa, Edi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 52 No. 1 (2024): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v52i1.51474

Abstract

Amorphophallus muelleri Blume locally called Iles-iles or porang becomes a new commercial commodity in Indonesia. The tuber as the most economic value contains high glucomannan. It has been speculated that the high variation in production among farmers is due to different planting materials and soil organic carbon (SOC). Thus, the research aimed to evaluate the growth and yield of A. muelleri from different planting materials and levels of SOC. The research was carried out at Leuwikopo Experimental Station IPB Bogor from December 2021 to August 2022, using a nested design. The main plot was the level of SOC (2%, 3%, 4%, 6%), and the sub-plot was planting materials (seeds, bulbils, and tubers from leaf cuttings). The results showed SOC status determined growth and yield. Plant height, stem diameter, number of leaves, canopy width, leaf greenness, number of tubers, weight, and size of tubers, stomatal conductance, and intercellular CO2 were significantly affected by SOC level. SOC at a level of 6% stimulated the highest growth and yield. Planting materials also determined the growth and yield. Plants originating from bulbils produced the highest yields, followed by tuber from leaf cuttings, and seeds. It is recommended to plant bulbils accompanied by maintaining SOC at a level of 6%.
Perbandingan Cara Pemetikan Mesin dan Gunting di Perkebunan Teh Rancabali, Bandung, Jawa Barat Sepriana, Regina Maulidina; Supijatno; Hariyadi
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 3 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i3.48220

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kebun Rancabali, Bandung, Jawa Barat pada bulan Januari hingga April 2020. Tujuan penelitian adalah membandingkan cara pemetikan dengan menggunakan gunting dan mesin pemetik teh. Metode yang digunakan adalah pengamatan terhadap beberapa peubah pemetikan yaitu tinggi bidang petik, proporsi pucuk dalam satu perdu, hanca petik, kebutuhan tenaga petik, kapasitas pemetik, dan analisis pucuk. Hasil pengamatan di uji menggunakan Uji t-student. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi bidang petik kedua cara pemetikan tidak berbeda, gilir petik menggunakan mesin lebih panjang (55-72 hari) dibandingkan dengan gunting (25-28 hari). Selain itu kemampuan pemetikan dengan mesin juga lebih besar, yaitu 0.40 ha per mesin dengan kapasitas mesin mencapai 146.81 kg HOK-1 sedangkan gunting hanya 0.08 ha HOK-1. Kapasitas gunting mencapai 100.18 kg HOK-1. Walaupun kapasitas pemetikan kedua cara tersebut masih di bawah standar perusahaan, tetapi mutu hasil pemetikan dengan mesin masih lebih baik jika dibandingkan dengan pemetikan gunting. Penggunaan mesin petik memiliki keunggulan dibandingkan gunting petik, diantaranya mesin petik membutuhkan waktu yang lebih singkat, dan produksi yang dihasilkan lebih tinggi. Berdasarkan efisiensi jumlah tenaga pemetik dan mutu petikan yang dihasilkan, pemetikan mesin memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan pemetikan gunting. Kata kunci: bidang petik, hanca petik, kapasitas pemetik, pucuk
SOSIALISASI DAN PENINGKATAN PEMAHAMAN KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Thamimi, Muhammad; Hariyadi; Wulansari, Fitri; Yuliansyah, Aqis; Alimin, Al Ashadi
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i3.176

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan tinggi, khususnya implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), menuntut pemahaman yang komprehensif dari sivitas akademika agar pelaksanaan pembelajaran berjalan secara optimal. Namun demikian, hasil observasi awal menunjukkan masih terbatasnya pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap struktur dan implementasi kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Pontianak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan kurikulum serta meningkatkan pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap kebijakan, struktur, dan implementasi kurikulum program studi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan pemahaman dokumen kurikulum. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket sebelum dan sesudah kegiatan serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dan kebijakan kurikulum, struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, keterkaitan mata kuliah dengan profil lulusan, serta implementasi MBKM. Rata-rata tingkat pemahaman peserta mengalami peningkatan yang signifikan setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, peserta menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dan pendampingan kurikulum efektif dalam meningkatkan literasi kurikulum sivitas akademika dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Pontianak.
STRATEGY FOR STRENGTHENING THE INSTITUTION OF WOMEN'S FARMING GROUPS IN AN EFFORT TO SUPPORT FAMILY FOOD INDEPENDENCE IN KALIMANAH DISTRICT PURBALINGGA REGENCY Tutut Dwi Purwani; Tyas Retno Wulan; Hariyadi
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v5i6.4828

Abstract

The Women Farmers Group (KWT) is a forum for women to participate in advancing the agricultural sector, encouraging innovation, economic independence, and improving the welfare of families and communities. KWT plays a strategic role in supporting family food independence while strengthening national food security. However, not all KWTs have strong and sustainable institutions. This study aims to map the institutional conditions of KWT and formulate institutional strengthening strategies in an effort to support family food independence in Kalimanah District, Purbalingga Regency. The study uses a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, direct observation, Focus Group Discussion (FGD), and document study. Informants were determined using purposive sampling by selecting three KWTs that represent different institutional conditions, namely KWT Aglonema (advanced), KWT Sri Lestari (developing), and KWT Melati (declining). Data analysis was conducted using a SWOT approach combined with Richard Scott's institutional theory, which includes regulatory, normative, and cognitive pillars. The results showed that the institutional conditions of KWTs in Kalimanah Subdistrict varied, influenced by leadership, member participation, internal rules, and external support. Institutional strengthening strategies were directed at increasing human resource capacity, strengthening organizational systems, partnerships, diversifying yard-based food activities, and optimizing the role of agricultural extension workers. Sustainable institutional strengthening of KWT is expected to increase the role of women farmers in achieving family food self-sufficiency.
Removal Punishment Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Peserta Didik Perokok Hariyadi; Mochammad Zaka Ardiansyah
IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching Vol. 8 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Islamic Teaching
Publisher : Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijit.v8i2.2514

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pelaksanaan hukuman yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam pada peserta didik perokok di sekolah menengah dan menganalisis motif tindakan sosial Sang Guru melakukannya. Studi kasus ini menghimpun data dengan wawancara mendalam pada guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik perokok di sebuah sekolah menengah pertama di Jember. Data yang terhimpun kemudian dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles, dkk.. Studi ini menemukan bahwa Guru Pendidikan Agama Islam melakukan removal punishment dengan teknik response cost terhadap peserta didik perokok, yakni dengan cara mengambil hak mereka untuk keluar area sekolah sebagai bentuk hukuman. Guru Pendidikan Agama Islam melakukannya karena motif ‘rasionalitas instrumental’. Studi ini berkontribusi memberikan insight baru dalam studi Pendidikan Agama Islam karena melaporkan bentuk punishment yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam terhadap peserta didik perokok, sekaligus mengeksplorasi motif tindakan sosial Sang Guru saat melakukannya, yang belum pernah dikaji peneliti lain. Penulis merekomendasikan agar Kementerian Agama Kabupaten dan Dinas Pendidikan di level kabupaten dan provinsi memberikan pelatihan pada guru Pendidikan Agama Islam agar memiliki keterampilan melaksanakan disiplin positif dan menyarankan pada peneliti selanjutnya yang hendak melakukan penelitian dengan tema serupa, untuk melakukan studi lanjutan yang melibatkan lembaga dan partisipan yang lebih banyak atau dilakukan dalam jangka waktu lama.
Representasi Praktik Dehumanisasi dalam Anime Attack On Titan (2013-2023) Fajri, Ahsani Taqwiim; Mutahir, Arizal; Hariyadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1734

Abstract

Anime sebagai budaya populer dapat menjangkau seluruh kalangan dan dapat menjadi wadah diskusi untuk membahas isu-isu sosial. Salah satu isu yang menonjol dalam anime adalah isu dehumanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi praktik dehumanisasi dalam anime Attack On Titan (2013-2023). Penelitian ini dilakukan dengan observasi mendalam terkait adegan yang terdapat dalam anime Attack On Titan musim 4 bagian 1 (2020-2021). Penelitian ini menggunakan semiotika Roland Barthes sebagai alat analisis. Penelitian ini memiliki temuan bahwa anime Attack On Titan (2013-2023) menggambarkan dehumanisasi. Dalam anime tersebut terdapat dua bentuk dehumanisasi, yaitu dehumanisasi kebinatangan dan dehumanisasi mekanistik. Dehumanisasi kebinatangan merupakan mekanisme kontrol satu ras terhadap ras lain. Dehumanisasi mekanistik merupakan mekanisme eksploitasi satu ras terhadap ras lain. Melalui anime Attack On Titan (2013-2023) dapat terbaca bahwa anime sebagai budaya populer dapat menjadi media penyadaran untuk memerangi dehumanisasi yang terjadi di kehidupan nyata.
Co-Authors Abidah, Anisa Shifa Nur ADANG AGUSTIAN Agustin Mahardika Hariyadi Agustini, Endang AHMAD JUNAEDI Ahmad, Gofur Akbar Makkulau Al Ashadi Alimin, Al Ashadi Aluh Hanisa N. Andry Priharta Anis Zubaidah Anita_iaijamiatkheir Aqriansyah, M. Yani Aryaprasetya, Salsabila Putri Astuti, Dian Indri Bachtiar, Jasmine Chanifah Uzdah Bernadus Wahyudi Joko Santoso Buan Anshari Cahyaningtyas, Ndaru Ciptasari, Endang Dedy Kristanto Dwi Guntoro Dwi Ridwana, Salzabillah Edi Santosa Eka Maulidiya, Sherly Elis Puspitasari Ernawati, Titik Fadilah, M. Affan Fahruddin Arfianto Fajri, Ahsani Taqwiim Fatahillah, Azhar Faari Fitri Wulansari Fitriani, Khairunnisa Hakim, Muh Yusuf Hansi Effendi Harahap, Adiansyah Hartana Hastuti, Rela Herdhata Agusta Hidayati, Nadia Dwi Hutauruk, Jeremia Ida Ayu Oka Suwati Sideman Ihda Agustio Devanda Nurico Kamala Imam Santosa Indriani, N.K.A. Intan Putri Mentari Irzan, Muhamad Isa Wahyuni Iswantoni Jannah, Janiatul Jauhar Fajrin, Jauhar Jelita Jiwandono, ⁠Ilham Syahrul Juwariyah, Aisiatul Kansa Dianti Putri Karina Larasati Kaut, Patriescia Rantika Dini Carollita Khair, Muhammad Irfan Khalida, Rahmi Kristanto, Dedi Lailan Syaufina LILIK BUDIPRASETYO Mariaty Mariaty Martanissa, Dinda Maulidya, Shafira Miftahuddin Miftahurridho, Muhammad Toha Mochammad Zaka Ardiansyah Muh. Azhari Muhammad Hasjim Bintoro Djoefrie Hasjim Bintoro Djoefrie Muhammad Thamimi, Muhammad Mulyadi, Ahmad Iman Muskhir, Mukhlidi Mutahir, Arizal Nanda Syukerti Nata Waskita, Kuncara Ngudiyono Ni Nyoman Kencanawati Nofrifaldi Nugraha, Fanata Yudha Nur Halimah Nur Kholis Nurdiansyah, Shaquille Nurfitriana, Saumi Oktavia, Baiq Wulandari Novia Paradhita, Windyanesha Paris J.M. Senda Patrisia, Putri Pienyani Rosawanti Puspitasari Putri, Intan Qothrunnada A.S. RAHAYU WIDYASTUTI Rahayu, Mila Rajiv Umardi, Muhammad Raniaziza, Tansya Rianti, Ayu Risa Wentasari Rita Nurmalina Ritonga, Arya Widura Sepriana, Regina Maulidina Sidiq, Egi Nur Muhamad Siget, Gabriel Yucu Sintho Wahyuning Ardie Siswahyudianto Sotyania Wardhianna, Sotyania Sridanti, Irma Lisa Sudirman Yahya Sudoyo, Bobot Sudradjat Sudrajat Supijatno Suprihatin Susilowati Syaiful Anwar Tasdik Tona Teti Handayani Tri Rini Widyastuti Tutut Dwi Purwani Tyas Pitaloka Tyas Retno Wulan Ufrah ummah, kuntum khaira Utami, Ni Putu Ayu Chandra Wahyudin, Cecep Waraqi, Bismo Wibowo Windyanesha Paradhita Yuliansyah, Aqis Yusgiantoro, Luky Agung Zadzali, Helmi