Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Puskesmas Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni Orpa Mayung Allo; Novita Medyati; Agus Zainuri; Arius Togodly; Muhammad Akbar Nurdin; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57260

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Di Indonesia, beban PPOK terus meningkat seiring tingginya prevalensi merokok, paparan polusi udara, serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PPOK di Puskesmas Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni serta mengidentifikasi faktor dominan yang paling berpengaruh. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan sampel sebanyak 101 responden yang dipilih melalui teknik total sampling berdasarkan data rekam medis tahun 2023–2025. Variabel dependen adalah kejadian PPOK, sedangkan variabel independen meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, suku, kebiasaan merokok, dan riwayat penyakit paru. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test, serta multivariat menggunakan regresi logistik metode Backward Likelihood Ratio (Backward LR). Hasil menunjukkan bahwa pendidikan rendah, kebiasaan merokok, dan riwayat penyakit paru berhubungan signifikan dengan kejadian PPOK, dengan pendidikan rendah sebagai faktor paling dominan. Penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan literasi kesehatan, edukasi berhenti merokok, serta deteksi dini komorbiditas paru di layanan primer.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bintuni Papua Barat Riani Parende; Sarce Makaba; Novita Medyati; Muhammad Akbar Nurdin; Arius Togodly; Agus Zainuri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57430

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi penyebab utama morbiditas balita di Indonesia. Tingginya angka kejadian diare dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik individu maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bintuni tahun 2026 serta mengidentifikasi faktor dominan. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder dari register pasien Februari 2026. Populasi penelitian berjumlah 184 balita, seluruhnya dijadikan sampel melalui metode total sampling. Variabel dependen adalah kejadian diare, sedangkan variabel independen meliputi umur, jenis kelamin, riwayat imunisasi, pemberian ASI eksklusif, dan status gizi. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik metode Backward Likelihood Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur (p = 0,042) dan status gizi (p = 0,004) berhubungan signifikan dengan kejadian diare, sedangkan jenis kelamin, riwayat imunisasi, dan ASI eksklusif tidak signifikan. Analisis multivariat menegaskan bahwa status gizi dan usia merupakan faktor dominan, dengan status gizi sebagai faktor paling berpengaruh
PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM PENGOLAHAN PANGAN LOKAL TINGGI PROTEIN BERBASIS IKAN BILIS UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Rahmadona Rahmadona; Ristina Rosauli Harianja; Luh Pitriyanti; Kartika Sri Dewi Batubara; Muhammad Akbar Nurdin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39227

Abstract

Abstrak: Stunting memerlukan pencegahan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal bergizi dan pengolahan makanan yang aman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mengolah pangan lokal tinggi protein berbasis ikan bilis serta menerapkan higiene sanitasi makanan. Kegiatan dilaksanakan di wilayah pesisir Kepulauan Riau dengan 30 kader posyandu sebagai peserta. Metode kegiatan meliputi FGD, demonstrasi pembuatan SI-DANIS (dimsum ikan bilis), penyuluhan dapur sehat, observasi partisipasi, dan evaluasi pretest-posttest. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan skor pengetahuan, keterlibatan aktif peserta, dan kemampuan mengikuti praktik pengolahan pangan. Hasil evaluasi menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 76 menjadi 88; uji Wilcoxon menghasilkan p=0,039. Pelatihan berbasis potensi pangan lokal disertai edukasi higiene sanitasi efektif memperkuat kapasitas kader posyandu dalam mendukung pencegahan stunting.Abstract: Stunting prevention requires community-based efforts through nutritious local foods and safe food processing. This community service activity aimed to improve posyandu cadres' knowledge and skills in processing high-protein local food made from anchovy and applying food hygiene and sanitation. The activity was conducted in a coastal area of Kepulauan Riau with 30 posyandu cadres. The methods included FGD, demonstration of SI-DANIS (anchovy dumplings), healthy kitchen education, participation observation, and pretest-posttest evaluation. Success indicators were increased knowledge scores, active participation, and the ability to follow food-processing practices. The mean knowledge score increased from 76 to 88, and the Wilcoxon test showed a significant difference (p=0.039). This local-food-based training combined with hygiene and sanitation education effectively strengthened cadres' capacity to support stunting prevention.
Tantangan dan pengalaman ibu hamil dengan anemia dalam upaya pencegahan: studi fenomenologi di Timika: Challenges and experiences of pregnant women with anemia in prevention efforts: a phenomenological study in Timika Alfisanatin; Rosmin M Tingginehe; Arius Togodly; Samuel Piter Irab; Muhammad Akbar Nurdin; Yulius Sarungu Paiting
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v9i1.501

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Papua, dengan tren peningkatan kasus di layanan kesehatan primer. Faktor perilaku, gizi, dan sosial budaya diketahui memengaruhi upaya pencegahan, namun bukti kontekstual dari wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman dan hambatan ibu hamil dengan anemia dalam menjalani upaya pencegahan di Puskesmas Pasar Sentral Timika. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif dilakukan di Puskesmas Pasar Sentral Timika, Papua. Sepuluh ibu hamil dengan anemia dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Lima tema teridentifikasi: pengetahuan partisipan tentang anemia umumnya terbatas, dengan internet sebagai sumber informasi utama selain tenaga kesehatan; kepatuhan konsumsi tablet tambah darah rendah, dipengaruhi oleh kelupaan, kondisi subjektif, serta ketidaknyamanan terhadap rasa dan bau tablet; pola makan belum optimal, dengan variasi konsumsi terbatas dan adanya pantangan makanan berbasis budaya; dukungan keluarga, terutama suami, berperan dalam mendukung konsumsi tablet tambah darah; dan edukasi dari tenaga kesehatan umumnya masih bersifat instruksional tanpa penjelasan yang memadai. Temuan ini menggambarkan kesenjangan antara ketersediaan intervensi, pemahaman ibu hamil, dan kualitas edukasi dalam pelayanan antenatal. Anemia among pregnant women remains a major public health concern in Papua, Indonesia, with increasing cases reported at primary healthcare settings. Behavioral, nutritional, and sociocultural factors are known to influence prevention practices, yet contextual evidence from this region remains limited. This study aimed to explore the experiences and barriers of pregnant women with anemia in undertaking prevention efforts at Puskesmas Pasar Sentral Timika. A qualitative study with a descriptive phenomenological approach was conducted at Puskesmas Pasar Sentral Timika, Papua. Ten pregnant women with anemia were selected using purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Colaizzi's method. Five themes were identified: participants' knowledge of anemia was generally limited, with the internet as a primary source of information alongside healthcare providers; adherence to iron supplementation was low, influenced by forgetfulness, subjective conditions, and discomfort related to the tablet's taste and smell; dietary practices were suboptimal, with limited food variety and the presence of culturally influenced food taboos; family support, particularly from husbands, facilitated supplementation adherence; and health education provided by healthcare workers was mostly instructional without adequate explanation. These findings describe a gap between the availability of interventions, pregnant women's understanding, and the quality of education within antenatal care services.
Co-Authors A. Arsunan Arsin Adimuntja, Natalia Paskawati Afdal Kasimur Afelya, Titi Iswanti Agung Sutiono Pontoh Agus Zainur Agus Zainuri Alfisanatin Almung, Winsi Andi Arsunan Arsin Andi Syaiful Andimuntja, Natalia Paskawati Arif Anwar Arinda, Yosi Duwita Arius Togodly Arius Togodly Asmawati Asmawati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati Asriati, Asriati Bangalino, Dyvano Mars Rezki Bouway, Dolfinus Y. Citra Kumala Dewi Dolfinus Y Bouway Dolfinus Y. Bouway Dolfinus Yufu Bouway Elpira Asmin Haposan Simatupang Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Helen Try Juniasti Hursepuny, Ivanachela Inriyanti Assa Ipa Sari Kardi Izaac, Fransina Alfonsina Junalia Muhammad Juniasti, Helen Try Kartika Sri Dewi Batubara Katarina L. Tuturop Katarina Lodia Tuturop Konstantina Martina Pariaribo Konstantina Pariaribo Korwa, Steny Persilla Geetruida Lisda Oktavia Madu Pamangin Luh Pitriyanti Maidin, Wahyuti Malik Malik Mamoribo, Sherly Novita Martapina Anggai Maturbongs, Margaretha Rosari Mayabubun, Maria Papuana Natalia Mesri Kartika Mina Blandina Ayomi Mona Safitri Fatiah Muhammad I Made Annafi Arianto Nabuasa, Christin Debora Nasruddin Nasruddin Novita Medyati Nurmalisa Gita Savitri Orpa Mayung Allo Pamangin, Wilda Wijayani Pariaribo, Konstantina M. Pariaribo, Konstantina Marthina Paula Nancy Lefaan Rahmadona Rahmadona Rantetoding, Septevanus Rego, Melvy Lisandra Riani Parende Ridwan Mochtar Thaha Ristina Rosauli Harianja Rosmin M Tingginehe Rosmin M. Tingginehe Rumlaklak, Margaretha Falentine Samuel Piter Irab Sarce Makaba Sarce Makaba Sarce Makaba Semuel Piter Irab Semuel Piter Irab Septevanus Rantetoding Sude, Ellen Vinardya Sulistiyana Sulistiyana Taa, Marlessy Christina Togodly, Arius Tuturop, Katarina L. Violita, Fajrin Vonny Mais Numberi Wahyuti, Wahyuti Wilma Florencia Woapari, Beery I. S Yacob Ruru Yacob Ruru Yacob Ruru Yane Tambing Yufuai, Agustina Regina Yulius Sarungu Paiting Zul Fikar Ahmad