Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Risiko Sistem Informasi Menggunakan Metode NIST SP 800 – 30 Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo Hermawan, Indra; Hanggara, Buce Trias; Perdanakusuma, Andi Reza
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko terhadap aset informasi pada sistem informasi di data center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah NIST SP 800 - 30, yang mencakup identifikasi aset, ancaman, kerentanan, serta penilaian likelihood dan impact untuk menentukan tingkat risiko. Aset informasi didefinisikan sebagai segala bentuk data, perangkat keras, perangkat lunak, serta prosedur yang mendukung pengelolaan informasi dalam organisasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung secara offline dengan satu narasumber teknis dan dilakukan sebanyak 3 kali observasi di lokasi Diskominfo, serta dilakukan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi 8 ancaman, yang dikelompokkan ke dalam empat kategori: adversarial, accidental, structural, dan environmental. Mayoritas risiko tergolong dalam tingkat moderate hingga high. Rekomendasi kontrol disusun untuk tiap risiko, seperti pemasangan UPS, pelatihan staf, dan backup berkala. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko sistem informasi secara sistematis sangat penting untuk menjaga keamanan aset informasi instansi pemerintah.
Evaluasi dan Perbaikan Proses Bisnis Menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus : PT Kencana Makmur Lestari) Burhan, Jason Anthony; Rachmadi, Aditya; Hanggara, Buce Trias
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Kencana Makmur Lestari (KML) adalah perusahaan penyedia layanan cleaning service, tenaga outsourcing, dan keamanan profesional. Sebagai perusahaan jasa, KML menghadapi berbagai tantangan operasional. Melalui wawancara dengan direktur dan penanggung jawab rekrutmen, ditemukan permasalahan pada proses talent acquisition dan talent placement. Perbedaan kepentingan antara klien dan KML terkait durasi pelaksanaan outsourcing sering terjadi dan berdampak besar jika tidak segera ditangani. Selain itu, keterbatasan sumber daya dan kegagalan proses bisnis menghambat efisiensi dan efektivitas operasional KML. Menimbang hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan utama dan penyebab yang hadir dalam proses bisnis, kemudian melakukan perbaikan melalui proses bisnis rekomendasi. Penelitian ini menggunakan metode Business Process Improvement (BPI) sebagai kerangka kerja, dengan Porter’s Value Chain untuk mengidentifikasi aktivitas primer dan membatasi fokus penelitian pada proses talent acquisition dan talent placement. Ishikawa Diagram digunakan untuk menemukan penyebab utama, sedangkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dimanfaatkan untuk mengevaluasi dan menentukan prioritas perbaikan. Tools streamlining, seperti error-proofing, standardization, dan automation/mechanization. Pemodelan proses menggunakan notasi Business Process Modelling and Notation (BPMN), baik untuk kondisi saat ini (as-is) maupun yang direkomendasikan (to-be). Setelah perbaikan dilakukan, simulasi dan analisis waktu menunjukkan peningkatan efisiensi sebesar 14,95% pada talent acquisition dan 9,25% pada talent placement.
Analisis Komparatif Data Presensi: Studi Perbandingan Efisiensi Antara Metode Manual Dan Sistem Informasi Berbasis Web Di CV. Griya Facade Abimanyu, Alvian Rheiza Ghata; Hanggara, Buce Trias; Pinandito, Aryo
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi telah menjadi bagian penting dalam menunjang efisiensi operasional perusahaan, termasuk dalam proses pencatatan kehadiran karyawan. CV. Griya Facade masih menggunakan metode presensi manual berbasis Microsoft Excel, yang rentan terhadap kesalahan input dan membutuhkan waktu lama dalam proses pencatatan serta rekapitulasi bulanan. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan administrasi, termasuk proses penggajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi presensi berbasis web yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pencatatan serta pengelolaan data kehadiran karyawan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan eksperimental untuk membandingkan secara langsung waktu pencatatan presensi di antara kedua metode. Uji normalitas dilakukan menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan hasilnya menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 91 dari 106 pasang data memperlihatkan presensi berbasis sistem lebih cepat, dengan rata-rata waktu 36,16 detik dibandingkan 46,97 detik pada metode manual. Nilai Asymp. Sig. sebesar 0.000 yang kurang dari 0.05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua metode. Dengan demikian, implementasi sistem informasi presensi berbasis web terbukti mampu meningkatkan efisiensi pencatatan kehadiran karyawan di perusahaan.
Analisis Pengaruh Variety of Content, User Experience Dan Service Quality Terhadap Customer Loyalty Pada Aplikasi Layanan Streaming Musik Spotify Setyadi, Hanif Fadillah; Hanggara, Buce Trias; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam cara masyarakat mengonsumsi musik, dari format fisik menuju layanan streaming digital. Spotify, sebagai salah satu penyedia layanan streaming musik terkemuka, memiliki basis pengguna yang besar secara global maupun di Indonesia, khususnya di kalangan Generasi Z. Spotify menghadapi tantangan dalam mempertahankan loyalitas pengguna di tengah persaingan dengan platform lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variety of content, user experience, dan service quality terhadap customer loyalty pengguna Spotify di Indonesia, dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 157 responden Gen Z dari berbagai wilayah di Indonesia yang merupakan pengguna aktif Spotify. Data dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modelling – Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen berpengaruh positif terhadap customer satisfaction, dan customer satisfaction juga berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty. Selain itu, uji mediasi menunjukkan bahwa customer satisfaction berperan sebagai mediator, baik secara penuh maupun parsial, dalam hubungan antara ketiga variabel independen terhadap customer loyalty. Hasil uji effect size menggunakan nilai epsilon juga mengindikasikan adanya variasi kekuatan efek mediasi yang signifikan.
Eksperimen Penerapan Progressive Disclosure dan Law of Common Region pada Halaman Utama Super-App Mobile Banking X untuk Meningkatkan Learnability Permana, Ferdiansah Dwika; Az-Zahra, Hanifah Muslimah; Hanggara, Buce Trias
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 9 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleksitas fitur pada super-app mobile banking menyebabkan sebagian pengguna mengalami kesulitan dalam navigasi dan pembelajaran sistem, yang berpotensi menghambat learnability aplikasi. Progressive Disclosure dan Law of Common Region merupakan teknik dan prinsip desain yang berpotensi mengatasi permasalahan learnability dengan mengurangi beban kognitif dan meningkatkan struktur visual antarmuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Progressive Disclosure dan Law of Common Region terhadap learnability pada halaman utama aplikasi mobile banking X, yang diukur melalui aspek steepness of the learning curve. Melalui pendekatan eksperimental within-subjects dengan counterbalancing, penelitian ini melibatkan 22 partisipan yang menguji baik desain kontrol dan desain treatment. Learnability diukur menggunakan metrik utama time on task serta success rate sebagai metrik tambahan. Analisis data menggunakan uji statistik non-parametrik dikarenakan data tidak memenuhi asumsi normalitas. Desain treatment menunjukkan perbaikan signifikan dengan rata-rata waktu penyelesaian tugas (time on task) 13,01 detik dibandingkan desain kontrol 23,93 detik (Z = -3,847, p < 0,001, r = 0,82). Success rate meningkat dari 91,82% (desain kontrol) menjadi 100% (desain treatment) untuk tugas yang lebih kompleks. Temuan ini memberikan validasi empiris terhadap dampak positif penerapan teknik Progressive Disclosure dan prinsip Law of Common Region dalam desain antarmuka super-app mobile banking.
Analisis Pengalaman Pengguna Baru Pada Code Editor Google Earth Engine Menggunakan Usability Testing dan User Experience Questionnaire (UEQ) Darwin, Ifan Hidayatul; Rusydi, Alfi Nur; Hanggara, Buce Trias
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 11 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Code Editor Google Earth Engine (GEE) adalah sebuah platform pemetaan digital berbasis komputasi awan yang menawarkan berbagai fasilitas. Survei pendahuluan dilakukan untuk mengetahui terkait pengalaman pengguna platform, di mana hasil survei mengindikasikan bahwa platform memiliki kurva pembelajaran yang cukup curam. Untuk mengetahui lebih lanjut terkait pengalaman pengguna khususnya pengguna baru dari platform, dilakukan analisis menggunakan Usability Testing, kuesioner System Usability Scale (SUS), dan kuesioner User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil dari evaluasi menggunakan metode pengujian usability menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada parameter Task Completed, dengan rata-rata waktu penyelesaian 63,30s. Skor rata-rata kuesioner SUS adalah 56,25, yang termasuk dalam kategori "Ok" dengan grade D. Sementara itu, hasil kuesioner UEQ menunjukkan nilai tertinggi pada aspek Stimulation (1,242) dan Dependability (1,217). Aspek lain seperti Attractiveness (1,028), Efficiency (0,908), Perspicuity (0,592), dan Aspek Novelty memiliki nilai terendah (0,225). Dari hasil evaluasi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa pengguna baru pengguna baru merasa memerlukan pembelajaran dan waktu yang lama untuk terbiasa menggunakan Code Editor GEE. Namun, responden juga menilai platform ini andal dan memiliki kapabilitas yang baik untuk analisis geospasial. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Code Editor GEE belum sepenuhnya ramah bagi pengguna baru, yang menjadikannya tantangan bagi mereka yang baru pertama kali menggunakannya.
Root Cause Analysis (RCA) berdasarkan Data Ulasan Pengguna untuk Analisis dan Evaluasi Kinerja Aplikasi Kejaksaan Mobile menggunakan Metode Naïve Bayes Macira Balqis Abdul Gopur, Maersyifaa; Wijoyo, Satrio Hadi; Hanggara, Buce Trias
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 11 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja aplikasi Kejaksaan Mobile menjadi perhatian dalam mendukung transformasi digital Kejaksaan Republik Indonesia. Aplikasi telah diunduh lebih dari 50 ribu pengguna, namun ulasan yang diberikan menunjukkan tingkat kepuasan yang rendah, tercermin dari rating penilaian di Google Play Store dan App Store sangat rendah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sentimen pengguna serta mengidentifikasi akar keluhan yang muncul pada ulasan aplikasi. Metode Naïve Bayes digunakan untuk klasifikasi sentimen dengan bantuan teknik resampling, yaitu SMOTE, Oversampling, dan Undersampling, guna menyeimbangkan data. Hasil terbaik diperoleh pada skenario SMOTE dengan rasio 60:40, menghasilkan akurasi 97,87%. Selanjutnya, analisis topik ulasan negatif menggunakan Latent Dirichlet Allocation (LDA) menghasilkan empat topik optimal dengan nilai coherence 0,49. Topik tersebut dipetakan ke aspek Interaction Capability pada standar ISO/IEC 25010:2023, dengan dominasi aspek User Assistance dan Self-descriptiveness. Analisis akar penyebab menemukan masalah utama berupa kegagalan OTP, antrean akses yang tidak jelas, waktu loading lama, serta ketiadaan pesan error maupun panduan perbaikan. Temuan ini menjadi dasar perumusan rekomendasi untuk meningkatkan keandalan proses login, penyediaan petunjuk yang jelas, serta fitur bantuan interaktif guna meningkatkan kualitas dan responsivitas aplikasi.Kata kunci: Kejaksaan Mobile, Naïve Bayes, Latent Dirichlet Allocation (LDA), Root Cause Analysis (RCA), Interaction Capability, ISO/IEC 25010, Cosine Similarity
Perancangan Ulang UI/UX Fitur Supplier Order untuk Aplikasi Procurement Toyota Manufacturing Indonesia Menggunakan Metode Design Thinking dan User Experience Questionnare (UEQ) Candra, Abhirama Andhika; Arwani, Issa; Hanggara, Buce Trias
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 11 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat di era disrupsi mendorong perusahaan untuk melakukan transformasi digital, termasuk di industri manufaktur otomotif. PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sebagai salah satu perusahaan manufaktur otomotif menghadapi tantangan dalam meningkatkan desain aplikasi procurement untuk mendukung komunikasi dengan supplier. Aplikasi ini mengalami berbagai keluhan terkait desain antarmuka yang kurang menarik, struktur yang sulit dipahami, efisiensi rendah, minim feedback, serta kurangnya inovasi dan kesegaran desain.Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) aplikasi procurement TMMIN menggunakan pendekatan Design Thinking. Metode ini terdiri dari lima tahap: Empathy, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Evaluasi dilakukan menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ) yang mencakup enam aspek: daya tarik, keberjelasan, efisiensi, ketergantungan, stimulasi, dan orisinalitas.Hasil penelitian  menghasilkan desain antarmuka baru yang lebih menarik, efisien, mudah dipahami, serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih optimal. Selain itu, penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi tim pengembang aplikasi TMMIN dalam menghadirkan inovasi desain berbasis kebutuhan pengguna, serta menjadi panduan dalam pengembangan UI/UX dengan pendekatan Design Thinking.
Perancangan User Experience Pada Aplikasi Mobile HomeCare Rumah Sakit Semen Gresik Menggunakan Metode Design Thinking Isadora, Fara Regina; Hanggara, Buce Trias; Mursityo, Yusi Tyroni
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 5: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021844550

Abstract

Rumah Sakit Semen Gresik merupakan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Gresik dengan akreditasi tingkat paripurna. Rumah Sakit Semen Gresik di kondisi pandemi saat ini mengalami penurunan jumlah pasien dan pendapatan, sehingga Rumah Sakit Semen Gresik berencana untuk menghadirkan layanan kesehatan yang dapat dilakukan di rumah menggunakan aplikasi untuk memudahkan pasien dalam mendapatkan layanan Kesehatan tanpa datang ke rumah sakit. Aplikasi yang dibangun harus memberikan kenyamanan saat digunakan oleh pengguna, maka dari itu perlu adanya rancangan user experience. Design thinking merupakan metode yang digunakan untuk merancang user experience pada aplikasi HomeCare dengan mendefinisikan permasalahan serta memberikan solusi desain yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Solusi desain selanjutnya diuji menggunakan user experience questionnaire (UEQ) untuk mengetahui apakah solusi desain yang dirancang sudah menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh calon pengguna. Hasil dari pengujian menggunakan UEQ yaitu, untuk aplikasi HomeCare dengan pengguna pasien memiliki nilai mean tiap skala UEQ yang berada pada kategori positif dengan semua skala UEQ berada pada kategori baik kecuali skala dependability yang berada pada kategori sangat baik, sedangkan untuk aplikasi HomeCare Giver dengan pengguna tenaga kesehatan memiliki nilai mean tiap skala UEQ yang juga berada pada kategori positif dengan semua skala UEQ berada pada kategori baik kecuali skala attractiveness dan novelty yang berada pada kategori sangat baik. Sehingga aplikasi HomeCare dan HomeCare Giver memiliki rancangan user experience yang baik.AbstractSemen Gresik Hospital is a health facility in Gresik Regency with a paripurna level of accreditation. Semen Gresik Hospital in a pandemic condition is currently experiencing a decrease in the number of patients, so that Semen Gresik Hospital plans to provide health services that can be done at home using an application to make it easier for patients to get health services without coming to the hospital. Applications that are built must provide comfort when used by users, therefore there is a need for a user experience design. Design thinking is a method used to design user experiences on the HomeCare application by defining problems and providing design solutions that can solve these problems. The design solution is then tested using a user experience questionnaire (UEQ) to find out whether the design solution designed has resolved the problems experienced by potential users. The results of the test using UEQ are, for the HomeCare application whose users are patient, the mean value of each UEQ scale is in the positive category with all UEQ scales in the good category except for the dependability scale which is in the very good category, while for the HomeCare Giver application whose the users are health workers, has a mean value of each UEQ scale which is also in the positive category with all UEQ scales in the good category except the attractiveness and novelty scales which are in the very good category. This can be concluded that HomeCare and HomeCare Giver applications have a good user experience design.
Perancangan Antarmuka dan Pengalaman Pengguna pada Prototipe Aplikasi Operasional Notaris menggunakan Metode Ethnographic Field Studies dan User Centered Design Ferliamo, Aqila Fayyadh; Hanggara, Buce Trias; Mursityo, Yusi Tyroni
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2: April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20236637

Abstract

Notaris adalah salah satu pekerjaan dalam bidang hukum yang mewajibkan untuk hadir sebagai saksi pada saat dilakukan kesepakatan atau perjanjian. Hal ini mengharuskan notaris untuk kerap melakukan pekerjaan di luar kantor, sehingga untuk melihat dokumen yang disimpan secara manual di kantor membutuhkan bantuan dari staf. Oleh karena itu, agar seluruh informasi yang tersimpan di kantor dapat diakses dengan mudah dari mana saja, diperlukan suatu platform tersentralisasi untuk menunjang kebutuhan operasional notaris. Penelitian dilakukan menggunakan metode ethnographic field studies dan pendekatan user centered design. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan secara etnografi dan partisipasi aktif melalui diskusi dengan pemangku kepentingan di kantor Notaris & PPAT Ferry Ramdhan Afdal, S.H., M.Kn. Berdasarkan analisis dan pemetaan kebutuhan dari data yang dikumpulkan, dilakukan perancangan dengan hasil 24 halaman prototipe aplikasi berbasis mobile yang bersifat high-fidelity. Untuk menguji kesesuaian rancangan dengan kebutuhan dari pemangku kepentingan, dilakukan usability testing terhadap 5 notaris berbeda menggunakan metrik success rate dengan hasil rata-rata sebesar 97,2% dan kuesioner system usability scale yang menghasilkan skor 93 dari maksimal 100, grade A, dan adjective rating kategori Excellent.AbstractNotary is one of the jobs in the legal field with the obligation to be present as a witness when an agreement is being made. This requires the notary to often work outside the office, and to view documents stored manually in the office, they need assistance from their staff. Therefore, so that all information stored in the office can be accessed easily from anywhere, a centralized platform is needed to support the operational needs of a notary. The research was conducted using ethnographic field studies and user centered design method. Data was collected through ethnographic observations and active participation through discussions with stakeholders at the office of Notary & PPAT Ferry Ramdhan Afdal, S.H., M.Kn. Based on requirement analysis and mapping from the data collected, a design was carried out with the results of 24 pages of high-fidelity mobile-based application prototypes. To test the suitability of the design with the needs of stakeholders, usability testing was carried out on 5 different notaries using success rate metrics with an average rate of 97.2% and system usability scale questionnaire resulting in a score of 93 out of a maximum of 100, grade A, and an adjective rating of Excellent category.
Co-Authors Abimanyu, Alvian Rheiza Ghata Achmad, Maulana Derifato Adillah, Atthoriq Aditya Rachmadi, Aditya Admaja Dwi Herlambang, Admaja Dwi Alfaridzi, Mohamad Gilang Alfi Nur Rusydi Almira Syawli, Almira Andi Reza Perdanakusuma, Andi Reza Aryo Pinandito Aurellia, Salsabila Rachma Bayu Pratama, Mohammad Herdian Bukama, Simon Burhan, Jason Anthony Candra, Abhirama Andhika Chaerul, Rayhan Alya Dahnial Syauqy Darama, Muhammad Daffa Syahdilla Darwin, Ifan Hidayatul Dewangga, Sakti Dewantoro, M. Daffa Rhesa Dewi Yanti Liliana Dian Eka Ratnawati Djoko Pramono Fadillah, Muhammad Davin Fajar Pradana Fanani, Achmad Nizar Farhan, Admi Faris Farisi, Hariz Fattah, Khalish Muhammad Fauzi, Alka Alvin Ferliamo, Aqila Fayyadh Fiaji, Noveria Anggraeni Firmansyah, Muhammad Dhafin Hanifah Muslimah Az-Zahra, Hanifah Muslimah Hariyuda Pratama, Fasya Hasnanursanti, Aisya Rizki Hendini, Indira Putri Herman Tolle Himawat Aryadita, Himawat Huwaidah, Najwa I Gede Surya Rahayuda, I Gede Surya INDRA HERMAWAN Intan Sartika Eris Maghfiroh Irawan, Kelvin Isadora, Fara Regina Ismiarta Aknuranda Issa Arwani Juventauricula, Primula Kamila, Indira Setia Laverda, Elvaretta Rizky Lestari, Adhinda Dinar Macira Balqis Abdul Gopur, Maersyifaa Mochamad Chandra Saputra, Mochamad Chandra Nadia, Deswita Marsya Nasrullah, Muhammad Hasan Nugraha, Dwi Cahya Astriya Oktoviar, Renanta Putra Perdanakusuma, Andi Reza` Permana, Ferdiansah Dwika Prasetya, Nyoman Wira Prasetyo, Alfito Dimas Prasetyo, Laksono priharsari, diah Prima Zulvarina, Prima Priyono, Mochammad Fajri Rahmatullah Rendra Purnomo, Welly Putra, Angga Nasetya Caesara Putra, M. Gilvy Langgawan Putra, Widhy Hayuhardika Nugraha Rahima, Hanifa Putri Rahmandita, Prasetya Naufal Rais, Putri Daliana Salsabilla Ramadhani, Muhammad Daffa Rafi Retno Indah Rokhmawati, Retno Indah Sarborn, Ibrahim Sambata Sari Rahmawati, Sari Sasongko, Daniel Indra Satria, Faisal Satrio Agung Wicaksono Satrio Hadi Wijoyo Senoaji Sayuti, Ahmad Pratama Setyadi, Hanif Fadillah Sinatriya, Ichi Rizqi Suprapto Suprapto Tibyani Tibyani, Tibyani Wibowo, Adhitya Aryo Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra Yosefanita, Griscipta Yusi Tyroni Mursityo Zahirah, Ghina