Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PERAMALAN POTENSI PLTS DAN PLTB MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN Mustaqim; Muhamad Haddin; Arief Marwanto
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 15 No. 1 (2022): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v15i1.799

Abstract

Pembangkitan energi harus dapat direncanakan dan disesuaikan. Rencana produksi ditentukan berdasarkan prediksi kebutuhan energi masa depan dan ketersediaan energi baru dan terbarukan. Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Pembangkit Listrik Tenaga Angin adalah Pembangkit Energi Baru Terbarukan dengan sistem tenaga mandiri, yang memiliki kondisi sumber daya terbaik, dan memiliki prospek aplikasi yang baik. Sehingga perlu adanya penelitian yang mendalam tentang peramalan potensi energi tersebut. Pendekatan penelitian adalah melakukan peramalan potensi energi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga angin (PLTB) dengan menggunakan model Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Multi Layer Perceptrons (MLP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan potensi energi PLTS dan PLTB Jawa Tengah tahun 2025, PLTS 0,0093% konsumsi energi di Jawa Tengah dan PLTB 0,407% konsumsi energi di Jawa Tengah.
Learning Planning and Organizing as Determinants of Kitab Kuning Learning Effectiveness Mustaqim; Rahmi, Ulva
Jurnal Sustainable Vol. 8 No. 2 (2025): Transforming Education: Digital Integration, Strategic Assessment, and Sustaina
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ktqjfa92

Abstract

This study aims to analyze the influence of learning planning and organization on the effectiveness of kitab kuning (classical Islamic text) learning at Pondok Pesantren Madinatul Munawwarah, Bukittinggi City. The research employs a quantitative approach with an explanatory research design. The population includes teachers of kitab kuning and students (santri) directly involved in the learning process, with samples selected through purposive sampling techniques. Data were collected using questionnaires and documentation, and analyzed using multiple linear regression to determine the relationships among variables. The results indicate that learning planning has a significant effect on learning effectiveness, as reflected in teacher preparedness, clarity of objectives, and the suitability of learning materials and methods. Furthermore, learning organization also shows a significant influence through effective coordination among educators, time management, and the utilization of facilities and infrastructure. Simultaneously, both variables contribute positively to enhancing the effectiveness of kitab kuning learning. The findings highlight the importance of well-structured planning and organization as strategic foundations for achieving effective kitab kuning learning in Islamic boarding schools.
Perancangan Digital Humanities dalam Menarik Minat Generasi Muda pada Sektor Pertanian di Kota Pekanbaru Herlon, Meki; Ridho, Zulhamid; Angraini, Elisya; Khairunnas; Mustaqim
Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 02 (2025): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/21202559678

Abstract

Generasi muda merupakan generasi terbesar di angkatan kerja yang berpengaruh pada perkembangan sektor pertanian kedepannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis profil generasi muda sektor pertanian dan merancangan digital humanities dalam menarik minat generasi muda di sektor pertanian. Kriteria sampel yang digunakan adalah pemuda berumur 15-35 tahun yang terkait dengan sektor pertanian. Total sampel berjumlah 120 sampel (masing-masing diambil 40 orang pemuda yang telah bekerja di sektor pertanian, pemuda yang belajar di sektor pertanian ataupun belum pernah bekerja di sektor pertanian). Pengambilan sampel dilakukan simple random sampling. Tujuan pertama dianalisis deskriptif dan tujuan kedua dianalisis dengan design thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden didominasi laki-laki, berusia >14-28 tahun, pendidikan terakhir SMA/SMK, jumlah anggota keluarga 4-5 jiwa, pekerjaan orang tua petani, dan pendapatan orang tua ≥ Rp.5.000.000/bulan. Generasi muda memiliki persepsi negatif terhadap sektor pertanian, karena dianggap membutuhkan biaya dan risiko kegagalan yang tinggi. Penelitian ini merancang aplikasi AgriNext, yang bertujuan memberikan edukasi, inovasi, dan akses informasi pertanian melalui teknologi digital. Implementasi digitalisasi diharapkan mampu menarik minat generasi muda berkontribusi dalam pertanian yang berkelanjutan.
THE URGENCY OF LAND ADMINISTRATION ACCURACY BY THE NATIONAL LAND AGENCY TO MINIMIZE LAND DISPUTES Putra, Noval Abi; Mahipal; Mustaqim
Awang Long Law Review Vol. 8 No. 2 (2026): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awl.v8i2.1887

Abstract

As the agency authorized to issue State Administrative Decisions (TUN) in the land sector, the National Land Agency (BPN) has a legal obligation to ensure that all administrative processes are carried out meticulously, accurately, and in accordance with the General Principles of Good Governance (AUPB). This research aims to analyze the application of the principle of prudence by BPN officials in the process of issuing land certificates and to examine the form of state responsibility when there is a violation of this principle. This research employs a normative legal research method with a legislative and conceptual approach, supplemented by an analysis of several relevant State Administrative Court (PTUN) decisions. The research findings indicate that the negligence of BPN officials in verifying legal data and conducting physical inspections of land can be categorized as a violation of the principle of diligence, which has implications for the cancelation of land administration decisions and the emergence of state liability. Therefore, the application of the principles of prudence and transparency in every stage of land administration needs to be strengthened so that public trust in the agrarian legal system and the protection of land rights in Indonesia remains protected.
Pengembangan Model Simulasi Antrian Berbasis Diagram pada Sistem Layanan Pelanggan dan Perawatan Menggunakan Metode First-Come First-Served (FCFS) Pelani, M. Refqy; Irawansya, M. Putra; Kamil, M. Rizki; Mustaqim
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Sains Informatika Terapan (Oktober, 2025)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v4i3.618

Abstract

Tata kelola antrian memegang peranan penting dalam pelayanan pelanggan, terutama dalam meminimalkan waktu tunggu dan meningkatkan mutu layanan. Riset ini berfokus pada perancangan model simulasi antrian berbasis web, yang menerapkan prinsip _First-Come, First-Served_ (FCFS) atau Siapa Cepat Dia Dapat. Model ini didesain agar mampu merepresentasikan dinamika antrian secara _real-time_, sekaligus memvisualisasikan alur pelayanan dari awal hingga akhir. Dengan format web, sistem ini gampang diakses melalui berbagai perangkat. Evaluasi dilakukan dengan mengukur selisih waktu tunggu pelanggan dan efektivitas layanan, sebelum dan sesudah penerapan model. Hasilnya memperlihatkan bahwa penerapan metode FCFS pada sistem antrian berbasis web terbukti ampuh dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan antrian[1]. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita sering menjumpai antrean, misalnya di bank, klinik rumah sakit, atau praktik dokter. Di praktik dokter, biasanya pasien datang langsung, mendaftar, kemudian menunggu giliran untuk diperiksa dokter. Saat pasien banyak dan mengantre, seringkali mereka tidak tahu kapan akan dipanggil, sehingga harus menunggu sampai giliran tiba. Hal ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman, apalagi bagi yang sedang sakit atau punya keperluan mendesak. Terkadang, saking banyaknya antrean, ada pasien yang kecewa karena tidak bisa mendaftar lagi karena kuota hari itu sudah habis. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibuatlah sistem antrean pasien di praktik dokter dengan metode First Come First Serve (FCFS), yang juga dilengkapi notifikasi SMS dan berbasis web menurut[2].
Perancangan Aplikasi Sistem Pengelolaan Data Produk Toko Lionel Berbasis Web (PHP) di Bengkong Sadai Kurniawan, Aril Gibran; Asri, Arief Septiadi; Mustaqim; Devega, Army Trilidia
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Sains Informatika Terapan (Oktober, 2025)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v4i3.629

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun sebuah sistem aplikasi berbasis web yang mampu membantu proses pengelolaan data produk pada Toko Lionel. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan dukungan basis data MySQL, serta dioperasikan secara lokal melalui server XAMPP. Aplikasi ini menyediakan sejumlah fitur inti, antara lain manajemen produk, pengaturan stok, dan klasifikasi produk berdasarkan kategori tertentu. Adanya sistem ini diharapkan dapat mendukung pemilik toko dalam menjalankan aktivitas pencatatan barang secara lebih efisien, cepat, dan tertata. Dalam pengembangannya, sistem ini turut menerapkan penerapan struktur data dasar berupa stack dan queue. Stack dimanfaatkan untuk mencatat jejak perubahan data ketika produk mengalami pengeditan, sedangkan queue digunakan untuk mencatat daftar produk yang perlu di-restock secara berurutan. Kedua struktur ini diterapkan guna mendukung fungsi pelacakan riwayat serta penyusunan antrian dalam operasional toko. Metode pengembangan yang dipilih dalam penelitian ini adalah model waterfall, yang mengatur tahapan pengembangan secara berurutan, mulai dari analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, hingga pengujian akhir. Hasil akhir dari implementasi menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan data produk dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan di masa mendatang, termasuk kemungkinan integrasi ke platform daring agar dapat diakses secara luas.