p-Index From 2021 - 2026
5.397
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hikayat Pocut Muhammad: Konsep Pemerintahan Berbasis Kearifan Lokal (Hikayat Pocut Muhammad: The Concept of Governance Based on Local Wisdom) Herman Rusli; Mukhlis Mukhlis; Iskandar Abdul Samad; Rahmad Nuthihar
Indonesian Language Education and Literature Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.11411

Abstract

This article aims to explain the concept of governance based on local wisdom in the Hikayat Pocut Muhammad. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis. Data analysis was carried out through a hermeneutic approach. The results of the study show that the Hikayat Pocut Muhammad tells of a system of government based on local wisdom with three main elements: (1) regional policy; (2) defense system; and (3) social system. This is realized by the presence of leadership with the character through (1) the respect of the community; (2) providing conflict resolution; and (3) morally educated. The results of this study can be a model in local culture-based leadership character education.Artikel ini bertujuan mengeksplanasikan konsep pemerintahan berbasis kearifan lokal pada Hikayat Pocut Muhammad. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Analisis data dilakukan melalui pendekatan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hikayat Pocut Muhammad berkisah tentang sistem pemerintahan berbasis kearifan lokal dengan tiga unsur utama: (1) kebijakan kawasan; (2) sistem pertahanan; dan (3) sistem sosial. Hal ini terwujud dengan hadirnya kepemimpinan yang berkarakter melalui (1) adanya ketakziman masyarakat; (2) memberikan resolusi konflik; dan (3) berpendidikan moral. Hasil penelitian ini dapat menjadi model dalam Pendidikan karakter kepemimpinan yang berbasis budaya lokal.
Bahasa sebagai Ruang Penyembuhan: Representasi Wacana Kesehatan Mental bagi Muslimah di Media Sosial Instagram Ixsir Eliya; Ulfah Mey Lida; Rahmad Nuthihar; Veni Nurpadillah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v7i2.22430

Abstract

Di tengah menguatnya wacana kesehatan mental di kalangan muslimah, praktik penyembuhan melalui tagar di Instagram belum banyak dikaji secara kritis dari segi cara bahasa digunakan untuk membangun ruang penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan representasi wacana penyembuhan kesehatan mental bagi muslimah di media sosial Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka kerja Analisis Wacana Kritis model Sara Mills yang menitikberatkan pada pemosisian subjek, objek, dan pembaca dalam teks. Data yang dianalisis sebanyak 102 data dan dikumpulkan dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi dengan memanfaatkan Instagram Scraper, kemudian diolah melalui wordcloud menggunakan Voyage untuk mengidentifikasi pola leksikal dominan dalam wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana penyembuhan yang terbentuk menonjolkan nilai penerimaan diri, penguatan spiritual, dan solidaritas sesama perempuan. Bahasa berperan sebagai media psikologis untuk mengenali, menenangkan, dan mengelola kondisi emosional secara reflektif. Simpulannya, Instagram bukan hanya ruang ekspresi personal, tetapi juga ruang simbolik tempat muslimah membangun identitas religius dan jaringan dukungan emosional dalam menghadapi tantangan kesehatan mental.
FGD dan Pelatihan untuk Inventarisasi, Perencanaan dan Pemantauan Ekosistem Gambut Terhadap Anggota Tim Penyusun RPPEG di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya Mursyidin Mursyidin; Riza Hasan; Rahmad Nuthihar; M. Faisi Ikhwali; Indrianto Indrianto; Andrisman Satria
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 5, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v5i2.8667

Abstract

This paper details the report of the Focus Group Discussion (FGD) and Training on Inventory, Planning, and Monitoring of Peat Ecosystems in the districts of West Aceh and Nagan Raya held in October 2023. The activities involved lecturers from Universitas Malikussaleh,  AKN Aceh Barat, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, and the Sustainable Ecosystem Foundation (YEL), with the aim of formulating the Plan for the Protection and Management of Peat Ecosystems (RPPEG). Through the FGD, a deep understanding of the complexity of peat ecosystem management was achieved, with the identification of challenges such as land use change. The technical training included GIS mapping and peat depth measurements, enhancing the skills of the RPPEG drafting team. With a strong legal foundation and involving multiple stakeholders, this report becomes a strategic basis for the RPPEG in West Aceh and Nagan Raya. These steps encompass the protection of local communities, creating an inspirational model for other regions in managing peat ecosystems in accordance with sustainability principles and environmental regulations.
Intertekstualitas dalam Novel “Hati Suhita” Karya Khilma Anis Ixsir Eliya; Ulfah Mey Lida; Veni Nurpadillah; Anita Kurnia Rachman; Rahmad Nuthihar
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 13, No 1 (2024): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v13i1.5522

Abstract

This study describes the intertextual relationship between the characters and plot of the novel "Hati Suhita" by Khilma Anis with several characters and plots in the world of wayang (shadow puppetry). The research employs a qualitative descriptive method in relation to text interpretation. Based on the findings, the forms of intertextuality that appear in the novel "Hati Suhita" are in the description of (1) character naming, (2) character traits, (3) character emotions, and (4) suppositions. The intertextuality contained within also serves as evidence that the author uses other works as references in producing her work. The novel "Hati Suhita" is greatly influenced by stories from wayang characters, allowing readers to internalize cultural values and philosophies through the content of the story. Based on this, the novel "Hati Suhita" is not only an interesting novel in terms of its narrative but also serves as a reflection of culture, social criticism, and a literary work rich in moral and spiritual values. AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan hubungan intertekstualitas pada karakter dan alur cerita novel “Hati Suhita” karya Khilma Anis dengan beberapa karakter dan alur cerita dalam dunia pewayangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif  dalam menganalisis hubungannya dengan interpretasi teks. Berdasarkan hasil penelitian, bentuk intertekstualitas yang muncul dalam novel ”Hati Suhita” adalah dalam deskripsi (1) bentuk penamaan tokoh, (2) karakter tokoh, (3) perasaan tokoh, dan (4) pengandaian. Intertekstualitas yang terkandung juga menjadi bukti bahwa pengarang dalam memproduksi karya menjadikan karya lain sebagai referensinya. Novel “Hati Suhita” banyak dipengaruhi oleh kisah-kisah dalam tokoh pewayangan sehingga pembaca juga dapat menginternalisasi nilai-nilai budaya dan filosofi yang terkandung melalui isi cerita. Berdasarkan hal tersebut, novel “Hati Suhita” tidak hanya menjadi novel yang menarik dari segi cerita, tetapi juga sebagai refleksi budaya, kritik sosial, dan karya sastra yang kaya akan nilai moral dan spiritual.
The Effect of Collaborative Reasoning On Indonesian University Students’ Literacy and Argumentation Skills Firman Parlindungan; Mursyidin; Kurniasih; Refanja Rahmatillah; Rahmad Nuthihar; Said Oussou
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Vol. 10 No. 1 (2023): JEELS May 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil, Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/jeels.v10i1.788

Abstract

Since the global COVID-19 pandemic, traditional classrooms have no longer become accessible for everyone. Most teaching and learning process is conducted virtually. The use of interactive and dynamic pedagogy is needed to maintain the quality of learning, especially that enhance argumentation and literacy skills. This research aims to examine whether there are differences in literacy and argumentation skills of Indonesian university students before and after the implementation of Collaborative Reasoning (CR) approach during online learning. A quasi-experimental one-group pretest-and posttest design was employed. A total of 30 students taking Communication and Gender course were involved in this research. We developed a Reading Comprehension Test (RCT) to collect the literacy scores of the students and Cognitively Based Assessment of, for, and as Learning (CBAL) Argumentation Progression to measure argumentation scores. Using a paired samples t-test, the literacy and argumentation scores of the students before participating in CR were compared to their scores after participating in CR. The literacy and argumentation scores were significantly higher after participating in CR. This finding indicates that there is an increase in literacy and argumentation scores over time that was not likely to be due to chance. It is pivotal then for language educators to consider CR in their classrooms.
Co-Authors 366-373 , Ade Dwinta Abdul Latif Wabula Ade Dwinta Afiati, Laksmita Nur Afriani , Zelvia Liska Andi Mustari Andi Mustari Andoyo Sastromiharjo Andrisman Satria Anita Kurnia Rachman Apriliya, Seni Azrul Rizki Chaira Cut Liliiza Yusra Dadang S Anshori Dadang Sunendar Denni Iskandar Dewayani, Sofie Dewi Ratnasari DWI ALIA, DWI Farthur Ahkyat Firman Parlindungan Hanif Hasan, Riza Hasnita Herman Rusli Herman, RN Hilma Erliana Ilham Jaya Indrianto Indrianto Intan Wulan Sari Intan Wulansari Irfan Rifai Iskandar Abdul Samad Ixsir Eliya Ixsir Eliya Ixsir Eliya Ixsir Eliya Juanda Juanda Keumala Fadhiela ND Kurniasih Kurniasih Kurniasih Kusmira Agustian Lia Lisyati Lida, Ulfah Mey Lutfi Lutfi Luthfi Luthfi Luthfi Luthfi, Luthfi M Rusdi M. Faisi Ikhwali M. Rusdi Matondang, Zulfahmirda Matondang, Zulfamirda Maulidya Cahyani Menjamin, Sumaiyah Mohd Harun Muhamad Chairul Basrun Umanailo Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis, NFN Muna Aljamaliah , S. Nailul Munggaran, Nita Anjung Mursyidin Mursyidin Mursyidin Noeraeni, Rani Nurpadillah, Veni Oussou, Said Rachman, Anita Kurnia Raiyana Putri Kana Ramli Ramli Ramli Ramli Refanja Rahmatillah Riza Hasan Rizki, Azrul Rudi Kurniawan Rudi Kurniawan Rusli, Herman Safrizal Razali Safrizal Safrizal Said Oussou Sakdiah Sakdiah Santi Septiana Zarita Sari, Intan Wulan Seles , Susi Sri Widya Sumaiyah Menjamin Syihabuddin Syihabuddin, NFN Tara Astika Bangun Ulfah Mey Lida Ulfah Mey Lida Veni Nurpadillah Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wabula, Abdul Latif Wahdaniah Wahyudi Wildan Wildan Wildan, NFN Wirduna Wirduna Yulianeta Yunita Arafah Yusra, Cut liliiza Yusri Yusuf Zainun, NFN