Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi kepemimpinan kepala sekolah untuk mewujudkan merdeka belajar dalam konteks digitalisasi pendidikan kejururuan Arnov, Yoharmen; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024897jpgi0005

Abstract

Digitalisasi pendidikan menghadirkan tantangan dan peluang baru bagi sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan kepala sekolah di SMKN 2 Kepulauan Mentawai dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar di era digital. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan staf, observasi kegiatan sekolah, serta analisis dokumen pendukung. Penelitian ini mengidentifikasi empat strategi utama, yaitu: (1) pengembangan visi kepemimpinan berbasis digital, (2) pembentukan budaya pembelajaran berbasis teknologi, (3) peningkatan kualitas dan aksesibilitas infrastruktur digital, dan (4) penerapan kepemimpinan adaptif yang responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja di era industri 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif dan inovatif tidak hanya meningkatkan kesiapan sekolah dalam menghadapi digitalisasi, tetapi juga memperkuat relevansi pendidikan kejuruan dengan kebutuhan pasar kerja. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan kejuruan, terutama dalam merancang strategi implementasi Merdeka Belajar yang terintegrasi dengan digitalisasi
Pendidikan kejuruan dan tantangan globalisasi: perspektif strategi pengembangan tvet di negara berkembang Ningsih, Yullyani Sartika; Yanriko, Armizal; Jalinus, Nizwardi; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024898jpgi0005

Abstract

Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan Teknis (TVET) memainkan peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan adaptif di era globalisasi. Namun, negara berkembang menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan sistem pendidikan kejuruan yang relevan, termasuk keterbatasan infrastruktur, perubahan kebutuhan pasar kerja, dan dampak globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan TVET yang kontekstual, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi, sosial, dan politik di negara berkembang. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber akademik terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran, kemitraan dengan industri, pengembangan soft skills, peningkatan kualitas tenaga pendidik, dan kebijakan pemerintah yang mendukung merupakan elemen kunci dalam pengembangan TVET. Strategi ini harus disesuaikan dengan kondisi lokal untuk memastikan efektivitasnya. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan merumuskan strategi pengembangan TVET yang adaptif dan berbasis bukti, yang dapat membantu negara berkembang dalam menghadapi tantangan globalisasi dan meningkatkan daya saing tenaga kerja mereka di pasar internasional. Abstrak ini juga menyertakan latar belakang data, seperti tingkat pengangguran tinggi di negara berkembang, kekurangan tenaga kerja terampil, dan dampak spesifik dari globalisasi, untuk memperkuat urgensi penelitian ini.
Pengelolaan mutu pendidikan berbasis kemitraan antara dunia usaha/industri dan sekolah menengah kejuruan (SMK) Yanriko, Armizal; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024899jpgi0005

Abstract

Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan Teknologi (TVET) di negara berkembang memainkan peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan daya saing ekonomi. Di era perkembangan teknologi yang pesat, TVET harus mampu beradaptasi dengan perubahan di dunia industri, terutama terkait dengan digitalisasi dan otomatisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan TVET di negara berkembang dengan fokus pada kebutuhan untuk menyesuaikan kurikulum, metode pembelajaran, dan kebijakan pendidikan dengan konteks sosial, ekonomi, dan politik masing-masing negara. Meskipun demikian, masih terdapat gap dalam penelitian yang mengidentifikasi tantangan spesifik yang dihadapi oleh negara berkembang dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran TVET dan kesulitan dalam kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka, di mana literatur dipilih berdasarkan kriteria tertentu seperti relevansi dengan topik, kualitas metodologi, dan kontribusi pada pemahaman mendalam tentang pengembangan TVET. Data dianalisis menggunakan model analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan kesimpulan utama dari literatur yang diulas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan TVET yang efektif memerlukan kolaborasi erat antara lembaga pendidikan dan industri, pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran, serta kebijakan yang responsif terhadap perubahan teknologi dan tuntutan pasar kerja. Temuan ini menyoroti pentingnya pembaruan kurikulum yang berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi sebagai langkah kunci dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif. Penelitian ini menyarankan agar kebijakan pendidikan di negara berkembang lebih fokus pada pengembangan program TVET yang tidak hanya memadai dalam skala lokal tetapi juga relevan secara global. Implikasi dari hasil penelitian ini penting untuk meningkatkan kolaborasi antara sektor pendidikan dan industri dalam merancang kurikulum yang berfokus pada keterampilan berbasis industri dan digital, serta memperbarui kebijakan pendidikan untuk mendukung transformasi teknologi.
Strategi kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah menengah atas Azizah, Fauzana; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024901jpgi0005

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memainkan peran penting dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah. Berbagai strategi kepemimpinan diterapkan untuk memastikan peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di SMAN 1 Siberut Barat Daya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah mendorong pelatihan HOTS untuk meningkatkan pembelajaran berbasis keterampilan berpikir tingkat tinggi. Strategi seperti supervisi rutin, pelatihan berbasis HOTS, umpan balik, penghargaan, dan kolaborasi terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja pendidik, dengan peningkatan hingga 20%. Meskipun ada keterbatasan fasilitas, kepala sekolah mengatasi hal ini melalui kemitraan strategis, yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Perencanaan, implementasi, dan evaluasi perbaikan mutu pendidikan berbasis kemitraan di sekolah menengah kejuruan Ningsih, Yullyani Sartika; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024907jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi perbaikan mutu pendidikan berbasis kemitraan di SMK Negeri 1 Bengkalis, Riau, dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI). Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi hubungan antara sekolah dan DU/DI dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak sekolah, DU/DI, dan observasi langsung di lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola kemitraan yang ada dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan di SMK Negeri 1 Bengkalis masih terbatas pada program Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan evaluasi kepuasan pelanggan, tanpa adanya perjanjian formal (MoU) yang jelas. Keterlibatan Dunia Usaha/Dunia Industri dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan guru masih minim, yang berdampak pada kurangnya kesiapan lulusan untuk memenuhi kebutuhan industri. Kurangnya komunikasi dan koordinasi antara pihak sekolah dan DU/DI juga menjadi kendala dalam pelaksanaan program kemitraan. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi pembentukan perjanjian formal antara SMK Negeri 1 Bengkalis dan DU/DI, peningkatan evaluasi menyeluruh untuk mengukur dampak program Prakerin, serta peningkatan pelatihan guru secara berkala untuk mengikuti perkembangan industri. Pengembangan kurikulum yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan industri juga disarankan agar lebih relevan dengan dunia kerja. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan mutu pendidikan vokasi di SMK Negeri 1 Bengkalis dapat lebih baik dan siap memenuhi tuntutan dunia kerja.Signifikansi penelitian ini terletak pada pentingnya sinergi yang kuat antara SMK dan DU/DI untuk memastikan bahwa pendidikan vokasi dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana perbaikan dalam kemitraan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja di Indonesia.
Perspektif Komprehensif Pendidikan Kejuruan (TVET) pada Negara Berkembang di Era Perkembangan Teknologi Arnov, Yoharmen; Azizah, Fauzana; Jalinus, Nizwardi; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024909jpgi0005

Abstract

Pendidikan Kejuruan dan Pelatihan Teknologi (TVET) di negara berkembang memainkan peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan daya saing ekonomi. Di era perkembangan teknologi yang pesat, TVET harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di dunia industri, terutama terkait dengan digitalisasi dan otomatisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan TVET di negara berkembang dengan fokus pada kebutuhan untuk menyesuaikan kurikulum, metode pembelajaran, dan kebijakan pendidikan dengan konteks sosial, ekonomi, dan politik masing-masing negara. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengulas 20 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional yang membahas penerapan TVET dalam konteks teknologi, pembelajaran berbasis industri, dan tantangan yang dihadapi oleh negara berkembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan TVET yang efektif membutuhkan kolaborasi erat antara lembaga pendidikan dan industri, pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran, serta kebijakan yang responsif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan pasar kerja. Selain itu, pentingnya keberlanjutan pembaruan kurikulum dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi faktor kunci dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TVET harus menjadi alat utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar global, dengan tetap mempertimbangkan kondisi lokal dan potensi yang dimiliki oleh negara berkembang.
Strategi kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah menengah kejuruan Al Rashid, Farid; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024912jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah seluruh guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 guru. Data dianalisis menggunakan regresi linear untuk mengukur hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,65 dengan signifikansi 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dan peningkatan kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan transformasional memainkan peran penting dalam mendorong motivasi, komitmen, dan hasil kerja guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Namun, penelitian ini tidak merinci lebih lanjut tentang bagaimana data dikumpulkan atau memberikan detail implikasi praktis dari hasil penelitian tersebut.
The Effect of Entrepreneurship Education and Sociological on Student's Entrepreneurial Intention : The Perspective of Entrepreneurial Skills Theory and Social Capital Theory Heryadi, D Yadi; Amruddin, Amruddin; Mardizal, Jonni; Syamsuri, Syamsuri; Judijanto, Loso
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2024): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.10463

Abstract

This study aims to analyze the effect of entrepreneurship education and sociological factors on the entrepreneurial intentions of students. Two theories integrated into this research were the Entrepreneurial Skills Theory and Social Capital Theory. The research adopts a quantitative approach, applying structural equation modeling (SEM) and Partial Least Square (PLS) for analysis. The non-probability sampling technique used was Purposive Sampling to determine the research sample. The study participants consisted of 68 college students in Tasikmalaya, Indonesia, selected to complete an online questionnaire. The research findings indicated that entrepreneurship education and sociological factors significantly and positively influence students' entrepreneurial intentions. Furthermore, both the Entrepreneurial Skills Theory and Social Capital Theory not only have individual positive impacts but also complement each other in shaping students' entrepreneurial intentions. The integration of entrepreneurship education, combining the development of individual skills with the strengthening of social relationships and collaboration, was an effective foundation for motivating and preparing students to face challenges in the business world.
Batang bayang river flood modeling based on rain return period Mardizal, Jonni; Arbi, Yaumal; Akmal, Ikhsanul
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 6 No 1 (2023): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v6i1.31723

Abstract

West Pasaman Regency is one of the regencies in West Sumatra that experiences flooding the most. In 2020, in April and September, floods occurred in the West Pasaman district, more precisely around the Nagari Ujung Gading area, Lembah Melintang District. Floods most often inundate the Jorong Lombok and Jorong Irian areas. The flood that occurred was caused by the overflow of the Batang Bayang river. Puddles of water inundated at least 150 residents' houses until the water level reached a height of 1 meter. The problem of flooding almost every year is felt by residents who live near the location of the Batang Bayang river. This study aims to determine the flood discharge of the Batang Bayang river with return periods of 2, 5, 10 and 25 years. Then this study also aims to determine the ability of the Bayang Bayang River to flow flood discharge for 2, 5, 10 and 25 years return periods. The results show that the 2-year return period produces a maximum flood discharge of 47.2 m/s3. In the 5-year return period it produces a flood discharge of 110 m/s3, in the 10-year return period it produces a flood discharge of 143.6 m/s3 and at the return period of 25 years resulted in a flood discharge of 189.2 m3/s. The cross section modeling in the 2 year return period resulted in a water elevation of 21.07 meters. The 5-year return period modeling results in a water level elevation of 22.4 meters. The 10-year return period models the water at an elevation of 23.01 meters and the 25-year return period produces a water level of 23.72 meters.
Peningkatan Nilai Wisata dan Kapasitas Masyarakat dalam Implementasi SNI 2398:2017 tentang Tatacara Perencanaan Tangki Septik dengan Pengolahan Lanjutan di Nagari Pangian Kabupaten Tanah Datar Mardizal, Jonni; Haq, Syaiful; Wulansari, Rizky Ema
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai Adat Kenagarian di Desa Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, merupakan pusat aktivitas budaya sekaligus ikon desa. Namun, fasilitas sanitasi di lokasi ini belum memadai karena tidak tersedia septick tank dan bak resapan, sehingga saat acara adat berlangsung, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 500-meter ke masjid terdekat untuk menggunakan kamar mandi. Kondisi serupa juga ditemukan di banyak rumah warga yang belum memiliki instalasi sanitasi sesuai SNI 2398:2017. Menanggapi situasi tersebut, Tim Pengabdian Program Studi Teknik Bangunan Universitas Negeri Padang melaksanakan penyuluhan dan pembangunan sarana sanitasi yang layak. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendukung pengembangan wisata berbasis budaya. Dampak yang diharapkan meliputi terciptanya lingkungan bersih, kenyamanan pengunjung, dan peningkatan daya tarik wisata desa.