Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah menengah kejuruan Al Rashid, Farid; Ernawati, Ernawati; Mardizal, Jonni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024912jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah seluruh guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 guru. Data dianalisis menggunakan regresi linear untuk mengukur hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,65 dengan signifikansi 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dan peningkatan kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan transformasional memainkan peran penting dalam mendorong motivasi, komitmen, dan hasil kerja guru di SMK Negeri 2 Penerbangan Bukit Batu. Namun, penelitian ini tidak merinci lebih lanjut tentang bagaimana data dikumpulkan atau memberikan detail implikasi praktis dari hasil penelitian tersebut.
The Effect of Entrepreneurship Education and Sociological on Student's Entrepreneurial Intention : The Perspective of Entrepreneurial Skills Theory and Social Capital Theory Heryadi, D Yadi; Amruddin, Amruddin; Mardizal, Jonni; Syamsuri, Syamsuri; Judijanto, Loso
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2024): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.10463

Abstract

This study aims to analyze the effect of entrepreneurship education and sociological factors on the entrepreneurial intentions of students. Two theories integrated into this research were the Entrepreneurial Skills Theory and Social Capital Theory. The research adopts a quantitative approach, applying structural equation modeling (SEM) and Partial Least Square (PLS) for analysis. The non-probability sampling technique used was Purposive Sampling to determine the research sample. The study participants consisted of 68 college students in Tasikmalaya, Indonesia, selected to complete an online questionnaire. The research findings indicated that entrepreneurship education and sociological factors significantly and positively influence students' entrepreneurial intentions. Furthermore, both the Entrepreneurial Skills Theory and Social Capital Theory not only have individual positive impacts but also complement each other in shaping students' entrepreneurial intentions. The integration of entrepreneurship education, combining the development of individual skills with the strengthening of social relationships and collaboration, was an effective foundation for motivating and preparing students to face challenges in the business world.
Batang bayang river flood modeling based on rain return period Mardizal, Jonni; Arbi, Yaumal; Akmal, Ikhsanul
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 6 No 1 (2023): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v6i1.31723

Abstract

West Pasaman Regency is one of the regencies in West Sumatra that experiences flooding the most. In 2020, in April and September, floods occurred in the West Pasaman district, more precisely around the Nagari Ujung Gading area, Lembah Melintang District. Floods most often inundate the Jorong Lombok and Jorong Irian areas. The flood that occurred was caused by the overflow of the Batang Bayang river. Puddles of water inundated at least 150 residents' houses until the water level reached a height of 1 meter. The problem of flooding almost every year is felt by residents who live near the location of the Batang Bayang river. This study aims to determine the flood discharge of the Batang Bayang river with return periods of 2, 5, 10 and 25 years. Then this study also aims to determine the ability of the Bayang Bayang River to flow flood discharge for 2, 5, 10 and 25 years return periods. The results show that the 2-year return period produces a maximum flood discharge of 47.2 m/s3. In the 5-year return period it produces a flood discharge of 110 m/s3, in the 10-year return period it produces a flood discharge of 143.6 m/s3 and at the return period of 25 years resulted in a flood discharge of 189.2 m3/s. The cross section modeling in the 2 year return period resulted in a water elevation of 21.07 meters. The 5-year return period modeling results in a water level elevation of 22.4 meters. The 10-year return period models the water at an elevation of 23.01 meters and the 25-year return period produces a water level of 23.72 meters.
Peningkatan Nilai Wisata dan Kapasitas Masyarakat dalam Implementasi SNI 2398:2017 tentang Tatacara Perencanaan Tangki Septik dengan Pengolahan Lanjutan di Nagari Pangian Kabupaten Tanah Datar Mardizal, Jonni; Haq, Syaiful; Wulansari, Rizky Ema
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai Adat Kenagarian di Desa Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, merupakan pusat aktivitas budaya sekaligus ikon desa. Namun, fasilitas sanitasi di lokasi ini belum memadai karena tidak tersedia septick tank dan bak resapan, sehingga saat acara adat berlangsung, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 500-meter ke masjid terdekat untuk menggunakan kamar mandi. Kondisi serupa juga ditemukan di banyak rumah warga yang belum memiliki instalasi sanitasi sesuai SNI 2398:2017. Menanggapi situasi tersebut, Tim Pengabdian Program Studi Teknik Bangunan Universitas Negeri Padang melaksanakan penyuluhan dan pembangunan sarana sanitasi yang layak. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendukung pengembangan wisata berbasis budaya. Dampak yang diharapkan meliputi terciptanya lingkungan bersih, kenyamanan pengunjung, dan peningkatan daya tarik wisata desa.
FILSAFAT TVET DALAM LENSA SDGs REALISME, HATI DAN LOGIKA DALAM PENDIDIKAN VOKASI Yuberta, Andre; Refdinal, Refdinal; Abdullah, Rijal; Mardizal, Jonni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4802

Abstract

Abstract: Technical and Vocational Education and Training (TVET) plays a crucial role in bridging the needs of the industrial world with the goals of sustainable human development. Within the context of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4.7 on Education for Sustainable Development, this study revisits the philosophy of TVET through three dimensions: realism, heart, and logic. The research aims to uncover the philosophical foundations of TVET within the SDG framework by tracing classical German thought (Kerschensteiner, Spranger, Fischer) alongside modern paradigms rooted in technology, vocational psychology, and educational sustainability. The method employed is an integrative bibliometric-based literature analysis of 1,041 Scopus-indexed articles (20152024), combined with a philosophical review of five major sources from Germany, the United Kingdom, China, and Indonesia. The findings reveal four key insights: (1) Educational realism emphasizes contextual and meaningful work competencies; (2) The dimension of heart highlights moral values, humanity, and psychological well-being within the TVET system; (3) Educational logic is reflected in technology-based curricula that integrate knowledge, skills, and values; and (4) The integration of SDGs fosters ecological awareness and social responsibility. TVET is thus conceptualized as a philosophical system that unites work reality, humanity, and scientific rationality toward a sustainable vocational curriculum for the 21st century.Keyword: Philosophy of TVET; SDGs; vocational ethics; vocational psychology; educational sustainabilityAbstrak: Pendidikan Teknik dan Kejuruan (TVET) berperan penting dalam menjembatani kebutuhan dunia industri dengan tujuan pembangunan manusia berkelanjutan. Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4.7 tentang Education for Sustainable Development, kajian ini meninjau ulang filsafat TVET melalui tiga dimensi: realisme, hati, dan logika. Penelitian ini bertujuan mengungkap fondasi filosofis TVET dalam kerangka SDGs dengan menelusuri pemikiran klasik Jerman (Kerschensteiner, Spranger, Fischer) serta paradigma modern berbasis teknologi, psikologi vokasional, dan keberlanjutan pendidikan. Metode yang digunakan adalah integrative literature analysis berbasis bibliometrik terhadap 1.041 artikel Scopus (20152024), dipadukan dengan telaah filosofis terhadap lima sumber utama dari Jerman, Inggris, Tiongkok, dan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) realisme pendidikan menekankan kompetensi kerja kontekstual dan bermakna; (2) dimensi hati menyoroti nilai moral, kemanusiaan, dan kesejahteraan psikologis dalam sistem TVET; (3) logika pendidikan tercermin pada kurikulum berbasis teknologi yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai; serta (4) integrasi SDGs menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab sosial. TVET dipandang sebagai sistem filosofis yang menyatukan realitas kerja, kemanusiaan, dan rasionalitas ilmiah menuju kurikulum kejuruan berkelanjutan abad ke-21.Kata kunci: Filsafat TVET; SDGs; etika vokasional; psikologi kejuruan; keberlanjutan pendidikan.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Kerja Guru Produktif: Studi Kasus di SMK Negeri 1 Bangkinang Robi, Robi Irza Saputra; Giatman, M; Yuliarma, Yuliarma; Mardizal, Jonni
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v5i2.3698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kepemimpinan transformasional kepala sekolah dapat menumbuhkan budaya kerja produktif guru di SMK Negeri 1 Bangkinang. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan melibatkan 10 partisipan yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi, serta dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan empat dimensi kepemimpinan transformasional secara konsisten, yaitu idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Implementasi ini berhasil menciptakan budaya kerja produktif yang ditandai dengan peningkatan kolaborasi antarguru sebesar 40%, pengembangan 12 modul pembelajaran baru dalam satu semester, peningkatan nilai uji kompetensi siswa sebesar 15%, serta peningkatan penyerapan lulusan di industri dari 65% menjadi 78%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional efektif dalam menumbuhkan budaya kerja produktif guru SMK ketika keempat dimensinya diterapkan secara terpadu dan berkelanjutan. Kontribusi ilmiah terletak pada pengujian empiris model kepemimpinan transformasional secara utuh dalam konteks pendidikan kejuruan. Rekomendasi yang diajukan meliputi penerapan model serupa di SMK lain, pengembangan sistem mentoring, peningkatan pelatihan teknis guru, dan penguatan jejaring dengan industri. Transformational Leadership of School Principals in Developing a Productive Teacher Work Culture: A Case Study at SMK Negeri 1 Bangkinang This study aims to understand how the principal's transformational leadership fosters a productive work culture among vocational teachers at SMK Negeri 1 Bangkinang. A qualitative case study approach was employed, involving 10 participants including the principal, vice principals, and teachers. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and analyzed using interactive analysis techniques. The findings reveal that the principal consistently implemented the four dimensions of transformational leadership: idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration. This approach successfully cultivated a productive work culture characterized by a 40% increase in inter-teacher collaboration, the development of 12 new learning modules in one semester, a 15% improvement in student competency test scores, and an increase in graduate absorption in industry from 65% to 78%. The study concludes that transformational leadership is effective in fostering a productive work culture among vocational teachers when all four dimensions are applied in an integrated and sustainable manner. The scientific contribution lies in the empirical testing of the comprehensive transformational leadership model within the vocational education context. Recommendations include implementing a similar model in other vocational schools, developing a mentoring system, enhancing technical training for teachers, and strengthening industry networks.  
Pengaruh Manajemen Kepemimpinan Bengkel terhadap Efektivitas Digitalisasi Inventaris di Teknik Komputer dan Jaringan SMKN 1 Batam Agustian, Yarliansyah; Giatman, M; Yuliarma, Yuliarma; Mardizal, Jonni
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8gf0ta82

Abstract

Digitalisasi inventaris sarana dan prasarana menjadi kebutuhan strategis dalam pengelolaan bengkel di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, efektivitas implementasinya sangat dipengaruhi oleh kualitas manajemen kepemimpinan bengkel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen kepemimpinan bengkel terhadap efektivitas digitalisasi inventaris pada kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMKN 1 Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain ex post facto. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert lima poin yang mencakup 20 butir variabel manajemen kepemimpinan bengkel dan 15 butir variabel efektivitas digitalisasi inventaris. Validasi konten dilakukan oleh pakar manajemen pendidikan dan pakar digitalisasi sarana pendidikan. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir pernyataan memiliki r-hitung > r-tabel, dan uji reliabilitas menghasilkan Cronbach Alpha 0,873 untuk variabel X dan 0,895 untuk variabel Y. Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = 1,278 + 0,237X dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien determinasi (R²) sebesar 0,94, yang menunjukkan bahwa 94% efektivitas digitalisasi inventaris dipengaruhi oleh manajemen kepemimpinan bengkel. Hasil penelitian menegaskan bahwa penerapan praktik manajemen yang efektif terutama pada aspek perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan berperan dominan dalam keberhasilan digitalisasi inventaris. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan bukti empiris mengenai pentingnya kepemimpinan bengkel dalam transformasi digital sarana dan prasarana di SMK serta memberikan dasar empiris untuk pengembangan model manajemen digital bengkel yang lebih komprehensif. The Influence of Workshop Leadership Management on the Effectiveness of Inventory Digitalization in Computer and Network Engineering at SMKN 1 Batam The digitalization of inventory management has become a strategic necessity for improving the efficiency and transparency of workshop operations in vocational education. However, its effectiveness is strongly influenced by the quality of workshop leadership and management practices. This study aims to analyze the influence of workshop leadership management on the effectiveness of inventory digitalization in the Computer and Network Engineering (TKJ) department at SMKN 1 Batam. A quantitative approach with an ex post facto design was employed. The research instrument consisted of a five-point Likert-scale questionnaire comprising 20 items measuring workshop leadership management and 15 items assessing digital inventory effectiveness. Content validation was conducted by experts in educational management and digital facility systems. Validity testing indicated that all items met the required criteria (r-calculated > r-table), while reliability testing resulted in Cronbach’s Alpha values of 0.873 for variable X and 0.895 for variable Y. Simple linear regression analysis produced the equation Y = 1.278 + 0.237X with a significance value of 0.000 < 0.05, and a coefficient of determination (R²) of 0.94, indicating that 94% of the effectiveness of digital inventory systems is influenced by workshop leadership management. The findings confirm that effective leadership practices—particularly planning, organizing, and supervision—play a dominant role in the successful implementation of inventory digitalization. This study contributes empirical evidence reinforcing the importance of workshop leadership in digital transformation within vocational schools and provides a foundation for developing a more comprehensive model of digital workshop management
Pelatihan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) bagi Guru Sekolah Dasar Sekabupaten Padang Pariaman Arianto, Arianto; Giatman, M; Yuliarma, Yuliarma; Mardizal, Jonni
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v2i4.1313

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru Sekolah Dasar di Kabupaten Padang Pariaman dalam mengimplementasikan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial. Integrasi antara kedua materi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, tetapi juga menumbuhkan keterampilan berpikir komputasional, algoritma dasar, dan etika dalam penggunaan Kecerdasan Artifisial. Program pelatihan dilaksanakan melalui In-Service 1 untuk penguatan konsep dasar Koding dan Kecerdasan Artifisial, OJT 1 untuk perancangan pembelajaran, OJT 2 untuk uji coba terbatas di kelas, dan OJT 3 untuk penyempurnaan perangkat ajar. Kegiatan ditutup dengan In-Service 2 yang berfokus pada evaluasi implementasi dan perencanaan tindak lanjut, sehingga guru mampu menerapkan koding dan KA secara mandiri dan konsisten. Metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian tindakan, meliputi pelatihan intensif, implementasi, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Proses pelatihan menggunakan metode penyajian materi, diskusi, motivasi, dan penugasan, serta menerapkan prinsip-prinsip andragogi agar sesuai untuk peserta dewasa. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru mendapatkan pembelajaran dan pendampingan yang membantu mereka menguasai pengajaran koding dan kecerdasan artifisial. Pencapaian utama meliputi peningkatan keterampilan pengkodean guru, pengembangan keterampilan digital, kritis, kreatif, dan kolaboratif, peningkatan keterampilan pemecahan masalah, dan pemanfaatan berbagai aplikasi media pembelajaran digital yang tersedia diberbagai platform.
Determinants of Cybersecurity Behavior among Social Media Users: The Moderating Role of Self-Efficacy in the Relationship between Cybersecurity Knowledge and Social Media Use Intensity Saputra, Hadi Kurnia; Refdinal, Refdinal; Abdullah, Rijal; Mardizal, Jonni; Ambiyar, Ambiyar; Fadhilah, Fadhilah
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 13, No 4 (2025): Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v13i4.137117

Abstract

Social media has become an integral part of daily life, but its intensive use also increases users’ exposure to various cybersecurity threats, making it important to understand the determinants of cybersecurity behavior. This study examines the effects of cybersecurity knowledge and social media usage intensity on cybersecurity behavior, as well as the role of cybersecurity self-efficacy as both a direct predictor and a moderating variable. A quantitative approach was employed using a survey of 115 university students who actively use social media, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that cybersecurity knowledge has a positive and significant effect on cybersecurity behavior (β = 0.309, t = 3.383, p < 0.01), while cybersecurity self-efficacy emerges as the strongest predictor of cybersecurity behavior (β = 0.479, t = 4.725, p < 0.001). In contrast, social media usage intensity does not show a significant effect on cybersecurity behavior (β = 0.003, t = 0.032, p > 0.05). Furthermore, moderation analysis reveals that cybersecurity self-efficacy does not moderate the relationships between cybersecurity knowledge or social media usage intensity and cybersecurity behavior. The structural model explains 58.3% of the variance in cybersecurity behavior (R² = 0.583). These findings suggest that cybersecurity behavior among social media users is more strongly driven by cognitive and psychological factors than by usage intensity alone. Practically, effective cybersecurity interventions should prioritize strengthening users’ cybersecurity knowledge and self-efficacy rather than merely restricting social media use.Keywords— Cybersecurity behavior; Cybersecurity knowledge; Self-efficacy; Social media usage intensity; SEM-PLS
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN SMK YANG BERDAYA SAING Virnindo, Algusri; M, Giatman; Yuliarma, Yuliarma; Mardizal, Jonni
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1280

Abstract

This study aims to gain an in-depth understanding of the implementation of transformational leadership by the principal in developing a competitive and innovative school at SMK Negeri 5 Solok Selatan. The study uses a case study method by conducting literature studies and interviews with leaders, teachers, administrative staff, students, and the school committee. An in-depth analysis was conducted on the implementation of transformational leadership applied by the principal, the strategies used, and the identification of supporting and inhibiting factors, as well as the impact of the application of transformational leadership. The implementation of transformational leadership was viewed from four main dimensions, namely Idealized Influence, Intellectual Stimulation, Inspirational Motivation, and Considerate Behavior. The results of the study show that the transformational leadership applied by the principal at SMKN 5 Solok Selatan was able to increase the school's competitiveness as assessed by three indicators, namely school achievement, teacher qualifications, and student achievement in academic and non-academic fields. This study fills a gap in the literature by presenting holistic empirical evidence (through in-depth case studies) that transformational leadership is the main causal factor capable of mobilizing internal resources (teachers and students) to achieve all three competitiveness indicators simultaneously, particularly in the vocational school environment in South Solok.
Co-Authors 'Ariqsyah, Muhammad Abdullah, MT, Dr. Rijal Agustian, Yarliansyah Akmal, Ikhsanul Al Ghazali, Al Ghazali Al Haddar, Gamar Al Rashid, Farid Ambiyar, Ambiyar Ameliza, Kiki Amruddin, Amruddin Ananda, Gheri Febri Andi Saputra Annisa Tishana Arianto Arianto Arifin, Ari Syaiful Rahman Arifudin, Opan Arnov, Yoharmen Aryasandy, Nensy Asmar Yulastri Asri, Putri Fauziahtul Azizah, Fauzana Azkia, Hilma Candra Surya Cinthia, Deby Deviana, Marliza Ernawati Ernawati Fadhilah Fadhilah Fani Keprila Prima Febrani, Niken Ferry Anggriawan Fitrah, Yunanda Fitri Ananda, Yulia Ganefri Ganefri . Giatman, M Gusdila, Adrita Hadi Kurnia Saputra Hansi Effendi Haq, Syaiful Harleni, Harleni Hasna, Amirah Heryadi, D Yadi Hidayat, Muhammad Randi Jalal, Fitri Judijanto, Loso Jufri, Windry Novalia Kasmita Kasmita Kumala Dewi, Fitrika M, Giatman Maulana, Fajar Muarif, Muarif Mukhaiyar, Riki Narwansyah, Rezo Haristama Ningrum, Dwika Sulistia Ningsih, Yullyani Sartika Nizwardi Jalinus Nurul, Muhammad Nurwijayanti PALMIZAL A Patriotika, Fithriyah Permana, Harry Permata Saputri, Renny Putra, Benny Adeka Putra, Meiyaldi Eka Putri, Rindi Silvia Refdinal, Refdinal Rina Wati Risfendra, Risfendra Robi, Robi Irza Saputra Salmi, Fauzia Samsudin Samsudin Setyawan, Herlin Sherfina, Fitryya Silalahi, M.Pd, Drs. Juniman Sukardi Sukardi Suryani, Atma Tri Syamsuri Syamsuri Trisnawati, Mustika Veithzal Rivai Zainal Virnindo, Algusri Wulansari, Rizky Ema Yanriko, Armizal Yaumal Arbi Yuberta, Andre Yudha Aditya Fiandra, Yudha Aditya Yulastri , Asmar Yuliana Yuliana Yuliarma, Yuliarma