Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai Pancasila melalui Keteladanan dan Pembiasaan di Sekolah Dasar kusumawardani, fitri; Akhwani, Akhwani; Nafiah, Nafiah; Taufiq, Mohammad
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6 No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v6i1.2823

Abstract

Menurunnya kesadaran untuk menghayati dan menjiwai nila-nilai Pancasila akan menyebabkan terjadinya degradasi karakter bangsa. Jika terus dibiarkan akan berdampak pada moral dan akhlak generasi muda yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila melalui keteladaan dan pembiasaan. Penelitian didasarkan pada proses studi kepustakaan atau library research. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-kritis yakni dengan lebih menekankan pada kemampuan analisis dan penelaahan terhadap sumber-sumber kepustakaan terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila melalui keteladanan (role model) dilakukan dengan cara meningkatkan sisi religius siswa, memberikan bimbingan dan melatih ketaatan siswa untuk mematuhi tata tertib, membangkitkan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air, menanamkan sikap demokratis pada siswa, mengajarkan peduli sosial dan tidak apatis. Implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pembiasaan (habituation) dilakukan dengan membiasakan siswa memiliki sikap toleransi beragama, saling mencintai  dan menghargai sesama manusia, tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah belah, terbiasa mengambil keputusan secara musyawarah, berteman dengan siapa saja dan memiliki solidaritas yang tinggiCharacter Education Based on Pancasila Values through Modeling and Habit in Elementary Schools. Decreased awareness to internalize and inspire the values of Pancasila will lead to the degradation of the nation's character. If left unchecked will have an impact on the morale and attitudes of the younger generation that are not in accordance with the values of Pancasila. This study aims to determine the implementation of character education based on Pancasila values through role models and habituation. This research is based on the library research process. The type of research used is descriptive qualitative-critical, namely by emphasizing the ability of analysis and analysis of selected library sources. The results showed that the implementation of Pancasila values through role models was done by improving the religious side of students, providing guidance and training students' obedience to obey the rules, arouse the national spirit and love of the motherland, instilling democratic attitudes in students, teaching social care and not apathetic. Whereas the implementation of the values of Pancasila through habituation is done by accustoming students to having an attitude of religious tolerance, mutual love and respect for fellow human beings, not making a difference as an excuse to be divided, accustomed to making deliberative decisions, making friends with anyone and having solidarity.
EDUKASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA ORAL SCREENING PADA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN MAHBUBIYAH SURABAYA Fauzia, Bunga; Brahmanta, Arya; Lelyana, Nora; Parisihni, Kristanti; Revianti, Syamsulina; Setianingtyas, Dwi; Iman, Dimas; Nafiah, Nafiah; Agitha, Shintya Rizki Ayu; Lestari, Oka
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i2.404

Abstract

Pemberian edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut bertujuan untuuk meningkatkan pengetahuan dan cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut khuusnya pada anak-anak Panti Asuhan Mahbubiyah Surabaya. Beberapa dari mereka kurang pengetahuan tentang bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik sehingga diperlukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam peningkatan pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut agar terhindar dari kerusakaan gigi dan mulut yaitu berupa pemberian edukasi dan pemeriksaan rongga mulut anak anak Panti Mahbubiyah Surabaya. Pemeriksaan gigi dan mulut (oral screening) pada anak anak Panti Asuhan Mahbubiyah dilakukan untuk mendeteksi sejak dini kerusakan gigi dan mulut yang terjadi pada anak-anak. Pemberian edukasi kesehatan gigi dan mulut dilakukan dengan menggunakan bantuan alat peraga berupa phantom gigi dan poster. Setelah pemberian edukasi, anak anak diberikan beberapa pertanyaan langsung untuk mengetahui tingkat pengetahuan anak anak tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada anak anak. semua anak di panti asuhan sangat kooperatif dan mau diperiksa kondisi rongga mulutnya. Dengan adanya kegiatan ini anak-anak panti asuhan tersebut dapat mengerti mengenai permasalahan gigi dan mulut yang ada pada dirinya, sehingga dapat memotivasi keinginan untuk melakukan pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut ke dokter gigi.
PENINGKATAN KEBERSIHAN MULUT  MELALUI EDUKASI BERBASIS TOT BAGI GURU DAN ORANG TUA DALAM KEMITRAAN SEKOLAH Sarianoferni, Sarianoferni; Prameswari, Noengki; Hadinata, Yongki; Sumekar, Henu; Paramita, Ayulistya; Lukisari, Cane; Wedarti, Yoifah Rizka; Nafiah, Nafiah; Cevanti, Twi Agnita; Pargaputri, Agni Febrina; Saptaswari, Dianty; Ashrin, Meinar Nur; Hollanda, Ghita Hadi; Aprilia, Aprilia; Setyaningtyas, Dwi
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2059

Abstract

Dental caries in children remains a significant public health problem in Indonesia, particularly among primary school-aged children. Limited oral health literacy and insufficient involvement of teachers and parents in oral hygiene guidance contribute to the high prevalence of dental caries. This study aimed to enhance children’s oral hygiene knowledge and practices through Training of Trainers (ToT)-based education for teachers and parents within a partnership between the Faculty of Dentistry, Hang Tuah University, and El Rahma Islamic Boarding School, Surabaya. A pretest–posttest design was applied, involving fifth-grade students as research subjects. Teachers and parents received ToT-based training delivered by dental professionals and subsequently provided oral health education to students. Knowledge levels were assessed using questionnaires administered before and after the intervention and analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results demonstrated a significant increase in students’ mean knowledge scores, from 58.14 ± 21.30 at pretest to 77.21 ± 18.30 at posttest (p < 0.05). In addition, partner satisfaction questionnaires indicated a very high level of satisfaction with the program implementation. In conclusion, ToT-based oral health education involving teachers and parents is effective in improving children’s oral hygiene knowledge and has the potential to promote sustainable oral health behavior changes within the school environment.
Peningkatan Karakter Religius dan Literasi Finansial di Pondok Pesantren An Nahdhoh Malaysia [Enhancing Religious Character and Financial Literacy at An Nahdhoh Islamic Boarding School, Malaysia] Djazilan, M. Sukron; Nafiah, Nafiah; Mariati, Pance; Khoiriyah, Luluk
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261306

Abstract

This community service initiative was carried out at An Nahdhoh Islamic Boarding School in Malaysia with the main objective of strengthening students’ religious character and financial literacy. The purposes of this program are: (1) to reinforce religious character at An Nahdhoh Islamic Boarding School, Malaysia, and (2) to provide financial literacy counseling for the students of An Nahdhoh, Malaysia. The activities were implemented by delivering education on character building and financial literacy to the students. The program employed educational and participatory approaches, including religious lectures, group discussions, financial management simulations, and personal mentoring. The implementation process began with a needs assessment, followed by the execution of community service activities, evaluation of the activities, and follow‑up actions. The results show a significant improvement. Pretest and posttest assessments indicate that both religious character and financial literacy increased from a “good” level (score 3 out of 4) to a “very good” level (score 4 out of 4). Qualitatively, positive behavioral changes were clearly observed. The students understood what was conveyed by the community service team during the educational sessions on religious character building and financial literacy. It is recommended that a financial literacy handbook for students be developed for future programs so that it can be applied in daily life at the boarding school, enabling students to become proficient in managing their finances. Abstrak. Inisiatif pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren An Nahdhoh, Malaysia, dengan tujuan utama meningkatkan karakter religius dan literasi keuangan siswa. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah 1) untuk memberikan penguatan karakter relegius di pondok pesantren An Nahdhoh Malaysia, 2) untuk memberikan penyuluhan literasi finansial santri An Nahdhoh Malaysia. Metode kegiatan ini dilakukan dengan meberikan edukasi tentang pendidikan karakter dan literasi finansial santri An Nahdhoh Malaysia. Program ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif, meliputi ceramah agama, diskusi kelompok, simulasi manajemen keuangan, serta pendampingan personal. Proses pelaksanaan dimulai dengan asesmen kebutuhan, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dan evalasi kegiatan pengabdian masyarakat serta tindak lanjut kegiatan. Berdasarkan hasil menunjukkan peningkatan signifikan. Penilaian pretest dan posttest memperlihatkan bahwa baik karakter religius maupun literasi keuangan meningkat dari tingkat “baik” (skor 3 dari 4) menjadi “sangat baik” (skor 4 dari 4). Secara kualitatif, perubahan perilaku positif tampak jelas. Santri memahami apa yang telah di sampaikan oleh tim pengabdian masyarakat saat kegiatan edukasi pendidika karakter relegis dan literasi finansial. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya perlu dibuatkan buku untuk literasi finansial santri agar bisa diterapkan dalam kehidupan di pondok pesantren sehingga santri cakap dalam mengelola keuangan.
Prevalence of systemic risk factors in chronic periodontitis patients at Haji regional public hospital in East Java Province: a cross-sectional study Nilawati, Nina; Sumekar, Henu; Nafiah, Nafiah; Rizal, Moh. Basroni
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 37, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v37i3.64891

Abstract

Introduction: Periodontal disease is a chronic inflammatory disease that affects the tooth-supporting tissues  and is often associated with various systemic disorders. Understanding this relationship is essential for comprehensive dental management. The aim of this study was to determine the prevalence of systemic risk factors among patients with chronic periodontitis at Haji Regional Public Hospital, East Java Province. Methods: A descriptive observational study with a cross-sectional design involving 108 patients diagnosed with chronic periodontitis. Data were collected from electronic medical records and analyzed descriptively using cross-tabulation. Results: The majority of patients were older adults (51.9%) and female (59.3%). A total of 78.7% had systemic conditions, the most common being hypertension and diabetes mellitus. Conclusion: Most chronic periodontitis patients had systemic conditions, particularly among older adults. These findings emphasize the importance of an interdisciplinary approach in periodontal care.Prevalensi faktor risiko sistemik pada pasien periodontitis kronis di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Provinsi Jawa Timur: Studi cross sectional Pendahuluan: Penyakit periodontal merupakan penyakit inflamasi kronis yang memengaruhi jaringan penyangga gigi dan sering kali berhubungan dengan berbagai gangguan sistemik. Memahami hubungan ini sangat penting untuk penatalaksanaan kedokteran gigi yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi faktor risiko sistemik pada pasien dengan periodontitis kronis di Rumah sakit Umum Daerah Haji Provinsi Jawa Timur. Metode: Penelitian observasional deskriptif dengan desain potong lintang yang melibatkan 108 pasien yang didiagnosis dengan periodontitis kronis. Data dikumpulkan dari dokumentasi medis elektronik dan dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel krostab. Hasil: Mayoritas pasien berusia lanjut (51,9%) dan berjenis kelamin perempuan (59,3%). Sebanyak 78,7% memiliki kondisi sistemik, yang paling umum adalah hipertensi dan diabetes melitus. Simpulan: Sebagian besar pasien dengan periodontitis kronis memiliki kondisi sistemik, terutama pada kelompok usia lanjut. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner dalam perawatan periodontal.
Co-Authors Afib Rulyansah Agung Budi Susanto Agustian, Rizki Agustin, Indah Tri Ainanda, Dimas Agung Akhwani Akhwani, Akhwani Al Maqfiroh, Musafah Al-Mufidah, Asyita Alfiyah, Zuraida Nisaul ALFIYANI, NUR VINA Alistiana, Lisa Amin, Siti Magfirotun Amin, Siti Maghrirotun Aprilia Aprilia, Aprilia Aris Budianto, Aris Arya Brahmanta, Arya Ayu, Diyan Putri Badriyah, Isna Ruhamaul Bahiroh, Fadiyatul Balqis, Annisa Nur Budiarti, Rizqi Putri Nourma Cane Lukisari, Cane Coring, Fatma Babag Delia Indrawati Diocolano, Norhana Guialani Djazilan, M. Sukron Djazilan, Muhammad Sukron Djazilan, Muhammad Syukron Dwi Setianingtyas Dwi Setyaningtyas, Dwi Ekowati, Ekowati Emilia, Firda Erwin Andrianto Fachry Abda El Rahman Fadli, Muhammad Nur Faidah, Silahul Fauzia, Bunga Fikriawan, Suad Fiorentina, Ella Viola Fitriyah, Fifi Gifari, Muhammad Yusrin Al Hadinata, Yongki Henu Sumekar, Henu Hidayat, M Thamrin Hidayat, Thamrin Hilman, Amirul Hollanda, Ghita Hadi Iman, Dimas Inayah, Siti Nur Ischaq, Diah Fitriani Maula Itmi, Desi Kasiyun, Suharmono Khoiroh, Khafita Wahdatul Khoirul Fathoni Khusnah, Ana Syafinatul Kristanti Parisihni Kusumaning Ayu, Rr. Fadila kusumawardani, fitri Lailah, Zianatul Lelyana, Nora Lestari, Oka Luh Putu Ratna Sundari Luluk Khoiriyah M. THAMRIN HIDAYAT Mardhotillah, Rachma Rizqina Mardiyanto Mardiyanto Mariati, Pance Markub, Markub Maulidiyyah, Aisyah Meinar Nur Ashrin Mohammad Taufiq Muhammad Thamrin Hidayat MUHAMMAD THAMRIN HIDAYAT Muhdhor, Muhammad Muliawati, Indah Shaum MUSLIMIN IBRAHIM Mutaalimah, Devi Muthohharoh, Islahatul Nadhirah Qintharah, Yuha Nailil Muna Najih, Arjun Najjah, Ashfiyatun Nashirin, Rohmatun Naziyah, Sifaun Nilawati, Nina Noengki Prameswari Nur Hamidah, Laily Nurazizah, Indah NurFaiza, Yusril Izza Nurvaida, Devi Oktaviani, Yulisha Eva Paramita, Ayulistya Pargaputri, Agni Febrina Prasetyo, Wahyu Ari Putri, Anindya Mirza Kurnia Rafika Rahmawati Rahayu, Dewi Widiana Ramadhan, Muhammad Rafli Ramadhani, Muhammad Syakhil Afkar Ramadhani, Yunita Rizal, Moh. Basroni Rohmi, Fauriza Rudi Susanto Rulyansa, Afib Rurojifah, Dafiyatur Saptaswari, Dianty SARI, NULIA Sarianoferni Saroh, Emi Mai Shintya Rizki Ayu Agitha, Shintya Rizki Ayu Siti Asiah Siti Maghfirotun Amin SJ, Ahmad Syafi'i Soleha, Fikriyatus Soviana, Ana Sri Hartatik Sri Hartatik Sri Utami Sunanto Sunanto Susanto, Rudi Umar Suyudi, M. Syamsul Ghufron Syamsulina Revianti Syarifudin Syarifudin Taswanda Taryo Tengku Riza Zarzani N Tiyas Saputri Toha, Adi Irawan Tri Mulyani Tunnihla , Atifah Twi Agnita Cevanti Ula, Nurul Umam, Ma'mun Islahul Wahyudi Wahyudi Wedarti, Yoifah Rizka Wuri Wuryandani Zahra, Alfiah Zainiyah, Hamimatus