Claim Missing Document
Check
Articles

MENGENALI JENIS-JENIS BULLYING DI SEKOLAH DASAR DAN CARA MENGATASINYA Agustin, Angelia; Saputri, Annisa Indah; Azzahra, Ummu Darda; Supriyadi, Supriyadi; Izzatika, Amrina
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 4 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i4.63761

Abstract

Abstract : This research aims to identify/recognize the types of bullying in elementary schools and how to overcome them. This type of research is a type of library research, namely searching and browsing literature by reading various books, journals and other publications related to the research subject. The results of the research indicate that bullying is a complex phenomenon involving abuse of power and disturbing consequences for both victims and perpetrators. The identified types of bullying, such as physical, verbal and relational bullying, demonstrate the various ways in which violations can be committed in the school environment. Factors that incite bullying include the child's temperament, parenting style in the family, the influence of peers, as well as the impact of mass media and a school climate that is not conducive. To overcome this problem, it is important for schools to implement preventive measures, including character development through regular activities and ethics seminars. Apart from that, the presence of clear policies and support from parents as well as the active participation of teachers are vital in creating a secure and harmonious study environment. This research contributes significantly to understanding the phenomenon of bullying among elementary school students by identifying various forms, causes and impacts. It is hoped that these findings will provide a basis for the elaboration of more effective prevention and intervention strategies in schools, in order to create a harmonious study environment for all students. Keywords: Types of Bullying, Elementary School, Preventive Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi/mengenali jenis-jenis bullying di sekolah dasar dan cara mengatasinya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kepustakaan (library research) yaitu pencarian dan penelusuran literatur dengan cara membaca berbagai buku, jurnal, dan publikasi lain nan berasosiasi dengan subjek penelitian. Hasil penelitian mengindikasi bahwa bullying merupakan fenomena kompleks nan melibatkan penyalahgunaan kekuasaan dan imbas yang mengalutkan baik bagi korban maupun eksekutor. Jenis-jenis bullying yang teridentifikasi, seperti bullying fisik, verbal, dan relasional, menunjukkan berbagai cara pelanggaran yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Faktor-faktor yang menghasut sikap bullying mencakup temperamen anak, pola asuh dalam keluarga, pengaruh teman sebaya, serta dampak media massa dan iklim sekolah yang tidak kondusif. Untuk mengatasi masalah ini, penting bagi sekolah untuk menerapkan langkah-langkah preventif, termasuk pengembangan karakter melalui kegiatan rutin dan seminar etika. Selain itu, kehadiran kebijakan yang jelas dan dukungan dari orang tua serta partisipasi aktif guru menjadi vital dalam mewujudkan lingkungan studi nan terjaga dan harmonis. Penelitian ini berkontribusi signifikan dalam memahami fenomena bullying di kalangan siswa sekolah dasar dengan mengidentifikasi berbagai bentuk, penyebab, dan dampaknya. Temuan ini diharapkan dapat menggambarkan landasan bagi elaborasi strategi pencegahan dan intervensi yang lebih ampuh di sekolah, demi melahirkan lingkungan studi nan harmoni bagi semua siswa. Kata Kunci : Jenis-jenis Bullying, Sekolah Dasar, Preventif
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Media Crossword Puzzle Terhadap Hasil Belajar IPAS Pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Pangestu, Alya Rifa Dwi; Pangestu, Deviyanti; Izzatika, Amrina
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3173

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar khususnya pada kemampuan kognitif peserta didik kelas V SD Negeri 04 Metro Timur pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang positif pada penggunaan model Problem Based Learning berbasis media Crossword Puzzle terhadap hasil belajar khususnya pada kemampuan kognitif peserta didik. Menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimental Desain dengan jenis Nonequivalent Control Group Desain. Populasi berjumlah 83 peserta didik dan sampel yang digunakan 56 peserta didik, sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes.Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan model Problem Based Learning berbasis media Crossword Puzzle terhadap hasil belajar IPAS pada peserta didik kelas V SD Negeri 04 Metro Timur.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Irfani, Khairani Fina; Nurwahidin, Muhammad; Izzatika, Amrina; Erni, Erni
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26212

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah akibat pembelajaran IPAS yang cenderung berpusat pada pendidik dan minim aktivitas reflektif. Kondisi tersebut menuntut penerapan model pembelajaran inovatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV pada pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 56 peserta didik yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen dengan nilai signifikansi 0,0002 (p 0,05) dan nilai Cohen’s d sebesar 0,673 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator berpikir kreatif, terutama fluency dan flexibility, yang dipengaruhi oleh tahapan connecting dan organizing dalam model CORE. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran CORE mampu mendorong pengembangan ide, refleksi konsep, serta penerapan pengetahuan secara kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model CORE dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kreativitas di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN RADEC DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR Rindiyani, Adinda Febriele; Diana, Siska Mega; Izzatika, Amrina; Khairani, Fadhilah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41715

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the RADEC learning model in improving the critical thinking skills fifth-grade elementary school students in Indonesian language learning. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The research population consisted of all 38 fifth-grade students at SD Negeri 2 Yukum Jaya, who were selected through purposive sampling. Data were collected using pretest and posttest. Data analysis involved simple linear regression and t-tests, which met the prerequisite tests, including normality and homogeneity. The results pf the simple linear regression analysis showed a significance value of 0.002 < 0.05, while the t-test showed a significance value of 0.044 < 0.05. Therefore, it was conclude that the implementation of the RADEC learning model was proven to be effective in improving students' critical thinking skills.
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Deliani, Ni Wayan; Sofia, Ari; Izzatika, Amrina; Erni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42136

Abstract

The primary concern of this study is the low learning motivation among fourth-grade elementary school students. This research aims to determine the effect of social interaction on students’ learning motivation. This study employed a quantitative research method using an ex post facto approach. The population consisted of 189 students, with a sample of 129 students selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability, supported by observation and questionnaires. Data analysis was conducted using simple linear regression. The results showed that social interaction has a significant effect on the learning motivation of fourth-grade elementary school students.
PENINGKATAN LITERASI INFORMASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING Wati, Sisna; Luthvi Azizah, Alif; Izzatika, Amrina; Mujiyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42229

Abstract

The low level of students’ information literacy is indicated by difficulties in understanding question instructions, the tendency to copy information without analysis, and a lack of critical ability in selecting information sources. This study aimed to analyze the effect of the Discovery Learning model on students’ information literacy and to examine the differences in information literacy between the experimental and control classes of fifth-grade students at SDN 5 Metro Timur. This research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The population consisted of all fifth-grade students at SDN 5 Metro Timur totaling 41 students. The sample was determined using a saturated sampling technique, with class VB as the experimental class and class VA as the control class. Data were collected through test and non-test techniques. Data analysis used simple linear regression to determine the effect of the Discovery Learning model and an independent t-test to examine differences in information literacy between classes. The results indicated that the Discovery Learning model significantly improved students’ information literacy and showed a significant difference between the two classes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Irfani, Khairani Fina; Nurwahidin, Muhammad; Izzatika, Amrina; Erni, Erni
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i1.26212

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah akibat pembelajaran IPAS yang cenderung berpusat pada pendidik dan minim aktivitas reflektif. Kondisi tersebut menuntut penerapan model pembelajaran inovatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV pada pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 56 peserta didik yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen dengan nilai signifikansi 0,0002 (p 0,05) dan nilai Cohen’s d sebesar 0,673 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator berpikir kreatif, terutama fluency dan flexibility, yang dipengaruhi oleh tahapan connecting dan organizing dalam model CORE. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran CORE mampu mendorong pengembangan ide, refleksi konsep, serta penerapan pengetahuan secara kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model CORE dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kreativitas di sekolah dasar.
Pengaruh PhET Simulations terhadap literasi sains peserta didik kelas IV SDN 6 Mesuji Timur juwita, farida; Astiti, Niken Yuni; Izzatika, Amrina; Syafruddin, Ulwan
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117274

Abstract

The problem addressed in this study was the low level of scientific literacy skills among fourth-grade students at SD Negeri 6 Mesuji Timur. This study aimed describe and analyze the effect of using PhET Simulations on the improvement ofstudents’ scientific literacy in the IPAS subject. This study employed a quantitative research method with an experimental approach. A quasi-experimental method was used, applying a non-equivalent control group design. The research population consisted of 40 students. The sampling technique used was non-probability sampling, specifically saturated sampling, in which the entire population was used as the research sample. Data were collected through tests, observations, and documentation. Data analysis was conducted using a simple linear regression test, which showed that the calculated F value was greater than or equal to the table F value. The results of this study indicated that the use of PhET Simulations in the IPAS subject had a significant effect on improving the scientific literacy of fourth grade students at SD Negeri 6 Mesuji Timur
Model Problem Based Learning Berbasis Media Quiqizz Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Wati, Fatma; Pangestu, Deviyanti; Izzatika, Amrina; Erni, Erni
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116418

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Muhammadiyah Metro Pusat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media quizizz terhadap hasil belajar IPAS. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 68 peserta didik yang terbagi menjadikelas eksperimen dan kelas control. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar pretest dan posstest. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel maka terdapat pengaruh signifikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media quizizz terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Muhammadiyah Metro Pusat. Kombinasi pendekatan berbasis masalah dan media yang interaktif mendorong partisipasi aktif peserta didik. Dampak dari penelitian ini mendukung penggunaan model dan media pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran IPAS di SD.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Model CTL Berbantuan Pop Up Book Pada Pembelajaran IPA SD Mareta, Liza Ayu; Astiti, Niken Yuni; Izzatika, Amrina; Destini, Frida
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116484

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas V SD Negeri 5 Metro Timur masih tergolong rendah, ditandai dengan sikap pasif, kurang berani mengemukakan ide, serta kecenderungan memberikan jawaban yang seragam dan berorientasi pada buku teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media Pop-Up Book terhadap kemampuan berpikir kreatif serta mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 41 peserta didik kelas V SD Negeri 5 Metro Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non-tes berupa wawancara serta lembar observasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL berbantuan media Pop-Up Book berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, model CTL berbantuan media Pop-Up Book efektif digunakan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar.
Co-Authors Agrifina, Vivia Febbrilian Agustin, Angelia Agustina, Lia Nanda Aisyah, Diah Nur Alif Luthvi Azizah Ananta, Yoga Anna Fauziah Annisa Yulistia Annisa, Tantri Apriliana, Silfia Marca Atika Apriliyani, Resti Apriliyani, Restti Ardhi Yudisthira Ari Sofia, Ari Arisania, Dinda Ariyanti, Lisa Arsita, Mesy Astiti, Niken Yuni Astuti, Mutiara Aulia, Fadilatun Nisa Azzahra, Ummu Darda Barruly, Yusuf Cahyani, Desi Regita Deliani, Ni Wayan Destini, Frida Deviyanti Pangestu erna wati Erni Erni Erni Erni Mustakim Fadhilah Khairani, Fadhilah Fadhilah, Tiara Farida Juwita Fatma wati Faturrohmi, Dian Fita Fatimah, Fita Fitri, Sofi Cahya Galuh Ramadhan, Galuh Handoko Handoko HARIYANTO HARIYANTO Hayusti, Aprilia Hermawan, Jody Setya Herpratiwi Herpratiw Hilaby, Alif Kurniadi Irfani, Khairani Fina Ismu Sukamto Katmianti, Ayu Kofa, Fara Diba Maharani, Ni Wayan Linda Maman Surahman Mareta, Liza Ayu Marinda, Fersylia Mujiyati Nabila, Salsa Nandayani, Komang Nelly Astuti Niken Larasati Ningtyas, Ika Wulandari Utami Nufikha Ulfah, Nufikha Nursabila, Nida Nurwahidin, Muhammad Nuryani, Ani Octaviana, Fadhila Oftiah, Selli Pangestu, Alya Rifa Dwi Perdana, Dayu Rika Pradnya Paramitha, Pradnya Prihatmi, Erina Puji Astuti, Alifah Puspitasari, Eva Dwi Putra, Agung Dian Putra, Aris Purnama Putri Rosyada, Balqis Putri, Tasya Intania Qayyimah, Liyana qurrota aini Rahmadhina, Adinda Rahmania, Erina Andita Rahmayanti, Aisyah Ridha Utami, Nur Ridha, Mahya Lutfia Rindiyani, Adinda Febriele Riswandi Riswandi Riswandi Riswanti Rini Rizaldy, Putri Adelia Safitri, Anggun Destiani Salsabila, Indika Sapitri, Indah Nur Saputra, Daniel Dwi Saputri, Annisa Indah Selfi Rofita, Nyiurista Septiyani, Kadek Asih Shaliha, Diva Dzakyrani Siska Mega Diana Siti Nurjanah Sowiyah Sowiyah SP, Adelia Ananda Sucia, A. Zahra Intan Supiyanti, Frenika Supriyadi Supriyadi Supriyadi Syafruddin, Ulwan Tias, Ika Wulandari Utamining Triamonica, Devara Vivien Datania Vrisilia, Vinka Wati, Sisna Wicaksono, Lungit Yoga Fernando Rizqi Yudhistira, Ardhi Yuni Astiti, Niken