Claim Missing Document
Check
Articles

MENGUKUR PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM KESETARAAN GENDER: ANALISIS BIBLIOMETRIK DAN TINJAUAN PUSTAKA Laurencia Vivin Monica; Yetri Hasan; Iqbal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29379

Abstract

Gender equality in inclusive education is a critical issue reflecting social justice and human rights. Although progress has been made in improving access to education, significant challenges persist, particularly in terms of educational quality, gender representation in leadership, and inclusion of marginalized groups such as children with special needs. This study aims to analyze the trends, topics, and research methods used in the study of inclusive education within the context of gender equality. Employing a qualitative approach, this research integrates bibliometric analysis and systematic literature review. Data were collected from various academic databases such as Scopus, Google Scholar, and Web of Science, and analyzed using VOSviewer software. The analysis focused on identifying the most cited articles, annual scientific productivity by country, keyword visualization (word cloud), and co-occurrence network mapping. Initial findings reveal a limited number of comprehensive studies addressing inclusive education from a gender perspective, with research concentrated in specific regions. Furthermore, author collaboration and policy-oriented studies on inclusive education remain insufficient. This study contributes to the body of knowledge on gender-responsive educational management and offers policy recommendations to support the development of a more equitable and inclusive education system. The results are expected to benefit scholars, education practitioners, and policymakers in fostering inclusive and gender-equal education practices.
Pengembangan Teknologi Sistem Pendeteksi Kualitas Tanah Berbasis IoT untuk Peningkatan Produktivitas Hasil Panen Riyadhul Fajri; Salamah; Iqbal; Barokah, Muhammad
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24675

Abstract

Teknologi Internet of Things (IoT) menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pengukuran suhu tanah melalui pemasangan sensor suhu yang terhubung ke jaringan internet. Pemantauan suhu tanah yang akurat dan real-time merupakan aspek penting dalam bidang pertanian, perkebunan, dan pengelolaan lingkungan. Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam sistem monitoring pengukuran suhu tanah memainkan peranan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan kontribusi pada konservasi lingkungan. Melalui desain sistem pemantauan berbasis IoT, sensor-sensor berkualitas seperti sensor suhu dan kelembapan tanah dapat dipasang untuk mengumpulkan data real-time yang memungkinkan petani untuk membuat keputusan yang lebih tepat. Tujuan pengabdian ini dapat mengembangkan sistem monitoring suhu tanah berbasis IoT yang mampu mengumpulkan data secara otomatis dan terus-menerus, serta menampilkan informasi secara langsung melalui tampilan dilayar LCD. Adopsi IoT dalam pertanian juga menyasar pada pengurangan biaya operasional dan penghindaran pemborosan sumber daya. Hasil Pengabdian pemanfaatan IoT dalam sistem monitoring pengukuran suhu tanah tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mempromosikan kelestarian sumber daya alam. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem IoT ini mampu meningkatkan akurasi pengukuran, mengurangi biaya operasional, dan memudahkan pengawasan kondisi tanah secara menyeluruh. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efektif. Hal ini menjadi langkah penting dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan penurunan kualitas tanah, serta mendukung pertanian berkelanjutan.
Konsekuensi Perang Shiffin terhadap Kesatuan Umat Islam Iqbal
Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Vol 13 No 02 (2025): History and Culture
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rihlah.v13i02.60535

Abstract

The Battle of Siffin was one of the most decisive conflicts in classical Islamic history. The confrontation between Caliph ʿAli ibn Abi Ṭalib and the Governor of Syria, Muʿawiyah ibn Abi Sufyan, was not merely a military clash but a historical event that demands an in-depth examination of the socio-political dynamics of the Muslim community at that time. This article aims to understand the roots of the Siffin conflict, to trace the political factors underlying its emergence, and to explore how this event provides new insights into the process that led to divisions within Islamic history. This study employs a historical approach with a qualitative-descriptive analytical method. Through this approach, the paper demonstrates that the Battle of Siffin marked a crucial turning point in the transformation of political conflict into ideological and sectarian divisions within the Muslim community. The research shows how narratives of power and political legitimacy influenced the emergence of enduring social and theological fragmentation that continues to shape Muslim societies up to the contemporary era. Data for this study were obtained from various literatures relevant to the research topic. The analytical procedure involved examining the chronology of the Battle of Siffin, identifying key figures, and assessing its impacts on the course of Islamic history.   Perang Shiffin merupakan salah satu konflik paling menentukan dalam sejarah Islam klasik. Pertempuran antara Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Gubernur Syam, Muawiyah bin Abi Sufyan, ini bukan sekedar perang militer, tetapi peristiwa historis yang menuntut telaah mendalam terhadap dinamika sosial-politik umat Islam pada masa itu. Artikel ini bertujuan untuk memahami akar-akar munculnya konflik Perang Shiffin, menelusuri faktor-faktor politik yang melatarbelakanginya, serta mengkaji bagaimana peristiwa tersebut dapat memberikan pemahaman baru mengenai proses terbentuknya perpecahan dalam sejarah Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dengan metode analisis kualitatif-deskriptif. Dengan pendekatan tersebut, tulisan ini menunjukkan bahwa Perang Shiffin menjadi titik balik penting dalam transformasi konflik politik menjadi perpecahan ideologis dan sektarian dalam tubuh umat Islam. Penelitian ini memperlihatkan bagaimana narasi kekuasaan dan legitimasi politik dapat berdampak pada fragmentasi sosial dan teologis yang terus diwarisi hingga era kontemporer. Data didapatkan dari literatur-literatur yang relevan dengan judul penelitian. Prosedur analisis dilakukan dengan menelaah kronologi peristiwa Perang Shiffin, tokoh-tokoh penting serta dampaknya dalam sejarah umat Islam.
Uji Teknologi Pengolah Pupuk Organik Tipe Rotary Blade Pada Kelompok Tani Kakao di Kabupaten Bantaeng Iqbal; Mahmud Achmad; Muhammad Tahir Sapsal
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.570

Abstract

Alat Pengolah Pupuk Organik (APPO) merupakan teknologi mekanik yang memudahkan dan mempercepat para petani dalam proses pembuatan pupuk organik (kompos) berupa alat pencacah bahan organik (limbah kebun). Pencacahan bahan baku/bahan organik sangat diperlukan untuk memperkecil ukuran partikel material, karena ukuran partikel material kompos yang kecil dapat mempercepat masa fermentasi sehingga kompos lebih cepat matang dan terdekomposisi sempurna. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada petani bagaimana membuat dan menggunakan APPO sehingga petani dapat mengolah limbah kebun kakao menjadi pupuk organik yang bisa dijadikan sebagai pendapatan tambahan bagi mereka. Kegiatan ini dilakukan melalui metode penyuluhan dan demonstrasi teknologi serta pembimbingan kepada petani. Pengetahuan yang diperoleh petani dari kegiatan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir mereka dari petani menjadi pengusaha yang bergerak dibidang budidaya pertanian, karena dengan mengolah limbah kebun kakao menjadi pupuk organik berarti dapat menambah pendapat mereka secara langsung yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga petani itu sendiri.
Kajian Kekuatan Tarik dan Lentur Komposit Serat Kulit Kayu Balik Angin (Mallotus Paniculatus) Prayoga, Dodo Solyus; Mahjoedin, Yovial; Marthiana, Wenny; Iqbal
METALIK : Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik Vol. 3 No. 1 (2024): Metalik: Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik
Publisher : Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA Fakultas Teknik – Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/metalik.v3i1.15553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kekuatan tarik dan lentur pada komposit serat kayu balik angin (mallotus paniculatus) yang diperkuat dengan campuran polyester. Penelitian ini menggunakan variasi komposisi mengikut fraksi berat (%wt), yaitu 0% :100%, 10% : 90%, 20% : 80%, dan 30% : 70%. Bahan pengisi yang digunakan adalah serat kulit kayu balik angin. Pengujian uji tarik dilakukan dengan standar ASTM D-3039 dan uji lentur dengan standar ASTM D-790. Hasil perhitungan diperoleh adanya peningkatan kekuatan tarik seiring bertambahnya serat. Kekuatan tarik tertinggi didapati pada komposit dengan komposisi 30% : 70% yaitu 182,222 MPa. Begitu juga pada pengujian lentur diperoleh kekuatan tertinggi pada variasi 30% : 70% sebesar 71,78 MPa.
Performance Test and Operational Cost Analysis of the Jajar Legowo RTP-2040 Rice Transplanter in Padaelo Village, Lamuru District Muhammad Yusuf, Tahir; Iqbal; Mursalim
Salaga Journal Volume 02, No. 2, December 2024
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/salaga.v2i2.1777

Abstract

Rice fields are used as an alternative to achieve food self-sufficiency because they have many advantages such as providing lots of water, land close to rivers, and the ability to choose land for farming. So this research is needed to determine the work efficiency and operational costs of the Jajar Legowo RTP 2040 rice transplanter. So that it can maximize the performance of this planting tool when it is later used by farmers. The aim of this research is to determine the work efficiency and operational costs of the Jajar Legowo RTP 2040 rice transplanter on rice fields in Bone Regency. The procedure used begins with the seeding stage, land processing, and the rice transplanter operation stage. The Jajar Legowo RTP 2040 rice transpanter was operated with a test distance of 10 x 10 m and carried out 3 repetitions using a speed of 2 km/hour on the land according to the planting work pattern. The results of this research obtained a KLT value of 0.257 ha/hour, KLE of 0.193 ha/hour, and field efficiency of 75.15%. Meanwhile, the wheel slip value obtained was 15.42. As for the cost analysis, the fixed costs are obtained at Rp.8.842.988,-/year, while the total variable costs are Rp. 5.154.240,-/year. Basic operational costs obtained are IDR. 13.997.228.-/year.
ANALISA TINGKAT PELAYANAN ANGKUTAN MOBIL PENUMPANG UMUM PADA TRAYEK SORONG – KLAMONO Valens; Faried Desembardi; Muhammad Rusmin; Iqbal; Asrul Saputra
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i01.3163

Abstract

Seiring dengan mobilitas penduduk yang cukup signifikan maka perlu adanya analisa tingkat pelayanan yang nantinya akan memenuhi syarat dalam penggunaan jasa angkutan umum.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kinerja atau tingkat pelayanan angkutan umum penumpang dari segi kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu serta menganalisa penentuan tarif angkutan umum penumpang yang melayani trayek Sorong - Klamono dengan menggunakan metode Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP). Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuntitatif yang didalamnya berisikan survey dan kuisioner atau angket sebagai instrumen penelitian serta dokumentasi. Data yang dihasilkan kemudian akan diolah dan dianalisis sesuai tujuan penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pelayanan pada angkutan umum trayek Sorong – Klamono berdasarkan indikator penilaian prestasi kerja dari parameter kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu dikatakan masih dalam kondisi baik serta keinginan pengguna untuk membayar jasa angkutan lebih besar daripada kemampuan membayarnya dikarenakan pengguna mempunyai penghasilan yang relatif rendah tetapi utilitas atau manfaat yang dirasakan pengguna terhadap jasa tersebut sangat tinggi
ANALISIS HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TENTANG PENGANGKATAN ANAK DALAM KANDUNGAN (Studi Kasus Di Desa Sidoharjo Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan) Iqbal; M.Syekh Ikhsan Syaipudin; Warsono
Journal Tafkirul Iqtishodiyyah Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL TAFKIRUL IQTISHODIYYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/10.63761/.2023.v3.i1.a73

Abstract

Proses pengangkatan anak dalam kandungan memerlukan perhatian khusus dalam hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Persetujuan dari orang tua biologis, prosedur hukum yang berlaku, kepentingan dan kepentingan terbaik anak, serta hak dan kewajiban anak yang diangkat dalam kandungan harus menjadi perhatian utama dalam proses pengangkatan tersebut. Meskipun ada perbedaan pandangan antara hukum Islam dan hukum positif Indonesia mengenai adopsi anak dalam kandungan, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku dalam kedua sistem hukum tersebut, proses pengangkatan anak dalam kandungan dapat dilakukan dengan benar dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, konsultasi dengan ahli hukum yang kompeten dalam kedua sistem hukum tersebut sangat penting untuk memastikan proses pengangkatan anak dalam kandungan dapat dilakukan secara sah dan resmi. Ini lah masalah yang akan di kaji dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana proses pengangkatan anak dalam kandungan pada masyarakat desa Sidoharjo Kecamatan Lempuing Ogan Komering Ilir. (2) Untuk mengetahui apakah proses pengangkatan anak yang masih dalam kandungan sesuai dengan hukum Islam dan hukum positif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (filed research). Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisa mengenai subyek yang diteliti, dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu pendekatan yang menuju dan mengarah pada persoalan ditetapkannya suatu berdasarkan teks-teks Al-Qur’an dan Hadist, serta pendapat para ulama yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti. Data primer yang ada dalam penelitian yaitu data yang diperoleh secara langsung dari Masyarakat desa Sidoharjo Kecamatan Lempuing Ogan Komering Ilir. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara sebagai data primer. Sedangkan data sekunder menggunakan metode dokumentasi. Metode analisa yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif sehingga dapat ditarik kesimpulan sebagai jawaban dari permasalahan yang ada dengan menggunakan pendekatan berfikir induktif adalah berangkat dari data yang khusus, peristiwa yang konkrit. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa masyarakat desa Sidoharjo Kecamatan Lempuing Ogan Komering Ilir dalam mengadopsi anak dalam kandungan tidak melalui proses-proses yang ada pada hukum Islam dan hukum Positif, adopsi anak ini hanya berdasarkan hukum adat dan kebiasaan. Masyarakat desa Sidoharjo Kecamatan Lempuing Ogan Komering Ilir memutuskan bahwa dalam mengadopsi anak dalam kandungan itu, anak yang diadopsi tersebut dijadikan sebagaimana anak kandung sendiri, dan Mengenai harta warisan yang dimiliki oleh kedua orangtua angkatnya jatuh kepada anak angkat, karena menurut orangtua angkat, anak angkat itulah yang berhak atas semua harta warisan yang dimiliki oleh kedua orangtua angkatnya.
Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya Rahmi, Hayatun; Iqbal; Saputri, Yuni; Wardani, Vera; Murliana; Fahrizal; Syafriadi; Meutia, Cut Dara; Maizan, Rafdia; Almira, Jihan; Salsabila, Nadia; Ismayani, Susi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.799

Abstract

Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.
Analisis Tata Kelola dan Kepatuhan Syariah pada Investasi Wakaf Produktif: Studi Kasus Lembaga Nazir Dompet Dhuafa Imam Alfaruq; Zainal Abidin; Iqbal
CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal Vol 1 No 2 (2026): Canting: Indonesian Community Development and Social Investment Journal
Publisher : PT Sahabat Investasi Indotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64895/hytjfc67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab fundamental dari rendahnya kinerja investasi aset wakaf produktif di Dompet Dhuafa, salah satu lembaga filantropi terkemuka di Indonesia. Masalah penelitian berpusat pada kesenjangan signifikan antara potensi aset yang besar dan imbal hasil finansial yang minimal. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan metode campuran yang berpusat pada Analytic Network Process (ANP). Metode ini digunakan untuk menyusun dan mengukur faktor-faktor kompleks yang saling bergantung yang berkontribusi terhadap masalah, berdasarkan sintesis pendapat para ahli dari kalangan praktisi dan akademisi. Temuan utama menunjukkan bahwa surplus yang rendah (kurang dari 1% imbal hasil atas aset komersial pada tahun 2017) bukanlah semata-mata akibat kondisi pasar, melainkan merupakan gejala dari kegagalan sistemik yang mengakar dalam tata kelola dan kepatuhan. Model ANP mengidentifikasi empat klaster masalah utama berdasarkan urutan prioritas: (1) kompetensi sumber daya manusia (nazhir) yang tidak memadai, (2) erosi kepercayaan publik, (3) kelemahan sistem internal dan kerangka hukum, serta (4) pengawasan kepatuhan syariah yang tidak memadai. Isu-isu kritis spesifik, seperti dugaan penggunaan aset wakaf secara ilegal sebagai agunan dan penggunaan dana zakat yang dipertanyakan untuk pembangunan aset wakaf, disorot sebagai bukti kunci. Implikasi utama dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan wakaf yang berkelanjutan dan produktif bergantung pada implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara ketat dan pemberdayaan Dewan Pengawas Syariah yang independen. Temuan ini menjadi seruan kritis untuk reformasi tidak hanya di dalam lembaga studi kasus, tetapi juga untuk sektor wakaf Indonesia secara lebih luas.