Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pemanfaatan Bahan Laut Untuk Kulit Sehat Dan Glowing Fristiohady, Adryan; Sahidin; Ruslin; Irnawati; Nasrudin; Hasnawati; Fitrawan, La Ode Muhammad; Hariana; Cicilia, Retno; Syukur, Novita Sari; Wulandari, Ayu; Amaliah, Wa Ode Fitri
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.408

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan sumber daya laut yang sangat potensial untuk dimanfaatkan dalam bidang kesehatan dan perawatan kulit, seperti rumput laut, spirulina, plankton, dan garam laut yang mengandung senyawa bioaktif bermanfaat. Sayangnya, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pesisir, yang masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan laut sebagai bahan dasar kosmetik alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat desa melalui sosialisasi pemanfaatan bahan laut dalam pembuatan produk skincare sederhana. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan dan minat masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat setelah mengikuti edukasi, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 70% menjadi 100%, serta minat menggunakan produk skincare berbahan dasar laut naik dari 20% menjadi 70%. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan kulit berbasis bahan alami serta membuka peluang pengembangan produk kosmetik lokal yang aman, alami, dan ramah lingkungan berbasis potensi laut daerah. Selain itu, program ini turut mendorong peningkatan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan laut sebagai bahan baku kosmetik alami, sekaligus berpotensi mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui inovasi produk kosmetik berbasis sumber daya laut.
EDUKASI KESEHATAN MASYARAKAT JAGA KESEHATAN JANTUNG DAN CEGAH HIPERTENSI DI DAERAH PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE: Edukasi Kesehatan Masyarakat Jaga Kesehatan Jantung Dan Cegah Hipertensi Di Daerah Pesisir Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Natalia Christiani Putri; Hasnawati; Ruslin; Wahyuni; Irnawati; Nasrudin; Muthmainnah, Ayu; Raisu, Risnawati; La Ode Rakhmatsyah; Nurbaida
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 1 (2025): JPKK Edisi April 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss1.2241

Abstract

This community service activity aimed to improve public understanding and attitudes toward the prevention of hypertension. Based on the findings, cases of hypertension remain relatively high among residents. Information gathered also indicated that the community's knowledge about hypertension is still relatively low. Education was provided through several stages, starting with planning and preparation, which included obtaining permissions and organizing target participants. This was followed by the implementation phase, where educational materials were delivered and concluded with an evaluation session. The program's success was measured by increased participants' knowledge about hypertension after the activity. The results showed an improvement in public understanding of hypertension. Therefore, it is expected that healthcare workers and local health centers will continue to support the community through regular education on hypertension and by paying close attention to their health status. Preventive efforts can begin by avoiding various risk factors and routinely checking blood pressure, especially considering that hypertension is one of the most prevalent non-communicable diseases (NCDs) managed at the Soropia Health Center.   Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit hipertensi. Berdasarkan hasil identifikasi data di wilayah kerja Puskesmas Soropia, Kabupaten Konaw, ada lima besar penyakit yang tercatat, hipertensi menempati urutan teratas, diikuti oleh rematik, gastritis, dan diabetes. Tingginya prevalensi hipertensi menunjukkan perlunya perhatian lebih serta upaya edukasi kesehatan yang konsisten dan berkelanjutan. Edukasi diberikan melalui beberapa tahapan, dimulai dari perencanaan dan persiapan yang mencakup perolehan izin dan pengorganisasian peserta sasaran, dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan berupa penyampaian materi, serta ditutup dengan sesi penilaian. Keberhasilan program ini dievaluasi melalui peningkatan pengetahuan peserta mengenai hipertensi (peningkatan 76,55%) dari rerata 50,00 menjadi 88,28 setelah kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit hipertensi. Oleh karena itu, diharapkan tenaga kesehatan dan pihak Puskesmas dapat terus memberikan dukungan melalui edukasi yang berkelanjutan terkait hipertensi serta memantau kondisi kesehatan warga. Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari faktor-faktor risiko serta membiasakan diri untuk rutin memeriksa tekanan darah, mengingat hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang paling sering ditangani di Puskesmas Soropia.
SOSIALISASI DAN EVALUASI DAGUSIBU DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BIJAK UNTUK MENCEGAH RESISTENSI OBAT PADA MASYARAKAT NANGA-NANGA KOTA KENDARI Irnawati; Malina, Rachma; Jupri, Jakhir Setiawan; Fatimah, Mei Yana; Agnesia, Nesti; Rahmawati, Rahmawati; Rosdiana, Rosdiana
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i6.1364

Abstract

Antibiotik telah menjadi senjata utama dalam melawan penyakit bakteri, namun penggunaan yang tidak tepat atau berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan. Resistensi antibiotik terjadi ketika obat tidak mampu untuk membunuh bakteri. resistensi antibiotik disebabkan oleh penggunaan antibiotik secara bebas tanpa resep dokter. Pemahaman dalam penggunaan antibiotik dangan benar melalui konsep DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan dan buang) merupakan salah satu upaya dalam pengelolaan obat yang baik dan benar. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk memberikan informasi tentang penggunaan obat antibiotik dengan bijak untuk mencegah resistensi obat. Metode penyampaian dilakukan secara ceramah dan media leafle. Berdasarkan Hasil dari kegiatan, diperoleh bahwa pemahaman terhadap penggunaan antibiotik yang bijak pada masyarakat Nanga-Nanga, Kecamatan Baruga Kota Kendari dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan memusnakan antibiotik dengan benar sangat baik, terlihat dari antusias masyarakat saat berdiskusi dan tanya jawab selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah diharapkan masyarakat dapat memahami dalam penggunaan antibiotik yang bijak sehingga tidak terjadi resistensi obat yang tidak diinginkan.
Inovasi Produk Ramah Lingkungan: Pembuatan Lilin Dari Daun Mangrove Avicennia Marina Untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Fajri Yasin, Azalia; Nurbia; Irnawati; Riskawati; Abu, Nur; Rusli Marasabessy, Umar; Rahmatullah, Azwar; Dwangga, Mierta; Gani, Mardiah; Mambraku, Putri
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 : Juli (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service iitiative aims to develop an eco-friedly product utilizing local natural resources, specifically Avicenna marina mangrove leaves as raw material for candle production. The innovattion is driven by the ecological and economic potential of mangrove plants, which have not yet been optimally utilized, alongside the need for alternative income sources for coastal communities. The implementation method includes literature review, processing mangrove leaves through boiling and mixing with basic candle materials, production training for coastal residents and mentoring of small-scale environmentally based enterprises.The results of the activity indicate that the candles produced have stable flame performance, a natural aroma and aesthetically appealing qualities suitable for commercial sale. This program serves as an inital step in developing a creative economy model based on mangrove ecosystes, which can be replicated in other coastal regions. Through a collaborative and sustainable approach, this initiative demonstrates that environmental conservation and social empowerment can go hand in hand.
Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Strategi Penanggulangannya: Perspektif Hukum Nasional dan HAM Irnawati; sukoco, sukoco; Irdyansah, Andry
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v7i1.6958

Abstract

Perdagangan orang merupakan salah satu bentuk kejahatan transnasional terorganisir yang paling serius dan kompleks di abad ke-21. Kejahatan ini melibatkan praktik eksploitasi yang melanggar hak asasi manusia (HAM) secara sistemik, termasuk eksploitasi seksual, kerja paksa, perbudakan modern, hingga perdagangan organ tubuh. Sebagai negara yang memiliki posisi strategis secara geografis, Indonesia menjadi salah satu negara sumber, transit, dan tujuan dalam jaringan perdagangan orang. Negara telah merespons fenomena ini dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, serta membentuk gugus tugas nasional untuk mengoordinasikan upaya pencegahan dan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak pidana perdagangan orang serta menganalisis strategi penanggulangannya dari perspektif hukum nasional dan HAM, guna menilai efektivitas perlindungan terhadap korban dan keberhasilan penindakan terhadap pelaku. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, yakni mengkaji regulasi, dokumen resmi, serta literatur yang relevan dengan isu perdagangan orang. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang relatif komprehensif, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Di antaranya adalah lemahnya kapasitas aparat penegak hukum, rendahnya tingkat kesadaran masyarakat, kurangnya perlindungan dan pemulihan bagi korban, serta koordinasi yang belum optimal antarinstansi. Selain itu, tantangan global seperti digitalisasi dan migrasi ilegal turut memperluas modus operandi perdagangan orang yang sulit terdeteksi. Diperlukan pendekatan penanggulangan yang bersifat holistik dan berbasis HAM, yang mencakup langkah-langkah preventif, represif, dan rehabilitatif secara berimbang. Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat sipil, lembaga internasional, dan media massa menjadi kunci dalam menciptakan sistem perlindungan yang efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penanggulangan perdagangan orang tidak hanya menjadi tugas negara semata, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif untuk menjunjung tinggi martabat kemanusiaan. Referensi  Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Lembaran Negara RI Tahun 2007 No. 58. Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana telah diubah dengan UU No. 35 Tahun 2014. Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. United Nations. (2000). Protocol to Prevent, Suppress and Punish Trafficking in Persons, Especially Women and Children, supplementing the United Nations Convention against Transnational Organized Crime (Palermo Protocol). Komnas Perempuan. (2021). Catatan Tahunan (CATAHU) Tentang Kekerasan terhadap Perempuan. Jakarta: Komnas Perempuan. Lestari, W. (2021). Hukum Pidana Internasional dan Penegakan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang. Yogyakarta: Deepublish. Subekti, R. (2020). Perdagangan Orang di Indonesia: Kajian Hukum dan Praktik Penanggulangannya. Bandung: Refika Aditama. Komnas HAM. (2019). Pedoman Penanganan Kasus TPPO Berbasis HAM. Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Surya, R. (2018). Hak Asasi Manusia: Teori, Instrumen dan Implementasi. Malang: Setara Press. IOM Indonesia. (2022). Laporan Tahunan Penanganan Korban Perdagangan Orang. Jakarta: International Organization for Migration Nurhayati, S. (2020). “Strategi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Wilayah Perbatasan”. Jurnal Hukum dan HAM, Vol. 11(2), 145–160. Aziza, N. (2019). “Pendekatan HAM dalam Perlindungan Korban TPPO”. Jurnal Perlindungan Perempuan dan Anak, Vol. 5(1), 22–34. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Protokol Palermo, 2000. Komnas Perempuan. (2023). Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan. IOM Indonesia. (2021). Trafficking in Persons in Indonesia: Challenges and Response Strategies. Harkrisnowo, Harkristuti. (2010). Perdagangan Orang dalam Perspektif HAM. Jakarta: UI Press. UNODC. (2020). Global Report on Trafficking in Persons.
Implementasi edukasi berbasis SDGs oleh mahasiswa KKN sebagai upaya menekan angka stunting di Desa Kalijaga Selatan irnawati; Januriwati, Lina; Ratnawati; Nurhidayati , Siti
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v3i1.186

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang signifikan menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, dan masih menjadi isu utama kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini paling prevalen pada anak usia di bawah dua tahun, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan serta sanitasi yang buruk. Faktor risiko utama stunting mencakup rendahnya tingkat pendidikan ibu, praktik pemberian makan bayi dan anak yang tidak sesuai, serta minimnya ketersediaan makanan bergizi. Dampak jangka panjang stunting sangat luas, meliputi penurunan kemampuan kognitif, gangguan perkembangan fisik, serta peningkatan risiko penyakit tidak menular di masa dewasa. Oleh karena itu, penanggulangan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh dan multisektoral, dengan keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk masyarakat lokal. Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui program seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesadaran dan praktik pencegahan stunting di tingkat komunitas. Dengan sinergi ini, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara signifikan, menunjang tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan anak
Refleksi dan Evaluasi Implementasi AI dalam Kegiatan Belajar Akhmad Qomaru Zaman; Dwi Retnani Srinarwati; Irnawati; Meishin Nabilah; Marsela Keventina Iwas; Mayta Nur Azizah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/p8sz7x20

Abstract

Pengabdian bertujuan merefleksikan dan mengevaluasi implementasi AI dalam kegiatan belajar guru-guru SMA Wachid Hasyim 5 Surabaya. Pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan service learning, melibatkan kerja sama dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya serta partisipasi 25 guru. Tahapan pengabdian berupa Engagement, Reflection, Reciprocity, dan Public Dissemination. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan diskusi. Hasil pengabdian menunjukkan mayoritas guru merasakan manfaat pelatihan dalam pengembangan kemampuan mengajar mereka. Selain itu, banyak guru menilai implementasi AI dalam pembelajaran sejalan dengan tuntutan dinamika kelas. Namun, sebagian besar guru masih menghadapi kendala dalam menguasai teknologi ini, terutama terkait keterbatasan pemahaman teknis. Saran ke depannya mencakup pelatihan intensif guna meningkatkan literasi digital guru serta perbaikan infrastruktur teknologi di sekolah guna mendukung pembelajaran berbasis AI.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI SEGIEMPAT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR Irnawati; Andina Nurul Wahidah; Yumi Sarassanti
Uninus Journal of Mathematics Education and Science (UJMES) Vol. 10 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ujmes.v10i2.3581

Abstract

This research aims to find out 1) to detail the use of quadrilateral applications in learning flat shape mathematics for class VII students at SMPN 4 Batu Ampar; and 2) to prove the effect of using the quadrilateral application on mathematics learning outcomes regarding flat shapes in class VII students at SMPN 4 Batu Ampar. This research includes quantitative research with a quasi-experimental type of research. The population used was all class VII students at SMPN 4 Batu Ampar with a total of 47 people. The data collection techniques used in this research are (1) Test; (2) observation techniques; (3) documentation techniques. The data collection instruments used were (1) tests; (2) observation sheet; (3) documentation. The data analysis technique uses (1) prerequisite tests, namely the control class normality test sig (0.432) and the experimental class sig (0.833), then the homogeneity test sig (0.749); (2) hypothesis testing, namely the independent sample t-test sig (2-tailed) 0.001. The results of this research have answered all research objectives. Firstly, the use of the quadrilateral application in mathematics learning about flat shapes for class VII students at SMPN 4 Batu Ampar has 100% observation results in the use of the quadrilateral application. Second, there is an influence of using the quadrilateral application on the mathematics learning outcomes of flat shape material in class VII students at SMPN 4 Batu Ampar sig (0.001 ).
Listening Comprehension Achievement: Comparing Learning Method and Game in EFL Learning Rizal Arisman; Yuli Yastiani; Wa Ode Hanafiah; Irnawati; Poppy Satriani
JELLT (Journal of English Language and Language Teaching) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36597/jellt.v9i2.18166

Abstract

The Chinese Whisper game and the Question Students Have method can be used in teaching listening comprehension. This research aims to determine whether there is a significant difference in listening comprehension between students taught using the Chinese Whisper game and those taught using the Question Students Have method and decide which is better to improve listening comprehension. This research used a quantitative approach of quasi-experimental design by involving 45 students selected using the purposive cluster sampling technique in grade eight of junior high school in Baubau, Southeast Sulawesi. Data were obtained using a test. They were analyzed by applying three steps: descriptive analysis, normality test, and inferential analysis using the Wilcoxon test, Paired Sample test, and Mann-Whitney U test. The result indicated that students' listening comprehension improved after being taught using the Chinese Whisper and the Question Students Have method. The conclusion is that there is a significant difference in listening comprehension after those were applied. The Chinese Whisper game improves listening comprehension higher than the Question Students Have method.
STUDI IN VITRO: POTENSI ANTIINFLAMASI EKSTRAK RIMPANG TANAMAN WUNDU WATU (Alpinia monopleura) MELALUI PENGHAMBATAN NITRIC OXIDE Nur Af’idah Anas; Wahyuni; Irnawati; Loly Subhiaty Idrus; Agung Wibawa Mahatva Yodha
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 5 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/y40jt323

Abstract

Wundu watu (Alpinia monopleura) merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Sulawesi. Secara empiris, rimpangnya dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk meredakan pegal-pegal dan sebagai bahan tambahan dalam kuliner. Namun, laporan ilmiah mengenai aktivitas biologis dan kandungan aktif tanaman ini masih terbatas. Berdasarkan pendekatan etnofarmakologis dan kesamaan genus, tanaman ini diperkirakan berpotensi sebagai antiinflamasi. Inflamasi merupakan mekanisme pertahanan biologis akibat cedera jaringan atau infeksi, ditandai dengan aktivasi sel imun dan peningkatan mediator inflamasi, salah satunya nitric oxide (NO). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi antiinflamasi ekstrak metanol rimpang wundu watu (EMRWW) melalui penghambatan NO secara in vitro. Uji antiinflamasi dilakukan menggunakan metode Griess pada seri konsentrasi 6,25; 12,25; 25; 50; dan 100 mg/L dengan asam askorbat sebagai kontrol positif. Pengukuran kadar NO dilakukan menggunakan microplate reader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMRWW memiliki nilai IC₅₀ sebesar 33,01±5,6 mg/L yang tergolong kuat, sementara asam askorbat memberikan nilai IC₅₀ 6,83±2,3 mg/L dan termasuk kategori sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekstrak rimpang wundu watu berpotensi sebagai agen antiinflamasi melalui mekanisme penghambatan produksi NO. 
Co-Authors A Qomaru Zaman AA Sudharmawan, AA Abu, Nur Agnesia, Nesti Ahmad Sahab Akhmad Qomaru Zaman Amaliah, Wa Ode Fitri Andina Nurul Wahidah Anung Sugihantono Arisman, Rizal Asiah Atune, Erna Ayu Wulandari Azalia Fajri Yasin Azhar Mu'alim Azizah Krissan Zahra B, Jalaluddin Bahrun, Yunita Aristiani Buangin, Natarios Gusti Cicilia, Retno Dahniar Darwis Devi, Ni Made Dewi Retno Wulan Dian Nugraha Efi Widiya Astutik Ernawati Fajar, Akhmad Fatimah, Mei Yana Firdaus Muhammad, Firdaus Fitrawan, La Ode Muhammad Fitriani Kahar Fristiohady, Adryan Gani, Mardiah Hariana Hasifah Hasmi, Nurul Hasnawati Hasnita Hidayatus Sibyan I Wayan Arsana Ibnu Subrata Ajid Idawati Idrus, Loly Subhiaty Indrawati, Sinta Irdyansah, Andry Iriani, Dewi Alfina Irwan Misbach Ismail Sangadji Israwati, Nur Israwati Januriwati, Lina Jihan Aulia Salma Julian Efendi, Ilham Jumariati, Siti Jumiati Jumriah Jupri, Jakhir Setiawan Kadir, Arisna Khaerunnisa Khalisa, Nurul La Ode Rakhmatsyah Lakapu, Sonia Maryanti Laksana, Feri Febria Loly Subhiaty Idrus Maipauw, Niny J Maipauw, Niny J. Malina, Rachma Mambraku, Putri Maria Marsela Keventina Iwas Martini, Ana Maruapey, Aziz Mayta Nur Azizah Meishin Nabilah Melania Tesa Iana Maya Anugraheni Mesi Leorita, Mesi Mierta Dwangga Moh. Hafis Zidan Munajah, Khairum Mursyid, Fadil Muthmainnah, Ayu Muzakkir Pangri NASRUDIN Natalia Christiani Putri Ndia, Hartina La Ni’mah Hikmawati Novarizki Galuh Novarizki Galuh Ayudianningsih Nulngafan Nunung Nurjati Nur Af’idah Anas Nur Aisya, Sitti Nur Hidaya Nurbaida Nurbia Nurhidayati , Siti Nurmida Catherina Sitompul NURUL QOMARIYAH Octavia Ramadhani Rahman, Dwi Oktavian, Anugra pawiliyah Poppy Satriani Rahmatullah, Azwar Rahmawati, Rahmawati Raisu, Risnawati Ramadhani, Selin Ramsiah Tasruddin RATNAWATI Rezky Z., Muh. Riskawati Rosdiana Rosdiana Rusli Marasabessy, Umar Ruslin Sabil, Fitri A Sahidin Sakti Santriantara, Kalingga Sari, Lili Purnama Sartina, Ari Seriana, Irma Sitti Alfiyana Bahar Srinarwati, Dwi Retnani Sukoco Sukoco Syukur, Novita Sari Uliarta Marbun Uliarta Marbun Wa Ode Hanafiah Wabula, Javier WAHYUNI WIDYATAMA, Pandu Rudy Wulandari, Putu Yodha, Agung Wibawa Mahatva Yuli Yastiani Yuliana Yuliana Yumi Sarassanti Yusriyanto