Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Suseno, Suseno; Ritonga, Supardi
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i2.542

Abstract

The design of instructional media in Islamic Religious Education (PAI) is a fundamental element in supporting an effective and meaningful learning process. Media serves not only as a technical aid but also as a strategic means to transform Islamic values into contextual and relevant messages for students in line with the demands of contemporary times. In today’s digital era, learning media must be designed creatively, innovatively, and adaptively to foster students’ learning interest, deepen their understanding of Islamic teachings, and shape their Islamic character. This study aims to examine the key principles of instructional media design in the context of PAI learning and to analyze the challenges faced by teachers in developing and implementing such media. Using a descriptive qualitative approach based on a literature review, this article offers a comprehensive overview of how instructional media can be structured to address the integrative needs of cognitive, affective, and psychomotor domains. The findings indicate that effective PAI media design should consider alignment with learning objectives, the characteristics of learners, contextual Islamic values, and the wise utilization of digital technology.
Aplikasi Metode Artikulasi dan Make A Match Dalam Pembelajaran PAI Ritonga, Supardi; Sazliana, Sazliana; Alyana, Afrianti; Rahmawati, Suci; Gusthio, Rona; Rizqotussofia, Rizqotussofia; Fitriani, Anisa; Rangga, Naufal Fajri; Muhyiddin, Muhammad; Harsa, Fetia; Afrawasih, Nisa; Alvia, Devi; Maulana, Ikhsan; Suryani, Rina; Syahrul, Syahrul; Setioso, Agus
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6471

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pemahaman agama siswa, sehingga dibutuhkan metode pengajaran yang efektif agar siswa aktif, memahami materi lebih dalam, dan senang belajar. Artikel ini bertujuan untuk membahas lebih jauh bagaimana cara menggunakan metode artikulasi dan make a match dalam pelajaran PAI, serta apa saja manfaatnya bagi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research yang merujuk dari berbagai sumber seperti buku, artikel jurnal, website, dan lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode artikulasi dan make a match dalam pembelajaran PAI memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keaktifan, motivasi, dan secara langsung berkorelasi dengan peningkatan hasil belajar siswa.
Inovasi Metodologi Pembelajaran PAI di Era Digital: Menjawab Tantangan Generasi Z Ritonga, Supardi; Ismayanti, Silvi; Ulfa, Maria; Ningrum, Evi Wulan; Rahmasari, Sofia; Agustian, Raihan; Sukmawati, Murni; Rohayu, Rohayu; Nurfajiani, Nurfajiani; Fazrina, Laysa; Santika, Vera; Delsi, Neliyanti; Nurlaili, Nurlaili; Putri, Yuliana Aulia; Fauzan, Mhd Akmal; Irawan, Bambang; Shiharudin, Syapik
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6448

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Generasi Z sebagai peserta didik saat ini memiliki karakteristik unik yang menuntut pembaruan metodologi pembelajaran agar lebih interaktif, visual, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovatif dalam metodologi pembelajaran PAI yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian pustaka (library research), dan data dikumpulkan melalui dokumentasi berbagai sumber literatur akademik, artikel ilmiah, dan hasil penelitian sebelumnya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi, dengan fokus pada empat aspek utama: urgensi inovasi metode PAI, karakteristik generasi Z, pemanfaatan teknologi, dan model-model pembelajaran inovatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode seperti Project Based Learning, Flipped Classroom, Discovery Learning, serta pendekatan gamifikasi dan blended learning, sangat relevan diterapkan dalam pembelajaran PAI digital. Selain itu, strategi literasi digital dan evaluasi berbasis teknologi juga diperlukan untuk mendukung efektivitas pembelajaran. Inovasi metodologi ini tidak hanya memperkuat pemahaman keislaman siswa, tetapi juga membentuk karakter yang sesuai dengan tantangan era digital.
METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Ritonga, Supardi; Amr, Amr; Qorina, Amalia; Fadhil, Muhammad; Chalillah, Yasmin; Wahyudi, Wahyudi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28550

Abstract

Group Investigation adalah suatu model pembelajaran di mana siswa bekerja dalam kelompok kecil dengan menggunakan pertanyaan kooperatif, diskusi kelompok, serta perencanaan dan proyek kooperatif. Dalam model ini, siswa memiliki kebebasan untuk membentuk kelompok dengan anggota antara dua hingga enam orang. Setiap kelompok kemudian memilih topik materi yang telah dipelajari dan membaginya menjadi tugas-tugas individu. Hasil dari pekerjaan individu ini kemudian disusun menjadi laporan kelompok yang akan disajikan di depan kelas.Group Investigation lebih menekankan pada pilihan dan kontrol siswa daripada menerapkan teknik-teknik pengajaran konvensional di dalam kelas. Model ini juga mengintegrasikan prinsip belajar demokratis, di mana siswa terlibat aktif dalam seluruh proses pembelajaran, mulai dari pemilihan topik hingga penyajian laporan kelompok. Siswa diberikan kebebasan untuk memilih materi yang ingin dipelajari sesuai dengan topik yang sedang dibahas.