Claim Missing Document
Check
Articles

Karakterisasi mikrostruktur film whey dengan penambahan konjac glucomannan Fahrullah Fahrullah; Mohamad Ervandi
AGROINTEK Vol 16, No 3 (2022)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v16i3.12303

Abstract

The research aims to observe the effect of konjac glucomannan and different types of plasticizers on the microstructure of whey film. The microstructure of whey film was investigated using an experimental method. The research was conducted in descriptive methods with two treatments.The treatment used konjac glucomannan concentration (P4= 2.5 %; P7= 3 %) and different types of plasticizers (C1= glycerol 30 %; polyethylene glycol 30 %). The results showed that the combination of whey and konjac glucomannan had an effect on the microstructure of the film. The addition of konjac glucomannan concentration, 30 % glycerol, and 30 % PEG plasticizers gave microstructural characteristics with good whey film surface. The microstructure of this film was determined during the heating, drying process and the contribution of the gel from konjac glucomannan to the whey film structure. A more homogeneous edible film microstructure was obtained using a 2.5 % concentration of KGM with the use of 30 % glycerol plasticizer where the distribution of konjac glucomannan was mixed into the whey protein matrix evenly (homogeneous).
Effect of Soaking Lactobacillus Plantarum and Acetic Acid (CH3COOH 0.5 M) on Moisture Content, Ash, and Thermal Stability of Goat Feet Gelatin at Different Ages Hasma Hasma; Ratmawati Malaka; Muhammad Irfan Said; Fahrullah Fahrullah; Sukarne Sukarne
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 4 (2022): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i4.4371

Abstract

Slaughter of animals from year to year is increasing because the number of slaughtering animals will have an effect on the waste of goat leg bones. Goat legs in slaughtering animals have not been used optimally by the general public. The purpose of this study was to determine the effect of soaking L. plantarum and acetic acid on water content, ash content and thermal stability of gelatin obtained from goat leg bones at different ages of 1, 2 and 3 years. This research method uses a completely randomized design (CRD) with a 2x3 factorial pattern. Factor a soaking in a solution of Lactobacillus plantarum and acetic acid (CH3COOH 0.5 M), factor b goat age 1, 2 and 3 years. It was repeated 5 times, with data processing using SPSS version 21. The results showed that water and ash content had a very significant effect (P<0.01) on goat age and acid immersion (L. plantarum and acetic acid). For the thermal stability of goat leg bone gelatin using DSC, the highest value was obtained in goat leg bone gelatin aged 3 years with acetic acid immersion which was 176.37 mW, while the lowest value was obtained in 2 year old goat bone gelatin with L. plantarum immersion was 159.57 mW.
Effect of Soaking Lactobacillus Plantarum and Acetic Acid (CH3COOH 0.5 M) on Moisture Content, Ash, and Thermal Stability of Goat Feet Gelatin at Different Ages Hasma Hasma; Ratmawati Malaka; Muhammad Irfan Said; Fahrullah Fahrullah; Sukarne Sukarne
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 4 (2022): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i4.4371

Abstract

Slaughter of animals from year to year is increasing because the number of slaughtering animals will have an effect on the waste of goat leg bones. Goat legs in slaughtering animals have not been used optimally by the general public. The purpose of this study was to determine the effect of soaking L. plantarum and acetic acid on water content, ash content and thermal stability of gelatin obtained from goat leg bones at different ages of 1, 2 and 3 years. This research method uses a completely randomized design (CRD) with a 2x3 factorial pattern. Factor a soaking in a solution of Lactobacillus plantarum and acetic acid (CH3COOH 0.5 M), factor b goat age 1, 2 and 3 years. It was repeated 5 times, with data processing using SPSS version 21. The results showed that water and ash content had a very significant effect (P<0.01) on goat age and acid immersion (L. plantarum and acetic acid). For the thermal stability of goat leg bone gelatin using DSC, the highest value was obtained in goat leg bone gelatin aged 3 years with acetic acid immersion which was 176.37 mW, while the lowest value was obtained in 2 year old goat bone gelatin with L. plantarum immersion was 159.57 mW.
Inovasi Pembuatan Opak-Opak Berbasis Singkong di Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Bulkaini; Akhyar Sutaryono; Dwyardi; Silvia; Maulana; Wilya; Azhary Noersidiq; Fahrullah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2707

Abstract

Opak-opak singkong adalah olahan krupuk yang berbahan dasar singkong. Pada proses pengolahan singkong menjadi opak-opak masih menerapkan bentuk kegiatan produksi yang sederhana dan belum melakukan inovasi dalam produksi. Pengabdian ini bertujuan untuk untuk memberikan inovasi dalam pembuatan opak-opak dengan berbagai varian rasa dan melatih masyarakat untuk lebih mandiri dalam memanfaatkan singkong sebagai bahan dasar pembuatan opak-opak. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Waktu pelaksanaan pengabdian ini di bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode ceramah dan diskusi yang dilanjutkan dengan praktik langsung untuk membuat opak-opak yang berbahan dasar singkong serta dilakukan evaluasi terhadap produk yang dihasilkan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat mengenai pengembangan produk pangan serta dapat melanjutkan dan mengembangkan secara mandiri usaha inovasi opak-opak ini karena memiliki peluang pasar dengan nilai jual yang tinggi.
Kualitas Fisik Ayam Broiler di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Terri Repi; Selpianus Dogomo; Fahrullah Fahrullah; Mohamad Ervandi
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.2.2022.18694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik ayam broiler (bobot potong, bobot karkas, persentase karkas dan pH daging) dan mutu hedonik (warna dan aroma daging) di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode observasi, dengan melakukan kunjungan langsung dan mengamati peternakan ayam broiler serta melakukan wawancara dan pengukuran kualitas fisik ayam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, selanjutnya untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kualitas fisik, dan mutu hedonik di tiap lokasi digunakan uji Kruskal Wallis dan uji lanjut Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas fisik ayam broiler di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo memiliki nilai pH normal yaitu 5,72±0,46–6,15±0,50, dengan rata-rata bobot potong 2,03±0,10–2,18±0,25 Kg, bobot karkas 1,54±0,18 kg–1,61±0,20 Kg dan persentase karkas sebesar 73,24±8,51%–75,32±6,20%. Rata-rata mutu hedonik warna daging ayam broiler di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo berkisar dari putih pucat dan merah pucat dan untuk mutu hedonik aroma daging sama untuk seluruh lokasi yaitu berbau amis.Kata Kunci: Kualitas Fisik, Persentase Karkas, Broiler, Mutu Hedonik
Marinasi Ekstrak Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap pH dan Kualitas Organoleptik Daging Paha Ayam Kampung (Gallus domesticus) Robert F Usman; Susan Mokoolang; Fahrullah Fahrullah; Hasma Hasma
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 2 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.2.2022.18970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman menggunakan ekstrak buah pepaya terhadap kualitas pH, warna, aroma, tekstur, dan keempukan daging paha ayam kampung. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lama waktu marinasi (P1=Kontrol; P2=15 menit; P3=30 menit dan P4=45 menit), semua perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Data yang diperoleh dianalisis ragamnya dan jika perlakuan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pH, warna, dan tekstur tidak memberikan perbedaan yang nyata (P>0,05), aroma memberikan perbedaan yang nyata (P<0,05) dan tingkat keempukan memberikan perbedaan yang sangat nyata (P<0,05). 0,01). Marinasi selama 45 menit merupakan perlakuan terbaik dalam peningkatan pH dan kualitas organoleptik daging paha ayam kampung.Kata Kunci: Ayam Kampung, Marinasi, Organoleptik, Pepaya, pH
PENYULUHAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TERNAK MELALUI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN (IB) Fahrullah Fahrullah; Mohamad Ervandi; Susan Mokoolang; Yusriyah Atikah Gobel; Moh. Muchlis Djibran
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13336

Abstract

ABSTRAKInseminasi Buatan (IB) merupakan salah satu teknologi dalam budidaya ternak untuk peningkatan populasi dan mutu genetik ternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mentranformasikan pengetahuan tentang teknologi inseminasi buatan serta memberikan pemahaman yang benar tentang cara pendeteksian birahi pada ternak. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini terlihat bahwa masyarakat di desa Bulila sangat antusias dalam menerima materi yang diberikan sehingga pengetahuan serta pemahaman tentang inseminasi buatan pada ternak meningkat. Dari hasil kegiatan penyuluhan ini dapat menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki permasalahan-permasalahan yang ada pada peternak yang berkaitan dengan teknologi inseminasi buatan sehingga produktivitas ternak dapat meningkat. Kata kunci: inseminasi buatan; teknologi; ternak, produktivitas. ABSTRACTArtificial Insemination (IB) is one of the technologies in livestock cultivation to increase livestock's population and genetic quality. This program aims to share knowledge about artificial insemination technology and give appropriate information on how to detect lust in livestock. This program used socialisation and discussion methods. The result of this program showed that the society at Desa Bulila are more enthusiastic in receiving the material that had been delivered, so their knowledge in artificial insemination in livestock increased. The outcome of this program could be one of the steps to correct some problems that exist in breeders related to artificial insemination technology, then the productivity in livestock can be increased. keywords: artificial insemination; technology; livestock; productivity.
Performance of Kampung Unggul Balitnak (KUB) Chickens with the Additions of Soya Flour in the Diet Susan Mokoolang; Agustriyanto Abudi; Ramlan Pomolango; Fahrullah Fahrullah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4707

Abstract

Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) is the result of selecting native Indonesian kampong chicken strains for six generations that have advantages in terms of maintenance due to the level of feed consumption that is less. The aim of this research was to the effect of soybean flour on the performances of Balitnak Superior Kampong Chicken (KUB). This study used a completely Randomised Design consisting of 5 treatments and 4 replicates. The treatments consisted of T1: basal + 0% soya flour; T2: basal + 2,5% soya flour; T3: basal + 5% soy flour; T4: basal + 7.5% soya flour and T5: basal + 10% soya flour. The results showed that the use of soya flour in the ration of KUB chickens gave an increase in ration consumption, weight gain and could increase the efficiency of ration use. The best concentration of soya flour in the KUB chicken ration was 10%.
Effect of Saccharomyces cerevisiae and Cobalt in Ammoniated Oil Palm Trunk to In-Vitro Digestibility of Dry Matter, Organic Matter and Crude Protein Azhary Noersidiq; Yetti Marlida; Mardiati Zain; Fauzia Agustin; Fahrullah Fahrullah; Vebera Maslami
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4739

Abstract

Amoniated oil palm trunk has potency as feed of ruminant but have to combined with technology to increase its digestibility by supplementation with Saccharomyces cerevisiae and Cobalt (Co) minerals. The purpose of this study was to know the effect from S. cerevisiae and Co supplementation in ammoniated oil palm trunk to in-vitro digestibility of dry matter (IVDM), organic matter (IVOM) and crude protein (IVCP). This research used a 3 x 3 factorial Randomized Block Design (RBD) with 2 factors and 3 replications where factor A was the level of S. cerevisae (A1: 0%, A2: 0.5%, A3: 1%) and factor B was the level of Co (B1: 0 ppm, B2: 0.1 ppm, B3: 0.2 ppm). The results showed that supplementation of them was increased digestibility as a single factor but did not show any interaction between them. The best treatment was 0.5% S. cerevisiae and 0.1 ppm mineral Co with the highest increasion was 63.72% IVDM; 64.08% IVOM and 72.58% IVCP respectively.
Penggunaan Tepung Porang sebagai Substitusi Tepung Tapioka terhadap Karakteristik Fisik dan Hedonik Bakso Ayam Bela Lufiana; Susan Mokoolang; Ishak Korompot; Fahrullah Fahrullah; Muhammad Amin
Peternakan Lokal Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v5i1.1626

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan glukomanan pada tepung porang terhadap karakteristik fisik dan hedonic bakso daging ayam. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan proporsi tepung tapioka : tepung porang. (T0= proporsi tepung tapioka 100% : tepung porang 0%; T2= proporsi tepung tapioka 75% : tepung porang 25%; T2= proporsi tepung tapioka 50% : tepung porang 50% dan T3= proporsi tepung tapioka 25% : tepung porang 75%). Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Pengujian untuk hedonik (warna, rasa, aroma dan tekstur) menggunakan pengujian secara kualitatif (skor). Nilai Water Holding Capacity, pH dan rendemen memberikan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) antar perlakuan. Semakin tinggi penggunaan glukomanan porang maka semakin tinggi nilai Water Holding Capacity, pH dan rendemen bakso daging ayam yang dihasilkan. Penggunaan glukomanan porang dapat menghasilkan karakteristik fisik bakso daging ayam yang baik dan berdarkan karakteristik hedonik, perlakuan T2 (proporsi tepung tapioka 50% : tepung purang 50%) merupakan perlakuan yang banyak disukai oleh panelis.
Co-Authors . Fatma Abidin, Syauqi Muzakki Abrori, Muh. Muazdzamzam Lil Achmad Solichin Aditya Wahyu Nugraha Agil, Alwi Agustriyanto Abudi Akhyar Sutaryono Aminurrahman Aminurrahman, Aminurrahman Amisah, Laela Anita, Cis Ariana, Tirta Arjuna Anggara Putra Susanto Ayunita, Novi Azhary Noersidiq B.R.D Wulandari Baeti, Husnul Baiq Rani Dewi Wulandani Baiq Rani Dewi Wulandani Basriani Basriani, Basriani Bela Lufiana Bella Marettiani Sulaiman Bq. Rani, DW Buana, I Gusti Ngurah Agung Bulkaini (Bulkaini) Bulkaini , Bulkaini D. Kisworo D. Rosyidi Dahlanuddin Dahlanuddin, Dahlanuddin Dani Putra, Endo Pebri Dasril Aldo Dedy Mirwansyah Dewa Oka Suparwata Dewi Mandalika, Eka Nurminda Dewi Shinta Achmad Dewi Wulandani, Baiq Rani Djalal Rosyidi Djibran, Moh. Muchlis Djoko Kiswolro Djoko Kisworo Djoko Kisworo Djoko Kisworo Dwi Ayu Lestari, Dwi Dwi Kusuma Purnamasari, Dwi Kusuma Dwyardi Endo Pebri Dani Putra Eny Yuliani Ervandi, Mohamad Erwan Erwan Erwan, Erwan Fauzia Agustin Febryanti, Farah Fiarani, Mesil Fitrah, Qifyanti Fitri Fitri Fitri Fitri Fitriyani Fitriyani Gifari, Zaid Al Gobel, Yusriyah Atikah HARYANTO Haryanto Haryanto Haryanto Haryanto Hasma Hasma Hasma Hasma Hidayah, Hidayatul I Ketut Sumadi I.K.G. Wiryawan Imron Hadi Indra Dwi Pangestu Indri Afriani Yasin Ine Karni Ishak Korompot Ishak Korompot K. G. Wiryawan K. Sumadi K.G.Wiryawan Karni, Ine Kartika Kartika Khaeriyah Nur Korompot, Ishak Lilik Eka Radiati Lina Permatasari Mahendra, Khoiri Malta, Lilik Mardiati Zain Marpuah Maruddin, F. Maulana Merita Ayu Indrianti Mery Hariratuljannah Mirnawati Mirnawati Moh. Muchlis Djibran Mohamad, Pepin Mokoginta, Meity M Mokoolang, Susan Muh. Amin Muh. Saleh Nurdin Muhamad Amin Muhamad Amin Muhammad Ashari Muhammad Irfan Said Muhammad Taufik Muhsinin, Muhammad Musanip, Musanip N. Haiza N. W. Siti Nanda Arista Rizki Nariza Wanti Wulan Sari Noersidiq, A. Novizar Nazir Nur Asia Ibrahim Nursan, Muhammad Oscar Yanuarianto Oscar Yanuarianto, Oscar Patullah, Holi Pertiwi, Indah Cahya Purwadi Purwadi Purwati, Ria Putra, Ryan Aryadin Rabiatul Adawiyah Rahmawati, Lilik Ramlan Pomolango Ramlan Pomolango, Ramlan Ratmawati Malaka Ratmawati Ratmawati Rezki Amalyadi Richki Hardi Riyayatsyah Robert F Usman Rohima, BQ. Nahya Rosida, Abidatur Salahuddin Salahuddin Satifayanti, Nusiferra Selawati Palilati Selpianus Dogomo Septian, I Gede Nano Silvia Suhardiani, Roro Agustien Suhubdy Suhubdy Suhubdy Suhubdy Sukarne Sukarne Sulaiman Ngongu Depamede Sumiati Sumiati Sumiati Susan Mokoolang Sutaryono, Yusuf Ahkyar Sutaryono, Yusuf Akhyar Syamsuhaidi Syamsuhaidi, Syamsuhaidi Syamsul Hidayat Dilaga, Syamsul Hidayat Terri Repi Triadi Triadi Ulkiyah, Kalisom Utami, Wirawati Chandra Vebera Maslami Wahid Yiulianto Wahid Yuliant Wahid Yulianto Wahid Yulianto Wariata, Wayan Wilya Wulandani, Baiq Rani Dewi Wulansari, Tina Tri Yetti Marlida Yulianto, W Yulianto, Wahid Yuliaty Shan Nur Yusriyah Atikah Gobel Zaid Al Gifari