Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN TIE DYE (IKAT CELUP) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, PRODUKTIVITAS, DAN KESEHATAN LANSIA DI UPTD PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septiani, Linda; Kusumaningtyas, Intan; Idris, Mohamad; Mulya, Ireniza Pradevi; Setyaningrum, Endah; Rosa, Emantis; Happy, Terza Aflika
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3358

Abstract

Pelatihan pembuatan Tie dye (ikat celup) di UPTD PSLU (Pelayanan Sosial Lanjut Usia) Tresna Werdha Natar Lampung Selatan, dirancang sebagai upaya meningkatkan aktivitas, produktivitas, dan kesehatan lanjut usia (lansia). Kegiatan ini mengkombinasikan aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Selain itu, aktivitas ini juga merangsang kreativitas dan memberikan rasa pencapaian, yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan jasmani dan rohani. Hasil karya Tie dye dapat dimanfaatkan secara personal atau diproduksi untuk dijual, sehingga mendukung keberlanjutan produktivitas lansia. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah dan praktik secara bersama-sama. Para lansia diajak melakukan senam otak menggunakan jari-jari tangan agar merangsang otak untuk fokus dan melatih koordinasi tangan sebelum pelatihan dimulai. Lansia diajarkan teknik dasar pembuatan Tie dye, seperti mengikat, melipat, dan mencelupkan kain untuk menghasilkan pola-pola unik. Aktivitas tersebut melibatkan gerakan fisik ringan yang membantu menjaga kebugaran tubuh serta melatih keterampilan motorik halus. Pelatihan ini diikuti oleh 45 orang lansia di Aula UPTD PSLU Tresna Werdha sebagai sarana pemberdayaan yang bermanfaat bagi lansia penghuni panti. Dengan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa para lansia sangat antusias, bahagia, dan memberikan respon positif pada saat praktik. Pada pelatihan ini sebanyak 93% lansia berhasil menyelesaikan pembuatan Tie dye-nya. Pelatihan ini tidak hanya memperkaya keterampilan, tetapi juga meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta menciptakan ruang interaksi sosial yang bermakna di antara penghuni UPTD PSLU. Kata kunci: Aktivitas, Kesehatan, Lansia, Produktivitas, Tie dye
IMPLEMENTASI PESANTREN SEHAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN KECACINGAN DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN DEWAN DAKWAH LAMPUNG Marcellia, Selvi; Ramadhian, M. Ricky; Septiani, Linda; Afriyani, Afriyani; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3550

Abstract

Penyakit cacingan adalah penyakit menular disebabkan oleh infeksi jenis Soil-transmitted helminths seperti cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale) dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Cacingan dapat menyebabkan kehilangan darah dan penurunan penyerapan zat gizi seperti karbohidrat, zat besi, dan protein. Cacing yang menginfeksi hidup dan berkembang biak di usus manusia, maka cacing akan menyerap protein dan zat besi dalam darah, yang membuat terganggunya penyerapan nutrisi pada tubuh akibat rusaknya dinding usus. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan upaya penanggulangan cacingan melalui penyuluhan dan demonstrasi indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu cara mencuci tangan yang benar. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi pengetahuan santri dengan lembar kuisioner (pre-test dan post-test). Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Dewan Da’wah Lampung dengan sasaran kegiatan adalah santri kelas VIII. Hasil dari Kegiatan PkM ini menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan santri sebelum dilakukan penyuluhan dan pelatihan sebesar 54,52±23,35. Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan awal peserta cukup baik, namun masih memerlukan penguatan. Setelah melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan, nilai post-test meningkat menjadi 75,76±21,99, dengan kenaikan rata-rata pengetahuan sebesar 21,24±20,97. Hasil analisis statistik menggunakan Uji Paired Sample t-test, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata yang signifikan (p<0.05) antara pengetahuan santri sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai penyakit kecacingan. Berdasarkan Hasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan para santri PPTQ Dewan Da’Wah Lampung terhadap penyakit kecacingan pada anak
LANSIA SEHAT DAN MANDIRI: EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN SENAM KEBUGARAN DI UPTD PSLU TRESNA WERDHA NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septiani, Linda; Kusumaningtyas, Intan; Happy, Terza Aflika; Mulya, Ireniza Pradevi; Idris, Mohamad; Andrifianie, Femmy; Rosa, Emantis; Setyaningrum, Endah; Lusina, Septia Eva
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3616

Abstract

Peningkatan jumlah lansia merupakan tantangan global dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, tren ini terus meningkat setiap tahun, sehingga diperlukan strategi intervensi terpadu untuk menjaga kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan kualitas hidup lansia. Salah satu aspek penting namun sering terabaikan dalam pelayanan kesehatan lansia adalah kesehatan reproduksi termasuk perubahan akibat menopause pada wanita dan andropause pada pria, yang dapat menimbulkan gangguan fisiologis dan emosional. Di sisi lain, rendahnya aktivitas fisik pada lansia juga memperbesar risiko penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan reproduksi serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya senam kebugaran dalam menjaga kualitas hidup. Kegiatan dilaksanakan di UPTD PSLU Tresna Werdha Natar, Kabupaten Lampung Selatan, melalui dua pendekatan utama, yaitu edukasi interaktif tentang kesehatan reproduksi dan pelatihan senam bugar lansia. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung terhadap keterlibatan peserta dalam kegiatan senam. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman lansia mengenai kesehatan reproduksi sebesar 80% serta partisipasi aktif dalam kegiatan fisik senam kebugaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan latihan fisik sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri. Kata kunci: lansia, kesehatan reproduksi, senam kebugaran, menopause, andropause
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI PENYAKIT HIPERTENSI DAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN DESA HAJIMENA KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septia Eva Lusina; Ambarwati, Yuli; Bahri, Syaiful; Susianti, Susianti; Apriliana, Ety; Septiani, Linda; Ratna, Maya Ganda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3633

Abstract

Salah satu masalah kesehatan kronik dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan menjadi satu dari sepuluh penyebab mortalitas di Asia adalah hipertensi. Data dari WHO menyebutkan diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30–79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi, sebagian besar tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kebanyakan orang dengan hipertensi tidak merasakan gejala apa pun. Hipertensi cenderung tinggi pada pendidikan rendah yang memiliki pengetahuan kurang. Salah satu faktor yang mempengaruhi kurangnya pengetahuan dan kesadaran penderita hipertensi adalah kurangnya pemberian edukasi kesehatan. Selain itu permasalahan yang sering terjadi di masyarakat diantaranya adalah tidak menyadari bahwa dirinya menderita hipertensi dikarenakan tidak adanya keluhan atau gejala berat yang dialami sehingga tidak dilakukan pemeriksaan tekanan darah. Oleh karena itu, dalam rangka upaya berperan dalam deteksi awal penyakit hipertensi dan menjalankan salah satu tridharma perguruan tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat, pada kegiatan kali ini dosen Universitas Lampung mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan edukasi kesehatan mengenai penyakit hipertensi pada masyarakat di Perumahan Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 April 2025 yang diikuti sebanyak 45 orang masyarakat yang diperiksa. Kegiatan ini dibantu oleh masyarakat sekitar dan juga mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kata kunci: hipertensi, pemeriksaan kesehatan, tekanan darah, edukasi
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF Septiani, Linda; Pujiastuti, Heni
Media Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v8i1.2567

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sekolah menengah pertama yang ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI), Field Intermediate (FID), dan Field Dependent (FD). Subjek penelitian ini adalah adalah siswa MtsN Pandeglang 1 kelas IX-C berjumlahkan 20 siswa yang dikelompokkan berdasarkan gaya kognitif yang dimiliki oleh setiap siswa, setiap kelompok gaya kogitif diambil perwakilan 2 siswa dengan menggunakan metode purposive sampling untuk diukur kemampuan pemahaman konsep matematisnya. Kemampuan pemahaman konsep matematis pada penelitian ini memiliki tujuh indikator. Berdasarkan hasil penelitian ini kemampuan pemahaman konsep matematis siswa memiliki kesamaan dan perbedaan. Siswa dengan kelompok gaya kognitif Field Independent (FI) memiliki kesamaan kemampuan pemahaman konsep matematis, yaitu mereka mampu mencapai semua indikator yang terdapat pada kemampuan pemahaman konsep matematis. Siswa dengan kelompok gaya kognitif Field Intermediate (FID) memiliki perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis, salah satu siswa dapat mencapai semua indikator dan siswa lainnya hanya memenuhi beberapa indikator kemampuan pemahaman konsep matematis. Hal ini menunjukkan bahwa siswa yang termasuk dalam kelompol gaya kognitif yang sama belum tentu memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang sama. Siswa dengan kelompok gaya kognitif Field Dependent (FD) hanya sedikit indikator yang mampu dicapai oleh siswa dalam indikator kemampuan pemahaman konsep matematis.
PENYULUHAN PENCEGAHAN SKABIES MELALUI VIDEO DAN DISKUSI INTERAKTIF PADA SANTRI PONDOK PESANTREN Septiani, Linda; aflika, terza; islami, suryadi; Idris, Mohamad; Rosa, Emantis
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3785

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global. Skabies sering ditemukan di pondok pesantren karena tingginya kepadatan hunian, interaksi harian yang intens, dan kurangnya pengetahuan santri. Kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman santri dalam pencegahan skabies Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan dengan video dan diskusi interaktif yang disertai dengan evaluasi. Setelah diperoleh hasil kemudian dibandingkan nilai pre test dan post test untuk mengukur tingkat pengetahuan santri selama penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman santri mengenai penyebab, cara penularan, gejala, serta upaya pencegahan skabies sebesar 86,67%. Media video dan diskusi interaktif terbukti efektif dalam menarik perhatian dan meningkatkan partisipasi santri selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, penyuluhan pencegahan skabies melalui media tersebut dapat menjadi alternatif media edukasi kesehatan yang efektif dan mudah diterapkan di lingkungan pondok pesantren. Kata kunci: skabies, penyuluhan kesehatan, video interaktif, santri, pondok pesantren
MEWUJUDKAN KEHAMILAN SEHAT MELALUI EDUKASI ANTE NATAL CARE DI BANJAR AGUNG KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Happy, Terza Aflika; Septiani, Linda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3786

Abstract

Salah satu fokus utama dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi. Pelaksanaan pemeriksaan antenatal yang berkualitas dan dilakukan secara rutin selama masa kehamilan berperan penting dalam menentukan kondisi kesehatan ibu hamil serta bayi yang akan dilahirkan. Antenatal Care (ANC) merupakan program yang dirancang secara sistematis melalui kegiatan observasi, edukasi, serta pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, dengan tujuan mendukung proses kehamilan dan persalinan yang aman. Pengabdian maysrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui penyuluhan dan diskusi. Manfaat peningkatan pengetahuan, pemahaman, atau perubahan sikap ibu hamil terhadap ANC. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah 20 ibu hamil di Posyandu Melati Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung selatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini dalah peningkatan pre test dari 40% peserta yang menjawab dengan benar menjadi 90% peserta yang menjawab dengan benar saat post test. Keberhasilan tersebut mencerminkan adanya perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan
PEMANFAATAN POTENSI ALAMI SEBAGAI ANTIOKSIDAN Happy, Terza Aflika; Septiani, Linda; Graharti, Risti; Andrifianie, Femmy
Medula Vol 15 No 3 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i3.1825

Abstract

Indonesia is one of the world’s most biodiverse countries and possesses a vast potential of medicinal plants as natural therapeutic resources. Many medicinal plants traditionally used by local communities are known to contain secondary metabolites with antioxidant properties. Antioxidants play an essential role in preventing oxidative stress associated with degenerative and infectious diseases. This article aims to review the potential of secondary metabolite compounds from Indonesian medicinal plants as antioxidant agents based on previous studies. This study was conducted using a literature review method by analyzing relevant national and international scientific publications. The results indicate that various medicinal plants, including sweet potato leaves, green tea, roselle, celery, and Peperomia pellucida, contain polyphenolic compounds such as flavonoids, tannins, and phenols, as well as other secondary metabolites including alkaloids, saponins, terpenoids, quinones, coumarins, and anthocyanins. These compounds exhibit antioxidant activity through free radical scavenging, hydrogen atom donation, and inhibition of lipid peroxidation processes. In conclusion, Indonesian medicinal plants demonstrate significant potential as natural sources of antioxidants and offer promising prospects for further development in pharmaceutical and health applications, particularly as raw materials for phytopharmaceutical products and supportive therapies.
Efektivitas Beberapa Ekstrak Tanaman sebagai Ovisida terhadap Aedes aegypti dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue Septiani, Linda; aflika happy, terza; Graharti, Risti; Andrifianie, Femmy; Setyaningrum, Endah
Medula Vol 15 No 4 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i4.1827

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major public health concern, with Aedes aegypti serving as the primary vector. The continuous use of synthetic insecticides has led to resistance development and environmental concerns, highlighting the need for safer and sustainable alternatives. This review aims to evaluate the ovicidal potential of selected plant extracts against Aedes aegypti as an early-stage vector control strategy. A literature review was conducted using relevant national and international publications focusing on plant-based ovicides. The findings indicate that extracts from Piper nigrum L., Ocimum basilicum, Syzygium myrtifolium Walp., Tithonia diversifolia, Acorus calamus L., Solanum lycopersicum, and Euphorbia hirta L. effectively reduce egg hatchability of Aedes aegypti. The ovicidal activity is associated with secondary metabolites such as flavonoids, alkaloids, saponins, tannins, terpenoids, polyphenols, and essential oils, which disrupt egg membranes and inhibit embryonic development in a concentration-dependent manner. These findings suggest that plant extracts possess promising potential as natural ovicides and may serve as a basis for further pharmaceutical development and formulation in sustainable dengue vector control.
Tinjauan Literatur Sistematis: Protokol Kriptografi untuk Menjamin Keamanan dan Privasi Data Genomik Wijaya, Angga; Idris, Mohamad; Septiani, Linda; Pestalozi, George
Medula Vol 15 No 4 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i4.1840

Abstract

precision medicine. However, the static and hereditary nature of genomic data poses significant privacy risks for individuals and their families. This article aims to conduct a systematic literature review of various modern cryptographic protocols designed to protect genomic data. The research method utilizes a Systematic Literature Review (SLR) approach, analyzing relevant literature from 2018 to 2026. The findings indicate that protocols such as Homomorphic Encryption (HE) and Secure Multi-party Computation (SMPC) offer robust protection but face challenges regarding computational efficiency and bandwidth. Differential Privacy (DP) provides an efficient alternative but carries risks of reduced data accuracy. In conclusion, securing genomic data requires hybrid models that integrate algorithmic efficiency with long-term resilience, particularly against quantum computing threats. Aligning these technologies with Indonesia's Personal Data Protection Law (UU PDP) is crucial for building a secure and credible national health data ecosystem.
Co-Authors Adisa, Mutiara Putri aflika happy, terza aflika, terza Afriyani, Afriyani Akbar, Muhammad Adzan Nur Alghani, Sulthan Rafi Amalia, Usnida Khoiru Ambarwati, Yuli Ananta, Yoga Andrifianie, Femmy Angga Wijaya, Angga Annasya, Benazhir Saninah Aquila Graham Ari Wahyuni Aslina, Enna Cahyani, Faradhila Azqiah Damayanti, Ervina Dwi Budi Santoso Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Endah Setyaningrum, Endah Ety Apriliana Fatahillah, Fatahillah Fitria Saftarina George Pestalozi Ghaitsa Lulua Ginting, Bisart Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hendri Busman Heni Pujiastuti Idris, Mohamad Indri Windarti Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Jhons Fatriyadi Suwandi Kanedi, M. Kanedi, Muhammad Khairun Nisa Khansa, Moh Chandra Lusina, Septia Eva Marcelia, Selvi Marcellia, Selvi Masherni, Erniza Muhammad Ricky Ramadhian Mulya, Ireniza Pradevi Mumtazah, Dzul Fithria Nuning Nurcahyani Nur Diana Oktavia Ningtias, Nabila Primasari Pertiwi Qanita Arindia, Naifa Hana Qurani, Istiqomatul Rahel, Clara Arta Uli Rahmah, Nisrina Nur Rahmawati, Rahmawati Ramadhana Komala Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Rika Lisiswanti Risti Graharti Rizki Hanriko Roro Rukmi Windi Perdani, Roro Rukmi Rosa, Emantis Satrio, Oktavianus Indra Septia Eva Lusina Septian, Astried Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Shinta Dewi, Brigitta Sinaga, Herman Fransiskus Sofyan Musyabiq Wijaya Suryadi Islami Susianti, Susianti Sutarto . SYAIFUL BAHRI Syazili Mustofa TA Larasati Tri Umiana Soleha Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Yulianti Zefanya, Ezekial