This Author published in this journals
All Journal Khazanah Pendidikan Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Al Ishlah Jurnal Pendidikan WACANA DIDAKTIKA Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Sosio e-kons ABDIMAS SILIWANGI Lectura : Jurnal Pendidikan JABE (Journal of Applied Business and Economic) Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Studies in Learning and Teaching Jupeko (Jurnal Pendidikan Ekonomi) ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research FOCUS: Journal of Social Studies Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) JOEL: Journal of Educational and Language Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Journal of Business Management and Economic Development Nanggroe: Journal of Scholarly Service Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Economics, Bussiness and Management Issues
Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Lingkungan Hijau Pada Siswa SMP Driewanti Kota Bekasi Jawa Barat Sanjayanti, Arum; Riyono, Bado; Suprapto, Hugo Aries
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10610710

Abstract

Pengelolaan sampah masih kurang optimal. Sampaah non organic masih perlu dikurangi dengan cara mengolahnya menjadi barang bekas. Penyuluhan lingkungan hijau diperlukan agar lingkungan tampak asri dan sehat. Salah satu manfaat lingkungan hijau yang dipenuhi oleh tanaman adalah mampu menyerap polusi udara serta mencegah berbagai penyakit berbahaya seperti kangker.Tujuan penyuluhan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan praktek bagaimana cara mengolah botol plastic menjadi vas bunga sehingga lingkungan sekolah tampak asri dan sehat. Kegiatan ini diikuti 30 siswa SMP Dreiwnati Bekasi. Hasil dari kegiatan ini mampu memberikan hasil daur ulang sampah botol plastic dan menciptakan lingkungan lebih hijau. Siswa mencapai rata   nilai rata rata para siswa dalam hal materi sebesar 69.9.
Pengaruh Media Pembelajaran dan Kreativitas Terhadap Hasil Belajar IPS di SDN Jaka Mulya Bekasi Selatan Suprapto, Hugo Aries; Rusdi, Muhammad; Paryono, Paryono
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i1.753

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SDN Jaka Mulya Bekasi. Sampel berukuran 30 siswa. Sebagai sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berasal  dari SDN Jaka Mulya Bekasi untuk kelas Kontrol dan kelas Eksperimen dan 2 kelas SDN Jaka Mulya Bekasi  untuk kelas Kontrol dan kelas Eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 Oktober sampai dengan 30 Desember 2016. Hasil penelitian menunjukkan: 1). Ada pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap hasil belajar pelajaran ekonomi. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai Sig.=0,014<0,005 dan Fhitung=6,549. 2). Ada pengaruh yang signifikan kreativitas belajar terhadap hasil belajar pelajaran ekonomi, dibuktikan dengan nilai Sig.=0,001<0,05 dan Fhitung=13,477. 3). Ada pengaruh yang  signifikan media pembelajaran dan kreativitas belajar siswa terhadap hasil belajar pelajaran ekonomi, ini terbukti melalui nilai Sig.= 0,001< 0,05 dan Fhitung = 9,640.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kreativitas Belajar, Hasil Belajar IPSAbstractThis research was conducted in SDN Jaka Mulya Bekasi. A sample size of 30 students. As a sample of this research is a class VIII student from your school SMP PGRI 12 for grade control and experiment class and 2nd grade SDN Jaka Mulya Bekasi for classes and class Control Experiment. This study was conducted on October 1 until December 30, 2016. The results showed: 1). There was a significant effect on learning outcomes learning media economics class. This is evidenced by the Sig. = 0.014 <0.005 and F test = 6.549. 2). There was a significant influence on the results of learning creativity studying economics class, evidenced by the Sig. = 0.001 <0.05 and Fhitung = 13.477. 3). There was a significant effect of instructional media and creativity of student learning to the learning outcomes of economic subjects, is evident through the Sig. = 0.001 <0.05 and Fhitung = 9.640.Keywords: Instructional Media, Creativity Learning, Learning Outcomes IPS     
Bagaimana Proses Belajar Berwirausaha dan Budaya pada Anak Usia Dini? Vernia, Dellia Mila; Suprapto, Hugo Aries; Sumadyo, Bambang; Nurdin, Nurdin; Widiyarto, Sigit
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5894

Abstract

Kewirausahaan menjadi bahasan penting manakala ingin berbicara tentang kemajuan ekonomi bangsa. Beberapa aspek perlu disiapkan, termasuk pengenalan kewirusahaan berbasis budaya terhadap anak usia dini dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran kewirausahaan berbasis budaya di PAUD dan mengetahui bagaimana budaya dapat diperkenalkan kepada siswa di PAUD. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Responden terdiri dari kepala sekolah, guru dan orang tua murid. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen digunakan adalah instrument wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran pengenalan kewirausahaan tidak dapat dipaksa, melainkan menggunakan metode bermain beserta metode dan program yang terfokus pada kewirusahaan. Pengenalan budaya dapat dilakukan dengan memberikan berbagai macam produk yang dapat dijual, seperti makanan tradisional Indonesia. Budaya tidak hanya berkaitan dengan makanan tradisional, namun mencakup, tradisi,adat istiadat, baju daerah , lagu daerah serta cerita rakyat. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu pembuatan kurikulum yang baku dan adaptif bagi pembelajaran anak usia dini.
PENYULUHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBERDAYAAN SISWA YATIM PIATU DI CIPUTAT TANGERANG SELATAN BANTEN Lies Sunarmintyastuti; Hugo Aries Suprapto; Loecita Sandiar; Ari Wahyu Leksono; Sigit Widiyarto
ABIDUMASY Vol 1 No 2 (2020): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v1i2.988

Abstract

Abstract:Entrepreneurship is a field that is still less attractive to adolescents. But the efforts thathave been carried out by the government and the private sector have been many. It still needs thesupport of many parties, including community service activities carried out in Islamic boardingschools. The purpose of community service activities is to instill entrepreneurial values early on instudents. It is hoped that in the future students will become reliable and professionalentrepreneurs. This activity was carried out from April to July 2020. The method used was themethod of practice and providing counseling and monitoring of implementation. Students whoparticipated were orphaned students at the Ciputat Arrahman Foundation Tangerang, totaling 23students. The results of this activity indicate that students have been able to make several souvenirmodels from paper. The target results for each group are 100%, 80% and 70%. Students are giventhe opportunity to deliver the results of their products in the pesantren environment, some are alsosold in the cooperative and to the surrounding community. Community response to the results ofthe students good and positiveKeywords: Entrepreneurship, Empowerment, OrphansAbstrak:Kewirausahaan merupakan bidang yang masih kurang diminati oleh kalangan remaja.Namun upaya yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah dan pihak swasta sudah banyak. Masihperlu dukungan banyak pihak,termasuk kegiatan pengabdian masyarakadilakukan di pondokpesantren. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk menanamkan nilai – nilaikewirausahaan sejak dini pada siswa. Diharapkan pada waktu yang akan datang para siswamenjadi wirausahawan yang handal dan professional. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan Aprilsampai dengan Juli 2020. Metode yang digunakan adalah metode praktek dan pemberianpenyuluhan serta monitoring pelaksanaan. Siswa yang ikut adalah siswa yatim piatu pada yayasanArrahman Ciputat Tangerang, sebanyak 23 siswa. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa siswasudah mapu membuat beberapa model souvenir dari kertas. Hasil target masing – masingkelompok sebesar 100%, 80 % dan 70%. Siswa diberikan kesempatan untuk meamsarkan hasilproduk mereka di dalam lingungan pesantren, sebagian juga dijual dikoperasi dan kepadamasyarakat sekitar. Respon masyarakat kepada hasil dari para santriwan baik dan positif.Kata Kunci : Kewirausahaan, Pemberdayaan, siswa Yatim Piatu
THE INFLUENCE OF DIGITAL LITERACY AND INNOVATION ON ENTREPRENEURIAL INTEREST IN VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS IN DEPOK CITY Hugo Aries Suprapto
JOEL: Journal of Educational and Language Research Vol. 1 No. 3: Oktober 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to determine the influence of digital literacy on interest in entrepreneurship, and to determine the influence of innovation on interest in entrepreneurship. The method uses quantitative, with Autocorrelation Test assumptions, Multicollinearity Test and Multiple Regression Analysis. Data was taken through filling out questionnaires, interviews and documentation. The respondents were 55 vocational school students in the marketing study program. The results of the research are that digital literacy and innovation have an influence of 41.5%, while the rest is influenced by other factors. Students and teachers should start carrying out entrepreneurial activities together when they are in class X, so that they gain more real insight and views about the ins and outs of entrepreneurship.
Integrating Design Thinking into Entrepreneurship Education: A Learning Framework for Vocational High School Students Maman Achdiat; Hawa Liberna; Nur Rizkiyah; Husain Nurisman; Sigit Widiyarto; Hugo Aries Suprapto; Dellia Mila Vernia; Saring Saring
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5986

Abstract

Entrepreneurship education requires dynamic and contemporary learning methods. Design thinking is a promising approach to fostering independence, innovation, and problem-solving skills among students. This study aims to evaluate the effectiveness of the design thinking method in entrepreneurship learning and to analyze its implementation process in vocational high schools. This research employed an experimental design using a pretest-posttest model within the same class. A total of 41 vocational high school students participated as the study sample. Data were analyzed using paired sample t-tests in SPSS 26 to assess the impact of the intervention on students’ entrepreneurial competencies. Findings indicate that the design thinking method is moderately effective in enhancing students’ entrepreneurial skills. The learning process is conducted both inside and outside the classroom, fostering an experiential learning environment. Students demonstrate improved innovation and critical thinking skills, particularly in identifying and addressing problems based on customer feedback. The study highlights the potential of design thinking as an effective pedagogical approach for entrepreneurship education in vocational schools. By engaging students in real-world problem-solving, this method enhances their adaptability and responsiveness to market needs. Future research could explore its long-term impact and applicability in different educational settings.
Do Leadership, Career Progression, Compensation, and Burn-out Moderated by Work Motivation Affect Employee Performance in Digital Companies? Suprapto, Hugo Aries; Setyastanto, Albertus Maria; Widiyarto, Sigit; Poon, Yuan-Sheng Ryan
Journal of Business Management and Economic Development Том 4 № 01 (2026): Journal of Business Management and Economic Development
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jbmed.v4i01.2311

Abstract

This study examines how leadership, compensation, career progression, and burn-out—conditional on work motivation—affect employee performance in digital companies. Effective leadership, fair compensation, transparent career progression, and proactive burnout management—conditioned by employees’ intrinsic and extrinsic work motivation—collectively drive engagement, productivity, creativity, teamwork, well-being, retention, efficiency, and organizational performance in digital companies long term growth. A quantitative approach was used with questionnaires and company documentation collected from 213 employees across four digital firms in Jakarta between January and April 2024. Data were analyzed using SEM-PLS. the result was leadership positively and significantly improves employee performance. Compensation is negatively associated with, indicating higher pay alone did not translate into better performance. Career progression positively and significantly enhances performance. Burn-out showed a positive association with reported performance, suggesting possible short-term productivity despite wellbeing costs. Work motivation has a positive direct effect on performance. As a moderator, work motivation weakens the effects of leadership and compensation on performance, while it strengthens the effects of career progression and digital learning . All reported effects are statistically significant.
PENGENALAN KEWIRAUSAHAAN PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOGOR Bado Riyono; Hugo Aries Suprapto; Sigit Widiyarto; Albertus Maria Setyastanto; Ukti Lutvaidah
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4510

Abstract

Pengenalan kewirausahaan pada murid sekolah dasar di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya minat kewirausahaan pada usia dini serta tuntutan era globalisasi dan digitalisasi yang menuntut keterampilan hidup, kreativitas, dan kepedulian sosial-lingkungan sejak awal. Pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar dipandang tidak hanya berorientasi pada kemampuan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter, tanggung jawab sosial, dan kesadaran lingkungan melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan orang tua murid di dua sekolah dasar di Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan kewirausahaan dilaksanakan melalui kegiatan berbasis proyek seperti pembuatan produk sederhana, simulasi jual-beli di kelas atau pasar mini sekolah, serta pembelajaran membawa barang untuk dijual. Sekolah menyusun kurikulum tematik kewirausahaan sederhana, menyediakan ruang kreativitas dan bahan praktik, serta melibatkan pelaku usaha lokal sebagai mentor dan role model. Guru berperan aktif sebagai fasilitator, sementara dukungan orang tua memperkuat pembelajaran melalui pendampingan dan pengelolaan uang saku. Pembelajaran juga menanamkan nilai sosial dan lingkungan. Meskipun menunjukkan praktik yang positif dan kontekstual, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan evaluasi dampak pembelajaran, integrasi kewirausahaan ke dalam kurikulum formal, peningkatan kapasitas guru, serta pemanfaatan teknologi agar program berkelanjutan dan berdampak lebih luas.
Penguatan Kewirausahaan Untuk Mencetak Wirausahawan Muda pada Karang Taruna Kelurahan Kapuk Cengkareng Jakarta Barat Suprapto, Hugo Aries; Widiyarto, Sigit; Setyowati, Luluk; Sandiar, Loecita; Nurisman, Husain
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 1 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i1.11218

Abstract

The entrepreneurship training for 21 members of Karang Taruna in Kapuk Village, Cengkareng was held to address low youth readiness for entrepreneurship, limited access to marketing and technology, and the need to create local employment. The program aimed to cultivate an entrepreneurial mindset, identify local business opportunities, teach a simple business model (Business Model Canvas), utilize digital technology for marketing, introduce basic financial management, and explain legal aspects and the importance of networking. Activities were delivered through interactive presentations, group discussions, practical workshops on digital marketing, HPP (cost of goods sold) calculation simulations, and guidance on NIB registration. Results showed significant improvements in conceptual understanding and practical skills: participants were able to formulate business ideas based on local potential, create basic BMCs, produce promotional content for social media, access marketplaces, and separate business from personal finances while calculating HPP. Evaluations indicated knowledge scores averaging within a good range, reflecting initial readiness for business implementation with continued mentoring. In conclusion, the intervention effectively fostered proactivity, basic technical capacity, and member collaboration. Implications include the need for follow-up programs such as mentoring, facilitation of digital market access, and legal-administrative Keywords: Entrepreneurship, Young Entrepreneurs , karang taruna
Transformasi Digital UMKM Berbasis Studi Kelayakan Bisnis: Strategi Pemasaran Digital, Sistem Pembayaran QRIS, dan Peningkatan Visibilitas pada Eka Snack Dellia Mila Vernia; Farida Frihatini; Hugo Aries Suprapto; Febby Anggraini; Bakhrul Ulum; Kayla Tria Hapsari; Diska Multi Sari; Novia Aninda Wardana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 8 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v8i2.1228

Abstract

The development of digital technology requires MSMEs to transform in order to remain competitive. Eka Snack, a small snack food enterprise, faces three main challenges: suboptimal digital marketing, a manual cash-based transaction system, and low business visibility on digital platforms. This mentoring program aims to drive Eka Snack's digital transformation through a comprehensive business feasibility study approach. Implementation methods consist of four stages: preparation, execution, mentoring and evaluation, and follow-up. Solutions applied include marketing optimization via Instagram, TikTok, Shopee, and Tokopedia; implementation of a QRIS-based digital payment system; and improved business visibility through Google Maps. Results demonstrate increased marketing reach, transaction efficiency, and digital visibility for Eka Snack. Business owners also gained improved digital literacy supporting more professional and sustainable business management. This program contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically Goal 8 (Decent Work and Economic Growth) and Goal 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).
Co-Authors Adhis Darussalam Pamungkas Adhis Darussalam Pamungkas Aditya Zakaria Hidayat Agus Abdillah Ahmad Fahrudin Ahmad Firdaus Yahya Albertus Maria Setyastanto Alifah, Siti Anami Fatihah Ari Fiyanto Ari Wahyu Leksono Ari Wahyu Leksono Arum Sanjayanti, Arum Ary Fiyanto Aster Pujaning Ati Aster Pujaning Ati Ati, Aster Pujaning Bado Riyono Bakhrul Ulum Bambang Sumadyo CLEOPATRA, MARIA Davina Tria Julianti Dellia Milla Vernia Dhona Shahreza Diska Multi Sari Dodi Mardanus Cani Dony Oktariswan Dwi Narsih Edvin Fairliantina Farida Frihatini Febby Anggraini Hanggono Arie Prabowo Hanggono Arie Prabowo Hanggono Arie Prabowo Hawa Liberna Hermanto Hermanto Hermanto Hermanto Husain Nurisman Husain Nurisman Husain Nurisman Indra Setiawan Purba Iramdan Iramdan Kayla Tria Hapsari Khairunnisa Khairunnisa Lengsi Manurung Lesfandra Lidya Natalia Sartono Lies Sunarmintyastuti Lies Sunarmintyastuti Loecita Sandiar Loecita Sandiar Lukas Sugiyanto Luluk Setyowati, Luluk Lusiana Wulansari Lusiana Wulansari Maman Achdiat Mamik Suendarti Manurung, Lengsi Megayanti, Windi Mu&#039;thia Mubasyira Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Muhammad Sofyan Romdhoni Nana Suyana Nova Yulianti Novia Aninda Wardana Novita Delima Putri Nur Habibah Nur Rizkiyah Nur Rizkiyah Nur Rizkiyah Nur Rizkiyah Nurdin Nurdin Nurisman, Husain Pamungkas, Adhis Darussalam Parabowo, Hanggono Arie Paryono Poon, Yuan-Sheng Ryan Pratiwi Srietiningsih Putri, Novita Delima Reko Syarif Hidayatullah Rita Mardiana Riyono, Bado Sahrazad, Sarah Saleh, Sugiyanto Salman Alfarisi Sandiar, Loecita Sandy Mahardhika Sanjawati, Arum Saring Saring Saring, S Setiawan, Rochiyat Setyastanto, Albertus Maria Sigit Widiyarto Siti Alifah Sugiyanto Saleh Sumadyo , Bambang Sumaryoto Supandi, Agus Supandi, Agus Tjipto Djuhartono Ukti Lutvaidah Vella Anggresta Vernia, Dellia Mila Yocki Pramudya Ananda Zeinora, Zeinora