p-Index From 2021 - 2026
6.951
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS) LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Jurnal Florea Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Media Ilmu Kesehatan JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains YUSTISI Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam Elastisitas Jurnal Ekonomi Pembangunan IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Dwija Inspira: Jurnal Pendidikan Multi Perspektif Unram Journal of Community Service (UJCS) International Journal of Progressive Mathematics Education Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat J.Pelastek DELICTUM : Jurnal Hukum Pidana Islam Civic Education Perspective Journal Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Jurnal Ilmu Pekerjaan Sosial JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Buletin Ilmiah Ilmu Komputer dan Multimedia (BIIKMA) APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Influence: International Journal of Science Review An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Al-Ibnor : Jurnal Kependidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Radisi RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Edukasiana : Journal of Islamic Education ENDLESS : International Journal of Future Studies AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan dan Motivasi Kerja Karyawan pada Perusahaan Ritel Rifqy Hafizh Priandy; Anisa Nur Azizah; Putri Rahayu; Wahidin; Dwi Andryansyah; Muhamad Kosim
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juli)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i7.787

Abstract

This study aims to identify and analyze the factors influencing employee job satisfaction in retail companies. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through in-depth interviews with employees from various departments within a retail company. The findings reveal several key factors affecting job satisfaction, including a conducive work environment, harmonious relationships between colleagues and supervisors, recognition and appreciation for performance, and a healthy work-life balance. These findings indicate that retail companies need to pay attention to non-financial aspects that directly impact employee motivation and comfort. By understanding these factors, companies can enhance employee performance and reduce turnover rates. This study is expected to serve as a reference for retail management in formulating policies that support employee well-being and productivity.
Education Beyond AI: Building Integrity Through Authentic Assessment Wahidin; Soelistiono, Soegianto; Tanjung, Rona
ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIES Vol. 8 No. 2 (2025): ENDLESS: International Journal of Future Studies
Publisher : Global Writing Academica Researching & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/endlessjournal.v8i2.338

Abstract

The advancement of artificial intelligence (AI) has transformed the paradigm of higher education assessment, challenging the effectiveness of traditional examination methods such as essays and multiple-choice tests. AI technologies, like ChatGPT, enable students to generate high-quality responses rapidly, triggering an authenticity crisis in academic assessments. Research indicates that 56% of global students, including those in Indonesia, use AI for assignments or exams, with 54% considering it a form of cheating (BestColleges, 2023). This paper aims to analyze the weaknesses of traditional exams in the AI era and propose authentic evaluation approaches through a conceptual discussion based on the analysis of challenges and new strategies. Key findings include recommendations for project-based exams, assessments of learning processes, hands-on practical exams, and the integration of AI literacy and ethics into the curriculum. This transformation demands that lecturers serve as facilitators and authentic evaluators while developing curricula focused on competence, creativity, and soft skills. Consequently, higher education can produce graduates who are not only academically proficient but also critical, creative, and responsible in leveraging AI.
Peningkatan Sarana Pendidikan Melalui Kegiatan Pengecetan Ulang TPQ Al Munawarah : Pengabdian M. Umar Faqieh; Ilma Nur Rizqi; Muammar; Muhamad Yunus; Wahidin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2765

Abstract

This community service activity aimed to improve the quality of educational facilities through the repainting of the Al-Munawarah Qur’anic Education Center (TPQ) building, located in Kuta Village, Belik District, Pemalang Regency. As a non-formal educational institution, TPQ plays a strategic role in shaping children’s character and morality. However, the deteriorating condition of the building had reduced the comfort and learning motivation of the students. The program was carried out from August 20 to 24, 2025, by a team from Universitas Muhadi Setiabudi Brebes, with the scope of work covering volume calculation, land clearing, and room painting. The results showed an improvement in the quality of the learning environment, which became cleaner, more attractive, and more comfortable, while also fostering community awareness of the importance of educational facilities. The repainting effort proved effective in creating a more conducive learning atmosphere.
MEMBANTAH NARASI MARRIAGE IS SCARY DI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM Wulandari, Amelia; Arisman; Wahidin
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.20162

Abstract

Fenomena narasi “Marriage is Scary” di media sosial menunjukkan kekhawatiran generasi muda terhadap pernikahan. Pengalaman traumatis, ketakutan akan konflik rumah tangga, tekanan finansial, dan konten negatif di platform online seperti Tiktok adalah semua faktor yang sering menyebabkan munculnya narasi ini. Pada akhirnya narasi ini merusak pemahaman masyarakat tertutama generasi muda tentang makna dan tujuan dari pernikahan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membantah narasi negatif tersebut melalui pendekatan hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi digital dari media sosial. Fokus utama penelitian ini terletak pada bagaimana narasi “Marriage is Scary” terbentuk, faktor pendorongnya, serta kontradiksi dengan prinsip-prinsip dasar pernikahan dalam Islam yang menekankan kasih sayang, keseimbangan hak dan kewajiban, serta tujuan spiritual dalam berkeluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena narasi “Marriage is Scary” yang muncul di media sosial secara signifikan oleh mereka yang berbagi pengalaman atau pandangan negatif tentang pernikahan. Narasi “Marriage is Scary” di sebabkan oleh disinformasi, pengalaman pribadi yang disebarluaskan, serta lemahnya literasi hukum dan agama. Perspektif hukum keluarga Islam memberikan pedoman untuk menciptakan pernikahan yang adil, harmonis, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan reedukasi berbasis nilai Islam dan penguatan literasi digital agar generasi muda mampu memilah informasi serta membangun persepsi positif terhadap pernikahan sebagai bagian dari ibadah dan jalan menuju keluarga Sakinah. Kata Kunci: Marriage is Scary, media sosial, pernikahan, hukum keluarga Islam
PENERAPAN KONSEP MITSAQON GHOLIZHON PADA KELUARGA POLIGAMI YANG TIDAK TERCATAT DI KECAMATAN TAMBANG PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM Nurjannah; Wahidin; Arisman
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.20232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep Mitsaqon Gholizhon yakni perjanjian yang kokoh dan sakral dalam ikatan pernikahan pada keluarga poligami yang tidak tercatat di Kecamatan Tambang, serta meninjau praktik tersebut dalam perspektif Hukum Keluarga Islam. Praktik poligami tanpa pencatatan resmi tidak hanya menimbulkan persoalan administratif, tetapi juga berdampak pada perlindungan hukum terhadap istri dan anak, keadilan dalam relasi keluarga, serta keabsahan pernikahan menurut hukum Islam dan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 pasangan keluarga poligami yang tidak tercatat dari lima desa di Kecamatan Tambang, yakni Desa Tambang, Terantang, Parit Baru, Sungai Pinang, dan Palung Raya. Analisis dilakukan melalui pendekatan normatif dan sosiologis untuk menilai implementasi nilai-nilai Mitsaqon Gholizhon dalam kehidupan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Mitsaqon Gholizhon dalam praktik poligami tidak tercatat berjalan secara tidak optimal. Meskipun terdapat beberapa keluarga yang berupaya menjaga keharmonisan dan keadilan antar istri, secara umum masih ditemukan ketimpangan dalam pembagian hak-hak, seperti nafkah, perhatian, serta kejelasan status hukum istri dan anak. Faktor utama yang menyebabkan poligami tidak tercatat meliputi keterbatasan ekonomi, minimnya pemahaman hukum, penolakan istri pertama terhadap pernikahan kedua, serta pengaruh budaya lokal. Dari perspektif Hukum Keluarga Islam, praktik ini belum mencerminkan nilai-nilai luhur Mitsaqon Gholizhon yang menekankan keadilan, tanggung jawab, dan perlindungan terhadap seluruh anggota keluarga. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi hukum dan agama serta penguatan peran lembaga keagamaan dan negara dalam mengawal praktik pernikahan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan. Kata kunci: Mitsaqon Gholizhon, Poligami Tidak Tercatat, Hukum Keluarga Islam, Kecamatan Tambang.
MEMBANTAH NARASI MARRIAGE IS SCARY DI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM Wulandari, Amelia; Arisman; Wahidin
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.20162

Abstract

Fenomena narasi “Marriage is Scary” di media sosial menunjukkan kekhawatiran generasi muda terhadap pernikahan. Pengalaman traumatis, ketakutan akan konflik rumah tangga, tekanan finansial, dan konten negatif di platform online seperti Tiktok adalah semua faktor yang sering menyebabkan munculnya narasi ini. Pada akhirnya narasi ini merusak pemahaman masyarakat tertutama generasi muda tentang makna dan tujuan dari pernikahan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membantah narasi negatif tersebut melalui pendekatan hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi digital dari media sosial. Fokus utama penelitian ini terletak pada bagaimana narasi “Marriage is Scary” terbentuk, faktor pendorongnya, serta kontradiksi dengan prinsip-prinsip dasar pernikahan dalam Islam yang menekankan kasih sayang, keseimbangan hak dan kewajiban, serta tujuan spiritual dalam berkeluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena narasi “Marriage is Scary” yang muncul di media sosial secara signifikan oleh mereka yang berbagi pengalaman atau pandangan negatif tentang pernikahan. Narasi “Marriage is Scary” di sebabkan oleh disinformasi, pengalaman pribadi yang disebarluaskan, serta lemahnya literasi hukum dan agama. Perspektif hukum keluarga Islam memberikan pedoman untuk menciptakan pernikahan yang adil, harmonis, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, diperlukan reedukasi berbasis nilai Islam dan penguatan literasi digital agar generasi muda mampu memilah informasi serta membangun persepsi positif terhadap pernikahan sebagai bagian dari ibadah dan jalan menuju keluarga Sakinah. Kata Kunci: Marriage is Scary, media sosial, pernikahan, hukum keluarga Islam
PENERAPAN KONSEP MITSAQON GHOLIZHON PADA KELUARGA POLIGAMI YANG TIDAK TERCATAT DI KECAMATAN TAMBANG PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM Nurjannah; Wahidin; Arisman
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.20232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep Mitsaqon Gholizhon yakni perjanjian yang kokoh dan sakral dalam ikatan pernikahan pada keluarga poligami yang tidak tercatat di Kecamatan Tambang, serta meninjau praktik tersebut dalam perspektif Hukum Keluarga Islam. Praktik poligami tanpa pencatatan resmi tidak hanya menimbulkan persoalan administratif, tetapi juga berdampak pada perlindungan hukum terhadap istri dan anak, keadilan dalam relasi keluarga, serta keabsahan pernikahan menurut hukum Islam dan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 pasangan keluarga poligami yang tidak tercatat dari lima desa di Kecamatan Tambang, yakni Desa Tambang, Terantang, Parit Baru, Sungai Pinang, dan Palung Raya. Analisis dilakukan melalui pendekatan normatif dan sosiologis untuk menilai implementasi nilai-nilai Mitsaqon Gholizhon dalam kehidupan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Mitsaqon Gholizhon dalam praktik poligami tidak tercatat berjalan secara tidak optimal. Meskipun terdapat beberapa keluarga yang berupaya menjaga keharmonisan dan keadilan antar istri, secara umum masih ditemukan ketimpangan dalam pembagian hak-hak, seperti nafkah, perhatian, serta kejelasan status hukum istri dan anak. Faktor utama yang menyebabkan poligami tidak tercatat meliputi keterbatasan ekonomi, minimnya pemahaman hukum, penolakan istri pertama terhadap pernikahan kedua, serta pengaruh budaya lokal. Dari perspektif Hukum Keluarga Islam, praktik ini belum mencerminkan nilai-nilai luhur Mitsaqon Gholizhon yang menekankan keadilan, tanggung jawab, dan perlindungan terhadap seluruh anggota keluarga. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi hukum dan agama serta penguatan peran lembaga keagamaan dan negara dalam mengawal praktik pernikahan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan. Kata kunci: Mitsaqon Gholizhon, Poligami Tidak Tercatat, Hukum Keluarga Islam, Kecamatan Tambang.
a INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT UNTUK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH UMUM: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT UNTUK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH UMUM subhan, ah. subahn; Wahidin
AL-ULUM | JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol. 3 No. 01 (2025): AL-ULUM | JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
Publisher : IAI DARUL ULUM KANDANGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63216/alulum.v3i01.408

Abstract

This study aims to explore innovative learning media based on Information and Communication Technology (ICT) applicable to Islamic Religious Education (PAI) in public schools and to evaluate their impact on the quality of teaching and learning processes. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through observations, interviews, and document analysis. The findings indicated that ICT-based media, such as interactive videos, Islamic educational applications, and e-learning platforms, enhance students’ understanding of PAI materials and encourage active engagement in learning. Challenges included limited technological infrastructure in schools and insufficient teacher training in ICT utilization. To address these issues, teacher training, improved technological facilities, and support from various stakeholders, including the government, are recommended. This study concludes that ICT-based learning media innovations have significant potential to improve the effectiveness of PAI instruction, provided they are supported by adequate preparation and resources.
Etnomatematika: Konsep Matematika pada Kue Lebaran Diniyati, Indah Amanah; Ekadiarsi, Aisyah Nurwulan; Salsabila; Herdianti, Ika Akmalia Herva; Amelia, Tasya; Wahidin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.703

Abstract

Pada saat belajar matematika sering mengalami kendala yang disebabkan ketika pembelajaran tidak memberikan contoh konkret dari objek matematika yang abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis etnomatematika yang terdapat di kue lebaran. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Total objek yang diteliti ada 4 buah kue lebaran, yaitu kue lidah kucing, kue kastangel, kue putri salju, kue nastar, dan 1 subjek untuk diwawancara, yaitu pedagang kue. Teknik penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diperoleh Diantaranya pada kue nastar yang terbentuk dari bangun ruang setengah bola, kue putri salju yang terbentuk dari juring dan tembereng lingkaran kue kastangel yang terbentuk dari bangun ruang balok, dan kue Lidah kucing yang terbentuk dari bangun datar persegi panjang dan setengah lingkaran. Diharapkan dari pembelajaran konstektual yang menggunakan kue lebaran sebagai media pembelajaran dapat membantu serta menambah wawasan dalam memahami konsep bangun geometri pada matematika. At the time of learning mathematics often experience obstacles caused when learning does not provide concrete examples of abstract mathematical objects. The purpose of this study was to analyze the ethnomathematics contained in the Eid cake. The method used is qualitative research with an ethnographic approach. The total objects studied were 4 Eid cakes, namely cat tongue cake, kastangel cake, snow-white cake, nastar cake, and 1 subject to be interviewed, namely a cake seller. This research technique uses observation, interviews, and documentation. The results of this study were obtained. Among them are nastar cakes which are formed from a half-spherical shape, snow princess cakes which are formed from circles and circles of kastangel cakes which are formed from blocks of space, and cat's tongue cakes which are formed from rectangular and semi-circular flat shapes. It is hoped that contextual learning using Eid cakes as a learning medium can help and add insight into understanding the concept of geometric shapes in mathematics.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA INDUSTRI MAKANAN RINGAN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR TAHUN 2022 Alhawari, LL. Muh. Zulhaqqi; Daeng, Akung; Wahidin
Journal of Economics and Business Vol 10 No 1 (2024): Ekonobis, Maret 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v10i1.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah, Jam Kerja, Pendidikan dan Pengalaman Kerja terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Pada Industri Makanan Ringan Di Kabupaten Lombok Timur. Jenis penelitian bersifat deskriptif kuantitatif. Pengujian dilakukan pada 93 responden yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Timur yaitu, Kecamatan Selong, Kecamatan Wanasaba, dan Kecamatan Lenek. Data didapatkan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji determinasi simultan (R2), uji t, dan uji signifikansi koefisien regresi simultan (uji F).Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Upah, Jam Kerja, Pendidikan dan Pengalaman Kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikanterhadap produktivitas tenaga kerja pada industri makanan ringan di Kabupaten Lombok Timur dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05. Secara individu (parsial), variabel Upah, Jam Kerja, dan Pengalaman Kerja pada industri makanan ringan di Kabupaten Lombok Timur berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05, sedangkan variabel pendidikan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada industri makanan ringan di Kabupaten Lombok Timur dengan nilai signifikan 0.560 > 0.05.
Co-Authors Abdul Azis, Muhamad Ziad Abdullah Muhajir Achmad Taufik Ismail Adawiyah, Siti Zulpa Ade Yusuf Ferudyn Adrian Mutu Afifa, Niswatun Afrilia, Eka Mardiana Agus Muchsin ahmad habibi Aji Muhammad Galih Akbar Akbar Akung Daeng Alhawari, LL. Muh. Zulhaqqi Amelia Wulandari Amelia, Tasya Anggraeni, Yulia Anhapia, Baiq Anita Anisa Nur Azizah Ardini, Wina Arif Rahman Azis Arisman Aulia Aulia Aulia Putri Az Zahro, Fatimah Aza, Elsa Azhrina Canra Krisna Jaya Chairil Fajar Hadiansyah Daiadin, Muhammad Darlan, Saiffullah Daryana Desi Aryani Dewi Kartika Dinda Diniyati, Indah Amanah Dwi Andryansyah Dwiki Aldiansyah Ekadiarsi, Aisyah Nurwulan Endah Yusma Pratiwi Endang Astuti Fajar Hadiansyah, Charil Fashia F, Yauma Fatimah Az Zahro Fatmawati Fatmawati Feby Virzinia Dwiftra Fuadi, Helmy Galaxy Andi Putra Pratama Gemilang, Arria Gustina, Yuka Hamid, Rabiatul Adawiyah Hartini, Suci Hendrowanto Nibel Hera Saputri, Riana Herdianti, Ika Akmalia Herva Heri Usmanto Hidayat, Ali Akbar Husni, Vici Handalusia I Nyoman Adi Putra Ika Kartika Ilma Nur Rizqi Iqbal Zaka Firdana Islamul Haq Isnada Jati F, Lalu Zuhdi Jayadi, Muh Indra Juliansyah Saputra Kartika Kartika Khoirudin, Ahmad Kusnida Indrajaya Laila F, Baiq Indira LALU ZULKIFLI Lestari, Murni Linggua Sanjaya Usop Lisnawati M. Firmansyah M. Umar Faqieh MAHMUDI MARDIANA Marlina, Andi Marni Nining Meylani, Nadia Muammar Muhamad Affandi Muhamad Kosim Muhamad Yunus Muhamad Zen Muhammad Arief Tri Faturachman Muslim Ansori Mustain Najiha Asrindayu Norfazilah NUR FAJRINA Nurazizah Nurdin Rohendi, Muh Nurjannah Olis Palentina Picicia, Nora Praptiwi, Septiana Dwi Purnama Sari Purnomo Aji, Dwiki Putri Rahayu Putri Suprapti , Ida Ayu Rahmawati, Diyah Tepi Ramdayani, Lisa Rasna Rifqy Hafizh Priandy Riskia, Alya RONI Rosidin Fahmi Abdillah Rudi Erwandi Saifulloh Darlan Sains Kharisma, Anisa Salsabila Samuel Agus Triyanto Santika, Lisa Saprudin Satrio Nugroho, Dimas SETH MIKO Shaka Anargya Gita Shalihah, Aghnia Amaliatus Siti Mardhatillah Musa Siti Nurkomaryah Siti Saadah Soegianto Soelistiono Sri, Wage subhan, ah. subahn Supriadi, Edi Susan Daniel Syaeful Anwar tanjung, rona Taufik Ismail, Achmad Titi Yuniarti, Titi Trilaksana, Herry Vina Agustiana wahyunadi Widyarsini, Ni Yayang Sulistyawati Yesninopy Yoga Agus Yulianto Yulia, Sri Yulithalia Sianturi, Yulithalia Yusuf Hasbullah Zamzamy, Genta Aditya